Category: Kompas.com Metropolitan

  • Tajin Palappa, Kuliner Khas Situbondo nan Nikmat dan Mengenyangkan
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        13 Desember 2024

    Tajin Palappa, Kuliner Khas Situbondo nan Nikmat dan Mengenyangkan Surabaya 13 Desember 2024

    Tajin Palappa, Kuliner Khas Situbondo nan Nikmat dan Mengenyangkan
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com

    Tajin Palappa
    , makanan khas Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, semakin populer di kalangan masyarakat, terutama sebagai pilihan sarapan.
    Kuliner ini menjadi favorit bagi pembeli dari usia 25 tahun hingga lansia, berkat rasanya yang enak dan tekstur lembut.
    Tajin Palappa terdiri dari
    bubur nasi
    kental yang dicampur dengan bumbu kacang mirip bumbu rujak, serta sayuran segar.
    Bubur nasi
    yang disajikan tidak perlu dalam keadaan panas; cukup dibiarkan setelah dimasak dan dimasukkan ke dalam kuali besar sehingga tetap hangat dan mudah dimakan.
    Masyarakat Situbondo telah menjadikan Tajin Palappa sebagai menu sarapan pagi.
    Rata-rata, pembeli adalah orang dewasa yang hendak berangkat bekerja.
    Noning (47), warga Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, mengungkapkan bahwa ia telah menjual kuliner ini sejak lama, diwariskan dari nenek kepada ibunya, dan kini kepadanya.
    “Saya sudah sangat lama menjual Tajin Palappa, ini dari nenek saya ke ibu saya setelah itu ke saya,” ujar Noning sambil mengulek bumbu kacang.
    Kesibukannya mengulek bumbu kacang berlangsung dari pukul 06.30 hingga 09.30 WIB.
    Namun, terkadang dagangannya sudah habis sebelum pukul sembilan.
    “Pokok sehabisnya, setelah saya pulang mas, alhamdulillah selalu ada pembeli,” tambahnya.
    Noning menjelaskan bahwa Tajin Palappa yang dijualnya tidak hanya enak dan mengenyangkan, tetapi juga terjangkau.
    Satu porsi dijual seharga Rp 8.000, termasuk minuman.
    Ia menyediakan botol gelas kecil untuk pembeli yang makan di warungnya, meskipun banyak juga yang memilih untuk dibungkus dan dibawa pulang.
    Salah satu pembeli, Ruslan, mengaku sering membeli Tajin Palappa ketika istrinya tidak masak untuk sarapan.
    “Kadang istri tidak masak ya kami sekeluarga beli Tajin Palappa. Saya dan istri sudah kenyang makan satu porsi ini sampai siang,” kata Ruslan, Jumat (13/12/2024).
    Ruslan menambahkan bahwa selain rasanya yang enak, makanan ini memiliki tekstur lembut dan sayuran seperti daun kangkung serta kecambah yang menambah serat dalam tubuh.
    “Rasanya enak, keluarga saya seminggu bisa empat kali sarapan paginya pakai Tajin Palappa,” ujarnya.
    Ia juga menyatakan bahwa Tajin Palappa menjadi pilihan saat dirinya sakit dan tidak berselera makan.
    “Saya kalau sakit konsumsinya pakai tajin ini mas, pokok jangan pakai cabe aja,” tuturnya.
    Bagi para pecinta kuliner, penjual biasanya membuka kesempatan untuk meminta cita rasa sesuai selera, seperti tingkat kepedasan.
    “Biasanya penjual bertanya kepada pembeli mau pakai cabai berapa atau tidak pakai cabai,” tambah Ruslan.
    Dengan kelezatan dan harga yang bersahabat, Tajin Palappa terus menjadi primadona sarapan di Situbondo.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Daftar Perkiraan UMK 2025 Se-Jabar jika Naik 6,5 Persen
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        13 Desember 2024

    Daftar Perkiraan UMK 2025 Se-Jabar jika Naik 6,5 Persen Bandung 13 Desember 2024

    Daftar Perkiraan UMK 2025 Se-Jabar jika Naik 6,5 Persen
    Editor
    KOMPAS.com
    – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin, resmi menetapkan kenaikan
    Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat
    sebesar 6,5 persen untuk tahun 2025.
    Selain itu, Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) juga mengalami kenaikan sebesar 7 persen.
    Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561/Kep.782-Kesra/2024, yang diumumkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Teppy Wawan Dharmawan, pada Rabu (11/12/2024) malam, di Gedung Sate, Bandung, Jabar.
    Berdasarkan perhitungan yang menggunakan formula kenaikan 6,5 persen dari UMP tahun 2024, diperoleh penambahan sebesar Rp 133.737,18. Dengan demikian, UMP Jawa Barat untuk tahun 2025 ditetapkan menjadi Rp 2.191.238.
    Angka ini mengacu pada ketentuan Permenaker Nomor 16 Tahun 2024, yang mensyaratkan kenaikan UMP di tingkat nasional sebesar 6,5 persen.
    Selain itu, UMSP untuk sektor perkebunan ditetapkan naik 7 persen, mencapai Rp2.201.519,60.
    Penetapan ini didasarkan pada amanat Permenaker Nomor 16 Tahun 2024 yang mengharuskan UMSP berada di atas UMP.
    Sementara itu, upah minimum kabupaten atau kota (UMK) juga diharapkan naik mengikuti persentase kenaikan UMP.
    UMK merupakan standar upah minimum di setiap daerah yang diajukan oleh bupati atau wali kota sebelum akhirnya ditetapkan oleh gubernur.
    Berikut ini estimasi besaran
    UMK di wilayah Bandung Raya
    setelah kenaikan 6,5 persen:
    Kenaikan serupa juga diperkirakan terjadi di daerah lain, dengan Kabupaten Karawang dan Kota Bekasi mencatatkan UMK tertinggi di Jawa Barat.
    Berikut beberapa rincian untuk daerah lainnya:
    Perlu dicatat bahwa besaran UMK di atas masih merupakan estimasi berdasarkan kenaikan 6,5 persen.
    Penetapan resmi UMK bergantung pada pengajuan bupati atau wali kota dan persetujuan gubernur. Perbedaan kebijakan di tingkat daerah dapat memengaruhi hasil akhir dari besaran UMK.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kasus HIV/AIDS di Sumbawa Meningkat sejak 2022, Kini Tercatat 179 Kasus
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        13 Desember 2024

    Kasus HIV/AIDS di Sumbawa Meningkat sejak 2022, Kini Tercatat 179 Kasus Regional 13 Desember 2024

    Kasus HIV/AIDS di Sumbawa Meningkat sejak 2022, Kini Tercatat 179 Kasus
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Kasus HIV/AIDS di Kabupaten
    Sumbawa
    , Nusa Tenggara Barat, terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
    Sejak 2022 hingga 2024, tercatat 179 kasus dengan belasan korban jiwa.
    Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinas Kesehatan Kabupaten
    Sumbawa
    , Sarip Hidayat, saat dikonfirmasi pada Jumat (13/12/2024).
    “Benar, ada
    peningkatan kasus
    HIV/AIDS yang terjadi dari tahun ke tahun. Pada tahun 2022 tercatat 44 kasus, kemudian pada 2023 meningkat menjadi 67 kasus dengan 10 orang meninggal dunia. Untuk tahun 2024, terdapat 68 kasus,” papar Sarip.
    Sarip menjelaskan bahwa peningkatan kasus HIV/AIDS disebabkan oleh banyaknya hotspot, seperti tempat hiburan malam, komunitas waria, kos-kosan bebas, penyaluran pekerja migran Indonesia ke luar negeri, dan beberapa lokasi lainnya di Kabupaten Sumbawa.
    Beberapa kecamatan yang teridentifikasi memiliki kasus tinggi yakni Sumbawa, Labuhan Badas, Alas, Utan, Empang dan Plampang.
    “Penyebaran HIV/AIDS ini sering kali terjadi di tempat-tempat tersebut. Sosialisasi dan edukasi serta kepedulian terhadap bahaya penyakit ini perlu ditingkatkan agar melalui pemeriksaan dapat diantisipasi adanya lonjakan kasus,” tambah Sarip.
    Ia juga menyebutkan bahwa di Kabupaten Sumbawa telah tersedia rumah sakit dan puskesmas yang memadai untuk perawatan pasien HIV/AIDS.
    Rumah sakit tersebut seperti RSUP Manambai Abdul Kadir, RSUD Sumbawa, serta puskesmas di Alas, Alas Barat, Empang, Labuhan Badas 1, Maronge, Moyo Hulu dan Plampang.
    Semua fasilitas kesehatan tersebut sudah dapat melakukan pemeriksaan HIV/AIDS.
    Sarip mengimbau masyarakat yang merasa memiliki gejala HIV/AIDS untuk segera melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat.
    Ia menekankan bahwa data dan identitas pasien akan selalu dilindungi kerahasiaannya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Gurihnya Sepat, Kuliner Khas Sumbawa yang Wajib Ada Selama Ramadhan
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        13 Desember 2024

    Gurihnya Sepat, Kuliner Khas Sumbawa yang Wajib Ada Selama Ramadhan Regional 13 Desember 2024

    Gurihnya Sepat, Kuliner Khas Sumbawa yang Wajib Ada Selama Ramadhan
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Aroma khas ikan bakar tercium menggoda di sebuah rumah panggung di Desa Lekong, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Kamis (12/12/2024) siang.
    Aroma tersebut berasal dari sepiring sepat,
    makanan tradisional
    Sumbawa yang sedang disiapkan oleh Saleha.
    Sepat, yang merupakan ikan bakar dipadukan dengan kuah asam yang kaya rasa, telah menjadi salah satu ikon kuliner Sumbawa.
    Menurut tradisi masyarakat setempat, sepat menjadi menu utama yang selalu ada di meja makan saat bulan suci Ramadhan.
    Saleha menegaskan, “Sepat harus ada selama Ramadhan, rasa asamnya bahkan sudah terbayang pada H-1 sebelum berpuasa.”
    Ia menambahkan, meskipun tidak berpuasa, menyebut kata ‘puasa’ sudah cukup untuk membangkitkan selera akan rasa sepat yang asam-asam kecut.
    Sepat merupakan makanan khas Sumbawa yang mudah dibuat. Rasa kuah yang segar dengan dominasi rasa asam menjadi ciri khas.
    “Sepat itu bukan sekadar makanan, tapi
    warisan leluhur
    yang harus kita lestarikan,” kata Saleha sambil mengaduk kuah sepat.
    Proses pembuatan sepat menggunakan ikan segar yang dibakar, kemudian dicampur dengan kuah segar.
    Kuah sepat biasanya dibuat dari ikan bakar, asam dan terong ungu, dengan bumbu yang dominan asam dan jeruk limau, menghasilkan rasa yang khas.
    “Rasa sepat itu unik, ada asam, asin, dan gurih,” ungkap Saleha.
    Terkait harga, pembeli hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 5.000 untuk membawa pulang kuah sepat.
    “Kalau cuma beli kuah sepat hanya Rp 5 ribu, nah beda lagi harga ikannya, ada yang Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu,” ujarnya.
    Makanan ini tidak sulit ditemukan di Sumbawa. Banyak penjual sepat yang menjajakan dagangannya di pasar tradisional, pinggir jalan, serta rumah makan di tepi pantai.
    Namun, seiring berjalannya waktu, keberadaan penjual sepat tradisional semakin berkurang.
    “Anak-anak muda sekarang lebih suka makanan instan. Jadi, agak susah mencari penerus untuk usaha ini.”
    “Harapan saya, sepat bisa semakin dikenal dan digemari oleh masyarakat luas, baik di Sumbawa maupun di luar Sumbawa,” pungkasnya.
    Untuk melestarikan kuliner tradisional seperti sepat, berbagai upaya telah dilakukan.
    Beberapa kelompok masyarakat, termasuk pelaku UMKM dan pemerintah daerah, telah mengadakan festival makanan tradisional.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kapal Nelayan Karam di Perairan Pulau Karang Beras, Kapal Bocor dan Mesin Terendam
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        13 Desember 2024

    Kapal Nelayan Karam di Perairan Pulau Karang Beras, Kapal Bocor dan Mesin Terendam Megapolitan 13 Desember 2024

    Kapal Nelayan Karam di Perairan Pulau Karang Beras, Kapal Bocor dan Mesin Terendam
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kapal KM Bintang Muara 4 yang hendak bermuara ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, karam akibat mesin bocor saat berada di perairan Pulau Karang Beras.
    Kepala Seksi Operasional Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman menjelaskan, kapal nelayan yang ditumpangi tujuh awak kapal itu mulanya hendak ke Pulau Tidung, Kamis (12/12/2024).
    “KM Bintang Muara 4 yang berlayar dari Pulau Harapan menuju Pulau Tidung mengalami karam akibat bagian lambung kirinya bocor,” ujar Gatot dalam keterangannya, Jumat (13/12/2024).
    Kebocoran tersebut mengakibatkan mesin terendam air hingga tidak bisa dihidupkan. Oleh karena itu, awak kapal melepas jangkar dan
    kapal karam
    di tengah perairan.
    “Dalam kondisi seperti ini, awak kapal melepas jangkar agar kapal tidak terbawa arus,” ucap dia.
    Beruntung, kapal KM Bintang Muara 4 tersebut berhasil diselamatkan oleh petugas Gulkarmat yang mendapat laporan.
    Kapal nelayan lain meminta pertolongan kepada petugas. Petugas damkar kemudian meluncur ke lokasi dengan menggunakan
    rescue boat
    01.
    “Awak kapal melihat kapal nelayan melintas dan memanggilnya untuk meminta bantuan pada petugas Gulkarmat,” tutur dia.
    Selanjutnya, petugas mengevakuasi nahkoda dan ABK menggunakan kapal nelayan dengan didampingi tim
    rescue boat
    01.
    Gatot memastikan, tujuh awak kapal KM Bintang Muara 4 yang terdiri dari kapten dan enam anak buah kapal (ABK) dalam kondisi selamat.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Seorang Suami di Manggarai Timur Tewas Diduga Dibunuh Istrinya
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        13 Desember 2024

    Seorang Suami di Manggarai Timur Tewas Diduga Dibunuh Istrinya Regional 13 Desember 2024

    Seorang Suami di Manggarai Timur Tewas Diduga Dibunuh Istrinya
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Seorang suami di Kampung Ngolontoung, Kelurahan Ranaloba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas diduga dibunuh istrinya.
    Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis (12/12/2024) malam.
    Informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa korban, pria berusia 47 tahun bernama Yohanes Burfolmon alias Jon, ditemukan terkapar di halaman rumah dengan luka parah di bagian kepala dan darah mengalir dari telinganya.
    Dalam foto yang beredar, terlihat korban mengenakan kaus dan celana pendek.
    Di lokasi kejadian, pihak kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara warga sekitar berdatangan untuk menyaksikan peristiwa tersebut.
    Kapolres Manggarai Timur, AKBP Suryanto, membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp pada Jumat (13/12/2024).
    Suryanto menjelaskan bahwa pelaku berinisial MS (38), menyerahkan diri ke SPKT Polres Manggarai Timur sekitar pukul 20.00 Wita. Ia diduga melakukan penganiayaan yang mengakibatkan suaminya meninggal.
    “Setelah menerima pengakuan dari MS, petugas piket SPKT Polres Manggarai Timur segera menuju lokasi kejadian dan menemukan korban dalam keadaan tidak sadarkan diri, tergeletak di halaman rumah,” ungkap Suryanto.
    Melihat kondisi korban yang kritis, petugas langsung membawanya ke RSUD Manggarai Timur di Lehong, Kecamatan Borong, untuk mendapatkan perawatan medis.
    Namun, setelah upaya pertolongan maksimal dari dokter dan tenaga medis, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.55 Wita di UGD RSUD Manggarai Timur akibat luka parah di kepalanya.
    Kasus ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk mengungkap motif di balik tindakan kekerasan tersebut.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tak Hanya Curah Hujan Tinggi, Ada Faktor Lain Penyebab Banjir di Jombang
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        13 Desember 2024

    Tak Hanya Curah Hujan Tinggi, Ada Faktor Lain Penyebab Banjir di Jombang Surabaya 13 Desember 2024

    Tak Hanya Curah Hujan Tinggi, Ada Faktor Lain Penyebab Banjir di Jombang
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Banjir yang melanda dua desa di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, disebabkan tingginya curah hujan dengan durasi yang lama dalam sepekan terakhir.
    Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda,
    Taufiq Hermawan
    , menyatakan bahwa curah hujan yang tinggi berkontribusi signifikan terhadap terjadinya banjir di wilayah tersebut.
    “Faktor-faktor lainnya juga memberi kontribusi terhadap banjir yang terjadi di
    Kecamatan Kesamben
    (Jombang) ini,” kata Taufiq kepada Kompas.com saat meninjau lokasi banjir di Desa Jombok, Kabupaten Jombang, Kamis (12/12/2024).
    Taufiq menjelaskan bahwa salah satu faktor penyebab banjir adalah adanya penghambat laju air di sungai atau saluran air menuju daerah hilir.
    “Jadi kalau tidak ada penghambat, laju air akan lancar-lancar saja dan tidak sampai meluber,” ungkapnya.
    BMKG memperkirakan dalam sepekan ke depan, kondisi cuaca di Jombang akan tetap hujan dengan curah tinggi dan durasi yang lama.
    Taufiq mengimbau berbagai pihak mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir, baik di wilayah rawan banjir maupun di daerah dataran tinggi.
    “Potensi hujannya masih ada, terutama untuk 5 sampai 7 hari ke depan. Intensitasnya sedang hingga lebat untuk sebagian besar wilayah Jombang dan Mojokerto,” ujar Taufiq.
    Sejak Sabtu (7/12/2024), banjir melanda Dusun Beluk di Desa Jombok dan Dusun Kedondong di Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.
    Selain itu, Dusun Bekucuk di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, juga mengalami hal serupa.
    Ketiga wilayah tersebut terletak di perbatasan antara Kabupaten Jombang dan Mojokerto. Desa Tempuran berada tepat di sebelah timur Desa Jombok.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Otak di Balik Sindikat Judi "Online" di Jatim Pernah Jadi Admin Judol di Kamboja, Miliki Perusahaan Fiktif
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        13 Desember 2024

    Otak di Balik Sindikat Judi "Online" di Jatim Pernah Jadi Admin Judol di Kamboja, Miliki Perusahaan Fiktif Surabaya 13 Desember 2024

    Otak di Balik Sindikat Judi “Online” di Jatim Pernah Jadi Admin Judol di Kamboja, Miliki Perusahaan Fiktif
    Editor
    KOMPAS.com
    – STK (48), warga Kabupaten
    Malang
    ,
    Jawa Timur
    , merupakan otak di balik sindikat judi
    online
    dengan perputaran uang mencapai Rp 200 miliar.
    Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap bahwa STK bukanlah sosok amatir. Ia diketahui pernah menjadi admin judi
    online
    di Kamboja selama enam tahun.
    Setelah memahami seluk-beluk bisnis ilegal tersebut, STK kembali ke Indonesia dan membentuk jaringan yang terorganisasi dengan sangat rapi.
    Sejak tahun 2023, STK mulai mengoperasikan sindikat judi
    online
    dengan merekrut enam orang untuk membantunya. Mereka adalah MAS (18) dan MWF (18) dari Banyuwangi, PY (40) dari
    Surabaya
    , serta EC (43) dan ES (47) dari Jakarta Barat.
    STK memanfaatkan teknologi dan jaringan yang telah ia bangun selama di Kamboja untuk mendirikan 20 situs judi
    online.
    Uang hasil deposit para pemain judi kemudian dikumpulkan dan disalurkan kepada EC dan ES, yang berpura-pura sebagai direktur perusahaan fiktif dengan bidang usaha yang sering diganti-ganti.
    Uang tersebut lalu dikirim ke berbagai negara, seperti Singapura, Malaysia, Kamboja, Filipina, dan China.
    “Perusahaan fiktifnya mencakup bidang alat tulis, alat berat, dan lainnya. Semuanya hanya fiktif. Kami telah memeriksa dan tidak ada aktivitas yang sesuai dengan akta pendirian perusahaan tersebut,” jelas Kasubdit 2 Siber AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, Kamis (12/12/2024).
    Selain jaringan lokal, STK juga memiliki koneksi di luar negeri. Ia diketahui bekerja sama dengan RY dan DC, teman-temannya yang tinggal di Kamboja dan Filipina. Keduanya berperan dalam mengendalikan dana sindikat di luar negeri.
    “Tersangka STK mengenal RY saat bekerja di Kamboja sebagai admin judi
    online
    selama periode 2016-2022,” ungkap Charles.
    Kasubdit 2 Siber AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menambahkan bahwa kasus ini terbongkar setelah tim siber memantau dua akun Instagram, yaitu @orkesanbanyuwangi dan @dangdut_banyuwangi.
    “Kedua akun tersebut mempromosikan situs judi
    online
    dalam semua unggahannya. Hasil pendalaman menunjukkan bahwa kedua akun ini dikendalikan oleh MAS dan MWF,” jelas Charles.
    Sebanyak 20 situs judi
    online
    diketahui dipromosikan melalui akun-akun tersebut, termasuk situs seperti KING**, FIX**, SUGESBOL**, dan BABASL***.
    Di rumah STK dan PY, polisi menemukan 375 buku rekening, kartu ATM, serta 185 token key yang digunakan untuk melakukan transfer uang. Selain itu, polisi juga mengamankan uang tunai senilai Rp 4,975 miliar.
    “Perputaran uang dalam rekening terkait
    website
    perjudian
    online
    ini mencapai Rp 200 miliar dalam kurun waktu enam bulan,” ujar Charles.
    Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul BREAKING NEWS – Sindikat Judi Online di Jatim Terbongkar, Perputaran Uang Capai Rp 200 Miliar
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tiga Pelaku Narkoba Ditangkap di Batubara, 2 Kg Sabu Disita
                
                    
                        
                            Medan
                        
                        13 Desember 2024

    Tiga Pelaku Narkoba Ditangkap di Batubara, 2 Kg Sabu Disita Medan 13 Desember 2024

    Tiga Pelaku Narkoba Ditangkap di Batubara, 2 Kg Sabu Disita
    Tim Redaksi
    MEDAN, KOMPAS.com
    – Tim kepolisian menggagalkan peredaran
    narkoba
    dengan menyita 2 kg
    sabu
    dan 15.000 pil ekstasi di Kabupaten
    Batubara
    , Sumatera Utara.
    Tiga pelaku yang terlibat, yakni M (47), TR (28), dan CW (42). Mereka diringkus dalam operasi tersebut.
    Kasat
    Narkoba
    Polres Batubara, AKP Fery Kusnadi mengungkapkan, ketiga pelaku merupakan warga dari Provinsi Aceh.
    Penangkapan
    dilakukan pada Senin (25/11/2024) sekitar pukul 20.00, setelah polisi menerima informasi mengenai rencana transaksi narkoba yang melibatkan M dan TR di Desa Perkebunan Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh, Batubara.
    “Personel kepolisian melakukan upaya pengintaian dan melihat dua orang laki-laki sesuai dengan informasi yang diperoleh serta ciri-ciri dari pelaku. Akhirnya, personel berhasil menangkap kedua laki-laki tersebut, M dan TR,” ujar Fery dalam keterangan persnya, Jumat (13/12/2024).
    Setelah
    penangkapan
    , dilakukan penggeledahan terhadap tas yang dibawa kedua tersangka. Didapatkan barang bukti berupa 2 kg sabu dan 15.000 butir pil ekstasi.
    Dari informasi yang diperoleh, polisi kemudian mengejar satu pelaku lainnya, yaitu CW, yang juga berasal dari Aceh.
    “Petugas langsung melakukan pengembangan terhadap CW yang berada di Provinsi Aceh, dan akhirnya berhasil menangkap CW di Kabupaten Aceh,” tambah Fery.
    Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki jaringan narkoba yang melibatkan ketiga pelaku. Mereka kini ditahan di Polres Batubara untuk proses hukum lebih lanjut.
    “Mereka disangkakan dengan Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tutup Fery.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • UMP Bangka Belitung 2025 Rp 3.876.600, SPSI Ingatkan Pengawasan Buku Upah
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        13 Desember 2024

    UMP Bangka Belitung 2025 Rp 3.876.600, SPSI Ingatkan Pengawasan Buku Upah Regional 13 Desember 2024

    UMP Bangka Belitung 2025 Rp 3.876.600, SPSI Ingatkan Pengawasan Buku Upah
    Tim Redaksi
    BANGKA, KOMPAS.com
    – Upah Minimum Provinsi (UMP) Kepulauan Bangka Belitung untuk tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 6,5 persen, menjadi Rp 3.876.600.
    Penetapan ini mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2024 yang mempertimbangkan faktor inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
    Darusman menekankan, UMP merupakan hak dasar bagi pekerja, terutama bagi mereka yang baru masuk ke dunia kerja tanpa pengalaman.
    “UMP bagi yang nol masa kerja dan tanpa pengalaman. Bagi yang sudah lama bekerja seharusnya sudah di atas UMP, ada
    grade
    penilaian yang harus dilakukan perusahaan,” jelasnya.
    Menurut Darusman, penetapan upah masih sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat, terutama sejak adanya
    Omnibus Law
    .
    Dia menilai, Bangka Belitung beruntung karena
    kenaikan 6,5 persen
    ini terjadi di tengah angka inflasi yang dinilai rendah.
    “Ke depan kami berharap agar unsur tripartit, yaitu pengusaha, pekerja, dan pemerintah, dilibatkan lagi dalam survei pasar. Jangan sampai gaungnya saja UMP naik, tapi harga di pasaran sudah naik duluan,” ungkap Darusman.
    Ketentuan mengenai UMP di Bangka Belitung tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 188.44/628/Disnaker/2024.
    Selain penetapan UMP, Bangka Belitung juga telah menerapkan skema upah untuk sektor pertambangan, yang disesuaikan dengan potensi masing-masing daerah.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.