Category: Kompas.com Metropolitan

  • Cerita Warga Cijantung Liburan ke Ragunan untuk Kenalkan Anak tentang Gorila
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        25 Desember 2024

    Cerita Warga Cijantung Liburan ke Ragunan untuk Kenalkan Anak tentang Gorila Megapolitan 25 Desember 2024

    Cerita Warga Cijantung Liburan ke Ragunan untuk Kenalkan Anak tentang Gorila
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Momen libur Natal dimanfaatkan Alfian Yudistira (32), warga Cijantung, Jakarta Timur, untuk berekreasi sekaligus mengenalkan dua anaknya tentang gorila di Taman Margasatwa Ragunan.
    Alfian yang datang bersama istrinya, Ayu Aprilia (33), serta dua buah hatinya, Abimanyu (7) dan Gladys (4), sengaja mengunjungi
    Pusat Primata Schmutzer
    untuk mengenalkan sosok gorila kepada putra-putrinya.
    “Anak-anak saya kebetulan suka banget sama hewan primata, makanya saya datang ke sini,” kata Alfian kepada Kompas.com, Rabu (25/12/2024).
    Alfian mengungkapkan bahwa dua anaknya merupakan pencinta gorila.
    Hal ini berangkat dari kebiasaannya mengisi waktu bersama anaknya dengan menonton film gorila.
    Dari kebiasaan tersebut, ternyata timbul kecintaan anak-anaknya terhadap hewan primata, khususnya gorila.
    Bahkan, lanjut Alfian, anak-anaknya sudah mengerti beberapa jenis gorila di dunia.
    “Mereka sudah tahu, kan banyak (gorila), karena sebelumnya sudah dijelaskan,” ungkap Alfian.
    Selain karena faktor film, kecintaan dua anaknya terhadap hewan primata juga dipengaruhi oleh sang tetangga yang memelihara kera.
    Istri Alfian, Ayu Aprilia, mengatakan bahwa dua anaknya sering melihat kera jinak milik tetangga.
    Dari yang semula sekadar melihat, dua anaknya kemudian semakin penasaran, bahkan sempat meminta dibelikan kera.
    “Tapi saya larang, karena saya takut ngerawatnya,” ungkap dia.
    Selama mengunjungi Pusat Primata Schmutzer, Abimanyu dan Gladys tampak antusias melihat gorila dari kejauhan.
    Keduanya berteriak senang sembari menunjuk ke arah gorila yang tengah bersantai.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 9
                    
                        BMKG Semai Garam, Kendalikan Curah Hujan Demi Kelancaran Nataru
                        Nasional

    9 BMKG Semai Garam, Kendalikan Curah Hujan Demi Kelancaran Nataru Nasional

    BMKG Semai Garam, Kendalikan Curah Hujan Demi Kelancaran Nataru
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (
    BMKG
    ) menyemai garam NaCl superfine guna memodifikasi cuaca di akhir tahun 2024.
    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, modifikasi ini dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana hidrometeorologi seiring tingginya intensitas hujan.
    Dwikorita menyebut, operasi ini juga dilakukan guna mendukung kelancaran perayaan
    Natal
    dan
    Tahun Baru
    (Nataru) 2024, terutama di sejumlah provinsi yang memiliki potensi bencana tinggi seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, serta Jakarta.
    “Operasi
    modifikasi cuaca
    ini merupakan langkah mitigasi yang kami ambil untuk mengendalikan curah hujan, meminimalkan dampak bencana, dan melindungi keselamatan masyarakat,” kata Dwikorita dalam keterangan resminya, Rabu (25/12/2024).
    Dwikorita menjelaskan, dengan penyebaran garam pada awan potensial, BMKG berupaya membuat lokasi dan intensitas hujan tidak menumpuk di wilayah yang rawan bencana.
    Operasi modifikasi cuaca ini, kata dia, dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi.
    Di Jakarta misalnya, operasi penyemaian garam sudah dilakukan pada 7-9 dan 13-16 Desember 2024 dengan total 17 sorti (misi) penerbangan dari Bandara Budiarto Curug, Tangerang, Banten.
    Di Jawa Barat, operasi digelar pada 11-16 Desember 2024 dan dilanjutkan hingga 20 Desember. Total terdapat 34 sorti penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma.
    Di Jawa Tengah, operasi sudah digelar sejak 11 Desember lalu dengan 23 sorti penerbangan dari Bandara Ahmad Yani, Semarang. Sampai saat ini operasi masih berlangsung.
    Sementara, di Jawa Timur operasi dilakukan sejak 18 hingga 22 Desember dan akan diperpanjang sesuai dengan kondisi di wilayah tersebut.
    Lebih lanjut, Dwikorita mengingatkan masyarakat tetap mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama di daerah yang rawan bencana.
    “Hindari aktivitas yang berisiko di tengah cuaca ekstrem, rencanakan perjalanan dengan matang, dan selalu prioritaskan keselamatan bersama,” tutur Dwikorita.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 1
                    
                        Lahan di Perumahan Elit Semarang Amblas, Warga Minta Ganti Rugi Rp 5 Miliar
                        Regional

    1 Lahan di Perumahan Elit Semarang Amblas, Warga Minta Ganti Rugi Rp 5 Miliar Regional

    Lahan di Perumahan Elit Semarang Amblas, Warga Minta Ganti Rugi Rp 5 Miliar
    Tim Redaksi
    SEMARANG, KOMPAS.com
    – Kasus
    lahan amblas
    di perumahan elite
    Permata Puri
    (PP) di Kota Semarang, Jawa Tengah, semakin memanas.
    Para korban yang mengalami kerugian akibat amblesnya lahan kini menuntut
    ganti rugi
    Rp 5 miliar kepada pihak
    pengembang
    .
    Dua korban, Ahmad Zubaidi dan Christopher Alun, telah membawa kasus ini ke meja hijau.
    Kuasa hukum mereka, Okky Nurindra Wicaksono menyatakan, mediasi antara para korban dan pihak perumahan sebenarnya sudah dijadwalkan.
    Namun, hingga saat ini, pihak pengembang belum mengganti kerugian yang dialami kliennya.
    “Dari pihak pengembang, sampai saat ini tidak mengambil langkah tanggung jawab untuk mengganti kerugian dari klien kami,” kata Okky kepada awak media pada Rabu (25/12/2024).
    Okky menambahkan, ada dugaan pelanggaran hukum terkait pembangunan perumahan di atas tanah yang ternyata memiliki aliran sungai di bawahnya.
    Menurutnya, kondisi ini menjadi akar permasalahan yang menyebabkan amblesnya rumah dan menimbulkan kerugian besar bagi para korban.
    “Kita ajukan ganti rugi sebesar Rp 5 miliar, jumlah itu wajar karena didasarkan pada penilaian pihak independen,” ucap Okky.
    Selain tuntutan ganti rugi, Okky juga telah melaporkan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan pengembang ke Kejaksaan Negeri Semarang.
    “Dugaan kami, sungai yang merupakan aset negara justru disertifikatkan dan dijual pengembang,” ungkapnya.
    Ahmad Zubaidi, salah satu korban, mengungkapkan dampak besar yang dirasakannya sejak rumahnya amblas pada Maret 2024.
    Hingga kini, ia terpaksa mengontrak rumah dengan biaya sendiri dan merasa tidak mendapatkan empati dari pihak pengembang.
    “Sudah hampir setahun berlalu, dan tidak ada langkah nyata dari mereka untuk menyelesaikan masalah ini. Saya bahkan tidak bisa berdagang roti lagi dan harus menyelamatkan keluarga,” ucap Ahmad.
    Lahan yang amblas sedalam 12 meter di Perumahan Permata Puri, Ngaliyan, Semarang, menjadi sorotan publik dan menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat.
    Kasus ini kini menunggu proses hukum lebih lanjut untuk mencari keadilan bagi para korban.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 4
                    
                        18 Polisi Pemeras Penonton DWP Hadapi Konsekuensi, Disanksi Penempatan Khusus dan Akan Disidang Etik
                        Megapolitan

    4 18 Polisi Pemeras Penonton DWP Hadapi Konsekuensi, Disanksi Penempatan Khusus dan Akan Disidang Etik Megapolitan

    18 Polisi Pemeras Penonton DWP Hadapi Konsekuensi, Disanksi Penempatan Khusus dan Akan Disidang Etik
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Sebanyak 18 polisi yang diduga memeras sejumlah penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 asal Malaysia telah diamankan dan diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.
    Kini, ke-18 polisi yang terdiri dari personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Kemayoran itu harus menghadapi konsekuensi sementara atas perbuatannya.
    Kepala Divisi (Kadiv) Propam Polri Irjen Abdul Karim mengatakan, ke-18 polisi tersebut menjalani penempatan khusus (patsus) di Propam Mabes Polri, Jakarta.
    “Jadi ada terdapat 18 orang, masih tetap jumlahnya sama yang sudah kita amankan, ini sudah meliputi dari personel polsek, polres, maupun polda, jadi 18 orang,” ujar Abdul di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (24/12/2024) malam.
    “Dan saat ini juga sudah kita tempatkan pada penempatan khusus yang ditempatkan di Divisi Propam Mabes,” sambungnya.
    Abdul menjelaskan, pihaknya masih mendalami lebih lanjut soal motif para polisi itu melakukan pemerasan terhadap penonton DWP asal Malaysia.
    “Karena ini kan menyangkut beberapa satuan kerja, mulai dari polsek, polres, dan polda juga. Terus terkait proses pidana sementara ini kita fokus ke etik dulu,” imbuh Abdul.
    Abdul mengatakan, ke-18 polisi yang diduga memeras penonton DWP asal Malaysia akan menjalani sidang etik pada pekan depan.
    “Kami sepakat Divisi Propam akan menyidangkan kasus ini yang kita rencanakan minggu depan sudah dilaksanakan sidang kode etik, yang akan kita laksanakan minggu depan,” ujar Abdul.
    Meski begitu, kata Abdul, ada sejumlah hal yang dapat menghambat pelaksanaan sidang etik.
    Ia mengatakan, hari-hari ke depan sudah memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru 2025.
    “Dan persiapan pengamanan tahun baru ya. Ini banyak yang hambat kegiatan operasional kita juga,” ucap dia.
    “Tapi saya komitmen minggu depan kita akan laksanakan sidang etiknya. Untuk tepatnya nanti kita informasikan lebih lanjut,” imbuh Abdul.
    Diberitakan sebelumnya, Divisi Propam Polri menangkap 18 anggota yang diduga terlibat memeras penonton DWP 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (15/12/2024).
    Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Jumat (20/12/2024).
    “Polri telah menindaklanjuti informasi tersebut dengan mengamankan terduga oknum yang bertugas pada saat itu. Jumlah terduga oknum personel yang diamankan sebanyak 18 personel,” ungkap Trunoyudo.
    Ke-18 anggota itu terdiri dari personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Kemayoran.
    Setelah ini, Divisi Propam Polri akan memeriksa lebih lanjut untuk mendalami peristiwa ini. Trunoyudo berujar, pihaknya tidak akan menoleransi pelanggaran tersebut.
    “Kami memastikan tidak ada tempat bagi oknum yang mencoreng institusi. Investigasi telah kami lakukan secara profesional, transparan, dan tuntas. Kami telah melakukan pengamanan terhadap para terduga oknum yang dimaksud,” pungkas dia.
    (Penulis: Adhyasta Dirgantara | Editor: Akhdi Martin Pratama)
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 3
                    
                        Kisah Pilu Korban Tewas Kecelakaan Tol Pandaan-Malang: 20 Tahun Jadi Sopir, Baru Nikahkan Anak
                        Regional

    3 Kisah Pilu Korban Tewas Kecelakaan Tol Pandaan-Malang: 20 Tahun Jadi Sopir, Baru Nikahkan Anak Regional

    Kisah Pilu Korban Tewas Kecelakaan Tol Pandaan-Malang: 20 Tahun Jadi Sopir, Baru Nikahkan Anak
    Editor
     
    KOMPAS.com
    – Kecelakaan di Tol Pandaan-Malang mengakibatkan 4 orang tewas, Senin (23/12/2024). Salah seorang korban merupakan
    sopir bus
    bernama Untung Subagyo.
    Kabar duka tersebut menyisakan luka mendalam bagi keluargaUntung Subagyo di Desa Bangunasri, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Jenazah pria berusia 46 tahun itu dimakamkan di dekat rumahnya pada Selasa (24/12/2024) sekira pukul 09.00 WIB.
    Kerabat korban, Sulistyono (52) mengatakan, almarhum sudah 20 tahun menjadi sopir. Di tugas terakhirnya, ia mengantarkan para siswi ke Kampung Inggris, Kediri, menggunakan Bus Tirto Agung bernopol S 7607 UW.
    “Almarhum di mata keluarga dikenal sebagai pribadi yang baik, ramah, dan menyenangkan,” ungkap Sulistyono dikutip dari Tribunnews, Rabu (25/12/2024).
    Selama 20 tahun bekerja sebagai sopir, korban menyekolahkan salah satu anaknya sampai perguruan tinggi.
    “Anaknya dua orang. Satunya laki-laki masih SMK dan satunya baru lulus kuliah. Keluarga tidak ada firasat, pamit mengantar siswa dari Bogor hendak Wisata ke Gunung Bromo,” beber dia.
    Sehari-hari korban jarang pulang ke rumah, apalagi ketika musim liburan.
    “Pulangnya ketika sepi tidak ada panggilan mengantar penumpang,” lanjutnya.
    Pada Sabtu (14/12/2024) lalu, Untung sempat menikahkan anak pertamanya. Namun kebahagiaan keluarga tak berlangsung lama setelah mendapat kabar kematian Untung.
    Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Komarudin mengatakan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan, truk overheat sehingga harus dihentikan di bahu jalan.
    Sopir truk, SW, sempat mengganjal roda kanan truk, namun tiba-tiba truk meluncur ke belakang.
    Di dalam truk tak ada pengemudi sehingga lajunya tak terkendali.
    “Pengemudi sempat mengganjal roda kanan, namun saat hendak mengganjal roda kiri, truk mundur ke belakang tanpa ada pengendara,” ungkapnya.
    Truk melaju mundur sejauh 700 hingga 800 meter ke belakang dan bertabrakan dengan bus Tirto Agung.
    Sebelum bertabrakan dengan bus, dua mobil berhasil menghindari truk yang melaju mundur. Proses olah TKP telah dilakukan dan kesaksian sopir truk akan disesuaikan dengan CCTV.
    “Kita temukan kondisi hand rem berada pada posisi on. Persneling netral. Ini yang nantinya akan kami dalami lebih lanjut. Kita sesuaikan dengan keterangan sopir yang saat ini masih menjalani perawatan,” beber dia.
    Ia menambahkan, sopir bus yang tewas dalam kecelakaan tak dapat melihat truk lantaran kondisi jalanan yang menikung.
    “Kalau kita lihat dari bawah, memang jalur menanjak dan menikung hampir tidak terlihat kendaraan dari arah depan. Lazimnya di jalan tol hampir sebagian orang tidak akan menduga akan ada kendaraan di jalur yang sama,” lanjutnya.
    Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Nina Nurmasari menyatakan, study tour yang dilakukan SMP IT Darul Quran Mulia tak berizin.
    “Sampai sekarang kita tidak menerima surat pemberitahuan adanya kegiatan mengisi liburan dengan kursus bahasa Inggris di Pare yang dikoordinir seperti ini,” paparnya, Selasa (24/12/2024).


    Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kisah Pilu Sopir Bus yang Tewas Kecelakaan di Tol Pandaan Malang, Baru Nikahkan Anak Pertama
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 10
                    
                        Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka, Berikut Fakta-faktanya…
                        Nasional

    10 Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka, Berikut Fakta-faktanya… Nasional

    Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Jadi Tersangka, Berikut Fakta-faktanya…
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kasus suap eks kader PDI Perjuangan (
    PDIP
    ),
    Harun Masiku
    , memasuki babak baru.
    Komisi Pemberantasan Korupsi (
    KPK
    ) menetapkan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto (HK) sebagai tersangka dalam kasus suap terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. 
    Penetapan ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Sprin.Dik/153/DIK.00/01/12/2024 tertanggal 23 Desember 2024. 
    Selain itu, Hasto juga ditetapkan sebagai tersangka karena diduga merintangi penyidikan atau
    obstruction of justice
    (OOJ) dalam kasus Harun Masiku.
     
    “Penyidik menemukan adanya bukti keterlibatan saudara HK yang bersangkutan selaku Sekjen PDI Perjuangan dan saudara DTI selaku orang kepercayaan saudara HK dalam perkara dimaksud,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (24/12/2024) petang.
    Penetapan ini sekaligus mengonfirmasi kabar yang telah beredar sejak Selasa pagi di media sosial, yang menyebutkan bahwa Hasto kini telah berstatus tersangka.
    Meskipun kini telah berstatus tersangka, namun ada sejumlah pertanyaan. Salah satunya, ihwal lamanya Komisi Antirasuah dalam menangani kasus yang penyidikannya sudah dimulai sejak tahun 2019 itu.
    Setyo berdalih, KPK memerlukan waktu yang cukup, mulai dari penyitaan barang hingga memeriksa sejumlah saksi, hingga akhirnya dapat menemukan petunjuk untuk menetapkan Hasto sebagai tersangka.
    “Di situlah kemudian kita mendapatkan banyak bukti dan petunjuk yang kemudian menguatkan keyakinan penyidik untuk melakukan tindakan untuk mengambil keputusan tentu melalui proses, tahapan-tahapan sebagaimana yang sudah diatur di Kedeputian Penindakan,” ujarnya.
    Berikut fakta-fakta penetapan tersangka Hasto sebagai tersangka:
    Persoalan ini bermula saat Hasto menempatkan Harun Masiku pada Dapil 1 Sumatera Selatan (Sumsel). Padahal, Harun Masiku berasal dari Sulawesi Selatan.
    Alhasil, Harun Masiku hanya mendapatkan suara sebanyak 5.878. Sedangkan caleg atas nama Riezky Aprilia mendapatkan suara sebanyak 44.402.
    Setyo menuturka, di dalam proses pemilihan legislatif, Riezky Aprilia semestinya mendapatkan limpahan suara dari Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.
    Namun, Hasto justru melakukan sejumlah upaya demi memenangkan Harun, alih-alih melimpahkan suara tersebut.
    Pertama, Hasto mengajukan
    judicial review
    ke Mahkamah Agung pada 24 Juni 2019. Kedua, Hasto menandatangani surat permohonan
    judicial review
      bernomor 2576/ex/dpp/viii/2015 tertanggal 5 Agustus 2019.
    “Namun setelah ada putusan dari Mahkamah Agung, KPU tidak mau melaksanakan putusan tersebut. Oleh Sebab itu, Hasto meminta fatwa kepada MA,” ungkap Setyo.
    Tak berhenti di situ, Hasto secara paralel meminta Riezky mengundurkan diri untuk diganti Harun Masiku. Namun, Riezky tetap menolak.
    Bahkan, Hasto pernah meminta eks kader PDIP Saeful Bahri menemui Riezky yang tengah berada di Singapura untuk memintanya mundur. Lagi-lagi, permintaan itu ditolak.
    Karena terus menerus menolak, Hasto menahan surat undangan pelantikan Riezky sebagai anggota DPR, dan memintanya untuk mundur setelah dilantik.
    Karena tak kunjung berhasil, Hasto kemudian mencoba menyuap Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan Komisioner Bawaslu Agustiani Tio F untuk memuluskan aksinya. 
    Upaya itu dilakukan Hasto bekerja sama dengan Harun Masiku, Saeful Bahri, serta orang kepercayaannya, Donny Tri Istiqomah.
    “Saudara Wahyu merupakan kader PDI Perjuangan yang menjadi komisioner di KPU,” ungkap Setyo.
    Bahkan pada 31 Agustus 2019, Hasto menemui Wahyu untuk meminta dan memenuhi dua usulan yang diajukan DPP PDI Perjuangan dalam menetapkan caleg yang keluar sebagai pemenang, yaitu Maria Lestari Dapil 1 Kalbar dan Harun Masiku Dapil 1 Sumsel.
    Setyo mengatakan, dari pengembangan penyidikan, ditemukan bukti petunjuk bahwa sebagian uang yang digunakan untuk menyuap Wahyu berasal dari Hasto.
    Selain itu, Hasto juga berperan dalam mengatur perencanaan sampai dengan penyerahan uang kepada Wahyu dengan mengendalikan Saeful dan Donny Tri Istiqomah.
    Tak hanya itu, Hasto mengatur dan mengendalikan Donny untuk aktif mengambil dan mengantarkan uang suap untuk diserahkan kepada Wahyu melalui Tio.
    “Hasto bersama dengan Harun Masiku, Saeful Bahri dan Donny Tri Istiqomah melakukan penyuapan terhadap Wahyu Setiawan dan Agustina Tio Fridelina sebesar SGD 19.000 dan SGD 38.350 pada periode 16 Desember 2019 sampai dengan 23 Desember 2019 agar Harun Masiku dapat ditetapkan sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Dapil I Sumsel,” kata dia.
    Sementara itu, dalam perkara perintangan penyidikan, Hasto diduga memerintahkan Nur Hasan, penjaga rumah yang biasa digunakan sebagai kantornya, untuk menelepon Harun Masiku, merendam handphonenya di dalam air dan melarikan diri.
    Perintah itu diberikan Hasto pada 8 Januari 2020, ketika KPK hendak melakukan operasi tangkap tangan.
    Selain itu, Hasto juga diduga memerintahkan Kusnadi, untuk menenggelamkan handphonenya agar tidak ditemukan penyidik pada 6 Juni 2024, sebelum ia diperiksa KPK.
    menenggelamkan handphone agar tidak ditemukan penyidik.
    “HK mengumpulkan beberapa saksi terkait dengan perkara Harun Masiku dan mengarahkan agar saksi tidak memberikan keterangan yang sebenarnya,” kata Setyo.
    Berdasarkan hal tersebut, KPK menetapkan Hasto sebagai tersangka perintangan penyidikan kasus Harun Masiku melalui Surat Perintah Penyidikan Nomor Sprin.Dik/ 152/DIK.00/01/12/2024, pada 23 Desember 2024.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 8
                    
                        Detik-detik Pelajar Tewas Terseret Arus di Kulon Progo
                        Yogyakarta

    8 Detik-detik Pelajar Tewas Terseret Arus di Kulon Progo Yogyakarta

    Detik-detik Pelajar Tewas Terseret Arus di Kulon Progo
    Tim Redaksi
    KULON PROGO, KOMPAS.com
    – Seorang pelajar berusia 17 tahun, DPP, tewas setelah terjatuh ke dalam parit yang sedang berair deras akibat menabrak
    gerobak bakso
    di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kapanewon Wates, Kabupaten
    Kulon Progo
    , Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (24/12/2024).
    “Korban (DPP) meninggal dunia sesampainya di IGD RSUD Wates,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Kulon Progo, Ipda Tanto Kurniawan, melalui pesan WhatsApp.
    Warga Kelurahan Triharjo ini mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam dengan nomor polisi AB 2594 VL.
    Saat itu, DPP melaju dari arah Purworejo menuju Wates. Diduga akibat kurangnya konsentrasi, DPP menabrak bagian belakang gerobak kayu milik pedagang bakso.
    Akibat tabrakan tersebut, gerobak rusak parak dan pedagang bakso, yang diketahui bernama Nantiyo (50) asal Gunungkidul, mengalami luka di kepala dan harus mendapatkan empat jahitan.
    Setelah menabrak gerobak, DPP terjatuh dan terpental ke dalam parit yang dipenuhi air deras.
    Ia terseret arus hingga satu kilometer ke arah barat, dan akhirnya ditemukan tidak jauh dari SMP 5 Wates.
    “(Ditemukan) dekat SMP 5 Wates,” kata Tanto.
    Kejadian ini terjadi di tengah hujan yang mengguyur wilayah Kulon Progo sehingga menambah bahaya di lokasi kejadian.
    Polisi kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 5
                    
                        Ribuan Kader Ansor-Banser Dikerahkan Jaga Gereja Seluruh Indonesia Saat Natal
                        Regional

    5 Ribuan Kader Ansor-Banser Dikerahkan Jaga Gereja Seluruh Indonesia Saat Natal Regional

    Ribuan Kader Ansor-Banser Dikerahkan Jaga Gereja Seluruh Indonesia Saat Natal
    Tim Redaksi
    SERANG, KOMPAS.com
    – Sebanyak ribuan anggota Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dikerahkan untuk mengamankan perayaan
    Natal 2024
    di gereja-gereja di seluruh Indonesia.
    Pengamanan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kerukunan antarumat dan
    toleransi beragama
    di Tanah Air.

    Pengamanan gereja
    ini bukan sekadar tugas keamanan, tetapi juga simbol toleransi dan persatuan bangsa. Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara Kristiani dapat merayakan Natal dengan khidmat dan aman,” ujar Ketua Umum
    GP Ansor
    , Addin Jauharudin, melalui keterangan yang diterima
    Kompas.com
    , Selasa (24/12/2024).
    Menurut Addin, langkah ini merupakan bagian dari komitmen GP Ansor untuk mendukung keharmonisan sosial dan menjaga keamanan umat Kristiani dalam merayakan hari raya mereka.
    “Sikap ini adalah wujud nyata dari prinsip hubbul wathan minal iman (cinta tanah air adalah bagian dari iman) yang dipegang teguh oleh organisasi,” tambahnya.
    Dalam pengamanan tahun ini, GP Ansor bekerja sama dengan aparat kepolisian, TNI, serta elemen masyarakat lainnya.
    Addin menjelaskan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan sejak awal bulan Desember 2024 untuk memetakan lokasi-lokasi yang memerlukan pengamanan ekstra.
    Selain itu, Banser juga berperan dalam membantu pengaturan lalu lintas, menjaga parkir, dan memberikan bantuan logistik jika diperlukan.
    “Toleransi bukan hanya kata-kata, tetapi tindakan. Dengan menjaga gereja, kami menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh warganya,” tegas Addin.
    GP Ansor juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus merawat kerukunan ini agar Indonesia tetap menjadi negara yang aman dan damai bagi semua.
    “GP Ansor melihat perayaan Natal bukan hanya sebagai peristiwa agama, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan lintas iman,” tutupnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hujan Lebat Sebabkan Banjir di RSUD Wonosari Gunungkidul, Pasien Dipindahkan
                
                    
                        
                            Yogyakarta
                        
                        24 Desember 2024

    Hujan Lebat Sebabkan Banjir di RSUD Wonosari Gunungkidul, Pasien Dipindahkan Yogyakarta 24 Desember 2024

    Hujan Lebat Sebabkan Banjir di RSUD Wonosari Gunungkidul, Pasien Dipindahkan
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com –
    Hujan deras menyebabkan sejumlah wilayah di
    Gunungkidul
    , DI Yogyakarta, mengalami
    banjir
    genangan pada Selasa (24/12/2024).
    Salah satu lokasi terdampak adalah RSUD Wonosari, di mana sejumlah pasien harus dievakuasi.
    Direktur RSUD Wonosari, Diah Prasetyorini, membenarkan bahwa ruang mawar di rumah sakit tersebut kemasukan air akibat hujan deras yang berlangsung sejak pukul 18.30 WIB.
    Selain itu, selokan yang melintas di area RSUD tersumbat, sehingga air meluap ke dalam ruangan.
    “Air dari selokan luar RSUD masuk ke RSUD. Di situ ada strimin (saringan air), tapi karena tersumbat kotoran dan gedebog pisang, airnya meluap,” kata Diah saat dihubungi wartawan, Selasa malam.
    Akibat banjir tersebut, sembilan pasien dari ruang mawar dipindahkan ke bangsal lainnya. Setelah air surut, petugas segera membersihkan ruangan yang kotor akibat genangan.
    “Ada sembilan pasien yang dipindahkan ke beberapa ruangan,” ujar Diah.
    Meski terjadi banjir, RSUD Wonosari memastikan penanganan pasien tetap berjalan maksimal tanpa kendala berarti.
     
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 100 Orang Terluka Akibat Kebocoran Cairan Kimia di Bandung Barat
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        24 Desember 2024

    100 Orang Terluka Akibat Kebocoran Cairan Kimia di Bandung Barat Bandung 24 Desember 2024

    100 Orang Terluka Akibat Kebocoran Cairan Kimia di Bandung Barat
    Tim Redaksi
    BANDUNG BARAT, KOMPAS.com
    – Lebih dari 100 orang mengalami luka akibat cipratan
    cairan kimia
    dari tangki
    CV Yasindo Multi Pratama
    .
    Sebagian besar korban mengalami luka ringan, dengan keluhan seperti gatal-gatal, mata perih, serta luka bakar, baik ringan maupun berat.
    Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, menjelaskan bahwa saat ini terdapat empat orang yang mengalami luka bakar berat dan harus dirujuk ke RSUD Cikalongwetan.
    “Yang terdata sampai saat ini lebih dari 100 orang luka ringan, kemudian luka berat ada 4 orang berupa luka bakar dalam penanganan rumah sakit,” ungkap Tri saat ditemui di Padalarang, Selasa (24/12/2024).
    Para
    korban luka
    berat mengalami kecelakaan tergelincir saat mengendarai kendaraan, yang kemudian menyebabkan kulit mereka terpapar genangan atau cipratan cairan caustic soda liquid, atau soda api, akibat kebocoran tangki.

    Korban luka
    ada yang terpercik langsung, ada juga yang jatuh lalu kena,” jelas Tri.
    Sementara itu, ratusan korban lainnya terkena percikan atau polusi dari soda api yang menguap sepanjang Jalan Raya Padalarang-Purwakarta.
    “Ada yang gatal-gatal, ada yang mata pedih, ada juga yang melepuh tapi bisa ditangani mandiri,” tambah Tri.
    Perusahaan pemilik tangki, CV Yasindo Multi Pratama, menyatakan siap bertanggung jawab atas insiden ini dan menjamin akan menanggung biaya pengobatan para korban.
    “Memang pihak perusahaan siap bertanggung jawab berupa ganti rugi terkait peristiwa ini. Sekarang sedang pendataan kendaraan rusak,” tandasnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.