Category: Fajar.co.id Ekonomi

  • Pengguna 5G Terus Bertambah, Telkomsel Punya 73 BTS 5G di Makassar

    Pengguna 5G Terus Bertambah, Telkomsel Punya 73 BTS 5G di Makassar

    FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Sebanyak 73 Base Transceiver Station (BTS) 5G Telkomsel kini tersebar di Makassar. Jumlah itu bagian dari 2.720 BTS yang ada di Kota Daeng.

    “Harapannya 73 ini menjadi tertambah sehingga menarget peluasan-peluasan,” kata Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna kepada jurnalis di Makassar, Senin (5/5/2025).

    Jumlah BTS 5G Telkomsel yang di Indonesia kini lebih dari 2.500. Tersebar di 56 kabupaten atau kota se-Indonesia.

    Di Makassar sendiri, Indra mengatakan pengguna 5G Telkomsel terus menanjak. Sehingga pihaknya mempersiapkan untuk penambahan BTS.

    Jumlah 73 BTS saat ini, kata dia akan terus bertambah sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

    “Di 73 dibanding total itu kecil. Tapi kita tidak akan berhenti di 73. Mudah-mudahan di 2027 kita bisa 7 ribu,” ucap Indra.

    “Pengembangan ini strateginya adalah terukur dan terarah,” tambahnya.

    Penetrasi 5G di Makassar, per April 2025 tercatat 21 persen. Konsumsi rata-ratanya per pengguna per bulan secara nasional.

    Berdasarkan network drive test internal, kecepatan unduh Hyper 5G di lokasi tertentu tercatat mencapai hingga 514 Mbps dan kecepatan unggah hingga 77 Mbps, 5 kali lebih cepat dibanding rata-rata 4G.

    (Arya/Fajar)

  • Perkuat Kerja Sama Energi Hijau, Jepang Dukung Proyek PLTP Muara Laboh

    Perkuat Kerja Sama Energi Hijau, Jepang Dukung Proyek PLTP Muara Laboh

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh di Solok, Sumatera Barat, tampaknya cukup diminati Pemerintah Jepang untuk melakukan investasi.

    Karenanya, pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat memperkuat kerja sama strategis dalam bidang energi hijau dan infrastruktur berkelanjutan, melalui kerangka Asia Zero Emission Community (AZEC).

    Komitmen itu ditegaskan dalam pertemuan bilateral antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Utusan Khusus Perdana Menteri Jepang untuk AZEC, H.E. Fumio Kishida.

    Komitmen itu ditindaklanjuti setelah pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba.

    “Kerja sama ini menunjukkan bahwa Indonesia dan Jepang memiliki visi yang sama dalam menciptakan masa depan hijau dan berketahanan. AZEC menjadi platform penting untuk memperkuat kerja sama lintas sektor, baik dari sisi teknologi, pendanaan, maupun kebijakan,” kata Menko Airlangga di kantornya, Senin (5/5).

    Ia menambahkan, kemitraan ini menjadi bukti nyata kontribusi kedua negara dalam mengatasi tantangan perubahan iklim dan mendorong pertumbuhan ekonomi rendah karbon.

    Salah satu bentuk konkret dari kerja sama ini yakni, proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh di Solok, Sumatera Barat. Proyek PLTP Muara Laboh bernilai USD 500 juta atau setara Rp 8,2 triliun itu berkapasitas 80 megawatt telah mencapai tahap financial close pada 18 April 2025 dan akan segera memasuki tahap konstruksi.

    “Proyek ini menjadi milestone penting dalam implementasi AZEC. Ini adalah bentuk nyata dari investasi ramah lingkungan yang memiliki dampak jangka panjang bagi ketahanan energi nasional,” jelas Airlangga.

  • Harga Pangan Nasional 5 Mei 2025: Ayam Turun, Cabai Rawit Merah Naik

    Harga Pangan Nasional 5 Mei 2025: Ayam Turun, Cabai Rawit Merah Naik

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Badan Pangan Nasional (Bapanas) merilis data terbaru harga pangan nasional per Senin pagi. Sejumlah komoditas mencatat fluktuasi harga, dengan daging ayam ras turun, sementara cabai rawit merah mengalami kenaikan.

    Ayam dan Cabai Rawit Alami Perubahan Harga Signifikan

    Harga daging ayam ras di tingkat konsumen turun ke Rp33.285/kg, dibandingkan hari sebelumnya Rp34.301/kg. Di sisi lain, cabai rawit merah naik ke Rp61.687/kg dari Rp60.620/kg.

    Pergerakan Harga Pangan Lainnya

    Berikut ringkasan harga komoditas pangan di tingkat pedagang eceran nasional (data pukul 08.40 WIB):

    Beras dan Jagung

    Beras premium: Rp15.438/kg (turun dari Rp15.563)

    Beras medium: Rp13.531/kg (turun dari Rp13.719)

    Beras SPHP Bulog: Rp12.553/kg (turun dari Rp12.637)

    Jagung peternak: Rp5.901/kg (turun dari Rp6.200)

    Kedelai dan Bumbu Dapur

    Kedelai biji kering (impor): Rp10.770/kg (turun dari Rp10.811)

    Bawang merah: Rp38.876/kg (turun dari Rp41.423)

    Bawang putih bonggol: Rp43.576/kg (turun dari Rp43.691)

    Aneka Cabai

    Cabai merah keriting: Rp53.615/kg (turun dari Rp53.954)

    Cabai merah besar: Rp47.315/kg (naik dari Rp47.932)

    Daging, Telur, Gula, dan Minyak Goreng

    Daging sapi murni: Rp133.290/kg (turun dari Rp135.718)

    Telur ayam ras: Rp29.284/kg (naik dari Rp29.194)

    Gula konsumsi: Rp18.502/kg (turun tipis dari Rp18.570)

    Minyak Goreng

    Minyak goreng kemasan: Rp20.451/liter (turun dari Rp20.734)

    Minyak curah: Rp17.486/liter (turun dari Rp17.821)

    Minyakita: Rp17.414/liter (turun dari Rp17.606)

    Tepung Terigu dan Garam

    Tepung terigu curah: Rp9.654/kg (turun dari Rp9.783)

    Tepung terigu kemasan: Rp12.642/kg (turun dari Rp12.952)

    Garam konsumsi: Rp11.250/kg (turun dari Rp11.670)

    Komoditas Perikanan

    Ikan kembung: Rp42.088/kg (naik dari Rp40.614)

    Ikan tongkol: Rp34.497/kg (naik dari Rp33.659)

    Ikan bandeng: Rp34.142/kg (turun dari Rp34.322)

    Daging Kerbau

    Daging kerbau beku (impor): Rp102.772/kg (turun signifikan dari Rp107.045)

    Daging kerbau segar (lokal): Rp139.444/kg (turun dari Rp140.909)

    Harga pangan nasional pada awal Mei 2025 menunjukkan pergerakan bervariasi, mencerminkan dinamika pasokan dan permintaan di lapangan. Bapanas terus memantau dan memperbarui data demi menjaga stabilitas harga dan distribusi pangan nasional.

  • Harga BBM Terbaru Mei 2025: Turun di SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo

    Harga BBM Terbaru Mei 2025: Turun di SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Harga bahan bakar minyak (BBM) dari berbagai merek SPBU mengalami penurunan pada awal bulan Mei 2025. Penyesuaian ini terasa di seluruh operator besar seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, dibandingkan dengan harga BBM bulan sebelumnya.

    Penurunan ini memberikan sedikit angin segar bagi konsumen di tengah fluktuasi harga energi global.

    Harga BBM Pertamina Terbaru per 1 Mei 2025

    Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina, harga BBM untuk wilayah Jakarta per 1 Mei 2025 adalah sebagai berikut:

    Pertalite: Rp10.000 per liter

    Solar Subsidi: Rp6.800 per liter

    Pertamax: Rp12.400 per liter

    Pertamax Turbo: Rp13.300 per liter

    Pertamax Green: Rp13.150 per liter

    Pertamina Dex: Rp13.750 per liter

    Harga BBM Shell Turun Dibanding April 2025

    SPBU Shell juga menurunkan harga produknya per 1 Mei. Berikut rincian harga BBM di SPBU Shell Jakarta:

    Shell Super: Rp12.730 per liter

    V-Power: Rp13.170 per liter

    V-Power Diesel: Rp13.180 per liter

    V-Power Nitro+: Rp13.360 per liter

    Daftar Harga BBM SPBU BP per Mei 2025

    SPBU BP-AKR turut melakukan penyesuaian harga BBM. Berikut harga terbaru:

    BP Ultimate: Rp13.170 per liter

    BP 92: Rp12.600 per liter

    BP Ultimate Diesel: Rp13.810 per liter

    Harga BBM Vivo Mei 2025: Revvo 90 Turun Rp100

    Sementara itu, SPBU Vivo menurunkan harga BBM jenis Revvo 90 sebesar Rp100 per liter pada 2 Mei 2025. Berikut daftar harga lengkap BBM di SPBU Vivo:

    Revvo 90: Rp12.550 per liter (sebelumnya Rp12.650)

    Revvo 92: Rp12.730 per liter

    Revvo 95: Rp13.170 per liter

    Diesel Primus Plus: Rp13.810 per liter

    Penurunan harga BBM dari keempat operator besar ini tentunya menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama para pengguna kendaraan pribadi dan pelaku usaha logistik. Namun, konsumen disarankan untuk selalu memantau perkembangan harga secara berkala karena dapat berubah sesuai dengan dinamika pasar energi global dan kebijakan masing-masing perusahaan.

  • Rupiah Diprediksi Menguat, Didukung Harapan Kesepakatan Dagang China-AS

    Rupiah Diprediksi Menguat, Didukung Harapan Kesepakatan Dagang China-AS

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan menguat dalam waktu dekat. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan dagang antara China dan AS menjadi salah satu faktor utama penguatan rupiah.

    Harapan Kesepakatan Tarif Dorong Sentimen Positif

    Menurut Lukman, pernyataan terbaru dari mantan Presiden AS Donald Trump yang kembali menyinggung soal tarif impor membuat pasar berekspektasi akan adanya pembicaraan dagang baru antara kedua negara ekonomi terbesar dunia tersebut.

    “Rupiah diperkirakan akan kembali menguat terhadap dolar AS oleh harapan kesepakatan tarif antara China dan AS setelah Trump kembali menyinggung mengenai hal itu pada hari Minggu (4/5),” ujarnya kepada ANTARA, Senin (5/5).

    Ia menambahkan, sikap terbuka dari China untuk kembali melakukan negosiasi memperkuat optimisme pasar global.

    Dampak Kebijakan AS terhadap Perdagangan Dinilai Terbatas

    Pada Jumat (2/5), pemerintah AS resmi mencabut kebijakan pembebasan bea masuk (duty-free) terhadap barang impor kecil (de minimis) dari China dan Hong Kong. Namun, Lukman melihat dampaknya terhadap pasar cukup minimal.

    “Secara nilai, hanya sekitar 5 miliar dolar AS tahun lalu,” ujarnya.

    Sebagai informasi, sebelumnya barang impor dengan nilai di bawah 800 dolar AS (sekitar Rp13,1 juta) dibebaskan dari bea masuk. Kebijakan ini dihapus lewat perintah eksekutif Presiden Trump demi menekan peredaran ilegal obat-obatan terlarang seperti fentanyl, serta menutup celah aturan yang dianggap merugikan pelaku usaha kecil di AS.

    Faktor Domestik Tetap Jadi Penahan Penguatan Rupiah

    Meski ada sentimen positif dari luar negeri, rupiah tetap menghadapi tekanan dari dalam negeri. Data ekonomi terbaru memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mengalami kontraksi sebesar -0,89% pada kuartal pertama 2025.

    “Hal ini akan membatasi penguatan,” kata Lukman.

    Dengan mempertimbangkan faktor eksternal dan internal, ia memprediksi nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.400 hingga Rp16.500 per dolar AS.

  • Fokus pada Fundamental Kinerja, Ini Strategi BRI Untuk Tumbuh Berkelanjutan

    Fokus pada Fundamental Kinerja, Ini Strategi BRI Untuk Tumbuh Berkelanjutan

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat fondasi bisnisnya di tengah dinamika ekonomi global. Di bawah kepemimpinan Direktur Utama BRI Hery Gunardi, perseroan menetapkan strategi pertumbuhan jangka panjang yang berfokus pada penguatan fundamental baik dari sisi pendanaan, penyaluran kredit yang berkualitas, peningkatan kapabilitas digital, penerapan manajemen risiko yang memadai hingga pengembangan sumber daya manusia. Strategi ini dijalankan sebagai bagian dari komitmen BRI untuk tumbuh secara sehat, berkelanjutan, dan inklusif, sekaligus menjawab tantangan dan peluang di seluruh segmen pasar.

    Dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2025 yang digelar di Jakarta (30/04), Hery Gunardi menekankan salah satu strategi perseroan yakni penguatan struktur pendanaan utamanya melalui pertumbuhan dana murah atau CASA. “BRI harus memiliki kekuatan dari sisi pendanaan, khususnya CASA, baik saat ini maupun ke depan. Untuk itu, BRI mengakselerasi pertumbuhan CASA, mulai dari segmen konsumer, UMKM, hingga penguatan perolehan liabilities di segmen wholesale banking. BRI memiliki engine transaksi ritel yang sangat kuat melalui superapps BRImo, yang saat ini telah digunakan oleh lebih dari 40 juta nasabah,” ujarnya.

    Hery juga menyampaikan bahwa penguatan struktur pendanaan tidak bisa dilepaskan dari integrasi digital, produktivitas jaringan, dan sinergi bisnis di dalam ekosistem BRI.
    “BRI akan melakukan fine tuning terhadap UI dan UX super apps BRImo. Penguatan produktivitas juga dilakukan melalui pemanfaatan QRIS dan AgenBRILink yang berperan sebagai infrastruktur penting dalam mendukung peningkatan CASA BRI. Selain itu, sinergi dengan anak perusahaan seperti Pegadaian, PNM, dan lainnya akan terus diperkuat untuk membentuk sinergi yang saling mendukung dan mampu meningkatkan perolehan liabilities, khususnya tabungan dan giro,” jelasnya.

  • Wujudkan Wajo Maradeka, Dokter Baso Ajak Pengusaha Investasi di Wajo

    Wujudkan Wajo Maradeka, Dokter Baso Ajak Pengusaha Investasi di Wajo

    Hadir sejumlah pejabat da tokoh asal Wajo di antaranya Sekda Wajo, Armayani, Prof Andi Husni Tanra, Prof Ambo Ala, Dr Mulyadi Hamid, Dr Alimuddin Caco, sejumlah anggota DPRD Sulsel dan anggota DPRD Wajo.

    Ketua Panitia Hatta S. Yahya bersama Sekretaris Panitia Andi Adam, sebelumnya menjelaskan sejumlah program yang telah dilaksanakan panitia sapai pada pelaksanaan acara.

    Sementara itu, Ketua Kemawa, Andi Bau Sangkawana dalam sambutannya mengungkapkan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan Kemawa, yang rerata bersifat sosial kemanusiaan, seperti saat warga dilanda bencana banjir.

    Saat memberikan sambutan, Wakil Bupati, Baso Rahmanuddin Makkaraka menyampaikan permohonan maaf Bupati Wajo, Andi Rosman yang sedianya hadir pada acara tersebut, berhalangan karena ada kegiatan penting lainnya di luar kota pada Waktu bersamaan.

    Di hadapan tetamu dan undangan, dokter Baso, sapaan akrab Wabup menjelaskan visi misi “Wajo Maradeka” serta progress pembangunan yang dijalankan Pemda Wajo dalam mewujudkan daerah Maju, Religius, Bermartabat, Terdepan, dan Berkeadilan.

    Kesempatan baik itu dimanfaatkan juga untuk mengajak semua pihak terutama pengusaha untuk melakukan investasi di Wajo. “Banyak peluang investasi di Wajo,” ujarnya mantap.

    Pembawa hikmah HBH dan Silaturahmi Muh. Yunus yang dikenal sebagai Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Wilayah Sulsel) dalam ceramahnya mengungkapkan makna halalbihalal dalam pembangunan bangsa dan negara.

    Penampilan hiburan biola dari Bendha Biola semakin menyemarakkan acara yang dipandu host kenamaan Andi Tuti Sultan dan Eric Alamsyah. “Kami bersyukur acara yang melibatkan banyak pihak ini, hampir seratus persen di drive putra-putri asal Wajo,” ujar Andi Yudha usai acara.

  • RUPS Pegadaian Diminta Serap Aspirasi Serikat Pekerja, Ekonom: Mereka Tulang Punggung Perusahaan

    RUPS Pegadaian Diminta Serap Aspirasi Serikat Pekerja, Ekonom: Mereka Tulang Punggung Perusahaan

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ekonom sekaligus pakar koperasi, Suroto, menekankan pentingnya agenda Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pegadaian pada 6 Mei mendatang untuk membuka ruang bagi aspirasi Serikat Pekerja (SP) Pegadaian. Menurutnya, suara para pekerja tidak bisa diabaikan, karena mereka merupakan bagian penting dari keberlangsungan dan pertumbuhan perusahaan.

    “Pekerja atau karyawan itu adalah tulang punggung kemajuan perusahaan. Mereka yang menopang kinerja perusahaan agar mampu terus bertumbuh. Jadi saya kira idealnya RUPS harus menyerap suara Serikat Pekerja PT Pegadaian,” ucapnya dalam keterangan kepada awak media, Minggu (4/5) siang.

    Lebih lanjut, Suroto menyoroti adanya perselisihan industrial yang terjadi di tubuh Pegadaian, yang menurutnya bersumber dari pelanggaran terhadap Perjanjian Kerja Bersama (PKB) oleh pihak manajemen. Ia menilai konflik tersebut berkaitan dengan sejumlah isu penting, seperti pemberdayaan pekerja menjelang masa pensiun, program pensiun dini, hingga mekanisme rekrutmen.

    “Saya kira munculnya perselisihan industrial tersebut menunjukkan buruknya komunikasi dan gagalnya ruang kompromi. Boleh jadi ini juga simbol atas peliknya kesepakatan yang seharusnya bisa dirumuskan diantara Manajemen PT Pegadaian dan SP Pegadaian. Manajemen mungkin tidak memiliki literasi yang baik atas hubungan industrial,” jelas dia.

    Sebagai Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (Akses), Suroto juga mengingatkan bahwa PT Pegadaian sebagai bagian dari BUMN sejatinya dimiliki oleh negara dan rakyat. Oleh karena itu, menurutnya, suara 14 ribu pekerja yang tergabung dalam SP Pegadaian tak bisa dilepaskan dari aspirasi publik.

  • Tren Gaya Hidup Sehat Kian Digemari, BRI Berdayakan UMKM Manfaatkan Peluang di Industri Gula Aren

    Tren Gaya Hidup Sehat Kian Digemari, BRI Berdayakan UMKM Manfaatkan Peluang di Industri Gula Aren

    FAJAR.CO.ID, SERANG — Saat ini gaya hidup sehat semakin menjadi tren di masyarakat, mendorong permintaan terhadap produk pangan alami yang lebih sehat. Salah satu produk yang tengah diminati adalah gula aren, yang dikenal memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan gula pasir biasa.

    PT Tangkal Kawung Indojaya, salah satu UMKM produsen gula aren asal Kelurahan Trondol, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten hadir dengan merek dagang Tangkal Kawung. Perusahaan ini menawarkan gula aren dalam dua varian, yaitu bubuk dan cair, untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam.

    “Kami telah memproduksi gula aren sejak 2018 dalam dua bentuk, yakni bubuk dan cair. Saat ini, kami sedang memperkenalkan varian cair yang memiliki cita rasa lebih manis dengan kadar gula lebih rendah dibandingkan versi bubuk,” ujar Director PT Tangkal Kawung Indojaya, Adhe Shafitri ST MT, dalam sesi wawancara pada 9 Januari 2025 di ajang tersebut.

    Adhe menjelaskan bahwa perbedaan utama antara gula aren bubuk dan cair terletak pada rasa dan kadar gula. “Gula aren bubuk memiliki kadar gula yang lebih tinggi, tetapi rasa manisnya lebih ringan. Sementara itu, gula aren cair menawarkan rasa manis yang lebih kuat dengan kadar gula yang lebih rendah,” jelasnya.

    Tangkal Kawung menyediakan beragam pilihan kemasan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Varian bubuk tersedia dalam kemasan 500 gram dan 5 kg, sedangkan varian cair hadir dalam kemasan 250 ml, 750 ml, 1 liter, dan 5 liter. Untuk konsumsi harian, banyak pelanggan memilih kemasan 250 ml yang dibanderol seharga Rp25 ribu hingga Rp30 ribu. Sementara itu, kemasan besar banyak diminati oleh pelaku bisnis seperti coffee shop, bakery, dan toko cookies.

  • PIK2 Tambah Fasilitas MICE, PANI Perkuat Posisi sebagai Kota Bisnis Baru

    PIK2 Tambah Fasilitas MICE, PANI Perkuat Posisi sebagai Kota Bisnis Baru

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatat prapenjualan sebesar Rp466 miliar sepanjang kuartal pertama 2025. Capaian tersebut mencerminkan sembilan persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp5,3 triliun.

    Meski awal tahun diwarnai tekanan ekonomi, PANI tetap memproyeksikan jalur pertumbuhan yang positif berkat kekuatan fondasi keuangan, strategi bisnis yang fleksibel, serta posisi land bank yang strategis.

    Stabilitas ekonomi yang mulai membaik secara nasional dan global juga diyakini menjadi faktor pendorong pemulihan pasar properti dalam beberapa kuartal ke depan.

    Penguatan infrastruktur kawasan terus menjadi fokus PANI, salah satunya melalui kehadiran Jalan Tol KATARAJA yang dalam waktu dekat akan beroperasi dan membuka konektivitas lebih luas ke Jabodetabek dan Bandara Soekarno-Hatta.

    PANI juga tengah mengembangkan fasilitas MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) yang ditargetkan mulai beroperasi sebagian pada Oktober 2025.

    Kehadiran fasilitas ini diharapkan memperkuat posisi PIK2 sebagai pusat bisnis dan investasi baru bertajuk “The New Jakarta City”.

    Selama periode 2021 hingga 2024, PANI membukukan pertumbuhan pre-sales yang impresif dengan CAGR sebesar 51 persen, bahkan mencetak rekor Rp6 triliun pada tahun 2024.

    Tren ini memperlihatkan konsistensi PANI dalam menghadirkan produk-produk properti yang relevan dengan kebutuhan pasar. (Pram/fajar)