Orangtua George Sugama Lihat Anaknya Aniaya Pegawai Toko Roti, Sang Ibu Sempat Menahan
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Orangtua
George Sugama Halim
(35), pelaku penganiayaan karyawan toko roti di Cakung, Jakarta Timur, Dwi Ayu (19), ada di tempat kejadian perkara (TKP) ketika anaknya berulah.
Orangtua George melihat langsung penganiayaan yang dilakukan sang anak terhadap karyawan tokonya.
“Ibunya pelaku menahan, tapi karena ditarik juga, mungkin juga ibunya enggak punya kekuatan juga,” kata Dwi Ayu saat berbincang di kantor
Kompas.com
, Jumat (20/12/2024).
Dwi menjelaskan, tindakan penganiayaan tersebut bermula ketika ia menolak mengantarkan makanan ke kamar George.
Penolakan tersebut membuat George tersinggung dan melempar berbagai benda yang ada di toko roti seperti patung, kursi, loyang kue, dan mesin
electronic data capture
(EDC).
“Habis itu saya ditarik sama bapaknya si pelaku untuk laporan polisi dan pulang,” kata Dwi Ayu.
Usia kejadian tersebut, Dwi langsung pulang. Namun, ia sempat kembali lagi untuk mengambil tas dan barang-barangnya yang tertinggal.
“Pas saya ingin ambil barang-barang saya, akhirnya dilempari lagi pakai kursi,” ungkapnya.
Atas permintaan orangtua George, Dwi pun melaporkan penganiayaan yang dilakukan pelaku ke polisi pada 18 Oktober 2024.
Sebelumnya,
George Sugama Halim ditangkap
polisi di Anugrah Hotel Sukabumi, Cikole, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (16/12/2024) dini hari.
Penangkapan dilakukan setelah video penganiayaan George terhadap Dwi Ayu viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, Dwi Ayu terlihat dihantam dengan kursi dan benda lainnya hingga mengalami luka di kepala. Peristiwa itu terjadi pada 17 Oktober 2024.
Polisi menyebut, penganiayaan ini dipicu karena Dwi menolak mengantarkan makanan untuk George. Amarah George pun meledak setelah penolakan itu.
“Korban tidak mau karena itu bukan pekerjaannya,” ujar Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Lina Yuliana saat dihubungi pada Jumat (13/12/2024).
Pada Senin (16/12/2024), polisi menetapkan George sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap Dwi.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2022/12/21/63a2073aa4e23.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Pengendara Ojol Trauma Usai Jadi Korban Begal di Sunter Megapolitan 22 Desember 2024
Pengendara Ojol Trauma Usai Jadi Korban Begal di Sunter
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Polisi menyebut sopir ojek online (ojol) bernama Irwan Darmawan (41) mengalami trauma usai menjadi korban
begal
di Jalan Gaya Motor Raya, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (21/12/2024).
“Korban mengalami trauma,” ujar Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Alex Chandra saat dikonfirmasi, Minggu (22/12/2024).
Meski pun, tak ada luka di tubuhnya usai menjadi korban pembegalan, tetap saja Irwan mengalami syok.
Bahkan, usai kejadian, Irwan pun sampai diantar pulang oleh pihak kepolisian.
“Korban diantar pulang oleh petugas,” tambah Alex.
Peristiwa pembegalan ini terjadi saat Irwan hendak pulang ke rumah usai mengantar penumpang sekitar pukul 02.20 WIB.
Saat berkendara di Jalan Gaya Motor Raya, ia dipepet oleh tiga pelaku pembegalan.
Sampai akhirnya, ia terjatuh dari sepeda motornya.
Sepeda motor merek Honda Vario itu pun langsung dibawa kabur oleh para pelaku.
Beruntungnya, peristiwa tersebut diketahui oleh sopir mobil box ekspedisi yang tengah melintas.
“Kemudian, pelaku ditabrak oleh sopir mobil box sehingga terjatuh dan melarikan diri,” ungkap Alex.
Saat melarikan diri, para pelaku meninggalkan motor yang dikendarai beserta dengan motor korban.
Sampai saat ini, kasus pembegalan tersebut masih diselidiki oleh pihak kepolisian.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/16/676023a3c97f0.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Pegawai Toko Roti Cakung Yakin George Sugama Halim Tak Alami Gangguan Jiwa Megapolitan 22 Desember 2024
Pegawai Toko Roti Cakung Yakin George Sugama Halim Tak Alami Gangguan Jiwa
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Dwi Ayu (19), korban penganiayaan
anak bos Toko roti
di Cakung, Jakarta Timur, meyakini pelaku tidak mengalami gangguan kejiwaan.
Ia memandang George Sugama Halim sebagai orang yang sehat secara mental. Ia bahkan ikut membantu mengelola bisnis toko roti orangtuanya.
“Yang saya lihat orangnya normal saja, karena dia tuh sering bertemu dengan orang untuk meeting. Saya tahunya dia ini mengelola cabang yang berada di Kelapa Gading,” kata Dwi Ayu di kantor Kompas.com, Jumat (20/12/2024).
Kendati demikian, Dwi Ayu menyampaikan bahwa George Sugama Halim memang dikenal emosional kepada pegawai toko, jika permintaan tidak dituruti.
“Tetapi memang orangnya kalau enggak dituruti suka marah-marah,” ungkap Dwi Ayu.
Dwi menyebut, George kerap melakukan kekerasan verbal kepada seluruh karyawan toko roti.
Puncaknya, George pun melakukan penganiayaan kepada Dwi, hingga ia mengalami luka.
“Untuk pelemparan (kursi) ke saya, saja tapi kalau verbal ke semua karyawan,” ucapnya.
Sebelumnya, George Sugama Halim (35), tersangka penganiayaan pegawai toko roti Lindayes diperiksa kejiwaannya di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
“Terkait dengan tahanan dalam hal ini adalah GSH, itu sementara ini kita melakukan, menyerahkan kepada ahli psikiatri untuk melakukan pemeriksaan (kejiwaan),” kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, Jumat (20/12/2024).
Saat ini George Sugama Halim diobservasi di Rumah Sakit Polri Kramatjati.
“Saat ini yang bersangkutan sudah berada di RS Polri Kramat Jati dalam rangka observasi dan tindakan-tindakan medis lain yang dilakukan para ahli,” ucap dia.
Pemeriksaan kejiwaan ini diperlukan untuk membuktikan pernyataan keluarga yang menyebut George Sugama Halim ada masalah kejiwaan.
“Saat ini hanya omongan-omongan saja dari keluarga ataupun dari pihak pengacara seperti yang disampaikan ke media. Untuk membuktikan hal tersebut harus ada keterangan ahli dan psikiatri,” kata Nicolas.
“Jadi sampai saat ini belum ada bukti keterangan tambahan dari pihak keluarga (George Sugama Halim) ataupun dari pengacara,” tambah dia.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/11/12/6732fc7072302.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
PDI-P Kritik PPN 12 Persen, Gerindra: Mereka Ketua Panjanya
PDI-P Kritik PPN 12 Persen, Gerindra: Mereka Ketua Panjanya
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengaku heran dengan respons kritis PDI-P terhadap kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen.
Rahayu mengungkit bahwa ketika rancangan beleid itu dibahas di DPR dalam Rancangan Undang-undang tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (RUU HPP), PDI-P merupakan fraksi yang mendapatkan jatah kursi ketua panitia kerja (panja) melalui kadernya, Dolfie Othniel Frederic Palit.
“Itulah kenapa saya heran saat ada kader PDI-P berbicara di rapat paripurna, tiba-tiba menyampaikan pendapatnya tentang
PPN 12 persen
,” kata Rahayu dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Sabtu (21/12/2024) malam.
Kemenakan Presiden RI Prabowo Subianto itu bilang, banyak dari anggota partainya yang saat itu hanya bisa senyum dan geleng-geleng tertawa mendengar respons kritis PDIP itu.
“Dalam hati, hebat kali memang kawan ini bikin kontennya,” lanjut dia.
“Padahal mereka saat itu Ketua Panja RUU yang mengamanatkan kenaikan PPN 12 persen ini. Kalau menolak ya kenapa tidak waktu mereka ketua panjanya?” tambah Saras.
Adapun sistematika UU HPP terdiri dari 9 bab dan 19 pasal. UU ini telah mengubah beberapa ketentuan di UU lainnya, di antaranya UU KUP, UU Pajak Penghasilan, UU PPN, UU Cukai, dan UU Cipta Kerja.
Dolfie berujar ketika itu, pembahasan RUU HPP didasarkan pada surat presiden serta surat keputusan pimpinan DPR RI tanggal 22 Juni 2021 yang memutuskan bahwa pembahasan RUU KUP dilakukan oleh komisi XI bersama pemerintah.
Fraksi yang menyetujui adalah PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, Partai Demokrat, PAN, dan PPP. Sedangkan satu fraksi yang menolak adalah PKS.
Dalam paparan Dolfie, PKS menolak RUU HPP karena tidak sepakat rencana kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen. Menurutnya, kenaikan tarif akan kontra produktif dengan proses pemulihan ekonomi nasional.
PKS juga menolak pengungkapan sukarela harta wajib pajak (WP) alias tax amnesty. Pada pelaksanaan tax amnesty tahun 2016, PKS juga menolak program tersebut.
“Sementara fraksi PDIP menyetujui karena RUU memperhatikan aspirasi pelaku UMKM dengan tetap berkomitmen bahwa bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat, jasa pendidikan, jasa kesehatan, transportasi darat, keuangan, dibebaskan dari pengenaan PPN,” ucap Dolfie.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/18/67627823d82ed.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Bentrokan di Rempang, Polisi Sebut Upaya Mediasi Berulang Kali Gagal Regional 22 Desember 2024
Bentrokan di Rempang, Polisi Sebut Upaya Mediasi Berulang Kali Gagal
Editor
KOMPAS.com-
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Galang, Inspektur Polisi Satu Alex Yasral, menjelaskan kronologi bentrokan antara warga Kampung Sembulang Hulu, Pulau Rempang-Galang, Kepulauan Riau, dengan pekerja PT MEG pada Selasa (17/12/2024). Insiden ini menyebabkan lima orang terluka.
Alex mengatakan insiden bermula saat seorang pekerja PT MEG mencoba mengamankan spanduk berisi penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City yang dipasang warga setempat.
“Tindakan itu memicu ketegangan karena warga merasa keberatan. Mereka kemudian mengamankan pekerja tersebut dan menahannya dengan mengikatnya menggunakan tali,” ujar Alex di Batam, Sabtu (21/12/2024), seperti dilansir
Antara
.
Pekerja lain dari PT MEG melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Galang, berharap situasi dapat segera diselesaikan secara damai.
“Upaya komunikasi sudah dilakukan, tetapi negosiasi tidak membuahkan hasil. Pekerja yang diamankan tetap tidak dilepaskan,” kata Alex.
Ketegangan meningkat, hingga akhirnya bentrokan fisik terjadi. Akibatnya, satu pekerja PT MEG dan empat warga mengalami luka-luka.
Polsek Galang meminta bantuan Polresta Barelang untuk meredakan konflik.
Personel Satuan Samapta dipimpin Kasat Samapta Polresta Barelang turun ke lokasi untuk membantu mengatasi situasi dan memastikan korban luka mendapat perawatan medis.
Kepala Polresta Barelang, Komisaris Besar Polisi Heribertus Ompusunggu, juga hadir di lokasi. Ia menjenguk korban yang dirawat dan menghadiri program Jumat Curhat di Desa Sembulang Hulu guna mendengar langsung aspirasi warga.
Alex menegaskan kepolisian berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif melalui dialog. Ia juga mengimbau semua pihak menahan diri dan tidak mudah terprovokasi informasi yang tidak jelas.
“Kami terus berupaya meluruskan informasi keliru terkait kejadian ini, termasuk tudingan polisi diam saat warga dipukuli. Kami tegaskan, kasus ini tengah diusut oleh Polresta Barelang,” tuturnya.
Saat ini, Polresta Barelang menangani tiga laporan terkait bentrokan, yaitu dua laporan dari warga dan satu dari pihak PT MEG.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2023/08/23/64e550a0e01ef.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kebakaran Hanguskan Rumah dan Sekolah di Banjarmasin, 1 Orang Tewas Regional 22 Desember 2024
Kebakaran Hanguskan Rumah dan Sekolah di Banjarmasin, 1 Orang Tewas
Tim Redaksi
BANJARMASIN, KOMPAS.com
–
Kebakaran
melanda Kompleks Wildan Sari,
Banjarmasin
, Kalimantan Selatan, pada Jumat (20/12/2024), menghanguskan tiga rumah. Seorang warga, Subahan (50), tewas dalam peristiwa tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, Husni Thamrin, mengatakan api juga merusak bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Telaga Biru.
“Kebakaran menghanguskan tiga rumah serta menyebabkan satu korban jiwa atas nama Subahan, berusia 50 tahun. Api juga mengenai ruang dewan guru dan satu kelas di SDN Telaga Biru,” ujar Husni dalam keterangannya, Jumat malam.
Husni belum dapat memastikan penyebab
kebakaran
dan menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada pihak kepolisian.
“Penyebab kejadian belum diketahui,” singkatnya.
Seorang warga, Hero Prayogo, mengungkapkan api pertama kali muncul dari rumah korban.
Subahan diketahui menderita stroke sehingga tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar.
“Saat kejadian, dia tidak bisa menyelamatkan diri karena stroke yang sudah lama dideritanya,” kata Hero.
Hero menambahkan, korban sering tinggal sendirian di siang hari meskipun keluarganya rutin menjenguk.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/22/6766f6d54d3b7.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Banjir Sulsel, 1 Anak Tewas Tenggelam di Kabupaten Barru Makassar 22 Desember 2024
Banjir Sulsel, 1 Anak Tewas Tenggelam di Kabupaten Barru
Tim Redaksi
MAKASSAR, KOMPAS.com –Banjir
yang melanda sejumlah kota dan kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel) menelan korban jiwa.
Seorang anak bernama Rahmatullah (10) tewas tenggelam di Dusun Pacciro, Desa Libureng, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten
Barru
, pada Sabtu (21/12/2024).
Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muh Arif Anwar, menjelaskan korban tenggelam di selokan dekat rumahnya saat pulang dari sekolah.
“Korban baru saja pulang dari sekolah dan singgah di selokan pinggir jalan dekat jembatan. Di sana, korban melompat bersama temannya, Akil. Akil sempat berpegangan di pinggir selokan sehingga selamat, namun Rahmatullah terbawa arus dan masuk ke sungai,” ujar Arif.
Warga sekitar bersama tim SAR gabungan segera melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Selain itu, tim SAR gabungan juga mengevakuasi sejumlah korban
banjir
di Desa Pacciro, Takkalasi, Kecamatan Barru.
“Evakuasi dilakukan terhadap seorang lansia, enam orang dewasa, empat anak-anak, dan seorang bayi dari lokasi banjir di Kabupaten Barru,” ungkap Arif.
Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Sulawesi Selatan hingga Sabtu (21/12/2024) memicu banjir dan longsor di sejumlah daerah.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, banjir melanda Kota Makassar, Kota Parepare, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Barru, Kabupaten Gowa, Kabupaten Soppeng, dan Kabupaten Bone.
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2023/05/09/6459ef46a42ee.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 22 Desember 2024, dan Besok : Sore ini Hujan Ringan Yogyakarta 22 Desember 2024
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 22 Desember 2024, dan Besok : Sore ini Hujan Ringan
Tim Redaksi
Yogyakarta, KOMPAS.com
– Halaman ini memuat informasi
prakiraan cuaca
Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk hari ini Minggu 22 Desember 2024 dan besok Senin 23 Desember 2024.
Silakan simpan halaman ini untuk mengetahui prakiraan cuaca Yogyakarta. Jangan ke luar rumah sebelum Anda baca artikel ini. Data prakiraan cuaca diambil dari BMKG.go.id
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini
Per Jam
Minggu 22 Desember 2024
Prakiraan Cuaca
Yogyakarta Besok
Senin 23 Desember 2024
Di Indonesia, informasi prakiraan cuaca setiap daerah dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Setiap pagi, kita bisa melihat informasi perkiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG.
Prakiraan cuaca
dilakukan oleh seorang
forecaster
(prakirawan cuaca)
Pembuatan prakiraan cuaca juga dibantu dengan teknologi pemodelan prediksi cuaca berbasis komputer yakni model
Numerical Weather Prediction
(NWP).
Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2024/12/22/67674f128e7f9.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2024/08/24/66c8dc15f0cd4.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)