Ingin Bertemu Jokowi, Mardiono: Saya Sudah Rindu dengan Beliau
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (
PPP
) Muhamad
Mardiono
mengaku juga ingin bertemu dengan Presiden RI ke 7 Joko Widodo (
Jokowi
).
Ia mengaku, pertemuan terakhir dengan Jokowi berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN) saat perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2024.
“Ya saya sebenarnya juga sudah rindu dengan beliau. Terakhir saya ketemu Pak Presiden Joko Widodo itu di IKN,” ujar Mardiono di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta, Sabtu (14/12/2024).
Mardiono tengah mengatur jadwal untuk bisa bersilaturahmi dengan Jokowi di Solo.
Namun, Mardiono tak menyampaikan kapan kira-kira pertemuan itu bakal berlangsung.
“Ya nanti saya ada sih rencana silaturahim,” kata dia.
Mardiono juga mengaku rindu dengan pada para tokoh di Kabinet Indonesia Maju.
Pasalnya, banyak menteri yang tidak lagi menjadi bagian dalam pemerintahan di Kabinet Merah Putih.
“Saya juga kangen sebenarnya pada menteri yang sekarang tidak bergabung kembali misalnya. Juga ada tokoh-tokoh lain, senior-senior yang tidak bergabung kembali,” tuturnya.
“Saya juga rindu untuk jumpa lagi. Saya juga rindu itu, apalagi dengan Presiden (Jokowi),” imbuh dia.
Diketahui politisi PPP Sandiaga Uno sudah menemui Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2024).
Ia mengaku meminta pandangan Jokowi soal PPP dan mendapatkan pesan agar PPP bisa berkontribusi positif untuk membangun ekonomi rakyat.
Saat ini, Sandiaga disebut-sebut bakal mengajukan diri sebagai calon ketua umum PPP.
Ruang itu terbuka karena PPP bakal mengadakan forum Muktamar X tahun depan untuk menentukan kepemimpinan baru.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2024/12/11/6759b48037f40.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
10 Ingin Bertemu Jokowi, Mardiono: Saya Sudah Rindu dengan Beliau Nasional
-
/data/photo/2024/12/12/675a48f8687dc.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
7 Kronologi "Carok" di Lumajang: Satu Tewas, Berawal dari Miras Surabaya
Kronologi “Carok” di Lumajang: Satu Tewas, Berawal dari Miras
Editor
KOMPAS.com
– Andre Fredi Pradana (28), warga Desa Selok Awar-Awar, Kabupaten
Lumajang
, Jawa Timur, meninggal dunia setelah terlibat duel dengan rekannya, Sholeh (29).
Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, pada Kamis (12/12/2024) dini hari.
Perselisihan antara keduanya diduga dipicu oleh salah paham yang terjadi saat mereka berada dalam kondisi mabuk. Saat pesta minuman keras (miras), Andre tiba-tiba berdiri dan menantang Sholeh untuk berduel menggunakan senjata tajam.
Dalam keadaan terpengaruh alkohol, Sholeh menerima tantangan tersebut. Akibat duel itu, Andre mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan punggung.
Meskipun sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Pasirian, nyawa Andre tidak dapat diselamatkan akibat luka-luka yang dideritanya. Sementara itu, Sholeh juga mengalami luka bacok di bagian punggung dan masih menjalani perawatan.
Pasca kejadian, puluhan personel Polres Lumajang disiagakan di rumah duka pada Kamis (12/12/2024).
Kapolsek Pasirian, Iptu Loni Roi Madhona, menyampaikan bahwa pihak kepolisian disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi potensi terjadinya bentrok susulan dari pihak keluarga korban yang merasa tidak terima.
“Ini hanya untuk antisipasi, mengingat di sini banyak masyarakat yang berasal dari kultur Madura, sehingga kami ingin mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Loni di rumah duka, Kamis (12/12/2024).
Saat ini, polisi masih mendalami kasus
duel senjata tajam
yang berujung pada kematian ini.
Saksi kunci yang turut hadir dalam pesta miras bersama korban rencananya akan dipanggil untuk dimintai keterangan.
Selain itu, polisi telah menyita senjata tajam jenis celurit yang digunakan dalam duel, serta botol minuman keras yang diduga diminum oleh keduanya saat pesta berlangsung.
“Masih kami selidiki. Dugaan awal adalah karena salah paham dan pengaruh alkohol, tetapi kami akan mendalami lebih lanjut dengan memeriksa beberapa saksi,” ujar Loni.
Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan karena pihaknya masih menunggu korban lainnya pulih.
“Sementara ini, belum ada penetapan tersangka. Kami akan mendalami kasus ini lebih lanjut sambil menunggu korban duel lainnya pulih,” imbuh Loni.
SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Miftahul Huda | Editor: Dita Angga Rusiana, Aloysius Gonsaga AE)
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2021/04/03/6068931baa3eb.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
6 Diduga akibat Cuaca Buruk, Kapal Penumpang Tabrak Kapal Tanker Gas di Merak Regional
Diduga akibat Cuaca Buruk, Kapal Penumpang Tabrak Kapal Tanker Gas di Merak
Tim Redaksi
CILEGON, KOMPAS.com
– Cuaca buruk yang terjadi di Pelabuhan
Merak
, Kota Cilegon, Banten menyebabkan dua
kapal
bersenggolan pada Jumat (13/12/2024) malam.
Kedua kapal yang terlibat dalam insiden tersebut yaitu KMP Trimas Fadhila, yang merupakan kapal penumpang, dan MT Gas Sophia, kapal tanker.
Saat kejadian, KMP Trimas Fadhila tengah menunggu giliran bersandar di dermaga 7 Pelabuhan Merak setelah melakukan perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Diduga akibat kondisi cuaca buruk di sekitar perairan Merak Trimas Fadhila terbawa arus, lalu bersenggolan dengan MT Gas Sophia yang sedang berlabuh di area Tanjung Sekong.
“Pada saat hendak bersandar berada di perairan Merak, informasi sementara diakibatkan oleh terseret arus, kemudian KMP Trimas Fadhila bersenggolan dengan MT Gas Sophia,” kata Kapolsek KSKP Merak Iptu Ignatius Andrean Setianto kepada wartawan, Sabtu (14/12/2024).
Setelah kejadian, para penumpang KMP Trimas Fadhila dievakuasi bersama petugas gabungan.
Dipastikan tidak ada korban luka maupun jiwa akibat peristiwa tabrakan yang melibatkan dua kapal.
“Dari peristiwa tersebut hanya terjadi kerusakan terhadap kedua kapal,” ujar Ignatius.
Untuk proses penyelidikan, peristiwa dua kapal bertabrakan tengah dilakukan pihak yang berwenang dalam hal ini Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banten.
“Untuk saat ini masih didalami pihak yang lebih berwenang dalam hal tersebut,” tandas dia.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/01/674bd4d13091a.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Jhon-Marthin Yogobi Gugat Hasil Pilkada Kabupaten Jayawijaya ke MK Regional 14 Desember 2024
Jhon-Marthin Yogobi Gugat Hasil Pilkada Kabupaten Jayawijaya ke MK
Tim Redaksi
JAYAPURA, KOMPAS.com
– Tim Koalisi pasangan calon (Paslon) Jhon Ricard Banua dan Marthin Yogobi (
Jhon-Marthin
) Jilid II resmi mendaftarkan
gugatan
hasil Pilkada Kabupaten Jayawijaya ke
Mahkamah Konstitusi
(MK) dengan nomor registrasi 282.
Pendaftaran gugatan tersebut dilakukan pada Jumat (13/12/2024).
“Kami secara resmi telah mendaftarkan diri ke MK dan telah diterima dengan diterbitkannya nomor registrasi 282,” ujar Ketua Tim Koalisi Pemenangan Paslon Jhon-Marthin Jilid II, Freed Hubi, dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Sabtu (14/12/2024).
Freed menjelaskan, gugatan ke MK bukanlah bentuk perlawanan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) atau kandidat lain.
Namun, Paslon Jhon-Marthin merasa perlu mencari keadilan dan kebenaran terkait proses Pilkada di Jayawijaya.
“KPU sangat paham aturan bahwa dugaan penggabungan suara yang dilakukan untuk memenangkan satu calon bertentangan dengan PKPU Nomor 10 Tahun 2016 dan turunannya. Oleh karena itu, kami sampaikan kepada tim yang ada di kampung dan distrik untuk tetap tenang,” tambahnya.
Freed juga menyatakan optimisme bahwa MK akan menerima gugatan yang diajukan paslonnya.
“Kami meminta kepada kuasa hukum kami untuk memproses seluruh penyelenggara yang terlibat, baik di tingkat kabupaten hingga distrik, karena ini adalah pelanggaran hukum,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Relawan Milenial Jhon-Marthin, Wakol Yelipele menegaskan, meskipun KPU telah menetapkan pemenang Pilkada untuk Paslon 02, kemenangan tersebut belum dapat dianggap sah.
Menurutnya, proses Pilkada yang berlangsung pada 27 November melanggar konstitusi.
“Ini terlihat dari prinsip sistem noken yang harus dilakukan melalui kesepakatan di TPS, dan dilarang dilakukan saat pleno distrik. Terdapat penggabungan suara dari Paslon 01, 03 ke 02, bahkan dari Paslon 04 juga ke 02, dan kami sudah memastikan hal ini terjadi di beberapa distrik,” ungkapnya.
Ketua JRBB, Festus Asso menambahkan, penetapan perolehan suara oleh KPU bukanlah akhir dari pertandingan Pilkada 2024 di Kabupaten Jayawijaya.
“Proses ini masih berlanjut, dan pendaftaran gugatan ke MK adalah babak kedua dari proses Pilkada tanggal 27 November,” katanya.
Festus mengajak seluruh masyarakat Jayawijaya untuk menjaga situasi tetap aman dan damai.
Ia menekankan, proses Pilkada telah berlangsung dengan baik, sehingga situasi tersebut harus dipertahankan sambil menunggu proses hukum yang sedang berlangsung.
“Situasi Pilkada yang tenang, nyaman, aman, dan damai harus tetap kita jaga dan kita kembalikan kepada proses hukum yang ada, sesuai dengan mekanisme hukum, sebab hukum adalah panglima tertinggi. Kita menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang akan kita lakukan,” pungkasnya.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/14/675d83551dcef.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Siaga Bencana, PMI Bojonegoro Bentuk Relawan Sibat di Setiap Desa Regional 14 Desember 2024
Siaga Bencana, PMI Bojonegoro Bentuk Relawan Sibat di Setiap Desa
Tim Redaksi
BOJONEGORO, KOMPAS.com
– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, telah membentuk
relawan Siaga Bencana
Berbasis Masyarakat (Sibat) di setiap desa di wilayahnya.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan
kesiapsiagaan masyarakat
dalam menghadapi bencana.
Relawan Sibat yang terdiri dari anggota masyarakat desa diberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam kesiapsiagaan bencana.
Pelatihan ini dilaksanakan secara bertahap di Markas
PMI Bojonegoro
, mulai dari tanggal 5 hingga 15 Desember 2024, dengan 40 peserta setiap harinya yang berasal dari 28 kecamatan.
Setiap desa di Kabupaten Bojonegoro diharapkan memiliki minimal satu relawan PMI yang terlatih dan memiliki kapasitas dalam kesiapsiagaan bencana.
Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Hernowo menyatakan, pihaknya berupaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melaksanakan upaya kesiapsiagaan bencana dan mengurangi dampak risiko bencana alam.
“Keberadaan relawan sampai ke akar rumput di tingkat desa merupakan langkah awal untuk mendirikan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) yang dapat membantu pemerintah dalam tugas kemanusiaan,” ujar Ahmad Hernowo kepada Kompas.com, Sabtu (14/12/2024).
Materi pelatihan yang diberikan kepada relawan mencakup kepalangmerahan, upaya pengurangan risiko bencana (UPRB), serta pengkajian desa secara partisipatif atau Participatory Rural Appraisal (PRA).
Selain itu, relawan juga dibekali materi tentang asesmen kerentanan dan kapasitas (Vulnerability Capacity Assessment/VCA), serta cara bekerja dan bermitra dengan masyarakat.
“Materi juga mencakup proses mitigasi bencana dan prosedur pelaporan, agar relawan desa dapat bekerja sama dengan PMI kecamatan dan PMI kabupaten,” tambahnya.
Saat ini, di Kabupaten Bojonegoro telah terbentuk Sibat di sejumlah desa, masing-masing dengan anggota sekitar 30 orang.
Beberapa desa yang telah memiliki Sibat antara lain Desa Mulyorejo, Desa Sarirejo, Desa Pilanggede, Desa Ngablak, Desa Trucuk, dan Desa Tulungrejo.
“Harapannya, setiap desa di Bojonegoro dapat membentuk Sibat,” tutup Ahmad Hernowo.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/14/675d84332c365.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Makassar Jadi Kota Sehat Asia Tenggara, Danny Pomanto: Langkah Baru di Kancah Internasional Regional 14 Desember 2024
Makassar Jadi Kota Sehat Asia Tenggara, Danny Pomanto: Langkah Baru di Kancah Internasional
Tim Redaksi
KOMPAS.com
– Wali Kota
Makassar
Mohammad Ramdhan Pomanto atau
Danny Pomanto
menyampaikan raihan penghargaan Kota Makassar dalam ajang South-East Asia Region (SEAR) Healthy City Network Award 2024 yang diselenggarakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Penghargaan tersebut diumumkan secara resmi setelah diadakannya evaluasi mendalam oleh Laboratorium Regional Urban Governance for Health and Well-Being di Universitas Chulalongkorn, Thailand.
“Makassar mendapatkan penghargaan akreditasi
Kota Sehat Asia Tenggara
,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/12/2024).
Penghargaan tersebut juga diperoleh beberapa kota di Asia Tenggara, di antaranya Kabupaten Wajo di Indonesia, Kota Pune di India, Kota Addu di Maladewa, Kota Dhulikhel di Nepal, dan Kota Badulla di Sri Lanka.
“Menandai langkah baru untuk memantapkan peran Kota Makassar di level internasional,” ujar Danny.
Selain itu, lanjut dia, Kota Makassar juga memperoleh pengakuan sebagai pelopor dalam bidang inovasi kesehatan.
“Kota Makassar mendapatkan
award
3.000 dollar AS dan nantinya wali kota se-Asia Tenggara yang mendapat penghargaan akan berdiskusi virtual dengan Direktur WHO,” lanjutnya.
Perlu diketahui, Danny juga konsisten dalam menjaga prestasi Kota Makassar sebagai Kota Sehat selama dua tahun berturut-turut, pada 2022 dan 2023. Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI).
Kota Makassar juga telah menjadi laboratorium inovasi yang diakui dunia melalui program Lorong Wisata dan layanan kesehatan Home Care Dottorota yang melibatkan 94 armada kesehatan lengkap beserta dokter.
“(Semoga) penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan standar kehidupan masyarakat,” ujar Danny.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/08/11/66b8b76dd79f4.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Korban Laka Air di Sungai Bondoyudo Lumajang Bertambah 1 Orang Regional 14 Desember 2024
Korban Laka Air di Sungai Bondoyudo Lumajang Bertambah 1 Orang
Tim Redaksi
LUMAJANG, KOMPAS.com
– Kecelakaan air di
Sungai Bondoyudo
kembali merenggut nyawa.
Setelah Sunarya (55), seorang lansia yang terseret arus pada bulan lalu, kini giliran
Musidi
(76), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten
Lumajang
, yang menjadi korban. Musidi dilaporkan hilang pada Sabtu (14/12/2024).
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Hendro, seorang saksi yang melihat tubuh Musidi mengambang di sungai sambil berpegangan pada sebuah ban dalam mobil.
“Pagi itu saya lihat kayak ada orang keseret sambil pegang ban, tapi ini kan deras airnya jadi cepet, baju biru bapak-bapak tenggelam,” ungkap Hendro.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, mengonfirmasi bahwa korban yang ditemukan adalah Musidi.
Identifikasi ini dilakukan setelah pihak keluarga melaporkan kehilangan kakek tersebut dengan ciri-ciri yang sesuai dengan penjelasan saksi.
Keluarga Musidi menjelaskan, ia berpamitan untuk menarik amal di Desa Padomasan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember.
Biasanya, Musidi menyebrangi sungai dengan membawa ban. Namun saat kejadian, arus Sungai Bondoyudo sedang sangat deras.
“Identifikasi berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan keluarga dan saksi yang melihat ini kami konfirmasi korban adalah Kakek Musidi,” kata Yudhi.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang telah diterjunkan ke lokasi penemuan dan melakukan penyisiran hingga ke Pantai Maleman menggunakan dua unit perahu karet.
Hingga berita ini diturunkan, baik Sunarya maupun Musidi belum ditemukan.
“Pencarian masih kita lakukan semoga segera ditemukan, tim masih bekerja keras, semoga tidak hujan agar arus tidak semakin deras,” pungkas Yudhi.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2024/12/14/675d9231ea4fb.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/14/675d84bee59ff.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/14/675d35865ba65.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)