Category: Kompas.com Metropolitan

  • Sempat Tertimbun Longsor, Jalan Bagbagan Sukabumi Kini Bisa Dilalui Kendaraan Roda Dua
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        27 Desember 2024

    Sempat Tertimbun Longsor, Jalan Bagbagan Sukabumi Kini Bisa Dilalui Kendaraan Roda Dua Bandung 27 Desember 2024

    Sempat Tertimbun Longsor, Jalan Bagbagan Sukabumi Kini Bisa Dilalui Kendaraan Roda Dua
    Tim Redaksi
     
    SUKABUMI, KOMPAS.com
    – Jalan Nasional Bagbagan-Kiaradua,
    Sukabumi
    , Jawa Barat, yang sebelumnya tertutup material
    longsor
    kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua.
    “Pukul 16.09 WIB tadi, jalan menurut tim bisa dilalui meskipun ada jedanya. Masyarakat yang menggunakan roda dua bisa melintas,” kata Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Fiekry, di Jalan Nasional Bagbagan, Jumat (26/12/2024) sore.
    Meski sudah bisa dilalui kendaraan roda dua, Fiekry meminta masyarakat bersabar saat melewati jalan tersebut. Jalur yang dibuka masih satu arah.
    Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan mematuhi arahan petugas di lokasi.
    “Masyarakat harus bersabar dan bergantian melintas, karena evakuasi material longsor masih berlangsung. Tetap memperhatikan himbauan petugas yang mengatur lalu lintas di area longsor,” ujar Fiekry.
    Fiekry menambahkan, proses evakuasi memakan waktu cukup lama. Petugas harus mengeruk material longsor setinggi 12 meter.
    Sebelumnya, longsor terjadi di Jalan Bagbagan-Kiaradua, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (25/12/2024), sekitar pukul 15.30 WIB.
    Hujan deras diduga menyebabkan tebing setinggi 45 meter longsor, hingga material menutupi akses jalan.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Beredarnya Surat Anggaran Tahun Baru Ormas di Bekasi Senilai Rp 44 Juta, tapi Belum Ada Laporan Pungli
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        27 Desember 2024

    Beredarnya Surat Anggaran Tahun Baru Ormas di Bekasi Senilai Rp 44 Juta, tapi Belum Ada Laporan Pungli Megapolitan 27 Desember 2024

    Beredarnya Surat Anggaran Tahun Baru Ormas di Bekasi Senilai Rp 44 Juta, tapi Belum Ada Laporan Pungli
    Editor
    BEKASI, KOMPAS.com –
    Sebuah surat yang diduga proposal anggaran perayaan malam tahun baru salah satu organisasi masyarakat (ormas) di Kota
    Bekasi
    beredar di masyarakat dan viral di media sosial.
    Dalam foto yang diunggah akun Instagram
    @
    presiden_netizen_official, tampak surat tersebut berisi alokasi anggaran yang diduga dibuat oleh pimpinan anak cabang (PAC) ormas Bekasi Selatan.
    Di bagian kop surat, tertera nama ormas, berikut alamat kesekretariatannya.
    “Rencana anggaran kegiatan malam tahun baru 2024/2025,” demikian bunyi kalimat dalam foto tersebut, dikutip
    Kompas.com
    , Jumat (27/12/2024).
    Dalam surat itu, terlihat total alokasi anggaran untuk ormas tersebut merayakan malam tahun baru mencapai Rp 44.000.000.
    Anggaran tersebut terdiri dari berbagai keperluan, mulai dari pembuatan proposal sebesar Rp 2.000.000, pembuatan amplop Rp 1.500.000, pembelian atribut Rp1.000.000, pembelian umbul-umbul Rp 1.500.000, pembuatan binder Rp 500.000, sewa tenda dan kursi Rp 3.500.000, serta dokumentasi Rp 1.500.000.
    Selain itu, terdapat biaya untuk dekorasi sebesar Rp 1.000.000, logistik Rp 5.000.000, pembelian 200 nasi kotak Rp 5.000.000, tarian anak-anak dan penampilan live dangdut senilai Rp 15.000.000, keamanan Rp 1.000.000, kebersihan Rp 1.000.000, serta biaya tak terduga sebesar Rp 2.000.000
    Merespons surat proposal anggaran yang beredar dan viral di media sosial, Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Untung Ruswaji mengaku belum mendapat laporan masyarakat terkait pungutan liar (pungli) dari ormas tersebut.
    “Tidak ada laporan dari masyarakat ataupun warga, ataupun pengusaha,” kata Untung melalui pesan singkat.
    Untung meminta masyarakat melapor apabila terdapat ormas yang melakukan pungli atas nama kegiatan perayaan malam tahun baru.
    “Kami mengantisipasi kepada warga pengusaha ataupun tentang beredarnya surat-surat tersebut, ya kalau memang itu abaikan dan laporkan kepada pihak kepolisian,” imbuh dia.
    Wakil Kapolda Metro Jaya Brigjen Djati Wiyoto Abadhy memastikan akan melakukan penindakan apabila ada ormas yang melakukan pungli ke masyarakat.
    “Jika masyarakat ada yang menjadi korban segera laporkan ke kepolisian, supaya kita lakukan tindakan secara cepat,” kata Djati di Bekasi, Jumat.
    Djati mengatakan, seluruh polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya telah diminta untuk melakukan pengawasan perihal tindakan pungli.
    “Saya kira, itu sudah kita lakukan pengawasan,” ujar dia.
    (Penulis: Achmad Nasrudin Yahya | Editor: Fitria Chusna Farisa, Ardito Ramadhan)
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tersangka Korupsi Jalan di Lampung Kembalikan Kerugian Negara Rp 680 Juta
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        27 Desember 2024

    Tersangka Korupsi Jalan di Lampung Kembalikan Kerugian Negara Rp 680 Juta Regional 27 Desember 2024

    Tersangka Korupsi Jalan di Lampung Kembalikan Kerugian Negara Rp 680 Juta
    Tim Redaksi
    LAMPUNG, KOMPAS.com
    – Tersangka kasus korupsi anggaran pembangunan jalan di Kabupaten
    Pesisir Barat
    mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 680 juta.
    Kasus ini melibatkan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Barat,
    Jalaludin
    , dengan total nilai anggaran proyek mencapai Rp 4,15 miliar.
    Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Ricky Ramadhan, mengungkapkan bahwa uang tersebut dititipkan oleh Direktur PT Citra Primadona Perkasa, Abdul Waras, yang merupakan kontraktor dalam proyek tersebut.
    “Hari ini kita menerima penyerahan uang titipan sebesar Rp 290 juta, sebelumnya kita sudah menerima sebesar Rp 390 juta. Total yang sudah diterima sebesar Rp 680 juta,” jelasnya dalam keterangan pers, Jumat (27/12/2024).
    Ricky menjelaskan bahwa uang titipan tersebut merupakan
    pengembalian kerugian
    negara terkait kasus korupsi pekerjaan pembukaan jalan dari Pekon (desa) Bambang ke Pekon Malaya, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, yang berlangsung pada tahun 2022.
    Ia menambahkan bahwa kasus ini mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp 2,8 miliar.
    Proyek ini didanai melalui Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Pesisir Barat tahun 2022.
    Dalam pelaksanaannya, tersangka Jalaludin diduga melakukan pengkondisian pemenang tender bersama Abdul Wahid, Direktur PT Citra Primadona Perkasa.
    Pekerjaan yang dilaksanakan tidak sesuai dengan kontrak, dengan pengurangan material dan kualitas yang seharusnya memenuhi spesifikasi.
    Lebih lanjut, Jalaludin juga berkolaborasi dengan tersangka Bayu Saputra, Direktur CV Garudayana Consultant, yang bertindak sebagai konsultan pengawas.
    “Karena konsultan pengawas menyatakan pekerjaan sesuai spesifikasi, maka pembayaran dilakukan 100 persen,” kata Ricky.
    Dia menegaskan bahwa akibat praktik korupsi ini, total kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp 1,37 miliar.
    Pengembalian uang kerugian negara ini menjadi langkah awal dalam proses penegakan hukum yang sedang berlangsung.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Penembakan Guru di Papua Tengah, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        27 Desember 2024

    Penembakan Guru di Papua Tengah, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab Regional 27 Desember 2024

    Penembakan Guru di Papua Tengah, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab
    Tim Redaksi
    JAYAPURA, KOMPAS.com
    – Tentara Pembebasan Nasional
    Papua
    Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengaku bertanggung jawab atas penembakan seorang guru bernama Andarias Tanda di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (24/12/2024).
    Korban merupakan guru honorer di salah satu SMP di ibu kota Ilaga. Ia ditembak di kiosnya pada sore hari.
    Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam siaran pers menyebut pelaku penembakan adalah anggota
    TPNPB-OPM
    pimpinan Numbuk Telenggen.
    “Kami menuding, korban merupakan intelijen militer Indonesia yang menyamar sebagai guru,” katanya, Jumat (27/12/2024).
    Sebby menjelaskan laporan penyerangan ini disampaikan oleh Penny Murib, Panglima TPNPB Kodap XVIII Puncak Ilaga.
    “Penembakan tersebut dilakukan oleh kami dan kami siap bertanggung jawab,” ujarnya.
    Sebelumnya, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan, mengatakan penembakan ini terjadi di Jalan Kago-Kimak, Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Selasa (24/12/2024).
    Akibat penembakan itu, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ilaga, Kabupaten Puncak. Namun, nyawanya tidak tertolong.
    “Peristiwa ini bermula saat korban sedang menutup kios. Tiba-tiba OPM muncul dan langsung menembak korban di bagian dada,” ujarnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Penyebab Bocah Terjatuh dari Lantai 18 Apartemen di Pondok Aren Tangsel Masih Tanda Tanya
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        27 Desember 2024

    Penyebab Bocah Terjatuh dari Lantai 18 Apartemen di Pondok Aren Tangsel Masih Tanda Tanya Megapolitan 27 Desember 2024

    Penyebab Bocah Terjatuh dari Lantai 18 Apartemen di Pondok Aren Tangsel Masih Tanda Tanya
    Tim Redaksi
    TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com
    – Polisi masih menyelidiki penyebab seorang bocah perempuan berinisial A (6) tewas setelah terjatuh dari lantai 18 sebuah apartemen di
    Pondok Aren
    ,
    Tangerang Selatan
    , pada Senin (23/12/2024).
    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam mengonfirmasi bahwa kasus ini sedang ditangani Polres Tangerang Selatan (
    Tangsel
    ).
    “Ke Polres Tangsel, ya. Sampaikan dari saya,” kata Ade Ary kepada Kompas.com, Jumat (27/12/2024).
    Sementara itu, saat dihubungi terpisah Kapolsek Pondok Aren Kompol Muhibbur menuturkan bahwa penyelidikan masih berlangsung.
    “Kami masih dalami, sementara proses lidik,” ujar Muhibbur saat dikonfirmasi.
    Peristiwa tragis ini terjadi di apartemen di Jalan Jombang Raya, Parigi, Pondok Aren, pukul 15.55 WIB.
    Menurut keterangan Ade Ary, insiden bermula ketika seorang perempuan yang diduga asisten rumah tangga melaporkan kehilangan seorang anak kepada sekuriti apartemen, Saiful Anwar, dan pengelola apartemen, Windani.
    “Perempuan diduga pembantu yang bertanya mencari anak hilang. Saksi kemudian membantu mencari keberadaan anak tersebut,” kata Ade Ary, Selasa (24/12/2024).
    Setelah pencarian, Saiful menemukan tubuh korban di area rumput dekat Tower B apartemen. Korban ditemukan dalam kondisi telungkup.
    Saksi segera menghubungi koordinator sekuriti dan ambulans untuk mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Bintaro.
    “Namun, nyawa korban tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.35 WIB,” ungkap Ade Ary.
    Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban langsung dikafani dan dibawa ke kampung halamannya di Palembang. Hingga saat ini, polisi belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait kronologi dan penyebab jatuhnya korban dari lantai 18 apartemen tersebut.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kunjungi Pabrik Sepatu dan Jersei di Wonogiri,  Wapres Gibran Cek Ketersediaan Bahan Baku
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        27 Desember 2024

    Kunjungi Pabrik Sepatu dan Jersei di Wonogiri, Wapres Gibran Cek Ketersediaan Bahan Baku Regional 27 Desember 2024

    Kunjungi Pabrik Sepatu dan Jersei di Wonogiri, Wapres Gibran Cek Ketersediaan Bahan Baku
    Tim Redaksi
    WONOGIRI, KOMPAS.com
    – Wakil Presiden RI
    Gibran Rakabuming Raka
    mengunjungi pabrik jersei Regarsport dan pabrik tas Trackerindo Anugerah Sejahtera di Kabupaten
    Wonogiri
    , Jawa Tengah, Jumat (27/12/2024).
    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disela-sela kunjungannya menyatakan kedatangannya di dua pabrik itu untuk memastikan ketersediaan bahan baku dan pemasaranya.
    Tak hanya itu, mantan Wali Kota Solo itu juga mengecek kapasitas produksi kedua pabrik yang berada di Kabupaten Wonogiri.
    “Ini yang harus kami tinjau. Apakah kesulitan bahan baku atau kesulitan pemasaran. Selain itu apakah produksinya atau kapasitasnya menurun,” kata Gibran.
    Hasil pengamatannya, Gibran menyatakan dua pabrik yang beroperasi di Kabupaten Wonogiri itu masih dalam tahap yang baik.
    Khusus untuk pabrik jersey Regarsport, Gibran mengapresiasi selain pemiliknya yang berusia muda, pabrik itu juga banyak menyerap tenaga kerja lokal.
    Bahkan tenaga yang bekerja di pabrik itu rata-rata dari kalangan anak muda.
    Selain menyerap tenaga kerja lokal, Regarsport juga menggandeng penjahit-penjahit lokal di kecamatan itu untuk memproduksi jersei olahraga Regarsport.
    Setidaknya pabrik jersei itu memberdayakan para penjahit di 15 kecamatan di Kabupaten Wonogiri.
    Tak hanya itu, Gibran mengakui cara pemasaran Regarsport terus mengikuti perkembangan teknologi digital. Bahkan Regarsport mendorong para karyawannya untuk menjadi konten kreator.
    “Marketingnya Regarsport ini sudah baik sekali ya. Ada tim khusus live streaming memasarkan produk, hingga konten kreatornya. Bahkan order satu pun dilayani, customed, dan semua free ongkir,” tutur Gibran.
    Wapres Gibran
    akan mendorong produk buatan Wonogiri berkembang dan dipasarkan hingga luar negeri.
    Terlebih peningkatan produksi merek dalam negeri menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kapolri: Angka Kecelakaan Selama Natal dan Tahun Baru Turun Signifikan
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        27 Desember 2024

    Kapolri: Angka Kecelakaan Selama Natal dan Tahun Baru Turun Signifikan Regional 27 Desember 2024

    Kapolri: Angka Kecelakaan Selama Natal dan Tahun Baru Turun Signifikan
    Tim Redaksi
    BANDUNG, KOMPAS.com

    Kapolri
    Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebut angka
    kecelakaan
    selama
    libur Natal dan Tahun Baru
    (Nataru) hingga Jumat (27/12/2024) turun cukup signifikan.
    “Kita juga melihat laporan terkait jumlah laka lantas juga mengalami penurunan yang cukup signifikan,” ujar Listyo dalam siaran pers, Jumat (27/12/2024).
    Kapolri bersama Menhub, Menko PMK, Menkes, Menteri PPPA, dan Panglima TNI meninjau arus lalu lintas libur Natal dan Tahun Baru di KM 57, Karawang, Jawa Barat.
    Menurut Listyo, koordinasi antar instansi perlu terjaga agar kecelakaan dapat diminimalkan. Puncak arus balik diperkirakan masih akan terjadi hingga minggu depan.
    Listyo juga mengungkapkan jalur tol di Jawa Barat sempat mengalami lonjakan jumlah kendaraan saat puncak arus mudik pertama.
    Namun, arus lalu lintas rata-rata tetap berjalan normal dan lebih rendah dibanding tahun lalu.
    “Namun demikian sempat dilakukan
    contraflow
    dua kali dan juga 58 kali dilakukan one way di jalur arteri,” jelasnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jalan Medan Merdeka Kembali Lancar Usai Aksi Mahasiswa Tolak PPN 12 Persen
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        27 Desember 2024

    Jalan Medan Merdeka Kembali Lancar Usai Aksi Mahasiswa Tolak PPN 12 Persen Megapolitan 27 Desember 2024

    Jalan Medan Merdeka Kembali Lancar Usai Aksi Mahasiswa Tolak PPN 12 Persen
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Jalan Medan Merdeka
    Barat menuju Jalan Gajah Mada sudah dapat dilalui oleh kendaraan bermotor dan bus Transjakarta.
    Jalan tersebut sempat ditutup karena aksi
    unjuk rasa mahasiswa
    di samping Patung Arjuna Wijaya, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (27/12/2024) siang.
    Berdasarkan pantauan
    Kompas.com 
    di lokasi, lalu lintas di sekitar area aksi sudah kembali lancar pada pukul 20.07 WIB.
    Namun, jalan di depan Gedung Sapta Pesona masih tampak basah karena penggunaan water cannon oleh polisi untuk membubarkan massa aksi.
    Bus Transjakarta juga telah beroperasi normal dan kembali menurunkan serta menaikkan penumpang di halte Monumen Nasional (Monas).
    Sementara itu, Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Tugu Tani dan jalan menuju Jalan MH Thamrin juga terpantau lancar.
    Dalam aksi demonstrasi hari ini, massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (
    BEM SI
    ) menolak
    PPN 12 persen
    .
    Mereka hadir mengenakan almamater dan membawa bendera yang menunjukkan identitas BEM dari masing-masing kampus.
    Beberapa di antaranya adalah BEM Universitas Negeri Jakarta, KBM STEI SEBI, dan Politeknik Negeri Media Kreatif.
    Massa juga menyanyikan lagu “Buruh Tani” dan lagu-lagu perjuangan mahasiswa lainnya.
    Selain bendera, mereka membawa poster berisi tuntutan dan aspirasi.
    “Utangmu urusanmu. Utang negara ya urusanmu,” tulis massa dalam salah satu poster yang bergambarkan siluet menyerupai Menteri Ekonomi Sri Mulyani.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Polisi Bubarkan Aksi Demo Mahasiswa Pakai "Water Cannon" dan Sekompi Pasukan
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        27 Desember 2024

    Polisi Bubarkan Aksi Demo Mahasiswa Pakai "Water Cannon" dan Sekompi Pasukan Megapolitan 27 Desember 2024

    Polisi Bubarkan Aksi Demo Mahasiswa Pakai “Water Cannon” dan Sekompi Pasukan
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Polisi membubarkan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM Seluruh Indonesia (SI) menggunakan
    water cannon
    dan satu kompi pasukan polisi dari aksi tolak
    PPN 12 persen
    di samping Patung Arjuna Wijaya, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2024).
    Massa mulai dipukul mundur sejak pukul 19.18 WIB. Saat itu, barisan mahasiswa yang tadinya berada di depan dinding beton pembatas masih berusaha bertahan menghadapi semburan air.
    Namun, langkah para mahasiswa ini perlahan mundur seiring dengan dimajukannya mobil
    water cannon
    .
    Tak hanya itu, sekompi polisi lengkap dengan tameng dan pentungan terus dikomandokan untuk maju selangkah demi selangkah.
    Semburan air dari
    water cannon
    semakin meningkat intensitasnya dan mulai diarahkan ke arah mahasiswa. Tadinya, semburan air dibuat melebar dan tidak menghantam keras mahasiswa.
    Massa dipukul mundur hingga ke Jalan Medan Merdeka Selatan, mendekati Balai Kota. Saat itu, Jalan Medan Merdeka Selatan masih dibuka dan dilewati kendaraan. Oleh karena itu, semburan
    water cannon
    dihentikan.
    Namun, anggota polisi masih maju untuk mendorong massa. Sekitar pukul 19.24 WIB, massa membubarkan diri. Demo malam ini pun telah berakhir.
    Dalam aksi hari ini, massa BEM SI menolak PPN 12 persen.
    Mereka mengenakan almamater dan membawa bendera yang menampilkan identitas BEM kampus mereka.
    Beberapa di antaranya adalah BEM UNJ, KBM STEI SEBI, dan Politeknik Negeri Media Kreatif.
    Massa juga menyanyikan lagu “Buruh Tani” dan lagu-lagu perjuangan mahasiswa lainnya.
    Selain bendera BEM kampus, mereka membawa poster berisi tuntutan dan aspirasi.
    “Utangmu urusanmu. Utang negara ya urusanmu,”
    bunyi salah satu poster yang bergambarkan siluet menyerupai Menteri Ekonomi Sri Mulyani.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Mayat Pria Diduga Tunawisma Ditemukan di Bedeng Bekasi Timur
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        27 Desember 2024

    Mayat Pria Diduga Tunawisma Ditemukan di Bedeng Bekasi Timur Megapolitan 27 Desember 2024

    Mayat Pria Diduga Tunawisma Ditemukan di Bedeng Bekasi Timur
    Tim Redaksi
    BEKASI, KOMPAS.com
    – Sesosok
    mayat pria
    tanpa identitas yang diduga
    tunawisma
    ditemukan di sebuah bedeng di Jalan Agus Salim,
    Bekasi
    Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat (27/12/2024).
    “Kita cek TKP, jadi itu tunawisma. Keluarganya belum ditemukan juga, tapi sudah kita bawa ke rumah sakit,” kata Kanit Reskrim Polsek Rawalumbu AKP Ompi Indovina, Jumat.
    Ompi menjelaskan, penemuan bermula saat seorang warga yang melintas di Gang Monaco, RT 04/RW 07, Bekasi Jaya, melihat tubuh pria tergeletak di samping bedeng.
    “Warga tersebut kemudian menghampiri dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.
    Warga itu lalu melapor ke pengurus lingkungan, yang meneruskan informasi tersebut ke Bhabinkamtibmas setempat dan Polsek Rawalumbu.
    Setelah menerima laporan, Tim Inafis bersama Unit Reskrim Polsek Rawalumbu mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.
    Petugas kemudian membawa jenazah ke RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
    “Saat ini jenazah kita bawa ke Rumah Sakit Umum Kota Bekasi,” kata Ompi.
    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan bekas luka penganiayaan pada tubuh korban.
    Polisi menduga pria tersebut meninggal karena sakit, sesuai keterangan saksi yang sempat melihat kondisi korban sebelum meninggal dunia.
    “Diduga sakit, tapi nanti divisum di rumah sakit. Kita juga berupaya mencari keluarga yang bersangkutan,” pungkas Ompi.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.