Category: Kompas.com Metropolitan

  • Saat Kota Tegal Dilanda Banjir Rob dan Kegiatan Belajar Mengajar Diliburkan… Regional 8 Januari 2025

    Saat Kota Tegal Dilanda Banjir Rob dan Kegiatan Belajar Mengajar Diliburkan…

    Regional

    8 Januari 2025

  • 6
                    
                        Kecelakaan Beruntun di Kota Batu, 4 Orang Meninggal dan 1 Luka Berat 
                        Surabaya

    6 Kecelakaan Beruntun di Kota Batu, 4 Orang Meninggal dan 1 Luka Berat Surabaya

    Kecelakaan Beruntun di Kota Batu, 4 Orang Meninggal dan 1 Luka Berat
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Empat orang meninggal dunia dalam
    kecelakaan maut di Kota Batu
    , Jawa Timur, Rabu (8/1/2025).
    Kecelakaan tersebut akibat bus pariwisata yang membawa rombongan siswa SMK itu diduga mengalami rem blong.
    Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, menyebut kecelakaan beruntun tersebut melibatkan total 11 kendaraan yang berujung empat orang meninggal dunia dari total 12 korban.
    Rombongan siswa itu baru keluar dari kawasan Museum Angkot di Kota Batu. Lalu, bus mengalami masalah teknis dan tak bisa diatasi sopir sehingga terjadilah kecelakaan sekitar pukul 19.15 WIB.
    Menurut Kapolres, rombongan di bus tersebut terdiri dari 39 siswa SMK ditambah tiga guru dan empat kru. Ada tiga tempat kejadian perkara (TKP) dalam rangkaian kecelakaan beruntun ini.
    “Pertama di persimpangan jalan Sultan Agung. Langkah pertama pengemudi adalah mengarahkan bus ke kiri ke arah trotoar tapi gagal,” ujar Andi.
    “Kemudian, terjadi kecelakaan di TKP kedua di depan
    Batos
    (
    Batu Town Square
    ) dan terakhir di Ir Pattimura.”
    Andi berharap jumlah korban tak bertambah. Kini mereka konsen terhadap satu orang yang mengalami cedera serius.
    “Korban sementara ada 12, tapi ada empat orang meninggal termasuk satu anak-anak. Tujuh sisanya luka ringan dan satu luka berat,” ungkap Andi.
    Sebelumnya diberitakan, sebuah bus pariwisata terlibat kecelakaan dengan beberapa kendaraan lainnya di Kota Batu, Jawa Timur, pada Rabu (8/1/2025).
    Bus dengan nomor polisi DK 7942 GB diduga mengalami rem blong saat menuruni dari Jalan Imam Bonjol. 
    Dalam video amatir terlihat diduga beberapa korban terkapar mengalami luka-luka di jalan raya.
    Di belakang bus tersebut terdapat tulisan Kunjungan Industri SMK TI Bali Global Badung tujuan Semarang-Yogyakarta-Malang 5-9 Januari 2025. 
    Diduga kuat bus tersebut merupakan rombongan pelajar dari Bali yang sedang melakukan kunjungan di Jawa Timur.
    Setelah proses evakuasi korban, petugas Satlantas Polres Batu akan melakukan olah TKP. 
    “Betul telah terjadi kecelakaan bus di Kota Batu. Saat ini masih mendalami penyebabnya,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Batu, Ipda Hendri Setiawan.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 8
                    
                        Soal Wacana Pengembalian Uang Rp 2,5 Miliar ke Penonton DWP, IPW: Harusnya Diserahkan ke Pengadilan
                        Nasional

    8 Soal Wacana Pengembalian Uang Rp 2,5 Miliar ke Penonton DWP, IPW: Harusnya Diserahkan ke Pengadilan Nasional

    Soal Wacana Pengembalian Uang Rp 2,5 Miliar ke Penonton DWP, IPW: Harusnya Diserahkan ke Pengadilan
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Rencana
    Polisi
    mengembalikan uang hasil pemerasan Rp 2,5 miliar kepada korban penonton Djakarta Warehouse Project (
    DWP
    ) menuai kritik dari Indonesia Police Watch (
    IPW
    ).
    Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, menilai langkah pengembalian tersebut menunjukkan ketidakseriusan Polisi dalam menuntaskan kasus yang melibatkan anggotanya hingga ke ranah pidana.
    “Uang hasil pemerasan itu adalah barang bukti kejahatan yang seharusnya diserahkan ke pengadilan,” kata Sugeng dalam keterangan resmi, Rabu (8/1/2025).
    Dia mengatakan, Polisi tidak memiliki kewenangan untuk menentukan status barang bukti selain menyitanya sesuai hukum.
    “Pengembalian uang tersebut berpotensi menghilangkan barang bukti yang diperlukan untuk menjerat pelaku secara hukum,” ujar Sugeng.
    Sugeng juga menggarisbawahi pentingnya proses pidana untuk mengungkap modus, motif, dan aliran dana, termasuk kemungkinan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
    Menurut dia, pengembalian uang Rp 2,5 miliar kepada korban hanya akan merusak kepercayaan publik terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
    Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan perintah kepada jajarannya untuk tidak ragu mempidanakan anggota Polri yang melanggar hukum.
    “Segera copot, PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat), dan proses pidana. Jangan ragu, bila perlu saya ambil alih,” ujar Kapolri dalam arahannya, Rabu.
    Namun, langkah Polri mengembalikan uang kepada korban dinilai IPW sebagai pengkhianatan terhadap janji tersebut.
    IPW juga menilai putusan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap tiga anggota Polri yang di-PTDH dalam kasus ini menyisakan kejanggalan.
    “Tindakan pemecatan terhadap Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak yang hanya ‘mengetahui tapi tidak menindak’ adalah putusan ambigu,” kata Sugeng.
    “Ini bisa menjadi celah dalam banding yang akan menurunkan hukuman dari PTDH menjadi demosi,” ujarnya lagi.
    Lebih lanjut, IPW mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menunjukkan sikap tegas dalam menyikapi masalah ini sebagai pimpinan langsung lembaga Polri.
    “Sikap dari Presiden Prabowo sebagai pimpinan langsung dari lembaga Polri sangatlah ditunggu,” kata Sugeng.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 10
                    
                        Mafia Tanah Ambil 17.000 Meter Lahan Kemenag, Kejati: Negara Rugi Rp 43 Miliar
                        Regional

    10 Mafia Tanah Ambil 17.000 Meter Lahan Kemenag, Kejati: Negara Rugi Rp 43 Miliar Regional

    Mafia Tanah Ambil 17.000 Meter Lahan Kemenag, Kejati: Negara Rugi Rp 43 Miliar
    Tim Redaksi
    LAMPUNG, KOMPAS.com
    – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menyebut penggeledahan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung terkait pengambilalihan lahan milik
    Kanwil Kemenag Lampung
    .
    Asisten Pidana Khusus (Aspidsus)
    Kejati Lampung
    , Armen Wijaya, mengatakan penggeledahan kantor
    BPN Lampung
    itu benar terkait dugaan kasus
    mafia tanah
    .
    Menurutnya, penggeledahan bukan hanya dilakukan di kantor BPN Lampung, melainkan juga di kantor BPN Lampung Selatan.
    Dari penggeledahan itu, sejumlah dokumen berupa sertifikat tanah, alat elektronik, dan data digital diamankan agar tidak hilang dalam proses penyidikan.
    “Ada lahan seluas 17.000 hektar di Kecamatan Natar milik Kanwil Kemenag Lampung yang diambil alih oleh oknum,” kata Armen saat konferensi pers di Gedung Pidsus Kejati Lampung, Rabu (8/1/2025) malam.
    Armen mengatakan, penggeledahan kantor BPN Lampung itu dilakukan karena dari hasil penyidikan ditemukan lahan tersebut sudah berpindah secara resmi melalui BPN Lampung.
    Padahal, lahan tersebut adalah milik negara yang seharusnya dikelola oleh Kanwil Kemenag Lampung.
    Namun, dalam kasus yang ditangani Kejari Lampung ini, lahan tersebut beralih kepemilikan menjadi lahan milik pribadi.
    “Untuk modus masih kita dalami dengan meneliti berkas-berkas yang sudah diamankan,” katanya.
    Armen menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus ini agar terang, karena dugaan sementara kerugian negara mencapai Rp 43 miliar.
    Diberitakan sebelumnya, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menggeledah kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung.
    Sejumlah dokumen dan sertifikat tanah diamankan dari kantor tersebut pada Rabu (8/1/2025).
    Pantauan
    Kompas.com
    , penggeledahan dimulai sekitar pukul 14.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB di kantor BPN yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Teluk Betung Utara.
    Usai penggeledahan, terlihat staf dan penyidik Kejati Lampung membawa printer dan kardus berisikan lembaran kertas.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 6
                    
                        Kecelakaan Beruntun di Kota Batu, 4 Orang Meninggal dan 1 Luka Berat 
                        Surabaya

    Bus Pariwisata di Kota Batu Terlibat Kecelakaan Beruntun, Diduga Akibat Rem Blong Surabaya 8 Januari 2025

    Bus Pariwisata di Kota Batu Terlibat Kecelakaan Beruntun, Diduga Akibat Rem Blong
    Tim Redaksi
    BATU, KOMPAS.com
    – Sebuah bus pariwisata terlibat kecelakaan dengan beberapa kendaraan lainnya di
    Kota Batu
    , Jawa Timur pada Rabu (8/1/2025).
    Bus dengan nomor polisi DK 7942 GB diduga mengalami rem blong saat menuruni dari Jalan Imam Bonjol. 
    Dalam video amatir terlihat diduga beberapa korban terkapar mengalami luka-luka di jalan raya.
    Di belakang bus tersebut terdapat tulisan Kunjungan Industri SMK TI Bali Global Badung tujuan Semarang-Yogyakarta-Malang 5-9 Januari 2025. 
    Diduga kuat bus tersebut merupakan rombongan pelajar dari Bali yang sedang melakukan kunjungan di Jawa Timur.
    Setelah proses evakuasi korban, petugas Satlantas Polres Batu akan melakukan olah TKP. 
    “Betul telah terjadi kecelakaan bus di Kota Batu. Saat ini masih mendalami penyebabnya,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Batu, Ipda Hendri Setiawan pada Rabu (8/1/2024).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Harga Cabai Rp 120.000 Per Kg di Pasar Rangkasbitung, Ini Penyebabnya
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        8 Januari 2025

    Harga Cabai Rp 120.000 Per Kg di Pasar Rangkasbitung, Ini Penyebabnya Regional 8 Januari 2025

    Harga Cabai Rp 120.000 Per Kg di Pasar Rangkasbitung, Ini Penyebabnya
    Tim Redaksi
    LEBAK, KOMPAS.com

    Harga cabai
    rawit oranye di
    Pasar Rangkasbitung
    tembus Rp120.000.
    Dinas Pertanian Kabupaten Lebak menyebut faktor cuaca jadi penyebabnya.
    “Beberapa lahan kena dampak
    cuaca ekstrem
    , bahkan ada yang terendam banjir,” kata
    Kepala Dinas Pertanian
    , Rahmat, kepada
    Kompas.com
    di kantornya, Rabu (8/1/2025).
    Akibatnya, terjadi penurunan yang drastis jumlah produksi cabai di Lebak.
    Tahun 2024, kata Rahmat, produksi cabai rawit di Lebak hanya 2.760 kuintal, padahal tahun 2023 lalu mencapai 6.501 kuintal.
    Permintaan tinggi saat Natal dan Tahun Baru, kata dia, juga menjadi salah satu faktor
    harga cabai
    melambung tinggi.
    “Suplai dan demand tidak seimbang, permintaan tinggi tetapi stok sedikit,” kata dia.
    Rahmat mengatakan, pihaknya sudah membuat kebijakan untuk menekan harga cabai, salah satunya adalah dengan menggelar pasar tani setiap hari Jumat.
    Diberitakan, harga cabai rawit oranye di Pasar Rangkasbitung mengalami kenaikan signifikan.
    Akibat harga naik, pedagang merugi karena pembeli mengurangi jumlah pembelian.
    Pantauan
    Kompas.com
    di Pasar Rangkasbitung, Selasa (7/1/2025), sejumlah pedagang yang ditemui mematok harga Rp120.000 per kilogram.
    Harga tersebut naik lebih dari tiga kali lipat dari harga sebelumnya sekitar Rp40.000.
    “Naik sejak tahun baru, sebelumnya Rp40.000 lalu berangsur-angsur naik ke Rp60.000, Rp80.000, dan sekarang Rp120.000,” kata Meti, salah satu pedagang di Pasar Rangkasbitung, Selasa.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 35 Ekor Sapi di Blitar Mati Terjangkit PMK dalam Sebulan
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        8 Januari 2025

    35 Ekor Sapi di Blitar Mati Terjangkit PMK dalam Sebulan Surabaya 8 Januari 2025

    35 Ekor Sapi di Blitar Mati Terjangkit PMK dalam Sebulan
    Tim Redaksi
    BLITAR, KOMPAS.com
    – Serangan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, telah mengakibatkan kematian sedikitnya 35 ekor sapi dan pemotongan paksa 15 ekor sapi lainnya dalam satu bulan terakhir.
    Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Eko Susanto, mengungkapkan bahwa pencatatan
    kematian sapi
    akibat PMK dimulai sejak 14 Desember 2024.
    “Selain itu, juga 15 ekor sapi terpaksa dipotong pemiliknya karena serangan PMK ini,” ujar Eko saat ditemui di kantornya, Rabu (8/1/2025) sore.
    Total kasus PMK di Kabupaten Blitar sejak 14 Desember 2024 hingga saat ini mencapai 418 kasus, yang terdiri dari 403 ekor sapi dan 15 ekor kambing atau domba.
    Eko menjelaskan bahwa penyebaran PMK di Kabupaten Blitar disebabkan oleh masuknya hewan ternak dari luar daerah dan cuaca musim hujan.
    “Ini penyebab umum yang juga ada di daerah lain. Musim hujan mendorong suburnya media berkembang biak bakteri dan virus,” tuturnya.
    Meskipun hingga kini belum ada pasokan vaksin dari pemerintah, Eko menyatakan bahwa pihaknya berupaya keras mengedukasi peternak, khususnya peternak rakyat, mengenai penanganan hewan ternak yang terjangkit PMK dan pencegahan penyebarannya.
    Ia menambahkan bahwa tingkat kematian hewan ternak yang terjangkit PMK sebenarnya sangat kecil jika ditangani dengan benar.
    Gejala utama hewan ternak yang terjangkit PMK adalah munculnya luka menyerupai sariawan pada mulut, yang mengakibatkan hewan ternak enggan mengunyah pakan.
    “Peternak harus telaten memberikan asupan nutrisi pada ternak yang terjangkit PMK tanpa hewan ternak harus mengunyah. Kemudian juga diberi vitamin,” ujarnya.
    Eko juga menekankan pentingnya menjaga
    kebersihan kandang
    untuk mempercepat proses penyembuhan.
    Namun, ia mengakui bahwa dari 418 ekor hewan ternak yang terjangkit PMK, baru 55 ekor yang sembuh.
    “Ledakan kasus PMK ini telah membuat banyak peternak menjual murah hewan ternak mereka ke pedagang karena takut tidak dapat menyelamatkan hewan ternak mereka jika terjangkit PMK.”
    “Ini yang memprihatinkan sebenarnya. Padahal hanya membutuhkan penanganan yang benar agar hewan ternak bisa sembuh,” tuturnya.
    Eko menambahkan bahwa pihaknya terus mengerahkan petugas dari 12 pusat kesehatan hewan untuk melakukan pemeriksaan dan edukasi penanganan serta pencegahan PMK di 22 kecamatan di Kabupaten Blitar.
    Ia juga berharap adanya kebijakan dari pemerintah pusat untuk segera merealisasikan pengadaan vaksin guna menanggulangi laju pertumbuhan kasus.
    Di Kabupaten Blitar, populasi hewan berkuku belah yang dapat terjangkit PMK diperkirakan sekitar 360.000 ekor, yang terdiri dari 140.000 ekor sapi potong, 20.000 ekor sapi perah, serta kambing, domba, babi, kerbau, dan rusa.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pemohon Gugatan di MK Dalilkan Wabup Terpilih Berstatus Anggota DPRD Aktif, Ini Respon Trihandy Cahyo Saputro
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        8 Januari 2025

    Pemohon Gugatan di MK Dalilkan Wabup Terpilih Berstatus Anggota DPRD Aktif, Ini Respon Trihandy Cahyo Saputro Surabaya 8 Januari 2025

    Pemohon Gugatan di MK Dalilkan Wabup Terpilih Berstatus Anggota DPRD Aktif, Ini Respon Trihandy Cahyo Saputro
    Tim Redaksi
    NGANJUK, KOMPAS.com
    – Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Nganjuk 2024, Muhammad Muhibbin dan Aushaf Fajr Herdiansyah (Gus Ibin-Aushaf Fajr), mengajukan permohonan pemungutan suara ulang di 11 kecamatan.
    Permintaan tersebut disampaikan dalam sidang pemeriksaan pendahuluan perkara nomor 170/PHPU.BUP-XXIII/2025 yang berlangsung di Ruang Sidang Panel 2 Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (8/1/2025).
    Dalam dokumen yang diajukan, salah satu alasan yang disampaikan pemohon adalah ketidakpenuhan syarat
    Trihandy Cahyo Saputro
    sebagai calon wakil bupati nomor urut 3.
    Saat ini, Trihandy telah ditetapkan sebagai calon wakil bupati terpilih.
    Ketika pendaftaran sebagai calon wakil bupati Nganjuk pada 28 Agustus 2024, Handy, sapaan akrab Trihandy, belum mengundurkan diri dari jabatannya sebagai calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Nganjuk.
    Ia bahkan dilantik sebagai anggota DPRD pada 30 Agustus 2024.
    Menanggapi tuduhan tersebut, Handy menjelaskan bahwa kala itu dia belum jadi anggota dewan.
    “Intinya gini, waktu itu saya belum jadi anggota dewan, jadi mundurnya dalam bentuk apa, tapi secara informal sudah kami sampaikan (terkait pengunduran diri),” ungkapnya kepada Kompas.com.
    Setelah pelantikan, Handy secara resmi mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatan legislatif.
    “Tapi prosesnya kan panjang, dari DPC ke DPP ke Sekwan (DPRD Kabupaten Nganjuk), ke Pj Gubernur (Jawa Timur), dan lain-lain,” tambah politikus Partai Demokrat tersebut.
    Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Nganjuk, Endah Sri Murtini, menyatakan bahwa sebelum pelantikan anggota DPRD, pihaknya telah berkonsultasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperjelas status Handy sebagai calon anggota DPRD sekaligus pendaftar calon wakil bupati.
    “Kami juga konsultasi ke gubernur, di Provinsi (Jawa Timur), bahwa (diputuskan) ikut pelantikan,” ujar Endah.
    Meskipun dilantik sebagai anggota DPRD, Endah menegaskan bahwa Handy tidak pernah mengambil hak-haknya sebagai anggota legislatif, termasuk gaji.
    “Beliau (Handy) hanya ikut pelantikan saja, hak-haknya tidak diambil satu kali pun. Bahkan bimtek wajib yang dilakukan oleh anggota DPRD, itu Mas Handy juga enggak ngambil,” ujarnya.
    “Jadi
    Mas
    Handy hanya menjalankan prosedur yang ada, di mana beliau adalah anggota DPRD terpilih, dilantik dan ketika proses pelantikan itu Mas Handy sudah berkirim surat mengundurkan diri,” lanjut Endah.
    Endah juga menegaskan bahwa saat ini Handy tidak lagi berstatus sebagai anggota DPRD Kabupaten Nganjuk periode 2024-2029 setelah dilakukan pergantian antarwaktu (PAW) pada Rabu (20/11/2024).
    Dalam rapat paripurna PAW tersebut, Handy secara resmi digantikan oleh Dhany Mahendra Kurniawan.
    “Sudah (PAW). Dhany sudah ikut kunker, sudah ikut orientasi, semua sudah berjalan,” tutup Endah, yang juga menjabat sebagai bendahara tim pemenangan paslon nomor urut 3.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Patrick Kluivert Latih Timnas Indonesia, antara Harapan dan Rasa Heran
                
                    
                        
                            Medan
                        
                        8 Januari 2025

    Patrick Kluivert Latih Timnas Indonesia, antara Harapan dan Rasa Heran Medan 8 Januari 2025

    Patrick Kluivert Latih Timnas Indonesia, antara Harapan dan Rasa Heran
    Tim Redaksi
    MEDAN, KOMPAS.com

    PSSI
    resmi menunjuk
    Patrick Kluivert
    menjadi pelatih
    timnas Indonesia
    untuk menggantikan Shin Tae-yong (STY), Rabu (8/1/2025).
    Terkait pergantian ini, pendukung PSMS, Suporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK), berharap Patrick Kluivert mampu membawa Indonesia lolos ke
    Piala Dunia
    2026.
    “Nah, itu dia harapannya, kalau harapan kan bisa bawa Indonesia lolos ke Piala Dunia,” ujar Ketua SMeCK Hooligan, Lawren, saat dihubungi Kompas.com melalui telepon seluler, Rabu (8/1/2025).
    Lawren mengatakan, sejauh ini pihaknya hanya bisa berharap kepada hal yang baik-baik karena belum mengetahui pola permainan seperti apa yang akan diperagakan Indonesia di bawah asuhan Patrick Kluivert.
    Namun, dia mengharapkan mantan pemain Barcelona itu mampu membawa tren positif seperti yang dilakukan STY.
    “Harapannya Kluivert tinggal melanjutkan apa yang dilaksanakan STY karena kan dalam babak ini mau menuju ke Piala Dunia, tapi enggak tahu
    gimana
    cara (Kluivert) melatih pemain Indonesia saat ini, kan kita enggak tahu juga
    gimana
    ,” katanya.
    Kendati demikian, Lawren merasa heran dengan keputusan PSSI yang mengganti STY di tengah tren positif tim sepak bola Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
    Namun, kembali lagi, kata dia, itu kebijakan PSSI.
    “Itu kembali kebijakan dari PSSI, enggak tahu apa masalahnya, enggak tahu apa problem-nya tiba-tiba (STY) diganti, kita enggak tahu, tetapi itu semua hak prerogatif dari mereka,” katanya.
    “Banyak juga orang enggak setuju, mungkin ada pembahasan atau cerita yang lebih penting itu, yang enggak sepakat, atau makanya ada pergantian itu,” tuturnya.
    Sebelumnya diberitakan, penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih diumumkan PSSI pada Rabu (8/1/2025).
    Pelatih asal Belanda itu menerima kontrak selama dua tahun yang berlaku hingga 2027 dengan opsi perpanjangan.
    “Saat melatih skuad Garuda, Kluivert akan dibantu oleh sejumlah asisten pelatih dari Belanda, seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat,” demikian rilis yang dituangkan PSSI.
    “Selain itu, akan ada dua pelatih lokal Indonesia yang menjadi asisten pelatih,” tulis PSSI.
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Tiket Piala AFF 2024 di Solo
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        8 Januari 2025

    Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Tiket Piala AFF 2024 di Solo Regional 8 Januari 2025

    Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Tiket Piala AFF 2024 di Solo
    Tim Redaksi
    SOLO, KOMPAS.com

    Polresta Solo
    menangkap pelaku kasus dugaan penipuan penjualan tiket ASEAN Cup alias
    Piala AFF 2024
    berinisial RBA (31), Rabu (8/1/2025).
    Penangkapan di Kawasan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng).
    RBA melakukan aksi dugaan penipuan saat pertandingan Indonesia vs Filipina di Stadion Manahan Solo pada Sabtu (21/12/2024) dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
    Pelaku ditangkap setelah melakukan upaya melarikan diri selama 18 hari sejak pertandingan digelar.
    “Tersangka dugaan
    penipuan tiket
    telah ditangkap, saat ini yang bersangkutan sedang dalam proses pemeriksaan oleh penyidik,” kata Kanit Reserse Mobil (Resmob) Iptu Irham Rhozan Al Fiqri, di sela-sela pemeriksaan tersangka di Polresta Solo.
    Kasus ini merugikan 7 orang korban dengan kerugian 188 tiket dengan total nilai ratusan juta rupiah.
    Sebelumnya, Kapolresta Solo, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menjelaskan pengejaran RBA setelah para korban melakukan pelaporan.
    “Korban sudah kami mintai keterangan, dan proses penyelidikan terus berjalan,” kata Iwan Saktiadi.
    “Ada dua alamat pelaku yang kami terima. Keduanya telah kami mintakan konfirmasi dengan keluarga pelaku,” jelasnya.
    Kepolisian sempat kesulitan melakukan pelacakan terhadap pelaku karena pelaku mematikan seluruh perangkat komunikasinya.
    “Termasuk GPS pada mobil dan nomor handphone terduga pelaku semuanya tidak aktif. Walaupun begitu, kami akan gunakan cara lainnya dalam mencari terduga pelaku ini,” ujarnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.