Category: Fajar.co.id Ekonomi

  • Kesuksesan UMKM Unici Songket Silungkang, Upaya BRI Dorong Produk Warisan Budaya Tembus Pasar Internasional

    Kesuksesan UMKM Unici Songket Silungkang, Upaya BRI Dorong Produk Warisan Budaya Tembus Pasar Internasional

    Guna memperluas usahanya, Fitri mulai bergabung dalam program UMKM EXPO(RT) yang diselenggarakan BRI pada 2023 lalu. Melalui berbagai program pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh BRI, Fitri merasakan manfaat besar dalam pengembangan usaha, baik dari sisi pemasaran, penjualan, hingga perluasan jaringan bisnis.

    “Alhamdulillah, program pembinaan dari BRI sangat membantu kami dalam meningkatkan skala bisnis. Tidak hanya melalui pameran, tetapi juga pelatihan dan business matching yang membuka peluang kerja sama lebih luas,” ujar Fitri saat ditemui di ajang BRI UMKM EXPO(RT) 2025 di ICE BSD, Tangerang.

    BRI UMKM EXPO(RT) menjadi salah satu platform penting bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk mereka ke pasar yang lebih luas, termasuk buyer internasional. Selain itu, BRI juga memberikan fasilitas bagi peserta, mulai dari akomodasi hingga pendampingan bisnis. Fitri mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti acara ini sejak 2023 telah memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan Unici Songket.

    Selain partisipasi dalam pameran, Fitri juga mendapatkan pelatihan digitalisasi bisnis. Dengan arahan dari BRI, ia mulai mengoptimalkan pemasaran di berbagai marketplace seperti Lazada, Blibli, dan Tokopedia. Langkah ini semakin meningkatkan daya saing dan eksposur produknya di pasar online.

    Terkait dengan program pemberdayaan UMKM yang dilakukan BRI, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi, menegaskan komitmen BRI dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia. Salah satunya adalah melalui kegiatan UMKM EXPO(RT) yang telah sukses diikuti oleh 1.000 UMKM terpilih pada Februari 2025 lalu. Di samping itu, BRI juga terus memperluas akses pasar ekspor bagi UMKM binaannya melalui program business matching bersama Kementerian Perdagangan yang rutin dilakukan dua kali dalam sebulan.

  • Kebijakan Tarif Impor Donald Trump Sebesar 32 Persen, JK Yakin AS akan Kena Dampak Sendiri

    Kebijakan Tarif Impor Donald Trump Sebesar 32 Persen, JK Yakin AS akan Kena Dampak Sendiri

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kontroversi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump atas kebijakan luar negerinya terus berlanjut. Selain terkait masalah geografis hingga perang, Trump juga sangat kontroversi di bidang ekonomi.

    Terbaru, Donald Trump menerapkan kebijakan tarif impor sebesar 32 persen pada produk yang akan masuk negaranya.

    Merespons hal itu, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) meyakini kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump sebesar 32 persen tidak akan memiliki efek besar terhadap Indonesia.

    JK menilai, kebijakan tersebut hanya sebatas isu pressure dan isu politik Presiden Trump.

    “Saya pikir, itu adalah isu politik saja. Efeknya bagi Indonesia tidak akan besar. Jadi jangan terlalu khawatir seakan-akan mau kiamat dunia ini,” kata JK di kediamannya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, dilansir jawapos, Sabtu (5/4).

    JK menyebut, dampak tarif impor Trump bagi Indonesia hanya sekitar 10 persen. Ia mencontohkan, harga ekspor salah satu produk sepatu ke AS itu USD 15-20 dan harga jual sepatu di AS itu mencapai USD 50-70.

    “Dengan tarif impor yang dikenakan 32 persen, dikalikan dengan harga ekspor USD 20, maka total tarif impor yang dikenakan hanya mencapai USD 6,4. Jadi, hanya kurang lebih 10 persen dari harga jualnya,” ucap JK.

    Sebaliknya, JK menyebut pengenaan tarif impor 32 persen justru akan berdampak pada konsumen dan pengusaha Amerika sendiri.

    “Justru saya berpikir, para pengusaha dan konsumen Amerika sendiri yang akan kena dampaknya sendiri karena daya beli akan tinggi,” ujarnya.

  • Kebijakan Tarif Trump Berpengaruh Besar ke Dampak Penurunan Ekspor Indonesia Khususnya Sulsel

    Kebijakan Tarif Trump Berpengaruh Besar ke Dampak Penurunan Ekspor Indonesia Khususnya Sulsel

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Indonesia disebut-sebut bakal mengalami kesulitan ekonomi usai Donald Trump mengeluarkan kebijakan kontroversi.

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif impor barang yang masuk ke negeri Paman Sam di mana Indonesia dikenai tarif sampai 32%.

    Karena keluarnya kebijakan ini tentunya bakal memiliki dampak yang besar di perekonomian Indonesia.

    Menurut pengamat Ekonomi, Marzuki DEA, kebijakan ini akam berdampak besar khususnya untuk eskpor di Indonesia apalagi Sulawesi Selatan.

    “Jelas kebijakan Trump tsb akan memukul tren perkembangan ekspor komoditas unggulan Indonesia, dan Sulsel khususnya,” katanya Minggu (6/4/2025).

    “Apalagi komoditas tersebut merupakan komoditas strategis untuk kegiatan ekspor selama ini,” ujarnya.

    Kebijakan ini tentunya berdampak besar untuk devisa yang akan menyebabkan penurunan nilai ekspor.

    “Sehingga akan menyebabkan hasil atau nilai devisa dari komoditas2 tsb akan menurun yg selanjutnya akan menurunkan peran nilai ekspor dalam pembentukan PDB/PDRB,” tuturnya.

    “sehingga nikai pertumbuhan ekonomi akan terkontraksi walaupun mungkin relatif kecil,” tambahnya.

    Kata Marzuki, Pemerintah dan pengusaha diharapkan bisa turun tangan langsung untuk mencari solusi terkait hal ini.

    Mengingat kebijakan yang dikeluarkan oleh Trump memberikan ancaman besar untuk ekspor Indonesia ke negara yang potensial.

    “Sehingga pemerintahan dan pengusaha perlu mencari solusi utk mencari peluang utk ekspor ke negara lain yg potensial, di Afrika, Amerika Latin, maupun di Asia, dan negara2 Timur Tengah,” terangnya.
    (Erfyansyah/Fajar)

  • Bidik Pertumbuhan Premi di Tahun 2025

    Bidik Pertumbuhan Premi di Tahun 2025

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Hanwha Life, perusahaan asuransi jiwa terbesar dari Korea Selatan yang telah 1 dekade beroperasi di Indonesia, akan semakin memperbesar eksistensinya tahun 2025, setelah berhasil menutup tahun 2024 dengan pencapaian yang kuat.

    CEO Hanwha Life Indonesia, Steven Namkoong mengungkapkan, “Hanwha Life berhasil mencatatkan rekor pencapaian premi bruto terbesarnya, yakni Rp252,95 miliar tahun 2024, naik Rp84,40 miliar atau lebih dari 50% (yoy) dari tahun 2023 sebesar Rp168,55 miliar.

    Pertumbuhan premi yang tinggi ini, terutama untuk premi bisnis baru, merupakan hasil dari fokus strategi perusahaan dalam meningkatkan inovasi, solusi berorientasi nasabah, dan saluran distribusi.”

    Hanwha Life terus mengukuhkan posisinya sebagai penyedia layanan asuransi yang terpercaya bagi masyarakat Indonesia. Tahun 2024, Hanwha Life telah membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp170,60 miliar, meningkat signifikan dibandingkan Rp72,2 miliar pada 2023.

    Meskipun industri asuransi jiwa menghadapi kondisi berat, Hanwha Life Indonesia berhasil menutup tahun 2024 dalam kondisi keuangan stabil, dengan total aset Rp2,13 triliun, aset investasi Rp1,92 triliun, dan tingkat solvabilitas (RBC) tercatat 1.010,8% atau hampir 9 kali lipat dari persyaratan minimum 120% yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Hanwha Life terus memperkuat posisinya di industri asuransi dengan menjalin kemitraan dengan 257 perusahaan. Langkah ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan asuransi serta meningkatkan jumlah pelanggan yang kini telah mencapai 150.000.

  • Kampung Jtos Belawa Gelar Mappalisu Sumange

    Kampung Jtos Belawa Gelar Mappalisu Sumange

    FAJAR.CO.ID, WAJO — Bupati Wajo, Andi Rosman mengunjungi Kampung Jajanan Tosagena (Jtos) di Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo, Jumat malam, 4 April.

    Orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng itu menghadiri acara Mappalisu Sumange di Kawasan Lapangan Batara Menge, Kelurahan Menge.

    Andi Rosman didampingi Camat Belawa, Arifuddin Arman. Hadir juga Ketua TP PKK Wajo, Fatmawati A. Rosman, anggota DPRD Wajo Haryanto (Nasdem) dan Feri Saputra (Gerindra) serta pengelola Kampung Jtos, Andi Nadar.

    Andi Rosman mengatakan, acara Mappalisu sumange tersebut digagas oleh pelaku UMKM di Kampung Jtos, bertujuan untuk mengembalikan semangat masyarakat Belawa pasca Pilkada Wajo 2024 lalu dan lebaran idul fitri.

    “Tujuan dari kegiatan ini bagaimana masyarakat Belawa bahu membahu bersatu untuk menjalani kebersamaan,” ujarnya, Sabtu, 5 April.

    Dia menambahkan, para pelaku UMKM dan disekitar Kampung Jtos menjadi lebih sejahtera. Keberadaan kawasan kuliner tersebut memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat dan daerah.

    “Kita harapkan kawasan kuliner bisa tumbuh di daerah atau wilayah kecamatan lain,” tuturnya

    Kawasan kuliner yang terletak di Kawasan Lapangan Batara tersebut, diresmikan oleh pemerintah setempat pada 6 Oktober 2018 lalu.

    Kampung Jtos bertahan dan eksis sampai sekarang, walaupun pandemi Covid-19 melanda sejak 20220 lalu. (man/fajar)

  • Inspirasi dari Desa Wunut, Desa BRILiaN yang Membagikan THR Hingga Sediakan Jaminan Sosial Untuk Warganya

    Inspirasi dari Desa Wunut, Desa BRILiaN yang Membagikan THR Hingga Sediakan Jaminan Sosial Untuk Warganya

    FAJAR.CO.ID, KLATEN – Nama Desa Wunut mungkin tidak begitu familiar bagi sebagian masyarakat Indonesia. Namun, desa yang berada di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten ini menyimpan potensi luar biasa yang dikelola dengan baik oleh pemerintah desa setempat dan BUMDes, sehingga memberikan dampak untuk kesejahteraan warga.

    Di area seluas 110,5 hektar, Desa Wunut dikenal dengan sumber mata air yang begitu luar biasa. Potensi inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh warganya untuk membangun wisata air yang kemudian berkontribusi pada roda ekonomi masyarakatnya sendiri, yaitu Umbul Pelem.

    Menurut Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistya Setiawan, pembangunan Umbul Pelem sudah dimulai sejak tahun 2016 yang memanfaatkan dana desa.

    “Dulu di daerah tersebut hanya ada hamparan air. Lalu setelah dana desa, kita mulai berpikir untuk merancang mau digunakan untuk apa. Kalau desa yang lain kan ada yang membuat jalan dan sebagainya. Tapi kami memilih fokus membangun wisata air Umbul Pelem itu,” terang Iwan.

    Umbul Pelem berada di bawah pengelolaan BUMDes Sumberkamulyan yang berdiri pada 2023. Menurut Ketua BUMDes Sumberkamulyan, Sariyanto atau yang biasa disapa Ari, Umbul Pelem merupakan satu-satunya unit usaha yang digeluti hingga sekarang.

    “Karena potensi desa kami ini yang terbesar adalah mata air, jadi yang dikembangkan di sisi wisata air. Jadi kami fokus di situ. Kalau sisi peternakan, kami masih merintis dan mencoba untuk ketahanan pangan. Karena prinsip BUMDes kami fokus satu per satu, jadi kami memang ingin menyempurnakan yang ada dulu baru kemudian membuat terobosan baru,” ungkap Ari.

  • Minyak Telon Lokal Go Global, UMKM Binaan BRI Sukses Ekspor ke Mancanegara

    Minyak Telon Lokal Go Global, UMKM Binaan BRI Sukses Ekspor ke Mancanegara

    FAJAR.CO.ID, TANGERANG — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atauBRI terus mempertegas komitmennya dalam memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas dan memperluas akses pasar.

    Salah satu UMKM binaan yang berhasil tumbuh bersama BRI adalah Habbie, brand minyak telon asal Yogyakarta yang berdiri sejak 2019. Produk ini dikenal inovatif dengan ragam aroma yang variatif dan modern. Habbie telah meraih rekor MURI sebagai brand dengan varian aroma terbanyak di dunia. Selain itu, Habbie juga terpilih menjadi salah satu dari Top 20 finalis Pengusaha Muda BRILiaN 2024, yaitu program inisiatif BRI untuk mencetak pengusaha muda unggul yang siap berkontribusi bagi perekonomian nasional.

    “Dari tahun 2019, Habbie telah terjual lebih dari 2,5 juta botol. Pada BRI UMKM EXPO(RT) 2025 ini, kami mencatatkan penjualan ratusan botol dengan total omset hingga belasan juta rupiah. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan saat pertama kali kami mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) di tahun 2023,” ujarnya.

    Produk Habbie dipasarkan dengan kisaran harga mulai dari Rp27.000 untuk Telon Roll On 10ml hingga Rp65.000 untuk Minyak Kayu Putih 100ml. Selain itu, Habbie juga meluncurkan produk perawatan rambut untuk ibu dan bayi serta menghadirkan Sakura Origin, parfum terinspirasi aroma Telon Sakura Habbie dengan harga Rp149.000 untuk ukuran 50ml.

    Novita menuturkan bahwa partisipasi Habbie dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025 diawali dari proses kurasi. Pengalaman mengikuti program ini memberikan dampak signifikan, tidak hanya dari sisi penjualan, tetapi juga dalam memperluas jejaring bisnis. Saat ini, Habbie masih fokus memperkuat pasar lokal dan memperluas jaringan toko offline. Meski rencana ekspansi ke luar negeri sudah masuk dalam proyeksi bisnis, potensi pasar minyak telon dan kayu putih di dalam negeri masih menjadi prioritas utama.

  • Harga Emas Anjlok Usai Cetak Rekor, Investor Ramai-ramai Ambil Untung

    Harga Emas Anjlok Usai Cetak Rekor, Investor Ramai-ramai Ambil Untung

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Harga emas mengalami koreksi pada perdagangan Kamis (3/4/2025), setelah sebelumnya mencapai rekor tertinggi untuk ke-20 kalinya sepanjang tahun ini.

    Penurunan ini dipicu oleh aksi jual besar-besaran di pasar keuangan global yang terjadi akibat kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

    Dilansir dari CNBC International, harga emas spot turun sebesar 0,85% ke level US$ 3.106,99 per ons troy, atau sekitar Rp49.711.840 (dengan kurs Rp16.000 per dolar AS).

    Sebelumnya, harga sempat menyentuh rekor di US$ 3.167,57, setara Rp50.681.120 per ons troy.

    Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup melemah 1,4% ke posisi US$ 3.121,70, yang jika dikonversi setara dengan Rp49.947.200 per ons troy.

    Analis menilai, koreksi ini didorong oleh aksi ambil untung (profit taking) dan tekanan margin call di pasar. Investor terpaksa melepas sebagian emas mereka untuk menutup kerugian di aset lain yang terkena dampak volatilitas.

    Peter Grant, Wakil Presiden sekaligus analis senior Logam di Zaner Metals, mengungkapkan bahwa tekanan jual ini merupakan bagian dari strategi deleveraging di pasar.

    Meski begitu, ia menegaskan bahwa emas tetap menjadi instrumen investasi yang menarik dalam jangka panjang.

    “Banyak investor yang menjual aset menguntungkan mereka untuk memenuhi margin. Namun, emas tetap menjadi aset aman yang akan terus diminati,” ujar Grant, dikutip Jumat (4/4/2025).

    Kebijakan tarif Presiden Trump menciptakan ketidakpastian baru di pasar global, memicu kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi dunia.

  • 6 Juta Wajib Pajak Menunggak, Dedi Mulyadi Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan

    6 Juta Wajib Pajak Menunggak, Dedi Mulyadi Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan

    FAJAR.CO.ID, BANDUNG —  Masyarakat Jawa Barat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan bermotor patut bahagia. Pasalnya, mereka masih memiliki waktu untuk menyelesaikan masalah tersebut.

    Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi menyatakan bahwa akan memperpanjang program pemutihan pajak kenadaraan bermotor di wilayahnya.

    Keputusan ini diambil setelah melihat masih banyaknya wajib pajak yang belum menyelesaikan tunggakannya. 

    “Pertama dari sisi jangka waktu terlalu mepet ya. Karena melayani hampir 6 juta wajib pajak yang nunggak itu kan bukan perkara gampang,” kata Dedi Mulyadi di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, dilansir jawapos, Rabu (2/4).

    Politikus Partai Golkar itu mengungkapkan, program pemutihan pajak di Jabar disambut antusiasme masyarakat. Ia menyebut, kondisi itu mengakibatkan antrian yang mengular panjang.

    “Saya melihat timbul antrean yang begitu panjang dan itu merepotkan, baik petugas atau para wajib pajak,” ucap Dedi.

    Karena itu, Dedi menyatakakan pihaknya memutuskan untuk memperpanjang waktu pemutihan pajak bagi kendaraan motor dan mobil di Jabar. Hal itu dilakukan untuk menurunkan antrean panjang.

    “Sehingga agar tidak terjadi antrian yang terlalu panjang. Maka waktunya diperpanjang, agar nanti jumlahnya tidak terlaku berdesak desakan dan bisa terlayani dengan baik semuanya,” ujar Dedi.

    Dedi tak memungkiri, pemutihan kendaraan sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Ia menyebut, tunggakan pajak kendaraan yang lama hingga sampai 15 tahun, mengakibatkan masyarakat enggan bayar pajak kendaraan.

  • H+3 Idulfitri, Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Masih Ramai

    H+3 Idulfitri, Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Masih Ramai

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aktivitas mudik pasca Lebaran Idulfitri 2025 tergolong masih cukup tinggi terutama dari Ibu Kota Jakarta. Pada H+3 Idulfitri misalnya, ribuan penumpang tercatat melakukan mudik ke wilayah Jawa Barat.

    Kondisi tersebut khusus terpantau dari Terminal Kampung Rambutan.

    Pengendali Terminal Kampung Rambutan, Mulyono, menywbut jumlah keberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) masih terbilang tinggi pada Rabu atau H+3 Lebaran 2025.

    Jumlah pemudik masih tinggi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur yakni sebanyak 74 bus, yang mengangkut 1.188 penumpang terhitung jam 06.00 pagi hingga 14.00 siang WIB.

    Menurut Mulyono, jumlah itu meningkat cukup signifikan bila dibandingkan pada hari-H Lebaran atau Senin (31/3).

    Tercatat pada perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah hanya ada 61 bus yang diberangkatkan, dengan total 613 penumpang.

    Mulyono menjelaskan mayoritas penumpang yang memilih mudik pada H+3 Lebaran bertujuan ke berbagai daerah di Jawa Barat.

    “Untuk arus mudiknya masih terpantau mayoritas ke beberapa kota di Jawa Barat,” ujar Mulyono kepada awak media di Terminal Kampung Rambutan pada Rabu.

    Data per 06.00 hingga 14.00 WIB memerinci jumlah kedatangan ke Terminal Kampung Rambutan tercatat 95 bus dengan membawa 1.065 penumpang.

    Sebelumnya, puncak arus mudik Lebaran 2025 di Terminal Kampung Rambutan pada terjadi pada H-3 atau 28 Maret dengan total penumpang mencapai angka 3.324 orang. (fajar)