Category: Fajar.co.id Politik

  • Perbedaan Hasil Survei di Pilgub Jateng, Prof Asrinaldi Minta Persepsi Ambil Tindakan

    Perbedaan Hasil Survei di Pilgub Jateng, Prof Asrinaldi Minta Persepsi Ambil Tindakan

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Perbedaan hasil survei antara lembaga survei di Pilgub Jawa Tengah (Jateng), menjadi perhatian serius pakar politik. Kini muncul seruan untuk membedah data hasil survei tersebut.

    Perbedaan hasil survei dimaksud yakni antara Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan Indikator Politik Indonesia. SMRC dan Indikator merilis hasil survei yang jelas jomplang antara raihan Andika Perkasa dan Ahmad Lutfhi.

    Pakar politik, Prof Asrinaldi meminta Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) ambil tindakan adil dan segera melakukan pemeriksaan mendalam.

    Persepi didesak mengekpose kedua lembaga tersebut membuka data hasil survei mereka. Menurut dia, jika ditemukan fakta kebenaran bahwa memang hasilnya terlampau jauh, tentu hal ini harus menjadi perhatian Persepi.

    Secara ideal memang harus dilaksanakan pemangggilan terhadap dua lembaga ini untuk membuka keseluruhan data dan menjelaskan mengapa terjadi perbedaan.

    “Kalau memang ada fakta bahwa hasilnya berbeda jauh. Tentu ini akan menjadi perhatian Persepi. Idealnya tentu Harus ada pemeriksaan terhadap perbedaan ini,” kata Asrinaldi dalam siaran persnya, dilansir dari jpnn, Minggu (17/11).

    Kejadian ini sebenarnya sebagaimana terjadi dengan Poltracking dan Lembaga Survei Indonesia (LSI). Jika Poltracking saja diberikan sanksi akibat perbedaan hasil survei, maka sudah sepantas dan sebaiknya hal sama juga dilakukan atas dasar perbedaan hasil survei di Jateng.

    Perbedaan yang jauh itu terjadi di antara lembaga survei Indikator Politik Indonesia (IPI) dengan perolehan elektoral Andika Perkasa sebesar 43,46 persen, sementara lembaga milik Saiful Mujani berada pada angka 50,4 persen untuk Andika Perkasa.

  • Debat Kedua Pilkada Lutim, KPU Harap Paslon Perkuat Gagasan, Bukan Pribadi

    Debat Kedua Pilkada Lutim, KPU Harap Paslon Perkuat Gagasan, Bukan Pribadi

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) siap menggelar Debat Publik Kedua Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati. Debat kedua ini akan digelar di Hotel Claro, 17 November 2024.

    Debat kedua ini disiarkan langsung oleh FAJAR TV. Masyarakat bisa menyaksikan mulai pukul 20.00 Wita.

    Komisioner KPU Luwu Timur, Indra Paningaran mengatakan tema debat kedua ini, adalah “memajukan daerah dengan penyelarasan pembangunan untuk memperkokoh bangsa dan negara”.

    KPU kabupaten Luwu Timur telah menetapkan 9 orang panelis dari professional, akademisi dan tokoh masyarakat. Para panelis, yakni Prof. Dr. Ir. Hj. A. Majdah Muhyiddin Zain, M.Si, Drs. Andi Yudha Yunus, S.H., MM, Dr. Masluki, SP., MP, Dr. Adam Badwi, SKM., MM.

    Panelis lainnya adalah Dr. Muh. Igbal Latief, M.Si, Dr. Buhari, S.Pd., M.Pd, Lusia Palulungan, S.H., M.Hum, Irwan Ade Saputra, S.IP., M.Si, Abdul Karim

    “Kita berharap debat kedua ini berjalan lancar, tertib, dan aman. Kami telah berkoordinasi dengan pihak keamanan, termasuk pihak terkait di Kota Makassar,” kata Ketua KPU Lutim, Irfan Lahabu.

    “Kita berharap Paslon bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam menyampaikan visi misi, perkuat gagasan dan tidak menyerang secara pribadi,”tambahnya.

    Irfan berharap agar masyarakat kabupaten Luwu Timur tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan Pilkada yang damai mengingat tinggal 10 hari menuju hari pencoblosan.

    “Saat debat hanya ada 50 orang massa per paslon yang dibolehkan masuk ke arena debat,” katanya. (Ikbal/fajar)

  • Ribuan Pendukung Tumpah Ruah di Kampanye Akbar, Seto: Jangan Kendor

    Ribuan Pendukung Tumpah Ruah di Kampanye Akbar, Seto: Jangan Kendor

    FAJR.CO.ID, MAKASSAR – Ribuan warga Makassar tumpah ruah menghadiri kampanye akbar pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar nomor urut 2, Andi Seto Asapa-Rezki Mulfiati Lutfi (Seto-Rezki) di Lapangan MNEK Pantai Losari, Sabtu (16/11). Semangat warga tetap berkobar meski hujan deras mengguyur sejak siang hingga sore.

    Teriakan “dua dua” menggema dari massa yang datang dari berbagai penjuru kota, memperlihatkan dukungan solid terhadap pasangan dengan akronim SEHATI ini.

    Dalam orasi politiknya, Andi Seto Asapa menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendukung yang tak tergoyahkan oleh cuaca buruk.

    “Walaupun hujan, tanpa hiburan, dan harus menempuh jarak jauh, saya salut dengan kita semua. Tidak ada relawan lain di Kota Makassar seperti ini. Semua tetap di tempat dengan riang gembira,” ungkap Seto dengan bangga.

    Mantan Bupati Sinjai ini juga menyerukan kepada para pendukung untuk terus menjaga semangat hingga hari pencoblosan pada 27 November.

    “Kita yakin, apapun tantangan yang menghadang, akan kita hadapi bersama. Tetap semangat, jangan kendor! Sisa 10 hari lagi, mari maksimalkan perjuangan,” seru Seto, menyemangati massa.

    Calon Wakil Wali Kota, Rezki Mulfiati Lutfi turut mengungkapkan rasa terima kasih atas kesetiaan warga yang hadir meski hujan deras mengguyur.

    “Kehadiran ribuan warga hari ini adalah bukti nyata bahwa dukungan masyarakat kepada kami berada di jalur kemenangan. Terima kasih atas kepercayaan dan dedikasinya,” ujarnya penuh optimisme.

    Kampanye akbar ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi, tetapi juga menegaskan kekompakan tim dan relawan SEHATI yang pantang mundur menghadapi segala tantangan.

  • Cerita Hasto Kristiyanto soal PDIP Sampai Korbankan Kader di Sumut demi Bobby Nasution, Ternyata…

    Cerita Hasto Kristiyanto soal PDIP Sampai Korbankan Kader di Sumut demi Bobby Nasution, Ternyata…

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tampaknya cukup kecewa dengan kader partai yang telah dibesarkan, namun kemudian berkhianat karena ambisi berlebihan.

    Kader PDIP yang disinggung Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto tidak lain adalah menantu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution.

    Hasto menyebut, PDIP sampai menyokolahkan Bobby Nasution agar terlihat pantas menjadi kepala daerah. Namun, ia menyebut Bobby justru kini mengkhianati pihak yang membesarkannya.

    Hal itu disampaikan Hasto dalam Forum Demokrasi bertajuk ‘Selamatkan Demokrasi di Sumatera Utara’ yang digelar di Kota Medan, dilansir jawapos, Minggu (17/11).

    “Ketika mau menjadi calon, Bobby Nasution ini saya sekolahkan ke Banyuwangi, yakni kepada Abdullah Azwar Anas,” kata Hasto.

    Hasto mengaku, pihaknya saat itu harus mengorbankan salah seorang kader partai di Sumut. Namun belakangan, Bobby Nasution dinilai punya ambisi berlebihan.

    “Namun, kami pikir karena beliau menantu presiden, ia merasa itu sudah merupakan karunia luar biasa. Tapi ternyata keinginannya banyak sekali. Maka saya sampaikan, kita tidak bisa bersama lagi,” tegas Hasto.

    Ia menyebut, Bobby tidak memiliki kesetiaan sama sekali dan lebih suka berpindah-pindah partai politik. Sebab, Bobby yang sebelumnya merupakan kader PDIP berlabuh ke Partai Golkar, lalu saat ini pindah ke Gerindra.

    Hasto mengungkapkan, berbagai kerusakan demokrasi terjadi di Pilkada Sumut. Namun, ia justru mengapresiasi sikap Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi yang memiliki kesabaran tinggi. Ia menilai, Edy menunjukkan sikap yang kesatria karena membuktikan sikap infanteri.

  • Debat Kedua Pilkada Lutim, KPU Harap Paslon Perkuat Gagasan, Bukan Pribadi

    Disiarkan Langsung FAJAR TV, Berikut Panelis Debat Kedua Pilkada Lutim

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) siap menggelar Debat Publik Kedua Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati. Debat kedua ini akan digelar di Hotel Claro, 17 November 2024.

    Debat kedua ini akan disiarkan langsung oleh FAJAR TV. Masyarakat bisa menyaksikan mulai pukul 20.00 Wita.

    Komisioner KPU Luwu Timur, Indra Paningaran mengatakan tema debat kedua ini, adalah “memajukan daerah dengan penyelarasan pembangunan untuk memperkokoh bangsa dan negara”.

    KPU kabupaten Luwu Timur telah menetapkan 9 orang panelis dari professional, akademisi dan tokoh masyarakat. Para panelis, yakni Prof. Dr. Ir. Hj. A. Majdah Muhyiddin Zain, M.Si, Drs. Andi Yudha Yunus, S.H., MM, Dr. Masluki, SP., MP, Dr. Adam Badwi, SKM., MM.

    Panelis lainnya adalah Dr. Muh. Igbal Latief, M.Si, Dr. Buhari, S.Pd., M.Pd, Lusia Palulungan, S.H., M.Hum, Irwan Ade Saputra, S.IP., M.Si, Abdul Karim

    “Kita berharap debat kedua ini berjalan lancar, tertib, dan aman. Kami telah berkoordinasi dengan pihak keamanan, termasuk pihak terkait di Kota Makassar,” kata Ketua KPU Lutim, Irfan Lahabu.

    Irfan berharap agar masyarakat kabupaten Luwu Timur tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan Pilkada yang damai mengingat tinggal 15 hari menuju hari pencoblosan.

    “Saat debat hanya ada 50 orang massa per paslon yang dibolehkan masuk ke arena debat,” katanya. (Ikbal/fajar)

  • Jangan Banyak Gimik, Nirwono Joga Minta Paslon DKI Jakarta Fokus Menawarkan Solusi Menyelesaikan Masalah

    Jangan Banyak Gimik, Nirwono Joga Minta Paslon DKI Jakarta Fokus Menawarkan Solusi Menyelesaikan Masalah

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan menggelar debat ketiga untuk calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI pada Minggu (17/11).

    Untuk diketahui, tema debat ketiga dan terakhir Pilgub DKI Jakarta akan mengangkat tema utama “Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim”.

    Menanggapi agenda debat ketiga itu, pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, menyarankan agar para pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI tidak terlalu banyak gimik.

    Menurutnya, sebaiknya para paslon lebih menunjukkan solusi dari berbagai permasalahan yang ada ketimbang gimik kontroversial.

    “Jangan terlalu banyak gimik atau kontroversial tetapi ide-ide menarik solutif implementatif,” ujar Nirwono Joga dilansir dari JawaPos.com, Minggu (17/11/2024).

    Tema besar itu akan terbagi dalam enam sub tema. Yaitu, Penanganan banjir, Penataan pemukiman, Penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan dan Pengelolaan sampah. Kemudian, Ketersediaan air bersih, Kota layak huni dan penataan ruang terbuka hijau.

    Menurut Nirwono, tema dan sub tema dalam debat tersebut sudahlah tepat. Pasalnya, itu merupakan masalah yang telah menahun tak kunjung terselesaikan.

    “Ketiga paslon diharapkan fokus pada dua masalah klasik yakni banjir dan kemacetan, program realistis diterapkan dalam 5 tahun dengan target dan indikator jelas terukur,” terangnya.

    Nirwono Joga berharap, ada ide dan gagasan yang dihadirkan ketiga paslon dalam debat nanti malam. Sehingga, masyarakat dapat menentukan pilihan sesuai dengan program-program yang ditawarkan paslon.

  • Di Hadapan Warga Desa Kaleo, Bebas Manggazali: Infrastruktur Kunci Percepatan Ekonomi

    Di Hadapan Warga Desa Kaleo, Bebas Manggazali: Infrastruktur Kunci Percepatan Ekonomi

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Suasana pagi, Desa Kaleo, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) masih diselimuti embun pengunungan. Tiba-tiba ramai suara menyeruak dari warga menyaksikan langkah demi langkah terhentak di sepanjang jalan. Ternyata mereka menyambut kedatangan calon bupati Polman, Andi Bebas Manggazali bersama relawan Besti.

    Langkah Bebas Manggazali yang mengenakan kemeja warna putih disambut sorakan yel-yel “Besti, Besti, Besti. Bebas Bupatiku”. Sambil berjalan, Bebas Manggazali mulai menyapa warga yang sudah menunggu. Ada pula yang berswafoto. Mereka hadir dari berbagai profesi tak lain, karena ingin mendengarkan langsung program calon bupati Polman nomor 2 itu.

    Kampanye di Desa Kaleo dimulai dengan penggambaran kondisi di daerah yang mayoritas penghasil utamanya dari perkebunan. Di mana mereka mengnginkan ada perbaikan infrastruktur jalan. Sudah hampir 10 tahun lamanya jalan di desa tersebut belum pernah disentuh oleh pemerintah kabupaten.

    “Selama ini desa kami hanya mengandalkan dana desa, sementara dana desa sudaH ada beberapa pos yang dianggarkan. untuk itu kita berharap, pak Andi Bebas kalau jadi bupati dapat menganggarkan desa kami untuk perbaikan infrastruktur jalan,” kata pria akrab disapa Bapak Ani.

    Menanggapi hal itu, Bebas Manggazali mengatakan telah berkomitmen memperbaiki sarana dan prasarana, seperti jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, dan kesehatan. Dengan memprioritaskan infrastruktur, diharapkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat dapat meningkat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa ini.

  • Ahok Sebut Anies Tak Pernah Masuk Bursa PDIP untuk Pilgub, Gus Umar: Pramono Langsung Dibuat Kesal

    Ahok Sebut Anies Tak Pernah Masuk Bursa PDIP untuk Pilgub, Gus Umar: Pramono Langsung Dibuat Kesal

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakankan bahwa mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan tidak pernah masuk bursa calon gubernur Jakarta dari PDI-P.

    Ketua DPP PDI-P ini mengklaim, partainya tidak pernah membahas kemungkinan Anies dicalonkan sebagai calon gubernur Jakarta pada Pilkada Jakarta 2024.

    “Enggak pernah dibawa dalam rapat DPP bahwa seorang Anies akan dicalonkan, nggak pernah. Namanya enggak pernah dibahas,” ujar Ahok pada Jumat (15/11/2024) lalu.

    Menanggapi pernyataan itu, tokoh NU, Umar Syahadat Hasibuan atau Gus Umar, mengkritik pernyataan Ahok karena dinilai merusak upaya pasangan Pramono-Rano merangkul pendukung Anies.

    “Cagub @pramonoanung langsung kesel baca ini. Sudah capek dia kemarin nemuin Anies malah dirusak sama ahok,” tulis Gus Umar melalui akun media sosial X, dikutip Minggu (17/11/2024).

    Menurut Gus Umar, pendukung Pramono sudah lelah membranding pertemuan Pramono dan Anies, tetapi langsung gosong gara-gara pernyataan Ahok.

    “Padahal ya pendukung pramono kemarin sudah capek branding pertemuan pramono dan anies. Semua langsung gosong karena ahok. Anak Abah lgsg ngegas habis ini,” ulasnya.

    Warganet pun ramai menyampaikan pandangan. Banyak yang ikut kesal dengan pernyataan Ahok.

    “Ahok bukan nya ga jelas ya, kutu loncat juga sebelas dua belas sama RK. Masih ada aja yg mau dengerin mulut nya dia? kalau ga salah di tempo di bahas kok, busuk nya Ahok ini pun ketahuan,” balas warganet.

    “Aslinya pdip emang ga ada mikir utk kemajuan rakyat jakarta, maunya cuma kepentingan partai dan golongan mereka,” kritik lainnya. (sam/fajar)

  • Sinergi dengan Program Prabowo, Tim Sehati Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    Sinergi dengan Program Prabowo, Tim Sehati Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    Lanjut pengurus DPP Gerindra itu, pemeriksaan kesehatan gratis kali ini terasa spesial. Sebab dilakukan di BTN Hartaco Indah, tempat dirinya banyak menghabiskan waktu.

    “Apalagi hari ini dilakukan di tempat saya besar, dari kecil sampai SMA tinggal di Hartaco Indah, ini sekaligus menjadi nostalgia bagi warga di Sekitar Hartaco ini,”jelasnya.

    Sementara itu, pengurus DPP Gerindra, Misrayanti mengungkapkan jika pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan program yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketum Gerindra.

    Dirinya berharap Andi Seto bisa memimpin Kota Makassar sehingga bisa mempercepat sinergi antar pemerintah pusat dan daerah.

    “Ini bukan pertama kali dilakukan, kami bawa program dari bapak Presiden Prabowo Subianto yang akan terus bersinergi terus dengan program beliau jika terpilih jadi Wali Kota Makassar. Kami berikan kepercayaan kepada anak muda,”jelasnya.

    Misrayanti mengungkapkan kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan dan hari ini memeriksa 300 warga Hartaco.

    Dirinya juga berterimakasih kepada Seto telah menyediakan tempat dan sinergi dalam melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis ini.

    “Kami ucapkan terima kasih banyak kepada Andi Seto Gadhista Asapa yang sudah berkenan mengadakan pengobatan gratis di sini, hari ini hadir kurang lebih 300 warga dengan keluhan manula diabetes darah tinggi. Yang lainnya alhamdulilah sehat, kami berikan fasilitas vitamin,” pungkasnya. (Ikbal/Fajar)

  • Sapa Warga Desa Mirring, Paslon Nomor 2 Komitmen Majukan Industri Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

    Sapa Warga Desa Mirring, Paslon Nomor 2 Komitmen Majukan Industri Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

    FAJAR.CO.ID, POLMAN – Siang itu, cuaca di Dusun Silopo, Desa Mirring, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), dirundung awan kelabu dan mendung masih menggelayut di atas langit. Namun, tidak menyurutkan keyakinan bagi tim pemenangan pasangan calon bupati Polman nomor urut 02, Andi Bebas Manggazali dan wakilnya Siti Rahmawati untuk menyapa warga di daerah itu.

    Bersama rombongan, pasangan yang memiliki tagline Membangun Desa Menata Kota ini tiba pukul 14.05 WITA. Bebas mengenakan baju berkerah warna putih, senada dengan yang dikenakan Siti Rahmawati. Kedatangannya disambut antusias warga dengan teriakan yel-yel “Besti, Besti, Besti.”

    Langkahnya perlahan namun pasti, mereka menyapa ratusan masyarakat yang sudah menantinya di sekitar lokasi kampanye dialogis tersebut. Di sana, wajah-wajah antusias menyambutnya dengan penuh semangat dan teriakan yel-yel kemenangan.

    Mereka yang hadir dari berbagai profesi, mulai dari petani hingga para nelayan di desa itu. Suasana nampak semakin meriah ketika wakilnya, Siti Rahmawati, yang dikenal sebagai penyanyi dangdut jebolan kontes dangdut Indonesia, menghibur warga dengan beberapa lagu.

    Saking senangnya, warga baik ibu-ibu maupun bapak-bapak ikut bergoyang dan menikmati suara merdu dari adik kandung Cici Paramida itu. Bebas dan wakilnya hadir tidak datang sekadar sebagai calon pemimpin, tetapi sebagai sosok keluarga yang dikenal sopan dan dekat dengan masyarakat tanpa memandang golongan dan latar belakang.

    “Alhamdulillah saya sangat berterima kasih atas sambutan luar biasa dari warga Desa Mirring,” kata Bebas Manggazali. Dia mengungkapkan rasa hormat dan bangga terhadap warga Mirring yang telah rela menunggu kedatangan mereka.