Category: Detik.com Tekno

  • Xiaomi Jadi Raja HP di Indonesia & Asia Tenggara di Q2 2025

    Xiaomi Jadi Raja HP di Indonesia & Asia Tenggara di Q2 2025

    Jakarta

    Xiaomi kembali merajai pasar HP di Indonesia. Bahkan perusahaan besutan Lei Jun ini juga menguasai Asia Tenggara pada kuartal kedua (Q2) 2025, mengakhiri jeda empat tahun sejak terakhir menduduki posisi puncak pada Q2 2021.

    Hal tersebut tertuang dalam laporan terbaru Canalys. Disebutkan pasar ponsel pintar di Asia Tenggara turun tipis 1% year-on-year menjadi 25 juta unit, di tengah ketidakpastian tarif perdagangan dan volatilitas ekonomi yang memengaruhi daya beli konsumen.

    Xiaomi berhasil mengirimkan 4,7 juta unit, menguasai pangsa pasar 19% di Asia Tenggara dengan pertumbuhan 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Di Indonesia, Xiaomi juga mempertahankan dominasinya dengan pangsa pasar 21%.

    Menurut Canalys, ini didorong oleh penjualan kuat seri Redmi dan ekspansi saluran distribusi, baik melalui kanal langsung ke konsumen maupun kerja sama dengan operator. Sub-merek Poco mencatat kenaikan pengiriman lebih dari dua kali lipat, sementara seri premium Xiaomi 15 tumbuh 54% year-on-year, memperkuat posisi Xiaomi sebagai merek yang mampu menawarkan flagship berbiaya rendah sekaligus bersaing di segmen premium.

    Pasar HP Q2 2025 di pasar Asia Tenggara Foto: Canalys

    Wentao Zhao, Country Director Xiaomi Indonesia, menyampaikan bahwa kesuksesan tersebut tidak lepas dari hubungan yang kuat antara perusahaan dan penggunanya. “Setiap langkah kami, mulai dari inovasi teknologi, peluncuran produk, hingga perkuatan layanan purna jual, selalu berlandaskan pada pemahaman mendalam akan kebutuhan konsumen. Inilah yang membuat produk dan inovasi kami tetap relevan dan dipercaya,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi.

    Persaingan Ketat dan Tantangan Ekonomi

    Pasar HP Q2 2025 di pasar Asia Tenggara Foto: Canalys

    Di Asia Tenggara, Transsion menempati posisi kedua dengan 4,5 juta unit (pangsa pasar 18%), naik 17% berkat peluncuran agresif di segmen entry-level. Induk dari Infinix, Tecno dan Itel juga menduduki posisi kedua di Indonesia dengan pangsa pasar 20%.

    Samsung berada di urutan ketiga dengan 4,3 juta unit (17%), meskipun mengalami penurunan 3% year-on-year. Permintaan untuk model 5G Samsung, seperti Galaxy A06 5G dan A16 5G, tetap kuat di pasar seperti Vietnam dan Singapura. Di Indonesia, Samsung menduduki posisi ketiga dengan market share 18%.

    “Samsung juga memperkuat diversifikasi kanal dan posisi premium dengan memperluas strategi enterprise-nya, sebuah keunggulan yang berakar pada reputasinya sebagai mitra tepercaya bagi perusahaan besar dan sektor pemerintahan. Hal ini mencerminkan fokus Samsung yang semakin besar pada integrasi vertikal dan keterlibatan B2B, yang membedakannya dari para pesaing sekaligus mendukung ASP yang lebih tinggi dan membuka pendapatan lintas perangkat di luar kanal ritel tradisional.” ujar Le Xuan Chiew Manajer Riset Canalys.

    Pasar HP Q2 2025 di pasar Asia Tenggara Foto: Canalys

    Oppo dan Vivo melengkapi lima besar dengan pengiriman masing-masing 3,5 juta unit (14%) dan 2,8 juta unit (11%), namun keduanya mengalami penurunan signifikan, masing-masing 19% dan 21%, akibat persaingan ketat di segmen entry-level. Di Indonesia, keduanya berada di posisi yang sama dengan pangsa pasar masing-masing 14% dan 13%.

    Le Xuan Chiew menjelaskan bahwa ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mengganggu rantai pasok, memengaruhi produksi dan ketersediaan stok di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Volatilitas mata uang, khususnya pelemahan dolar AS, juga memaksa vendor menyesuaikan harga dan menggelar promosi agresif.

    “Fleksibilitas dalam portofolio produk dan strategi kanal distribusi menjadi kunci keberhasilan di tengah kondisi pasar yang menantang,” kata Chiew.

    Strategi dan Peluang Baru

    Honor mencatat lonjakan pengiriman melampaui 1 juta unit di Q2 2025. Foto: Canalys

    Xiaomi dan Transsion mendominasi segmen harga rendah dengan harga kompetitif dan insentif perdagangan. Namun, beberapa merek berhasil menembus segmen premium.

    Honor, misalnya, mencatat lonjakan pengiriman 121% di Asia Tenggara, melampaui 1 juta unit berkat model seperti seri X9c dan 400. Vivo juga menunjukkan momentum di segmen menengah, dengan pengiriman seri V naik 92% year-on-year, menyumbang 21% dari total pengirimannya.

    Analis Senior Canalys, Sheng Win Chow, menyoroti peran platform e-commerce seperti TikTok Shop, yang kini memperluas kehadirannya di segmen elektronik.

    “TikTok Shop membuka peluang baru bagi vendor seperti Xiaomi dan Infinix untuk menjual model eksklusif online dengan harga kompetitif dan membersihkan inventaris lama melalui diskon agresif,” ujar Chow.

    Di Indonesia, Xiaomi memanfaatkan platform ini untuk memperkuat penetrasi pasar, mengikuti jejak kesuksesan Shopee dan Lazada di masa awal. Xiaomi memperluas jangkauan distribusinya melalui strategi omnichannel yang efektif.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video Xiaomi Rilis Mesin Cuci Pintar Pertamanya di Indonesia”
    [Gambas:Video 20detik]
    (afr/afr)

  • Manusia Rp 3.700 Triliun Kenang Ibunda yang Wafat, Tulis Pesan Menyentuh

    Manusia Rp 3.700 Triliun Kenang Ibunda yang Wafat, Tulis Pesan Menyentuh

    Jakarta

    Jeff Bezos, pendiri Amazon yang kekayaannya mencapai sekitar Rp 3.700 triliun, tengah berduka. Ibunda tercintanya, Jacklyn “Jackie” Gise Bezos, meninggal dunia pada Kamis (14/8/2025) setelah berjuang melawan penyakit Lewy Body Dementia sejak 2020.

    Melalui unggahan di Instagram, Bezos menulis pesan yang menyentuh hati.

    “Setelah lama berjuang melawan Lewy Body Dementia, ia meninggal dunia hari ini, dikelilingi oleh begitu banyak dari kami yang mencintainya – anak-anaknya, cucu-cucunya, dan ayah saya. Saya tahu dia merasakan cinta kami di saat-saat terakhirnya. Kami juga beruntung menjadi bagian dari hidupnya. Saya akan menyimpannya dengan aman di hati saya selamanya,” tulis Bezos.

    Perjuangan Sejak Usia Remaja

    Dalam unggahan lain, Bezos mengenang betapa besar pengorbanan sang ibu. Jackie melahirkan Bezos di usia 17 tahun, sebuah tantangan besar yang dijalaninya dengan penuh cinta.

    “Itu tentu tidak mudah, tetapi dia berhasil melewatinya… Dia mengerahkan seluruh tenaganya untuk mencintai saya dengan begitu gigih… Sepanjang hidupnya, daftar orang yang ia cintai tidak pernah berhenti bertambah. Dia selalu memberi jauh lebih banyak daripada yang pernah dia minta,” ungkapnya.

    Peran Besar di Awal Amazon

    Jackie dan suaminya, Miguel “Mike” Bezos, adalah investor awal Amazon. Pada 1995, mereka menyuntikkan lebih dari USD 245.000 (sekitar Rp 4 miliar kala itu) untuk membantu Bezos membangun Amazon dari garasi rumah. Investasi itu kemudian tumbuh menjadi salah satu kesuksesan finansial terbesar sepanjang sejarah bisnis.

    Tak hanya dikenal sebagai ibu yang penuh dedikasi, Jackie juga aktif di dunia filantropi. Ia ikut mendirikan Bezos Family Foundation pada 2000, mendukung program pendidikan seperti Vroom untuk pengembangan anak usia dini dan Bezos Scholars Program bagi pelajar berprestasi.

    Bagi Bezos, warisan terbesar ibunya bukanlah uang atau harta benda, melainkan teladan cinta dan pengorbanan. “Saya akan menyimpannya dengan aman di hati saya selamanya,” menjadi kalimat penutup penuh makna dalam penghormatan terakhirnya untuk sang ibu.

    (afr/afr)

  • HTC Vive Eagle Meluncur, Kacamata AI Ringan Penantang Ray-Ban Meta

    HTC Vive Eagle Meluncur, Kacamata AI Ringan Penantang Ray-Ban Meta

    Jakarta

    HTC resmi meluncurkan Vive Eagle, kacamata AI ringan yang dirancang untuk aktivitas sehari-hari. Produk ini digadang menjadi penantang langsung Ray-Ban Meta, menawarkan desain minimalis layaknya kacamata biasa namun dibekali teknologi canggih.

    Desain Ringan dengan Lensa ZEISS

    Berbobot hanya 49 gram, Vive Eagle mengusung lensa ZEISS untuk kualitas optik premium. Bagian bantalan hidung bisa disesuaikan, sedangkan gagang ergonomis memastikan kenyamanan penggunaan dalam jangka panjang.

    Sistem audio open-ear stereo dilengkapi driver besar dan bass virtual, menghadirkan suara spasial tanpa menutup suara sekitar. Cocok untuk menerima panggilan, merekam momen, hingga menerjemahkan menu tanpa perlu memegang ponsel.

    Performa Didukung Snapdragon AR1 Gen 1

    Vive Eagle ditenagai Qualcomm Snapdragon AR1 Gen 1, RAM 4 GB, dan penyimpanan internal 32 GB. Kameranya beresolusi 12 MP ultra-wide, mampu menghasilkan foto 3.024 × 4.032 piksel dan video 1.512 × 2.016 piksel pada 30fps.

    HTC menambahkan LED indikator perekaman di bingkai kanan untuk menjaga privasi orang sekitar. Lampu ini otomatis menyala saat kamera aktif dan perekaman akan berhenti jika kacamata dilepas atau LED terhalang.

    HTC Vive Eagle Foto: HTC

    Fitur AI dan Penerjemahan Real-Time

    Asisten suara Vive AI mendukung OpenAI GPT dan Google Gemini, memungkinkan pengguna memberi perintah suara untuk mengambil foto, membuat catatan, atau mencari rekomendasi tempat makan.

    Fitur unggulan lainnya adalah penerjemahan real-time untuk 13 bahasa, termasuk Inggris, Mandarin, Jepang, hingga Arab. Hasil terjemahan langsung diubah menjadi audio tanpa aplikasi tambahan.

    HTC Vive Eagle Foto: HTC

    Privasi dan Baterai

    HTC menegaskan seluruh data disimpan lokal dengan enkripsi AES-256 dan tidak digunakan untuk pelatihan AI. Perusahaan juga sedang menjalani sertifikasi ISO 27001 dan ISO 27701 untuk memperkuat keamanan.

    Baterai 235 mAh memungkinkan penggunaan hingga 36 jam dalam mode siaga atau 4,5 jam memutar musik. Pengisian cepat magnetik mengisi 50% baterai hanya dalam 10 menit.

    Kacamata ini mendukung Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.3, serta kompatibel dengan iOS 17.6+ dan Android 10+ melalui aplikasi Vive Connect. Sertifikasi IP54 memastikan ketahanan terhadap air dan debu.

    HTC Vive Eagle Foto: HTC

    Harga dan Ketersediaan

    HTC Vive Eagle tersedia dalam warna transparan Hitam, Berry, Kopi, dan Abu-abu. Dibanderol NTD 15.600 (sekitar Rp8,2 juta), kacamata ini sudah bisa dipesan di Taiwan dengan penjualan resmi mulai 1 September 2025. Belum ada informasi terkait peluncuran global.

    (afr/afr)

  • Chat Salah Labrak, Dikira Pelakor Padahal Cuma Kurir

    Chat Salah Labrak, Dikira Pelakor Padahal Cuma Kurir

    Chat Salah Labrak, Dikira Pelakor Padahal Cuma Kurir

  • Tecno Spark Go 5G Rilis, Desain Mirip iPhone 17 Air Harga Rp 1 Jutaan

    Tecno Spark Go 5G Rilis, Desain Mirip iPhone 17 Air Harga Rp 1 Jutaan

    Jakarta

    Tecno resmi meluncurkan seri terbarunya, Spark Go 5G, yang hadir dengan desain stylish mirip bocoran iPhone 17 Air. Meski harganya hanya di kisaran Rp 1 jutaan, ponsel ini membawa spesifikasi dan fitur yang cukup menggiurkan di kelasnya.

    Layar Besar 120Hz dan Dynamic Port

    Tecno Spark Go 5G mengusung layar IPS LCD 6,74 inch beresolusi HD+ dengan refresh rate 120Hz, memberikan pengalaman visual mulus saat scrolling atau bermain game. Layar punch-hole-nya memuat kamera depan 5MP, dilengkapi fitur Dynamic Port khas Tecno yang menampilkan notifikasi secara dinamis di sekitar lubang kamera.

    Kamera 50MP dengan Desain Ala iPhone 17 Air

    Di sektor fotografi, ponsel ini membawa kamera utama 50MP yang ditempatkan dalam modul kamera belakang dengan tampilan yang sekilas mengingatkan pada bocoran desain iPhone 17 Air. Ada satu lubang sekunder di area kamera, namun hanya sebagai elemen desain tanpa perangkat keras tambahan.

    Spark Go 5G Foto: Tecno

    Performa dan Baterai Besar

    Ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6400, Spark Go 5G dipadukan dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 128GB yang dapat diperluas via microSD. Baterainya berkapasitas 6.000 mAh dengan pengisian cepat 18W.

    Kendati baterainya jumbo, ponsel ini dibuat tipis dengan ketebalan hanya 7,99 mm. Selain itu sudah mengantongi sertifikasi IP64 untuk ketahanan terhadap debu dan percikan air.

    Fitur AI

    Ponsel ini menjalankan HiOS 15 berbasis Android 15, menawarkan tampilan antarmuka modern dan fitur pintar melalui asisten AI Ella. Beberapa kemampuannya antara lain Dukungan Multibahasa, Asisten Panggilan AI, AI Auto Answer, hingga AI Voiceprint Noise Suppression untuk meningkatkan kualitas panggilan.

    Baterai Spark Go 5G Foto: Tecno

    Harga dan Ketersediaan

    Tecno Spark Go 5G tersedia dalam empat pilihan warna: Biru Langit, Hitam Tinta, Hijau Pirus, dan Merah Bikaner. Untuk varian 4GB/128GB, ponsel ini dibanderol INR 9.999 atau sekitar Rp 1,8 juta, dan mulai dijual di Flipkart serta toko ritel resmi mulai 21 Agustus 2025.

    (afr/afr)

  • Ada Gerhana Bulan Total September Nanti, Seluruh Indonesia Kelihatan

    Ada Gerhana Bulan Total September Nanti, Seluruh Indonesia Kelihatan

    Jakarta

    Gerhana Bulan Total atau Blood Moon akan menghiasi langit malam pada September mendatang. Hal ini disampaikan oleh Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung.

    “Pada 7-8 September 2025, langit Indonesia akan menyuguhkan pemandangan langka: Gerhana Bulan Total, atau yang sering disebut Blood Moon. Fenomena ini terjadi ketika Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, membuat cahaya Matahari terhalang dan hanya menyisakan sinar merah yang memberi warna dramatis pada Bulan,” jelas Bosscha.

    Untuk menikmatinya, detikers hanya perlu memastikan lokasi pengamatan memiliki langit cerah dengan polusi cahaya yang minim. Setelah fenomena ini, Gerhana Bulan Total baru akan terjadi di Indonesia pada 2033 mendatang.

    [Gambas:Twitter]

    Fenomena gerhana ini dapat dinikmati dengan mata telanjang dari seluruh Indonesia. Itu artinya, tidak perlu peralatan khusus untuk menangkap pemandangan ini. Bosscha pun mengajak untuk mengabadikan momen ini dan menggunakan hashtag #BloodMoon2025 di Instagram.

    Dijabarkan dari akun Instagram-nya @bosschaobservatory, saat Matahari, Bumi dan Bulan bersatu dalam garis lurus, maka Gerhana Bulan Total akan terjadi. Jika ketiga benda tersebut segaris, sehingga Bulan sebagian tertutup oleh umbra Bumi, yang terjadi adalah Gerhana Bulan Parsial.

    “Di sisi lain, jika hanya bagian terluar dari bayangan Bumi yang menutupi Bulan, maka akan terjadi Gerhana Bulan Penumbra. Kesegarisan ini menjadikan gerhana bulan pasti akan terjadi pada fase purnama sementara karena kemiringan orbit bulan terhadap Bumi, tidak setiap purnama akan terjadi gerhana bulan,” terang Bosscha.

    Pada saat gerhana bulan, cahaya matahari terhalang oleh Bumi. Yang tersisa hanyalah cahaya merah yang melewati atmosfer, yang membuat Bulan tampak merah darah.

    Fenomena Gerhana Bulan ini akan dimulai pada 7 September pukul 22.28 WIB dan berakhir pada 8 September pukul 03.55 WIB. Berikut rincian waktu fenomena ini:

    22.28 WIB: Mulai penumbra23.35 WIB: Mulai sebagian01.11 WIB: Totalitas dimulai02.33 WIB: Totalitas berakhir03.39 WIB: Fase sebagian berakhir03.55 WIB: Selesai penumbra.

    (ask/afr)

  • Danantara Akan Semakin AI, Gimana Nasib Pegawai BUMN?

    Danantara Akan Semakin AI, Gimana Nasib Pegawai BUMN?

    Jakarta

    Danantara akan mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) milik Telkom. Kekhawatiran AI akan menggantikan pegawai BUMN pun dijawab oleh perusahaan plat merah ini.

    Telkom memiliki BigBox AI yang menawarkan solusi berbasis AI yang cerdas dan inovatif dengan membantu perusahaan mengolah data dari berbagai sumber untuk menghasilkan insight bisnis yang bernilai. Solusi tersebut telah diterapkan di berbagai sektor, yang dapat membantu berbagai sektor industri dalam mengelola dan menganalisis data secara lebih cerdas dan efisien.

    “Sekarang perusahaan yang nggak pakai AI, ya sudah, produktivitasnya rendah. Perusahaan yang menggunakan AI, maka produktivitasnya akan meningkat,” ujar Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi di media update “Penguatan Product Hero Digital & B2B Telkom di Market”, Jakarta, Kamis (14/8/2025).

    “Artinya apa? ini sebetulnya soal menggantikan manusia, relatif ya. Tapi, hari ini human capital, SDM, yang tidak memanfaatkan AI, ya pasti ketinggalan. Kalau dia tidak memaksakan diri untuk belajar, kemudian menggunakan AI sebagai pendamping dia,” sambungnya.

    Faizal menjelaskan fenomena AI dan manusia itu seperti halnya Microsoft yang punya layanan asisten digital berbasis AI, yakni co-pilot, di mana pilotnya tetap manusia, sedangkan co-pilot dipegang oleh AI.

    “Nah, pilot yang tidak menggunakan co-pilot, pasti tidak lebih produktif daripada pilot yang menggunakan co-pilot. Ini saya pakai bahasa Microsoft, supaya gampang mengilustrasikan. Sama, di Danantara, kita gunakan AI sebagai pendamping headcount di Danantara, maka hasilnya akan lebih produktif. Itu jawaban yang menurut saya sangat tepat,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Faizal mengungkapkan gambaran implementasi teknologi AI di Danantara. Ia mencontohkan, jika terjadi pegawai BUMN yang pensiun berjumlah 100 orang, maka yang digantikan itu sekitar 15 orang. Sedangkan, sosok penggantinya yang berasal dari lulusan terbaru hanya mengisi kekosongan 15-20%.

    “Terus yang 80% diganti apa? Ya, diganti AI. Jadi, sebetulnya tidak ada mengurangi karyawan, tidak ada. Hanya saja yang pensiun tidak digantikan 100%. Kira-kira seperti itu,” kata Faizal.

    Telkom akan menjadi penyedia solusi AI satu-satunya di Danantara. Menurutnya, badan pengelola investasi perusahaan BUMN ini sebagai ekosistem bisnis yang merepresentasikan “Indonesia kecil” dengan 1.046 perusahaan lintas 12 sektor vertikal dan 1 sektor horizontal. Hal itu akan mengindikasikan jika keberhasilan program tersebut akan melahirkan model implementasi AI yang bisa direplikasi di berbagai industri di Indonesia.

    “Piloting pertama AI Big Box kami adalah meng-AI-kan Danantara. Kalau sukses, efeknya akan masif,” ucapnya.

    (agt/agt)

  • Agar AI Tak Memberontak, Pakar Saran Kasih Naluri Keibuan

    Agar AI Tak Memberontak, Pakar Saran Kasih Naluri Keibuan

    Jakarta

    Geoffrey Hinton, yang dikenal sebagai bapak AI, khawatir teknologi yang ia bantu bangun dapat memusnahkan umat manusia. Menurutnya, para pakar teknologi mengambil pendekatan yang salah untuk menghentikannya.

    Hinton, ilmuwan komputer peraih Nobel dan mantan eksekutif Google, pernah memperingatkan ada kemungkinan 10% hingga 20% AI memusnahkan manusia. Ia menyatakan keraguannya tentang bagaimana perusahaan teknologi berusaha memastikan manusia tetap dominan atas sistem AI yang patuh.

    “Itu tidak akan berhasil. Mereka akan jauh lebih pintar dari kita. Mereka akan memiliki berbagai cara untuk mengakalinya,” kata Hinton di Ai4, konferensi industri di Las Vegas, dikutip detikINET dari CNN.

    Di masa depan, sistem AI mungkin dapat mengendalikan manusia semudah orang dewasa menyuap anak dengan permen. Ketimbang memaksa AI tunduk pada manusia, Hinton menyajikan solusi menarik yaitu membangun ‘naluri keibuan’ ke model AI, sehingga mereka benar-benar peduli pada manusia bahkan setelah menjadi lebih canggih dan lebih pintar.

    “Sistem AI akan dengan sangat cepat mengembangkan dua subtujuan, jika mereka cerdas. Satu adalah untuk tetap hidup dan subtujuan lainnya adalah mendapat lebih banyak kendali. Ada alasan kuat untuk percaya bahwa AI agen apa pun akan mencoba untuk tetap hidup,” paparnya.

    Itulah mengapa penting untuk menumbuhkan rasa welas asih dalam AI seperti para ibu memiliki naluri dan tekanan sosial untuk merawat bayi mereka. Ia mengakui tidak yakin bagaimana hal itu bisa dilakukan secara teknis, tapi menekankan para peneliti harus mengerjakannya.

    “Itulah satu-satunya hasil yang baik. Jika ia tidak menjadi orang tua saya, ia akan menggantikan saya. Para ibu AI super cerdas dan penuh perhatian ini, kebanyakan dari mereka tidak ingin menghilangkan naluri keibuan mereka karena mereka tidak ingin kita mati,” demikian teorinya.

    Tidak semua orang setuju dengan saran Hinton. Fei-Fei Li, yang dikenal sebagai ibu ‘baptis AI’ karena karyanya di bidang ini, mengatakan ia dengan hormat tidak setuju dengan Hinton.

    “Saya pikir itu cara yang salah untuk membingkainya,” ujar Li, salah satu pendiri dan CEO startup kecerdasan spasial World Lab ini. Li lebih menyerukan AI yang berpusat pada manusia dan menjaga martabat manusia.

    “Merupakan tanggung jawab kita di setiap level untuk menciptakan dan menggunakan teknologi dengan cara paling bertanggung jawab. Dan tidak seorang pun boleh diminta atau memilih untuk melepaskan martabat kita,” kata Li.

    Emmett Shear, yang sempat menjabat sebagai CEO sementara OpenAI, mengatakan tidak terkejut bahwa beberapa sistem AI mencoba memeras manusia atau mengabaikan perintah penghentian. “Ini terus terjadi. Ini tidak akan berhenti terjadi. AI saat ini relatif lemah, tapi mereka lebih kuat dengan sangat cepat,” cetusnya.

    Shear mengatakan bahwa alih-alih mencoba menanamkan nilai-nilai kemanusiaan ke dalam sistem AI, pendekatan yang lebih cerdas adalah menjalin hubungan kolaboratif antara manusia dan AI.

    (fyk/fyk)

  • Video: Pengamat Kritik Aturan TKDN ke Apple Terkesan Tebang Pilih

    Video: Pengamat Kritik Aturan TKDN ke Apple Terkesan Tebang Pilih

    Video: Pengamat Kritik Aturan TKDN ke Apple Terkesan Tebang Pilih

  • Gerakan Strategis Menuju Kedaulatan AI Indonesia

    Gerakan Strategis Menuju Kedaulatan AI Indonesia

    Jakarta

    Graduation Laskar AI Lintasarta tak sekadar acara kelulusan para talenta AI, tetapi juga menjadi upaya strategis dalam mewujudkan kedaulatan AI bagi Indonesia.

    Hal ini disampaikan President Director & CEO Lintasarta Bayu Hanantasena saat diskusi panel ‘Membangun Talenta AI Unggul untuk Kedaulatan Digital Indonesia’ di acara ‘Graduation Laskar AI 2025’, di Gedung Arcadia, Menara Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2025).

    “Laskar AI bukan sekedar pelatihan, tetapi sebuah gerakan untuk membangun Indonesia yang berdaulat di bidang AI, inklusif bagi seluruh kalangan, dan berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

    Laskar AI adalah program beasiswa inisiatif dari Lintasarta yang bekerja sama dengan Dicoding dan NVIDIA. Program ini bertujuan mencetak talenta digital yang mampu mengadopsi dan mengembangkan teknologi AI. Program ini menggabungkan pelatihan intensif dalam Machine Learning & Data Science sebagai dasar pengembangan AI.

    Bayu menyebutkan bahwa perluasan akses terhadap pendidikan AI tidak hanya penting untuk memenuhi kebutuhan industri, tetapi juga untuk membekali masyarakat luas dengan literasi terkait AI.

    “Dengan adanya Laskar AI, semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat memahami, memanfaatkan, hingga mengembangkan AI secara positif dan mandiri-sebuah langkah krusial menuju ekosistem AI yang inklusif dan inovatif,” kata Bayu.

    (Ki-Ka) Founder dan CEO Dicoding Narenda Wicaksono, Kepala BPSDM Kementerian Komunikasi dan Digital RI Boni Pudjianto PhD, Presiden Direktur dan CEO Lintasarta Bayu Hanantasena, Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Dr.rer.pol. Heri Kuswanto, M.Si., Enterprise Business Country Manager NVIDIA Andry Gunawan. Foto: Lintasarta

    Founder dan CEO Dicoding Narenda Wicaksono menambahkan, kurikulum Laskar AI dirancang relevan dengan perkembangan industri, sehingga lulusannya benar-benar siap kerja.

    “Bersama Lintasarta, kami merancang kurikulum yang relevan dengan perkembangan industri dan didukung infrastruktur mutakhir, seperti GPU Merdeka. Kolaborasi ini tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi talenta siap pakai yang mampu mendorong inovasi di berbagai sektor,” ujarnya.

    Ia berharap, talenta lulusan Laskar AI nantinya terus bertumbuh dan berkembang dengan berkontribusi menyebarkan dan mengajarkan ilmunya.

    “Teman-teman yang sudah lulus saya ingatkan ilmu itu paling tinggi kalau kita mengajarkannya lagi ke orang. Jadi ditunggu partisipasinya untuk menjadi fasilitator, mentor, untuk ngajarin lagi ke adik-adiknya kelak, supaya kita bisa terus berkolaborasi ke depannya,” ujarnya.

    “Karena memang talenta AI ini juga salah satu kunci negara kita bisa berdaulat, dan kita nggak bisa sendiri. Kebutuhannya juga banyak, jadi jangan belajar jadi hebat sendiri, kita hebat bareng-bareng, sukses bareng-bareng,” imbuhnya.

    Dengan kelulusan 412 AI Engineer siap kerja, Laskar AI menegaskan bahwa kolaborasi erat antara industri, akademisi dan pemerintah mampu melahirkan SDM digital berdaya saing global.

    Ke depan, Lintasarta akan terus memperkuat komitmen ini melalui gerakan AI Merdeka yang meliputi Laskar AI, Semesta AI dan AI use case- mendorong lahirnya solusi AI lokal dan menjadikan Indonesia sebagai pemain utama di era kecerdasan artifisial.

    (rns/rns)