Category: Fajar.co.id Ekonomi

  • Tren Harga Emas Hari Ini 7 Januari 2026, Alami Lonjakan Drastis

    Tren Harga Emas Hari Ini 7 Januari 2026, Alami Lonjakan Drastis

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Harga perdagangan emas per tanggal 7 Januari 2026 ini mengalami tren kenaikan dibanding hari sebelumnya.

    Melalui grafik dalam situs resmi sahabat pegadaian, grafik harga emas melonjak tinggi hari ini.

    Harga emas Galeri24 per 7 Januari 2026

    0,5 gram : Rp 1.355.000.
    1 gram : Rp 2.582.000
    2 gram : Rp 5.087.000
    5 gram : Rp 12.623.000
    10 gram : Rp 25.179.000
    25 gram : Rp 62.792.000
    50 gram : Rp 125.484.000
    100 gram : Rp 250.844.000

    Sementara emas UBS 7 Januari 2025

    0.5 gram : Rp 1.425.000
    1 gram : Rp 2.638.000
    2 gram : Rp 5.233.000
    5 gram : Rp 12.932.000
    10 gram : Rp 25.728.000
    25 gram : Rp 64.194.000
    50 gram : Rp 128.125.000
    100 gram : Rp 256.149.000

    Adapun harga emas PT Antam Tbk dikutip dari laman resmi logam mulia mencatatkan level menanjak signifikan.

    Per hari ini 7 Januari 2026, jarga emas antam tercatat Rp 2.549.000 per gran. Harga ini naik Rp 34.000 dari tanggal 6 Januari 2026.

    Sebagai catatan penjualan kembali emas batangan PT Antam Tbk tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017.

    Penjualan dengan nominal di atas Rp 10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% bagi non-NPWP. (Elva/Fajar)

  • BRI Kembali Raih Resertifikasi ISO 29119, Kukuhkan Posisi sebagai Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi TMMi Level 3

    BRI Kembali Raih Resertifikasi ISO 29119, Kukuhkan Posisi sebagai Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi TMMi Level 3

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatatkan pencapaian penting dalam penguatan teknologi informasi dengan berhasil meraih sertifikasi Test Maturity Model Integration (TMMi) Level 3, sekaligus menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh pengakuan internasional tersebut.

    TMMi merupakan standar global yang digunakan untuk menilai tingkat kematangan proses pengujian dalam suatu organisasi, mencakup aspek kerangka kerja, konsistensi, hingga efektivitas aktivitas quality assurance. 

    Direktur Teknologi Informasi BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi mengungkapkan bahwa pencapaian ini menandai langkah strategis BRI dalam memperkuat fondasi kualitas pengujian sistem aplikasi dengan orientasi utama pada customer excellence, guna memastikan layanan terbaik bagi nasabah.

    “Sebagai bagian dari inisiatif transformasi BRIvolution Reignite, BRI secara konsisten mengimplementasikan prinsip Reliability, Availability, Scalability and Security (RASS) sebagai standar operasional untuk menjaga stabilitas serta keamanan berbagai layanan digital,” ujarnya.

    Melalui pencapaian TMMi Level 3 untuk dua metodologi Software Development Life Cycle (SDLC), yaitu V-model dan Agile, BRI membuktikan bahwa proses pengujian sistem aplikasinya telah berjalan secara lebih terstruktur, terdefinisi, dan konsisten sesuai praktik terbaik industri.

    “Keberhasilan tersebut ini semakin diperkuat dengan suksesnya resertifikasi ISO 29119, standar internasional untuk proses pengujian sistem aplikasi. Dengan kerangka kerja yang semakin matang, BRI dapat memastikan setiap sistem aplikasi diuji secara menyeluruh sehingga aman, efisien dan siap memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna” katanya.

  • 6 Alasan Kamu Harus Mulai Investasi Emas Tahun 2026

    6 Alasan Kamu Harus Mulai Investasi Emas Tahun 2026

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Di tengah gaya hidup modern, perhiasan sering kali dianggap sekadar aksesori untuk menunjang penampilan. Padahal, lebih dari itu, perhiasan, terutama yang terbuat dari emas dan berlian, merupakan bentuk investasi yang nyata dan bernilai jangka panjang. Kini, membeli perhiasan tidak hanya soal gaya, tetapi juga soal cerdas dalam mengelola keuangan.

    Emas merupakan salah satu komoditi yang tahan dengan gerusan inflasi. Untuk itu banyak yang memilih berinvestasi dengan emas.

    Emas masih berperan stabil di tengah situasi ekonomi global saat ini yang tidak pasti. Mengawali tahun 2026, Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk mulai berinvestasi di bidang ini.

    Berikut 6 alasan mengapa harus mulai berinvestasi emas tahun 2026.

    Tahan Inflasi

    Seperti dibahas sebelumnya, emas adalah komoditi yang mampu menjaga daya belinya bahkan saat inflasi.

    Saat harga kebutuhan meningkat, harga emas akan mengalami kenaikan. Berbeda dengan nilai mata uang kertas yang mudah tergerus inflasi.

    Emas : Aset Aman (Safe Haven)

    Para investor saat mengalami ketidakstabilan pasar atau faktor geopolitik, seringkali menjadikan emas sebagai perlindungan asetnya.

    Dibandingkan dengan aset-aset lainnya, risiko berinvestasi dengan emas cukup lebih rendah.

    Likuiditas Tinggi

    Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah emas memiliki likuiditas tinggi. Artinya emas sangat mudah dicairkan atau diperdagangkan kembali kapan saja.

    Emas akan dengan mudah laku mengingat banyaknya toko-toko emas, pegadaian ataupun aplikasi digital lainnya.

  • Buka CES 2026, LG Paparkan Pendekatan AI In Action

    Buka CES 2026, LG Paparkan Pendekatan AI In Action

    Buka CES 2026, LG Paparkan Pendekatan AI In Action

  • BRI Visa Infinite Perkuat Layanan Nasabah Prioritas dan Private dengan Desain Eksklusif serta Beragam Premium Benefits

    BRI Visa Infinite Perkuat Layanan Nasabah Prioritas dan Private dengan Desain Eksklusif serta Beragam Premium Benefits

    BRI VISA Infinite dilengkapi serangkaian premium benefits yang dirancang untuk memberikan kenyamanan tinggi bagi nasabah prioritas dan private. Nasabah dapat memperoleh welcome bonus GarudaMiles setara tiket Jakarta–Singapura pada saat aktivasi, cashback Rp1.000.000 untuk transaksi internasional, serta kurs transaksi luar negeri yang kompetitif. Fasilitas cicilan 0% hingga 36 bulan tersedia untuk berbagai pembelanjaan ritel, sementara program Everyday Miles memungkinkan akumulasi 1 GarudaMiles untuk setiap transaksi valid sebesar Rp10.000. Layanan VISA Concierge 24/7 melalui WhatsApp turut melengkapi kemudahan nasabah dalam mengatur kebutuhan perjalanan.

    Signature Merchant Program turut menjadi bagian dari benefit BRI VISA Infinite melalui kerja sama dengan berbagai mitra strategis, antara lain layanan kesehatan Mayapada, maskapai Garuda Indonesia dan Qatar Airways, platform perjalanan Klook, serta restoran di Asia Pasifik dengan potongan harga hingga 20%. Ketentuan program mencakup syarat aktivasi welcome bonus, periode kampanye cashback, validitas transaksi untuk Everyday Miles, ketentuan minimum dan kebijakan merchant untuk fasilitas cicilan, serta regulasi FX rate sesuai ketentuan Visa dan BRI pada saat posting. Seluruh penawaran ini berlaku pada periode tertentu sesuai ketentuan yang ditetapkan BRI, dan untuk informasi lebih lanjut nasabah dapat menghubungi Relationship Manager atau mengakses situs resmi www.bri.co.id. 

    Dhanny menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk keseriusan BRI dalam melayani kebutuhan transaksi dan gaya hidup segmen affluent dan High Net Worth Individual, melalui penyediaan layanan yang selaras dengan standar global. “Melalui BRI VISA Infinite, BRI menegaskan posisinya sebagai institusi keuangan nasional yang menyediakan layanan premium berstandar global bagi nasabah prioritas dan private. Langkah ini menjadi bagian dari perjalanan BRI menjadi satu bank untuk semua di tengah dinamika kebutuhan keuangan modern yang semakin beragam,” pungkas Dhanny.(*)

  • BPS: Nilai Tukar Petani Pecah Rekor, Tembus 125,35

    BPS: Nilai Tukar Petani Pecah Rekor, Tembus 125,35

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sektor pertanian nasional menutup tahun 2025 dengan capaian yang sangat menggembirakan. Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2025 tercatat sebesar 125,35, atau meningkat 1,05 persen dibandingkan November 2025.

    Capaian ini menegaskan semakin membaiknya kesejahteraan rumah tangga pertanian di seluruh Indonesia.

    Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, menjelaskan kenaikan NTP ini terjadi karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) melonjak sebesar 2,08 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang hanya 1,02 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa posisi tawar petani semakin menguat dan usaha pertanian semakin menguntungkan.

    “Nilai tukar petani Desember 2025 tercatat sebesar 125,35 atau naik 1,05 persen dibandingkan November 2025. Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani atau It naik sebesar 2,08 persen lebih tinggi dari indeks harga yang dibayar petani atau Ib yang sebesar 1,02 persen,” kata Pudji dalam keterangan resminya pada Senin (5/1/2026).

    Lonjakan NTP Desember 2025 terutama didorong oleh kinerja impresif subsektor hortikultura yang mencatat kenaikan NTP sangat signifikan sebesar 14,48 persen. Selain itu, komoditas lain juga tercatat memengaruhi peningkatan, mulai dari gabah, cabai rawit, kakao, dan ayam ras pedaging.

    “Komoditas yang dominan memengaruhi peningkatan indeks harga yang diterima petani nasional adalah gabah, cabai rawit, kakao atau biji cokelat, dan ayam ras pedaging,” terang Pudji.

  • Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok, BRILink Agen di Banyuasin Ini Permudah Transaksi Masyarakat

    Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok, BRILink Agen di Banyuasin Ini Permudah Transaksi Masyarakat

    FAJAR.CO.ID, BANYUASIN — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperluas akses layanan keuangan melalui BRILink Agen di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil. Salah satu agen yang aktif memberikan layanan di pedesaan adalah Toko Shafa yang dikelola oleh Tashadi di Desa Telang Karya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

    Tashadi mulai menjadi BRILink Agen sejak tahun 2019. Keputusannya bergabung dilatarbelakangi kebutuhan masyarakat desa yang sebelumnya harus menempuh perjalanan menyeberangi Sungai Musi untuk mencapai unit BRI terdekat. Jarak tempuh yang cukup jauh serta biaya transportasi yang tinggi menjadi hambatan tersendiri bagi warga. Dengan keberadaan BRILink Agen, transaksi perbankan kini dapat dilakukan lebih mudah, cepat, dan efisien.

    Keberadaan BRILink Agen di Desa Pelangkarya pun mendorong perubahan signifikan dalam pola transaksi masyarakat. Akses terhadap layanan perbankan kini menjadi lebih dekat dan praktis bagi warga desa.

    “Tanggapan masyarakat sangat positif, karena dengan adanya BRILink Agen, transaksi keuangan ini tidak perlu jauh sehingga biaya untuk nyebrang dapat diminimalisir. Selain itu, tidak ada antrian dan pelayanan tetap hadir di hari libur, menjadikan warga merasa lebih mudah dan terbantu soal kehadiran BRILink Agen ini,” ujar Tashadi.

    Dalam kesehariannya, Tashadi pun membuka layanan BRILink Agen sejak pagi hingga malam hari. Setiap hari, agen tersebut beroperasi mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB untuk melayani berbagai kebutuhan transaksi keuangan masyarakat, mulai dari pembayaran listrik, pembelian token, pengiriman uang, hingga pembayaran cicilan. Tak hanya itu, Tashadi juga kerap menjadi penghubung warga dengan Mantri BRI di unit kerja terdekat ketika terdapat kebutuhan akses pembiayaan.

  • Karyawan Gaji di Bawah Rp10 Juta Bebas Pajak, Ini Ketentuannya

    Karyawan Gaji di Bawah Rp10 Juta Bebas Pajak, Ini Ketentuannya

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pemerintah kembali memberikan insentif pajak bagi para pekerja. Karyawan dengan gaji di bawah Rp10 juta per bulan bisa bebas PPh Pasal 21 pada 2026.

    Kebijakan ini merupakan perpanjangan insentif pajak untuk menjaga daya beli masyarakat. Aturan tersebut tertuang dalam peraturan menteri keuangan terbaru.

    Yakni dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 105 Tahun 2025 tentang PPh Pasal 21 Atas Penghasilan Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Dalam Rangka Stimulus Ekonomi Tahun Anggaran 2026. Berlaku untuk masa pajak Januari-Desember 2026.

    Pajak penghasilan karyawan akan ditanggung oleh pemerintah. Namun, tidak semua pekerja otomatis mendapatkan fasilitas ini. Ada sejumlah syarat yang wajib dipenuhi oleh karyawan dan perusahaan.

    Salah satu syarat utama adalah batas gaji maksimal Rp10 juta per bulan. Ketentuan ini berlaku untuk penghasilan bruto yang bersifat tetap dan teratur.

    Selain itu, karyawan harus memiliki NPWP atau NIK yang sudah terintegrasi dengan sistem pajak. Data kependudukan dan perpajakan harus aktif dan valid.

    “Penghasilan pegawai tertentu yang diberikan insentif PPh Pasal 21 ditanggung pemerintah tidak termasuk penghasilan yang telah dikenai PPh yang bersifat final dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan tersendiri,” penggalan Pasal 4 ayat (6).

    Insentif ini diprioritaskan untuk pekerja di sektor tertentu. Di antaranya industri tekstil, pakaian jadi, alas kaki, furnitur, dan pariwisata.

    Untuk pegawai tetap, gaji bulanan tidak boleh melebihi Rp10 juta. Jika melebihi batas tersebut, insentif pajak tidak bisa diberikan.

  • Beli Rumah PPN 0% Berlaku hingga 2027, Ini Syaratnya!

    Beli Rumah PPN 0% Berlaku hingga 2027, Ini Syaratnya!

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pemerintah memperpanjang diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk pembelian rumah. Tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 90 Tahun 2025.

    Intensif ini sebenarnya berlaku sejak era Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Melalui PMK Nomor 60 Tahun 2025 dan dilanjutkan oleh Purbaya hingga akhir 2026.

    Tapi telah berakhir per 31 Desember 2025. Aturan baru yang diteken Menkeu Purbaya, memperpanjang masa intensif tersebut mulai 1 Januari 2026 sampai 31 Desember 2026.

    Lalu, apa saja syaratnya?

    Sebelum itu, aturan yang diteken Purbaya tersebut menekankan, intensif diberikan agar perteumbuhan tetap terjaga. Itu tertuang pada bagian menimbang.

    “Agar pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga, pemerintah memberikan paket kebijakan ekonomi untuk kesejahteraan berupa insentif pajak pertambahan nilai atas penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun yang ditanggung pemerintah tahun anggaran 2026,” penggalan poin menimbang aturan tersebut, dikutip Senin (5/1/2026).

    Intensid itu berlaku untuk rumah tapak maupun rumah susun. Tapi dengan harga jual paling tinffi Rp5 miliar.

    “PPN ditanggung pemerintah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan Pasal 4 diberikan sebesar 100 persen (seratus persen) dari PPN yang terutang dari bagian Harga Jual sampai dengan Rp 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah) untuk rumah tapak atau satuan rumah susun dengan Harga Jual paling banyak Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah),” bunyi Pasal 7 ayat (1).

  • Diberdayakan BRI, UMKM Busana Muslim Ini Buktikan Kekuatan Produk Lokal di Kancah Global

    Diberdayakan BRI, UMKM Busana Muslim Ini Buktikan Kekuatan Produk Lokal di Kancah Global

    Fajar.co.id, Tangerang – Indonesia merupakan salah satu pasar busana muslim terbesar di dunia. Banyaknya merek lokal yang bermunculan hingga masuknya brand internasional membuat persaingan di industri ini semakin ketat. Alhasil, UMKM lokal perlu memiliki diferensiasi dan uniqueness yang jelas agar mampu bertahan dan berkembang.

    Di antara UMKM yang hadir menjawab kebutuhan tersebut adalah YUSUF.IND milik Hendra Mochamad Yusuf. Berdiri pada 2022, Yusuf melihat masih banyak produk lokal berkualitas tetapi kesulitan bersaing karena kurang memiliki identitas yang kuat. Di sisi lain, isu limbah fesyen dan dampak fast fashion terhadap lingkungan juga menjadi perhatian utama Yusuf dalam membangun bisnisnya.

    “Banyak produk lokal sebenarnya bagus, tetapi tidak punya positioning yang kuat. Untuk itu YUSUF.IND hadir untuk menjawab semua tantangan dengan mengangkat sustainability fashion dan menghadirkan desain modern,” ujar Yusuf.

    Ciri khas YUSUF.IND terletak pada penggunaan tenun Baduy yang dipadukan dengan gaya modern, elegan, dan bernuansa Arabic look. Palet warnanya pun dipilih dengan makna khusus, mulai dari hitam elegan, biru khas Baduy, hingga warna-warna bumi. Setiap karya membawa narasi tentang suku Baduy yang memperkuat identitas brand serta mendukung pelestarian budaya dan promosi wisata lokal.

    Selain menghadirkan desain yang unik, YUSUF.IND juga berkomitmen menjaga keberlanjutan budaya melalui pemberdayaan penjahit lokal dan pemanfaatan limbah kain untuk produk turunan.

    Diketahui, dalam dua tahun perjalanan bisnisnya, YUSUF.IND telah dipasarkan di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, Banjarmasin, Palembang, Samarinda, dan Yogyakarta. Tidak hanya itu, produknya juga mulai menarik pembeli internasional melalui pengiriman berbasis pesanan ke Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Hong Kong.