Category: Detik.com Tekno

  • Gareth Southgate Resign Jadi Pelatih Inggris, Netizen Kebingungan

    Gareth Southgate Resign Jadi Pelatih Inggris, Netizen Kebingungan

    Gareth Southgate Resign Jadi Pelatih Inggris, Netizen Kebingungan

  • Meme Mbappe Diperkenalkan Real Madrid, Disamakan Ronaldo

    Meme Mbappe Diperkenalkan Real Madrid, Disamakan Ronaldo

    Meme Mbappe Diperkenalkan Real Madrid, Disamakan Ronaldo

  • Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya bagi Akun Medsos

    Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya bagi Akun Medsos

    Jakarta

    Shadowban atau shadow banning merupakan istilah yang sering muncul saat menggunakan media sosial (medsos). Sebab, dalam sejumlah kasus ada beberapa orang yang mengaku akun medsosnya mengalami shadowban.

    Ada sejumlah faktor yang menyebabkan akun medsos seseorang mengalami shadowban. Efeknya akan begitu terasa bagi pengguna media sosial seperti X, Instagram, hingga TikTok.

    Lantas, apa sih yang dimaksud shadowban? Lalu apa penyebabnya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Mengenal Shadowban

    Shadowban adalah konten yang disembunyikan oleh pihak platform dari timeline pengguna. Jadi, seluruh aktivitas yang dilakukan di media sosial tidak dapat dilihat oleh orang lain, tetapi kamu belum menerima larangan atau pemberitahuan resmi dari platform media sosial tersebut.

    Mengutip situs NP Digital, dalam banyak kasus pengguna masih bisa melihat konten mereka sendiri yang diunggah ke medsos. Namun, ia tak sadar bahwa tidak ada orang lain yang melihat postingannya karena telah disembunyikan.

    Istilah shadowban identik dengan platform yang menggunakan algoritma untuk menyusun timeline atau konten yang ditampilkan untuk penggunanya. Jadi, konten yang ditampilkan bukan berdasarkan waktu posting, melainkan diurut berdasarkan algoritma yang dipakai oleh platform.

    Contohnya di TikTok, shadowban membuat konten yang diunggah tidak akan muncul di FYP. Alhasil, terjadi penurunan terhadap jumlah like ataupun komentar yang cukup signifikan.

    Bisa dibilang, shadowban merupakan pemblokiran secara harus oleh platform media sosial. Jadi, pengguna tetap bisa mengunggah konten, tetapi kontennya dibuat tidak muncul di feed pengguna lain.

    Penyebab Shadowban

    Ada sejumlah penyebab akun medsos seseorang mengalami shadowban. Dilansir situs Later, berikut sejumlah penyebabnya:

    Melanggar aturan di platform media sosial mengenai konten yang diunggah ke publik.Menggunakan tagar (hashtag) trending yang tidak berhubungan dengan postingan.Konten yang diunggah mengandung spam.Konten yang di posting terlalu banyak mengandung promosi.Jumlah following dan follower yang terlalu timpang, sehingga tidak terlihat alami.Email yang digunakan untuk mendaftar di media sosial belum diverifikasi.Tidak menggunakan foto profil (profile picture).Terlalu sering melakukan aktivitas follow dan unfollow pengguna lain.Apa Fungsi Shadowban?

    Hadirnya shadowban tentu bisa merugikan pemilik akun media sosial. Namun di sisi lain, shadowban dinilai efektif dalam menangkal akun-akun yang mengunggah konten spam.

    Kembali mengutip NP Digital, shadowban dapat membiarkan akun penyebar spam (spammer) untuk mengunggah konten spam secara terus-menerus, tetapi tidak ada satupun orang yang melihat konten spam tersebut.

    Kenapa alih-alih melakukan shadowban ketimbang langsung memblokir akun tersebut? Sebab, jika spammer menyadari akunnya diblokir, mereka dapat membuat akun yang baru, lalu kembali menyebar konten spam di media sosial.

    Dengan adanya shadowban, spammer tidak sadar kalau akunnya telah ‘dibisukan’ oleh pihak platform. Jadi, seluruh konten spam yang diunggahnya tidak dapat dilihat orang lain, tetapi masih bisa dilihat olehnya.

    Dampak Shadowban pada Akun Medsos

    Ada sejumlah dampak yang ditimbulkan jika akun medsos terkena shadowban oleh pihak platform, yaitu:

    Pengguna masih bisa mengunggah konten, namun tidak dapat dilihat oleh orang lain di feed atau timeline.Jika berkomentar pada unggahan orang lain, maka komentar tersebut tidak akan terlihat.Username tidak muncul di kolom pencarian.Konten yang diunggah ke TikTok atau Instagram tidak akan mendapatkan like atau komentar, sebab orang lain tidak bisa melihat konten milikmu.Cara Mengetahui Akun Terkena Shadowban

    Pemilik akun medsos mungkin tak menyadari secara langsung jika akunnya terkena shadowban. Lantas, bagaimana cara mengetahuinya? Simak di bawah ini:

    1. Cek Jumlah Like dan Komentar

    Coba perhatikan konten yang diunggah akhir-akhir ini, apakah mengalami penurunan jumlah like dan komentar? Jika penurunannya sangat drastis, bisa jadi akun medsos milikmu terkena shadowban.

    2. Mencari di Kolom Pencarian

    Cobalah minta tolong kepada teman atau saudara untuk mencari username akun medsos milikmu. Jika tidak ada, kemungkinan besar terkena shadowban.

    3. Cari Konten Anda

    Cara lainnya adalah dengan log out dari akun medsos, lalu cari postingan atau tagar yang berkaitan dengan akun milikmu. Kalau tidak muncul, bisa jadi sudah terkena shadowban.

    Cara Terhindar dari Shadowban

    Ada sejumlah cara agar akun medsos kamu terhindar dari shadowban. Kembali mengutip situs Later, berikut beberapa caranya:

    Pakai hashtag yang tepat sesuai dengan konten yang diunggah.Berinteraksi dengan followers secara aktif.Ikuti aturan dan ketentuan sesuai masing-masing platform media sosial.Hindari mengunggah konten spam.

    Itu dia penjelasan mengenai shadowban. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)

  • Penggunaan Teknologi AI Pada Sektor Pengelolaan Data

    Penggunaan Teknologi AI Pada Sektor Pengelolaan Data

    FotoINET

    Dok. AJARI Technologies – detikInet

    Rabu, 17 Jul 2024 10:43 WIB

    Jakarta – Perusahaan teknologi, AJARI Technologies, merilis deretan produknya yang berbasis AI. Salah satunya adalah N.I.S.A (Neural Interactive Systematic Assistant).

  • Lubang Hitam Masif dan Misterius Ditemukan Dekat Bumi

    Lubang Hitam Masif dan Misterius Ditemukan Dekat Bumi

    Jakarta

    Lubang hitam berukuran masif yang paling dekat jaraknya dengan Bumi ditemukan. Sebelumnya, lubang hitam supermasif terdekat dengan Bumi adalah Sagittarius A yang berada di pusat Galaksi Bima Sakti.

    Astronom telah menemukan lusinan lubang hitam berbagai ukuran massa sejak penemuan Cygnus X-1 tahun 1964. Sagitarius A, misalnya, terletak di pusat galaksi Bima Sakti sekitar 27.000 tahun cahaya dari Bumi. Sagitarius A dikenal sebagai supermasif, dengan massa setara miliaran Matahari. Namun lubang hitam tak hanya berukuran supermasif, ada yang berkategori masif dan lebih kecil lagi.

    Nah, menggunakan teleskop Hubble, astronomer menemukan lubang hitam masif yang paling dekat dengan Bumi, terletak di klaster bintang Omega Centauri, yang jaraknya sekitar 18 ribu tahun cahaya dari Bumi. Dalam hitungan astronomi, jarak itu cukup dekat walau tidak ada pengaruhnya bagi Bumi.

    Lubang hitam itu bermassa menengah yang masih sulit dipahami dan juga sulit ditemukan. Ia tampaknya memiliki massa sekitar 8.200 kali massa Matahari, yang membuatnya jauh lebih masif dibandingkan lubang hitam bermassa antara 5 dan 100 kali massa Matahari, dan jauh lebih kecil dibandingkan lubang hitam supermasif. Lubang hitam bermassa kecil terdekat yang ditemukan para ilmuwan disebut Gaia-BH1, dan jaraknya hanya 1.560 tahun cahaya dari kita.

    Dikutip detikINET dari Space.com, Omega Centauri sendiri diyakini adalah sisa dari galaksi kuno yang ditelan oleh Galaksi Bima Sakti. Jika tidak dihalangi Bima Sakti, kemungkinan lubang hitam itu akan berkembang jauh lebih besar lagi.

    Studi selama beberapa bulan ini dipimpin oleh ilmuwan dari University of Utah dan Max Planck Institute for Astronomy.”Ini adalah temuan yang hanya terjadi sekali dalam karier. Saya sangat bersemangat selama sembilan bulan berturut-turut. Setiap kali saya memikirkannya, saya sulit tidur,” kata Anil Seth, salah satu periset.

    “Ada lubang hitam yang hanya sedikit lebih berat dari Matahari kita dan bentuknya seperti semut atau laba-laba mereka sulit dikenali, tapi ada di mana-mana di alam semesta,” kata Matthew Whittaker, mahasiswa sarjana di Universitas Utah dan rekan penulis dari penelitian ini.

    “Kemudian ada lubang hitam supermasif yang mirip dengan Godzilla di pusat galaksi yang mengobrak-abrik benda, dan kita dapat melihatnya dengan mudah. Maka lubang hitam bermassa menengah ini berada pada level Bigfoot. Menemukan mereka seperti menemukan bukti pertama Bigfoot, orang-orang akan ketakutan,” paparnya.

    (fyk/fyk)

  • Dukungan Elon Musk untuk Trump yang Ditembak saat Kampanye Pilpres

    Dukungan Elon Musk untuk Trump yang Ditembak saat Kampanye Pilpres

    Dukungan Elon Musk untuk Trump yang Ditembak saat Kampanye Pilpres

  • UE Sebut X Melanggar Aturan Konten

    UE Sebut X Melanggar Aturan Konten

    UE Sebut X Melanggar Aturan Konten

  • Guk Guk! Bahasa Anjing Mau Dipelajari Pakai Teknologi AI

    Guk Guk! Bahasa Anjing Mau Dipelajari Pakai Teknologi AI

    Jakarta

    Para peneliti menggunakan model AI yang dilatih dengan ucapan manusia untuk memecahkan kode bahasa rahasia anjing. Studi ini berasal dari para peneliti di University of Michigan, Institut Astrofisika Nasional Meksiko, dan Institut Optik dan Elektronik.

    Hasilnya yang telah dipresentasikan di sebuah konferensi internasional, menunjukkan bagaimana model AI saat ini dapat menjadi kunci untuk memahami bahasa hewan, setidaknya sampai tingkat tertentu.

    “Masih banyak yang belum kita ketahui tentang hewan-hewan yang berbagi dunia ini dengan kita,” kata Rada Mihalcea, Direktur Laboratorium AI Universitas Michigan yang dikutip detikINET dari Gizmodo, Minggu (13/7/2024).

    “Kemajuan AI dapat digunakan untuk merevolusi pemahaman kita tentang komunikasi hewan, dan temuan kami menunjukkan bahwa kita mungkin tidak perlu memulai dari awal,” lanjutnya.

    Penelitian ini diketahui menggunakan model ucapan AI yang canggih, Wav2Vec2, untuk mengidentifikasi emosi, jenis kelamin, dan ras anjing di balik gonggongan tertentu.

    Para peneliti menggunakan dua set data yang berbeda untuk pelatihan dan membandingkan hasilnya. Pertama dilatih dari awal hanya dengan gonggongan anjing, dan satu lagi dilatih dengan ucapan manusia dan kemudian disesuaikan dengan gonggongan anjing.

    Model yang telah dilatih sebelumnya dengan hampir 1.000 jam rekaman suara manusia bekerja lebih baik. Para peneliti kemudian menyempurnakan model tersebut pada kumpulan data yang terdiri dari vokalisasi (gonggongan) dari 74 anjing yang terdiri dari 42 Chihuahua, 21 Pudel Prancis, dan 11 Schnauzer.

    Model AI yang dilatih pada manusia dan anjing ini mampu mengidentifikasi emosi anjing dengan akurasi 62%, ras dengan akurasi 62%, jenis kelamin dengan akurasi 69%, dan mengidentifikasi anjing tertentu dari sekumpulan anjing dengan akurasi 50%.

    Semua skor ini melampaui model AI yang baru saja dilatih pada anjing, yang menunjukkan bahwa suara dan pola yang berasal dari ucapan manusia berpotensi menjadi dasar untuk memahami hewan.

    Dalam mencoba mengurai emosi di balik gonggongan anjing, para peneliti berhipotesis bahwa vokalisasi anjing terkait dengan konteksnya. Bukti yang ada menunjukkan bahwa suara yang dikeluarkan monyet dan anjing padang rumput dapat diprediksi berdasarkan konteks situasi yang mereka hadapi.

    Beberapa emosi yang coba peneliti tetapkan pada anjing dalam penelitian ini adalah gonggongan agresif, gonggongan normal, pekikan negatif, dan dengusan negatif. Meskipun anjing mungkin mengalami lebih banyak emosi, suara-suara ini sebagian besar tersedia dalam kumpulan data mereka.

    “Dengan menggunakan model pemrosesan suara yang awalnya dilatih pada ucapan manusia, penelitian kami membuka jendela baru tentang bagaimana kami dapat memanfaatkan apa yang telah kami bangun sejauh ini dalam pemrosesan suara untuk mulai memahami nuansa gonggongan anjing,” kata Mihalcea.

    Ke depannya, para peneliti mengatakan bahwa mereka ingin menguji lebih banyak ras, emosi, dan spesies untuk memahami sejauh mana teknologi ini. Ini adalah pertama kalinya model ucapan manusia digunakan untuk memecahkan kode komunikasi hewan, dan ini bisa menjadi dasar untuk memahami bahasa hewan.

    Meskipun penelitian ini tentu saja tidak definitif dalam mengurai makna dari semua gonggongan anjing, para peneliti melihatnya sebagai langkah yang menjanjikan ke arah itu.

    (jsn/fay)

  • Donald Trump Ditembak Sniper, Kok Bisa Secret Service Kecolongan?

    Donald Trump Ditembak Sniper, Kok Bisa Secret Service Kecolongan?

    Pennsylvania

    Donald Trump ditembak telinganya saat melakukan kampanye Pilpres AS. Netizen khususnya di Amerika Serikat bertanya-tanya kok bisa sekelas Secret Service kecolongan.

    Sampai Minggu siang (14/7/2024) topik ‘Trump’ masih jadi trending topic di X -sebelumnya bernama Twitter-. Salah satu isi pembicaraan warganet ini mempertanyakan kesigapan Secret Service, yakni pasukan pengaman presiden yang dikenal paling ‘galak’ di dunia.

    Trump yang merupakan Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, tengah kampanye di Pennsylvania. Ketika berada di atas mimbar, ia tiba-tiba mendapat tembakan yang mengenai telinga dan berdarah. Sontak kondisi di area kampanye menjadi chaos.

    Secret Service kemudian mencari sumber tembakan tersebut dan berhasil menewaskan orang yang diduga sebagai sniper yang lokasinya tak jauh dari lokasi kampanye Donald Trump.

    Kejadian itu langsung mendadak ramai di publik, begitu juga dunia maya. Bahkan, sampai beredar video yang memperlihatkan dugaan pelaku berada di suatu atap sebelum kejadian. Kesigapan Secret Service jadi pertanyaan.

    Secret Service sampai ikut menjadi trending topic. Ada 1,4 juta tweet soal Secret Service ketika dipantau di daftar trending topic X/Twitter.

    [Gambas:Twitter]

    [Gambas:Twitter]

    “This what happens when you make selling of guns legal.. Is Biden making America really great? What secret services are doing there..?” cuit @mamaa_sha****

    Elon Musk pun menyoroti penembakan Donald Trump dan mendesak pimpinan Secret Service untuk mundur segera.

    [Gambas:Twitter]

    (agt/fay)

  • Trump Ngaku Tertembak di Telinga, Pendukung di Medsos Auto Simpati

    Trump Ngaku Tertembak di Telinga, Pendukung di Medsos Auto Simpati

    Jakarta

    Donald Trump mengaku ditembak di telinganya. Pada pendukungnya pun membanjiri media sosial untuk memberikan dukungan pada mantan Presiden Amerika Serikat yang kini akan maju lagi dalam Pemilihan Presiden Mendatang.

    “I want to thank The United States Secret Service, and all of Law Enforcement, for their rapid response on the shooting that just took place in Butler, Pennsylvania. Most importantly, I want to extend my condolences to the family of the person at the Rally who was killed, and also to the family of another person that was badly injured. It is incredible that such an act can take place in our Country. Nothing is known at this time about the shooter, who is now dead. I was shot with a bullet that pierced the upper part of my right ear. I knew immediately that something was wrong in that I heard a whizzing sound, shots, and immediately felt the bullet ripping through the skin. Much bleeding took place, so I realized then what was happening. GOD BLESS AMERICA!” tulis Trump di media sosial Truth Social, yang kemudian diposting juga di X, dulunya Twitter.

    Postingan ini langsung dielu-elukan pendukungnya. Emosi dan simpati mereka langsung tergerak untuk junjungan politik mereka di Negeri Paman Sam itu.

    “Pray for President Trump, pray for America,” tulis sebuah komentar di media sosial. “Terima kasih atas update ini dan jangan pernah menyerah, jangan pernah berhenti berjuang untuk kami. Tuhan memberkati Anda dan keluarga Anda,” tulis yang lain.

    “Presiden saya, sekali lagi, Anda adalah manusia baja, Anda tidak kenal lelah, saya tidak bisa mengatakan dari mana Anda berasal, satu-satunya yang saya tahu adalah Anda adalah inspirasi dari yang di Atas,” sebut pendukung yang lain.

    “Kami mencintaimu, Presiden Trump!! Saya sangat menyesal dan sedih atas apa yang terjadi pada Anda dan pendukung Anda. Tuhan tolong kami,” demikian postingan pendukung berikutnya.

    Banyak komentar bernada lain, misalnya mengkritik Secret Service. “Saya bukan ahlinya, tapi bukankah adalah protokol bagi Secret Service untuk mengamankan area termasuk area atap? tanya seorang pendukung Trump.

    Sumber Associated Press menyebut Trump ditembak menggunakan senjata jenis AR, kemungkinan AR-15. “Penegak hukum menemukan senapan jenis AR di tempat kejadian, menurut seseorang yang mengetahui masalah tersebut. Orang tersebut tidak berwenang membahas rincian penyelidikan,” tulis mereka.

    (fyk/fay)