Fakta Baru Remaja Bunuh Ayah dan Nenek, Pelaku Masih Bercanda dengan Orangtuanya Sebelum Lakukan Penusukan
Editor
JAKARTA, KOMPAS.com –
Sejumlah fakta terbaru terkait kasus remaja berinisial MAS (14) yang membunuh ayahnya, APW (40), dan neneknya, RM (69), terus terungkap.
Hal ini diketahui setelah penyidik Polres Metro Jakarta Selatan meminta keterangan dari ibu pelaku, AP (40), yang juga menjadi korban penusukan sang anak.
“Jadi kemarin kita sudah meminta keterangan dari ibu MAS. Total ada 30 pertanyaan,” jelas Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi, Selasa (10/12/2024).
Nurma mengatakan, MAS masih bercengkerama dengan ibu, bapak, dan neneknya sebelum melakukan penusukan pada Sabtu (30/11/2024) dini hari.
“Jadi waktu malam kejadian, dari keterangan AP, mereka masih bercanda selayaknya keluarga inti,” kata Nurma.
Kepada penyidik, AP mengaku bahwa putranya masih melakukan kegiatan seperti biasanya bersama dirinya dan sang suami.
Karena itu, ia tak menyangka beberapa jam setelahnya MAS bisa sampai melakukan penusukan terhadap keluarganya sendiri.
“Jadi sebelum tidur, mereka makan bareng, lanjut bercanda, ya masih tertawa. Jadi tidak menyangka akan terjadi hal yang kita lihat bersama,” tambah Nurma.
AP sempat tak percaya MAS membunuh suami dan ibunya. Ia baru percaya usai Polres Metro Jakarta Selatan memperlihatkan bukti CCTV insiden penusukan.
“Dari ibunya masih tidak menyangka kejadian itu akan terjadi pada dia dan keluarganya,” ujar Nurma.
Nurma menyampaikan, MAS sempat dibawa ke psikiater oleh ibunya sebelum melakukan penusukan.
AP membawa MAS ke psikiater karena sang anak kerap tertidur saat mengikuti pelajaran di kelas. Hal ini AP ketahui setelah menerima laporan dari guru mengenai perilaku putranya di sekolah.
“Jadi itu berawal dari laporan guru kelas karena (MAS) suka tidur di kelas. Kemudian ibu anak tersebut membawa ke psikiater untuk memeriksa itu,” kata Nurma.
Nurma juga membenarkan bahwa MAS pergi ke psikiater sebanyak empat kali. Namun, belum diketahui pasti tujuan MAS ke psikiater.
Nantinya, psikiater yang sempat memeriksa MAS juga bakal diperiksa oleh polisi untuk menjelaskan kondisi kejiwaan MAS.
“Oleh karena itu, kita akan memeriksa psikolog yang memeriksa (MAS) dari salah satu RS yang ada di Jakarta Selatan,” tutur Nurma.
MAS mengaku mendengar bisikan untuk menusuk orangtuanya agar keduanya masuk surga. Bisikan ini disampaikan pelaku ke penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.
“Ketika dia gelisah, dia bilang ‘Terlalu banyak beban orangtua, yaudah biar saya yang mengambil alih. Biar papa mama masuk surga’,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Rahmat Idnal saat ditemui di Lebak Bulus, Senin (9/12/2024).
Setelah mendengar bisikan ini, MAS mengambil pisau dan menusuk ayah, ibu, dan neneknya hingga menewaskan dua di antaranya.
“Baru setelah itu dia menusuk,” kata Ade.
Diberitakan sebelumnya, MAS membunuh ayahnya, APW (40), dan neneknya, RM (69) di kediamannya di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2024).
Bukan hanya ayah dan nenek, MAS juga berupaya membunuh ibundanya, AP (40), menggunakan sebilah pisau yang dia ambil dari dapur rumah.
Pisau itu sudah lebih dulu MAS gunakan untuk menghabisi nyawa APW dan RM.
Dengan kondisi bersimbah darah akibat luka tusuk, AP berhasil selamat setelah melompat dari pagar rumah demi menghindari kejaran anak kandungnya.
Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati.
Sementara RM dan APW, sudah terkapar di lantai dasar rumah dua lantai itu.
Usai pembunuhan ini, MAS meninggalkan rumah dengan berjalan cepat. Dia juga membuang pisau di tengah perjalanan.
Seorang petugas keamanan memanggil MAS. Hanya saja, dia ketakutan hingga akhirnya lari ke arah lampu merah Karang Tengah.
Namun, upaya melarikan diri ini gagal karena MAS berhasil ditangkap oleh petugas keamanan perumahan.
(Penulis: I Putu Gede Rama Paramahamsa | Editor: Fitria Chusna Farisa, Irfan Maullana)
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2024/11/30/674abf27c86b3.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
10 Fakta Baru Remaja Bunuh Ayah dan Nenek, Pelaku Masih Bercanda dengan Orangtuanya Sebelum Lakukan Penusukan Megapolitan
-
/data/photo/2024/08/12/66b981275de88.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
7 Mengapa Presiden Prabowo Berencana Mulai Berkantor di IKN pada 2028? Nasional
Mengapa Presiden Prabowo Berencana Mulai Berkantor di IKN pada 2028?
Penulis
Istana Kepresidenan mengungkapkan pertimbangan bahwa Presiden
Prabowo
Subianto akan mulai berkantor di Ibu Kota Negara (
IKN
) Nusantara pada 17 Agustus 2028.
Pernyataan ini menjadi sorotan publik, terutama terkait dengan alasan dan persiapan yang diperlukan agar pemindahan ibu kota pemerintahan dapat terlaksana dengan sukses pada 2028 mendatang.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menjelaskan bahwa IKN dipersiapkan untuk menjadi ibu kota politik Indonesia pada 2028.
Oleh karena itu, kantor-kantor yang mewakili tiga cabang kekuasaan negara, yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif, bakal dipindahkan ke ibu kota baru yang terletak di Kalimantan Timur tersebut.
Setelah semuanya siap, Hasan menyebutkan, Presiden Prabowo baru akan berencana berkantor dari
IKN Nusantara
.
“Presiden mengatakan kepindahan pemerintahan ke IKN setelah IKN bisa memerankan fungsi sebagai ibu kota politik. Artinya, ada kantor eksekutif, kantor legislatif, dan kantor yudikatif di sana,” ungkap Hasan pada Selasa (10/12/2024).
Sementara itu, pembangunan kantor-kantor dari tiga cabang kekuasaan tersebut diperkirakan bakal selesai pada 2028.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan bahwa masih banyak persiapan yang harus dilakukan, terutama terkait dengan kesiapan sarana dan prasarana yang mendukung, seperti gedung-gedung untuk lembaga legislatif dan yudikatif.
“Presiden Prabowo masih menunggu kesiapan sarana dan prasarana di IKN, seperti gedung legislatif dan yudikatif,” ujar Dody saat ditemui di Kantor Kementerian PU, Jakarta pada Jumat, 6 Desember 2024.
Kepala Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga lantas menjelaskan bahwa pembangunan kawasan eksekutif, yang mencakup Istana Negara dan kantor-kantor kementerian, saat ini masih menjadi prioritas dan diperkirakan akan rampung pada akhir 2025.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur untuk lembaga legislatif dan yudikatif akan dimulai pada 2025.
Kemudian, menurut Basuki, pembangunan infrasturktur tersebut ditargetkan selesai pada 2027.
“Kalau yang yudikatif dan legislatif baru akan dimulai 2025 ini. Kalau dimulai dari 2025 ini, paling 2027 selesai,” kata Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2024).
Pembangunan kedua lembaga ini sangat penting karena Prabowo menginginkan IKN menjadi ibu kota yang lengkap dengan semua cabang pemerintahan, tidak hanya eksekutif.
Dengan rampungnya pembangunan legislatif dan yudikatif, IKN akan siap berfungsi sebagai pusat pemerintahan secara menyeluruh.
Terpisah, Ketua DPR RI, Puan Maharani menegaskan bahwa pihaknya siap mengikuti keputusan pemerintah terkait pemindahan gedung Kompleks Parlemen MPR/DPR/DPD ke IKN.
“Ya kita ikut dengan keputusan pemerintah, sekarang kan semuanya bolanya ada di pemerintahan,” ujar Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa.
Dia juga menyebut bahwa DPR akan mempersiapkan diri sesuai dengan arahan pemerintah, termasuk jika diminta untuk mempersiapkan gedung DPR di IKN.
Presiden Prabowo direncanakan untuk mengunjungi IKN pada akhir Desember 2024 atau awal Januari 2025, meskipun ini masih berupa usulan dan belum terjadwal secara resmi.
Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa pihak Istana Kepresidenan yang akan menentukan jadwal kunjungan tersebut, termasuk peresmian dan groundbreaking proyek-proyek di IKN yang telah disiapkan.
Pembangunan IKN saat ini fokus pada kawasan eksekutif yang direncanakan akan selesai pada Desember 2025.
Setelah itu, pembangunan infrastruktur untuk lembaga legislatif dan yudikatif akan dimulai pada 2025, dengan target selesai pada 2027.
Dengan target-target tersebut, pemerintah berkomitmen untuk menjadikan IKN sebagai ibu kota politik yang lengkap pada 2028.
Keputusan ini merupakan bagian dari upaya untuk memajukan Indonesia dan memastikan pemerintahan yang lebih efisien dan terpusat di IKN pada masa mendatang.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/11/6731f82098ba0.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
6 Tanggul Banyubiru Semarang Jebol, 30 Rumah Terdampak Banjir, 2 Orang Terluka Regional
Tanggul Banyubiru Semarang Jebol, 30 Rumah Terdampak Banjir, 2 Orang Terluka
Tim Redaksi
UNGARAN, KOMPAS.com
– Tanggul Sungai Klegung di Dusun Ngendo Desa Ngrapah Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang, jebol pada Selasa (10/12/2024) sekitar pukul 18.30 WIB.
Setidaknya 30 rumah terdampak banjir, dan 2 orang mengalami luka-luka.
Sekretaris Desa Ngrapah Fahmi Latif mengatakan, dua orang yang mengalami luka-luka merupakan remaja.
“Remaja perempuan yang mengalami luka, namun sudah tertangani,” ujarnya saat dihubungi.
Fahmi mengungkapkan, permukiman yang terdampak banjir berada di wilayah RT 1/RW 10 Dusun Ngendo.
“Banjir karena
tanggul jebol
, sehingga air meluap dan masuk ke rumah warga. Arusnya lumayan deras,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten
Semarang
Alexander Gunawan mengatakan, informasi adanya banjir bandang tersebut dilaporkan sekitar pukul 19.15 WIB.
“Arah aliran air dari tanggul yang jebol di Dusun Ngendo itu mengarah ke permukiman warga. Oleh karenanya kami langsung menerjunkan personel BPBD Kabupaten Semarang untuk membantu proses evakuasi warga dan penanganan, sekaligus kami berkoordinasi dengan Kapolres Semarang, dan Dandim 0714/Salatiga, untuk dilaporkan segera ke Bupati Semarang mengenai peristiwa ini,” ujarnya, Selasa.
Menurut Alex, saat ini yang terpenting ialah mengevakuasi warga supaya aman.
“Satu titik yang jebol, dan menyebabkan banjir bandang ini terjadi, ditambah hari ini curah hujan sangat tinggi sehingga membuat luapan airnya lumayan deras yang masuk ke permukiman warga,” paparnya.
“Untuk ketinggian air diperkirakan 50 sentimeter, proses penanganan sekaligus evakuasi kami kerahkan semua personel BPBD, dibantu dengan relawan, dan personel dari TNI-Polri,” imbuhnya.
Menurut Alex, banjir bandang ini pertama kali terjadi di Dusun Ngendo Desa Ngrapah Kecamatan Banyubiru.
“Kami terus melakukan pendataan rumah dan warga yang terdampak. Kondisi permukiman ini ada di bawah sungai, dan air ini mengalir ke Rawa Pening,” pungkasnya.Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
-
/data/photo/2024/12/10/6757e1980b322.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
3 Sopir Truk Asal Boyolali Ditemukan Gantung Diri di Tol Semarang-Solo, Polisi Ungkap Kondisinya Yogyakarta
Sopir Truk Asal Boyolali Ditemukan Gantung Diri di Tol Semarang-Solo, Polisi Ungkap Kondisinya
Editor
KOMPAS.com
– Peristiwa tragis menimpa seorang sopir truk di jalur
Tol Semarang-Solo
KM 428.600 jalur B (arah Solo ke Semarang) pada Selasa (10/12/2024) pagi.
Sopir berinisial SA (43) warga Boyolali, Jawa Tengah, itu ditemukan meninggal dunia dengan kondisi menggantung di dalam kendaraannya.
Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh petugas kebersihan jalan tol, Nurokhim (31), yang tengah bertugas di sekitar lokasi.
Kapolsek Ungaran Barat Polres Semarang, Kompol Giri Narwanto, menjelaskan, korban diduga telah meninggal selama lima jam.
“Diperkirakan korban meninggal sudah lebih dari lima jam. Kami memastikan bahwa korban murni bunuh diri dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” tegasnya.
Giri mengatakan, informasi awal diterima dari pengguna jalan tol yang melihat sebuah truk berhenti di bahu jalan dengan kondisi mencurigakan.
Saat diperiksa, ditemukan bahwa pintu kiri truk terbuka dan SA posisinya tergantung pada gagang spion menggunakan tali tambang plastik.
Lokasi kejadian berada di KM 428.600, tepatnya di seberang pos pantau gabungan Sat Lantas dan PJR Tol.
Truk yang digunakan korban adalah jenis Hino bernomor polisi B 9182 YN, diketahui milik perusahaan ekspedisi di Kota Semarang.
Jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran untuk dilakukan visum luar.
Sementara barang-barang pribadi milik korban, seperti ponsel, dompet berisi identitas dan sejumlah uang, serta dokumen pengiriman barang, telah diamankan oleh pihak berwenang. Kondisi boks truk dilaporkan dalam keadaan tersegel, memastikan tidak ada kaitan antara kejadian ini dengan barang yang diangkut.
“Kami juga telah menghubungi perusahaan ekspedisi tempat korban bekerja untuk memberikan informasi terkait kejadian ini,” tambah Kompol Giri.
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/27/6746b07986f42.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
2 Dinasti Politik Ratu Atut Runtuh di Pilkada Banten 2024 Regional
Dinasti Politik Ratu Atut Runtuh di Pilkada Banten 2024
Tim Redaksi
SERANG, KOMPAS.com
– Dominasi dinasti politik Ratu Atut Chosiyah resmi berakhir pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten 2024.
Sejumlah anggota keluarga mantan Gubernur Banten ini gagal meraih kemenangan dalam berbagai kontestasi pemilihan di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil penghitungan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat kota, kabupaten, dan provinsi, empat keluarga Ratu Atut yang maju di Pilkada hanya satu yang berhasil menang.
Kekalahan di Berbagai Wilayah
Adik ipar Ratu Atut, Airin Rachmi Diany, gagal di Pilkada Provinsi Banten.
Pasangan Airin-Ade Sumardi hanya memperoleh 2.449.183 suara atau 44,12 persen, kalah dari pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah yang meraih 3.102.501 suara atau 55,88 persen.
Di Kabupaten Serang, putra Ratu Atut, Andika Hazrumy, juga mengalami kekalahan telak. Pasangan Andika-Nanang Supriatna hanya meraih 254.494 suara atau 29,83 persen, jauh di bawah pasangan Ratu Rachmatuzakiyah-Najib Hamas dengan 598.654 suara atau 70,17 persen.
Kekalahan serupa dialami Ratu Ria Maryana, adik tiri Ratu Atut, di Pilkada Kota Serang.
Pasangan Ratu Ria-Subadri Ushuludin hanya meraih 78.607 suara atau 22,31 persen, kalah dari pasangan Budi Rustandi-Nur Agis Aulia yang memperoleh 212.262 suara atau 60,25 persen.
Satu-satunya kemenangan keluarga Ratu Atut terjadi di Pilkada Kota Tangerang Selatan, di mana Pilar Saga Ichsan, keponakan Ratu Atut, terpilih sebagai wakil wali kota mendampingi Benyamin Davnie.
Pasangan ini meraih 354.026 suara atau 62 persen, unggul atas lawannya yang meraih 212.740 suara atau 38 persen.
Pengamat Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Ahmad Sururi, menyebut beberapa faktor penyebab kekalahan keluarga Ratu Atut.
Salah satunya adalah melemahnya pengaruh jaringan politik dinasti di Banten, khususnya di Kota Serang.
Selain itu, absennya figur sentral seperti Tubagus Chasan Sochib, ayah Ratu Atut, membuat keluarga ini kehilangan tokoh pemersatu.
Faktor eksternal seperti tidak solidnya dukungan dari Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga turut berkontribusi.
“Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap dinasti politik semakin rendah, meskipun perlu analisis lebih lanjut apakah ini akibat meningkatnya kesadaran politik atau ada faktor lain seperti intervensi pemerintah pusat,” ujar Sururi.
Senada dengan Sururi, pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing menilai bahwa masyarakat tidak puas dengan kinerja keluarga Ratu Atut selama memimpin Banten.
“Logikanya, jika kekuasaan terus berada di keluarga yang sama, kesejahteraan rakyat harus meningkat. Namun, faktanya tidak ada perubahan signifikan,” kata Emrus.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/10/67580357ae3c9.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
9 100 Rumah Hangus akibat Kebakaran di Kemayoran Megapolitan
100 Rumah Hangus akibat Kebakaran di Kemayoran
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Sekitar 100 rumah hangus dilahap api akibat kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2024).
Belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Kemayoran, Jakarta Pusat ini.
“Kebakaran ini terjadi di RW 5, di RW ini terdapat 4 RT. Total ada sekitar 100-an rumah terbakar,” ujar Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah di lokasi.
Saat ini api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran dengan dibantu warga. Namun, petugas saat ini masih dalam proses pendinginan.
“Saat ini dalam proses pendinginan dan penyelidikan oleh Polsek Kemayoran,” kata Agung.
Agung memastikan tidak ada korban jiwa atau luka akibat peristiwa ini.
“Mengenai penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” ucap dia.
Sebelumnya, kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Kebon Kosong, RW 04, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2024).
“Kebakaran di Kebon Kosong, kami terima peristiwa kebakaran pukul 12.25 WIB,” kata Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal, dalam keterangannya.
Begitu menerima laporan warga, sejumlah personel pemadam kebakaran langsung menuju lokasi kejadian.
“Situasi merah, perambatan memungkinkan. Pengerahan sudah 29 unit ke TKP,” ujar Asril Rizal.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/08/08/66b48ef392ad4.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
1 Fly Over Madukoro Semarang Akan Diresmikan Presiden Prabowo Besok Regional
Fly Over Madukoro Semarang Akan Diresmikan Presiden Prabowo Besok
Tim Redaksi
SEMARANG, KOMPAS.com –Presiden Prabowo
Subianto dijadwalkan meresmikan
Fly Over Madukoro
yang terletak di Jalan Yos Sudarso, Kota
Semarang
, Jawa Tengah, pada Rabu (11/12/2024).
Rombongan presiden diperkirakan akan tiba di lokasi sekitar pukul 08.45 WIB.
Setelah meresmikan Fly Over Madukoro, Presiden Prabowo juga akan melanjutkan kunjungannya ke
Akademi Kepolisian
(Akpol) Semarang.
Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skenario lalu lintas untuk mengurangi kepadatan di kawasan tersebut.
“Untuk itu kami mengimbau dalam rangka mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan tersebut,” kata Yunaldi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Selasa (10/12/2024).
Yunaldi juga meminta masyarakat untuk mencari rute alternatif agar lalu lintas di jalan yang akan dilalui rombongan presiden tidak mengalami kemacetan.
“Mencari rute lain, sehingga lancar cepat sampai tujuan,” ujarnya.
Dia menekankan pentingnya keselamatan berkendara dan meminta kepada para pengendara untuk berhati-hati.
“Patuhi rambu-rambu lalu lintas,” tambah Yunaldi.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/10/6757f292cf1de.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Tak Melulu soal Hak, Tengok Kehidupan Disabilitas Netra di Surabaya Surabaya 10 Desember 2024
Tak Melulu soal Hak, Tengok Kehidupan Disabilitas Netra di Surabaya
Tim Redaksi
SURABAYA, KOMPAS.com
– Banyak orang menduga, kaum
disabilitas
sulit untuk hidup mandiri. Namun sesungguhnya tidak demikian. Setidaknya, itulah yang terasa di tengah kumpulan disabilitas
netra
di Surabaya.
Anggota komunitas ini lebih memilih memberdayakan diri secara mandiri untuk memenuhi hak hidup.
Disabilitas netra
di Surabaya yang tergabung dalam Komunitas Mata Hati mampu hidup setara dengan masyarakat pada umumnya tanpa embel-embel belas kasih.
“Hak hidup kami sudah hidup, hak memeroleh pekerjaan
ya
tergantung kita. Kami di sini main musik, pijat, nulis, dan ada yang kuliah,” kata Dani Heru, Ketua Komunitas Mata Hati, di Surabaya, Selasa (11/12/2024).
Bagaikan dua sisi mata uang, sebagian penyandang disabilitas merasa kesulitan mendapat pekerjaan karena dianggap merepotkan.
Namun, menurut Dani, tak sedikit perusahaan yang menawarkan lapangan pekerjaan kepada mereka.
“Beberapa di antara kami memang ada yang merepotkan. Belum-belum sudah tanya aksesibel ke perusahaan. Perusahaan
kan profit oriented
, kalau kamu begitu malah nambah masalah ke perusahaan,” sebut dia.
Sehingga, Dani berharap penyandang disabilitas mampu bertanggung jawab melakukan pekerjaan sesuai kapasitas terlebih dahulu sebelum menuntut hak.
“Buktikan dulu kemampuanmu. Di Indonesia ini seringkali orang banyak menuntut tapi kerjanya tidak maksimal. Terus cari alasan dan sebagainya,” ujar Dani.
Banyak ruang diskusi terbuka bagi disabilitas, termasuk netra untuk menyuarakan hak-haknya. Forum ini tentu saja membuka kesempatan bagi mereka untuk lebih berdaya.
“Terkadang memang ada kesan kalau kami tidak diberi kesempatan untuk berbicara. Tapi teman-teman malah diam. Minimal untuk menambah jaringan dan kenal dengan orang baru, itu yang kami lakukan,” sambung dia.
Jangan hanya bertindak menjadi korban. Dani mengatakan, disabilitas juga bisa berpotensi menjadi pelaku dalam kejahatan kriminal.
“Itu wujud kesetaraan dalam dunia kriminal.
Disabilitas
itu yang catat itu fisik dan sensoriknya. Tapi pikirannya bisa kotor dan kelakuannya bisa bejat,
kan
sama-sama manusia,” tutur Dani.
Namun, yang dia sayangkan adalah masih banyak pihak yang menjual belas kasih atas nama penyandang disabilitas dalam berbagai kegiatan sosial untuk mengundang banyak simpatik.
“Banyak sekali yang memafaatkan ruang-ruang seperti itu. Untungnya sekarang ada media sosial jadi bisa ditelusuri kalau ada EO (
event organizer
) yang menjual disabilitas,” jelasnya
Dani tak menampik,
disabilitas netra
terkadang mengalami kesulitan saat melakukan kegiatan sehari-hari. Namun, bukan berarti mereka hanya berhenti dan menatap keterbatasan.
“Sekarang teknologi sudah cepat. Ini juga membawa kemudahan bagi kami, jadi tidak hanya bergantung pada referensi braille,” ucap dia.
Tetapi, menurut Dani, fasilitas umum di Surabaya terutama segi transportasi masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi Pemerintah karena belum tergolong ramah difabel.
“Di Surabaya itu sebenarnya sudah bagus. Orang menggunakan kursi roda bisa masuk bus.”
“Tetapi, di haltenya itu
nggak
aksesibel karena banyak yang lubang. Belum lagi dibuat jualan atau parkir. Jangankan difabel, orang normal juga pasti terganggu,” kata dia.
Untuk itu, Dani dan kawan-kawannya juga berharap adanya dukungan Pemerintah Kota Surabaya terkait pemenuhan aksesibilitas yang membantu mobilisasi disabilitas.
“Kami berharap jangkauan transportasi publik lebih luas karena mobilitas itu sangat penting. Karena kami sering naik transportasi umum,” cetus dia.
Komunitas Mata Hati di Surabaya telah berdiri sejak tahun 2000 dengan berfokus untuk pemberdayaan penyandang disabilitas melalui berbagai kegiatan dan pelatihan.
Salah satunya terlibat sebagai
tour guide
memperkenalkan bangunan bersejarah di Surabaya. Anggotanya juga aktif bermain dalam beberapa pentas teater.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/10/6757efa708898.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Terendam Banjir 2 Pekan, Sekolah MI di Cilacap Diliburkan karena Banyak Siswa Sakit Regional 10 Desember 2024
Terendam Banjir 2 Pekan, Sekolah MI di Cilacap Diliburkan karena Banyak Siswa Sakit
Tim Redaksi
CILACAP, KOMPAS.com –
Sejumlah siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maarif 2 Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten
Cilacap
, Jawa Tengah, mengalami sakit setelah gedung sekolah mereka terendam
banjir
selama dua pekan.
Kepala
MI Maarif 2
, Agus Eko Setiawan mengungkapkan bahwa banyak anak-anak yang mengalami demam.
“Sampai hari ini banyak anak-anak yang demam, mungkin karena basah-basahan jadi sakit,” katanya saat dihubungi pada Selasa (10/12/2024).
Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah memutuskan untuk meliburkan siswa lebih awal, mulai Rabu (11/12/2024).
Agus menambahkan bahwa hari ini merupakan hari terakhir ujian akhir semester.
Setelah ujian, para siswa hanya tinggal menunggu pembagian rapor.
“Sementara karena air masih tinggi, kebijakan dari sekolah adalah anak-anak diliburkan, biar Pak Guru dan Bu Guru fokus mengerjakan rapor. Anak-anak mulai ujian tanggal 2 Desember, selesai hari ini,” ujarnya.
Sebelumnya, MI Maarif 2 Desa Bojong terendam banjir sejak 27 November setelah diguyur hujan lebat.
Ketinggian air di ruang kelas mencapai 40 centimeter, yang memaksa puluhan siswa yang sedang menjalani ujian akhir semester untuk mengerjakan soal di masjid.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2024/12/10/67581447323f9.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)