Jakpro Sebut JIS Tak Terdampak Banjir Rob, Tetap Beroperasi Normal
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memastikan, Jakarta International Stadium (JIS) tidak terdampak banjir rob yang empat hari terakhir merendam sejumlah titik di Jakarta Utara.
Head of SBU Jakarta International Stadium, Shinta Syamsul Arief memastikan, seluruh fasilitas JIS beroperasi normal hingga hari ini.
“Sampai pukul 17.00 WIB, Jakarta International Stadium beserta seluruh fasilitasnya tetap beroperasi normal dan tidak terdampak banjir rob,” ujar Shinta saat dikonfirmasi
Kompas.com
, Senin (16/12/2024).
Untuk diketahui, beberapa titik di Jakarta Utara terendam banjir rob dalam beberapa hari terakhir. Salah satu titik paling parah yakni Muara Angke, Penjaringan.
Di wilayah ini, banjir menggenang selama empat hari berturut-turut sejak Jumat (13/12/2024), dengan ketinggian mulai dari 25 sentimeter hingga satu meter.
Air rob biasa datang pada pagi hari sekitar pukul 06.00-09.00 WIB. Pada siang dan sore hari, air surut dengan sendirinya.
Sementara, dalam video yang diunggah akun Instagram @jakartainformasi memperlihatkan, air rob merendam area sekitar JIS. Lokasi banjir itu teridentifikasi di jalan menuju Sunter.
Dalam rekaman tersebut, suara perekam video menggambarkan suasana banjir di area stadion sepak bola yang disebut standar FIFA tersebut.
“Banjir, banjir air rob. Banyak kendaraan yang pada mogok,” kata perekam video.
Pemandangan yang terlihat dalam video merekam genangan air mengelilingi papan proyek pembangunan yang berdiri kokoh di area JIS itu.
Di tengah banjir, pengendara sepeda motor yang nekat melintasi genangan air tersebut mogok.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2024/12/16/675f6fcb28e9f.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Jakpro Sebut JIS Tak Terdampak Banjir Rob, Tetap Beroperasi Normal Megapolitan 16 Desember 2024
-
/data/photo/2024/12/03/674f14e2d2f2f.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
4 Ayah Gamma: Anak Saya Ditembak, Meninggal, kok Masih Difitnah Regional
Ayah Gamma: Anak Saya Ditembak, Meninggal, kok Masih Difitnah
Editor
KOMPAS.com –
Andi Prabowo kehilangan anak tunggalnya,
Gamma Rizkynata Oktafandy
, untuk selamanya.
Di tengah kepedihan, kemarahan menjalar dalam diri Andi.
Ia tak terima dengan tuduhan polisi kepada putranya. Polisi menyebut Gamma sebagai anggota geng yang melakukan tawuran, sehingga mengakibatkannya ditembak aparat.
“Saya
ndak
suka,
ndak
senang, kalau anak saya itu sudah ditembak, sudah meninggal, kok masih difitnah. Saya sakit,” ujarnya saat diwawancara dalam program
Rosi Kompas TV
, Kamis (12/12/2024).
Andi mengatakan, dia sangat mengetahui sosok Gamma karena sering berkomunikasi.
“Setiap hari saya komunikasi, kegiatan dia saya tahu. Saya
nggak
percaya anak saya melakukan tawuran,” ucapnya.
Saat siswa SMKN 4
Semarang
itu keluar rumah pada Sabtu (23/11/2024) malam, Gamma berpamitan ke ayahnya ingin latihan silat. Silat dan paskibra merupakan kegiatan rutin yang diikuti Gamma.
Sabtu pukul 23.00 WIB, Gamma mengabari sedang makan bersama teman-temannya.
Lalu, 50 menit kemudian, Gamma mengirimkan pesan suara ke ayahnya bahwa makanannya baru datang.
Ternyata,
voice note
pada pukul 23.50 WIB itu menjadi pesan terakhir Gamma. Sejak itu, Andi tak bisa menghubungi Gamma.
“Telepon berdering, tapi nggak ada yang jawab,” ungkapnya.
Semenjak Minggu (24/11/2024) dini hari sampai siang, Andi mencari Gamma.
Hingga kemudian kabar duka itu menghampiri Andi dan keluarga. Gamma terbujur kaku di ruang jenazah rumah sakit. Jasadnya sudah dimasukkan peti.
“Saat diperlihatkan wajahnya, itu anak saya. Saya syok waktu itu,” tuturnya.
Gamma meninggal akibat ditembak
Aipda Robig
Zaenuddin. Kini, Robig telah dipecat dari Polri.
Dalam sidang kode etik di Mapolda Jawa Tengah, Senin (9/12/2024), Robig dijatuhi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
Sidang itu menjadi perjumpaan perdana Andi dengan penembak anaknya. Itu merupakan momen yang berat bagi Andi.
“Sangat berat. Itu pertemuan pertama. Dan saya
sebenere
begitu marah sama dia, kok tega sampai segitunya melakukan itu,” kata Andi.
Andi menyadari nyawa Gamma tak bisa dikembalikan. Namun, di antara lara yang melanda, Andi bertekad mengembalikan nama baik Gamma.
“Seperti apa pun akan saya lakukan untuk mencari kebenaran anak saya,” tandasnya.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/16/675ff784baf8c.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Banjir Rob Masih Rendam Dua RT di Pluit Jakut, Ketinggian Air Capai 60 Cm Megapolitan 16 Desember 2024
Banjir Rob Masih Rendam Dua RT di Pluit Jakut, Ketinggian Air Capai 60 Cm
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jakarta mencatat, banjir rob akibat fenomena pasang air laut masih menggenangi dua RT di Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, pada Senin (16/12/2024).
Dari data yang diterima
Kompas.com
, ketinggian air di dua RT tersebut mencapai 30-60 sentimeter.
“BPBD mencatat genangan saat ini mengalami penurunan dari empat RT menjadi dua RT dan satu ruas jalan,” ujar Kepala BPBD Provinsi Jakarta, Isnawa, dalam keterangannya, Senin.
Adapun satu ruas jalan yang masih tergenang banjir rob yakni Jalan Hiu, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Ketinggian air di ruas jalan ini mencapai 15 sentimeter.
Untuk memantau kondisi banjir di setiap wilayah, BPBD Jakarta mengerahkan personel bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat)
“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujarnya.
BPBD pun mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir air rob yang masih mungkin terjadi sampai 20 Desember 2024.
“Berdasarkan siaran pers BMKG, terdapat peringatan dini banjir pesisir (rob) pada 11-20 Desember 2024,” kata Isnawa.
Adapun wilayah yang sudah surut dari banjir rob sebagai berikut:
Untuk diketahui, beberapa titik di Jakarta Utara terendam banjir rob dalam beberapa hari terakhir. Salah satu titik paling parah yakni Muara Angke, Penjaringan.
Di wilayah ini, banjir menggenang selama empat hari berturut-turut sejak Jumat (13/12/2024), dengan ketinggian mulai dari 25 sentimeter hingga satu meter.
Air rob biasa datang pada pagi hari sekitar pukul 06.00-09.00 WIB. Pada siang dan sore hari, air surut dengan sendirinya.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2023/10/06/651f9464f20ff.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/16/675fdd3ee52cb.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/16/67600ca41b2e6.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/16/676005bb1cc50.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/16/675f8fa356f3b.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/12/14/675d687047915.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)