Category: Detik.com Tekno

  • Telkomsel Hadirkan Paket Baru Simpati dengan Kuota Anti Hangus

    Telkomsel Hadirkan Paket Baru Simpati dengan Kuota Anti Hangus

    Jakarta

    Telkomsel meluncurkan paket internet baru untuk pelanggan Simpati. Berbeda dari sebelumnya, paket kali ini menawarkan benefit berupa kuota internet yang tidak akan hangus dengan syarat tertentu.

    Paket yang bernama “Simpati Terbaik Untukmu” ini disebut dirancang untuk menjawab kebutuhan pelanggan akan paket internet dan layanan komunikasi yang tidak hanya terjangkau, namun juga memberikan pengalaman digital yang lebih bernilai dan fleksibel.

    “Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan melalui paket ini adalah fitur akumulasi kuota (rollover), di mana sisa kuota utama dari bulan berjalan tidak akan hangus, dengan catatan pelanggan memperbarui paket sebelum masa berlakunya habis,” ujar General Manager Mobile Consumer Business Region Jawa Timur Telkomsel Andri Kurniawan dikutip dari siaran persnya, Kamis (14/8/2025).

    Dengan kata lain, pengguna harus memperbarui atau memperpanjang paket internet Terbaik Untukmu sebelum masa aktif habis. Jika tidak dilakukan, pengguna tidak akan memperoleh benefit kuota anti-hangus atau paket data rollover ini.

    Simpati yang meresmikan evolusi brand pada akhir Mei lalu, menawarkan kartu perdana senilai Rp 35.000 dengan isi kuota internet sebesar 3GB, 30 menit telepon, dan 30 SMS ke semua operator.

    Selain itu, Simpati memberi pelanggan kebebasan memilih 1 dari 24 benefit yang paling relevan dengan gaya hidup digital mereka, didukung jaringan 4G/LTE dan Hyper 5G terdepan dan terluas Telkomsel.

    Saat ini pelanggan Simpati dapat memilih paket terbaru ini yang terdiri dari tiga macam pilihan paket, yaitu kuota 3GB seharga Rp 30.000, 8GB seharga Rp 70.000, dan 13GB seharga Rp 100.000, semuanya hadir dengan masa aktif 30 hari.

    Adapun, seluruh paket tersebut dapat digunakan di semua jaringan Telkomsel (2G/4G/5G), tergantung dari ketersediaan jaringan di lokasi pelanggan.

    “Dengan paket Simpati Terbaik Untukmu, Telkomsel ingin memastikan bahwa pelanggan mendapatkan pengalaman berkomunikasi yang semakin lengkap, efisien, dan penuh manfaat,” tutur Andri.

    Pelanggan dapat membeli paket Terbaik Untukmu yang tersedia mulai 1 Juli 2025 dan dapat diperoleh melalui aplikasi MyTelkomsel, outlet Telkomsel, dan GraPARI.

    (agt/fyk)

  • Berlian Setebal 17 Km Hiasi Permukaan Planet Merkurius

    Berlian Setebal 17 Km Hiasi Permukaan Planet Merkurius

    Jakarta

    Merkurius, planet terkecil dan terdalam di Tata Surya, mungkin menyimpan rahasia menakjubkan yang tersembunyi di balik permukaannya yang hangus, yakni lapisan berlian setebal 17 km.

    Sebuah studi inovatif, yang dipimpin oleh pakar material planet Dr. Yanhao Lin dan dipublikasikan di Nature Communications, menunjukkan bahwa dalam kondisi ekstrem Merkurius, karbon jauh di dalam mantel planet itu dapat berubah menjadi berlian, membentuk cangkang kristal padat di sekeliling inti logamnya.

    Asal Usul Kaya Karbon dan Pembentukan Berlian

    Permukaan Merkurius dipenuhi dengan grafit, suatu alotrop karbon, yang menunjukkan bahwa kerak planet itu pernah mengapung di atas samudra magma yang kaya karbon. Saat samudra ini mendingin, material karbon yang lebih ringan mengapung ke atas, sementara karbon yang lebih padat tenggelam lebih dalam ke dalam planet itu.

    Di bawah tekanan melebihi 5,5 GPa dan suhu mendekati 1.982°C , para peneliti menunjukkan bahwa karbon yang terendam ini dapat berubah menjadi berlian di batas inti-mantel Merkurius.

    “Bertahun-tahun yang lalu, saya menyadari bahwa kandungan karbon Merkurius yang sangat tinggi mungkin memiliki implikasi yang signifikan,” kata Dr. Lin dikutip dari The Daily Galaxy.

    “Hal itu membuat saya menyadari bahwa sesuatu yang istimewa mungkin terjadi di dalamnya,” ujarnya.

    Percobaan tekanan tinggi yang mereka lakukan mereka juga memperhitungkan pengaruh sulfur, yang menurunkan titik leleh lautan magma Merkurius dan memfasilitasi pembentukan berlian. Dalam kondisi ini, berlian menjadi cukup stabil untuk tenggelam dan terakumulasi, membentuk cangkang unik yang dapat memanjang hingga setebal 18 km di sekitar inti.

    Kunci Potensial Medan Magnet Merkurius

    Tidak seperti benda-benda angkasa kecil lainnya, Merkurius masih memiliki medan magnet yang kuat, yang mengejutkan para ilmuwan mengingat ukurannya. Menurut Lin, konduktivitas termal berlian yang tinggi dapat menjelaskan misteri ini.

    Saat karbon mendingin dan membentuk berlian, ia meningkatkan perpindahan panas dari inti Merkurius ke mantelnya, mempertahankan gradien termal yang diperlukan untuk memberi daya pada dinamo magnetik planet tersebut.

    “Konduktivitas termal berlian yang tinggi membantu memindahkan panas secara efektif dari inti ke mantel. Itu memengaruhi konveksi di inti dan membantu mempertahankan medan magnet,” jelasnya.

    Mekanisme ini menjadikan dinamika internal Merkurius unik dan mungkin memberikan wawasan mengenai medan magnet di dunia berbatu lainnya, termasuk eksoplanet.

    Implikasi Bagi Ilmu Planet

    Implikasi Merkurius yang kaya akan berlian jauh melampaui daya tarik estetikanya. Sementara Bumi, Venus, dan Mars telah kehilangan sebagian besar karbon permukaannya melalui proses geologis, Merkurius tampaknya telah mempertahankan dan memusatkan kandungan karbonnya, sehingga menciptakan benda angkasa yang secara kimiawi berbeda.

    “Hal ini juga bisa relevan dengan pemahaman planet terestrial lainnya, terutama yang memiliki ukuran dan komposisi serupa,” imbuh Lin.

    Studi ini mengusulkan bahwa lapisan berlian tersebut mungkin ada di benda-benda angkasa lain, atau bahkan asteroid yang kaya karbon, jika kondisi serupa terjadi selama pembentukannya.

    Simak juga Video ‘Pantau Kesehatan Bumi Lewat Planetary Boundary Health Check’:

    (rns/fyk)

  • Emas di Sungai Eufrat Disebut Cuma Pyrite, Apa Itu?

    Emas di Sungai Eufrat Disebut Cuma Pyrite, Apa Itu?

    Jakarta

    Ramai klaim ditemukannya emas di Sungai Eufrat, Provinsi Raqqa. Warga Raqqa, Suriah, pun berbondong-bondong mencari keberadaan emas itu membawa peralatan seadanya.

    Namun, ada yang menyebut bahwa itu sebenarnya hanya pyrite, bukan emas sungguhan. Di media sosial X, banyak yang mengatakan bahwa emas itu sesungguhnya adalah mineral yang dikenal dengan nama ‘fool’s gold’.

    “#Suriah: Sebuah rumor menjadi viral hari ini setelah seseorang mengklaim telah menemukan emas di Sungai Eufrat di provinsi #Raqqa, yang memicu antusiasme publik. Ternyata itu adalah … pyrite,” kata Qalaat Al Mudiq yang kerap melakukan fact checking atau pengecekan fakta.

    Meski begitu, belum ada penjelasan resmi mengenai apa yang sebenarnya muncul dari Sungai Eufrat yang mengering. Penelitian geologi pun sejauh ini belum dilakukan untuk mencari tahu jawaban.

    Melansir Geology.com, pyrite sering kali menipu orang awam karena tampilannya yang mirip emas secara sekilas. Tapi sebenarnya, pyrite memiliki perbedaan dengan emas yang dapat kita kenali jika memperhatikannya dengan baik.

    Berikut ini beberapa perbedaan emas dan pyrite yang dapat kita ketahui lebih lanjut:

    1. Sebagian besar spesimen pyrite yang ditemukan di alam akan memiliki setidaknya beberapa noda di permukaannya. Nugget atau serpihan emas kecil biasanya cerah dan tidak ternoda.

    2. Pyrite memiliki warna kuningan. Emas memiliki warna keemasan hingga kuning. Kebanyakan emas asli adalah paduan dengan perak, dan jika kandungan perak cukup tinggi, spesimen akan memiliki warna kuning keputihan.

    3. Pyrite biasanya ditemukan sebagai potongan sudut, dan banyak dari mereka menunjukkan wajah kubus, oktahedron atau pyritohedron. Sebagian besar partikel emas yang ditemukan di sungai memiliki tepi yang agak membulat. Tetapi hati-hati, beberapa spesimen emas kristal dapat menampilkan kristal yang mirip dengan pyrite.

    4. Banyak kristal pyrite memiliki garis paralel halus di permukaan mereka. Kristal emas tidak memiliki lurik.

    5. Emas memiliki garis kuning, pyrite memiliki garis hitam kehijauan.

    6. Emas memiliki kekerasan Mohs 2,5, sedangkan pyrite memiliki kekerasan Mohs 6 hingga 6,5. Emas tidak akan menggores permukaan tembaga, tetapi pyrite akan dengan mudah menggores tembaga.

    7. Partikel kecil emas dapat dipotong dengan pisau saku yang tajam. Partikel kecil pyrite tidak dapat dipotong.

    (ask/ask)

  • 10 Eksperimen Gila Ilmuwan, Ada yang Ingin Bangkitkan Mayat

    10 Eksperimen Gila Ilmuwan, Ada yang Ingin Bangkitkan Mayat

    Paracelsus adalah ilmuwan Swiss-Jerman abad 16 yang membuat kemajuan kedokteran, biologi, dan kimia. Dia dianggap pendiri toksikologi karena tepat menyimpulkan dosis kecil zat beracun dapat digunakan secara bermanfaat. Dia juga suka mencoba-coba alkimia dan okultisme sesekali. Di 1537, empat tahun sebelum kematiannya, Paracelsus menulis De Rerum Naturae di mana dia menyajikan beberapa teori alkimia gila. Paling menarik adalah resepnya untuk membuat homunculus, manusia kecil yang diciptakan melalui alkimia. Pertama, ambil sperma dan  biarkan membusuk di kotoran kuda sekitar 40 hari. Pada titik ini, sperma akan hidup dan mulai menyerupai manusia kecil transparan tanpa tubuh. Kemudian beri darah manusia setiap hari. Lakukan ini selama 40 minggu, dan bum, homunculus menurutnya akan muncul. Foto: Wikimedia

  • Lindungi Para Pengguna, Provider Tri Perkenalkan Fitur Tri AI: Anti Spam

    Lindungi Para Pengguna, Provider Tri Perkenalkan Fitur Tri AI: Anti Spam

    Jakarta

    Kehati-hatian dalam berselancar di dunia digital merupakan hal perlu dilakukan oleh banyak orang. Jika tidak hati-hati maka seseorang bisa terjebak aksi-aksi yang tidak bertanggung jawab seperti penipuan dan lain sebagainya.

    Modus penipuan di media sosial pun beragam seperti panggilan telepon tidak dikenal, pesan singkat mencurigakan, hingga penipuan daring yang memanfaatkan kepercayaan penguna. Data menunjukkan Indonesia menjadi negara dengan penerima panggilan spam terbanyak di Asia Pasifik. Sebanyak 65% masyarakat Indonesia mengalami upaya scam setiap minggunya dan 39% anak muda pernah menjadi korban penipuan daring.

    Fenomena ini bukan sekadar gangguan biasa. Bagi generasi muda yang tumbuh di era serba digital, ancaman ini dapat menghambat kreativitas, mengurangi rasa percaya diri saat berinteraksi secara online, bahkan merugikan secara finansial. Laju perkembangan teknologi yang semakin cepat, kebutuhan akan perlindungan digital yang efektif menjadi semakin mendesak.

    Menjawab tantangan ini, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri menghadirkan solusi berbasis kecerdasan artificial intelligence (AI) yang dirancang khusus untuk melindungi pengguna dari serangan spam dan scam.

    “Inovasi ini didukung oleh teknologi AIvolusi 5G teknologi yang menggabungkan kecanggihan AI dengan kekuatan jaringan 5G milik Indosat sebagai langkah nyata dalam mewujudkan visi menjadi AI-TechCo terdepan di Indonesia,” kata Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison Bilal Kazmi dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2025).

    Dia menjelaskan Fitur Tri AI: Anti Spam/Scam menjadi garda terdepan perlindungan digital. Fitur itu memanfaatkan teknologi yang bisa mendeteksi dan memberikan peringatan dalam kategori warna berbeda.

    Fitur Tri AI: Anti Spam/Scam menjadi garda terdepan perlindungan digital. Foto: Indosat Ooredoo Hutchison

    Panggilan aman akan ditandai warna tosca dengan notifikasi ‘Tri: Nomor Aman’, panggilan terindikasi spam akan muncul berwarna kuning dengan notifikasi ‘Tri: Nomor Tak Dikenal’, dan panggilan teridentifikasi scam akan diberi warna merah dengan notifikasi ‘Tri: Nomor Berisiko’. Untuk SMS yang terindikasi mencurigakan, pengguna akan menerima peringatan otomatis sehingga dapat segera mengambil langkah pencegahan.

    “Tri selalu memprioritaskan kenyamanan dan keamanan pengalaman digital pelanggan. Sebagai brand yang adaptif dan dekat dengan dunia anak muda, Tri menghadirkan Tri AI: Anti Spam/Scam berbasis teknologi AIvolusi 5G untuk memberdayakan generasi muda Indonesia,” ujar Bilal.

    “Teknologi ini memberikan jaringan yang aman, sehingga anak muda bebas bereksplorasi, berkarya, dan menjelajah dunia online dengan percaya diri. Dengan produk hemat, jaringan cepat, dan komitmen menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, Tri terus berdiri di garda depan perlindungan digital agar anak muda Indonesia bisa #JadiLebihHebat,” sambungnya.

    Dia menjelaskan Fitur Tri AI: Anti Spam/Scam tersedia untuk semua pelanggan Tri dan akan otomatis aktif selama pelanggan memiliki paket data, tersedia dalam dua pilihan:

    ● Fitur Basic: Cukup dengan pakai Tri dan punya paket aktif, mendapatkan notifikasi pada telepon & peringatan pada SMS untuk nomor berpotensi gangguan/ancaman.

    ● Fitur Plus+: Bagi yang ingin perlindungan lebih lengkap, tersedia fitur Plus+ yang dapat dinikmati melalui pembelian paket Tri mulai dari Rp 50 ribu.

    Fitur Tri AI: Anti Spam/Scam menjadi garda terdepan perlindungan digital. Foto: Indosat Ooredoo Hutchison

    Fitur Plus+ menyediakan tampilan peringatan SMS yang lebih jelas, pop up notifikasi telepon yang dikategorikan dengan warna berbeda dan rangkuman riwayat panggilan yang bisa di akses di aplikasi bima+.

    Peluncuran ini menegaskan peran Tri bukan hanya sebagai penyedia layanan telekomunikasi, tetapi juga sebagai mitra digital yang peduli pada keselamatan dan pemberdayaan generasi muda.

    “Dengan perlindungan yang kuat, literasi digital yang meningkat, dan kesadaran privasi yang lebih baik, Tri mengajak anak muda Indonesia merdeka dari ancaman digital didukung dengan rangkaian produk Tri Lebih Hemat, Sinyal Cepat,” tutupnya.

    (ega/ega)

  • Kekurangan SDA, Industri Anime Jepang Mulai Melirik AI

    Kekurangan SDA, Industri Anime Jepang Mulai Melirik AI

    Industri anime Jepang, yang selama puluhan tahun menjadi salah satu pilar budaya populer dunia, kini menghadapi tantangan serius: kekurangan sumber daya manusia. Pertumbuhan jumlah proyek dan permintaan global yang semakin besar tidak diimbangi dengan ketersediaan tenaga kreatif.

    Kini industri anime Jepang mulai melirik penggunaan AI untuk membantu proses produksi. Simak liputannya di video berikut.

  • Mengejutkan, Startup AI Ini Berani Tawar Google Chrome Rp 560 T

    Mengejutkan, Startup AI Ini Berani Tawar Google Chrome Rp 560 T

    Jakarta

    Perplexity, perusahaan pembuat mesin pencari berbasis AI, menawar untuk mengakuisisi Google Chrome senilai USD 34,5 miliar atau sekitar Rp 560 triliun.

    Menariknya, tawaran ini sangat besar dan bahkan jauh lebih besar dari valuasi Perplexity sendiri. Saat ini valuasi Perplexity adalah USD 18 miliar, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Rabu (13/8/2025).

    Sementara itu Dmitry Shevelenko, chief business officer Perplexity, menyebut kalau mereka sudah mengumpulkan sejumlah investor besar yang sudah setuju untuk mendanai akuisisi itu secara penuh.

    Tawaran untuk mengakuisisi Chrome ini diajukan Perplexity setelah beberapa bulan sebelumnya mereka pernah menyebut mau mengakuisisi Chrome jika pemerintah Amerika Serikat memaksa Google untuk melakukan spin off terhadap browser buatannya itu.

    Sebelumnya Perplexity pun pernah mengajukan untuk mengakuisisi bisnis TikTok di Amerika Serikat. Google sendiri belum mengindikasikan mereka mau menjual Chrome dengan harga berapa pun, dan pengadilan setempat pun belum memerintahkan Google untuk menjual Chrome.

    Juru bicara Perplexity Jesse Dwyer mengkonfirmasi kalau kabar penawaran ini Perplexity terhadap Chrome itu memang benar adanya.

    Kemudian Perplexity juga mengaku akan menginvestasikan lebih dari USD 3 miliar ke Chrome dan Chromium selama dua tahun ke depan jika Google setuju untuk menjual Chrome.

    Sebelumnya Perplexity juga baru merilis Comet, browser berbasis AI yang mengkombinasikan pencarian real time, fitur privasi, dan asisten AI yang bisa mengotomatisasi sejumlah pekerjaan.

    Comet awalnya hanya akan tersedia untuk pelanggan berbayar Perplexity Max, yang biayanya USD 200 tiap bulan. Namun mereka akan memperluas jumlah penggunanya lewat undangan khusus untuk pengguna terpilih.

    Pengguna Comet bisa memberikan pertanyaan, membandingkan produk, menjadwalkan rapat, dan melakukan penelitian dalam sebuah antarmuka yang tergabung. Asisten digital yang terintegrasi juga bisa merangkum email, mengatur tab, bahkan menyelesaikan transaksi pembelian.

    (asj/asj)

  • Vivo V60 Resmi Meluncur, Siap Masuk Pasar Indonesia

    Vivo V60 Resmi Meluncur, Siap Masuk Pasar Indonesia

    Jakarta

    Vivo resmi memperkenalkan Vivo V60 sebagai ponsel kelas menengah terbaru yang mengunggulkan performa kamera, desain tipis, dan baterai jumbo. Setelah debut di India, perangkat ini dipastikan segera masuk pasar Indonesia, menggantikan Vivo V50 yang rilis Februari lalu.

    Spesifikasi

    Vivo V60 hadir dengan sistem tiga kamera belakang yang bekerja sama dengan ZEISS. Kamera utama mengusung sensor Sony IMX766 50 MP dengan OIS, dipadukan kamera telefoto 50 MP (Sony IMX882) berkemampuan zoom optik 3x, mirip dengan yang digunakan Vivo X200. Sementara itu, kamera ultra wide 8 MP menawarkan sudut pandang 120 derajat.

    Fitur kamera dilengkapi LED Aura Ring Flash, AI Four-Season Portraits, serta mode Wedding vLog eksklusif untuk pasar India. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 50 MP dengan FOV 92 derajat yang mendukung perekaman video hingga resolusi 4K.

    Kamera Vivo V60 Foto: Vivo India

    Vivo V60 mengusung layar AMOLED quad-curved 6,77 inci beresolusi Full HD+, refresh rate 120Hz, dan kecerahan puncak hingga 5.000 nits. Layar ini mendukung HDR10+, peredupan PWM 2160Hz, serta dilapisi Diamond Shield Glass untuk perlindungan ekstra.

    Menariknya, meski membawa baterai jumbo 6.500 mAh, Vivo mengklaim V60 sebagai ponsel tertipis di kelasnya dengan ketebalan hanya 7,53 mm dan bobot 192 gram (varian Mist Grey). Baterainya mendukung pengisian cepat 90W.

    Vivo V60 Foto: Vivo India

    Dapur pacu Vivo V60 diperkuat chipset Snapdragon 7 Gen 4 (4nm) dengan GPU Adreno 722, dipadukan RAM LPDDR4X hingga 16 GB dan penyimpanan internal UFS 2.2 hingga 512 GB. Sistem pendingin ruang uap disematkan untuk menjaga performa tetap stabil.

    Fitur lain termasuk sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air, dukungan dual SIM, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, NFC, dan speaker stereo. Vivo V60 juga mendukung konektivitas 5G SA/NSA dan fitur AI berbasis Google Gemini.

    Ponsel ini menjalankan Funtouch OS 15 berbasis Android 15, dengan komitmen pembaruan OS selama 4 tahun dan pembaruan keamanan hingga 6 tahun.

    Spesifikasi Vivo V60 Foto: Vivo India

    Harga dan Ketersediaan

    Vivo V60 tersedia dalam tiga pilihan warna: Mist Grey, Moonlit Blue, dan Auspicious Gold. Di India, harga mulai dari INR 36.999 (sekitar Rp 6,7 juta) untuk varian 8 GB/128 GB, hingga INR 45.999 (sekitar Rp 8,3 juta) untuk varian 16 GB/512 GB.

    Penjualan di India dimulai pada 19 Agustus 2025.

    Vivo V60 Foto: Vivo India

    Segera Hadir di Indonesia

    Meski belum ada tanggal pasti, Vivo V60 dipastikan akan segera hadir di Indonesia. Indikasinya HP ini sudah dinyatakan lolos Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kemenperin.

    Mengusung kode V2511. Vivo V60 punya nilai TKDN 35.80%. Tak sampai di situ, HP ini sudah sudah lolos uji Postel Komdigi pada 17 Jul 2025 dengan nomor sertifikat 112491/DJID/2025.

    (afr/afr)

  • Ini Penyebab Google Maps Tak Bisa Beroperasi di Korea Selatan

    Ini Penyebab Google Maps Tak Bisa Beroperasi di Korea Selatan

    Jakarta

    Korea Selatan di satu sisi adalah salah satu negara paling maju di bidang teknologi. Namun mereka juga menjadi satu dari sedikit negara, bersama China dan Korea Utara, di mana Google Maps tidak bisa beroperasi, atau tidak bisa beroperasi secara penuh.

    Di Korea Selatan, Google Maps tidak bisa memberikan petunjuk arah yang lengkap. Masalah utamanya adalah pemerintah Korea Selatan tidak mengizinkan penyimpanan data pemetaan negaranya di server luar Korea Selatan.

    Sebuah komite yang terdiri dari sejumlah pejabat Korset dari berbagai sektor seperti pertahanan, luar negeri, transportasi, dan intelijen, baru-baru ini kembali menunda pengambilan keputusan pemberian izin untuk Google.

    Mereka menyebut perlu tambahan waktu untuk mengulas risiko keamanan nasional dan dampaknya ke industri yang lebih luas. Keputusan finalnya baru akan hadir pada Oktober 2025 mendatang.

    Google meminta izin untuk mengirimkan data pemetaan dengan akurasi tinggi dengan skala 1:5.000, yang membolehkan identifikasi dari gedung, gang, ataupun bentuk jalanannya.

    Pemerintah Korsel sebelumnya menganggap kalau data seperti itu bisa membuka informasi dari tempat sensitif, misalnya markas militer ataupun infrastruktur penting, ke publik. Dan, itu menjadi masalah utama dengan tingginya tensi antara Korsel dan Korut.

    Hal itulah yang membuat data pemetaan di Korsel saat ini hanya disediakan oleh dua perusahaan lokal, yaitu Naver dan Kakao. Dua perusahaan ini menyediakan peta digital yang komprehensif, lengkap dengan mesin pencari dan layanan pembayaran. Namun semua data itu disimpan dalam server domestik.

    Sementara Google, yang menyimpan data pemetaannya di server internasional, hanya bisa menyediakan peta Korsel dengan akurasi yang rendah, yaitu skala 1:25.000. Itu pun tak dilengkapi petunjuk arah real time.

    Hal ini berdampak pada industri pariwisata Korsel, karena menurut Korea Tourism Organization, keluhan terkait aplikasi navigasi meningkat 71% pada tahun 2024, dan 30% dari keluhan itu terkait Google Maps, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Rabu (12/8/2025).

    Selain itu pengamat teknologi di Korsel pun menyebut pembatasan Google Maps ini menghambat inovasi di kalangan startup Korsel karena mereka sulit mengembangkan layanan travel dan sejenisnya yang berbasis lokasi dengan cakupan internasional.

    Pemerintah Korsel sebenarnya punya opsi alternatif untuk Google, yaitu mengoperasikan data center domestik. Namun Google menolak karena dianggap tidak memenuhi persyaratan teknis untuk integrasi server global.

    (asj/afr)

  • Kelinci ‘Frankenstein’ dengan Wajah Bertentakel Gegerkan AS

    Kelinci ‘Frankenstein’ dengan Wajah Bertentakel Gegerkan AS

    Jakarta

    Warga Fort Collins, Colorado, dihebohkan oleh kemunculan kelinci liar dengan wajah dipenuhi tonjolan gelap menyerupai tentakel. Hewan ini dijuluki kelinci ‘Frankenstein’ karena penampilannya yang mengerikan, seolah keluar dari film horor.

    Fenomena ini ternyata bukan fiksi. Para ahli menjelaskan bahwa kelinci tersebut terinfeksi Cotton Tail Rabbit Papilloma Virus (CRPV), virus yang memicu pertumbuhan tumor jinak di kepala dan wajah kelinci. Tonjolan tersebut sering kali memanjang seperti sulur hitam, menghalangi pandangan dan mulut hewan malang itu.

    Menurut Colorado Parks and Wildlife (CPW), CRPV tidak menular ke manusia. Namun, virus ini dapat menyebar ke populasi kelinci lain di wilayah Midwest melalui gigitan nyamuk dan kutu yang sebelumnya menggigit kelinci terinfeksi. Penularan tidak terjadi lewat kontak langsung antar kelinci.

    Gejala dan Dampak Mematikan

    Infeksi CRPV biasanya diawali dengan bintik merah di kulit yang berkembang menjadi kutil. Pada tahap parah, sulur hitam akan menutupi area wajah hingga kelinci sulit makan, melihat, dan mendengar. Banyak kelinci liar akhirnya mati kelaparan karena kondisi ini.

    Kelinci ‘Frankenstein’ Foto: Reddit via Unilad

    Susan Mansfield, warga Fort Collins, mengaku pernah melihat kelinci terinfeksi kembali setahun kemudian dengan kondisi tumor yang semakin parah. “Ia tampak seperti duri hitam yang menusuk keluar dari wajahnya. Saya kira dia akan mati di musim dingin, tapi ternyata kembali di tahun berikutnya,” ujarnya kepada WLBT3.

    Di alam liar, kelinci yang terinfeksi kemungkinan besar akan mati kelaparan karena pertumbuhan tumor menghalangi kemampuan mereka untuk melihat, makan, atau mendengar.

    Untuk kelinci peliharaan, CPW mengimbau pemilik mencegah gigitan nyamuk dan kutu, misalnya dengan menjaga kandang tetap bersih dan tertutup. Jika terinfeksi, dokter hewan dapat mengangkat tumor melalui operasi sebelum kondisinya memburuk.

    (afr/afr)