Category: Fajar.co.id Politik

  • Di Depan Muhidin, Andi Icul Suarakan Golkar Sulsel Butuh Pemimpin yang Sudah Selesai dengan Dirinya Sendiri

    Di Depan Muhidin, Andi Icul Suarakan Golkar Sulsel Butuh Pemimpin yang Sudah Selesai dengan Dirinya Sendiri

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pelaksana tugas Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Muhidin M Said langsung menggelar rapat setelah tiba di Makassar. Rapat berlangsung di Kantor DPD Golkar Sulsel, Selasa, 23 Desember 2025.

    Dalam rapat itu, kader Golkar Sulsel, Andi Iskandar Lathief menyampaikan pertanyaan sekaligus pendapatnya mengenai Musda Golkar Sulsel, khususnya terkait kriteria ketua mendatang.

    Andi Icul, sapaan Andi Iskandar Lathief awalnya mempertanyakan wacana yang dimunculkan segelintir orang bahwa ketua Golkar Sulsel harus kepala daerah.

    Menurut Andi Icul, Golkar Sulsel sudah punya pengalaman dipimpin dua gubernur, yakni Amin Syam dan Syahrul Yasin Limpo. Dan faktanya kata dia, keduanya tidak memberi efek elektroral seperti yang diharapkan.

    Kedua, kalau kepala daerah yang mau memimpin Golkar Sulsel itu berasal dari level tingkat dua, maka ia menilai akan jauh lebih berat dan sulit untuk berharap banyak pada kepemimpinan mereka kelak.

    “Contoh kita sudah alami kemarin (periode kepengurusan sebelumnya), kita malah kehilangan kursi Ketua DPRD Sulsel,” tegasnya.

    Mengapa itu bisa terjadi? Andi Icul menilai bahwa hal tersebut karena kepala daerah di level kabupaten dan kota daya jangkaunya sudah pasti lebih kecil.

    “Ia sudah ditumpuki berbagai macam tugas di daerahnya. Jadi, kalau kemudian mau mengurus lagi wilayah se-Sulsel, itu akan sangat sulit,” ujarnya.

    Bagi Andi Icul, kalau wacana bupati atau wali kota menjadi ketua Golkar dikhususkan untuk tingkat kabupaten/kota, maka itu memang relevan.

  • Golkar Sulsel Siap Gelar Musda Januari: Appi Berpeluang Aklamasi

    Golkar Sulsel Siap Gelar Musda Januari: Appi Berpeluang Aklamasi

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua DPD II Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri konsolidasi Partai Golkar Sulawesi Selatan bersama Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said, jajaran pengurus DPD I Golkar Sulsel, ketua-ketua DPD II Golkar kabupaten/kota.

    Serta organisasi sayap partai AMPI, AMPG, dan SOKSI. Kegiatan berlangsung di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Jalan Bontolempangan, Kota Makassar, Selasa (23/12/2025).

    Dalam pertemuan tersebut, Muhidin M Said memberikan arahan sekaligus mendengar saran dan pandangan dari kader Golkar se-Sulawesi Selatan. Mayoritas peserta konsolidasi menyarankan agar Musyawarah Daerah (Musda) pemilihan Ketua DPD I Golkar Sulsel segera digelar dalam waktu dekat.

    Muhidin mengungkapkan, Musda DPD I Golkar Sulsel direncanakan digelar pada minggu ketiga Januari 2026 dan diharapkan dapat berlangsung secara mufakat.

    “Insya Allah minggu ketiga bulan Januari. Kita harapkan mufakat supaya tidak terjadi gonjang-ganjing nanti,” tegasnya, usai memimpin konsolidasi di. Makassar

    Ia menegaskan, kepengurusan Golkar Sulsel ke depan tetap akan memanfaatkan kader yang ada selama memiliki loyalitas, pengabdian, dan dedikasi terhadap partai.

    “Kita tetap memanfaatkan apa yang ada sepanjang memang punya loyalitas, pengabdian, dan dedikasi. Jadi nanti kita lengkapi dalam waktu singkat ini,” tuturnya.

    “Jadi begini, nanti ini saya akan lapor sama Ketua Umum. Memang sekarang yang ketua hanya satu, SK itu hanya satu, saya sendiri,” lanjutnya.

    Menanggapi dorongan mayoritas DPD II Golkar yang menginginkan percepatan Musda, Muhidin menegaskan hal tersebut akan segera ditindaklanjuti.

  • Ahmad Ali Diserang, Kader Akar Rumput Bergerak

    Ahmad Ali Diserang, Kader Akar Rumput Bergerak

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kader akar rumput Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Emanuel Luan, pasang badan untuk Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, yang belakangan diserang oleh seorang influencer, DJ Donny.

    Emanuel mengatakan, unggahan DJ Donny di Instagram telah menggiring opini publik secara menyesatkan.

    Dalam konten tersebut, DJ Donny disebut memframing seolah-olah Ahmad Ali terlibat dalam tindak pidana korupsi.

    “DJ Donny hanya menyebar fitnah, sebaiknya belajar dulu sebelum produksi konten,” ujar Emanuel kepada fajar.co.id, Selasa (23/12/2025).

    Dikatakan Emanuel, framing yang dilakukan DJ Donny tidak berdasar dan berpotensi mencemarkan nama baik.

    Ia menekankan bahwa tuduhan tersebut tidak pernah terbukti secara hukum.

    “Beberapa waktu lalu, DJ Donny dalam unggahannya di media sosial Instagram, mengframing bahwa seolah-olah Ahmad Ali Ketua Harian DPP PSI terlibat dalam tindakpidana korupsi,” Emanuel menuturkan.

    “Bang Ahmad Ali diframing oleh DJ Donny seolah-olah terlibat dalam tindakpidana korupsi,” tambahnya.

    Emanuel kemudian mengutip pernyataan Sekretaris PSI Sulawesi Barat, Iswan yang mengatakan bahwa tindakan DJ Donny merupakan bentuk fitnah yang serius.

    “Tindakannya tersebut benar-benar jahat dan fitnah ujar Iswan Sekretaris PSI Sulbar,” ucap Emanuel.

    Ia menegaskan, Indonesia merupakan negara hukum, sehingga setiap tuduhan pidana harus didasarkan pada proses hukum yang sah dan putusan pengadilan.

    “Kita adalah negara hukum dan tentu saja segala hal yang berkaitan dengan penegakan hukum,” tukasnya.

  • Tanpa Taufan Pawe, Munafri–Muhidin Bertemu di Makassar, Golkar Sulsel Konsolidasi

    Tanpa Taufan Pawe, Munafri–Muhidin Bertemu di Makassar, Golkar Sulsel Konsolidasi

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir menjemput langsung Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan, Muhidin M Said, di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Jalan Botolempangan, Makassar, Selasa (23/12/2025).

    Munafri yang akrab disapa Appi tampak mengenakan atribut kuning kebesaran Partai Golkar. Ia menunggu di depan kantor DPD I Golkar Sulsel bersama jajaran pengurus DPD I serta sejumlah ketua DPD II kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

    Muhidin tiba di kantor Golkar, pukul 13.30 Wita. Kader partai berlambang pohon beringin, telah bersiaga menunggu sejak sekitar pukul 12.00 Wita.

    Pada momentum tersebut, terdapat pemandangan menarik. Dari sekian banyak kader dan pimpinan Golkar yang hadir, Munafri Arifuddin dipercaya untuk mengalungkan bunga sekaligus memasangkan passapu kepada Muhidin M Said yang baru saja turun dari kendaraan dan memasuki area kantor DPD I Golkar Sulsel.

    “Selamat datang di Makassar pak Ketua,” ucap Munafri Rifuddin alias Appi.

    “Terima kasih, Pak Wali,” jawab Muhidin M Said, sambil bersalaman dengan Munafri Arifuddin setibanya di lokasi.

    Muhidin M Said yang juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Sulawesi, selanjutnya langsung memimpin rapat konsolidasi dan koordinasi kader Golkar se-Sulawesi Selatan.

    Rapat tersebut digelar sebagai bagian dari penguatan soliditas internal partai serta penyelarasan langkah strategis Golkar Sulsel ke depan, dengan melibatkan seluruh unsur pimpinan dan kader di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

  • Sindir Pedas Demokrat Soal Isu Ijazah Palsu, Bestari Barus Sebut Jokowi dan SBY Setara

    Sindir Pedas Demokrat Soal Isu Ijazah Palsu, Bestari Barus Sebut Jokowi dan SBY Setara

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Politik, Bestari Barus, keberatan dengan sikap sejumlah elite Partai Demokrat yang menyinggung isu dugaan ijazah palsu Jokowi.

    Ia menegaskan langkah tersebut tidak pantas disampaikan ke ruang publik, terlebih karena Demokrat dan PSI berada dalam barisan koalisi yang sama.

    Bestari mengungkapkan kekecewaannya atas pernyataan yang disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, Benny Harman, dalam forum resmi parlemen.

    Baginya, sindiran yang disampaikan justru memancing tafsir negatif dan bergulir luas di ruang publik.

    “Bahkan sampai dengan anggota DPR RI membicarakan hal-hal yang menurut kami sebagai sesama koalisi itu kurang pantas untuk disampaikan ke depan publik,” ujar Bestari dikutip pada Senin (22/12/2025).

    Ia menekankan bahwa pernyataan Benny Harman dalam rapat resmi DPR kemudian dipelintir dan ditayangkan berulang kali oleh media, sehingga menimbulkan kesan tudingan terhadap Jokowi.

    “Benny Harman memberi sindiran-sindiran di rapat resmi yang teragenda dengan resmi di instansi resmi DPR, itu melakukan sindiran-sindiran yang kemudian justru ini ditayang berulang,” katanya.

    “Ya itu per stasiun TV tapi kemudian ditanggapi agak menuduh,” lanjut Bestari.

    Bestari menegaskan, sikap tersebut tidak elok, mengingat Jokowi merupakan sosok yang juga berjasa dalam perjalanan politik Demokrat.

    Termasuk ketika menunjuk Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai menteri ATR/BPN.

    “Pada patron kami Pak Jokowi yang sesama koalisi ini ya yang pernah juga menetapkan Bung AHY (Ketum Demokrat) pada posisi yang terhormat sebagai menteri,” ucapnya.

  • Dukungan 17 DPD II Mengalir ke Munafri Pimpin Golkar Sulsel

    Dukungan 17 DPD II Mengalir ke Munafri Pimpin Golkar Sulsel

    FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bayang-bayang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, kian nyata. Penunjukan Muhidin M Said sebagai Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel memicu respons positif dari jajaran pengurus dan kader di daerah, sekaligus menghidupkan dinamika internal partai.

    Di tengah proses penataan internal, arah dukungan politik di akar rumput Golkar justru semakin mengerucut untuk Munafri Arifuddin alias Appi memimpin Golkar Sulsle.

    Sejumlah Ketua DPD II Partai Golkar di Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk tetap solid dan konsisten mengawal Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin sebagai figur yang didorong maju pada Musda DPD I Golkar Sulsel yang direncanakan digelar pada 2026 mendatang.

    Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Kaswadi Razak, menyampaikan bahwa sebanyak 17 pengurus DPD II di daerah menyambut baik penunjukan Plt Ketua tersebut. Ia menegaskan, kondisi internal, saat ini tetap solid dan kondusif.

    “Kalau sekarang masih sama 17 DPD II, kami tetap solid bersama pak Munafri. Kalau ditanya berapa DPD yang terus mengawal, itu ada 17,” ujar Kaswadi, Senin (22/12/2025).

    Sinyal ini memperlihatkan bahwa konsolidasi tidak hanya berjalan dalam kerangka struktural Makassar saja, tetapi juga menguat pada basis dukungan politik di tingkat kabupaten dan kota.

    Dengan dinamika yang kian mengkristal, peta kekuatan menuju Musda Golkar Sulsel mulai terbaca sejak dini.

    “Jadi, 17 DPD II yang selama ini solid dan konsisten mengawal dinamika Golkar Sulsel berasal dari berbagai kabupaten/kota,” tuturnya.

    “Dukungan tersebut mencerminkan komitmen kader Golkar di Sulsel untuk menjaga kekompakan dan stabilitas partai menjelang Musda,” sambung mantan Bupati Soppeng itu.

    Dengan kondisi tersebut, Partai Golkar Sulsel optimistis dapat menyelenggarakan Musda secara demokratis, menjaga persatuan internal, serta memperkuat posisi partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.

    Saat ditanya mengenai dinamika dukungan figur, termasuk sosok Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang selama ini mendapat dukungan dari sejumlah DPD II.

    Kaswadi menegaskan bahwa harapan terhadap figur tertentu tetap ada, namun keputusan akhir tetap berada pada mekanisme Musda.

    “Kita semua tentu berharap Pak Wali Makassar pimpin Golkar Sulsel, ini dia menjadi figur, tapi semua itu nanti tergantung mekanisme yang ada. Kita lihat saja bagaimana prosesnya ke depan,” katanya.

    Ia juga merespon positif Penunjukan Koordinator Wilayah (Korwil) Partai Golkar untuk Sulawesi, Muhidin M Said, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menggantikan Taufan Pawe, mendapat respons positif dari jajaran pengurus di daerah.

    Muhidin M Said diberi mandat oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk melaksanakan konsolidasi internal serta mempersiapkan dan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulsel.

    Kaswadi menyebutkan, langkah ini sebagai upaya menjaga soliditas organisasi partai, sekaligus memastikan roda partai tetap berjalan sesuai mekanisme.

    “Ke depan harapan kita tentu bagaimana kerja-kerja Plt Ketua Golkar Sulsel dalam melakukan konsolidasi,” jelasnya.

    “Kita berharap semuanya sesuai dengan harapan bersama, bahwa Golkar Sulawesi Selatan ini tetap solid. Bahkan ini bisa menjadi tolok ukur kekuatan Golkar di kawasan Indonesia Timur,” tambah dia.

    Kaswadi juga menaruh harapan besar agar pelaksanaan Musda nantinya benar-benar berjalan secara demokratis, terbuka, dan sesuai dengan aturan organisasi yang berlaku.

    “Dengan adanya Plt ini, kita berharap Musda nanti betul-betul demokratis bagi seluruh calon. Apa pun hasilnya nanti, tentu harus bisa diterima bersama, selama itu sesuai dengan mekanisme organisasi. Mekanisme di Golkar itu jelas dan harus dihormati,” tegasnya.

  • Megawati: Korban Bencana Jangan Dikasih Baju Bekas, Dipikir Kita Ini Orang Miskin

    Megawati: Korban Bencana Jangan Dikasih Baju Bekas, Dipikir Kita Ini Orang Miskin

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melepas bantuan PDIP ke lokasi bencana Sumatera pada Jumat (19/12/2025) di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur

    Dalam arahannya pada ribuan kader Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan Megawati berpesan kepada masyarakat untuk tidak menyumbangkan baju bekas kepada korban banjir Sumatera.

    “Jangan kasih baju bekas. Karena, saya pernah lihat, loh, waktu di daerahnya, saya tidak usah kasih tahu di mana daerahnya, saya tidak usah kasih tahu,” ujar Mega.

    “Dibilangnya, ‘Dipikir kita ini orang miskin. Orang kita kena musibah.’ Wah, saya catat di situ saya, ‘Jangan kasih baju-baju bekas’,” tegas Presiden ke-5 RI itu.

    Megawati menyebut korban bencana sesungguhnya menginginkan kaus simpel yang bahannya mudah menyerap keringat.

    “Jadi saya (tanya) apa? (Jawabnya) ‘kaus’. Ya saya tanya kenapa kamu mau kaus? ‘Bu, kaus itu kalau keringetan katanya cepat ini (kering)’. Oh, begitu ya,” ungkap dia.

    Untuk itu, Megawati meminta khususnya kepada kader PDI-P, untuk menyumbang barang-barang yang dibutuhkan korban bencana.

    “Jadi tolong diingat. Ini harus kamu bawa nanti, untuk apa, untuk menanyakan yang diperlukan apa, lalu nanti ngomong ke DPP kita,” tuturnya.

    Selain baju bekas, Megawati juga menyoroti bantuan makanan yang didominasi mi instan.

    Ia mengatakan bahwa pengungsi itu tidak boleh asal dikasih makanan instan kemasan cepat saji. Tapi gizinya harus terpenuhi agar pemulihan fisik mereka bisa lebih maksimal, sehingga dapur umum BAGUNA PDI Perjuangan selama ini memasak nasi, sayur dan ikan bukan makanan cepat saji. (Pram/fajar)

  • Peta Kekuatan Mulai Terbaca, 17 DPD II Kawal Munafri Menuju Musda Golkar Sulsel

    Peta Kekuatan Mulai Terbaca, 17 DPD II Kawal Munafri Menuju Musda Golkar Sulsel

    “Dukungan tersebut mencerminkan komitmen kader Golkar di Sulsel untuk menjaga kekompakan dan stabilitas partai menjelang Musda,” sambung mantan Bupati Soppeng itu.

    Dengan kondisi tersebut, Partai Golkar Sulsel optimistis dapat menyelenggarakan Musda secara demokratis, menjaga persatuan internal, serta memperkuat posisi partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.

    Saat ditanya mengenai dinamika dukungan figur, termasuk sosok Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang selama ini mendapat dukungan dari sejumlah DPD II.

    Kaswadi menegaskan bahwa harapan terhadap figur tertentu tetap ada, namun keputusan akhir tetap berada pada mekanisme Musda.

    “Kita semua tentu berharap Pak Wali Makassar pimpin Golkar Sulsel, ini dia menjadi figur, tapi semua itu nanti tergantung mekanisme yang ada. Kita lihat saja bagaimana prosesnya ke depan,” katanya.

    Ia juga merespon positif Penunjukan Koordinator Wilayah (Korwil) Partai Golkar untuk Sulawesi, Muhidin M Said, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menggantikan Taufan Pawe, mendapat respons positif dari jajaran pengurus di daerah.

    Muhidin M Said diberi mandat oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk melaksanakan konsolidasi internal serta mempersiapkan dan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulsel.

    Kaswadi menyebutkan, langkah ini sebagai upaya menjaga soliditas organisasi partai, sekaligus memastikan roda partai tetap berjalan sesuai mekanisme.

    “Ke depan harapan kita tentu bagaimana kerja-kerja Plt Ketua Golkar Sulsel dalam melakukan konsolidasi,” jelasnya.

  • Bahlil Pertegas Golkar Tidak Setengah-setengah Dukung Prabowo-Gibran

    Bahlil Pertegas Golkar Tidak Setengah-setengah Dukung Prabowo-Gibran

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mempertegas komitmen Partai Golkar mendukung penuh pemerintah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

    “Target besar yang pertama adalah mendukung pemerintahan Pak Prabowo-Gibran dengan baik dengan program-programnya,” kata Bahlil usai membuka Rapimnas I Golkar di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (20/12/25)

    Target tersebut, menurut Bahlil, harus direalisasikan dengan serius mengingat Golkar juga berada di dalam kumpulan partai koalisi pemerintah.

    Dukungan itu bisa dilakukan dari jalan eksekutif yakni membantu kerja presiden dan legislatif yakni dengan mengawasi kinerja pemerintah.

    Pembahasan ke dua, lanjut Bahlil, yakni soal persiapan Partai Golkar dalam kontestasi pemilu 2029 mendatang.

    Dia menjelaskan, Golkar sudah menetapkan target-target kemenangan yang harus dicapai saat pemilu. Salah satunya yakni meningkatkan jumlah pendapatan jumlah kursi di legislatif.

    “Kita sedang melakukan konsolidasi untuk meningkatkan persiapan agar pemilu 2029 kita bisa menambah kursi yang sekarang 102 bisa di atas 102 itu,” kata dia.

    Bahlil melanjutkan, pembahasan dua poin itu dilakukan langsung di depan ratusan kader yang hadir pada Rapimnas.

    Dengan adanya rapat ini, diharapkan seluruh jajaran Partai Golkar dapat menyatukan semangat dan visi untuk memastikan pemerintahan berjalan dengan kondusif dan berpihak kepada rakyat. (Pram/fajar)

  • Ini Janji Cak Ji Usai Ditunjuk Jadi Ketua DPC PDIP Kota Surabaya

    Ini Janji Cak Ji Usai Ditunjuk Jadi Ketua DPC PDIP Kota Surabaya

    FAJAR.CO.ID, SURABAYA –Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji terpilih sebagai Ketua DPC DPDIP Surabaya periode 2025-2030, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya, Minggu (21/12).

    Diketahui, sejak pemberhentian tugas Adi Sutarwijono alias Awi oleh DPP PDIP pada awal Mei 2025 lalu, jabatan Ketua DPC PDIP Kota Surabaya lowong. Itu artinya, Armuji ditunjuk sebagai ketua setelah sekitar 6 bulan kekosongan jabatan tersebut.

    Usai terpilih sebagai Ketua DPC PDIP Surabaya, Armuji menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri karena sudah dipercaya memegang amanah tersebut di Kota Surabaya.

    “Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri dan Pak Sekjen, yang telah memberi amanah dan rekomendasi kepada saya untuk memimpin DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya,” tutur Armuji.

    Politikus yang akrab disapa Cak Ji itu berjanji akan menjalankan amanah yang diberikan kepadanya, sesuai dengan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yakni selalu melibatkan rakyat.

    “Kita pegang teguh yang dipesankan Ibu Ketua Umum, mendengarlah, datanglah, dan di mana rakyat yang membutuhkan bantuan, kita tidak segan-segan untuk mengulurkan tangan,” imbuhnya.

    Menurut Armuji, partai politik harus hadir memberi solusi konkret bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran partai untuk peka, sigap, dan responsif terhadap kebutuhan nyata rakyat.

    Ketika ditanya mengenai tantangan lima tahun ke depan, Cak Ji mengaku optimis PDI Perjuangan Surabaya akan kembali bangkit dan meraih kemenangan di kontes demokrasi mendatang.