Category: Fajar.co.id Politik

  • Tim Pemenangan Mohon Maaf ke Warga Polman Kampanye Akbar Besti Sempat Macetkan Jalan

    Tim Pemenangan Mohon Maaf ke Warga Polman Kampanye Akbar Besti Sempat Macetkan Jalan

    FAJAR.CO.ID, POLMAN – Calon Bupati dan Wakil Bupati, Andi Bebas Manggazali dan Siti Rahmawati menggelar kampanye akbar di lapangan Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, pada Selasa, 19 November 2024. Sekitar puluhan ribu relawan dan simpatisan pasangan nomor urut 2 ramaikan kampanye akbar.

    Dalam setiap tahapan Pilkada Polman 2024, relawan dan simpatisan Besti diketahui paling kompak. Mereka senantiasa hadir memberikan dukungan sekaligus menjadi saksi perjuangan Bebas-Siti menuju kursi 01 dan 02 di Bumi Tipalayo.

    Nah, dalam kampanye akbar bertajuk ‘Menang dengan Besti’ diperkirakan jumlah massa yang hadir sekitar 30 ribu. Ini berkat, tim Besti menghadirkan Raja Dangdut Rhoma Irama bersama Soneta Grup serta sejumlah penyanyi dangdut Tanah Air, seperti Nurdin KDI, Nilam KDI dan kakak Siti Rahmawati, Cici Paramida.

    Ketua Tim Pemenangan Besti, Syuaib Hannan menyampaikan pihaknya mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat luar biasa dalam menghadiri kampanye akbar. Termasuk pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Polman turut membantu melakukan pengamanan dan mengatur lalulintas.

    Syuaib mengakui dengan kehadiran massa mencapai puluhan ribu orang, jalan di sekitar Wonomulyo dan sekitarnya mengakibatkan kemacetan. Olehnya itu, mewakili Besti, Syuaib menyampaikan permohonan maaf kepada warga Polman atas ketidaknyamanan yang terjadi.

    “Antusiasme relawan maupun masyarakat yang amat tinggi untuk mengikuti kampanye akbar Besti tentunya tidak bisa kami bendung dan batasi. Olehnya itu, mewakili Bebas-Siti, saya memohon maaf kepada warga Polman, khususnya yang beraktivitas di sekitar Wonomulyo atas ketidaknyamanan dalam berlalu lintas,” ujarnya.

  • Kampanye Akbar Bersama Soneta Rhoma Irama, 30 Ribuan Massa Tumpah di Wonomulyo Polman

    Kampanye Akbar Bersama Soneta Rhoma Irama, 30 Ribuan Massa Tumpah di Wonomulyo Polman

    Dia menargetkan akan menjadikan Polman sebagai salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Melihat dari potensi pertanian yang dimiliki. “Polman akan menjadi lumbung pangan dan penyanggah ibu kota Nusantara. Kita punya banyak kekayaan alam yang bisa tumbuh kembangkan,” tutur ayah empat ini.

    Sementara Ketua Tim Pemenangan Partai Koalisi Pemenangan Bebas-Siti, Ajbar Abdul Kadir sangat optimis Paslon 2 akan memenangkan Pilkada Polman 2024 dengan segala prestasi yang dimiliki keduanya. “Hadirnya 30 warga di lapangan Bumiayu Wonomulyo menandakan kita sangat optimis memenangkan pertarungan. Hari ini, di kampanye akbar Besti sudah rasa-rasanya kita seperti telah merayakan deklarasi kemenangan,” kata anggota DPR RI Komisi IV.

    Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini pun berharap masyarakat tetap kompak dan saling bahu-membahu mengawal Besti hingga ke tangga 27 November untuk mencoblos nomor 2. “Kita coblos? Nomor 2. Kita sama-sama hantarkan Pak Bebas dan Ibu Siti menjadi Bupati dan Wakil Bupati Polman Periode 2024-2029,” bebernya.

    Pasangan Besti melakukan kampanye akbar di Lapangan Bumiayu dihibur langsung sejumlah penyanyi dangdut legendaris Raja’ Dangdut Rhoma Irama bersama dengan Soneta group. Selain Rhoma Irama, hadir pula beberapa penyanyi dangdut lainnya, seperti Nilam KDI, Nurdin dan saudara kandung dari calon Wakil Bupati Polman Cici Paramida.

    Besti merupakan pasangan calon yang dianggap paling ideal dari empat kandidat lainnya untuk memimpin Polman ke depan. Berbekal modal pengalaman dimiliki, masyarakat menyakini mampu membawa Polman lebih baik ke depan.

  • Jokowi Turun Gunung Dukung Ridwan Kamil-Suswono, Once PDIP Yakin Warga Jakarta Pilih Pram-Doel

    Jokowi Turun Gunung Dukung Ridwan Kamil-Suswono, Once PDIP Yakin Warga Jakarta Pilih Pram-Doel

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dukungan presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) terhadap pasangan Ridwan Kamil-Suswono pada pilgub Jakarta, tidak membuat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) khawatir.

    Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu yakin masyarakat Jakarta akan mendukung penuh pasangan yang diusung PDIP, Pramono Anung dan Rano Karno (Pram-Doel).

    Kepercayaan diri itu disampaikan politikus PDI Perjuangan, Ellfonda Mekel atau Once. Dia percaya diri banyak masyarakat Jakarta yang bakal memilih kandidat yang diusung parpolnya untuk kontestasi politik di provinsi berikon Monas itu.

    “Saya yakin masyarakat Jakarta akan tetap memilih pasangan Mas Pram dan Bang Doel,” kata Once ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11).

    Legislator Daerah Pemilihan II Jakarta itu mengaku menyaksikan langsung sikap rakyat, sehingga menganggap Pram-Doel memperoleh suara besar di provinsi Metropolitan.

    “Kami tiap hari bertemu masyarakat, melihat bagaimana reaksi masyarakat terhadap Mas Pram dan Bang Del, bahwa mereka adalah pemimpin yang punya kemampuan, latar belakang cukup, punya pengalaman di posisi-posisi strategis,” kata Once.

    Sebelumnya, Jokowi di Kafe Kaizen Heritage, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Senin (18/11) mengaku mendukung Calon Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil karena rekam jejak.

    “Kenapa saya (mendukung) Ridwan Kamil? Karena rekam jejak. Saya ulang, kenapa saya Ridwan Kamil? Karena, rekam jejak,” ucap Jokowi, Senin kemarin. (fajar)

  • Puluhan Ribu Relawan Siap Hadiri Kampanye Akbar MULIA, IAS Mohon Maaf Jika Bikin Macet

    Puluhan Ribu Relawan Siap Hadiri Kampanye Akbar MULIA, IAS Mohon Maaf Jika Bikin Macet

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA) bakal menggelar kampanye akbar di lapangan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) CPI, Kota Makassar, pada Rabu (20/11/2024). Sedikitnya puluhan ribu relawan dan simpatisan pasangan nomor urut 1 siap memadati lokasi kampanye akbar.

    Dalam setiap tahapan Pilwalkot Makassar 2024, relawan dan simpatisan MULIA diketahui paling solid. Mereka senantiasa hadir memberikan dukungan sekaligus menjadi saksi perjuangan Appi-Aliyah menuju kursi 01 dan 02 di Kota Daeng.

    Nah, dalam kampanye akbar bertajuk ‘Menang dengan MULIA’ diperkirakan jumlah massa yang hadir bakal lebih banyak. Terlebih, tim MULIA sudah mengeluarkan undangan terbuka agar segenap masyarakat hadir. Ditambah lagi, banyak hiburan menarik selama kegiatan.

    Ketua Tim Pemenangan MULIA, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menyampaikan pihaknya hingga kini terus mematangkan persiapan kampanye akbar. Termasuk di antaranya masalah pengamanan dan potensi kemacetan yang bakal timbul.

    Eks Wali Kota Makassar dua periode itu mengakui dengan estimasi massa mencapai puluhan ribu orang, jalan di sekitar MNEK CPI dan sekitarnya pasti bakal macet. Olehnya itu, mewakili MULIA, IAS menyampaikan permohonan maaf kepada warga Makassar atas ketidaknyamanan yang berpotensi terjadi.

    “Antusiasme relawan maupun masyarakat yang amat tinggi untuk mengikuti kampanye akbar MULIA tentunya tidak bisa kami bendung dan batasi. Olehnya itu, mewakili MULIA, saya memohon maaf kepada warga Makassar, khususnya yang beraktivitas di sekitarnya MNEK CPI atas ketidaknyamanan seperti kemacetan yang kemungkinan besar muncul saat kampanye akbar besok,” ujar IAS, Selasa (19/11/2024).

  • Jokowi Terang-terangan Mendukung dan Kampanyekan RK-Suswono, Begini Respons PDIP

    Jokowi Terang-terangan Mendukung dan Kampanyekan RK-Suswono, Begini Respons PDIP

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan presiden Joko Widodo (Jokowi), terang-terangan memberikan dukungan kepada pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono di Pilkada Jakarta 2024.

    Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat mengaku tak mempermasalahkan dukungan Jokowi tersebut.

    Sebab, kata dia, Jokowi saat ini sudah tidak berstatus sebagai kader PDIP.

    “Beliau sudah bukan kader partai (PDIP), karena melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga partai. Silakan saja,” kata Djarot kepada wartawan, Selasa (19/11/2024).

    Djarot mempersilakan warga Jakarta untuk menilai sikap Jokowi tersebut. “Gusti Allah mboten sare dan biarkan warga menilai watak, budi pekerti dan kepribadian seseorang. Kita selalu berserah diri kepada kekuasaan Gusti Allah dan kedaulatan rakyat,” ucap Djarot.

    Djarot meyakini, warga Jakarta merupakan pemilih rasional. Sehingga akan menjatuhkan pilihannya kepada pasangan yang diusung PDIP, yakni Pramono-Rano.

    “Saya yakin dan percaya warga Jakarta sudah cerdas dan bisa membedakan mana loyang dan mana emas. Mas pram dan bang Doel akan terus turun ke bawah, mendengarkan suara warga jakarta dan memberikan solusi yg bisa diterapkan ketika diberikan amanah memimpin Jakarta,” tegasnya.

    Sebelumnya, Jokowi blak-blakan mengaku mendukung Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jakarta, karena rekam jejak dan ilmunya. Hal itu disampaikan Jokowi usai melakukan pertemuan dengan Ridwan Kamil di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (19/11).

  • Puji Gagasan Infrastruktur Risma-Gus Hans, Hasto Kristiyanto Sebut Dekat dengan Kebutuhan Nyata Masyarakat

    Puji Gagasan Infrastruktur Risma-Gus Hans, Hasto Kristiyanto Sebut Dekat dengan Kebutuhan Nyata Masyarakat

    FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Program yang ditawarkan pasangan cagub dan cawagub Jawa Timur (Jatim), Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) dinilai cukup realistis untuk menjawa kebutuhan masyarakat.

    Diketahui, KPU Jawa Timur menggelar debat derakhir Pilgub Jatim pada Senin (18/11) malam. Dari debat itu, tergambar program yang akan dijalankan pasangan calon jika terpilih sebagai gubernur mendatang.

    Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto memuji Paslon nomor urut 3, Risma-Gus Hans usai debat tersebut.

    Hasto menilai Risma-Gus Hans mampu menghadirkan gagasan infrastruktur yang membumi, terintegrasi, dan ramah lingkungan. Hal itu menunjukkan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan masyarakat Jatim.

    Menurutnya, Risma memaparkan rencana besar untuk membangun akses transportasi yang tidak hanya mendukung perekonomian, tetapi mengatasi ketimpangan antarwilayah.

    Salah satu gagasan unggulannya, yaitu pembangunan jalan sepanjang pantai untuk mengatasi abrasi yang terintegrasi dengan transportasi darat, seperti kereta api dan angkutan laut multifungsi digunakan untuk barang, penumpang, dan layanan kesehatan.

    “Gagasan Bu Risma dan Gus Hans konkret dan membumi. Mereka mampu menghadirkan konsep infrastruktur yang terintegrasi dengan kebutuhan setiap kabupaten/kota,” ujar Hasto.

    Apa yang disampaikan keduanya, kata Hasto, menunjukkan kedekatan mereka dengan kebutuhan nyata masyarakat.

    Hasto melihat Risma-Gus Hans tak hanya menawarkan ide, tetapi solusi konkret yang siap diwujudkan. Contohnya, selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, Risma berhasil menciptakan berbagai terobosan yang kini dirancang untuk diterapkan di skala provinsi.

  • Relawan Anies Beralih Dukung Pramono-Rano, Gerakan Gercos Berubah Haluan

    Relawan Anies Beralih Dukung Pramono-Rano, Gerakan Gercos Berubah Haluan

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dukungan terhadap pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, semakin menguat. Loyalis mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, Tatak Ujiyati, mengungkapkan bahwa para relawan yang sebelumnya mendorong gerakan Coblos Semua (Gercos) kini mulai mengalihkan dukungan ke paslon nomor urut 3 tersebut.

    “Semenjak pasangan Pram-Doel diterima oleh ABW, kami menganggapnya sebagai sinyal kuat dukungan. Sehingga yang awalnya mendorong gerakan coblos semua (Gercos), kelompok-kelompok relawan Anies mulai mengubah haluan mendukung pasangan nomor 3,” kata Tatak kepada wartawan, Senin (18/11/2024).

    Tatak menjelaskan bahwa perubahan sikap ini terjadi setelah relawan mencermati profil, visi-misi, dan performa debat dari para kandidat. Mereka menilai Pramono Anung dan Rano Karno sebagai pasangan yang paling siap memimpin Jakarta.

    “Memang setelah mencermati profil kandidat, visi misi antar calon, dan performa debat sebelumnya, kami melihat pasangan Pramono-Rano Karno merupakan kandidat terbaik Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta. Semoga menang satu putaran,” ujar Tatak optimis.

    Tatak juga menjelaskan bahwa dirinya hadir di debat pamungkas Pilkada Jakarta atas undangan langsung dari tim paslon nomor urut 3. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tidak ada permintaan khusus dari Anies Baswedan untuk mewakili dirinya dalam acara tersebut.

    “Kami hadir atas undangan dari Tim Mas Pram-Bang Doel. Tentunya kami menyambut undangan itu dengan senang hati dan hadir mendukung beliau-beliau di acara debat terakhir,” jelasnya.

  • PSI: Fufufafa Isu Politik yang Tidak Laku

    PSI: Fufufafa Isu Politik yang Tidak Laku

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Biro Ideologi dan Kaderisasi DPW PSI Bali, Dedy Nur, menyentil isu politik yang belakangan disebut dengan istilah Fufufafa.

    Dikatakan Dedy, Fufufafa merupakan sindiran untuk wacana politik yang kosong, tanpa arah, dan tidak relevan bagi masyarakat luas.

    “Fufufafa, issue Politik yang Tidak Laku. Fufufafa istilah sindiran untuk wacana politik yang kosong, tanpa arah jelas, masih terus menjadi gorengan tetangga sebelah yang masih belum bisa move on,” ujar Dedy dalam keterangannya di aplikasi X @DedynurPalakka (18/11/2024).

    Dedy mengisyaratkan, Fufufafa sebagai gambaran isu-isu yang lebih banyak berputar di lingkaran elite, tetapi gagal menyentuh hati rakyat.

    Istilah ini, lanjut Dedy, merujuk pada wacana seperti perpanjangan masa jabatan presiden hingga tiga periode atau serangan personal tanpa solusi.

    “Entah itu berupa wacana tiga periode yang berkali-kali tenggelam, atau serangan personal yang tak menawarkan solusi apapun,” tukasnya.

    Dedy menambahkan, masyarakat Indonesia kini lebih kritis dalam menilai politik.

    “Masyarakat sudah lelah dengan retorika tanpa substansi. Rakyat Indonesia sekarang lebih kritis,” cetusnya.

    Mereka tidak lagi peduli pada isu yang hanya menjadi komoditas politik. Sebaliknya, mereka menginginkan solusi konkret untuk masalah yang dihadapi sehari-hari.

    “Melainkan mencari solusi konkret untuk masalah yang benar-benar mereka hadapi,” Dedy menuturkan.

    Tambahnya, Fufufafa hanya sebuah bukti bahwa tidak semua narasi politik bisa laku di pasar pemikiran rakyat terutama di X land.

  • Isu Fufufafa Belum Reda, PSI Klaim Masyarakat Sudah Lelah

    Isu Fufufafa Belum Reda, PSI Klaim Masyarakat Sudah Lelah

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Biro Ideologi dan Kaderisasi DPW PSI Bali, Dedy Nur, menyentil isu politik yang belakangan disebut dengan istilah Fufufafa.

    Dikatakan Dedy, Fufufafa merupakan sindiran untuk wacana politik yang kosong, tanpa arah, dan tidak relevan bagi masyarakat luas.

    “Fufufafa, issue Politik yang Tidak Laku. Fufufafa istilah sindiran untuk wacana politik yang kosong, tanpa arah jelas, masih terus menjadi gorengan tetangga sebelah yang masih belum bisa move on,” ujar Dedy dalam keterangannya di aplikasi X @DedynurPalakka (18/11/2024).

    Dedy mengisyaratkan, Fufufafa sebagai gambaran isu-isu yang lebih banyak berputar di lingkaran elite, tetapi gagal menyentuh hati rakyat. 

    Istilah ini, lanjut Dedy, merujuk pada wacana seperti perpanjangan masa jabatan presiden hingga tiga periode atau serangan personal tanpa solusi.

    “Entah itu berupa wacana tiga periode yang berkali-kali tenggelam, atau serangan personal yang tak menawarkan solusi apapun,” tukasnya. 

    Dedy menambahkan, masyarakat Indonesia kini lebih kritis dalam menilai politik. 

    “Masyarakat sudah lelah dengan retorika tanpa substansi. Rakyat Indonesia sekarang lebih kritis,” cetusnya. 

    Mereka tidak lagi peduli pada isu yang hanya menjadi komoditas politik. Sebaliknya, mereka menginginkan solusi konkret untuk masalah yang dihadapi sehari-hari.

    “Melainkan mencari solusi konkret untuk masalah yang benar-benar mereka hadapi,” Dedy menuturkan. 

    Tambahnya, Fufufafa hanya sebuah bukti bahwa tidak semua narasi politik bisa laku di pasar pemikiran rakyat terutama di X land. 

  • Awali Pemaparan Visi Misi dengan Menyanyi Lagu Mandar, Bebas-Siti Berhasil Curi Perhatian pada Debat Pilkada Polman

    Awali Pemaparan Visi Misi dengan Menyanyi Lagu Mandar, Bebas-Siti Berhasil Curi Perhatian pada Debat Pilkada Polman

    FAJAR.CO.ID, POLMAN – Penampilan pasangan calon Bupati Polewali Mandar (Polman), Andi Bebas Manggazali dan wakilnya Siti Rahmawati berhasil mencuri perhatian para peserta debat publik Pilkada 2024. Betapa tidak, debat yang digelar di gedung Gadis, pada Senin malam, 18 November 2024, Paslon nomor 2 tampil berbeda dengan kandidat lainnya saat menyampaikan visi dan misi.

    Dalam debat kedua, Besti mengawali visi dan misinya dengan melantunkan sebait lirik lagu Mandar yang dibawakan langsung oleh Siti Rahmawati. Lagu itu berjudul ‘Diwattu Tallobena’, merupakan salah satu lagu Mandar yang sangat populer hingga saat ini. Lagu Mandar ini sengaja dinyanyikan Siti sebagai bentuk komitmennya dalam mendukung pelestarian seni dan budaya Mandar ketika diberikan amanah menahkodai Polman 5 tahun ke depan.

    Tidak hanya tampil berbeda, Paslon besti juga memperlihatkan kekompakannya sebagai kandidat calon bupati dan wakil Bupati Polewali Mandar. Itu ditunjukkan saat penyampaian visi misi, keduanya secara kompak berbagi tugas memaparkan program dan visi misinya di hadapan panelis maupun peserta.

    Adapun Besti atau Bebas-Siti memiliki visi Polewali Mandar maju bersahabat: maju, bersih dan berkelanjutan. Sementara misinya, meningkatkan sumber daya manusia yang maju dan sejahtera. Menumbuhkembangkan dan meratakan ekonomi kerakyatan berbasis agro – eco – edu – tourism dan nilai-nilai kearifan lokal.

    Selanjutnya, mewujudkan pusat agro maritim yang berkelanjutan, meningkatkan kualitas birokrasi, tata kelola pemerintahan, pelayanan publik yang responsif, transparan, anti korupsi. Lalu, mengoptimalkan pemerataan pembangunan infrastruktur berkelanjutan sebagai penyanggah lumbung pangan nasional. (*)