Category: Fajar.co.id Ekonomi

  • PT Vale Bakal Bagikan Dividen Rp567 Miliar Kepada Pemegang Saham

    PT Vale Bakal Bagikan Dividen Rp567 Miliar Kepada Pemegang Saham

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PT Vale bakal membagikan 60 persen dividen dari keuntungan tahun 2024. Itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

    “RUPST menyetujui pembagian dividen sebesar 60% dari laba bersih tahun buku 2024,” tulis keterangan resmi PT Vale yang dikutip Rabu, (21/5/2025).

    RUPST itu sebelumnya digelar dalam format hybrid, yaitu secara fisik di Financial Hall, Graha CIMB Niaga Lantai 2, Jalan Jenderal Sudirman No. 58, Jakarta. Kemudian secara virtual melalui platform eASY.KSEI milik PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

    Jumlah 60 persen itu, setara dengan AS$34.656 ribu. Atau dalam rupiah Rp567.517.992.000, dalam kurs rupiah saat berita ini ditulis, Rp16.375,75 per dolar Amerika Serikat (AS).

    “Setara dengan AS$34.656 ribu, kepada para pemegang saham,” lanjut keterangan resmi tersebu.

    Dijelaskan, para pemegang saham yang tercatat pada 28 Mei 2025, berhak atas dividen. Hitungannya, tiap lembar saham senilai AS$0,00329.

    “Para pemegang saham yang tercatat pada 28 Mei 2025 berhak atas dividen sebesar AS$0,00329 per saham, yang akan dibayarkan pada 16 Juni 2025,” jelasnya.

    Pembagian itu, disebutkan mempertimbangkan efisiensi belanja modal. Serta kas tahun berjalan.

    “Dengan mempertimbangkan efisiensi belanja modal untuk proyek pertambangan serta kondisi kas tahun berjalan, dan tanpa mengurangi komitmen atas penyelesaian proyek,” terangnya.

    “Sisa laba bersih akan dicatat sebagai Laba Ditahan untuk mendukung pertumbuhan Perseroan ke depan,” sambungnya.
    (Arya/Fajar)

  • Manfaatkan KUR BRI, Pengusaha Wanita Ini Berhasil Sulap Kelor Jadi Aneka Olahan Pangan yang Digemari

    Manfaatkan KUR BRI, Pengusaha Wanita Ini Berhasil Sulap Kelor Jadi Aneka Olahan Pangan yang Digemari

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Siti Fatimah, seorang pengusaha wanita sekaligus ibu rumah tangga asal Desa Hargobinangun, Sleman, berhasil mengubah peluang sederhana menjadi usaha kuliner lokal bernama Pawon Teges. Meski berskala rumahan, usaha berbasis komoditas lokal ini telah melahirkan beragam produk inovatif dan menjadi penopang utama perekonomian keluarga hingga mampu menyekolahkan anaknya berkat bisnis yang ia jalankan.

    Siti bercerita, berawal dari lomba masak olahan lokal yang diadakan Dinas Pertanian Sleman pada 2018. Saat itu, ia mulai tertarik untuk mengeksplorasi potensi daun kelor yang selama ini kurang dimanfaatkan warga sekitar. Namun, prosesnya tidak instan, di mana butuh waktu delapan bulan baginya untuk menemukan takaran dan resep yang pas hingga lahirlah produk perdana yakni minuman cincau yang diminati pasar.

    Namun ketika usahanya mulai tumbuh, pandemi Covid-19 menghantam. Dengan 1.000 batang kelor sudah ditanam dan salah satu tenant di food court telah disewa, Siti harus putar otak saat semuanya mendadak berhenti total karena pembatasan kegiatan. Dari keterbatasan itu, ia justru menemukan peluang.

    “Saya pun mencari siasat, di mana daun kelor yang makin banyak itu saya keringkan, lalu saya bikin tepung dan teh kelor yang punya daya tahan lama, diikuti dengan produk bakso kelor dan tahu bakso kelor untuk konsumsi harian yang dititipkan ke lapak-lapak di pasar,” ujarnya.

    Perlahan, berbagai produk berbasis kelor mulai mendapat tempat di hati konsumen lokal dan mulai dikenal di luar daerah. Kini, produk Pawon Teges sendiri telah merambah pasar di Jakarta, Tangerang, Malang, Bondowoso, Sulawesi, hingga Papua. Bahkan, tepung dan teh kelor menjadi produk andalan bagi konsumen penderita darah tinggi dan kolesterol lantaran manfaat kesehatannya.

  • Mengenal dan Tips Investasi Crypto untuk Pemula

    Mengenal dan Tips Investasi Crypto untuk Pemula

    Sayangnya, banyak investor baru seringkali mengabaikan risiko besar yang ada pada investasi crypto. Crypto memberikan potensi penghasilan tinggi, tetapi juga disertai dengan risiko kerugian yang signifikan.

    Ini karena instrumen investasi di sektor blockchain sangat terpengaruh oleh berbagai sentimen di pasar. Pengaruh dari tokoh-tokoh di dunia investasi juga berdampak pada perubahan nilai aset crypto dengan cepat.

    Contohnya adalah tweet Elon Musk di platform X. Oleh karena itu, menjadi krusial bagi calon investor dan pemula untuk memiliki pemahaman yang baik dalam merencanakan strategi.

    Mengutip dari Investopedia dan ESEI Business School, berikut beberapa tips berinvestasi di crypto agar mendapatkan penghasilan yang diinginkan serta menghindari kerugian.

    1. Pentingnya Melakukan Riset

    Riset adalah faktor utama dalam setiap jenis investasi. Kamu perlu memahami berbagai aspek sebelum berinvestasi di crypto, seperti teknologi yang digunakan, tren di pasar, jenis aset crypto, serta prospek pertumbuhannya di masa depan.

    Kamu juga sebaiknya terus mengikuti perkembangan informasi terbaru. Dengan cara ini, kamu bisa membuat keputusan yang tepat di tengah segala kompleksitas pasar crypto.

    2. Pilih Platform Investasi yang Terpercaya

    Pilihlah platform yang memiliki reputasi baik atau sudah mendapatkan izin dari otoritas yang berwenang, seperti OJK atau Bappebti.

    3. Lakukan Diversifikasi Aset Crypto

    Diversifikasi adalah prinsip investasi yang seharusnya diterapkan pada aset crypto. Membagi modal kamu dalam beberapa jenis crypto dapat membantu mengurangi risiko kerugian. Namun, penting untuk melakukan diversifikasi portofolio dengan bijak.

  • Hashim Djojohadikusumo Yakin Ekonomi RI Tembus 8 Persen, Hilirisasi dan Energi Hijau Jadi Kuncinya

    Hashim Djojohadikusumo Yakin Ekonomi RI Tembus 8 Persen, Hilirisasi dan Energi Hijau Jadi Kuncinya

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo meyakini proyek-proyek hilirisasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    “Kami sangat yakin bisa mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi 8 persen atau lebih. Jadi, angka 8 persen itu adalah target, tetapi saya percaya bahwa target 8 persen itu bisa kita lampaui,” ujarnya dalam suatu acara di Jakarta, Rabu.

    Menurut dia, beragam proyek hilirisasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    “Ini akan mencakup manufaktur, penambahan nilai pada komoditas berbeda yang kita miliki,” tambah Hashim.

    Dia menerangkan Indonesia memiliki berbagai komoditas yang bisa dimanfaatkan untuk program hilirisasi,  mulai dari nikel, tembaga, bauksit, hingga batu bara, yang dapat menghasilkan gas sintetis (syngas) untuk diubah lagi menjadi gas alam cair (LNG).

    Pemerintah juga disebut berpotensi memproduksi dimetil eter (DME), yang berasal dari komoditas batu bara, untuk menggantikan bahan bakar LPG.

    “Ini semua adalah beragam hal yang ingin kita lakukan untuk mendorong proses penambahan nilai dan melakukan apa yang kami sebut hilirisasi komoditas Indonesia. Itulah hal-hal yang saya kira Pak Rosan (Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani) dan pemerintah sangat antusias untuk mewujudkannya,” kata Hashim.

    Dalam kesempatan yang sama, Rosan menerangkan bahwa pemerintah menjadikan investasi di sektor energi bersih atau energi berkelanjutan salah satu prioritas yang hendak dilakukan demi mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029.

  • Target Ekonomi Tumbuh 8% di 2029, Rosan Roeslani Genjot Investasi Energi Bersih

    Target Ekonomi Tumbuh 8% di 2029, Rosan Roeslani Genjot Investasi Energi Bersih

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan bahwa investasi di sektor energi bersih atau energi berkelanjutan menjadi salah satu prioritas yang hendak dilakukan demi mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen pada tahun 2029.

    Dalam kaitan itu, dia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen melaksanakan net zero emissions (NZE) pada tahun 2060, bahkan hendak dipercepat pada 2050.

    “Kami meyakini bahwa pertumbuhan kita ini 8 persen is achievable by 2029 dan juga in the same time, investasi yang kita lakukan adalah investasi yang berkesinambungan dan juga berkelanjutan karena potensi kita ini sangat besar. Jadi, investasi di clean energy, renewable energy, itu juga salah satu prioritas yang ingin kita lakukan karena potensi dari renewable energy di Indonesia itu juga sangat-sangat besar,” ujarnya di Jakarta, Rabu.

    Saat ini, potensi energi berkelanjutan di Indonesia sekitar 3.700 gigawatt (GW). Namun, kapasitas yang baru dipasang hanya 14,4 GW atau kurang dari 1 persen.

    Beberapa potensi investasi yang terbesar di energi keberlanjutan adalah solar, hidro, bioenergi, angin, hingga geothermal.

    “Geothermal ini sangat menarik juga karena Indonesia adalah salah satu reserve terbesar di dunia untuk geothermal, terutama di daerah Jawa dan juga Sumatera,” ungkap Rosan.

    Dia mempertegas bahwa penggunaan energi berkelanjutan akan terus didorong demi mencapai emisi nol karbon pada tahun 2060.

  • Amerika Serikat Menilai Produknya Terhambat Sertifikasi Halal, Ingin Dikte Indonesia?

    Amerika Serikat Menilai Produknya Terhambat Sertifikasi Halal, Ingin Dikte Indonesia?

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Amerika Serikat (AS) menilai sertifikasi halal yang diberlakukan di Indonesia menghambat perdagangan. Itu diungkapkan Presiden Donald Trump.

    Hal itu menuai pro kontra. Apakah AS ingin mendikte Indonesia soal produk halal?

    Protes Trump itu terungkap dalam laporan tahunan Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR). Pemerintah AS menyebut kebijakan sertifikasi halal menghambat perdagangan negaranya ke Indonesia.

    Hambatan-hambatan perdagangan itu tertuang dalam National Trade Estimate (NTE) Report on Foreign Trade Barriers 2025 yang rilis pada 31 Maret 2025.

    Berdasarkan NTE 2025 itu AS keberatan dengan kebijakan sertifikasi halal yang membuat barang impor dari AS harus lebih dulu melalui uji kehalalan.

    Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh menegaskan kewajiban sertifikasi halal untuk produk yang beredar di Indonesia tidak dapat dinegosiasikan, meskipun mendapat sorotan dari AS

    “Undang-Undang kita mengatur tentang jaminan produk halal. Salah satunya disebutkan setiap produk yang masuk, yang beredar, dan atau yang diperjualbelikan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal,” ujar Asrorun Niam di Jakarta, Selasa, dikutip dari Antara.

    Asrorun mengatakan aturan jaminan produk halal merupakan implementasi dari perlindungan hak asasi manusia, khususnya hak beragama, yang dijamin secara konstitusional.

    Niam menyatakan prinsip dalam fiqih muamalah bukan terletak pada siapa mitra dagangnya, melainkan pada aturan mainnya.

    Indonesia, kata dia, tidak melarang perdagangan dengan negara manapun, termasuk AS maupun negara lainnya, selama dilakukan dengan cara saling menghormati, saling menguntungkan, dan tidak ada tekanan politik.

  • Didukung BRI, Liga Kompas U-14 2024/2025 Jadi Ajang Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Terbesar di Indonesia

    Didukung BRI, Liga Kompas U-14 2024/2025 Jadi Ajang Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Terbesar di Indonesia

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Liga Kompas U-14 Powered by BRI musim 2024/2025 resmi ditutup hari ini di Indomilk Stadion, Tangerang, Banten, pada Minggu (4/5/2025). Mengusung semangat sportivitas dan komitmen terhadap pembinaan sepak bola usia muda, penutupan ini menjadi puncak dari rangkaian kompetisi yang tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga membuka jalan bagi 18 pemain berbakat menuju panggung internasional di Gothia Cup 2025, Swedia.

    Kemeriahan penutupan Liga Kompas U-14 Powered by BRI kian lengkap dengan hadirnya Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Eko Setiawan, Asisten Deputi Olahraga Kemenpora Supeni Puddyastuti,  serta Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinatyo. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata dukungan lintas sektor terhadap pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia.

    Dalam sambutannya, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menegaskan bahwa BRI berkomitmen mendukung pengembangan sepak bola nasional dari hulu ke hilir, mulai dari pembinaan usia dini, peningkatan kualitas kompetisi, hingga profesionalitas industri sepak bola.

    “BRI merasa bangga dapat menjadi bagian dari kompetisi bergengsi ini. Sejak awal, kami meyakini bahwa pembinaan usia dini adalah fondasi penting untuk mencetak generasi emas sepak bola Indonesia. Melalui kompetisi ini, kami melihat semangat, kerja keras, dan potensi luar biasa dari para pemain muda yang menjadi harapan masa depan sepak bola nasional,” ujarnya.

    Seperti diketahui, BRI telah konsisten mendukung kemajuan ekosistem industri sepak bola nasional pada beberapa tahun terakhir. Diantaranya adalah dukungan BRI sebagai titling sponsor pada kasta teratas kompetisi sepak bola di Indonesia yakni BRI Liga 1. Dukungan tersebut telah berjalan selama empat musim berturut-turut yakni musim kompetisi 2021/2022, 2022/2023, 2023/2024, dan yang saat ini masih berjalan musim kompetisi 2024/2025.

  • Sri Mulyani: Dominasi Dolar AS Terancam, Euro dan Yen Jadi Primadona Baru

    Sri Mulyani: Dominasi Dolar AS Terancam, Euro dan Yen Jadi Primadona Baru

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, terdapat 2 aset safe haven yang kini menjadi primadona bagi para pelaku pasar keuangan yakni Euro Eropa dan Yen Jepang.

    Meski sebelumnya, dominasi Dolar Amerika Serikat (AS) sebagai aset aman (safe haven), namun karena ketidakpastian serta guncangan perang dagang.

    Mengakibatkan mata uang utama di dunia itu mulai terancam ditinggalkan oleh para pelaku pasar keuangan di tengah tekanan ekonomi.

    Dalam catatan terbaru, nilai tukar yen selama tahun berjalan hingga 28 April 2025 telah menguat 9,3% terhadap dolar AS, dan euro 9,1%.

    Sementara itu, nilai tukar rupiah terkontraksi hingga 4,5%, begitu juga nilai tukar AS, yakni dolar yang ia catat mengalami kontraksi sebesar 8,5%. Mata uang China, ia catat juga masih mampu mengalami penguatan sebesar 0,1% year to date.

    Sri Mulyani menyampaikan langsung 2 mata uang yang melambung dan diprediksi akan menggeser posisi Dolar, saat konferensi pers APBN di kantornya, Jakarta.

    “Safe haven, ini adalah sekarang euro dan Japan. Jadi dalam hal ini kita perlu melihat dan menjaga, ini tidak immune, namun kita tetap berkomunikasi” kata Sri Mulyani, dikutip Selasa, (6/5/2025).

    Selain disebabkan karena masalah perang dagang yang dimulai oleh Presiden AS Donald Trump melalui tarif resiprokal yang tinggi kepada negara-negara mitra dagang utamanya, ketidakpastian ekonomi diciptakan Trump dengan perselisihan antara dirinya dengan Gubernur Bank Sentral AS, The Federal Reserve atau The Fed, Jerome Powell.

  • Heboh! Komisaris hingga Direksi GOTO Ramai-Ramai Mundur, Ada Apa di Balik Layar?

    Heboh! Komisaris hingga Direksi GOTO Ramai-Ramai Mundur, Ada Apa di Balik Layar?

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pengunduran diri Komisaris Perusahaan, Garibaldi “Boy” Thohir dari PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) sedang menjadi sorotan.

    Pasalnya, tidak hanya Komisaris, namun Direktur dan Wakil Direktur juga mengundurkan diri.

    Pada Jumat, 2 Mei 2025, GOTO telah resmi menerima surat pengunduran diri Boy, dengan alasan hendak fokus pada usaha keluarga.

    “Pada tanggal 2 Mei 2025, Perseroan juga telah menerima surat permohonan pengunduran diri dari Bapak Garibaldi Thohir dari jabatannya selaku Komisaris Perseroan untuk fokus di usaha keluarganya,” disampaikan langsung di laman resmi GOTO, dikutip Selasa, (6/5/2025).

    Tidak hanya Komisaris, Direktur GOTO, Nila Marita Indreswari ikut mengundurkan dari jabatan, dengan alasan memiliki fokus pada minat lain di luar perusahaan.

    Bahkan dalam keterbukaan informasi yang sama, Wakil Direktur Utama GOTO, Thomas Kristian Husted mundur dari jabatan, dan akan fokus membantu GoTo Financial.

    Dikesempatan yang sama, GOTO juga mengumumkan Pablo Malay mundur dari jabatan selaku direktur untuk selanjutnya akan dinominasikan sebagai komisaris perusahaan.

    Dengan demikian, Perseroan akan mengikuti dan menjalankan ketentuan yang diatur di dalam POJK 33/2014, Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka (POJK 15/2020) dan Anggaran Dasar Perseroan untuk mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham dan meminta persetujuan dari pemegang saham atas pengunduran diri anggota Direksi dan Dewan Komisaris tersebut.

  • Dorong Perputaran Ekonomi Grassroot, BRI Salurkan Kredit di Segmen Mikro Sebesar Rp632,22 Triliun

    Dorong Perputaran Ekonomi Grassroot, BRI Salurkan Kredit di Segmen Mikro Sebesar Rp632,22 Triliun

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mempertegas perannya sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro di seluruh penjuru Tanah Air. Hingga akhir Maret 2025, tercatat BRI berhasil menyalurkan kredit mikro sebesar Rp632,22 triliun.

    Dengan porsi kredit Mikro mencapai sebesar 46,02% dari total portofolio pembiayaan dan kredit Perseroan yakni Rp1.373,66 triliun, capaian ini sekaligus mempertegas kontribusi BRI dalam mendukung Asta Cita Pemerintahan Presiden RI, khususnya Asta Cita Ketiga yang berfokus pada peningkatan lapangan kerja berkualitas dan penguatan kewirausahaan, serta Asta Cita Keenam yang menekankan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

    “Penyaluran kredit UMKM yang terus tumbuh positif tersebut juga diiringi oleh berbagai inisiatif untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Salah satunya melalui AgenBRILink,” ujar Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya dalam paparannya pada Press Conference Paparan Kinerja Keuangan Triwulan I Tahun 2025 di Jakarta (30/4/2025).

    Adapun, AgenBRILink sendiri telah menjadi salah satu motor utama dalam perluasan layanan keuangan BRI, di mana BRI menjalin kerja sama dengan nasabah sebagai agen/mitra yang dapat melayani transaksi perbankan bagi masyarakat secara real-time online dengan konsep sharing fee.

    Tercatat, hingga akhir Maret 2025, jumlah AgenBRILink telah mencapai 1,2 juta agen, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan pertumbuhan sebesar 49,48% yoy. Agen-agen tersebut tersebar di lebih dari 67 ribu desa atau menjangkau lebih dari 88% dari total desa di Indonesia, serta mencatat volume transaksi sebesar Rp423 triliun di sepanjang Triwulan I 2025.