Category: Kompas.com Metropolitan

  • 5
                    
                        Connie Bakrie Benarkan Pegang Dokumen Hasto soal Dugaan Skandal Pejabat
                        Nasional

    5 Connie Bakrie Benarkan Pegang Dokumen Hasto soal Dugaan Skandal Pejabat Nasional

    Connie Bakrie Benarkan Pegang Dokumen Hasto soal Dugaan Skandal Pejabat
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pengamat militer
    Connie Rahakundini Bakrie
    membenarkan menyimpan sejumlah dokumen dalam berbagai bentuk diduga berisi informasi mengenai dugaan skandal sejumlah pejabat dalam negeri.
    Dokumen itu disebut dititipkan oleh Sekretaris Jenderal
    PDI-P

    Hasto Kristiyanto
    .
    “Betul. Silakan cek Instagram saya, karena itu sumber beritanya. Saya yang sampaikan,” kata Connie saat dihubungi
    Kompas.com
    , Senin (30/12/2024).
    Melalui unggahan pada Instagram pada 3 hari lalu, Connie yang saat ini menjadi Guru Besar Universitas Negeri Saint Petersburg, Rusia, langkah itu diambil sebagai langkah pengamanan supaya dokumen itu tidak dihilangkan.
    Menurut Connie, berbagai dokumen itu dititipkan ketika dia pulang ke Jakarta dan dibawa ketika kembali ke Rusia.

    Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara PDI-P Guntur Romli mengungkapkan bahwa Hasto Kristiyanto telah menitipkan dokumen penting terkait video dugaan skandal yang melibatkan petinggi negara kepada pengamat militer, Connie Rahakundini Bakrie.
    Guntur mengeklaim bahwa dokumen dan video yang dimiliki Hasto mencakup skandal korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, serta penggunaan alat negara untuk kepentingan politik pribadi para petinggi negara.
    “Jadi membunuh karakter lawan politik dengan kasus hukum, kemudian penyalahgunaan petinggi penegak hukum untuk menyelesaikan masalah pribadi anak penguasa. Kemudian bukti-bukti perpanjangan 3 periode, pengambilalihan partai-partai politik dengan kasus-kasus hukum dan lain-lain,” tuturnya.
    Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap terkait pergantian antarwaktu anggota DPR periode 2019-2024 dan perintangan penyidikan terhadap buronan Harun Masiku.
    Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan bahwa KPK memiliki bukti keterlibatan Hasto dan orang kepercayaannya dalam suap yang diberikan oleh eks caleg PDIP Harun Masiku kepada eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan.
    Surat perintah penyidikan (Sprindik) penetapan tersangka Hasto diterbitkan oleh KPK dengan nomor Sprin.Dik/153/DIK.00/01/12/2024 pada 23 Desember 2024.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • "Magnet" Baru di TMII, 21.500 Orang Nikmati Pertunjukan Air Mancur Tirta Cerita dalam Semalam
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        30 Desember 2024

    "Magnet" Baru di TMII, 21.500 Orang Nikmati Pertunjukan Air Mancur Tirta Cerita dalam Semalam Megapolitan 30 Desember 2024

    “Magnet” Baru di TMII, 21.500 Orang Nikmati Pertunjukan Air Mancur Tirta Cerita dalam Semalam
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Air mancur menari Tirta Cerita menjadi magnet baru di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
    Dengan memadukan teknologi modern dengan budaya Indonesia, atraksi ini menarik puluhan ribu pengunjung, terlebih pada saat libur akhir tahun.
    “Semalam saja, jumlah penonton mencapai lebih dari 21.500 orang. Ini menunjukkan TMII tetap menjadi destinasi favorit keluarga sekaligus tempat menikmati seni dan budaya yang dikemas modern,” ujar Direktur Utama TMII Intan Ayu Kartika melalui keterangan tertulis, Senin (30/12/2024).
    Tirta Cerita menghadirkan aransemen musik, video
    mapping
    , dan aksi 300 drone yang membentuk pola-pola menawan. Pertunjukan ini berlangsung setiap hari pukul 18.30 WIB.
    “Air mancur menari Tirta Cerita merupakan perpaduan budaya daerah Indonesia dengan teknologi modern,” ujar Intan.
    Tirta Cerita menghidupkan delapan legenda dan dongeng Nusantara. Cerita seperti Si Kancil dan Buaya, Keong Emas, Roro Jonggrang, Timun Mas, Bawang Merah dan Bawang Putih, Lutung Kasarung, Malin Kundang, dan Ande-Ande Lumut hadir dalam format baru.
    Selain pertunjukan air mancur, jumlah total pengunjung TMII pada Minggu mencapai lebih dari 40.000 orang.
    TMII juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi menghadapi lonjakan pengunjung saat libur tahun baru 2025.
    Direktur Operasional TMII Arie Prasetyo mengatakan parkir tambahan telah disediakan, termasuk Gedung Elevated Parking serta area Plaza Utara dan Selatan. Pengunjung bisa memanfaatkan angkutan keliling (angling) untuk berkeliling di dalam kawasan.
    “Antrean adalah hal yang kami antisipasi selama masa libur. Kami sudah menambah angling menjadi 40 unit untuk mengurangi antrean,” ujar Arie Prasetyo pada Kamis (26/12/2024).
    Selain itu, TMII menambah dua bus listrik dan mendapat bantuan empat hingga enam unit bus dari Transjakarta untuk melayani pengunjung saat libur tahun baru.
    “Tadi ada penambahan dua bus listrik ukuran besar. Transjakarta juga rencana memberikan bantuan bus untuk mengurangi antrean,” tutupnya.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Bayi 5 Bulan Meninggal dan Ditinggal Orangtua di RS, Diduga Tak Punya Biaya
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        30 Desember 2024

    Bayi 5 Bulan Meninggal dan Ditinggal Orangtua di RS, Diduga Tak Punya Biaya Megapolitan 30 Desember 2024

    Bayi 5 Bulan Meninggal dan Ditinggal Orangtua di RS, Diduga Tak Punya Biaya
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Bayi laki-laki berinisial MS (5 bulan) meninggal dunia setelah ditinggalkan oleh orangtuanya di ruang IGD salah satu rumah sakit di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (28/12/2024).
    Awalnya, orangtua bayi berinisial H membawa anaknya ke rumah sakit sekitar pukul 02.59 WIB dalam kondisi sakit.
    “Pihak rumah sakit segera melakukan tindakan medis. Namun, sekitar pukul 04.20 WIB, bayi laki-laki tersebut dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Senin (30/12/2024).
    Setelah kejadian tersebut, pihak rumah sakit mencari keberadaan orangtua bayi. Namun, mereka tidak ditemukan di lokasi kejadian.
    “Diduga, jenazah bayi laki-laki tersebut ditinggalkan begitu saja oleh orangtuanya,” tambah Ade Ary.
    Sebelum meninggalkan anaknya, orangtua bayi berdalih akan mencari uang untuk membayar biaya rumah sakit sebesar Rp 3,6 juta.
    Karena orangtua bayi tidak ada di tempat, pihak rumah sakit mencoba menghubungi nomor telepon yang didaftarkan oleh H saat membawa anaknya.
    “Ternyata, nomor telepon tersebut adalah milik tetangga yang ikut mengantar ke rumah sakit. Orangtua korban diketahui tidak memiliki ponsel,” jelas Ade Ary.
    Saat polisi mendatangi kontrakan orangtua bayi, tempat tersebut sudah kosong. Akibatnya, pihak rumah sakit melaporkan kejadian ini ke Polsek Grogol Petamburan.
    Secara terpisah, Kapolsek Grogol Petamburan Kompol Reza Hafiz Gumilang mengatakan bahwa orangtua bayi kemungkinan pergi karena tidak mampu membayar biaya rumah sakit.
    “Diduga, mereka meninggalkan anaknya karena tidak sanggup membayar biaya pengobatan dan pengurusan jenazah,” kata Reza.
    Saat ini, pihak kepolisian masih berupaya mencari keberadaan orangtua bayi tersebut.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Daftar Polisi Pengganti Anggota Polda Metro yang Dicopot Imbas Pemerasan Penonton DWP
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        30 Desember 2024

    Daftar Polisi Pengganti Anggota Polda Metro yang Dicopot Imbas Pemerasan Penonton DWP Megapolitan 30 Desember 2024

    Daftar Polisi Pengganti Anggota Polda Metro yang Dicopot Imbas Pemerasan Penonton DWP
    Tim Redaksi
     
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sebanyak 34 polisi dicopot dari jabatannya untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pemerasan penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024.
    Mutasi ini terungkap melalui surat telegram (TR) bernomor ST/429/XII/KEP.2024 yang ditandatangani oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Metro Jaya Kombes Pol Muh. Dwita Kumu Wardana.
    Oleh karena itu, sejumlah polisi dimutasi untuk menggantikan posisi-posisi yang kosong itu, berdasarkan TR nomor ST/429/XII/KEP./2024 tertanggal 25 Desember 2024. Namun, baru sembilan nama yang disebutkan dalam TR.
    Berikut daftar polisi yang menggantikan anggota Polda Metro Jaya di posisi strategis:
    1. Kompol Bambang Prakoso, Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan dari Polda Sulawesi Utara) diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
    2. Kompol Ari Galang Saputro, Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan Divhumas Polri) diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
    3. Kompol Ade Chandra, Pamen Polda Metro Jaya (Pindahan dari Divhumas Polri) diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
    4. Kompol Roby Heri Saputra, Kasubbidmulmed Bidhumas Polda Metro Jaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasatnarkoba Polda Metro Jakarta Pusat.
    5. AKP Dian Pornomo, Pama Polda Metro Jaya (Pindahan dari Polda DIY) diangkat dalam jabatan baru sebagai PS Kanit 1 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
    6. Kompol Denny Simanjuntak, Kanit 1 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
    7. Kompol Rento Jordanus, Wakasatnarkona Polres Metro Jakarta Barat diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 3 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
    8. Kompol Wiryantina, Kasubbaganev Bagbinopsnal Ditpamobvit Polda Metro Jaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasatbinmas Polresta Bandara Soeta.
    9. Kompol R. Sigit Kumono, Kasatbinmas Polres Bandara Soeta diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Tanjung Priok
    Sementara itu, berikut daftar 34 polisi yang dimutasi dalam rangka pemeriksaan kasus
    pemerasan penonton DWP
    2024:
    1. AKBP Bariu Bawana, Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Pamen Yanma Polda Metro Jaya.
    2. AKBP Wahyu Hidayat Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Pamen Yanma Polda Metro Jaya.
    3. AKBP Malvino Edward Yusticia Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Pamen Yanma Polda Metro Jaya.
    4. Kompol Jamalinus Laba Pandapotan Nababan Ps Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat dimutasi sebagai Pamen Yanma Polda Metro Jaya.
    5. Kompol Palti Raja Sinaga Kanit 2 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Pamen Yanma Polda Metro Jaya.
    6. AKP Edy Suprayitno Kanit 3 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Pama Yanma Polda Metro Jaya.
    7. Kompol David Richardo Hutasoit Kanit 3 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Pamen Yanma Polda Metro Jaya.
    8. AKP Derry Mulyadi Kanit 4 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Pama Yanma Polda Metro Jaya.
    9. Kompol Dzul Fadlan Kanit 5 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Pamen Yanma Polda Metro Jaya.
    10. Kompol Rio Mikael L. Tobing Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Pamen Yanma Polda Metro Jaya.
    11. Kompol Rolando Victor Asi Hutajulu Kanit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Pamen Yanma Polda Metro Jaya.
    12. AKP Aryanindita Bagasatwika Mangkoesoebroto Ps Kanit 4 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi ke Pama Yanma Polda Metro Jaya.
    13. AKP Abad Jaya Harefa Kanit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi ke Pama Yanma Polda Metro Jaya (dalam rangka riksa)
    14. Kompol Dimas Aditya Kapolsek Tanjung Priok dimutasi sebagai Pamen Yanma Polda Metro Jaya.
    15. AKP Yudhy Triananta Syaeful Panit 1 Unit 3 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi ke Pama Yanma Polda Metro Jaya.
    16. IPTU Syaharuddin Panit 1 Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi ke Pama Yanma Polda Metro Jaya.
    17. IPTU Sehatma Manik Bhayangkara Administrasi Penyelia Bidang Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Dimutasi ke Pama Yanma Polda Metro Jaya.
    18. IPTU Jemi Ardianto Kanit 1 Satresnarkoba Polres Metro Jakpus dimutasi ke Pama Yanma Polda Metro Jaya.
    19. AKP Rio Hangwidya Kartika Kanit 2 Satresnarkoba Polres Metro Jakpus dimutasi ke Pama Yanma Polda Metro Jaya.
    20. IPTU Agung Setiawan Kanit 3 Satresnarkoba Polres Metro Jakpus dimutasi ke Pama Yanma Polda Metro Jaya.
    21. AKP Fauzan Kanit Reskrim Polsek Kemayoran dimutasi ke Pama Yanma Polda Metro Jaya.
    22. IPDA Win Stone Panit 1 Unit Binmas Polsek Kemayoran dimutasi sebagai Pama Yanma Polda Metro Jaya.
    23. AIPTU Armadi Juli Marasi Gultom Bintara Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Bintara Yanma Polda Metro Jaya (dalam rangka riksa)
    24. Brigadir Fahrudun Rizki Sucipto Bintara Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi sebagai Bintara Yanma Polda Metro Jaya.
    25. Brigadir Dwi Wicaksono Bintara Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi ke Bintara Yanma Polda Metro Jaya.
    26. Bripka Wahyu Tri Haryanto Bintara Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi ke Bintara Yanma Polda Metro Jaya.
    27. Bripka Ready Pratama Bintara Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi ke Bintara Yanma Polda Metro Jaya.
    28. Briptu Dodi Bintara Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dimutasi ke Bintara Yanma Polda Metro Jaya.
    29. Brigadir Hendy Kurniawan Bintara Satresnarkoba Polres Metro Jakpus dimutasi ke Bintara Yanma Polda Metro Jaya.
    30. Aipda Lutfi Hidayat Bintara Satresnarkoba Polres Metro Jakpus dimutasi ke Bintara Yanma Polda Metro Jaya.
    31. Aipda Hadi Jhontua Simarmata Bintara Satresnarkoba Polres Metro Jakpus dimutasi ke Bintara Yanma Polda Metro Jaya.
    32. Bripka Ricky Sihite Ps Kasi Humas Polsek Kemayoran dimutasi ke Bintara Yanma Polda Metro Jaya.
    33. Brigadir Andri Halim Nugroho Bintara Polsek Kemayoran dimutasi ke Bintara Yanma Polda Metro Jaya.
    34. Briptu Muhamad Padli Bintara Polsek Kemayoran dimutasi ke Bintara Polda Metro Jaya
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pak Ogah Todong Parang, Polisi Todong Balik Pakai Pistol di Jalan Daan Mogot
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        30 Desember 2024

    Pak Ogah Todong Parang, Polisi Todong Balik Pakai Pistol di Jalan Daan Mogot Megapolitan 30 Desember 2024

    Pak Ogah Todong Parang, Polisi Todong Balik Pakai Pistol di Jalan Daan Mogot
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    MT (20), seorang pria di Jakarta Barat nekat menodong senjata tajam berupa parang kepada sejumlah polisi di
    Jalan Daan Mogot
    Raya dekat Halte Jembatan Gantung, Senin (30/12/2024) pagi.
    Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), sekaligus saksi kejadian, Yono (40), mengatakan cekcok berawal saat MT menghalangi
    busway
    menggunakan motornya.
    MT melakukan hal itu setelah jalur putar balik yang menjadi salah satu sumber pendapatannya di sana ditutup, sehingga tidak ada pengendara yang dapat melintas.
    “Dia ngamuk, itu motor dihalangin di jalur
    busway
    . Dari subuh itu dari jam 05.00 WIB
    busway
    enggak bisa dilewati,” kata Yono saat ditemui di lokasi, Senin (30/12/2024).
    MT sendiri bekerja sebagai ‘pak ogah’ yang mengharapkan pendapatan dari pengendara yang melintas atau putar balik.
    Akibat aksi itu, kemacetan panjang terjadi di Jalan Daan Mogot. Polisi pun mendatangi MT. Akan tetapi, MT justru mengancam polisi menggunakan parang yang dia bawa.
    Polisi sampai harus menodongkan senjata ke arah MT. Akan tetapi, MT justru mengejar polisi-polisi tersebut.
    “Sama polisinya ditodongin senjata doang, enggak berani nembak. Sempet nembakin (ke udara), ada dua kali mah,” kata Yono.
    Kata Yono, polisi juga sempat menembakkan senjata tersebut ke arah MT. Yono mengatakan, MT akhirnya melarikan diri setelah letusan tembakan dari polisi kepada dirinya melenceng.
    Polisi kemudian mengejar MT ke arah perkampungan. Akan tetapi, tidak lama berselang, polisi tersebut keluar dari perkampungan tersebut.
    “Sempat ngejar ke dalam, tapi polisi jalan kaki kan, mobilnya kan di sini dia. Balik lagi dah dia pulang tuh,” kata Yono.
    Akhirnya, anggota kepolisian Polres Metro Jakarta Barat mendatangi tempat MT. Dia akhirnya ditangkap oleh polisi dan ditahan di Polsek Cengkareng.
    “Pelaku melakukan aksi tersebut dalam pengaruh miras, namun kami sedang menggali informasi lebih lanjut terkait alasan pelaku menghentikan busway sambil membawa senjata tajam,” kata Kapolsek Cengkareng Kompol Abdul Jana dalam keterangan resmi, Senin (30/12/2024).
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 2 Lansia Korban Kebakaran di Senen Sering Berkumpul dengan Anak-Cucu
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        30 Desember 2024

    2 Lansia Korban Kebakaran di Senen Sering Berkumpul dengan Anak-Cucu Megapolitan 30 Desember 2024

    2 Lansia Korban Kebakaran di Senen Sering Berkumpul dengan Anak-Cucu
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sebanyak dua orang lanjut usia (lansia) yang meninggal dunia dalam kebakaran di Jalan Letjen Suprapto, Senen, Jakarta Pusat, pada Senin (30/12/2024) pagi, sering berkumpul dengan keluarganya sebelum kejadian maut ini.
    Ketua RT 001, M Satiri Ridwan mengatakan, sehari-harinya, TBT (70) dan TL (68) sering menghabiskan waktu bersama anak dan cucu mereka.
    “Biasa dia (cucu korban) main (rumah korban). Malam pulang dijemput bapaknya,” ujar Satiri Ridwan saat dimintai keterangan di depan lokasi kejadian, Senin siang.
    Satiri sering melihat keluarga korban berkumpul di rumah yang sudah hangus terbakar ini.
    Anak dan cucu korban tidak pergi ke rumah nenek dan kakek mereka sejak beberapa hari yang lalu, sebelum Natal.
    “Karena ada acara natal, pada dibawa semua (liburan),” imbuh Satiri.
    Lansia yang sehari-hari jualan bakmi di depan rumah ini terjebak saat api membesar.
    Saat itu, TJ berada di lantai dua. Ia sulit melarikan diri karena sudah lama tidak bisa berjalan sehingga harus menggunakan kursi roda.
    Sementara, TBT yang sudah sempat ditarik keluar oleh asisten rumah tangga (ART) mereka, justru masuk kembali ke dalam rumah hingga tewas terbakar.
    Berdasarkan pengamatan Satiri, tidak lama setelah TBT kembali masuk ke rumah, tangga yang terbuat dari kayu itu ambruk dan membuat kedua lansia itu terjebak di dalam rumah yang terbakar.
    Keduanya ditemukan tewas di dalam rumah sekitar pukul 05.19 WIB. Saat itu, api sudah berhasil dipadamkan dan operasi masuk dalam tahap pendinginan.
    Kedua lansia ini ditemukan di dua lokasi yang berbeda. TBT ditemukan di lantai dasar rumah. Sementara, TL ditemukan di kamar lantai dua.
    Saat ini, lokasi kejadian juga telah dipasangi garis polisi.
    Pengamatan
    Kompas.com
    di lokasi, plafon dan atap seng rumah korban berserakan dan menggantung hingga ke luar rumah.
    Seluruh bangunan rumah hangus terbakar dan masih terlihat tetesan air dari lantai dua. Ada lima bangunan yang terdampak dalam peristiwa kebakaran di Senen ini.
    Diduga, kebakaran disebabkan korsleting di warung tegal (warteg) yang berada di lantai satu rumah korban.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • CCTV Mati, Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Pembakaran Kantor Harian Pakuan Raya di Bogor
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        30 Desember 2024

    CCTV Mati, Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Pembakaran Kantor Harian Pakuan Raya di Bogor Megapolitan 30 Desember 2024

    CCTV Mati, Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Pembakaran Kantor Harian Pakuan Raya di Bogor
    Tim Redaksi
    BOGOR, KOMPAS.com
    – Kepala Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota Ajun Komisaris Aji Riznaldi mengaku masih kesulitan mengungkap kasus dugaan pembakaran Kantor Redaksi Koran Harian
    Pakuan Raya
    (Pakar).
    Aji mengatakan, kendala yang dihadapi anggotanya dalam proses penyelidikan kasus tersebut yaitu minimnya petunjuk yang didapat dari rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian.
    Aji menyebut, kamera CCTV yang terpasang di jalan dalam kondisi rusak sehingga menyulitkan petugas mendapatkan petunjuk untuk mengidentifikasi pelaku pembakaran.
    “CCTV dari Dishub mati di tanggal kejadian. Kami masih berupaya menyisir CCTV lainnya yang ada di sekitar lokasi,” kata Aji, dalam keterangannya, Senin (30/12/2024).
    Aji menyampaikan, sejauh ini polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan saat proses olah tempat kejadian perkara (TKP).
    Adapun barang bukti yang ditemukan yaitu kardus serta botol plastik. Diduga barang-barang tersebut digunakan oleh pelaku untuk melakukan pembakaran.
    “Sudah ada beberapa petunjuk yang kami kantongi terkait dugaan penyebab kebakarannya. Kami masih mencari bukti pendukung lainnya untuk menguatkan dugaan tersebut,” ungkapnya.
    “Kami juga terus mendalami keterangan dari para saksi,” tambahnya.
    Kantor Redaksi Harian Pakuan Raya diserang oleh orang tak dikenal, Sabtu (28/12/2024), dini hari.
    Kantor yang beralamat di Ruko Warung Jambu, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, ini dilempari botol mineral diduga berisi bensin yang menyebabkan bagian depan hangus terbakar dan merusak sejumlah fasilitas lainnya.
    Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara, pelaku teridentifikasi berjumlah dua orang. Hal itu diketahui berdasarkan keterangan saksi mata yang melihat peristiwa itu.
    Kasus tersebut kemudian telah dilaporkan ke pihak kepolisian dengan nomor LP/B/69/XII/2024/SPKT/SEKBOUT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JABAR.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 10
                    
                        Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Dimutasi di Tengah Penyelidikan Kasus Pemerasan Penonton DWP
                        Megapolitan

    10 Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Dimutasi di Tengah Penyelidikan Kasus Pemerasan Penonton DWP Megapolitan

    Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Dimutasi di Tengah Penyelidikan Kasus Pemerasan Penonton DWP
    Tim Redaksi

    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Donald Parlaungan Simanjuntak dimutasi di tengah penyelidikan kasus polisi diduga memeras sejumlah penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 asal Malaysia.
    Pencopotan Donald dari jabatannya dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.
    “Benar (dimutasi),” ujar Ade Ary saat dikonfirmasi, Senin (30/12/2024).
    Donald yang sempat mengungkap kasus jaringan narkoba Afganistan-Jakarta dengan barang bukti 389 kilogram sabu itu dimutasi sebagai Analisis Kebijakan Madya Bidang Binmas Baharkam Polri.
    Dengan resminya Donald dimutasi ini menambah daftar anggota Polisi yang dicopot dari jabatannya dari 34 menjadi 35 personel.
    Sejauh ini, belum diketahui sosok pengganti Donald yang menjabat sebagai Dirresnarkoba Polda Metro Jaya.
    Diberitakan sebelumnya, sebanyak 18 anggota polisi menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri terkait kasus dugaan pemerasan terhadap 45 warga negara asing (WNA) asal Malaysia.
    Pemalakan itu terjadi saat WNA asal Malaysia itu tengah menyaksikan Djakarta Warehouse Project (DWP) berlangsung di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, mulai 13 hingga 15 Desember 2024.
    Ke-18 anggota polisi berbagai macam pangkat itu berasal dari Polsek Kemayoran, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga Polda Metro Jaya.
    Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, jumlah barang bukti yang sudah dikumpulkan dari hasil pemerasan itu senilai Rp 2,5 miliar.
    Kini, 18 anggota polisi itu telah menjalani penempatan khusus (patsus) dan akan menghadapi sidang kode etik pada pekan depan.
    Selepas pengumuman penanganan perkara oleh Div Propam Polri, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto mengeluarkan surat telegram dengan nomor ST/429/XII/KEP./2024.
    Surat telegram tersebut ditandatangani oleh Karo SDM Polda Metro Jaya Kombes Pol Dwita Kumu Wardana.
    Sebanyak 34 anggota dari Polsek Kemayoran, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polda Metro Jaya dimutasi ke Pelayanan Marksa (Yanma) Polri.
    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi berujar, 34 anggota yang dimutasi dalam rangka pemeriksaan kasus dugaan
    pemerasan penonton DWP
    asal Malaysia.
    “Dalam rangka pemeriksaan (kasus pemerasan
    penonton DWP
    ),” ujar Ade Ary saat dikonfirmasi, Kamis (26/12/2024).
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 1
                    
                        Cerita Sopir Eskpedisi Nekat Tabrak Begal demi Selamatkan Ojol di Sunter
                        Megapolitan

    1 Cerita Sopir Eskpedisi Nekat Tabrak Begal demi Selamatkan Ojol di Sunter Megapolitan

    Cerita Sopir Eskpedisi Nekat Tabrak Begal demi Selamatkan Ojol di Sunter
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sopir mobil ekspedisi bernama Usi (22) nekat menabrak tiga pembegal driver ojek online (ojol), Irwan Darmawan (41), di Jalan Gaya Motor Raya, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (21/12/2024).
    Saat kejadian itu, Usi sehabis mengantarkan paket ke pelanggan di daerah Sunter.
    “Saya habis antar paket ke Sunter Agung,” ungkap Usi saat diwawancarai Kompas.com, Senin (30/12/2024).
    Saat melintas di Jalan Gaya Motor Raya, Usi awalnya mengira ada orang yang mengalami kecelakaan.
    Namun, saat didekati, Usi melihat ada tiga orang yang membawa senjata tajam ingin merebut motor yang dikendarai Irwan.
    Melihat hal itu, Usi langsung memberhentikan mobilnya untuk menolong Irwan.
    “Saya berhenti di depan buat nolongin gojek tersebut, saya pertama palang pelaku begal tersebut,” terang Usi.
    Namun, salah satu pelaku begal yang membawa senjata tajam justru menyerang Usi. Saat diserang, Usi mencoba menghindari komplotan begal itu.
    Namun, dia tak langsung meninggalkan lokasi. Tak lama, ketiga pelaku nampak panik karena banyak kendaraan yang melintas.
    Sampai akhirnya, mereka menjatuhkan motor korban dan melarikan diri begitu saja. Usi langsung nekat menabrak para pelaku dengan mobil yang dikendarainya.
    “Mereka menjatuhkan motor korban dan berniat untuk kabur demi menyelamatkan diri dan saya enggak tinggal diam, akhirnya saya tabrak mereka,” ungkap Usi.
    Usai ditabrak, para pelaku sempat terjatuh. Namun, mereka tetap melarikan diri.
    Untuk diketahui, Irwan dibegal saat ingin pulang ke rumahnya sekitar pukul 02.20 WIB.
    “Korban sorang Gojek sehabis antar pelanggan hendak pulang ke rumah melintas di Jalan Gaya Motor Raya,” ucap Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok Iptu Tomy Brian Hutomo, saat dikonfirmasi, Minggu (22/12/2024).
    Irwan yang tengah melintas, tiba-tiba dipepet oleh tiga orang pelaku yang membawa senjata tajam (sajam) jenis parang. Saat dipepet, korban terjatuh dari sepeda motornya.
    “Korban terjatuh, kemudian pelaku membawa kabur sepeda motor korban,” ungkap Tomy.
    Persitiwa tersebut diketahui oleh pengemudi mobil boks sebuah ekspedisi. Melihat hal itu, sang sopir tak tinggal diam dan berusaha membantu
    driver
    ojol.
    “Kemudian, pelaku ditabrak oleh sopir mobil box sehingga terjatuh dan melarikan diri,” ujar Tomy.
    Saat melarikan diri, para pelaku meninggalkan sepeda motor yang dikendarainya dan sepeda motor milik korban.
    Sampai saat ini, kasus pembegalan tersebut masih dalam proses penyelidikan polisi.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 2
                    
                        Rieke Diah Pitaloka Dilaporkan ke MKD karena PPN 12 Persen, Apa Alasannya?
                        Nasional

    2 Rieke Diah Pitaloka Dilaporkan ke MKD karena PPN 12 Persen, Apa Alasannya? Nasional

    Rieke Diah Pitaloka Dilaporkan ke MKD karena PPN 12 Persen, Apa Alasannya?
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P
    Rieke Diah Pitaloka
    telah dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (
    MKD
    ) akibat dugaan pelanggaran kode etik.
    Laporan tersebut diajukan oleh Alfadjri Aditia Prayoga pada tanggal 20 Desember 2024.
    Ketua MKD, Nazaruddin Dek Gam, telah mengkonfirmasi adanya pelaporan tersebut.
    “Laporan ada, laporan ada. Benar, surat saya saya tanda tangan kok. Enggak mungkin ada surat kalau enggak ada laporan, benar ada laporan,” ujar Dek Gam saat dihubungi, Minggu (29/12/2024).
    Nazaruddin Dek Gam belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai materi laporan yang diajukan terhadap Rieke, serta mengenai sosok pelapor.
    “Saya belum lihat lagi detail laporannya kemarin itu. Besok ya, saya jelasin ya,” kata Dek Gam.
    Namun, informasi dalam surat pemanggilan Rieke menunjukkan bahwa laporan tersebut terkait dengan kritiknya terhadap rencana penerapan
    pajak
    pertambahan nilai (PPN) sebesar 12 persen.
    Dalam surat yang diterima oleh
    Kompas.com
    , disebutkan bahwa Rieke diduga telah memprovokasi masyarakat untuk menolak kebijakan
    PPN 12 persen
    melalui media sosial.
    “Mahkamah Kehormatan Dewan telah menerima pengaduan dari Saudara Alfadjri Aditia Prayoga tertanggal 20 Desember 2024 yang mengadukan saudara, karena adanya dugaan pelanggaran kode etik atas pernyataan Saudara dalam konten yang diunggah di akun media sosial terkait ajakan atau provokasi untuk menolak kebijakan PPN 12 persen,” ungkap surat tersebut.
    MKD telah merencanakan pemanggilan Rieke untuk menjalani sidang pemeriksaan atas dugaan pelanggaran etik pada tanggal 30 Desember 2024.
    Namun, Dek Gam menyatakan bahwa agenda tersebut ditunda karena DPR RI sedang dalam masa reses, dan anggota MKD masih berada di daerah pemilihan masing-masing.
    “Iya, surat pemanggilan itu memang aku tanda tangan, tapi kan kita masih libur (sidang) nih, masih reses. Jadi, kita tunda dulu lah,” jelas Dek Gam.
    Dia juga menambahkan bahwa pemanggilan ulang akan dilakukan setelah masa reses selesai pada awal Januari 2025.
    “(Ditunda sampai) habis reses. Pas masa sidang nanti,” ucap Dek Gam.
    Upaya untuk menghubungi Rieke guna mendapatkan tanggapannya mengenai laporan ke MKD hingga berita ini diterbitkan belum membuahkan hasil.
    Namun, politikus PDI-P ini dikenal tegas dalam menolak rencana pemerintah untuk menerapkan PPN 12 persen pada Januari 2025.
    Dalam sidang paripurna penutupan masa sidang pada 5 Desember 2024, Rieke bahkan melayangkan interupsi untuk meminta DPR RI mendorong Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana kenaikan PPN tersebut.
    Rieke menekankan bahwa pemerintah tidak bisa sembarangan menaikkan PPN menjadi 12 persen hanya berdasarkan Pasal 7 UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
    “Dengan segala hormat, mari kita baca dan hayati pula Pasal 7 ayat 3, tarif pajak pertambahan nilai sebagaimana dimaksud pada ayat 1, dapat diubah bukan hanya paling tinggi 15 persen, tapi bisa juga diubah paling rendah 5 persen,” jelasnya.
    Padahal, kata Rieke, terdapat pula pasal dan penjelasan lain dalam beleid tersebut yang sudah mengatur hal-hal yang harus dipertimbangkan pemerintah dalam menaikkan PPN.
    “Dengan segala hormat, mari kita baca dan hayati pula Pasal 7 ayat 3, tarif pajak pertambahan nilai sebagaimana dimaksud pada ayat 1, dapat diubah bukan hanya paling tinggi 15 persen, tapi bisa juga diubah paling rendah 5 persen,” kata dia.
    “Dalam penjelasannya dijelaskan juga bahwa naik tidaknya harus mempertimbangkan perkembangan ekonomi dan moneter, serta harga kebutuhan pokok setiap tahunnya,” sambungnya.
    Pernyataan tegas Rieke pun langsung disambut tepuk tangan para anggota dewan dan mahasiswa yang hadir dalam rapat paripurna DPR RI kala itu.
    Dia pun kemudian kembali meminta ketua dan wakil ketua DPR, seluruh legislator di berbagai daerah, serta masyarakat untuk menyuarakan pembatalan kebijakan kenaikan PPN 12 persen.
    Rieke berharap bahwa Presiden Prabowo Subianto akan membatalkan kebijakan tersebut sebagai kado bagi rakyat Indonesia menjelang pergantian 2024 ke 2025.
    “Mohon dukungannya sekali lagi, Ibu Ketua DPR, Wakil Ketua DPR, dan seluruh anggota DPR RI, seluruh anggota DPRD di seluruh Indonesia, mahasiswa, dan rekan-rekan media, kita beri dukungan penuh kepada Presiden Prabowo. Kita semua dan seluruh Indonesia menunggu kado tahun baru 2025 dari Presiden Prabowo, batalkan kenaikan PPN 12 persen,” katanya.
    Saat dihubungi
    Kompas.com
    pada Sabtu (21/12/2024), Rieke mengatakan bahwa kenaikan PPN menjadi 12 persen pada 2025 akan memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat. Dia pun memperingatkan adanya potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga krisis ekonomi sebagai konsekuensi kenaikan ini.
    “Pertimbangan ekonomi dan moneter, antara lain angka PHK meningkat, deflasi selama kurang lebih lima bulan berturut-turut, harus diwaspadai berdampak pada krisis ekonomi, kenaikan harga kebutuhan pokok,” kata Rieke
    Rieke juga menyarankan pemerintah untuk menerapkan sistem pemantauan self-assessment dalam pengelolaan perpajakan guna memastikan efektivitas sistem tersebut.
    Ia menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas pemerintah dalam mencari sumber anggaran tanpa membebani masyarakat.
    “Dana pembangunan infrastruktur wajib diprioritaskan yang memengaruhi hajat hidup orang banyak,” tambahnya.
    “Perlu inovasi dan kreativitas pemerintah dalam mencari sumber anggaran negara, tidak bebani pajak rakyat dan bahayakan keselamatan negara, segera himpun dan kalkulasikan dana kasus-kasus korupsi, segera kembalikan ke kas negara,” sambungnya.
    Pemerintah telah mengumumkan bahwa tarif PPN akan naik menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025, sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
    Pengumuman tersebut disampaikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan sejumlah menteri lainnya dalam Konferensi Pers Paket Stimulus Ekonomi di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, pada Senin (16/12/2024).
    “Sesuai dengan amanat UU HPP, ini sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, tarif PPN tahun depan akan naik menjadi 12 persen per Januari,” ujar Menko Airlangga dalam konferensi pers tersebut.
    Ia menjelaskan bahwa tarif PPN 12 persen tidak akan berlaku untuk barang-barang kebutuhan pokok yang diatur dalam Perpres Nomor 59 Tahun 2020, termasuk sembako dan jasa pendidikan serta kesehatan.
    Kelompok barang yang dibebaskan dari PPN meliputi sembako, termasuk beras, daging, telur, ikan, susu, serta gula konsumsi. Pembebasan PPN juga berlaku untuk jasa pendidikan, kesehatan, angkutan umum, tenaga kerja, jasa keuangan, jasa asuransi, vaksin polio, hingga pemakaian air.
    “Barang-barang yang dibutuhkan oleh masyarakat ini PPN-nya diberikan fasilitas atau 0 persen. Jadi barang yang seperti kebutuhan pokok seluruhnya bebas PPN,” jelasnya.
    Untuk mengantisipasi dampak dari kenaikan PPN 12 persen, pemerintah berencana memberlakukan sejumlah paket stimulus ekonomi guna menjaga kesejahteraan masyarakat.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.