Category: elshinta.com Politik

  • Strategi cegah praktik korupsi di lingkup birokrasi melalui SPIP

    Strategi cegah praktik korupsi di lingkup birokrasi melalui SPIP

    Seorang siswa menunjukkan pin antikoruspi saat deklarasi program Sekolah Jujur Sekolah Saya di SD Negeri Sendangmulyo 4, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/10/2024). . ANTARA FOTO/Makna Zaezar

    Strategi cegah praktik korupsi di lingkup birokrasi melalui SPIP
    Dalam Negeri   
    Calista Aziza   
    Jumat, 01 November 2024 – 08:19 WIB

    Elshinta.com – Perilaku korupsi mengancam berbagai aspek, bukan hanya persoalan moralitas, tapi juga menghambat kemajuan bangsa. Dalam ranah pemerintahan atau birokrasi, ancaman ini menjadi lebih krusial karena dampaknya bisa dirasakan langsung sangat buruk dan masif oleh masyarakat luas.

    Pada tingkat nasional, upaya pemberantasan korupsi terus dilakukan dengan berbagai pendekatan, dari penegakan hukum, hingga perbaikan sistem pengawasan.

    Di tingkat kementerian, salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sebagai langkah preventif dan solusi untuk menciptakan tata kelola yang bersih, termasuk di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

    Sebagai lembaga pemerintah, KemenPPPA tidak terlepas dari risiko korupsi. Korupsi di kementerian ini tidak hanya berdampak pada rusaknya kredibilitas, tetapi juga mengancam pencapaian tujuan strategis kementerian dalam melindungi hak-hak perempuan dan anak.

    Oleh karena itu, KemenPPPA mengambil langkah-langkah progresif dengan menerapkan Strategi Penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah atau SPIP yang lebih kuat. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di dalam tubuh kementerian, sekaligus memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi.

    SPIP ini dirancang untuk mencegah korupsi di semua lini, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program.

    Langkah ini tercermin dalam proyek perubahan yang berfokus pada Strategi Penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di KemenPPPA.

    Upaya ini juga bertujuan untuk memperbaiki sistem pengendalian internal yang ada, menciptakan standar operasional yang lebih akuntabel, serta memastikan bahwa setiap alokasi anggaran dipergunakan secara optimal, tanpa penyelewengan.

    Selain itu, penguatan SPIP juga melibatkan peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang bertanggung jawab dalam pengawasan dan pemantauan anggaran. Dengan demikian, tidak hanya sistem yang diperbaiki, tetapi juga kualitas SDM yang berperan di dalamnya.

    Signifikansi SPIP

    Lalu, mengapa SPIP menjadi begitu penting? Sistem ini adalah kerangka kerja yang dirancang untuk memastikan bahwa seluruh proses yang berlangsung di dalam satu lembaga berjalan sesuai aturan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan efektif dan efisien.

    Di KemenPPPA, misalnya, SPIP bertindak sebagai sistem alarm dini yang membantu mendeteksi potensi penyalahgunaan kewenangan atau penggunaan anggaran yang tidak semestinya.

    Dengan adanya SPIP, setiap pelanggaran atau ketidakpatuhan dapat diidentifikasi lebih awal, sehingga tindakan perbaikan bisa segera dilakukan sebelum dampaknya meluas.

    Di sisi lain, SPIP juga berfungsi untuk memperbaiki tata kelola lembaga secara keseluruhan. Di KemenPPPA, sistem ini memfasilitasi aliran informasi yang lebih transparan dan akuntabel antara berbagai unit kerja.

    Hal ini sangat penting dalam menjaga integritas lembaga, mengingat KemenPPPA merupakan lembaga yang menjalankan program-program yang langsung berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan dan anak.

    Ketika lembaga ini dapat mempertahankan kepercayaan publik melalui tata kelola yang baik, maka program yang dicanangkan pun akan mendapatkan dukungan yang lebih luas dari masyarakat.

    Meskipun demikian, penerapan SPIP di KemenPPPA tidak serta-merta berjalan, tanpa tantangan. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah memastikan konsistensi penerapan SPIP di seluruh lini kementerian.

    SPIP memerlukan komitmen dari semua pihak yang terlibat, mulai dari pejabat tinggi, hingga staf pelaksana. Karena itu, upaya peningkatan kapasitas dan sosialisasi terkait SPIP menjadi sangat penting.

    KemenPPPA telah berinisiatif untuk mengadakan berbagai pelatihan dan sosialisasi agar seluruh elemen lembaga memiliki pemahaman yang sama mengenai peran dan pentingnya pengendalian intern dalam menjalankan tugas pemerintahan yang bersih.

    Selain itu, sebuah langkah strategis lainnya yang diambil oleh KemenPPPA adalah penyusunan konsep grand design SPIP. Grand design bertindak sebagai peta jalan yang memandu pelaksanaan SPIP dengan lebih terstruktur dan terarah.

    Dokumen ini mencakup berbagai elemen penting, seperti visi, misi, kebijakan, prosedur operasional, serta standar keamanan data.

    Dengan adanya grand design, penerapan SPIP di KemenPPPA diharapkan menjadi lebih mudah diimplementasikan dan berkelanjutan. Salah satu bagian penting dari grand design ini adalah integrasi teknologi dalam proses pengendalian internal.

    KemenPPPA juga telah mengadopsi platform, seperti Sistem Keuangan (SisKeu), yang memungkinkan setiap transaksi tercatat secara elektronik dan transparan. Hal ini memperkecil kemungkinan adanya penyalahgunaan anggaran karena setiap transaksi tercatat dan dapat diaudit.

    Dampak dari penerapan SPIP yang efektif di KemenPPPA, bukan hanya dirasakan oleh internal kementerian, tetapi juga oleh masyarakat luas.

    Ketika kementerian menjalankan sistem kerja dengan lebih transparan dan akuntabel, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah pun akan meningkat.

    Kepercayaan ini menjadi modal penting untuk mendukung keberhasilan berbagai program kementerian, khususnya yang berhubungan langsung dengan perlindungan hak-hak perempuan dan anak.

    Selain itu, penerapan SPIP juga diharapkan mampu menginspirasi kementerian lain untuk memperkuat pengendalian internal mereka dalam upaya memberantas korupsi di lingkungan pemerintahan.

    Pada akhirnya, penguatan SPIP di KemenPPPA mencerminkan tekad pemerintah untuk melawan korupsi melalui perbaikan tata kelola. Upaya ini tidak hanya untuk mencegah kerugian keuangan negara, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.

    Harapan besar bertumpu pada inisiatif ini, yaitu agar KemenPPPA menjadi contoh bagi lembaga lain dalam menjalankan program-program yang bersih dan berintegritas.

    Dengan komitmen yang kuat dari semua pihak yang terlibat, langkah ini akan membawa kita lebih dekat menuju Indonesia yang bebas korupsi, di mana hak-hak perempuan dan anak terlindungi dalam sistem yang bersih, transparan, dan akuntabel.

    Sumber : Antara

  • Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan unggul di basis santri dan Pantura

    Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan unggul di basis santri dan Pantura

    Dedi Mulyadi. (ANTARA/Ali Khumaini/dok)

    Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan unggul di basis santri dan Pantura
    Dalam Negeri   
    Calista Aziza   
    Jumat, 01 November 2024 – 08:33 WIB

    Elshinta.com – Hasil survei menunjukkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan unggul di daerah basis santri dan menang di wilayah Pantura untuk Pilkada 2024.

    Direktur Indikator Politik Fauny Hidayat melalui sambungan telepon dari Subang, Kamis menyebutkan bahwa tingginya elektabilitas Dedi Mulyadi tak lepas dari faktor popularitas yang mencapai 90 persen. 

    Ia menyampaikan, faktor popularitas itu membuat orang lebih mudah untuk menentukan pilihan.

    “Karena bagaimana orang mau pilih kalau tidak kenal? Jadi semakin populer seseorang, maka semakin besar peluang untuk dipilih,” katanya.

    Dari data survei yang dihimpun di berbagai wilayah oleh beberapa lembaga, sebulan menjelang masa pencoblosan atau pada survei periode 15-25 Oktober 2024 dengan jumlah responden rata-rata 400 orang, pasangan Dedi-Erwan unggul jauh meninggalkan ketiga lawannya di basis santri dan wilayah Pantura.

    Untuk basis santri pertama di Kabupaten Garut yang dirilis Indikator Politik, pasangan Dedi-Erwan unggul dengan 80,7 persen. Sedangkan pesaingnya Acep-Gita 9 persen, Syaikhu-Ilham 4,8 persen, Jeje-Ronal 1,4 persen, tidak tahu/rahasia 4,1 persen.

    Begitu juga di Kota Tasikmalaya yang juga basis santri, sesuai dengan data yang dirilis lembaga survei Saiful Mujani, Dedi-Erwan masih unggul dengan 75,3 persen. Kemudian Acep-Gita 9,8 persen, Syaikhu-Ilham 8,3 persen, Jeje-Ronal 1,2 persen, tidak tahu/rahasia 5,4 persen. 

    Di daerah basis santri lainnya, Kabupaten Tasikmalaya, dari rilis Indikator Politik, pasangan nomor urut empat Dedi-Erwan tak terkejar dengan raihan 75,5 persen. Sementara Acep-Gita 13,3 persen, Syaikhu-Ilham 4,8 persen, Jeje-Ronal 2,7 persen, tidak tahu/rahasia 3,8 persen.

    Selanjutnya untuk di wilayah Pantura, tepatnya di Kabupaten Karawang, pasangan Dedi-Erwan menang telak dengan mengantongi 88,2 persen, Syaikhu-Ilham 4,1 persen, Acep-Gita 3,8 persen, Jeje-Ronal 1,4 persen, tidak tahu/rahasia 2,5 persen. Survei tersebut bersumber dari Indikator Politik.

    Lalu di Purwakarta, sesuai dengan hasil survei yang dirilis LSI Denny JA, pasangan Dedi-Erwan mendapat 88,9 persen. Pasangan lainnya, Syaikhu-Ilham 6,6 persen, Jeje-Ronal 0,9 persen, Acep-Gita 0,5 persen, tidak tahu/rahasia 3,1 persen.

    Sementara di Kabupaten Bogor yang merupakan daerah dengan jumlah pemilih terbanyak di Jabar, pasangan Dedi-Erwan meraih 72 persen, Syaikhu-Ilham 9,5 persen, Acep-Gita 4,3 persen, Jeje-Ronal 1,4 persen, tidak tahu/rahasia 12,8 persen. Data itu berasal dari LSI Denny JA.

    Sumber : Antara

  • KPU Banten distribusikan 9 juta surat suara untuk Pilkada 2024 Kamis, 31 Oktober 2024 – 19:14 WIB

    KPU Banten distribusikan 9 juta surat suara untuk Pilkada 2024
    Kamis, 31 Oktober 2024 – 19:14 WIB

  • KPU: 1.556 pasangan calon kepala daerah ikuti Pilkada serentak 2024 Kamis, 31 Oktober 2024 – 22:58 WIB

    KPU: 1.556 pasangan calon kepala daerah ikuti Pilkada serentak 2024
    Kamis, 31 Oktober 2024 – 22:58 WIB

  • Rp28,6 triliun anggaran hibah daerah untuk Pilkada 2024

    Rp28,6 triliun anggaran hibah daerah untuk Pilkada 2024

    Suasana Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI dengan KPU RI, Bawaslu RI, dan BPIP di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024). (ANTARA/Rio Feisal)

    Rp28,6 triliun anggaran hibah daerah untuk Pilkada 2024
    Dalam Negeri   
    Widodo   
    Jumat, 01 November 2024 – 00:23 WIB

    Elshinta.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Mochammad Afifuddin mengatakan bahwa total anggaran Pilkada 2024 yang telah dituangkan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) per 28 Oktober capai  Rp28,6 triliun.

    “Total anggaran yang sudah NPHD per 28 Oktober Rp28.686.636.745.317,” kata Afif, sapaan karibnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis.

    Dari jumlah itu, dia menyebut sebanyak 99,77 persen total anggaran Pilkada 2024 sudah dicairkan per 28 Oktober 2024.

    “Yang sudah ditransfer Rp28.621.017.033.621 atau 99,7 persen, untuk ini hampir sudah 100 persen dana tertransfer dari alokasi pilkada yang dari dana-dana Pemda,” ucapnya.

    Dia lantas menuturkan progres persiapan tahapan pemungutan, penghitungan suara, dan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada 2024.

    “Regulasi; peraturan, pedoman teknis, dan buku panduan sudah kami siapkan,” katanya.

    Dia menyebut pihaknya juga sedang melakukan rekrutmen jajaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

    “Kemudian sarana prasarana, alat bantu teknologi, alat penggandaan, penyiapan TPS (tempat pemungutan suara) kami laksanakan,” ujarnya.

    Termasuk, lanjut dia, pihaknya tengah menyiapkan logistik untuk pelaksanaan Pilkada 2024.

    “Penyiapan logistik yang sekarang sedang dilakukan; percetakan dan pengiriman ke lokasi-lokasi, daerah-daerah,” kata dia.

    Dia lantas berkata, “Untuk pengadaan logistik; bilik suara, kabel ties sudah 100 persen produksinya, pengirimannya juga sudah 99 persen, tinta 99 persen, kotak suara dan segel sudah 100 persen.”

    Selain Ketua KPU RI beserta komisioner KPU RI lainnya, rapat tersebut turut dihadiri oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja, dan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI Heddy Lugito.

    Sumber : Antara

  • Hoaks, video Bawaslu arahkan coblos salah satu calon

    Hoaks, video Bawaslu arahkan coblos salah satu calon

    Tangkap layar video kartun memuat logo Bawaslu yang berisi simulasi pencoblosan pilkada mengarahkan ke salah pasangan calon bupati dan wakil bupati Karawang. (ANTARA/Tangkap Layar WAG)

    Bawaslu Karawang: Hoaks, video Bawaslu arahkan coblos salah satu calon
    Dalam Negeri   
    Calista Aziza   
    Kamis, 31 Oktober 2024 – 06:12 WIB

    Elshinta.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyatakan bahwa video kartun memuat logo Bawaslu yang berisi simulasi pencoblosan pilkada mengarahkan ke salah pasangan calon bupati dan wakil bupati Karawang merupakan hoaks.

    “Kami merasa sangat dirugikan, karena dalam video itu ada kartun seseorang menggunakan rompi berlogo Bawaslu yang melakukan simulasi pencoblosan salah satu pasangan calon,” kata Komisioner Bawaslu Karawang Ade Permana, Rabu.

    Ia menyampaikan bahwa dalam video berdurasi 0,34 detik itu seolah-olah Bawaslu mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Karawang.

    Ade Permana memastikan bahwa Bawaslu Karawang tidak pernah membuat video kartun tersebut, karena itu pihaknya akan melakukan penelusuran siapa yang membuat video kartun tersebut.

    Atas kerugian yang dialami, katanya, Bawaslu Karawang akan segera mengirimkan surat keberatan kepada tim pasangan calon tertentu, serta meminta klarifikasi atas beredarnya video kartun memuat logo Bawaslu yang berisi simulasi pencoblosan pilkada mengarahkan ke salah pasangan calon bupati dan wakil bupati Karawang.

    Selain itu, Bawaslu Karawang juga akan melakukan kajian lebih lanjut untuk menentukan langkah hukum yang akan diambil.

    “Kita akan melakukan kajian dulu untuk menentukan langkah hukum yang akan kita lakukan, ini kan berita hoaks bahwa seolah-olah Bawaslu yang membuat,” katanya.

    Ade Permana menegaskan bahwa sebagai lembaga penyelenggara pilkada, Bawaslu Karawang menjunjung tinggi netralitas. Karena itu pihaknya akan melakukan tindakan preventif untuk meyakinkan masyarakat bahwa Bawaslu Karawang tetap netral dan independen.

    “Kami juga akan membuat peringatan secara terbuka di website Bawaslu bahwa Bawaslu tidak pernah mengajak siapapun untuk mendukung salah satu pasangan calon,” ungkapnya.

    Atas kabar hoaks itu, Ade Permana mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial.

    “Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih kritis dalam menerima informasi atau terhadap segala hal yang dibuat, baik itu video atau apapun serta tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks,” katanya. (KR-MAK)

    Sumber : Antara

  • Sekretaris OIKN paparkan kesiapan menuju 2025

    Sekretaris OIKN paparkan kesiapan menuju 2025

    Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bimo Adi Nursanthyasto ditemui usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2023). ANTARA/Melalusa Susthira K

    Sekretaris OIKN paparkan kesiapan menuju 2025
    Dalam Negeri   
    Calista Aziza   
    Kamis, 31 Oktober 2024 – 06:50 WIB

    Elshinta.com – Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bimo Adi Nursanthyasto memaparkan kesiapan OIKN menuju tahun 2025 dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10).

    “Kantor OIKN telah berkedudukan di Ibu Kota Nusantara,” kata Bimo.

    Kedua, menyediakan aplikasi IKNOW untuk proses pemindahan ASN ke IKN, hunian ASN, dan penyiapan teknologi informasi.

    Ketiga, pengendalian lingkungan hidup dengan mengacu pada persetujuan lingkungan di dalam maupun luar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

    Keempat, terus melakukan konsolidasi kepada masyarakat sekitar untuk bersama-sama mendukung pertumbuhan ekonomi di IKN.

    Kelima, terus bersinergi baik dalam pembebasan lahan, peruntukan, dan deliniasi kegiatan perkantoran maupun ekonomi.

    “Atas kegiatan MYC (Multi Years Contract) atau on going yang dibangun oleh K/L dan siap menerima aset tersebut untuk dikelola pemanfaatan-nya,” katanya.

    Keenam, melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana dasar, sosial, yang bentuknya konstruksi dan sifatnya baru.

    Ketujuh, nilai investasi di IKN sampai dengan saat ini diperkirakan sebesar Rp58,4 triliun.

    Kedelapan, memfasilitasi kunjungan masyarakat lokal, mancanegara, lembaga, instansi pemerintah maupun swasta yang saat ini antusias-nya sangat tinggi ke IKN.

    RDP tersebut turut dihadiri pula oleh Plt Deputi bidang Sarana dan Prasarana OIKN Danis Hidayat S.

    Sumber : Antara

  • Bertemu Diah Warih, Partai Gelora Solo isyaratkan dukung Teguh-Gage?

    Bertemu Diah Warih, Partai Gelora Solo isyaratkan dukung Teguh-Gage?

    Sumber foto: ME Sudiono/elshinta.com.

    Bertemu Diah Warih, Partai Gelora Solo isyaratkan dukung Teguh-Gage?
    Dalam Negeri   
    Sigit Kurniawan   
    Kamis, 31 Oktober 2024 – 13:34 WIB

    Elshinta.com – Teka-teki arah dukungan Partai Gelora kemana mulai terjawab. Usai secara resmi melepaskan dukungan dari pasangan Respati-Astrid, kini Partai Gelora dikabarkan mendekat ke Paslon Teguh Bambang Gage. 

    Sinyalemen ini disampaikan Ketum Ormas G-Nesia Diah Warih Anjari yang ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2024). Diwa sapaan Diah Warih Anjari mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pengurus Partai Gelora Solo. Perihal pertemuan itu diinisiasi oleh salah satu pengurus parpol yang juga anggota Ormas G-Nesia. 

    “Jadi anggota (Ormas G-Nesia) kita yang juga kader Partai Gelora curhat soal kondisi partai dan perhelatan pilkada Solo. Akhirnya setelah dijembatani pengurus Partai Gelora datang ke sekretariat kantor G-Nesia dan menyampaikan beberapa hal itu,” ungkap Diwa seperti dilaporkan Reporter Elshinta, ME Sudiono, Kamis (31/10).

    Salah satu yang menjadi pembicaraan adalah arah dukungan Partai Gelora selepas mundur dari dukungan ke Respati-Astrid. Diwa menanyakan  secara langsung sikap politik partai non-parlementer itu tentang kemana arah dukungan Partai Gelora. Apakah tidak bersikap/netral atau mendukung paslon lain dalam Pilkada Solo ?

    “Saya langsung tanya arah dukungannya dan secara lisan disampaikan dukungan Partai Gelora Solo mengarah ke pasangan selain Respati-Astrid,” ungkap pengusaha muda ini. 

    Tangan Terbuka

    Diwa yang juga dikenal pegiat sosial menyatakan, pihaknya sejak awal menyatakan dukungan ke pasangan yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada Solo.

     Apabila ada pihak-pihak lain yang turut memberikan dukungan kepada Paslon 01 Teguh-Bambang Gage ini maka akan diterima dengan tangan terbuka. 

    “Saat pertemuan dengan Pak Rudy (Ketua DPC PDI Perjuangan-red) juga disampaikan hal yang sama, bahwa Teguh-Gage siap menerima dukungan dari siapa saja,” tegas sosok yang juga dikenal Mbake Solo ini.

    Terpisah, Ketua DPD Partai Gelora Surakarta Sumarno saat dikonfirmasi membenarkan terkait pertemuan dirinya dan pengurus DPD Partai Gelora dengan Ketum Ormas G-Nesia. 

    “Iya betul kami bertemu,” kata Sumarno.

    Lebih lanjut Sumarno mengatakan, pertemuan itu juga membahas dukungan Partai Gelora dalam Pilkada Solo. 

    “Iya kami juga membahas arah dukungan untuk Pilkada 2024,” katanya. 

    Sumber : Radio Elshinta

  • Menteri HAM nyatakan tidak miliki program 100 hari

    Menteri HAM nyatakan tidak miliki program 100 hari

    Tangkapan layar – Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai dalam Rapat Kerja bersama Komisi XIII di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (31/10/2024). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

    Menteri HAM nyatakan tidak miliki program 100 hari
    Dalam Negeri   
    Calista Aziza   
    Kamis, 31 Oktober 2024 – 13:56 WIB

    Elshinta.com – Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyatakan tidak memiliki program 100 hari, tetapi memiliki program lima tahun yang ditetapkan sebagai kondisi darurat untuk membangun rakyat, bangsa, dan negara.

    “Kami tidak punya program 100 hari. Kami punya program emergency condition (keadaan darurat) untuk membangun rakyat, bangsa, dan negara selama lima tahun kalau dipertahankan,” ujar Pigai pada rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis.

    Padahal, pada Rabu (23/10), Pigai mengatakan bahwa dirinya akan fokus pada pemantapan struktur dan penataan sistem di Kementerian HAM dalam 100 hari bekerja di Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto.

    Berikutnya, Pigai akan melakukan penempatan personel di Kementerian HAM.

    “Andaikan saya menyatakan program 100 hari adalah tata laksana, revitalisasi organisasi, dan pembangunan organisasi dan pengisian staf maka saya sudah selesai (dalam) tujuh hari,” katanya.

    Pigai menceritakan bahwa rapat perdana yang ia pimpin saat baru dilantik menjadi Menteri HAM adalah menyusun organisasi, bukan mendengarkan masukan dari staf.

    “Saya langsung pimpin, langsung bikin. Rancangan yang mereka (Kementerian HAM) siapkan, langsung saya susun, coret ini masukan, coret ini masukan, saya susun lagi, masukan ke atas,” kata Pigai.

    Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum dirinya berangkat ke Magelang, Jawa Tengah, untuk mengikuti pembekalan Kabinet Merah Putih, Kementerian HAM sudah mengadakan pertemuan lebih kurang 6–7 kali.

    “Hampir 90 persen struktur organisasi kami, tugas pokok dan fungsi sudah selesai,” tambahnya.

    Ia memperkirakan pada Senin (4/11) atau Selasa (5/11) pekan depan, Kementerian HAM akan melaksanakan pelantikan untuk struktur baru.

    Oleh karena itu, Pigai menyatakan Kementerian HAM tidak memiliki program 100 hari dan menempatkan lima tahun sebagai kondisi darurat sehingga seluruh pegawai Kementerian HAM harus dalam kondisi siap untuk melayani kebutuhan publik.

    Selama lima tahun ke depan, Pigai menegaskan Kementerian HAM berkomitmen untuk berada di garis terdepan dalam rangka memastikan kebijakan-kebijakan HAM sampai kepada orang-orang yang membutuhkan, yang layak mendapatkan, serta orang-orang yang berada di ujung pembangunan.

    Sumber : Antara

  • KPU Kabupaten Semarang mulai sortir dan lipat surat suara Pilkada 2024 

    KPU Kabupaten Semarang mulai sortir dan lipat surat suara Pilkada 2024 

    Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

    KPU Kabupaten Semarang mulai sortir dan lipat surat suara Pilkada 2024 
    Dalam Negeri   
    Sigit Kurniawan   
    Kamis, 31 Oktober 2024 – 15:05 WIB

    Elshinta.com – KPU Kabupaten Semarang, Jawa Tengah mulai melakukan sortir dan lipat surat suara Pilkada 2024 di GOR Wujil, Bergas, Rabu (30/10/2024). Sortir dan lipat surat suara melibatkan 150 orang.

    Ketua KPU Kabupaten Semarang Bambang Setyono mengatakan, KPU Kabupaten Semarang melibatkan 115 orang untuk melakukan pelipatan kartu suara Pilkada 2024. Mereka sudah melalui tes kesehatan termasuk tes buta warna untuk kelancaran pekerjaan.  

    “Pada tahap pertama baru kertas suara pemilihan Gubernur (Pilgub) yang disortir dan dilipat,” ujarnya. 

    Bambang menambahkan, sementara untuk surat suara pemilihan bupati rencananya akan diterima pada 2 November 2024 mendatang.  

    “Sedangkan untuk kelengkapan pemungutan suara seperti kotak suara, bilik suara, tinta, bantalan dan lainnya secara keseluruhan telah diterima sebanyak 85 persen dari kebutuhan. Dalam empat hari ke depan diharapkan mencapai 95 persen. Kekurangannya nanti akan Kami konfirmasikan ke KPU Jateng,” imbuhnya. 

    Berdasarkan lini masa yang telah disusun KPU, akan dilakukan pengepakan logistik ke kotak suara pada Senin (11/11/2024). Selanjutnya, Jumat (22/11/2024), kotak suara berisi logistik pemilu akan dikirimkan ke gudang PPK di tingkat Kecamatan. Kemudian akan dikirimkan ke tingkat PPS di tiap kelurahan/desa pada Minggu (24/11/2024). Setelah menginap sehari, seluruh logistik sudah harus berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada H-1 pemungutan suara atau hari Selasa (26/10/2024). 

    “Berdasarkan pengalaman Pemilu 2024, pengiriman logistik dilakukan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia,” pungkas Bambang seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Kamis (31/10).

    Sumber : Radio Elshinta