Category: Kompas.com Metropolitan

  • RSUP Dr Sardjito Sebut Perawatan Korban Penyiraman Air Keras Butuh Waktu Lama
                
                    
                        
                            Yogyakarta
                        
                        3 Januari 2025

    RSUP Dr Sardjito Sebut Perawatan Korban Penyiraman Air Keras Butuh Waktu Lama Yogyakarta 3 Januari 2025

    RSUP Dr Sardjito Sebut Perawatan Korban Penyiraman Air Keras Butuh Waktu Lama
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com
     –
    RSUP Dr Sardjito
    mengungkapkan kondisi terkini korban
    penyiraman air keras
    ,
    Natasya Hutagalung
    .
    Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Anu Hermawan, menjelaskan bahwa saat pertama kali masuk ke rumah sakit pada malam Natal, Natasya mengalami luka bakar sebesar 18 persen.
    Setelah dilakukan pemeriksaan ulang pada 2 Januari 2025, luka bakar tersebut berkurang menjadi 10 persen.
    Namun, luka yang tersisa tergolong cukup berat dengan grade 3 dan cukup dalam.
    “Rencana akan dilakukan
    operasi pemulihan
    luka yang dalam dan tindakan lebih lanjut,” ungkap Banu, Jumat (3/1/2025).
    Banu menambahkan bahwa operasi pertama akan dilakukan dalam minggu ini, dengan fokus pada pengangkatan kulit mati, terutama di area wajah dan kelopak mata.
    “Sekitar dua minggu lagi, nanti akan ditambal kembali dengan operasi plastik. Proses perawatannya masih lama, diperkirakan masih 2 bulan ke depan,” ungkapnya.
    Natasya saat ini ditangani oleh beberapa dokter spesialis, termasuk dokter bedah plastik, dokter mata, dan dokter psikiatri.
    “Tindakan kolaborasi antara dr bedah plastik, dr mata, dan dr psikiatri,” beber Banu.
    Terkait pembiayaan, Banu menyampaikan bahwa korban dibantu melalui Jamkesos.
    “Pembiayaan dibantu Jamkesos yang diharapkan dapat berkolaborasi dengan LPSK. RSUP Dr Sardjito telah berkoordinasi lebih lanjut dengan penjamin pembiayaan tersebut,” pungkasnya.
    Sebelumnya, Natasya yang merupakan mahasiswi, menjadi korban penyiraman air keras pada malam Natal, Selasa (24/12/2024), di Kota Yogyakarta.
    Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Probo Satrio, membenarkan kejadian tersebut.
    “Iya benar peristiwanya, kejadiannya malam Natal,” ujarnya saat dihubungi pada Kamis (26/12/2024).
    Probo menjelaskan bahwa pelaku utama penyiraman air keras tersebut berhasil ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.
    Namun, polisi masih mendalami motif di balik tindakan tersebut.
    “Kasus ini masih dalam proses pemeriksaan. Saya laporkan ke Kapolres dulu untuk detailnya,” imbuhnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Musim Hujan di Kalteng dan Daerah yang Berpotensi Alami Banjir Rob…
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        3 Januari 2025

    Musim Hujan di Kalteng dan Daerah yang Berpotensi Alami Banjir Rob… Regional 3 Januari 2025

    Musim Hujan di Kalteng dan Daerah yang Berpotensi Alami Banjir Rob…
    Tim Redaksi
    PALANGKA RAYA, KOMPAS.com
    – Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Provinsi
    Kalimantan Tengah
    (Kalteng) diimbau untuk waspada terhadap ancaman
    banjir rob
    .
    Bencana ini, yang disebabkan oleh pasangnya air laut, kerap terjadi seiring dengan meningkatnya curah hujan.
    Kepala Bidang Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Indra Wiratama, menyampaikan bahwa daerah-daerah yang berpotensi mengalami banjir rob selama
    musim hujan
    awal tahun ini adalah wilayah yang berbatasan dengan Laut Jawa.
    “Dalam hal ini, sebagian wilayah di Kabupaten Pulang Pisau, Katingan, Kotawaringin Barat, Sukamara, sedikit wilayah Seruyan, Kotawaringin Timur, dan Kapuas,” jelas Indra saat dikonfirmasi melalui aplikasi perpesanan, Jumat (3/1/2025).


    Indra menambahkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di setiap wilayah telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai ancaman banjir rob.
    “Masyarakat di setiap daerah juga diharapkan selalu berkoordinasi dengan aparat setempat supaya dapat dilakukan penanganan secara berjenjang,” tuturnya.
    BPBD juga akan melakukan evakuasi jika ada masyarakat yang terdampak.
    Jika diperlukan, pihaknya akan membangun tenda pengungsian untuk kebutuhan warga yang terkena dampak.
    “Selain itu, kami juga akan memberikan pemenuhan kebutuhan dasar kepada masyarakat terdampak,” pungkasnya.
    Kotawaringin Timur, salah satu daerah di Kalteng yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa, telah mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat pesisir untuk mewaspadai bencana ini.
    Kepala BPBD Kotawaringin Timur, Multazam, mengatakan bahwa bencana hidrometeorologi ini diprediksi akan berdampak hingga Mei 2025.
    Wilayah-wilayah yang berpotensi besar mengalami banjir rob meliputi pesisir selatan Kotawaringin Timur, khususnya di kawasan Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, serta bantaran Sungai Mentaya di Kecamatan Baamang.
    “Setiap musim hujan, daerah ini kerap mengalami banjir rob. Potensi bencana ini meningkat sejak Desember 2024 dan diprediksi akan terjadi hingga Mei 2025,” ungkap Multazam saat dihubungi dari Palangka Raya.
    Multazam juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di daerah pesisir untuk melakukan persiapan dini guna meminimalkan dampak bencana ini.
    “Genangan banjir akan merendam beberapa rumah, masyarakat diharapkan sudah melakukan pengamanan barang berharga. Bencana ini juga berdampak pada abrasi pantai di sekitar kawasan pesisir,” tuturnya.
    Berdasarkan prakiraan cuaca se-Kalteng dari Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Palangka Raya, pada tanggal 3-9 Januari 2025, seluruh 14 kabupaten/kota di Kalteng diprediksi akan mengalami banjir rob.
    “Waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” kata prakirawan Muhamad Ihsan Sidiq dalam keterangan tertulisnya kepada
    Kompas.com,
     Jumat (3/1/2025).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kapolda Metro Jaya Mutasi Jajarannya, dari Kasat sampai Kapolsek 
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Januari 2025

    Kapolda Metro Jaya Mutasi Jajarannya, dari Kasat sampai Kapolsek Megapolitan 3 Januari 2025

    Kapolda Metro Jaya Mutasi Jajarannya, dari Kasat sampai Kapolsek
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com

    Kapolda Metro Jaya
    Irjen Karyoto memutasi sejumlah kasatreskrim di Polres Metro Jaya yang berada di wilayah hukum
    Polda Metro Jaya
    .
    Mutasi itu tertuang dalam surat telegram bernomor ST/1/I/KEP./2025 dan ditandatangani langsung oleh Karo SDM Polda Metro Jaya,
    Kombes Muh. Dwita Kumuwardana
    .
    Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Hady Saputra Siagian dimutasi sebagai Pamen Yanma Polda Metro Jaya dalam rangka evaluasi kinerja.
    Posisinya digantikan oleh AKBP Benny Cahyadi.
    Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Andri Kurniawan diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan.
    Posisinya digantikan oleh AKBP Arfan Zulkan Sipayung.
    Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Reza Fahlevi diangkat dalam jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Pertama Polresta Bandara Soekarno-Hatta Polda Metro Jaya dalam rangka DIK Sespimmen TA 2025.
    Posisinya digantikan oleh Kompol Yandri Mono.
    Selain itu, mutasi kali ini juga dilakukan kepada jajaran di Polres Metro Jakarta Pusat, yaitu Polsek Menteng.
    PS Kapolsek Metro Menteng Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Bayu Marfiando diangkat dalam jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Pertama Polres Metro Jakarta Pusat dalam rangka DIK Sespimmen TA 2025.
    Posisinya digantikan oleh Kompol Rezha Rahandhi.
    Mutasi ini juga mengangkat Pamen Polda Metro Jaya, pindahan dari DIV TIK Polri, AKBP Herman Edco Wijaya Simbolon, dalam jabatan baru sebagai Kasubdit 4 Ditreskriber Polda Metro Jaya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Stasiun Karet Tak Langsung Ditutup, Butuh Kajian Lebih Lanjut
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Januari 2025

    Stasiun Karet Tak Langsung Ditutup, Butuh Kajian Lebih Lanjut Megapolitan 3 Januari 2025

    Stasiun Karet Tak Langsung Ditutup, Butuh Kajian Lebih Lanjut
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com

    KAI Commuter
    menegaskan bahwa operasional
    Stasiun Karet
    tidak langsung ditutup dalam waktu dekat ini karena masih membutuhkan kajian lebih lanjut.
    “Rencana pengintegrasian Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City sebagai bagian dari rencana peningkatan layanan kepada penumpang, masih dalam proses kajian,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus dalam keterangan resminya, Jumat (3/1/2025).
    Joni mengatakan, wacana
    penutupan Stasiun
    Karet masih perlu pembahasan mendalam dengan regulator dan berbagai pihak terkait.
    “Rencana penutupan operasional Stasiun Karet belum akan dilakukan dalam waktu dekat ini,” ucapnya.
    Oleh sebab itu, pengguna kereta rel listrik (KRL) masih dapat berhenti dan turun di Stasiun Karet.
    “Selain masih membutuhkan pendalaman dengan sejumlah pihak, KAI Commuter juga tengah meningkatkan kualitas fasilitas sarana dan prasarana untuk penumpang di Stasiun BNI City,” katanya. 
    KAI Commuter sedang memperbaiki dan meningkatkan kenyamanan selasar bagi pejalan kaki agar terlindung dari sengatan sinar matahari maupun hujan saat menuju ke stasiun.
    Selain itu, KAI Commuter tengah membangun area bagi pelaku usaha. 
    Menteri BUMN
    Erick Tohir
    berencana menutup Stasiun Karet di tahun ini guna memperbaiki ekosistem perkeretapian agar lebih optimal.
    Sebelumnya, Erick menyinggung soal kinerja kereta bandara yang kurang optimal dalam menyerap penumpang.
    “Ini yang tadi dibilang, kan bagaimana membangun ekosistem seperti tadi. Mungkin di (Stasiun) Karet ditutup,” ujarnya saat meninjau kereta bandara di Stasiun BNI, Jakarta, Rabu (1/1/2025).
    Di sisi lain, Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan PT KAI Rudi As Aturridha membenarkan tentang rencana penutupan Stasiun Karet di tahun ini.
    Hal ini disebabkan Stasiun Karet dinilai begitu berdekatan dengan Stasiun BNI City.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Polisi Tangkap Penyewa Mobil Terkait Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Januari 2025

    Polisi Tangkap Penyewa Mobil Terkait Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak Megapolitan 3 Januari 2025

    Polisi Tangkap Penyewa Mobil Terkait Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak
    Tim Redaksi
    TANGERANG, KOMPAS.com –
    Polisi menangkap Ajat Sudrajat (AS), penyewa mobil Brio yang diduga terkait kasus penembakan di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak.
    Kasat Reskrim Polres Pandeglang Iptu Alfian Yusuf mengatakan, Ajat ditangkap di kontrakan saudaranya di wilayah Bitung, Kabupaten Pandeglang, Banten.
    “Jadi benar, kami dari Polres Pandeglang telah mengamankan seseorang dengan inisial AS yang merupakan terduga penyewa mobil rental terkait peristiwa penembakan,” kata Alfian Yusuf saat dikonfirmasi, Jumat (3/1/2025).
    Alfian menyebutkan, Ajat adalah pihak pertama yang menyewa mobil rental tersebut sebelum kejadian penembakan terjadi.
    Korban penembakan tersebut adalah bos rental mobil yang mobilnya disewa oleh Ajat.
    “Betul, AS adalah orang atas nama si penyewa mobil rental tersebut,” kata Alfian.
    Setelah penangkapan, Polres Pandeglang akan menyerahkan Ajat ke Polresta Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait keterlibatannya dalam kasus ini.
    “Langkah selanjutnya, kami akan menyerahkan saudara AS kepada pihak Polresta Tangerang untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Alfian.
    Sementara itu, pelaku penembakan juga sudah ditangkap dan diamankan di Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Laut.
    Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengakui bahwa pelaku tersebut merupakan anggota TNI.
    Panglima menyampaikan pihaknya akan tegas kepada prajurit TNI tersebut jika terbukti bersalah dalam kasus ini.
    Ia berjanji TNI menegakkan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
    “Apabila terbukti bersalah akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Jenderal Agus.
    Peristiwa penembakan terjadi di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak, Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (2/1/2025).
    Dalam tragedi itu, dua korban tertembak. Satu korban, Ilyas Abdurrahman (48), tewas, sementara korban lainnya, R (59), mengalami luka tembak di bagian tangan.
    Kepala Seksi Humas Polresta Tangerang Ipda Purbawa mengatakan, pelaku diduga ada empat orang.
    “Ada beberapa yang sudah dikantongi, cuma belum bisa kami sampaikan. Yang pasti kasat lagi di lapangan lagi proses penangkapan,” ujar Purbawa saat dikonfirmasi, Jumat.
    Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, yakni empat orang yang berada di TKP dan tiga orang dari keluarga pemilik rental yang ikut saat kejadian.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Rumah Terbakar di Kebayoran Lama, Pekerja Bangunan Tewas
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Januari 2025

    Rumah Terbakar di Kebayoran Lama, Pekerja Bangunan Tewas Megapolitan 3 Januari 2025

    Rumah Terbakar di Kebayoran Lama, Pekerja Bangunan Tewas
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pekerja bangunan bernama Hobin (60) tewas dalam kebakaran di sebuah rumah tinggal di Jalan Terusan Hang Lekir, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jumat (3/1/2025).
    “Untuk korban satu orang. Itu korban meninggal dunia satu orang, itu pekerja bangunan,” kata Kasektor Sudin Gulkarmat Kebayoran Lama, Paryo saat ditemui di lokasi, Jumat (3/1/2025).
    Rumah yang terbakar saat itu sedang direnovasi.
    Hobin adalah pekerja bangunan yang bekerja merenovasi bangunan tersebut.
    Ia terjebak di dalam rumah yang sedang terbakar.
    “Iya benar (terjebak di dalam rumah). Yang bersangkutan masih di dalam,” kata Paryo.
    Hobin telah dibawa ke RS Polri untuk diidentifikasi lebih lanjut.
    “Untuk korban dibawa ke Rumah Sakit Polri. Jadi dimulai tim dari unit palang hitam untuk mengambil identifikasi dari kepolisian,” imbuh dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 1
                    
                        Update, Penyewa Mobil Bos Rental yang Tewas Tertembak di Rest Area Tol Tangerang-Merak Tertangkap
                        Regional

    1 Update, Penyewa Mobil Bos Rental yang Tewas Tertembak di Rest Area Tol Tangerang-Merak Tertangkap Regional

    Update, Penyewa Mobil Bos Rental yang Tewas Tertembak di Rest Area Tol Tangerang-Merak Tertangkap
    Tim Redaksi
    PANDEGLANG, KOMPAS.com
    – Seorang pria berinisial AS (32) yang diduga sebagai penyewa mobil rental terkait kasus
    penembakan bos rental mobil
    di
    rest area
    tol Tangerang-Merak Km 45 telah ditangkap.
    Penangkapan tersebut dilakukan oleh Polres Pandeglang pada Jumat (3/1/2025) siang.
    “Jadi benar ya, kami dari Polres Pandeglang, telah mengamankan seseorang dengan inisial AS yang menjadi terduga sebagai penyewa mobil rental, di mana saat ini ada kejadian penembakan bos rental di Km 45,” ujar Kasat Reskrim Polres Pandeglang, Iptu Alfian Yusuf, di Mapolres Pandeglang, Jumat.
    AS ditangkap di sebuah kontrakan di Kecamatan Picung, Pandeglang, Banten.
    Ia diduga terlibat dalam penyewaan mobil rental yang pemiliknya menjadi korban penembakan oleh pelaku yang kemudian membawa kabur mobil sewa tersebut.
    Namun, Alfian tidak memberikan penjelasan rinci mengenai alasan perpindahan mobil dari AS ke pelaku penembakan yang membawa kabur kendaraan.


    KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN Polres Pandeglang menangkap penyewa mobil rental terkait kasus penembakan di Tol Tangerang Merak Km 45, Jumat (3/1/2025).
    Alfian menambahkan bahwa AS akan dibawa ke Mapolresta Tangerang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
    Sementara itu, pelaku lainnya masih dalam pengejaran oleh pihak Polresta Tangerang.
    Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi ciri-ciri pelaku yang diduga berjumlah empat orang.
    “Kasat Reskrim Kompol Arif bersama tim masih di lapangan melakukan pengejaran,” kata Purbawa kepada
    Kompas.com
    melalui pesan WhatsApp.
    Ciri-ciri pelaku diperoleh dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga penyisiran rekaman CCTV di lokasi penembakan di
    rest area
    Km 45.
    Diberitakan sebelumnya, insiden penembakan terjadi di
    rest area
    Km 45 Tol Tangerang-Merak arah Jakarta pada Kamis (2/1/2025), yang mengakibatkan satu orang tewas, yakni IA (48), dan satu lainnya, R (59), mengalami luka serius.
    Kasus ini bermula dari penyewaan mobil yang diduga hendak dibawa kabur oleh pelaku.
    Pemilik mobil, yang juga merupakan korban, mencurigai bahwa mobil tersebut hendak dibawa kabur karena GPS yang terpasang di kendaraan dicopot oleh pelaku.
    Korban kemudian mengejar mobil yang terdeteksi berada di Pandeglang hingga terjadi aksi kejar-kejaran yang berujung pada insiden penembakan di
    rest area
    Km 45 Tol Jakarta-Merak.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 6
                    
                        Panglima Benarkan Anggota TNI Terlibat Penembakan Bos Rental Mobil di Rest Area
                        Nasional

    6 Panglima Benarkan Anggota TNI Terlibat Penembakan Bos Rental Mobil di Rest Area Nasional

    Panglima Benarkan Anggota TNI Terlibat Penembakan Bos Rental Mobil di Rest Area
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto membenarkan bahwa ada anggota TNI yang terlibat dalam kasus
    penembakan bos rental mobil
    di Rest Area Tol Tangerang-Merak.
    Agus menegaskan bahwa prajurit tersebut sudah ditangkap dan akan diproses secara hukum.
    “Betul sudah diamankan dan akan segera diproses lebih lanjut,” kata Panglima TNI saat dikonfirmasi, Jumat (3/1/2025).
    Panglima menyampaikan pihaknya akan tegas kepada prajurit TNI tersebut jika terbukti bersalah dalam kasus ini.
    Ia berjanji TNI menegakkan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
    “Apabila terbukti bersalah akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Jenderal Agus.
    Sebelumnya, Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto, mengungkapkan bahwa prajurit tersebut kini diamankan di Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal).
    “Pelaku sudah diamankan di Puspomal,” kata Yusri kepada wartawan, Jumat (3/1/2025).
    Peristiwa penembakan terhadap pemilik rental mobil terjadi di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak, Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (2/1/2025).
    Dalam tragedi itu, dua korban tertembak. Satu korban, Ilyas Abdurrahman (48), tewas, sementara korban lainnya, R (59), mengalami luka tembak di bagian tangan.
    Kepala Seksi Humas Polresta Tangerang Ipda Purbawa mengatakan, pelaku diduga ada empat orang.
    “Ada beberapa yang sudah dikantongi, cuma belum bisa kami sampaikan. Yang pasti kasat lagi di lapangan lagi proses penangkapan,” ujar Purbawa saat dikonfirmasi, Jumat.
    Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, yakni empat orang yang berada di TKP dan tiga orang dari keluarga pemilik rental yang ikut saat kejadian.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Polisi Tangkap Penyewa Mobil Terkait Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Januari 2025

    Minimarket Tempat Penembakan Bos Rental di Tol Tangerang-Merak Tak Dipasangi Garis Polisi Megapolitan 3 Januari 2025

    Minimarket Tempat Penembakan Bos Rental di Tol Tangerang-Merak Tak Dipasangi Garis Polisi
    Tim Redaksi
    TANGERANG, KOMPAS.com
    – Peristiwa penembakan yang melibatkan bos rental mobil terjadi di
    rest area
    Km 45 Tangerang-Merak, tepatnya di depan minimarket pada pukul 04.30 WIB.
    Berdasarkan pantauan
    Kompas.com
    di lokasi, Jumat (3/1/2025), tak ada garis polisi yang terpasang di tempat kejadian perkara (TKP).
    Aktivitas di minimarket itu pun tampak berjalan normal.
     
    Orang-orang yang keluar dan masuk minimarket tidak sadar bahwa tempat yang dilewatinya itu adalah lokasi penembakan.
    Kemudian, rombongan dari komunitas Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI) tampak berkumpul di depan Indomaret untuk melakukan aksi tabur bunga di TKP.
    Dengan mengenakan seragam ARMI berwarna hijau tua bertuliskan ‘
    We Take Our Right’
    , mereka memegang satu kantong plastik berisikan kembang tujuh rupa.
    Ketua Umum ARMI Anton Junaidi menjelaskan, alasan mereka menggelar aksi tersebut untuk mengenang korban bernama Ilyas Abdurrahman (48) yang tewas akibat penembakan di
    Rest Area
    Km 45 Tangerang-Merak.
    “Alhamdulillah
    kita semua bisa berkumpul di sini untuk turut berbelasungkawa atas kejadian ini,” ujar Anton di lokasi kejadian.
    “Tujuannya untuk mendoakan almarhum bahwa ini adalah tempat beliau yang terakhir. Kami mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah,” tambah dia.
    Sebelumnya, anak pertama korban
    penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak
    , Agam Muhammad (26) menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika pelaku menyewa mobil Honda Brio pada 31 Desember 2024.
    Namun, pada 1 Januari 2025, dua dari tiga perangkat GPS mobil tersebut ditemukan dipotong.
    Agam bersama ayahnya dan tim rental mobil mulai melacak keberadaan mobil tersebut hingga ke daerah Pandeglang.
    Setelah memergoki mobil Brio di pertigaan Saketi, pelaku sempat menodongkan senjata api sambil mengaku sebagai anggota TNI AU.
    Situasi semakin kacau ketika sebuah mobil Sigra hitam yang diduga rekan pelaku menabrakkan kendaraannya ke tim rental. Kedua mobil, Brio dan Sigra, kemudian kabur.
    “Setelah itu kami melanjutkan pengejaran menggunakan GPS hingga ke daerah Anyer. Di sana, kami meminta pendampingan dari Polsek terdekat, tetapi mereka tetap menolak meski kami menjelaskan situasinya,” ujar Agam.
    Pengejaran terus dilakukan hingga
    rest area
    di KM 45 Tol Tangerang-Merak, tempat mobil Brio akhirnya berhenti.
    Saat itu, tim rental berhasil menangkap salah satu pelaku. Namun, situasi kembali memanas ketika rekan pelaku dari mobil Sigra kembali muncul dengan senjata api.
    “Terjadi tembakan sekitar empat sampai lima kali. Saya dan beberapa tim sempat kabur mencari perlindungan,” kata Agam.
    Dalam insiden itu, Ilyas Abdurrahman dan seorang anggota tim rental, Ramli, terkena tembakan.
    Ilyas mengalami luka di dada dan tangan, sementara Ramli terluka di tangan hingga tembus ke perut.
    Keduanya dilarikan ke RSUD Balaraja, tetapi nyawa Ilyas tidak tertolong.
    “Ayah saya masih kuat saat awal dibawa ke IGD, tetapi kondisinya terus menurun dan akhirnya meninggal dunia,” ujar Agam.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Serangan Balik Manajemen TMII atas Tuduhan Pengeroyokan Pedagang yang Tak Beli Tiket
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        3 Januari 2025

    Serangan Balik Manajemen TMII atas Tuduhan Pengeroyokan Pedagang yang Tak Beli Tiket Megapolitan 3 Januari 2025

    Serangan Balik Manajemen TMII atas Tuduhan Pengeroyokan Pedagang yang Tak Beli Tiket
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Seorang pedagang berinisial DM melaporkan dugaan pengeroyokan oleh petugas keamanan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Selasa (31/12/2024).
    Insiden ini terjadi di depan Gedung Elevated Parking TMII, Cipayung, Jakarta Timur, ketika DM masuk ke kawasan tersebut tanpa membeli tiket.
    Namun, pihak
    manajemen TMII
    membantah tuduhan tersebut dan menyatakan petugas keamanan mereka juga menjadi korban kekerasan.
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary mengungkapkan, insiden bermula saat DM ditegur oleh petugas keamanan karena tidak memiliki tiket masuk. Teguran tersebut diduga memicu tindakan kekerasan.
    “Pedagang tidak terima dan langsung mendorong petugas, serta ada petugas yang mencekik dan memukul mata kiri pedagang itu,” ujar Ade Ary dalam keterangan tertulis pada Rabu (1/1/2025).
    Ade juga menyebutkan bahwa DM diduga menjadi korban pengeroyokan oleh 20 petugas keamanan TMII.
    “Pedagang itu dipukul oleh banyak sekuriti lain berjumlah 20 orang. Selanjutnya datang teman pedagang itu meleraikan,” tambahnya.
    Setelah kejadian tersebut, DM melaporkan insiden ini ke Polres Metro Jakarta Timur. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
    Menanggapi laporan tersebut, pihak manajemen TMII menyelidiki secara internal untuk memastikan kronologi kejadian.
    “Kami ingin memastikan apakah memang terjadi dan seperti apa kronologinya. Kami ingin berita yang muncul sesuai dengan fakta lapangan,” kata Manager Corporate Secretary TMII, Novera Mayang Sari, pada Kamis (2/12/2025).
    Namun, Mayang membantah adanya pengeroyokan yang dilakukan oleh petugas keamanan TMII.
    “Terkait pemberitaan yang beredar, kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak menggambarkan kejadian yang sebenarnya,” ucap Mayang.
    Ia juga menyebutkan, petugas keamanan mereka mengalami serangan fisik dari sejumlah pedagang.
    “Personel
    security
    kami yang menjadi korban telah membuat laporan pengaduan kepada pihak kepolisian di hari yang sama,” ungkapnya.
    Kapolsek Cipayung Komisaris Dwi Susanto menyatakan, laporan dari pihak keamanan TMII belum diterima oleh Polsek Cipayung.
    “Di Polsek belum ada laporan, itu langsung laporan ke Polres ditangani Polres. Bikin LP di Polres langsung,” ujarnya.
    Sementara itu, Mayang menegaskan bahwa pihak manajemen menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada proses hukum.
    “Kami menunggu tindak lanjut dari pihak kepolisian. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Polsek Cipayung, Jakarta Timur,” ucapnya.
    (Penulis: Febryan Kevin Candra Kurniawan | Editor: Akhdi Martin Pratama, Ardito Ramadhan, Bagus Santosa)
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.