Category: Detik.com Tekno

  • Fosil Berusia 8,7 juta Tahun Diklaim Bisa Ubah Sejarah Evolusi Manusia

    Fosil Berusia 8,7 juta Tahun Diklaim Bisa Ubah Sejarah Evolusi Manusia

    Jakarta

    Asal usul garis keturunan hominin, yang meliputi manusia modern, simpanse, gorila, dan nenek moyang mereka, merupakan salah satu topik paleoantropologi yang paling banyak diperdebatkan.

    Selama lebih dari satu abad, pandangan yang berlaku telah menghubungkan akar evolusi hominin dengan Afrika, tempat fosil paling awal dari kelompok ini ditemukan. Namun, penemuan fosil baru-baru ini dari zaman Miosen akhir di Eropa dan Mediterania timur menunjukkan narasi yang sangat berbeda, yang menempatkan Eropa di pusat evolusi hominin awal.

    Fosil yang baru ditemukan, termasuk tengkorak Anadoluvius turkae yang hampir lengkap dari Turki, telah mengalihkan fokus ke Eropa sebagai tempat kelahiran hominin yang potensial. Temuan-temuan ini tidak hanya menyoroti keragaman kera di wilayah tersebut tetapi juga menunjukkan jalur migrasi yang menantang teori tradisional tentang nenek moyang manusia.

    Inti dari studi inovatif ini adalah Anadoluvius turkae, fosil tengkorak parsial yang ditemukan pada tahun 2015 di situs Çorakyerler dekat Çankırı, Turki. Spesimen ini, yang terawetkan dengan sangat baik dan diperkirakan berasal dari sekitar 8,7 juta tahun yang lalu, menawarkan wawasan tak tertandingi tentang morfologi salah satu kera besar terakhir di Eropa.

    Tim menganalisis sebagian tengkorak Anadoluvius yang terpelihara dengan baik, seperti ditampilkan dalam gambar. Foto: Nature Communications Biology via The Brighter Side

    Para peneliti dengan cermat menganalisis tengkorak tersebut, yang meliputi sebagian besar wajah dan bagian anterior tempurung otak. Tingkat pengawetan ini memungkinkan para ilmuwan untuk merekonstruksi anatomi Anadoluvius dengan tingkat detail yang belum pernah ada sebelumnya. Ciri-ciri tengkorak yang kuat menunjukkan kera dengan ukuran tubuh yang mirip dengan simpanse jantan besar, dengan berat antara 49 hingga 59 kg.

    Fosil tersebut juga mengungkap ciri-ciri penting yang terkait dengan hominin, seperti konfigurasi khusus akar gigi, struktur tengkorak, dan morfologi wajah. Ciri-ciri ini membedakan Anadoluvius dari kera Miosen lainnya seperti Ankarapithecus, yang tidak memiliki ciri-ciri hominin, dan lebih mirip dengan Ouranopithecus dan Graecopithecus, kera Mediterania timur lainnya.

    Hominin Asal Eropa?

    Analisis Anadoluvius turkae mendukung hipotesis bahwa hominin mungkin berevolusi di Eropa dan kemudian bermigrasi ke Afrika. Menurut tim peneliti, skenario ini lebih sederhana daripada gagasan bahwa hominin berevolusi di Afrika dan kemudian menyebar ke Eropa hanya untuk menghadapi kepunahan.

    Sebaliknya, mereka mengusulkan bahwa Eropa adalah rumah bagi populasi hominin yang berkembang pesat selama jutaan tahun sebelum perubahan lingkungan mendorong migrasi mereka ke Afrika.

    Perspektif ini didukung oleh analisis filogenetik Anadoluvius dan fosil terkait. Dengan menggunakan perangkat lunak canggih, para peneliti memasukkan ciri morfologi dari Anadoluvius bersama dengan ciri-ciri fosil lain yang diketahui dan hominoid yang masih ada.

    Hasil dari studi ini menempatkan Anadoluvius dengan kuat dalam garis keturunan hominin, yang menunjukkan hubungan evolusi yang lebih dekat dengan kera Afrika dan manusia daripada dengan kera lain dari era Miosen.

    Keanekaragaman Mediterania: Perpaduan Kera Miosen

    Penemuan Anadoluvius turkae menggarisbawahi kekayaan keanekaragaman kera Miosen akhir di Mediterania timur. Fosil dari wilayah ini, yang berasal dari antara 9,6 hingga 7,2 juta tahun yang lalu, mengungkapkan rentang spesies kera yang lebih luas daripada yang diperkirakan sebelumnya.

    Anatomi penampang langit-langit pada fosil Anadoluvius (tidak berskala). Foto: Nature Communications Biology via The Brighter Side

    Ouranopithecus, yang ditemukan di Yunani dan Bulgaria, pernah dianggap sebagai perwakilan utama hominin di wilayah ini. Namun, penambahan Anadoluvius dan penilaian ulang spesimen seperti Graecopithecus menunjukkan bahwa ada beberapa taksa, yang membentuk garis keturunan yang terus berkembang.

    Keragaman ini menunjukkan bahwa Mediterania timur berfungsi sebagai koridor ekologi penting, yang menghubungkan populasi di Eropa dan Asia.

    Di Turki, situs Çorakyerler telah muncul sebagai harta karun fosil Miosen akhir. Ribuan sisa vertebrata telah digali, yang memberikan konteks berharga bagi ekosistem purba tempat kera ini hidup.

    Lingkungan, yang dicirikan oleh hutan kering dan lanskap terbuka, kemungkinan memainkan peran penting dalam membentuk perilaku dan morfologi hominin awal ini. Tidak seperti kerabat arboreal mereka, Anadoluvius dan kerabatnya tampaknya telah menghabiskan banyak waktu di tanah, beradaptasi dengan gaya hidup yang lebih terestrial.

    Gagasan yang telah lama berlaku tentang asal usul manusia kini ditantang berkat munculnya spesies kera baru. Foto: Nature Communications Biology via The Brighter SidePergeseran Lingkungan dan Migrasi

    Lintasan evolusi hominid awal dipengaruhi oleh perubahan lingkungan yang mendalam selama Miosen akhir. Hutan yang menyusut dan padang rumput yang meluas menciptakan tekanan ekologis baru, yang memaksa populasi untuk beradaptasi atau bermigrasi.

    Profesor David Begun, seorang antropolog biologi di Universitas Toronto dan peneliti utama dalam penelitian ini, menjelaskan bahwa anggota radiasi tempat Anadoluvius berada saat ini hanya teridentifikasi di Eropa dan Anatolia.

    “Kondisi lingkungan yang berfluktuasi kemungkinan memfasilitasi migrasi kera-kera ini ke Afrika, tempat mereka memunculkan spesies hominid selanjutnya,” ujarnya.

    Migrasi ini bukanlah peristiwa yang terisolasi. Bukti fosil menunjukkan bahwa banyak mamalia berpindah antara Eropa dan Afrika selama periode ini, yang menunjukkan adanya pertukaran spesies yang dinamis yang didorong oleh perubahan iklim dan habitat.

    Penggalian fosil Anadoluvius turkae dilakukan di situs fosil Çorakyerler di Türkiye pada 2015. Foto: Nature Communications Biology via The Brighter SideTitik Balik dalam Memahami Evolusi Manusia

    Implikasi dari temuan ini sangat mendalam. Jika hominin memang berasal dari Eropa, hal itu akan memerlukan evaluasi ulang terhadap garis waktu dan konteks geografis evolusi manusia.

    Sementara penemuan Anadoluvius turkae merupakan bagian penting dari teka-teki, para peneliti menekankan bahwa lebih banyak bukti diperlukan untuk mengonfirmasi hubungan antara hominin Eropa dan keturunan Afrika mereka.

    “Bukti baru ini mendukung hipotesis bahwa hominin berasal dari Eropa dan menyebar ke Afrika bersama dengan banyak mamalia lain antara sembilan hingga tujuh juta tahun yang lalu, meskipun itu tidak membuktikannya secara definitif,” kata Prof. Begun.

    “Untuk itu, kita perlu menemukan lebih banyak fosil dari Eropa dan Afrika yang berusia antara delapan hingga tujuh juta tahun untuk menetapkan hubungan definitif antara kedua kelompok tersebut,” sebutnya.

    Penemuan Anadoluvius turkae menyoroti sifat ilmu evolusi yang terus berubah. Setiap fosil baru menambah kompleksitas pemahaman kita tentang masa lalu, menantang teori-teori yang sudah mapan, dan memicu perdebatan baru.

    Saat Prof. Begun dan timnya melanjutkan pekerjaan mereka, mereka mengingatkan kita bahwa kisah asal usul manusia masih jauh dari kata lengkap.

    “Kelengkapan fosil memungkinkan kami melakukan analisis yang lebih luas dan lebih terperinci. Wajahnya sebagian besar lengkap, setelah menerapkan pencitraan cermin. Bagian yang baru adalah dahi, dengan tulang yang diawetkan hingga sekitar ubun-ubun kepala. Fosil-fosil yang dideskripsikan sebelumnya tidak memiliki banyak tempurung otak,” catat Prof. Begun.

    Seiring dengan semakin banyaknya fosil yang digali dan dianalisis, gambaran evolusi hominin awal akan menjadi lebih jelas. Untuk saat ini, penemuan seperti Anadoluvius turkae menjadi bukti kompleksitas dan kekayaan sejarah bersama manusia.

    (rns/rns)

  • Diduga Sabotase Internet Eropa, Kapal China Dikepung

    Diduga Sabotase Internet Eropa, Kapal China Dikepung

    Stockholm

    Swedia secara resmi meminta China untuk bekerja sama dalam menjelaskan putusnya dua kabel data baru-baru ini di dasar Laut Baltik, yang diduga sebagai sabotase oleh kapal berbendera China. Itu dikatakan oleh Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson.

    Kedua kabel internet tersebut, satu membentang dari Finlandia ke Jerman dan yang lainnya dari Lithuania ke Swedia, rusak di perairan Swedia minggu lalu, di suatu daerah tempat Yi Peng 3, kapal berbendera China, terlihat. Akibatnya, jaringan internet mengalami gangguan. Kapal itu kini sudah diamankan dan dikepung oleh aparat.

    Yi Peng 3 saat ini ditambatkan dan dijaga oleh militer dan penjaga pantai di perairan internasional antara Swedia dan Denmark. Kristersson mengatakan Swedia ingin kapal tersebut pindah ke perairannya untuk memperlancar penyelidikan internasional yang sedang berlangsung.

    “Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, Swedia telah menyatakan keinginan kami agar kapal tersebut pindah ke perairan Swedia dan kami sedang menghubungi China dari Swedia,” kata Kristersson.

    “Hari ini saya juga dapat memberi tahu Anda bahwa selain itu Swedia juga telah mengirimkan permintaan resmi ke China untuk bekerja sama dengan otoritas Swedia guna menciptakan kejelasan tentang apa yang telah terjadi,” tambahnya seperti dikutip detikINET dari Associated Press.

    Dalam konferensi pers yang sama, Perdana Menteri Polandia Donald Tusk menyatakan solidaritas, dukungan penuh, dan kepercayaan pada keandalan Swedia untuk bertindak demi kepentingan semua negara di wilayah Baltik.

    Pihak berwenang Finlandia, Swedia, dan Jerman meluncurkan penyelidikan atas putusnya kedua kabel tersebut. Menteri pertahanan Jerman mengatakan kerusakan tampaknya disebabkan sabotase, meskipun saat ini belum ada bukti.

    Saat ini, kapal Yi Peng 3 diawasi beberapa kapal, termasuk Angkatan laut Denmark, kapal penjaga pantai Jerman dan Swedia. Wall Street Journal melaporkan penyelidik menduga awak kapal sengaja memutuskan kabel internet dengan menyeret jangkar di sepanjang dasar laut.

    Tidak adanya sinyal seismik tanda ledakan, mendukung teori kerusakan tersebut disebabkan oleh jangkar. “Tidak ada ledakan atau sinyal seismik sama sekali, sehingga hal itu dapat konsisten dengan teori jangkar ini,” cetus Kjølv Egeland, peneliti senior di Norsar.

    Pihak berwenang China mengatakan tidak memiliki informasi tentang kapal tersebut dan membantah bertanggung jawab. Mereka juga mengatakan Beijing siap untuk menjaga komunikasi dengan pihak-pihak terkait. Berbagai spekulasi pun mengemuka, misalnya Rusia menjadi dalang di balik pemutusan kabel itu.

    (fyk/fay)

  • Aksara Bali Bakal Jadi Identitas Digital Global

    Aksara Bali Bakal Jadi Identitas Digital Global

    Jakarta

    Setelah melalui proses yang cukup panjang, upaya Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) bersama Universitas Udayana dalam mendorong penggunaan Aksara Bali di dunia digital akhirnya berbuah manis.

    Pada November 2024, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) secara resmi menerbitkan Second-Level Reference Label Generation Rules (LGR) Aksara Bali.

    Dengan terbitnya LGR tersebut, maka Pandi akan segera meluncurkan Domain Tingkat Dua (DTD) ber-Aksara Bali, di mana hal ini sekaligus menjadi Second Level- Internationalized Domain Names (IDN) pertama di Indonesia.

    “Penerbitan LGR Aksara Bali oleh ICANN merupakan tonggak penting dalam usaha pelestarian bahasa dan budaya Bali di dunia digital. Oleh karena itu, kita semua harus mendukung upaya ini agar Aksara Bali tetap hidup dan berkembang di era digital, salah satunya dapat digunakan sebagai nama alamat situs web di internet,” ujar Ketua Pandi John Sihar Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya.

    Sebagai informasi, LGR merupakan pedoman teknis yang digunakan untuk menentukan apakah karakter-karakter pada sebuah Nama Domain dapat diterima dalam Domain Name System (DNS), termasuk IDN yang memungkinkan orang di seluruh dunia menggunakannya sebagai nama domain atau pemrograman komputer.

    John menambahkan, jika Aksara Bali diterima dalam sistem DNS, masyarakat Bali dapat lebih bebas mengekspresikan identitas budaya mereka di dunia maya, sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat internasional untuk mengenal dan menghargai keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia.

    Namun dalam implementasinya, seluruh pihak yang terlibat, termasuk pengguna, pengelola domain, dan pembuat kebijakan, harus memahami pentingnya aturan ini agar dapat menggunakannya secara efektif.

    Selanjutnya, infrastruktur teknologi yang mendukung penggunaan aksara Bali di internet juga harus diperhatikan. Hal ini mencakup pengembangan perangkat keras, seperti keyboard komputer dengan tata letak Aksara Bali, serta perangkat lunak yang kompatibel dengan aksara ini. Pengembangan perangkat lunak yang memungkinkan pengetikan dan pengolahan teks dalam Aksara Bali harus lebih diperluas, terutama di platform digital seperti media sosial, situs web, dan lainnya.

    “Satu hal penting yang juga harus diperhatikan adalah memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat terkait penggunaan Aksara Bali dalam IDN, terutama di kalangan generasi muda yang lebih familiar dengan Aksara Latin,” ungkap John.

    Seperti diketahui, inisiasi Pandi dalam mendorong Aksara Bali masuk ke IDN dimulai dari penjajakan, kolaborasi, pengkajian bersama para ahli aksara, menggelar rapat koordinasi bersama ICANN, hingga melakukan berbagai kegiatan untuk mendorong standarisasi penggunaan Aksara Bali di ranah digital.

    Pandi berharap, penerbitan LGR ini bisa membuat pendaftaran domain Aksara Bali semakin masif, yang pada gilirannya dapat memperkaya konten digital di internet dengan informasi dan pengetahuan lokal yang lebih beragam.

    Di sisi lain, seluruh penggunanya akan memiliki peluang untuk memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya dan bahasa Bali dalam ruang digital sehingga bisa menjadi bagian dari identitas digital global.

    (agt/agt)

  • Telkom Ungkap Sukses Adopsi AI: Efisiensi Operasional-Atasi Keluhan Pelanggan

    Telkom Ungkap Sukses Adopsi AI: Efisiensi Operasional-Atasi Keluhan Pelanggan

    Jakarta

    Telkom terus memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam meningkatkan efisiensi operasional, pengalaman pelanggan, dan kualitas layanan perusahaan. Adopsi teknologi terkini itu membantu otomatisasi tugas manual sampai 95% dan sukses kurangi keluhan pelanggan.

    Komang Budi Aryasa, EVP Digital Business & Technology Telkom mengatakan, hal itu tidak terlepas dari kesuksesan perusahaan plat merah ini dalam mengelola big data pada aplikasi Peduli Lindungi di saat pandemi.

    “Saat itu, kami mengelola big data dengan total pendaftar sebanyak 250 juta dan 56 juta pengguna aktif harian. Padahal awal mulanya script coding ditulis hanya oleh saya dan beberapa teman programmer,” dikutip dari pernyataan tertulisnya.

    Komang berpendapat bahwa selain pengelolaan big data, pengalaman penting saat itu adalah menangani banyak fitur aplikasi (pendaftaran vaksin, sertifikat, check in di pusat keramaian, dst), serta sinkronisasi data pemerintah pusat dan daerah. Kini, Peduli Lindungi sudah diserahkan ke Kementerian Kesehatan dengan nama Satu Sehat.

    Setelah Peduli Lindungi, pihaknya juga dipercaya pemerintah dalam membuat aplikasi drafting regulasi di Kementerian Sekretariat Negara, yang mampu memetakan potensi tumpang tindih aturan.

    Merujuk pengalaman-pengalaman tersebut, lanjut Komang, Telkom pun intens menginisiasi kecerdasan buatan dalam operasional perusahaan yang tantangan kesehariannya serupa, yakni melayani ratusan juta customer dengan disertai varian big data di dalamnya.

    “Sebagai operator telekomunikasi terbesar di Indonesia, kami melayani lebih dari 10 juta pelanggan fixed broadband, 159 juta pelanggan seluler, 714 pelanggan institusi pemerintahan, 618.854 UKM, dan 1.694 perusahaan swasta. Juga 7 pelanggan another licensed operator, 382 pelanggan internet service provider, 26 pelanggan transponder dan closed user group, serta 593 pelanggan global partner,” paparnya.

    Seluruh pelanggan dilayani tiga unit bisnis utama meliputi Consumer & Mobile, Enterprise, serta Wholesale & International Business. Dengan kompleksitas tersebut, cara manual dalam koordinasi internal maupun pelayanan eksternal sudah tidak tepat, sehingga dijalankan cara baru yang lebih efektif dan efisien seperti yang mampu disediakan AI.

    Komang Budi Aryasa, EVP Digital Business & Technology Telkom (kanan). Foto: Telkom

    Beberapa bentuk riil penerapan AI dari sisi pelayanan customer adalah pengalaman real-time berupa Chatbot AI 24/7 dengan analisis sentimen guna memahami kebutuhan pelanggan.

    “Ada asisten virtual Customer Care, seperti chatbot Veronika dan TED. Kemudian, keluhan pelanggan diproses secara AI dan ini efektif mengurangi keluhan 23% sampai 32%. Masyarakat yang menggunakan aplikasi MyTelkomsel juga bisa merasakan platform interaksi berbasis AI. Intinya, pengalaman pelanggan bisa dipantau dengan data perpaduan SOC, FM, dan sistem pengelolaan tenaga kerja perusahaan,” tuturnya.

    Dari sisi jaringan, Telkom mengimplementasikan jaringan berbasis Hyper-AI guna memprediksi kebutuhan pelanggan, memelihara perangkat secara proaktif, memberikan pengalaman yang dipersonalisasi, dan mengoptimalkan kualitas layanan.

    “Kami sudah adopsi pemeliharaan proaktif untuk memprediksi kerusakan perangkat serta otomatisasi operasi jaringan. Dengan konsep Autonomous Network TM Forum, maka terdapat self execution and optimization yakni otomasi tugas manual hingga 95% disertai resolusi masalah lebih cepat 5 kali hingga 9 kali peningkatan waktu penyelesaian,” katanya.

    Benefit lain adalah hadirnya perubahan operasi jaringan yang mencapai 28 juta per tahun dengan waktu demarkasi turun dari 39 menit menjadi 10 menit (3x lebih cepat). Lalu, penurunan tugas manual hingga 97% serta resolusi masalah hingga 9x lebih cepat dengan disertai 226-298 tugas optimasi harian.

    Optimasi infrastruktur tersebut, baik melalui Pusat Operasi Layanan AI (AISOC) dan Platform Jaminan Jaringan AI (AINAP), membuat perusahaan bisa merekomendasikan penempatan infrastruktur optimal berdasar lokasi pelanggan dan memprediksi dampaknya terhadap pelanggan.

    Selanjutnya, adopsi AI menghadirkan identifikasi pelanggan berisiko untuk retensi serta optimasi harga dinamis (penyesuaian tarif layanan berbasis segmentasi pelanggan dan permintaan pasar) dan peningkatan kualitas layanan (bandwidth dioptimalkan secara real-time sesuai kebutuhan pelanggan).

    Komang mengatakan, fase pengembangan AI di Telkom Group dibagi menjadi eksplorasi laboratorium dan implementasi. Telkom menekankan pentingnya pengujian dan sertifikasi teknologi sebelum diadopsi secara luas guna mengurangi risiko etika dan teknis.

    “Karena itu, regulasi menjadi kebutuhan utama, baik di fase pengembangan apalagi implementasi. Terlebih saat ini tendensi pengembangan AI terpolarisasi antara kutub Amerika Serikat Dan China. Kami berharap industri, kampus, dan pemerintah Indonesia berbondong-bondong kerjasama dalam memitigasi risiko terkait regulasi ini,” pungkasnya

    (agt/agt)

  • Keunggulan Aplikasi BRImo dan 14 Fitur Pentingnya

    Keunggulan Aplikasi BRImo dan 14 Fitur Pentingnya

    Jakarta

    Super app perbankan yang lengkap, tentu akan memudahkan nasabahnya. Ini dia aneka fitur asyik dan menarik di aplikasi BRImo dan keunggulannya.

    BRImo adalah layanan financial super app dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Dilansir dari situs resminya, BRImo adalah cara BRI melakukan transformasi digital untuk memudahkan nasabah bertransaksi kapan pun dan dimana pun.

    BRImo memiliki lebih dari 36 juta pengguna. Mereka dapat bertransaksi dengan mudah menggunakan QRIS hingga EDC merchant BRI.

    BRImo menawarkan keunggulan berupa fitur lengkap dari seluruh channel di ATM, internet banking BRI web, SMS banking dan internet banking BRI mobile serta memperluas kerja sama dengan biller-biller agregator untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

    Saat membuka aplikasi BRImo, tampilan utama tentu akan menampilkan saldo rekening pengguna. Selain itu ada fitur utama yaitu Transfer, BRIVA, isi E-Wallet, serta isi pulsa dan data. Dihimpun detikINET, inilah 14 fitur yang bisa kita jelajahi di aplikasi BRImo.

    14 Fitur Penting di aplikasi BRImo:

    1. Top Up

    Dari fitur top up, pengguna bisa mengisi BRIZZI, e-wallet seperti GoPay, dan membeli pulsa seluler.

    2. Tagihan

    User bisa membayar aneka tagihan lewat fitur ini mulai dari BRIVA, BPJS, cicilan, kartu kredit, listrik, seluler pascabayar, PBB, asuransi, PDAM, pendidikan, SNPMB untuk calon mahasiswa, Telkom, TV kabel dan internet

    3. Setor & Tarik Tunai

    Sesuai namanya, fitur setor tunai dan tarik tunai ini untuk membantu pengguna menyetor dan mengambil uang dari ATM tanpa memakai kartu

    4. Lifestyle

    Banyak layanan yang diberikan lewat fitur Lifestyle. Di sini ada Kebutuhan Harian yang mana pengguna bisa belanja harian lewat Alfamart, mengirim barang lewat Pos Aja! dan langganan internet Indihome. Ada lagi sub fitur travel untuk membeli tiket bus dan shuttle, kereta api, kereta cepat Whoosh dan tiket pesawat. Sedangkan untuk pilihan hiburan bisa memesan tiket pertandingan sepakbola BRI Liga 1, membeli voucher game dan dan voucher streaming.

    5. QRIS Transfer

    Dengan fitur ini, pengguna bisa membayar dan menerima transfer, ada juga QR lintas negara Indonesia-Singapura, dan juga bisa untuk bayar parkir.

    6. Debit Virtual

    Ini adalah kartu debit virtual yang mana pengguna bisa menggunakannya untuk bayar online atau transaksi lain yang biasanya memakai kartu debit, namun kini diganti dengan smartphone.

    7. Catatan Keuangan

    Catatan keuangan adalah fitur untuk membantu pengguna mengatur pengeluarannya. Fitur ini bisa menjadi fungsi kontrol mengatur pos pemasukan dan pengeluaran supaya tidak boncos.

    8. Investasi

    Fitur investasi menyediakan banyak pilihan untuk pengguna seperti SBN, DPLK, Deposito dan Emas.

    9. Donasi

    Untuk yang suka beramal ada fitur donasi, dimana pengguna bisa membayar zakat, infaq atau kurban dan donasi lain yang bekerja sama dengan 8 yayasan mulai dari BRI Kasih, BRI X WWF, Baznas sampai Rumah Zakat.

    10. Konversi valas

    Untuk nasabah yang memiliki Rekening Valas, aplikasi BRImo punya fitur konversi valas untuk mengonversi valuta asing.

    11. Kartu Kredit

    Ini adalah fitur untuk membayar kartu kredit BRI dan kartu kredit lainnya seperti Mandiri, BNI, DBS Card, HSBC Card.

    12. Asuransi

    BRI memiliki asuransi BRIlife dan fitur ini terdapat di aplikasi BRImo. Nasabah bisa membeli polis asuransi jiwa, kendaraan, tempat tinggal dan usaha.

    13. Pinjaman

    Fitur pinjaman di aplikasi BRImo untuk nasabah yang ingin mengajukan pinjaman baru dari BRI atau membayar pinjaman lainnya

    14. Produk BRI Lainnya

    Fitur ini menawarkan produk-produk layanan BRI lainnya di luar fitur utama yang tadi dijelaskan. Di dalam fitur ini ada pilihan Ceria, Qlola, gadai kendaraan di BRI Flash, Tabungan Raya, QR pedagang dan BRI Info Lelang.

    Itulah 14 fitur utama pada aplikasi BRImo yang tentunya menjadi keunggulannya karena begitu lengkap melayani kebutuhan pengguna. Selamat mencoba!

    (fay/agt)

  • Nyobain Jadi Driver Ojek Online di ‘Ojol The Game’

    Nyobain Jadi Driver Ojek Online di ‘Ojol The Game’

    Nyobain Jadi Driver Ojek Online di ‘Ojol The Game’

  • Ini Jurus E-Wallet Dana Atasi Transaksi Keuangan Mencurigakan Terkait Judi Online

    Ini Jurus E-Wallet Dana Atasi Transaksi Keuangan Mencurigakan Terkait Judi Online

    Jakarta

    Penyedia layanan dompet digital (e-wallet) Dana mengungkapkan kemudahan transaksi secara digital dimanfaatkan oleh pelaku judi online. Bahkan, berdasarkan platform ada pemantauan ada transaksi mencurigakan.

    Chief of Legal and Compliance Dana Indonesia, Dina Artarini, mengatakan transaksi mencurigakan itu seperti dilakukan pada malam hari ataupun dalam waktu tertentu.

    “Sejak pertama didirikan hampir tujuh tahun lalu, Dana dibuat dengan tujuan mempermudah transaksi digital masyarakat,’ kata Dina dalam diskusi panel Forwat x Dana “Memutus Mata Rantai Judi Online Demi Ekosistem Digital yang Sehat” di Jakarta, Jumat malam (29/11/2024).

    Disampaikan Dina ada merchant yang didaftarkan untuk berjualan makanan, namun transaksinya tidak biasa, seperti sering terjadi pada malam hari. Transaksi mencurigakan itu kemudian dilaporkan Dana kepada pihak berwenang.

    “Dalam kasus judi online, Dana mempunyai peran untuk melaporkan semua transaksi-transaksi mencurigakan kepada pihak berwenang. Kami ingin terus menyuarakan bahwa pemanfaatan teknologi pembayaran digital ini jangan sampai disalahgunakan,” tuturnya.

    Diskusi panel Forwat x Dana “Memutus Mata Rantai Judi Online Demi Ekosistem Digital yang Sehat” di Jakarta, Jumat malam (29/11/2024). Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

    Guna memperkuat sistem keamanan untuk mendeteksi dan mencegah transaksi mencurigakan, termasuk yang terkait dengan judi online melalui fitur Data Protection. Hasilnya, ada 50.000 pencarian setiap bulannya pada Fitur Scam Checker dalam Dana Protection, di mana pengguna ikut menyelidiki akun media sosial, nomor, dan tautan mencurigakan. Saat ini, 3,6 juta pengguna juga telah teredukasi mengenai judol, melalui gamifikasi Waspada Online di aplikasi Dana.

    Pada satu waktu tertentu, Dana telah melakukan blokir terhadap lebih dari 30 ribu akun pengguna dan lebih dari 500 merchant on-us yang terdaftar melalui aplikasi. Dana menegaskan bahwa angka ini hanyalah gambaran pada satu waktu tertentu, yang akan terus berubah seiring perkembangan modus judi online.

    Disampaikan Dina, untuk penanganan dampak negatif judol ini memerlukan kolaborasi lintas sektor seperti berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Bank Indonesia, serta Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).

    Deputi Analisis dan Pemeriksaan PPATK Danang Tri Hartono menyebutkan deposit judi online pada 2023 mencapai Rp 34 triliun dan meningkat Rp 43 triliun pada kuartal ketiga 2024.

    “Tahun 2023 deposit itu paling banyak perbankan, transfer, lalu bergeser ke e-wallet yang juga meningkat. Tapi begitu di situ mulai gencar dilakukan penghentian, pemblokiran oleh OJK, BI, mereka pindah sekarang yang trennya, e-wallet saya yakin turun, sekarang geser ke merchant aggregator, yaitu QRIS. Kami menemukan puluhan ribu QRIS untuk deposit judi online,” pungkasnya.

    (agt/agt)

  • Video: Wah! Isi Voice Note WhatsApp Bisa Diubah Instan ke Teks

    Video: Wah! Isi Voice Note WhatsApp Bisa Diubah Instan ke Teks

    Video: Wah! Isi Voice Note WhatsApp Bisa Diubah Instan ke Teks

  • 3 Orang Tewas Jatuh dari Jembatan, Google Maps Diselidiki

    3 Orang Tewas Jatuh dari Jembatan, Google Maps Diselidiki

    India

    Dapatkah aplikasi navigasi dianggap bertanggung jawab jika pengguna kecelakaan? Pertanyaan itu mengemuka di India setelah tiga orang tewas ketika mobil yang mereka tumpangi celaka di jembatan yang belum selesai dibangun dan jatuh ke sungai di negara bagian Uttar Pradesh.

    Polisi masih menyelidiki insiden yang terjadi pada hari Minggu kemarin itu, tapi mereka yakin Google Maps mengarahkan korban. Sebagian jembatan runtuh awal tahun ini karena banjir. Warga setempat mengetahuinya, tapi ketiga orang itu dari luar daerah. Tak ada barikade atau tanda yang menunjukkan jembatan belum selesai dibangun.

    “Awal tahun ini, banjir menyebabkan bagian depan jembatan runtuh ke sungai, tapi perubahan ini belum diperbarui di GPS. Akibatnya, pengemudi disesatkan dan tak menyadari bahwa jembatan itu tidak aman,” kata petugas.

    Aparat menyelidiki pihak dari otoritas jalan raya dan seorang pejabat Google Maps yang tak disebut namanya atas tuduhan pembunuhan berencana. Seorang juru bicara Google mengatakan mereka bekerja sama dalam penyelidikan ini.

    Kecelakaan tragis itu menyoroti buruknya infrastruktur jalan di India dan memicu perdebatan apa aplikasi seperti Google Maps turut bertanggung jawab. Sebagian menyalahkan Maps karena informasi tak akurat, sebagian berpendapat itu kegagalan pemerintah karena tak menutup jembatan.

    Google Maps adalah aplikasi navigasi terpopuler di India dengan sekitar 60 juta pengguna. Namun Google Maps kadang memberi petunjuk salah dan menyebabkan kecelakaan. Di 2021, seorang pria dari Maharashtra tenggelam setelah mobilnya menabrak bendungan, diduga saat mengikuti petunjuk aplikasi. Tahun lalu, dua dokter di Kerala meninggal setelah mobilnya terjun ke sungai. Polisi mengatakan mereka mengikuti rute Google Maps.

    Bagaimana Google Maps mengetahui kondisi jalan? Sinyal GPS dari aplikasi pengguna melacak perubahan lalu lintas, peningkatan sinyal menandakan kemacetan, sementara penurunan sebaliknya. Aplikasi ini juga menerima pembaruan dari pemerintah dan pengguna tentang kemacetan atau penutupan lalu lintas.

    “Operator peta lalu menggunakan citra satelit, Google Street View, dan pemberitahuan pemerintah untuk mengonfirmasi perubahan dan memperbarui peta,” kata Ashish Nair, mantan karyawan Google Maps. Namun Google tidak memiliki tenaga menangani jutaan keluhan yang masuk setiap hari.

    Menurut Nair, aplikasi navigasi tak bertanggung jawab atas kecelakaan karena ketentuan layanan menjelaskan pengguna harus menilai sendiri di jalan dan informasi di aplikasi mungkin berbeda dari kondisi sebenarnya. Selain itu, sulit bagi Google, yang mengelola peta di seluruh dunia, mengikuti tiap perubahan.

    Terlebih, India juga tak punya sistem kuat untuk melaporkan masalah. “Data tetap tantangan besar di India. Tidak ada sistem untuk mencatat perubahan infrastruktur ke dalam antarmuka web, yang kemudian dapat dipakai aplikasi seperti Google Maps. Negara seperti Singapura memiliki sistem seperti itu,” kata Nair.

    Dikutip detikINET dari BBC, dia menambahkan populasi India yang besar dan pembangunan yang cepat membuat perolehan data akurat dan real time jadi makin sulit.

    Adapun pengacara Saima Khan mengatakan karena UU India memberi platform seperti Google Maps status ‘perantara’ (menyebar informasi dari pihak ketiga), mereka terlindungi dari tanggung jawab hukum. Tetapi jika dapat dibuktikan mereka tak memperbaiki data meski telah diberi informasi benar dan tepat waktu, bisa dianggap bertanggung jawab atas kelalaian.

    (fyk/fay)

  • Review Oppo Find X8 Pro: Komplit Keunggulannya

    Review Oppo Find X8 Pro: Komplit Keunggulannya

    Jakarta

    Setelah dua pendahulunya absen, Oppo merilis Find X8 Series ke pasar global. Ada dua varian HP yang dihadirkan, yakni Find X8 dan Find X8 Pro.

    Model terakhir ini yang bertandang ke ruang redaksi detikINET. Sebagai penerus dari seri Find X sebelumnya, perangkat ini tidak hanya menawarkan performa yang mengesankan, tetapi juga menghadirkan berbagai inovasi baru di sektor desain, kamera, dan performa.

    Namun, apakah semua fitur tersebut benar-benar membuat Oppo Find X8 Pro layak menjadi pilihan utama? Dalam artikel review ini, detikINET akan membahas secara mendalam setiap aspek dari Oppo Find X8 Pro, mulai dari desain, performa, kamera, hingga pengalaman penggunaan sehari-hari.

    Dengan begitu, kamu dapat menentukan apakah Oppo Find X8 Pro cocok dijadikan daily driver kamu di 2025. Mari kita mulai!

    Oppo Find X8 Pro Foto: Adi Fida Rahman/detikINETSpesifikasi Oppo Find X8 ProLayar: 6.78-inch (2760 × 1256 pixels) micro quad LTPO AMOLED, refresh rate adaptive 1-120Hz, tingkat kecerahan up to 4500 nits, 2160Hz high-frequency PWM dimming, 240Hz touch sampling rate, 2160Hz instant touch sampling rate, Dolby Vision, Oppo Crystal Shield protectionChipset: Dimensity 9400 3nm SoC dengan GPU Immortalis-G925RAM: 16GB LPDDR5XMemori internal: 512GB UFS 4.0 storageSistem operasi: ColorOS 15 berbasis Android 15SIM Card: Dual SIM (nano + nano)Kamera belakang: 50MP dengan sensor 1/1.4″ Sony LYT-808, f/1.6 aperture, OIS, 10-bit HDR, 50MP 120° ultra-wide camera dengan aperture f/2.75dan sensor Samsung S5KJN5, telephoto periskop 50MP 1/1.95″ sensor Sony LYT-600 dengan aperture ƒ/2.6, OIS, 3X optical zoom, telephoto periskop 50MP Sony IMX858 dengan zoom optic 6x dan up to 120X digital zoom, Hasselblad portraitKamera depan: 32MP front camera with Sony IMX615 sensor, f/2.4 apertureFitur: In-display fingerprint sensor, Infrared sensor, Dust and water resistant (IP68 + IP69), USB Type-C audio, Stereo speakers, Dolby AtmosKoneksi: 5G SA/NSA, Wi-Fi 7 (802.11be), Bluetooth 5.4, Beidou (B1I+B1C+B2a+B2b), GPS (L1+L5), GLONASS (G1), GALILEO (E1+E5a+E5b), QZSS (L1+L5), dual-antenna NFC, USB Type-CBaterai: 5910mAh (Typical) battery with 80W SuperVOOC fast charging, 50W wireless chargingDimensi: 157.35×74.33×7.85mm ; Weight: 193gram

    Desain

    Dibanding Oppo Find X5 yang dirilis di Indonesia pada 2022, Find X8 Pro membawa desain yang lebih segar. Tapi tetap mempertahankan ciri khas Find Series, yakni simpel, elegan dan mewah.

    Oppo Find X8 Pro Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Oppo menghadirkan Find X8 dalam dua pilihan warna, yakni Pearl White dan Space Black. Varian Space Black yang detikINET review punya finishing matte yang halus, memberikan tampilan premium sekaligus mencegah bekas sidik jari yang sering menjadi masalah pada ponsel dengan permukaan mengilap. Tekstur matte ini juga terasa nyaman di tangan, memberikan grip yang kokoh dan tidak licin saat digenggam.

    Meski mengusung layar besar, ponsel ini tetap ramping dengan ketebalan hanya 8,2 mm dan bobot sekitar 215 gram, terasa lebih ringan jika dibandingkan dengan iPhone 15 Pro Max. Desainnya yang melengkung di bagian sisi berpadu dengan frame datar memberikan ergonomi maksimal saat digenggam.

    Bagian belakang Find X8 Pro menampilkan modul kamera bulat yang Oppo sebut sebagai Cosmos Ring. Tonjolannya lebih ramping dibandingkan modul kamera di Find X7 Ultra, memberikan kesan minimalis namun tetap berkelas.

    Modul ini menampung empat kamera dengan logo Hasselblad ditempatkan di tengah. Sementara knurling halus di pinggir modul menghadirkan estetika ala kamera konvensional.

    Tombol Quick Button Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    tombol fisik untuk mode silent. Selain itu, Oppo menambahkan fitur baru bernama Quick Button, yang memungkinkan pengguna mengakses kamera, mengatur shutter, atau bahkan zoom dengan cepat. Tombol ini menghadirkan nuansa serupa dengan Camera Controller milik iPhone 16 Pro, memberikan pengalaman fotografi yang lebih praktis.

    Bagian depan dan belakang Find X8 Pro dilapisi kaca Crystal Shield yang tangguh terhadap goresan dan benturan. Sertifikasi IP68 dan IP69 memastikan ponsel ini tahan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Ini adalah perangkat yang siap menemani kamu di berbagai situasi ekstrem tanpa kompromi pada gaya dan kinerja.

    Layar

    Find X8 Pro menjadi HP pertama Oppo yang mengadopsi micro quad curved. Artinya di setiap sisi pinggiran layar dibuat sedikit melengkung.

    Selain memberikan kesan lebih premium, penggunaan layar micro quad curved menyuguhkan pengalaman visual lebih imersif dan bikin navigasi lebih nyaman.

    Panel yang digunakan berjenis LTPO AMOLED yang memberikan efisiensi baterai lebih baik karena menyesuaikan kecepatan refresh rate 1-120Hz, tergantung pada konten yang dibuka. Dengan kecerahan hingga 4.500 nits membuat layar jelas meski digunakan di bawah terik Matahari sekalipun.

    Oppo Find X8 Pro Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Ukuran layar 6,78 memberikan kepuasan mata, apalagi resolusinya 1,2K. Ponsel ini juga memiliki dukungan HDR 10 dan Dolby Vision makin memaksimalkan untuk menonton video di layanan streaming.

    Bagian atas layar terdapat lubang untuk speaker kedua. Suara yang dikeluarkan speaker Find X8 Pro terdengar lantang di telinga, bikin menikmati hiburan di HP ini makin menyenangkan.

    Oppo menyematkan sensor fingerprint di bawah layar yang punya kinerja cukup cepat memindai sidik jari.

    ColorOS 15

    Find X8 Pro menjadi salah satu HP Oppo yang menjalankan ColorOS 15 berbasis Android 15. Oppo menjanjikan HP mendapatkan 5 kali pembaruan Android dan 6 tahun update keamanan.

    ColorOS 15 memberikan pengalaman pengguna yang lancar dan mulus. Sayangnya banyak bloatware yang terinstall padahal tidak digunakan, alhasil musti dihapus satu per satu.

    Mengikuti tren, ColorOS 15 membawa segudang fitur AI. Google Gemini sekarang terintegrasi dalam ColorOS 15, ditambah Circle to Search yang memudahkan pencarian dengan hanya melingkari objek di layar.

    Oppo memberikan AI Clarity Enhance yang dapat meningkatkan gambar resolusi rendah, AI Unblur untuk memperbaiki foto yang kurang jelas dan AI Reflection Remover yang dapat menghilangkan pantulan dari gambar.

    Fitur Touch to Share Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Studio AI yang pertama kali diperkenalkan dengan seri Reno 12 juga tersedia di HP ini. Fitur tersebut mengubah foto menjadi avatar digital menggunakan Generative AI.

    Ada pula AI ToolBox yang menyediakan beberapa fitur, salah satunya AI Summary yang memungkinkan meringkas halaman hanya dengan satu ketukan. Pada aplikasi Perekam kini didukung oleh Gemini 1.5 Pro, dapat menghasilkan ringkasan audio.

    Paling mencuri perhatian Touch to Share memungkinkan mentransfer file dengan mudah antara Find X8 Pro dan iPhone atau iPad. Untuk caranya bisa dibaca di sini.

    Selengkapnya >>>