Polisi Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Pengacara Tewas Ditembak
Tim Redaksi
BONE, KOMPAS.com –
Kasus pengacara Rudy S Gany (49) yang tewas ditembak pada malam tahun baru belum terungkap hingga hari ke-6.
Polisi mengaku telah membentuk tim khusus dan berjanji mengungkap kasus ini. Senin, (6/1/2025).
Aparat gabungan Polda Sulawesi Selatan, Polres
Bone
dan Polsek Lappariaja terus melakukan pendalaman guna mengungkap tewasnya pengacara Rudy S Gany (49) akibat ditembak pada malam pergantian tahun baru.
“Kami telah membentuk tim khusus gabungan Resmob Polda Sulsel, Resmob Polres Bone dan Polsek yang bekerja selama 24 jam dan saat ini tim masih terus melakukan pendalaman atas kasus ini dan kami berjanji akan mengungkap kasus ini sampai tuntas” kata AKBP Erwin Syah, Kapolres Bone yang dikonfirmasi pada Senin, (6/1/2025) melalui sambungan telepon.
Pengacara
Rudy S Gany
tewas ditembak pada Selasa, (31/1/2024) pukul 22.30 WITA, saat bersantap bersama sejumlah kerabat sambil menunggu pergantian tahun.
Hasil otopsi mengungkap bahwa korban ditembak menggunakan senapan angin pada bagian bawah mata kanan dan peluru bersarang di tulang leher.
Korban telah dimakamkan di samping pusara isterinya pertamamya di pemakaman umum Dusun Galung Boko, Desa Kabba, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Category: Kompas.com Metropolitan
-
/data/photo/2025/01/06/677b206347f8f.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Polisi Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Pengacara Tewas Ditembak Regional 6 Januari 2025
-
/data/photo/2023/05/09/6459ef46a42ee.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Senin 6 Januari 2025, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan Makassar 6 Januari 2025
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Senin 6 Januari 2025, dan Besok : Pagi ini Hujan Ringan
Tim Redaksi
Manado, KOMPAS.com
– Halaman ini memuat informasi
prakiraan cuaca
Manado, Sulawesi Utara, untuk hari ini Senin 6 Januari 2025 dan besok Selasa 7 Januari 2025.
Silakan simpan halaman ini untuk mengetahui prakiraan cuaca Manado. Jangan ke luar rumah sebelum Anda baca artikel ini. Data prakiraan cuaca diambil dari BMKG.go.id
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini
Per Jam
Senin 6 Januari 2025
Prakiraan Cuaca
Manado Besok
Selasa 7 Januari 2025
Di Indonesia, informasi prakiraan cuaca setiap daerah dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Setiap pagi, kita bisa melihat informasi perkiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG.
Prakiraan cuaca
dilakukan oleh seorang
forecaster
(prakirawan cuaca)
Pembuatan prakiraan cuaca juga dibantu dengan teknologi pemodelan prediksi cuaca berbasis komputer yakni model
Numerical Weather Prediction
(NWP).
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/01/05/677a41d1afaa1.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kisah di Balik 2 Wanita Kakak Adik di Kediri yang Ditemukan Tewas di Rumahnya Surabaya 6 Januari 2025
Kisah di Balik 2 Wanita Kakak Adik di Kediri yang Ditemukan Tewas di Rumahnya
Tim Redaksi
KEDIRI, KOMPAS.com
– Temuan jenazah dua perempuan kakak adik di Desa Rembang Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten
Kediri
, Jawa Timur, masih menjadi perbincangan hangat masyarakat.
Jenazah Femala Purwiko Sari (45) dan adiknya, Yuyen Febriana Sari (44), ditemukan di dalam kamar rumah oleh seorang pencari rumput yang curiga dengan bau yang cukup menyengat pada Minggu (6/1/2025).
Bau itu berasal dari proses pembusukan dari jasad yang diduga meninggal sejak lima hari sebelumnya.
Kedua korban selama ini hidup di rumah peninggalan orangtuanya itu. Mereka diduga mengalami depresi yang dipicu oleh permasalahan keluarga maupun meninggalnya kedua orangtuanya beberapa tahun lalu.
Yuyun, sepupu korban mengatakan, kedua korban selama ini tidak bekerja dan tidak berumah tangga. Semua kebutuhannya bergantung pada uluran tangan keluarga lainnya.
“(Karena kondisinya itu) kebutuhan uang disuplai oleh Pak Lek (paman) dan keluarga dekat lainnya,” ujar Yuyun saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu.
Pihak keluarga yang lain, menurutnya, juga kerap mengunjungi kediaman korban. Baik untuk sekadar mengantar makanan maupun mengirim peralatan rumah tangga yang dibutuhkan.
Bahkan, pihak keluarga juga sudah berupaya mengatasi depresi itu dengan mengobatkannya, agar gangguan mental tersebut tidak semakin parah.
Salah satu pengobatan itu dengan mengirim keduanya ke sebuah panti rehabilitasi milik seorang kreator konten yang cukup terkenal di Lamongan, Jawa Timur.
“Sepulang dari Lamongan itu, kondisinya membaik. Bahkan sempat datang takziah ke rumah kami,” ujar kerabat lain yang enggan disebut namanya.
Namun, kondisi yang membaik itu tak berlangsung lama diduga karena kurangnya bersosialisasi saat berada di rumah.
Kerabat tersebut juga mengungkap kehidupan korban sebelum depresi. Keduanya menjalani hidup normal dan mengenyam bangku pendidikan.
Kedua korban cukup terpelajar bahkan bisa menyelesaikan pendidikan yang cukup tinggi, yaitu bergelar sarjana.
“Mereka lulusan ITS dan Unair,” ujar kerabat tersebut.
Bahkan, salah satu korban, menurut kerabat perempuan itu, pernah juga mendapatkan panggilan pekerjaan di bidang pajak di Jakarta.
“Tapi panggilan itu tidak diambilnya. Orangnya (kedua korban) pintar-pintar,” ucapnya.
Polisi memastikan tidak menemukan tanda bekas penganiayaan pada jasad perempuan kakak adik yang ditemukan tewas membusuk di rumahnya di Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Temuan oleh tim Inafis saat pemeriksaan di tempat lokasi kejadian itu nantinya akan dipadukan dengan hasil visum luar dari rumah sakit.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ngadiluwih Ajun Komisaris Polisi (AKP) Agung Saefudin mengatakan, visum luar itu berlangsung di RS Bhayangkara Kota Kediri.
“Visum sudah selesai. Tapi saya belum dapat laporan hasilnya,” ujar AKP Agung Saefudin pada
Kompas.com
, Minggu (6/1/2025) malam.
Sebelumnya diberitakan, warga Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur dikejutkan dengan penemuan dua jenazah perempuan, Minggu (5/1/2025).
Penemuan bermula dari kecurigaan seorang pencari rumput yang mencium aroma busuk dari dalam rumah korban.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/01/06/677b121177df7.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Besuk Anak Korban Kekerasan Orangtua Angkat, Pj Wali Kota Jayapura: Di Luar Rasa Kemanusiaan Regional 6 Januari 2025
Besuk Anak Korban Kekerasan Orangtua Angkat, Pj Wali Kota Jayapura: Di Luar Rasa Kemanusiaan
Tim Redaksi
JAYAPURA, KOMPAS.com
– Penjabat (Pj) Wali Kota
Jayapura
Christian Sohilait membesuk AS (5), anak korban kekerasan oleh orangtua angkatnya, di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Jayapura, Papua, Minggu (5/1/2025).
Pada kesempatan itu, Christian menegaskan tidak boleh ada lagi kekerasan terhadap anak.
“Saya ingatkan tidak boleh ada kekerasan terhadap anak lagi. Apalagi penganiayaan yang dilakukan seperti yang terjadi pada korban, di luar rasa kemanusiaan,” tegasnya.
Christian menyampaikan, dalam beberapa hari ini, kasus kekerasan yang dialami oleh korban menjadi perbincangan publik. Sebab, ia dianiaya oleh orangtua angkatnya.
“Dari hasil penglihatan saya langsung dengan teman-teman dan perawatan yang diberikan, anak ini menjelaskan banyak hal tentang perlakuan orangtua kepada saya,” ungkapnya.
Christian menekankan pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kota Jayapura.
Kata Christian, pemerintah daerah akan mengambil alih bagian-bagian yang perlu ditangani, terutama kasus kekerasan terhadap korban.
“Kami sudah berbicara dengan perawat dan paramedis di sini, serta dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan. Kami akan melihat proses ini dengan baik dan memberikan dukungan yang diperlukan,” katanya.
Christian berharap, kasus kekerasan terhadap anak seperti yang dialami oleh korban tidak terjadi lagi.
“Anak-anak adalah masa depan kita. Kekerasan terhadap anak adalah pelanggaran berat. Pelaku harus dihukum secara berat dan ini harus menjadi contoh bagi yang lain,” ujarnya.
Christian mengapresiasi masyarakat yang telah melaporkan kasus kekerasan terhadap anak AS di Kota Jayapura.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan informasi dan dukungan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga gereja, keluarga, dan masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolresta Jayapura Kota, Komisaris Besar Polisi Victor Mackbon mengatakan bahwa kedua pelaku yang merupakan orangtua angkat dari korban telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Kedua pelaku berinisial NS (36) dan JS (36), merupakan suami istri sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.
Kedua orangtua angkat itu dijerat dengan Pasal 76c jo Pasal 80 ayat 2 Undang-undang (UU) Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
“Pelaku diancam penjara maksimal 5 tahun dan denda Rp 100 juta,” ungkapnya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2024/12/21/6766e83b970b5.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
7 Shin Tae-Yong Dipecat? Kolom Komentar Instagram Erick Thohir Dipenuhi Pertanyaan Netizen Nasional
Shin Tae-Yong Dipecat? Kolom Komentar Instagram Erick Thohir Dipenuhi Pertanyaan Netizen
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Kolom komentar di akun Instagram resmi Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (
PSSI
)
Erick Thohir
dipenuhi pertanyaan dari warganet setelah kabar pemecatan
Shin Tae-yong
(STY) dari kursi pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia.
Kritik tersebut muncul di tengah postingan Erick yang mengumumkan bahwa pemain keturunan Indonesia, Ole Romeny, resmi bergabung dengan klub Oxford United.
“Tahun baru, klub baru, dan semangat baru untuk memberikan yang terbaik. Selamat datang dan selamat bergabung di Oxford United. Welcome, Ole!”
tulis Erick di akun @erickthohir pada Minggu (5/1/2025).
“Thank you Erick ??,” tulis akun @oleromeny di kolom komentar unggahan Erick itu.
A post shared by Erick Thohir (@erickthohir)
Namun, postingan tersebut bukannya mengomentari soal Ole, warganet malah mempertanyakan keputusan PSSI terkait status STY sebagai pelatih Timnas Indonesia.
“Pak tolong kasih jawaban yang jelas tentang coach STY,”
tulis akun @iq************ di kolom komentar.
Banyak netizen menunjukkan kekhawatiran mengenai nasib Timnas Indonesia setelah ditinggal pelatih asal Korea Selatan itu.
“STY stay atau reputasi Pak Erick dan PSSI turun lagi?”
tulis akun @el********.
Dari ribuan komentar yang masuk, mayoritas netizen mengekspresikan keberatan atas kabar pemecatan STY.
Bahkan, sejumlah komentar menyertakan hastag #STYStay dan #SaveSTY.
“Kami tidak rela kalau sampai STY dipecat cuma gara-gara Piala AFF. Komitmen dan target sebenarnya adalah round 3. Kita ada di posisi 3 meskipun poin kita sama dengan peringkat terakhir, tetapi rasa optimisme kita sedang naik dan mimpi ke Piala Dunia itu semakin dekat. Pliss sudahi kegaduhan ini, tunggu STY selesaikan tugas sampai round 3 selesai,”
tulis akun @an*********.
Hingga berita ini ditulis, postingan tersebut telah mendapatkan 87.800 like dan dikomentari oleh 3.506 netizen.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir dijadwalkan akan memberikan keterangan pers terkait kabar pemecatan pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong (STY), Senin (6/1/2025).
Hal ini dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali. Ia menyatakan bahwa konferensi pers akan dilaksanakan pukul 12.00 WIB di Menara Danareksa, Jakarta.
“Besok jam 12 Ketum (Erick Thohir) akan Konpers di Menara Danareksa,” ujar Zainudin saat dihubungi
Kompas.com
, Minggu (5/1/2025).
Kompas.com
juga telah menerima undangan resmi untuk menghadiri konferensi pers tersebut, yang akan berlangsung di Aryanusa Ballroom 1, lantai 2 Menara Danareksa. Kabar mengenai status STY mencuat setelah pelatih asal Korea Selatan itu gagal membawa Timnas Indonesia melaju ke semifinal ASEAN Cup 2024.
Terkait kabar tersebut, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani, menekankan pentingnya fokus pada target besar PSSI, yaitu membawa Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026.
“PSSI jelas punya target besar menuju ke Piala Dunia, perlu dukungan semua pihak untuk bertransformasi menuju ke yang lebih baik dari segala sisi,” ujar Vivin, Minggu.
Konferensi pers besok diharapkan memberikan kejelasan mengenai masa depan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2025/01/02/677665350dbef.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2025/01/03/6777ca6ff2d3f.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
/data/photo/2025/01/03/6777c4f6986e0.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)