Category: Fajar.co.id Politik

  • Tak Dukung Ibas-Puspa di Pilkada, NasDem Copot Siddiq Jadi Pimpinan DPRD Luwu Timur – FAJAR

    Tak Dukung Ibas-Puspa di Pilkada, NasDem Copot Siddiq Jadi Pimpinan DPRD Luwu Timur – FAJAR

    Bukan hanya pencopotan dari jabatan Wakil Ketua DPRD Lutim. Siddiq juga berpotensi mendapat sanksi PAW akibat melanggar keputusan yang telah disepakati sebelumnya.

    “Sanksi ini juga yang menimpa anggota DPRD Kota Palopo, Abd Salam yang juga terang-terangan melwan keputusan partai di Pilkada Palopo lalu,” ketusnya.

    Dari catatan NasDem Kabupaten Luwu Timur, sejumlah pelanggaran terang-terangan dilakukan M Siddiq saat pelaksanaan Pilkada lalu.

    Di antaranya, saat Siddik melakukan tatap muka dengan konstituennya yakni reses, di situ Siddiq justru melemahkan program paslon Irwan Bachri Syam-Puspawati (Ibas-puspa).

    Tak hanya itu, bukti lainnya adalah, Siddiq tidak menjalankan perintah partai yang sudah ia tandatangani melalui fakta integritas sebagai anggota DPRD.

    Di mana di dalamnya, ada tiga poin dalam surat tersebut. Pertama, setiap anggota DPRD dari Partai NasDem harus mentaati keputusan Partai NasDem dalam mengusung paslon pada pilkada.

    Kedua, anggota DPRD dari Partai NasDem harus ikut berperan aktif dan bekerjasama paslon pilihan Partai NasDem untuk mencapai kemenangan di Pilkada.

    Di poin terakhir, bersedia mendapatkan sanksi organisasi sesuai aturan dan keputusan partai NasDem.

    “Kami dapat informasi dan buktinya ada, semua keluarga inti dan relawan Kakak Siddiq terang-terangan lawan Ibas-Puspa. Justru mengampanyekan paslon incumbent saat itu Budiman-Akbar,” ungkapnya.

    Padahal dalam surat fakta integritas lanjutnya, sudah tegas meminta kepada semua anggota DPRD harus ikut berperan aktif dan bekerjasama paslon pilihan Partai NasDem untuk mencapai kemenangan di Pilkada,” tandasnya.

  • Prabowo Disebut Padukan Sosialisme dan Kapitalisme dalam Kebijakannya

    Prabowo Disebut Padukan Sosialisme dan Kapitalisme dalam Kebijakannya

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Mantan Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Patrice Rio Capella menyebut ada ideologi dalam setiap kebijakan yang diambil Presiden Prabowo Subianto. Terutama program strategisnya.

    “Ini presiden kita, Prabowo ini, dia tanpa sadar punya ideologi yang dikeluarkan dalam kebijakan-kebijakannya,” kata Rio dikutip dari YouTube Akbar Faizal Uncensored, Jumat (11/4/2025).

    Hal tersebut, menurutnya dipengaruhi oleh orang tuanya. Ayah Prabowo, Soemitro Sjojohadikoesoemo diketahui merupakan ekonom dan politisi.

    Soemitro dikenal sebagai arsitek ekonomi di Orde Baru, yang cenderung pada pasar bebas. Meski begitu, Rio menyebut Soemitro seorang sosialis.

    “Latar belakang orang tuanya yang sosialis, itu ternyata keluar dalam kebijakan-kebijakannya hari ini,” ucapnya.

    Patrick pun menguraikan, kebijakan Prabowo yang berbau sosialis. Seperti sekolah rakyat yang disebutnya hanya ada dalam negara sosialis.

    “Apa itu? Sekolah rakyat, itu hanya ada di negara-negara sosialis. Yang ada bahasa sekolah rakyat,” ujar Rio.

    “Kemudian ngurusi perutnya (Makan Bergizi Gratis atau MBG). Itu sosialis,” tambahnya.

    Hal tersebut, menurutnya tak ada di negara kapitalis.

    “Negara kapitalis. Tuh mana ada yang ngurusin perut orang lain. Lu mau mati, mati. Lu mau sekolah, sekolah. Nggak ada ya,” imbuhnya.

    Selain itu, yakni Koperasi Merah Putih. Sebuah konsep sosialis yang dinilai Rio hidup di tengah kapitalisme.

    “Berikutnya koperasi. Koperasi Merah Putih itu konsep sosialis. Sosialisme ala Indonesia. Tapi dia hidup. Di tengah sistem kapitalisme,” terangnya.

  • KKSS Tidak Cukup Bagi Amran Jika Ingin Bertarung di Kancah Nasional

    KKSS Tidak Cukup Bagi Amran Jika Ingin Bertarung di Kancah Nasional

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia, Ras MD, meyakini Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bisa menjadi nakhoda selanjutnya bagi Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

    Seperti diketahui, Musyawarah Besar (Mubes) KKSS ke-13 yang dirangkaikan dengan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXV 2025 digelar di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Rabu hingga Jumat, 9–11 April 2025.

    Dikatakan Ras, Amran saat ini berada dalam momentum yang sangat tepat.

    “Salah satu figur yang akan tampil menjadi nahkoda baru memimpin KKSS lima tahun kedepan,” ujar Ras, Kamis (10/4/2025).

    Menurut hitung-hitungan Ras, di antara semua yang digadang-gadang, menteri berlatar belakang pengusaha itu merupakan yang terkuat untuk memimpin KKSS.

    “Ya, kecenderungannya Amran aklamasi menjadi ketua Umum KKSS. Saya pikir tidak ada figur kuat KKSS selain Amran,” sebutnya.

    Ras mengatakan, legitimasi KKSS bagi sosok Amran sangat penting dalam memantapkan langkah politiknya kedepan.

    Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia, Ras MD

    “Apalagi jika wacana Amran tampil sebagai figur 02 RI di 2029 mendatang. Representasi figur timur makin menguat,” ucapnya.

    “Istilah lainnya, setelah pak JK, terbitlah Amran sebagai tokoh kuat di pentas Pilpres kedepan,” tambah Ras.

    Lebih lanjut Ras katakan, perjalanan Amran dalam mengahadapi pentas Pilpres tidak cukup dengan modal KKSS sebagai kekuatan elektoral, namun Amran mesti menghitung lagitimasi Parpol sebagai kekuatan politiknya kedepan.

    “Ya, Amran sudah harus tampil disalah satu partai. Karena hari ini belum menjadi kader partai manapun. Langkah ini mesti diambil oleh beliau jika memang keinginanya tampil sebagai figur cawapres di 2029 mendatang,” kuncinya.

  • KKSS Bisa Jadi Langkah Andi Amran Sulaiman Menuju 02 RI

    KKSS Bisa Jadi Langkah Andi Amran Sulaiman Menuju 02 RI

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Nama menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, jadi perhatian di Mubes kerukunan keluarga Sulawesi Selatan yang digelar di Kota Makassar.

    Musyawarah Besar (Mubes) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) ke-13 yang dirangkaikan dengan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXV Tahun 2025 digelar di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Rabu hingga Jumat, 9–11 April 2025.

    Menurut Ras MD selaku Direktur Parameter Publik Indonesia (PPI), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam momentum Mubes KKSS ke-13 menjadi salah satu figur yang akan tampil menjadi nakhoda baru memimpin KKSS lima tahun ke depan.

    “Dalam hitungan saya, Andi Amran Sulaiman atau dikenal dengan akronim AAS menguat sebagai figur ketua umum KKSS, bahkan proses pemilihannya berlangsung mulus. Ya, kecenderungannya AAS aklamasi menjadi ketua Umum KKSS. Saya pikir tidak ada figur kuat KKSS selain AAS.”. Ujar Ras MD

    Legitimasi KKSS bagi sosok AAS tentu sangat penting dalam memantapkan langkah politiknya kedepan. Apalagi jika wacana AAS tampil sebagai figur 02 RI di 2029 mendatang.
    Representasi figur timur makin menguat. Istilah lainnya, setelah pak JK, terbitlah AAS sebagai tokoh kuat di pentas Pilpres kedepan. Tambah Ras

    Namun menurut saya, perjalan AAS kedepan dalam mengahadapi pentas Pilpres tidak cukup dengan modal KKSS sebagai kekuatan elektoral, namun AAS mesti menghitung lagitimasi Parpol sebagai kekuatan politiknya kedepan. Lanjutnya

    “Ya, AAS sudah harus tampil disalah satu partai. Karena hari ini belum menjadi kader partai manapun. Langkah ini mesti diambil oleh beliau jika memang keinginanya tampil sebagai figur cawapres di 2029 mendatang.” Pungkas Ras MD (Uchenk Husain)

  • Jelang Musda Golkar Sulsel, Waketum Idrus Marham: Semua Kader Sudah Komunikasi, Kecuali Taufan Pawe

    Jelang Musda Golkar Sulsel, Waketum Idrus Marham: Semua Kader Sudah Komunikasi, Kecuali Taufan Pawe

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan, dinamika internal beringin rindang mulai menghangat. 

    Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, mengungkapkan bahwa sejumlah kader telah melakukan komunikasi politik dengannya terkait rencana pencalonan dalam Musda.

    “Jadi komunikasi, mau calon atau tidak, komunikasi dengan saya. Ada yang datang mau masuk, ada datang mempertanyakan siapa yang didukung di Musda, ada yang datang izin mau maju di Musda Golkar, ya udah, silakan saja,” ujar Idrus kepada wartawan, Kamis (10/4/2025)

    Namun, mantan Mensos RI itu menyebut bahwa hampir semua kader yang potensial maju dalam Musda telah berkomunikasi dengannya, kecuali Mantan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

    “Hampir semua yang ada di sini (kader Golkar) pernah datang ke saya, kecuali Taufan Pawe. Saya kan harus jujur dong. Misalkan Taufan Pawe tidak ke saya, berarti ada pertimbangan khusus. Mungkin dianggap saya tidak punya peranan,” ungkapnya.

    Meski demikian, Mantan Sekjen DPP Golkar itu mengingatkan bahwa dirinya memiliki sejarah dan kontribusi terhadap perjalanan politik Taufan Pawe, terutama saat awal menjabat sebagai Wali Kota Parepare.

    “Meskipun awal-awal jadi wali kota Pare-pare saya yang tanggung jawab,” tegasnya.

  • Grok Jadi Opsi Netizen Lempar Kritik di X/Twitter

    Grok Jadi Opsi Netizen Lempar Kritik di X/Twitter

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Mention Grok, Chatbot AI milik Elon Musk menjadi tren terbaru para pengguna media sosial yang aktif di platform X (Twitter).

    Fenomena mention Grok digunakan warganet untuk menggibah para politikus maupun influencer, hingga organisasi yang sedang menjadi perbincangan hangat dengan cara yang menghibur.

    Cara penggunaan Chatbot ini juga sangat gampang, yakni dengan mention langsung @.grok kemudian memberikan pertanyaan terkait hak yang sedang diperbincangkan.

    Kehadiran Grok, terdeteksi memiliki tugas yang berbeda dengan Chatbot AI lainnya, karena untuk saat ini Grok menjadi perantara kritik, sindiran, atau penjelasan sebuah peristiwa di X.

    Sindiran yang biasanya diminta kepada Grok di antaranya tentang politik, atau kejadian sosial dengan nada sinis maupun kocak.

    Biasanya warganet menggunakan Grok untuk mengkritik kebijakan pemerintah atau politikus agar akun mereka tidak ternodai.

    Adapun template yang biasa dilayangkan oleh warga X seperti berikut:

    @grok tolong roasting (menyebutkan akun atau nama sosok/influencer).

    @grok menurut lu kenapa (sebut nama atau akun kemudian diikuti konteks pertanyaan)

    @grok tolong jelaskan, mengapa…

    @grok marahin (bisa sebut akun pejabat).

    @grok tolong jelaskan kenapa… (soal isu, sosok, dan lainnya).

    Grok sendiri resmi dirilis pada Senin, 17 Februari 2025 oleh PT. Smartest AI on Earth dan diinformasikan oleh pemilik yakni Elon Musk melalui platform X @elonmusk pada Minggu, (16/2/2025).

    (Besse Arma/Fajar)

  • Presiden Prabowo-Megawati Makin Lengket, Jokowi Cemas?

    Presiden Prabowo-Megawati Makin Lengket, Jokowi Cemas?

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politikus PDI Perjuangan, Ferdinand Hutahean, menilai pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri, memunculkan harapan besar dari publik terkait arah pemerintahan ke depan.

    “Harapan publik kan demikian besarnya terhadap persatuan dua tokoh ini,” ujar Ferdinand kepada fajar.co.id, Rabu (9/4/2025).

    Dikatakan Ferdinand, publik berharap pertemuan dua tokoh besar tersebut menjadi sinyal kuat bersatunya kekuasaan eksekutif dengan kekuatan politik ideologis yang mampu mendorong kemajuan bangsa.

    “Karena dianggap pak Prabowo akan punya kekuatan mengeksekusi pikiran dan kebijakannya karena dibackup politik yang memiliki ideologi yang kuat,” ucapnya.

    Ia mengatakan, jika benar-benar terwujud, dukungan ideologis dari PDIP kepada pemerintahan Prabowo bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

    “Ini kan yang diharapkan masyarakat untuk kemajuan Indonesia,” ucapnya.

    Namun, Ferdinand juga melemparkan pertanyaan tajam, mengenai reaksi Jokowi melihat kedekatan Prabowo dengan Megawati.

    “Tetapi apakah pak Jokowi akan berdiam diri ketika melihat pak Prabowo lebih dekat dengan Megawati?, ini persoalan yang lain,” timpalnya.

    Ia menilai posisi Prabowo tidak mudah, terlebih dalam menyelaraskan dinamika politik yang sedang bergerak cepat.

    “Maka pak Prabowo tidak mudah posisinya dalam hal ini,” Ferdinand menuturkan.

    Ferdinand memprediksi politik nasional akan menghadirkan kejutan-kejutan besar dalam waktu dekat.

    “Tetap saya percaya bahwa politik kita akan menghadirkan tontonan yang cukup mengagetkan kedepan,” tandasnya.

  • Denny Siregar: Ada yang Marah Besar ketika Dua Pemimpin Partai Ketemuan

    Denny Siregar: Ada yang Marah Besar ketika Dua Pemimpin Partai Ketemuan

  • Busrah Abdullah Desak Ashabul Kahfi Akhiri Kepemimpinan di PAN Sulsel: Saatnya Beliau Legowo

    Busrah Abdullah Desak Ashabul Kahfi Akhiri Kepemimpinan di PAN Sulsel: Saatnya Beliau Legowo

  • Jansen Demokrat Soroti Jawaban Prabowo Saat Ditanya Soal 9 Naga

    Jansen Demokrat Soroti Jawaban Prabowo Saat Ditanya Soal 9 Naga

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon memuji jawaban-jawaban Presiden Prabowo Subianto dalam wawancara bersama enam pemimpin redaksi media, Minggu (6/4/2025).

    Menurut Jansen, jawaban yang Prabowo sampaikan bagus, reflektif, jujur bahkan apa adanya. Dari wawancara ini kata dia, publik jadi lebih mengenal Prabowo, menjadi tahu pikiran-pikirannya, cita-citanya, termasuk apa yang akan dilakukan Prabowo untuk Indonesia kedepan minimal selama pemerintahannya.

    “Selain membahas isu-isu terkini, karena wawancara ini mengalir dan durasinya panjang, kita juga jadi bisa lebih menyelami dan mengenali seorang Prabowo Subianto mulai dari kecil, hal-hal yang dialaminya termasuk kemudian mempengaruhinya,” urainya seperti dilansir dari keterangannya di X, Rabu (9/4/2025).

    Jansen menyebut, inilah yang menjadi cikal bakal, “bibit”, mengapa Prabowo kemudian membuat suatu kebijakan atau program tertentu. Misalnya mengapa Prabowo kukuh sekali soal memberi makan bergizi gratis untuk anak-anak Indonesia, walau banyak yang tidak yakin.

    “Di wawancara ini dijelaskan komplit latar belakangnya. Langsung dari sudut orang pertama,” katanya.

    “Kalau meminjam istilah Alfito Deannova (Pemred Detik) yang kemudian beliau benarkan, pemerintahan pak Prabowo ini akan membenahi kembali hal-hal dasar dan mendasar, “back to basic”, bukan bermain di hal-hal monumental, jadi akan memperbaiki kembali yang prinsip-prinsip seperti pangan kita harus mandiri, energi, air, pendidikan, sekolah, koperasi dll,” lanjut Jansen.