Category: Kompas.com Metropolitan

  • 6
                    
                        2 Jukir yang Tewas Tenggelam di Kali Ancol merupakan Kakak-Adik
                        Megapolitan

    6 2 Jukir yang Tewas Tenggelam di Kali Ancol merupakan Kakak-Adik Megapolitan

    2 Jukir yang Tewas Tenggelam di Kali Ancol merupakan Kakak-Adik
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sebanyak dua pria berinisial D (25) dan A (23) yang tewas tenggelam di Kali Ancol  merupakan kakak beradik yang berprofesi sebagai juru parkir (jukir).
    “Infonya keduanya kakak beradik,” ujar Petugas Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 01, Pademangan Barat, Jakarta Utara Dedi Permana, saat dikonfirmasi
    Kompas.com,
    Kamis (2/1/2024).
    Satgas SDA sekaligus saksi bernama Aftian Kharis (35) mengatakan, D dan A biasa markir di jalan raya arah masuk Tol Ancol.
    Saat kejadian, D, A, dan satu rekannya tengah markir seperti biasa.
    Namun, tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang membawa senjata tajam (sajam) jenis parang.
    Sekelompok OTK ini menyerang salah satu korban dan sempat terjadi perkelahian.
    Kemudian, korban yang diserang melarikan diri dengan melompat ke Kali Ancol.
    Kemudian, satu orang lagi ikut melompat ke kali berniat menolong saudaranya.
    “Datang lah teman anak-anak parkiran ini, temennya datang, niat untuk menolong. Dia loncat, ternyata tenggelam juga,” kata Kharis.
    Sebelumnya diberitakan, D dan A tenggelam di Kali Ancol, Jalan RE Martadinata, Pademangan Jakarta Utara, Rabu (1/1/2025) sekitar pukul 17.25 WIB.
    Usai mendapat laporan, petugas damkar berjumlah tujuh orang langsung melakukan pencarian menggunakan perahu karet.
    Pada Kamis pagi, D dan A ditemukan tewas, tidak jauh dari tempat kejadian (TKP) awal tenggelam.
    “Kedua korban berhasil ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia,” kata Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, saat diwawancarai, Kamis.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 10
                    
                        Absen Saat Pertemuan Mantan Gubernur Jakarta, Jokowi Sebut Hubungannya dengan Ahok dan Anies Baik
                        Regional

    10 Absen Saat Pertemuan Mantan Gubernur Jakarta, Jokowi Sebut Hubungannya dengan Ahok dan Anies Baik Regional

    Absen Saat Pertemuan Mantan Gubernur Jakarta, Jokowi Sebut Hubungannya dengan Ahok dan Anies Baik
    Tim Redaksi
    SOLO, KOMPAS.com

    Mantan Gubernur
    DKI
    Jakarta
    , Joko Widodo (
    Jokowi
    ), mengungkapkan alasan dirinya tidak ikut berkumpul dengan
    mantan gubernur
    lainnya saat perayaan malam tahun baru 2025.
    Pertemuan para gubernur dan mantan gubernur itu terjadi di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, menjelang perayaan malam tahun baru 2025, pada Selasa (31/12/2024).
    Mantan Gubernur yang datang yakni Sutiyoso (Bang Yos), Fauzi Bowo (Foke), Basuki Tjahaja Purnama (
    Ahok
    ), Djarot Saiful Hidayat, dan
    Anies
    Baswedan.
    “Ya kan di sini, ada acara kecil-kecilan. Diundang, saya sudah menyampaikan permintaan maaf tidak bisa datang,” kata Jokowi saat di Kota Solo, Jawa Tengah, pada Kamis (2/1/2025) siang.
    Presiden ke-7 Indonesia itu juga menepis kabar soal anggapan tidak harmonisnya hubungan dirinya dengan Anies dan Ahok.
    “Ow.. baik-baik saya, dengan semuanya. Baik-baik saya dengan semuanya, dengan Pak Ahok dan Pak Anies,” kata Jokowi.
    Akan tetapi, dirinya mengakui jika telah lama tidak bertemu secara langsung dengan keduanya.
    “Ya setelah beberapa bulan ini, belum ketemu,” ungkapnya.
    Sebelumnya, pertemuan para
    mantan Gubernur
    karena diundang oleh pemerintah provinsi (Pemprov) Jakarta untuk mengikuti acara Bentang Harapan JakAsa, yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang digagas Pemprov Jakarta untuk menyambut Tahun Baru 2025.
    Salah satu program utama dari acara itu adalah pemasangan kain putih sepanjang 500 meter yang terbentang di Balai Kota dan Monumen Nasional (Monas).
    Kain putih tersebut akan diisi dengan pesan-pesan harapan dari masyarakat Jakarta sebagai simbol optimisme menyongsong tahun baru.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 6
                    
                        Tak Hanya Positif Narkoba, Pengemudi Calya yang Tabrak Satu Keluarga Juga Mabuk Miras
                        Regional

    6 Tak Hanya Positif Narkoba, Pengemudi Calya yang Tabrak Satu Keluarga Juga Mabuk Miras Regional

    Tak Hanya Positif Narkoba, Pengemudi Calya yang Tabrak Satu Keluarga Juga Mabuk Miras
    Tim Redaksi
    PEKANBARU, KOMPAS.com
    – Pengemudi mobil Calya yang menabrak satu keluarga hingga tewas di Kota
    Pekanbaru
    , Riau, Antoni Romansyah (44), dipastikan dalam kondisi mabuk miras dan sabu. 
    “Tersangka mengemudi di bawah pengaruh minuman keras dan narkotika,” ungkap Kapolresta Pekanbaru, Kombes Jeki Rahmat Mustika saat konferensi pers di Mapolresta Pekanbaru, Kamis (2/1/2025).
    Dia menjelaskan, Antoni bersama dua temannya, Lidia Rustiawati (25) dan Deni (30), berangkat dari Sukabumi, Jawa Barat, menuju Pekanbaru, Senin (30/12/2024).
    Dalam perjalanan, mereka mampir di Kota Palembang untuk menggunakan sabu.
    “Mereka menggunakan sabu dengan alasan biar badan tidak sakit di perjalanan. Mereka mengaku tidak tidur selama di perjalanan,” kata Jeki 
    Setelah sampai di Pekanbaru, Selasa (31/12/2024), mereka menginap di salah satu hotel. Pada malam tahun baru, mereka masuk ke salah satu tempat hiburan malam di Pekanbaru.
    “Mereka merayakan tahun baru dengan meminum minuman keras,” sebut Jeki.
    Kemudian, pada Rabu (1/1/2025), Antoni dan dua temannya berangkat menuju Batam, Kepulauan Riau.
    Dalam perjalanan, Antoni mengemudikan mobil Calya dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol dan
    narkoba
    .
    Sesampainya di Jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya, mobil yang dikemudikan Antoni menabrak pengendara sepeda motor yang memboncengi dua penumpang.
    Rupanya, korban merupakan satu keluarga, terdiri dari ayah, ibu, dan anak.
    Akibat peristiwa itu, ibu dan anaknya tewas di tempat kejadian. Sedangkan sang ayah meninggal dunia di rumah sakit.
    Selain menewaskan tiga korban, mobil pelaku juga menabrak satu sepeda motor lainnya yang dikendarai oleh dua orang mahasiswa. Kedua korban ini mengalami luka-luka.
    Polisi telah menetapkan Antoni Romansyah sebagai tersangka. Tersangka dijerat dengan Pasal 310 ayat 4 dan Pasal 312 UU 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
    Sedangkan dua penumpang yang positif narkoba saat ini dilakukan pengembangan.
    Petugas mengamankan barang bukti satu unit mobil Calya dan dua unit sepeda motor.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 15 Juta Warga Jabar Bisa Dapat Diskon Listrik 50 Persen, Catat Caranya
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        2 Januari 2025

    15 Juta Warga Jabar Bisa Dapat Diskon Listrik 50 Persen, Catat Caranya Bandung 2 Januari 2025

    15 Juta Warga Jabar Bisa Dapat Diskon Listrik 50 Persen, Catat Caranya
    Editor
    BANDUNG, KOMPAS.com
    – Sebanyak 15,6 juta pelanggan rumah tangga di Jawa Barat bisa mendapatkan diskon tarif listrik 50 persen. Program ini diberikan pada pelanggan golongan rumah tangga dengan daya 2.200 ke bawah.
    Agung Murdifi, General Manager PLN UID
    Jabar
    menjelaskan, mekanisme untuk mendapatkan diskon tarif listrik sangat mudah. Pelanggan tidak perlu mendaftar atau registrasi karena diskon tarif listrik akan otomatis diperoleh pelanggan.
    “Saya pastikan bahwa mekanisme penyaluran diskon tarif listrik akan berjalan tepat sasaran dan otomatis akan diperoleh pelanggan karena sistem layanan PLN sudah terdigitalisasi. Selama pelangan tersebut golongan rumah tangga 2200 VA ke bawah pelanggan akan langsung dapat diskon, tidak perlu ribet registrasi apapun,” kata Agung dalam rilisnya, Kamis (2/1/2025).
    Agung menjelaskan, diskon tarif listrik 50 persen untuk pelanggan pascabayar akan otomatis berlaku saat pelanggan menikmati listrik periode bulan Januari dan Februari.
    Besaran diskon tarif listrik tersebut akan diketahui pelanggan pasca-bayar setelah perhitungan pemakaian listrik pelanggan sebulan selesai dan tagihan rekening listrik keluar pada tanggal 1 bulan berikutnya.
    Oleh karena itu, diskon ini secara otomatis akan mengurangi biaya pemakaian listrik Januari yang dibayarkan pada rekening Februari dan mengurangi biaya pemakaian listrik Februari yang dibayarkan pada rekening Maret.
    Sementara itu, untuk pelanggan prabayar akan langsung mendapatkan potongan 50 persen saat pelanggan melakukan pembelian token listrik baik di PLN Mobile, di ritel-ritel, di agen, dan di manapun pada periode yang sama.
    Pelanggan cukup membeli setengah (50 persen) untuk mendapatkan energi (kWh) yang sama.
    Agung merinci, 15.683.522 pelanggan rumah tangga yang akan menikmati diskon tarif listrik terdiri dari 5.960.327 pelanggan pascabayar dan 9.723.195 pelanggan prabayar.
    “Program ini akan dinikmati oleh 89,57 persen dari total pelanggan di Jawa Barat,” ujar Agung.
    Lebih lanjut, Agung berharap masyarakat di Jabar dapat menikmati dan memanfaatkan listrik sebaik-baiknya dan untuk kegiatan produktif sehingga dapat meningkatkan kesejaheraan dan perekonomian.
    Terkait berbagai informasi lebih lanjut mengenai program stimulus listrik ataupun pengaduan, ia mengimbau agar masyarakat menghubungi contact center resmi PLN atau PLN Mobile yang siaga 24 jam.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pengakuan Pengemudi Calya yang Tabrak Satu Keluarga di Pekanbaru, Pakai Sabu agar Tak "Ngantuk"
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        2 Januari 2025

    Pengakuan Pengemudi Calya yang Tabrak Satu Keluarga di Pekanbaru, Pakai Sabu agar Tak "Ngantuk" Regional 2 Januari 2025

    Pengakuan Pengemudi Calya yang Tabrak Satu Keluarga di Pekanbaru, Pakai Sabu agar Tak “Ngantuk”
    Tim Redaksi
    PEKANBARU, KOMPAS.com

    Antoni Romansyah
    (44), pengemudi mobil Calya yang menabrak satu keluarga hingga tewas di Kota
    Pekanbaru
    , Riau, mengaku mengonsumsi sabu agar tak mengantuk saat perjalanan menuju Pekanbaru. 
    Antoni mengaku memakai sabu bersama dua temannya, Lidia Rustiawati (25) dan Deni (30).
    “Kami pakai sabu pas di Palembang,” akui Antoni saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Pekanbaru, Kamis (2/1/2025).
    Antoni dan dua temannya mengambil mobil Calya di Sukabumi untuk dibawa ke Batam, Kepulauan Riau.
    Setelah itu, mereka berhenti di Palembang untuk menggunakan sabu. Alasannya, memakai sabu agar tidak mengantuk di perjalanan.
    “Takut ngantuk,” kata Antoni.
    Selanjutnya, mereka berangkat ke Pekanbaru. Sesampainya di ibu kota Bumi Lancang Kuning, mereka bertiga masuk ke salah satu tempat hiburan malam pada malam pergantian tahun.
    Mereka dugem hingga jam 5 pagi. Setelah pulang dugem, mereka rencananya akan berangkat ke Batam.
    Antoni mengemudikan mobil dalam kondisi di bawah pengaruh
    narkoba
    . Dia mengaku dibayar Rp 4 juta untuk mengemudikan mobil menuju Batam.
    “Saya dibayar Rp 4 juta untuk bawa mobil. Saya juga baru kenal dengan yang saya bawa ini (Lidia dan Deni),” sebut Antoni.
    Sesampainya di Jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya, Antoni menabrak pengendara sepeda yang ditunggangi tiga orang dari satu keluarga.
    Mereka terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Akibat tabrakan itu, ibu dan anak tewas di lokasi kejadian. Sedangkan sang ayah meninggal di rumah sakit.
    Antoni mengaku mengemudikan mobil dalam kondisi tidak stabil usai mabuk di tempat hiburan malam.
    Untuk diketahui,
    kecelakaan lalu lintas
    tersebut menewaskan tiga orang dari satu keluarga di Jalan Hangtuah, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (1/1/2025), sekitar pukul 06.30 WIB.
    Korban bernama Anton Sujarwo (30) mengendarai sepeda motor matik, memboncengi istrinya, Afrianti (42), dan seorang anaknya, Aditia Aprilio Anjani (10).
    Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan pengemudi mobil Calya, Antoni Romansyah, sebagai tersangka.
    Tersangka dijerat dengan Pasal 310 ayat 4 dan Pasal 312 UU 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Urgensi Transformasi Ekonomi di Kalimantan Timur (Bagian VI-Habis)
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        2 Januari 2025

    Urgensi Transformasi Ekonomi di Kalimantan Timur (Bagian VI-Habis) Regional 2 Januari 2025

    Urgensi Transformasi Ekonomi di Kalimantan Timur (Bagian VI-Habis)
    Doktor ekonomi dari UNU-MERIT/Maastricht University (Belanda). Alumni generasi pertama beasiswa LPDP master-doktor. Pernah bekerja di ASEAN Secretariat, Indonesia Mengajar, dan konsultan marketing. Saat ini berkiprah sebagai akademisi, peneliti, dan konsultan. Tertarik dengan berbagai topik ekonomi, pembangunan berkelanjutan, pembangunan internasional, Asia Tenggara, monitoring-evaluasi, serta isu interdisiplin. Bisa dihubungi di https://www.linkedin.com/in/aripmuttaqien/
    PADA
    tulisan sebelumnya telah dijelaskan potensi
    Kalimantan Timur
    pada sektor hilirisasi pertambangan dan industri manufaktur.
    Selanjutnya, sektor lain yang perlu dipertimbangkan adalah konektivitas, baik infrastruktrur fisik dan non-fisik.
    Fakta menunjukkan bahwa infrastruktur transportasi dan logistik masih menjadi tantangan besar untuk Kalimantan Timur.
    Kalimantan Timur adalah provinsi yang sangat luas, tetapi jumlah penduduknya lebih sedikit dibandingkan dengan Jakarta.
    Baca artikel awal: Urgensi Transformasi Ekonomi di Kalimantan Timur
    Jumlah penduduk Kalimantan Timur sekitar 4 juta, yang hanya sekitar 35 persen dari jumlah penduduk Jakarta. Meskipun begitu, luas wilayah Kalimantan Timur mencapai 127.000 km persegi atau 192 kali lebih besar dari Jakarta.
    Wilayah yang sangat luas ini memerlukan konektivitas yang baik, terutama dalam hal transportasi antar kabupaten/kota.
    Secara umum, biaya logistik menjadi mahal karena kondisi geografis yang menantang. Sebagai contoh, biaya pengiriman antarpulau bisa menjadi sangat tinggi, tergantung pada tingkat permintaan dan ketersediaan transportasi pengiriman kargo.
    Karena pusat konektivitas di Jawa, seperti Surabaya dan Jakarta, pengusaha cenderung memilih untuk mengirim barang melalui kota-kota tersebut. Hal ini didorong oleh kesiapan infrastruktur pelabuhan yang lebih baik di sana.
    Penulis pernah melakukan perjalanan melalui jalan
    Trans Kalimantan
    pada pertengahan tahun 2024, dan mengamati kondisi jalan raya. Perjalanan dari Balikpapan ke Samarinda relatif lebih lancar karena sudah ada jalan tol.
    Namun, perjalanan dari Samarinda ke Bontang belum memiliki jalan tol, sehingga harus melewati jalan Trans Kalimantan yang hanya memiliki satu lajur.
    Kondisi ini mengharuskan sopir untuk lebih berhati-hati saat menyalip kendaraan bermuatan berat yang cenderung bergerak lebih lambat.
    Perjalanan dari Bontang ke Sangatta lebih menantang lagi. Begitu juga dengan perjalanan dari Sangatta menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta, tempat penulis bertugas untuk melakukan kunjungan dan pengambilan data.
    Pengalaman yang paling berkesan adalah melalui jalur Trans Kalimantan. Dengan semakin padatnya jumlah kendaraan, jelas bahwa dukungan untuk jalan dengan kapasitas lebih besar sangat diperlukan.
    Peningkatan kualitas konektivitas harus menjadi salah satu prioritas utama bagi Kalimantan Timur. Banyak pengusaha yang memberikan masukan terkait pentingnya konektivitas antarwilayah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
    Tanpa perbaikan konektivitas, maka perkembangan sektor lain yang sudah direncanakan tidak dapat terlaksana dengan maksimal.
    Sebagai contoh, perencanaan hilirisasi pertanian dan pertambangan akan terhambat jika konektivitas bahan mentah dari hulu ke hilir tidak dapat berjalan maksimal.
    Perbaikan konektivitas ini mencakup transportasi darat, transportasi sungai, transportasi laut, dan transportasi udara.
    Selain konektivitas transportasi, Kalimantan Timur juga harus meningkatkan konektivitas terkait dengan dengan energi dan digital.
    Salah satu hal menarik yang patut dipertimbangkan adalah pengembangan koridor ekonomi dengan negara lain.
    Saat ini, Kalimantan Timur menjadi bagian dari Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA), organisasi sub-regional di ASEAN.
    BIMP-EAGA memiliki dua koridor ekonomi utama. Pertama, Koridor Ekonomi Kalimantan Barat (West Borneo Economic Corridor), yang merupakan koridor minyak dan gas yang melintasi wilayah strategis di Brunei Darussalam, Kalimantan Barat di Indonesia, serta Sarawak dan Sabah di Malaysia.
    Koridor kedua adalah Koridor Sulawesi Utara (Greater Sulu–Sulawesi Corridor), yang lebih dikenal sebagai Koridor Sulu-Sulawesi.
    Ini adalah koridor maritim yang mencakup wilayah Sulawesi Utara di Indonesia, Sabah di Malaysia, serta Mindanao dan Palawan di Filipina.
    Selain itu, ada satu koridor baru yang sedang dikembangkan, yaitu koridor yang menghubungkan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan beberapa provinsi di Kalimantan, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, serta Sabah di Malaysia.
    Koridor ini bertujuan membuka peluang perdagangan lintas batas, investasi, pariwisata, serta memanfaatkan perpindahan ibu kota.
    Salah satu aspek penting dari pengembangan koridor ini adalah pembangunan jalan baru di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara, yang akan menghubungkan langsung koridor ini dengan Sabah, Malaysia.
    Kalimantan Timur dapat memanfaatkan koridor ekonomi ini untuk meningkatkan arus investasi, perdagangan, dan pariwisata.
    Salah satu contoh potensial adalah kawasan pariwisata Kepulauan Derawan di Kabupaten Berau, yang memiliki daya tarik luar biasa.
    Namun, lokasi geografisnya memang menghadirkan tantangan tersendiri, terutama bagi wisatawan dari Jakarta, atau bahkan dari Balikpapan.
    Sebagai gambaran, bagi keluarga di Balikpapan, mereka mungkin lebih memilih untuk berlibur ke Bali daripada ke Pulau Derawan.
    Bali menawarkan berbagai macam destinasi wisata, mulai dari pantai hingga pegunungan, yang lebih mudah dijangkau.
    Sebaliknya, untuk menuju kawasan Derawan, pengunjung perlu persiapan lebih matang secara fisik. Dari Balikpapan, pengunjung bisa naik pesawat menuju Tanjung Redeb (ibu kota Kabupaten Berau).
    Namun, perjalanan belum selesai di situ. Dari Tanjung Redeb, wisatawan harus melanjutkan perjalanan dengan mobil menuju pelabuhan, lalu naik kapal laut menuju Pulau Derawan.
    Namun, jika rencana penerbangan langsung dari Tanjung Redeb ke Maratua terealisasi, ini akan memberikan lebih banyak pilihan transportasi bagi para wisatawan.
    Perbedaan kondisi ini membuat turis harus merogoh kocek lebih dalam. Selain itu, waktu kunjungan yang lebih lama untuk berlibur.
    Sebagai alternatif, Kalimantan Timur bisa memanfaatkan turis dari Malaysia dan Brunei Darussalam. Kedua negara tersebut memiliki pendapatan per kapita lebih tinggi dari Indonesia. Tentunya ini menjadi potensi menarik.
    Berdasarkan data kedatangan di pintu imigrasi, 62 persen kedatangan di tiga pintu (Balikpapan, Tarakan, dan Nunukan) berasal dari negara Asia Tenggara. Dari jumlah tersebut, Malaysia berkontribusi sebesar 80 persen.
    Namun, implementasi dari rekomendasi ini harus diwujudkan melalui kerja sama dengan Provinsi Kalimantan Utara.
    Selain itu, Indonesia harus bekerjasama dengan Malaysia dan Brunei Darussalam untuk menghadirkan rute konektivitas terbaru.
    Setidaknya, terdapat tiga unsur yang harus dipenuhi untuk melakukan akselerasi penguatan struktur sosio-ekonomi di Kalimantan Timur.
    Pertama, regulasi dan tata kelola yang efektif untuk menjamin kepastian hukum dan lingkungan bisnis yang kondusif.
    Kedua, investasi dan inovasi yang tepat sasaran sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
    Ketiga, pengembangan sumber daya manusia berkualitas. Unsur ini akan mendukung penciptaan tenaga kerja yang terampil dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan masa depan.
    Sebagai penutup, dengan memperhatikan tantangan dan peluang yang telah diuraikan, transformasi ekonomi Kalimantan Timur memerlukan langkah strategis yang terintegrasi, terutama penguatan sektor pertanian dan hilirisasi hasil pertanian, hilirisasi hasil pertambangan, industri manufaktur, dan konektivitas.
    Semua upaya ini akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif di Kalimantan Timur, setidaknya pada tingkat kawasan Indonesia Timur, atau bahkan menjadi contoh untuk tingkat nasional.
    Tulisan ini adalah serial terakhir dari rangkuman laporan studi Penguatan Struktur Sosio-ekonomi Kalimantan Timur, di mana penulis bertanggung jawab sebagai konsultan ekonom senior.
    Laporan lengkap dapat diunduh di https://pdf.usaid.gov/pdf_docs/PA0223PZ.pdf
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Banjir Rob Diprediksi Landa Pantai Utara Jawa Tengah Malam ini
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        2 Januari 2025

    Banjir Rob Diprediksi Landa Pantai Utara Jawa Tengah Malam ini Regional 2 Januari 2025

    Banjir Rob Diprediksi Landa Pantai Utara Jawa Tengah Malam ini
    Tim Redaksi
    SEMARANG, KOMPAS.com
    – Wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah diperkirakan akan dilanda
    banjir pesisir
    (rob) pada Kamis (2/1/2025) pukul 21.00 WIB.
    Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, Sediyanto menjelaskan, fenomena ini disebabkan meningkatnya
    aktivitas pasang air laut
    .
    “Fenomena ini terjadi akibat aktivitas pasang air laut yang meningkat, sehingga memengaruhi dinamika pesisir di kawasan Pantura,” ujar Sediyanto, Kamis.
    Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir diimbau untuk waspada terhadap potensi ketinggian pasang maksimum di Pantai Utara Jawa.
    “Ini dapat menyebabkan banjir pesisir,” tambahnya.
    Menurut Sediyanto, aktivitas pasang air laut dapat berdampak pada berbagai sektor, termasuk terganggunya kegiatan di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam, serta perikanan darat.
    Kegiatan bongkar muat di pelabuhan juga dapat terpengaruh oleh fenomena ini.
    “Masyarakat dimintai untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari banjir pesisir,” tegas Sediyanto.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Banjir Landa Ende, Polsek Maukaro dan Rumah Warga Tergenang Air
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        2 Januari 2025

    Banjir Landa Ende, Polsek Maukaro dan Rumah Warga Tergenang Air Regional 2 Januari 2025

    Banjir Landa Ende, Polsek Maukaro dan Rumah Warga Tergenang Air
    Tim Redaksi
    ENDE, KOMPAS.com

    Banjir bandang
    melanda
    Desa Kebirangga
    , Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Rabu (1/1/2025).
    Banjir disebabkan oleh luapan air kali dari Dusun Balenggo, Desa Magekapa. Akibatnya, Mako Polsek Maukaro, serta sejumlah rumah warga Dusun Nioniba dan Maukaro terendam.
    “Banjir dipicu curah hujan yang tinggi sejak Rabu pukul 10.00 WITA pagi dan luapan air kali dari Dusun Balenggo, Desa Magekapa,” demikian disampaikan Kasubsi PIDM Sihumas Polres Ende,
    Ipda Heru Sutaban
    saat dihubungi, Kamis (2/1/2024).
    Menurut Heru,
    banjir bandang
    juga menggenangi areal persawahan serta jalur lintas utara Flores.
    Tidak menutup kemungkinan luapan air kali masih meningkat, mengingat sampai saat ini wilayah Maukaro masih diguyur hujan.
    Pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mengimbau warga agar selalu waspada.
    Hal senada disampaikan Kapolsek Maukaro, Ipda Albert Rihi Dara. Dia mengimbau warga untuk tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas.
    “Bila kondisi sudah tidak memungkinkan untuk tinggal, agar mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujarnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Gunung Semeru Kembali Meletus Kolom Abu Capai 1.200 Meter
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        2 Januari 2025

    Gunung Semeru Kembali Meletus Kolom Abu Capai 1.200 Meter Surabaya 2 Januari 2025

    Gunung Semeru Kembali Meletus, Kolom Abu Capai 1.200 Meter
    Tim Redaksi
    LUMAJANG, KOMPAS.com

    Gunung Semeru
    di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali meletus pada Kamis (2/1/2025) pukul 08.51 WIB.
    Erupsi menghasilkan kolom abu setinggi 1.200 meter di atas puncak kawah Jonggring Saloko.
    “Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 08.51 WIB dengan tinggi kolom abu 1.200 meter,” tulis petugas Pos Pemantauan Gunung Api (PPGA) Semeru, Liswanto, dalam keterangan tertulis.
    Sebelum erupsi ini, Semeru sempat mengalami dua letusan lainnya pada pukul 05.05 dan 07.57 WIB, dengan kolom abu setinggi 500 meter.
    Aktivitas erupsi 24 jam terakhir
    Berdasarkan laporan PPGA Semeru, pada Rabu (1/1/2025) pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, tercatat 34 kali erupsi berupa letusan.
    Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Yudhi Cahyono, menyebut erupsi terbaru masih dalam kategori normal.
    “Status aktivitas Gunung Semeru saat ini berada di level II atau waspada,” ujar Yudhi.
    BPBD mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 kilometer dari puncak.
    Di luar jarak tersebut, warga juga dilarang berada dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan.
    Hal ini karena potensi perluasan awan panas dan aliran lahar bisa mencapai 13 kilometer dari puncak.
    “Terlebih, curah hujan di sekitar Gunung Semeru tinggi, sehingga meningkatkan risiko banjir lahar,” tambah Yudhi.
    Yudhi meminta masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru.
    “Waspada terhadap potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar, terutama saat terjadi hujan lebat,” imbaunya.
    Dengan status waspada yang masih berlaku, masyarakat di sekitar Gunung Semeru diimbau terus memantau informasi resmi dan mengikuti arahan dari otoritas setempat untuk menghindari risiko lebih besar.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Mayat Terbungkus Selimut di Indekos, Warga Makassar Geger
                
                    
                        
                            Makassar
                        
                        2 Januari 2025

    Mayat Terbungkus Selimut di Indekos, Warga Makassar Geger Makassar 2 Januari 2025

    Mayat Terbungkus Selimut di Indekos, Warga Makassar Geger
    Tim Redaksi
    MAKASSAR, KOMPAS.com
    – Warga di sekitar Jalan Perintis Kemerdekaan 7, Kecamatan Tamalanrea, Kota
    Makassar
    , Sulawesi Selatan, dibuat gempar dengan
    penemuan mayat
    pria terbungkus selimut pada Rabu (1/1/2025).
    Jasad yang diketahui bernama Iwan (44) itu ditemukan tidak bernyawa oleh warga setempat di dalam kamar indekosnya setelah mereka mencium bau menyengat yang mencurigakan.
    Kapolsek Tamalanrea, Kompol Muhammad Yusuf menjelaskan, awalnya salah satu penghuni
    indekos
    bernama Iswan Rahman (31) mencoba mengecek keadaan Iwan yang tidak pernah keluar kamar.
    “Salah satu saksi awalnya mengecek kondisi korban, karena beberapa hari korban tidak pernah merespons saat dihubungi oleh keluarganya,” kata Yusuf dalam keterangannya, Kamis (2/1/2024).
    Yusuf menambahkan, saat itu saksi terkejut mencium aroma kurang sedap yang berasal dari kamar korban.
    Saksi kemudian memanggil beberapa penghuni indekos lainnya untuk bersama-sama mengecek keadaan Iwan.
    “Saat dicek, ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal terbungkus selimut dalam kamarnya,” ungkap Yusuf.
    Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi.
    Dari keterangan yang diperoleh, kuat dugaan korban meninggal dunia akibat penyakit yang telah lama dideritanya.
    “Keterangan saksi ada yang bilang bahwa korban mengidap penyakit ginjal dan sejak Agustus 2024 mengonsumsi obat,” ungkapnya.
    Saat ini, jasad Iwan telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
    Polisi juga telah memasang garis polisi di sekitar kamar korban guna mempermudah penyelidikan.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.