Category: Kompas.com Metropolitan

  • Calo Perempuan Jadi Tersangka TPPO di Sumbawa, Korban Tak Digaji Selama 3 Bulan di Maroko
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        6 Desember 2024

    Calo Perempuan Jadi Tersangka TPPO di Sumbawa, Korban Tak Digaji Selama 3 Bulan di Maroko Regional 6 Desember 2024

    Calo Perempuan Jadi Tersangka TPPO di Sumbawa, Korban Tak Digaji Selama 3 Bulan di Maroko
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Seorang perempuan berinisial ID telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
    Penetapan tersangka ini dikonfirmasi oleh PS KBO Reskrim Polres Sumbawa, Aiptu Arifin Setioko, Jumat (6/12/2024).
    “Benar, sudah ditetapkan tersangka ID atas kasus TPPO,” kata Arifin.
    Ia menjelaskan bahwa korban pernah menjadi
    pekerja migran
    Indonesia (PMI) di Arab Saudi.
    Setelah pulang ke Tanah Air, korban berusaha mencari peruntungan kembali sebagai PMI.
    Pada Maret 2024, korban menghubungi tetangganya untuk mencari sponsor.
    Tetangga korban kemudian mengenalkan korban kepada ID, yang berperan sebagai sponsor.
    ID bertanggung jawab mengurus semua dokumen keberangkatan korban.
    “Pengurusan dokumen dilakukan di wilayah Bogor,” ungkap Arifin.
    Setelah dokumen selesai, ID menyerahkannya kepada seorang agen berinisial SR.
    Sebelum diberangkatkan, korban menerima fee sebesar Rp 2 juta.
    Proses pemberangkatan dilakukan melalui jalur darat dari Sumbawa hingga Jakarta.
    Sesampainya di Jakarta, korban dijemput oleh seseorang berinisial HS yang membantu mengurus dokumen kelengkapan lainnya.
    Korban akhirnya diberangkatkan ke Maroko pada April 2024.
    Namun, selama bekerja di Maroko, korban tidak menerima gaji selama tiga bulan.
    “Korban tidak betah bekerja pada majikannya karena kesulitan air,” kata Arifin.
    Akibatnya, korban memutuskan untuk kabur dari majikannya dan mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Rabat, Maroko.
    Di KBRI, korban menceritakan pengalamannya dan selama empat bulan ditampung sambil menunggu proses pemulangannya.
    “Awalnya, anak korban melapor ke Polres Sumbawa terkait persoalan ini. Anak korban melaporkan ID karena proses perekrutan tidak sesuai prosedur,” ujar Arifin.
    Dokumen korban masih berada di majikannya, namun KBRI mengeluarkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) untuk memulangkan korban.
    Berdasarkan hasil pemeriksaan, ID diduga memberangkatkan korban secara tidak prosedural, tanpa melalui Dinas Tenaga Kerja, sehingga korban tidak mendapatkan asuransi selama bekerja.
    Polres Sumbawa juga telah melakukan pemeriksaan terhadap SR, yang beralasan hanya membantu mencarikan pekerjaan.
    “Saat ini, sudah dilakukan penahanan terhadap ID sambil kami telusuri posisi SR yang berada di wilayah Depok,” sebut Arifin.
    Ia menambahkan bahwa pengungkapan kasus TPPO ini merupakan bagian dari upaya Polres Sumbawa mendukung Program 100 Hari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia.
    “Kami berharap masyarakat terus berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka,” tutupnya.
    Polres Sumbawa berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam memberantas praktik TPPO.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon Tumbang di Jalan Trans-Sulawesi Sebabkan Kemacetan
                
                    
                        
                            Makassar
                        
                        6 Desember 2024

    Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon Tumbang di Jalan Trans-Sulawesi Sebabkan Kemacetan Makassar 6 Desember 2024

    Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon Tumbang di Jalan Trans-Sulawesi Sebabkan Kemacetan
    Tim Redaksi
    PALOPO, KOMPAS.com
    – Sebuah
    pohon tumbang
    di Jalan Trans Sulawesi poros
    Palopo
    -Masamba, Kecamatan Telluwanua, Kelurahan:Jaya, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, akibat
    angin kencang
    disertai hujan deras pada Jumat (6/12/2024) sore.
    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo Burhan Nurdin mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 17.40 Wita.
    “Pohon itu menutup ruas jalan dari kedua arah hingga menimbulkan kemacetan beberapa jam lamanya,” kata Burhan saat dikonfirmasi, Jumat.
    Burhan menuturkan, setelah menerima laporan, BPBD langsung menerjunkan personel dan peralatan pendukung untuk menyingkirkan pohon tersebut.
    “Sejumlah personel kami turunkan dengan membawa peralatan pemotong kayu atau
    chainsaw
    agar cabang dan ranting pohon segera dibersihkan dan arus lalu lintas segera terurai,” ucap Burhan.
    Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Petugas BPBD Kota Palopo telah melakukan penanganan dengan memotong pohon tersebut.
    “Saat ini sudah selesai diatasi dan arus lalu lintas kembali normal,” ujar Burhan.
    Burhan mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan agar berhati-hati dengan kondisi cuaca saat ini yang rawan menimbulkan bencana seperti tanah
    longsor
    , banjir dan pohon tumbang.
    “Diharapkan warga di musim hujan ini agar berhati-hati mengingat cuaca ekstreem masih terjadi, bila menemukan atau mengalami keadaan darurat segera menghubungi petugas,” tutur Burhan.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pilkada Sumbar, Mahyeldi-Vasko Menang Telak di Padang
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        6 Desember 2024

    Pilkada Sumbar, Mahyeldi-Vasko Menang Telak di Padang Regional 6 Desember 2024

    Pilkada Sumbar, Mahyeldi-Vasko Menang Telak di Padang
    Tim Redaksi
    PADANG, KOMPAS.com
    – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat,
    Mahyeldi
    -Vasko Ruseimy, berhasil meraih
    kemenangan
    signifikan dalam
    Pilkada Sumbar 2024
    .
    Hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang pada Jumat (6/12/2024) menunjukkan bahwa pasangan nomor urut 1 ini memperoleh 83,8 persen atau 266.781 suara.
    Sementara itu, pasangan nomor urut 2, Epyardi Asda-Ekos Albar, hanya meraih 16,2 persen atau 51.599 suara.
    “Kita telah menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara untuk Pilkada Sumbar dengan hasil paslon nomor urut 1 meraih 83,8 persen dan nomor urut 2 16,2 persen,” ungkap Ketua KPU Padang, Dorri Putra, yang memimpin rapat pleno rekapitulasi suara tersebut.
    Dorri menambahkan bahwa hasil rekapitulasi ini akan dibawa ke tingkat provinsi untuk dilakukan penghitungan ulang oleh KPU Sumatera Barat.
    Pilkada Sumbar kali ini diikuti oleh dua pasangan calon.
    Mahyeldi, yang merupakan petahana dan juga Ketua DPW PKS Sumbar, berpasangan dengan Vasko Ruseimy, seorang kader partai Gerindra.
    Mereka didukung oleh PKS, Gerindra, Demokrat, PBB, dan Perindo.
    Di sisi lain, pasangan nomor urut 2, Epyardi Asda, adalah mantan Bupati Solok dan kader PAN, sementara wakilnya, Ekos Albar, adalah mantan Wakil Walikota Padang yang juga berasal dari PAN.
    Pasangan ini didukung oleh PAN, Partai Golkar, Partai Nasdem, PDIP, Gelora, dan Partai Buruh.
    Kemenangan
    ini menjadi sinyal kuat bagi Mahyeldi dan
    Vasko Ruseimy
    dalam melanjutkan kepemimpinan mereka di Sumatera Barat.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Warga Jember Ditemukan Tewas Membusuk dengan Luka di Kepala
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        6 Desember 2024

    Warga Jember Ditemukan Tewas Membusuk dengan Luka di Kepala Surabaya 6 Desember 2024

    Warga Jember Ditemukan Tewas Membusuk dengan Luka di Kepala
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Seorang wanita bernama Muslimah (55), warga Dusun Krajan, Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten
    Jember
    , Jawa Timur, ditemukan tewas dalam keadaan membusuk di sebuah rumah di Dusun Krajan I, Desa Patemon, Jumat (6/12/2024).
    Tubuh korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan luka pada bagian kepala.
    Kepala Desa Patemon, Arismanto, menjelaskan bahwa Muslimah bukanlah warga desanya, melainkan berasal dari Desa Manggisan.
    Korban ditemukan di rumah milik Suri (60), yang diketahui telah pergi ke rumah anaknya di Lumajang sejak Rabu (4/12/2024).
    “Info yang saya terima, Suri ini pamit ke rumah anaknya pada Rabu sore kemarin,” kata Arismanto saat dihubungi Kompas.com melalui telepon.
    Penemuan mayat ini berawal dari kecurigaan tetangga yang mencium bau busuk dari rumah tersebut.
    “Akhirnya tetangga bersama Pak RT langsung mendobrak dan menemukan korban meninggal dalam kondisi membusuk,” tambahnya.
    Korban ditemukan telentang di atas dipan ruang tamu, dengan tubuhnya tertutup kain sarung dan posisi kaki menjuntai ke bawah.
    Arismanto menyebutkan bahwa ada kabar Muslimah memiliki utang sekitar Rp 600.000 kepada Suri, yang sering menagihnya dan bahkan berniat untuk menikahi korban.
    “Menurut tetangga, Muslimah ini sering ke rumah Suri,” ujarnya.
    Setelah penemuan mayat tersebut, warga bersama perangkat desa melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Tanggul.
    Kanit Reskrim Polsek Tanggul, Bripka Aditya Prahara P Utama, mengungkapkan bahwa pihaknya masih dalam tahap penyelidikan dan menunggu hasil otopsi untuk menentukan penyebab pasti kematian korban.
    “Kami masih mau melakukan penyelidikan, termasuk menunggu hasil otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban,” tuturnya.
    Ia juga mencatat adanya luka di kepala bagian kiri dan wajah yang lebam, namun belum bisa memastikan apakah luka dan lebam tersebut disebabkan oleh hantaman benda keras atau faktor lain.
    “Kami masih proses penyelidikan dulu, kami juga perlu meminta keterangan dari para saksi, termasuk pemilik rumah tersebut,” tambahnya.
    Polisi telah menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk selimut dan pakaian korban.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Banjir Melanda Empat Kecamatan di Kabupaten Pasuruan
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        6 Desember 2024

    Banjir Melanda Empat Kecamatan di Kabupaten Pasuruan Surabaya 6 Desember 2024

    Banjir Melanda Empat Kecamatan di Kabupaten Pasuruan
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com

    Hujan deras
    yang mengguyur wilayah Kabupaten Pasuruan mengakibatkan banjir di empat kecamatan pada Jumat (6/12/2024) malam.
    Luapan air bercampur lumpur mengalir deras dengan ketinggian mencapai satu meter, memaksa sejumlah warga bersiaga guna mengantisipasi banjir yang lebih besar.
    Banjir ini melanda sebagian besar desa di
    Kecamatan Winongan
    , Rejoso, Gempol dan Kraton.
    Namun, dampak paling parah dirasakan di Kecamatan Winongan, khususnya di desa-desa seperti Lebak, Winongan Lor, Winongan Kidul, Prodo dan Bandaran.
    “Hampir semua desa di Kecamatan Winongan banjir. Dan ini lebih parah karena hujan lebat,” ungkap Abdussalam, seorang warga setempat.
    Di desa Prodo dan Bandaran, ketinggian air yang masuk ke rumah warga mencapai satu meter.
    Debit air yang terus meningkat disebabkan oleh beberapa sungai di perbatasan antardesa yang tidak mampu menampung kiriman air dari hulu atau dataran yang lebih tinggi.
    “Karena daerah di atas sejak sore tadi hujan lebat dan hingga malam ini masih terus gerimis,” tambah Abdussalam.
    Untuk mengantisipasi kemungkinan timbulnya korban jiwa akibat derasnya aliran air, warga bergotong royong menyisir rumah-rumah yang terendam banjir.
    Sementara itu, aliran listrik di daerah yang tergenang mulai dipadamkan oleh PLN untuk mengurangi risiko korsleting listrik.
    Petugas dari BPBD Kabupaten Pasuruan juga bersiaga di titik-titik rawan, terutama di lokasi-lokasi yang berpotensi meluapnya air dari sungai.
    “Semua anggota kami sudah bersiaga guna membantu warga yang butuh evakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujar Sugeng Hariyadi, Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan.
    Situasi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat dan masyarakat, yang berharap agar kondisi segera membaik dan tidak ada korban jiwa akibat bencana ini.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Taman Brantas di Kediri: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Aktivitas
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        6 Desember 2024

    Taman Brantas di Kediri: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Aktivitas Surabaya 6 Desember 2024

    Taman Brantas di Kediri: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Aktivitas
    Editor
    KOMPAS.com

    Taman Brantas
    terletak di Kota Kediri, Jawa Timur. Tepatnya, lokasi Taman Brantas berada di sebelah Jembatan Brawijaya.
    Taman Brantas merupakan lahan terbuka yang ramai dikunjungi masyarakat.
    Tempat wisata ini dapat digunakan untuk rekreasi bersama keluarga dan teman.
    Taman Brantas memiliki pemandangan kota yang menyenangkan, yaitu berada di sisi Sungai Brantas. Sehingga, suasana sekitar semakin syahdu dan menyenangkan.
    Pada sore hari, sinar matahari senja memberikan pemandangan tak kalah indahnya.
    Taman Brantas yang menjadi salah satu landmark Kota Kediri selalu ramai setiap hari, terlebih pada akhir pekan.
    Ada berbagai
    aktivitas Taman Brantas
    yang dapat dilakukan oleh pengunjung, seperti jalan-jalan santai maupun
    hunting
    foto di
    spot
    yang
    instagramable
    .
    Taman Brantas juga memiliki taman BMX dan skateboard.
    Kedua area tersebut sering digunakan untuk kagiatan komunitas, yaitu sepeda BMX dan skateboard yang dilakukan pada sore atau malam hari.
    Bagi pra orang tua yang datang membawa anak-anak tidak perlu khwatir, tersedia perosotan dan ayunan yang dapat digunakan untuk bermain.
    Ruang terbuka ini kerap digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan bersifat
    outdoor
    , seperti kegiatan komunitas, senam, kesenian, maupun mini konser musik.
    Pegunjung yang menikmati taman diminta untuk selalu menjaga kebersihan.
    Meskipun tidak ada penjual kuliner, pengunjung yang membawa makanan dan minuman harap membuang sampah ditempat sampah.
    Masyarakat yang ingin menikmati Taman Brantas tidak akan dikenakan tiket masuk alias gratis.
    Anda cukup mengeluarkan uang sesar Rp 2.000 untuk parkir sepeda motor.
    Sumber:
    www.kedirikota.go.id
    www.rri.co.id
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • BNPB Minta Sukabumi Siapkan Lahan Relokasi Warga Korban Tanah Bergerak
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        6 Desember 2024

    BNPB Minta Sukabumi Siapkan Lahan Relokasi Warga Korban Tanah Bergerak Bandung 6 Desember 2024

    BNPB Minta Sukabumi Siapkan Lahan Relokasi Warga Korban Tanah Bergerak
    Tim Redaksi
    SUKABUMI, KOMPAS.com
    – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (
    BNPB
    ) meminta pemerintah Kabupaten
    Sukabumi
    untuk menyiapkan lahan sebagai langkah antisipasi jika
    relokasi
    warga yang terdampak
    pergerakan tanah
    diperlukan.
    Permintaan ini disampaikan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pergerakan tanah di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
    “Meskipun kita masih menggunakan mata telanjang, tetapi kelihatannya rumah-rumah yang rusak berat akibat pergeseran tanah ini mirip dengan yang terjadi di Cianjur Selatan kemarin. Tidak mungkin lagi masyarakat tinggal di situ, masyarakat harus direlokasi,” ujar Suharyanto dalam wawancaranya dengan awak media di Desa Sukamaju, Jumat (6/12/2024).
    Suharyanto juga menekankan pentingnya Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk segera menyiapkan lahan bagi relokasi warga yang terdampak.
    Ia menyebutkan bahwa keputusan mengenai relokasi akan diambil dalam waktu dekat.
    “Pemerintah Kabupaten, Desa, dan Camat harus menyiapkan lahan, nanti Pemerintah pusat yang akan membangun,” tambah Suharyanto.
    Selain itu, Suharyanto meminta masyarakat untuk bersabar menghadapi situasi ini.
    Ia menyampaikan optimisme bahwa kondisi akan membaik seiring berjalannya waktu.
    “Saya katakan kondisi hari ini pasti belum sempurna, masih banyak kekurangan-kekurangan. Namun, lambat laun saya pastikan semua itu bisa terlaksana,” tegas Suharyanto.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tanah Longsor Tutup Jalan Alternatif Jogja-Magelang, Arus Kendaraan Sempat Tersendat
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        6 Desember 2024

    Tanah Longsor Tutup Jalan Alternatif Jogja-Magelang, Arus Kendaraan Sempat Tersendat Regional 6 Desember 2024

    Tanah Longsor Tutup Jalan Alternatif Jogja-Magelang, Arus Kendaraan Sempat Tersendat
    Tim Redaksi
    KULON PROGO, KOMPAS.com
    – Tanah
    longsor
    terjadi di jalan Nanggulan–Candi Mendut pada kawasan padukuhan Pranan, kalurahan Banjaroya, kapanewon Kalibawang, kabupaten
    Kulon Progo
    , Daerah Istimewa Yogyakarta.
    Tanah jatuh ke jalan yang menghubungkan Kulon Progo–Magelang lewat Kalibawang ini membawa pohon dan rumpun bambu sehingga pohon menutup sebagian jalan. 
    Tidak ada korban dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00-17.00 WIB. Namun, lalu lintas sempat tersendat.
    “Rumpun bambu dan pohon jatuh dari atas. Kemudian rebah menutup akses jalan. Kendaraan tersendat, tapi masih bisa lewat,” kata Budi Prastawa, kepala bidang kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo melalui saluran telepon, Jumat (6/12/2024).
    Longsor
    terjadi selagi hujan deras turun di kawasan Utara Kulon Progo mulai pukul 15.00 WIB. Semula, tebing setinggi 5 meter di tepi jalan mengalami longsor kecil. 
    Lokasi ini tidak jauh dari
    rest area
    Banjaroya. Ketika itu, arus kendaraan tidak ramai seperti biasa. 

    Tak berselang lama, pohon dan satu rumpun bambu menyusul melengser ke jalan raya. Pohon yang tumbang dan terbawa longsor menghalangi akses kendaraan. Mobil berhenti dan terpaksa mengular antre melewati pohon. 
    Tidak lama kemudian, warga, pemadam kebakaran, dan TRC BPBD Kulon Progo tiba untuk mengevakuasi pohon. 
    “Kami bisa mengevakuasi pohon dalam waktu dua jam. Arus kendaraan buka dan tutup,” kata Budi.
    Budi mengungkapkan, kasus longsor ini kembali mengingatkan masyarakat agar selalu waspada.
    Pasalnya, warga sudah berada di musim hujan yang diperkirakan memiliki curah hujan lebih tinggi dari tahun lalu. 
    Masyarakat diminta memperhatikan dan mengawasi lingkungan, mulai daerah dekat sungai hingga kawasan dataran tinggi.
    Warga mesti memperhatikan keberadaan pohon tinggi di lingkungannya, memangkasnya bila perlu, memperhatikan kelancaran aliran sungai dan drainase untuk menghindari banjir.
    “Aliran sungai dan drainase harus selalu lancar. Pohon tinggi dipangkas, bila tumbang maka bisa mengakibatkan korban, apalagi kalau ada aliran listrik yang kerap menimbulkan korban,” kata Budi.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Fahira Idris Beberkan 6 Parameter Efektivitas Pemberantasan Judi Online
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        6 Desember 2024

    Fahira Idris Beberkan 6 Parameter Efektivitas Pemberantasan Judi Online Megapolitan 6 Desember 2024

    Fahira Idris Beberkan 6 Parameter Efektivitas Pemberantasan Judi Online
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Daerah Pemilihan (Dapil) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta
    Fahira Idris
    mengatakan bahwa pemerintah memerlukan parameter dan indikator yang jelas dalam melakukan upaya pemberantasan judi
    online
    (
    judol
    ).
    Ia menyebutkan enam parameter yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas pemberantasan judol, yaitu penurunan volume aktivitas, pemblokiran aliran dana, peningkatan kesadaran publik, ketaatan platform teknologi global, efektivitas penegakan hukum, dan pengembangan teknologi pencegahan.
    “Melalui keenam parameter ini publik dapat melihat hasil nyata dari upaya pemberantasan judi
    online
    , yang pada akhirnya akan membebaskan Indonesia dari penyakit sosial yang sudah sangat meresahkan ini,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/12/2024).
    Enam parameter tersebut, lanjut dia, memiliki fungsi yang berbeda.
    Pertama
    , parameter penurunan volume aktivitas berperan sebagai indikator berkurangnya pengaruh dan jangkauan praktik ilegal judol.
    “Namun, tantangan utama adalah sifat dinamis dari modus operandi pelaku judol yang sering sekali digantikan oleh ratusan situs baru, sehingga diperlukan teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk memantau, mendeteksi, dan menindak situs-situs baru secara
    real-time
    ,” ujarnya.
    Kedua
    , parameter pemblokiran dana digunakan untuk memutus akses finansial yang menjadi sumber utama keberlanjutan operasional judol. Parameter tersebut memerlukan kerja sama dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), lembaga keuangan, dan operator seluler.
    “Efektivitasnya dapat dinilai melalui penurunan volume transaksi terkait judol. Selain itu, perlu ada regulasi yang lebih tegas untuk mencegah penyalahgunaan sistem perbankan dan dompet digital untuk tujuan judol,” papar Fahira.
    Ketiga
    , Fahira menyebut, paramater edukasi dan kesadaran publik dapat diukur melalui perubahan persepsi publik dan penurunan jumlah pemain judol aktif.
    “Penggunaan narasi persuasif yang didukung data dan kisah nyata dampak buruk judol dapat menjadi strategi yang efektif untuk menggugah kesadaran masyarakat luas terutama mereka yang sedang terjerat judol,” sebutnya.
    Keempat
    , parameter ketaatan
    platform
    teknologi global dapat dipantau dari jumlah akun dan konten judol yang berhasil diblokir
    “Dan ketegasan meminta
    platform
    teknologi global untuk mematuhi aturan nasional terkait larangan judol,” ungkap Fahira.
    Kelima
    , parameter penindakan hukum yang efektif dapat dilihat dari jumlah kasus judol yang berhasil diproses secara hukum, jumlah pelaku yang dihukum, dan efek jera operator dan pemain judol.
    Keenam
    , parameter pengembangan teknologi pencegahan dinilai dari sikap pemerintah dalam mengembangkan teknologi canggih untuk mendeteksi dan mencegah aktivitas judol.
    “Teknologi yang berbasis kecerdasan buatan,
    machine learning
    , dan analitik
    big data
    untuk memantau pola transaksi keuangan, perilaku pengguna, serta mendeteksi situs atau aplikasi baru yang muncul. Pengembangan teknologi ini yang belum terlihat,” ujar Fahira.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Alat "Derma Roller" di Klinik Ria Beauty Tak Berizin, Serum Tak Terdaftar BPOM
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        6 Desember 2024

    Alat "Derma Roller" di Klinik Ria Beauty Tak Berizin, Serum Tak Terdaftar BPOM Megapolitan 6 Desember 2024

    Alat “Derma Roller” di Klinik Ria Beauty Tak Berizin, Serum Tak Terdaftar BPOM
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra mengungkapkan, alat perawatan
    derma roller
    pada klinik kecantikan
    Ria Beauty
    milik tersangka Ria Agustina (33) tidak mempunyai izin edar.
    “Berdasarkan hasil pemeriksaan bahwa alat
    derma roller
    tersebut tidak ada izin edar,” kata Wira di Polda Metro Jaya, Jumat (6/12/2024).
    Sementara itu, krim anestesi serta serum yang Ria dan tersangka DN (58) berikan kepada pelanggannya tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
    “Tersangka bukan merupakan tenaga medis maupun tenaga kesehatan yang dengan sengaja mengambil keuntungan dengan cara membuka jasa menghilangkan bopeng pada wajah,” ujar Wira.
    Perawatan
    derma roller
    bekerja dengan cara digosok menggunakan alat
    GTS roller
    yang tidak memiliki izin edar hingga jaringan kulit menjadi luka.
    “Tersangka mengaku memiliki kompeten yang sah dengan didukung oleh sertifikat pelatihan yang dia miliki,” tutur Wira.
    Padahal, Ria merupakan seorang sarjana perikanan.
    Diberitakan sebelumnya, pemilik Ria Beauty dan karyawannya ditangkap oleh jajaran Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Minggu (1/12/2024).
    Penangkapan berlangsung di kamar hotel wilayah Kuningan, Jakarta Selatan. Kamar hotel tersebut Ria jadikan sebagai tempat praktik klinik kecantikan.
    Atas tindakannya, mereka dijerat dengan Pasal 435 jo. Pasal 138 ayat (2) dan/atau ayat (3) dan/atau Pasal 439 jo. Pasal 441 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
    Mereka terancam pidana penjara paling lama 12 tahun atau denda paling banyak Rp 5 miliar.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.