Category: Detik.com Tekno

  • Kirim Pesan Tanpa Internet dan Sinyal Seluler, Begini Caranya

    Kirim Pesan Tanpa Internet dan Sinyal Seluler, Begini Caranya

    Teknologi mesh menghadirkan terobosan dalam cara kita berkomunikasi, terutama di wilayah yang tidak terjangkau sinyal seluler maupun jaringan internet. Dalam sistem ini, setiap perangkat berfungsi sebagai simpul (node) yang saling terhubung secara langsung, membentuk jaringan dinamis dan mandiri.

    Pesan yang dikirim tidak perlu melalui menara BTS atau server pusat, melainkan ‘lompat’ dari satu perangkat ke perangkat lainnya hingga mencapai tujuan. Dengan begitu, komunikasi tetap dapat dilakukan meskipun kita berada di daerah terisolir.

  • Trump Minta Satelit Iklim Milik NASA Stop Operasi

    Trump Minta Satelit Iklim Milik NASA Stop Operasi

    Jakarta

    Presiden AS Donald Trump tampaknya tidak peduli perubahan iklim. Satelit iklim NASA pun mau dimatikan.

    Dilansir dari News.com Australia, Selasa (19/8/2025) Trump sedang memangkas anggaran. Yang kena pangkas adalah anggaran untuk 2 satelit NASA untuk memantau pemanasan Bumi dan gas rumah kaca.

    Satelit Orbiting Carbon Observatory (OCO)-2 adalah satelit yang bebas bergerak. Sementara, OCO-3 adalah satelit yang menempel ke International Space Station (ISS). Keduanya mengukur tingkat karbon dioksida dan pertumbuhan pertanian di dunia yang menjadi data penting untuk ilmuwan dan industri pertanian.

    Namun malang, pendanaan untuk operasional satelit ini yang disebut sebagai Orbiting Carbon Observatory akan kena pangkas mulai Oktober 2025. Presiden Trump meminta pemangkasan anggaran untuk tahun fiskal 2026 nanti.

    “Misi satelit ini dimatikan untuk menyesuaikan dengan agenda dan prioritas anggaran dari Presiden,” kata NASA.

    Jika misi ini dibubarkan, satelit OCO-3 akan dimatikan dan dibiarkan menempel di ISS. Sementara itu OCO-2 yang terbang bebas, masih punya cukup bahan bakar sampai 2040. Menurut CNN, OCO-2 akan diturunkan ke orbit rendah dan akan berada di sana selamat bertahun-tahun sebelum nanti terbakar sendiri saat masuk ke atmosfer Bumi.

    Kongres AS belum membuat keputusan terhadap permintaan pemangkasan anggaran dari Trump. Namun, pensiunan ilmuwan NASA yang mengatur misi OCO, David Crisp mengatakan rencana pembubaran ini sudah bergulir.

    “Ini sudah kritis. Kita belajar sangat banyak dari planet yang berubah banyak,” kata Crisp.

    Atas hal tersebut, NASA mendapatkan dukungan dari Carnegie Science dan Stanford University. Crisp berharap Kongres AS tetap mempertahankan anggaran untuk NASA ini. Namun, Kongres AS masih reses sehingga kemungkinan permintaan Trump ini baru bisa diadopsi tahun depan.

    “Jika rencana anggaran Trump lolos, ini baru bisa dilaksanakan di permulaan tahun fiskal selanjutnya,” kata Jubir NASA.

    (fay/afr)

  • Sam Altman Puji Perangkat ChatGPT, Begitu Indah Tanpa Casing

    Sam Altman Puji Perangkat ChatGPT, Begitu Indah Tanpa Casing

    Jakarta

    Sam Altman, CEO OpenAI, kembali bikin penasaran publik soal perangkat keras ChatGPT yang sedang dikembangkan bersama desainer legendaris Apple, Jony Ive. Ia menyebut perangkat ini begitu indah sampai-sampai tak perlu casing pelindung.

    Pernyataan itu Altman sampaikan dalam sebuah jamuan makan malam dengan wartawan. Ia bercanda akan “memburu” siapa pun yang nekat memasang casing di atas perangkat ini.

    Komentarnya merujuk pada candaan tentang perangkat tersebut yang disebut “iPhone tanpa casing” milik Altman, seperti dilaporkan TechCrunch.

    Pada pertengahan Mei lalu, Altman dan Ive mengonfirmasi bahwa mereka sedang bekerja sama mengembangkan perangkat yang disebut-sebut sebagai “iPhone-nya kecerdasan buatan”. Meski belum diungkap secara resmi, perangkat ini bukan ponsel maupun kacamata pintar seperti produk Meta.

    Menurut laporan, perangkat ini berbentuk seperti iPod, dapat dikalungkan di leher, disimpan di saku, atau diletakkan di meja. OpenAI menargetkan peluncuran pada akhir 2026 dengan ambisi menjual 100 juta unit lebih cepat dari produk generasi pertama mana pun.

    Paradigma Baru dalam Komputasi

    Dalam acara di San Francisco, Altman menyebut perangkat ini sebagai kejutan yang “pantas ditunggu” dan menjanjikan paradigma baru dalam cara manusia berinteraksi dengan AI.

    Ia bahkan menuliskan di X bahwa perangkat tersebut akan menjalankan AI “lebih pintar dari orang terpintar yang Anda kenal” dan siap membantu aktivitas sehari-hari pengguna.

    OpenAI akuisisi Startup AI Jony Ive Foto: Axios

    Perangkat ini dikembangkan bersama io, startup AI milik Jony Ive yang diakuisisi OpenAI senilai USD 6,5 miliar. Altman mengaku sudah mencoba prototipe perangkat itu dan menyebutnya sebagai “teknologi terkeren di dunia”.

    Ia menjelaskan bahwa perangkat ini dirancang untuk mempercepat interaksi dengan ChatGPT, yang saat ini hanya dapat diakses melalui situs web atau aplikasi mandiri di komputer atau ponsel.

    Menurut Altman, perangkat ini akan menjadi “perangkat inti” ketiga bagi pengguna setelah iPhone dan MacBook. Ukurannya yang kecil memungkinkan untuk dibawa di saku, dengan kemampuan untuk memahami konteks pengguna dan memberikan bantuan secara proaktif.

    COO OpenAI, Brad Lightcap, menambahkan bahwa perangkat ini akan dilengkapi lapisan komputer ambien, memungkinkan AI memahami interaksi pengguna dalam berbagai situasi.

    Meski detailnya masih minim, antusiasme Altman dan Ive menunjukkan bahwa perangkat ini bisa mengubah cara kita berinteraksi dengan AI. Dengan desain yang disebut-sebut begitu memukau, perangkat ChatGPT ini tampaknya siap mencuri perhatian dunia teknologi.

    Akankah perangkat ini benar-benar merevolusi industri AI? Kita tunggu saja kejutan dari OpenAI di akhir 2026.

    (afr/afr)

  • Bossjob Bidik 1 Juta Pencari Kerja di Indonesia

    Bossjob Bidik 1 Juta Pencari Kerja di Indonesia

    Jakarta

    Bossjob Indonesia, sebagai platform pencarian kerja berbasis teknologi, tengah menargetkan pertumbuhan pesat dengan menjangkau satu juta pengguna aktif di Indonesia. Melalui fitur unggulan berbasis AI (Artificial Intelligence) dan pendekatan digital yang responsif, Bossjob hadir untuk menjawab tantangan rekrutmen modern baik bagi pencari kerja maupun perusahaan.

    “Kami ingin menjadi jembatan yang paling cepat dan efektif antara pencari kerja dengan HRD. Target kami adalah 1 juta pencari kerja aktif di Indonesia yang bisa langsung terhubung dengan perekrut tanpa ribet,” ujar Head of Marketing Operation Bossjob Indonesia, Bilal Prama dalam keterangan tertulis, Senin (18/8/2025).

    Dukungan Aplikasi yang Canggih dan Responsif

    Bossjob menawarkan pengalaman pengguna yang mulus melalui aplikasi mobile dan web yang ringan, cepat, serta ramah pengguna. Dalam satu platform, pengguna dapat:

    – Melamar pekerjaan secara instan.

    – Mengobrol langsung dengan HRD perusahaan.

    – Memantau progres rekrutmen secara real-time.

    Aplikasi ini dilengkapi dengan notifikasi instan, filter lowongan kerja yang sesuai minat, serta desain antarmuka yang sederhana. Semua fitur dirancang agar pencari kerja dapat merespons peluang secepat mungkin tanpa kehilangan momentum.

    Menghubungkan Kandidat dengan Perekrut Secara Langsung

    Keunggulan Bossjob dibanding platform lain terletak pada fitur chat langsung dengan HRD. Proses ini memangkas rantai panjang rekrutmen tradisional seperti pengiriman email formal atau menunggu lama panggilan.

    Bagi perusahaan, fitur ini mempercepat penilaian awal terhadap kandidat sebelum interview resmi. Sementara bagi pencari kerja, kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk menunjukkan motivasi, keahlian, dan keseriusan secara langsung di hadapan HRD.

    “Lewat fitur chat, kandidat tidak lagi sekadar menjadi nama di tumpukan CV. Mereka bisa langsung menunjukkan minat dan kompetensi,” tambah Bilal.

    Target Ambisius dan Strategi Ekspansi

    Melihat tren digital yang semakin meningkat, Bossjob menargetkan satu juta pengguna pencari kerja aktif di Indonesia. Strategi yang dilakukan mencakup:

    Edukasi digital melalui media sosial.

    Kolaborasi dengan kampus, lembaga pelatihan, dan komunitas profesional.

    Promosi melalui media daring ternama.

    Selain itu, Bossjob aktif menyediakan konten edukatif seperti tips membuat CV yang menarik, strategi interview, hingga tren industri terbaru. Hal ini bertujuan agar pencari kerja lebih siap bersaing.

    Membuka Akses Lebih Luas untuk Seluruh Wilayah Indonesia

    Bossjob tidak hanya fokus pada kota besar, tetapi juga menjangkau daerah berkembang dengan potensi tenaga kerja tinggi. Aplikasi ini ringan digunakan dan hemat kuota, sehingga aksesnya bisa dinikmati oleh pencari kerja dari berbagai wilayah, bahkan di daerah dengan infrastruktur digital terbatas.

    Dengan pendekatan ini, Bossjob membantu memastikan setiap individu, tanpa memandang lokasi atau latar belakang, memiliki kesempatan yang sama untuk menemukan pekerjaan terbaik.

    Komitmen Bossjob untuk Masa Depan Karier Digital

    Bossjob Indonesia bukan hanya sebuah portal lowongan, tetapi juga mitra perjalanan karier. Ke depannya, Bossjob terus mengembangkan fitur berbasis AI untuk menghadirkan rekomendasi lowongan yang lebih akurat dan personal bagi setiap pengguna.

    Fitur AI Matching System memungkinkan pencocokan otomatis antara profil kandidat dengan deskripsi pekerjaan. AI juga mempelajari pola preferensi kandidat sehingga rekomendasi semakin relevan. Ditambah dengan data analitik, Bossjob membantu perekrut menemukan talenta tepat dengan cepat.

    “Kami percaya masa depan karier di Indonesia adalah digital. Bossjob hadir untuk mempercepat proses rekrutmen dengan dukungan AI, sehingga baik perusahaan maupun pencari kerja bisa lebih efisien dan produktif,” tegas Bilal.

    Kunjungi situs resmi Bossjob Indonesia untuk mulai membangun karier masa depanmu bersama platform terpercaya berbasis teknologi AI.

    (ega/ega)

  • iPhone 17e Bakal Bawa Desain Flagship, Ini Bocorannya

    iPhone 17e Bakal Bawa Desain Flagship, Ini Bocorannya

    Jakarta

    iPhone 17 series belum juga diluncurkan, namun sudah ada bocoran tentang iPhone 17e. Rumornya iPhone 17e akan membawa banyak peningkatan, termasuk desain yang menyamai iPhone flagship.

    Leaker Digital Chat Station mengungkap sejumlah informasi tentang iPhone 17e, termasuk desain baru dan chipset yang akan dipakai. Bocoran ini diklaim datang dari rantai pasok Apple.

    iPhone 17e disebut akan mengusung desain industrial baru dan layarnya akan dihiasi notch Dynamic Island. iPhone 17e juga akan diotaki chipset A19, yang sama seperti iPhone 17.

    Sebagai pengingat, iPhone 16e memiliki notch berbentuk poni di bagian atas layarnya, mirip seperti iPhone 13 dan iPhone 14. iPhone 16e menggunakan prosesor A18, sama seperti iPhone 16 dan iPhone 16 Plus.

    iPhone 17e diprediksi akan mempertahankan spesifikasi layarnya yang menggunakan panel OLED berukuran 6,1 inch dengan refresh rate 60Hz dan Face ID. Spesifikasi kamera belakang dan depannya juga sama, yaitu masing-masing 48 MP dan 12 MP.

    Digital Chat Station mengatakan daya tarik utama iPhone 17e adalah harganya yang masih sangat terjangkau dibandingkan varian iPhone 17 lainnya, seperti dikutip dari MacRumors, Selasa (19/8/2025).

    iPhone 16e diluncurkan pada awal tahun 2025 dengan desain yang terinspirasi dari iPhone 14. Bukan tidak mungkin iPhone 17e akan mengikuti desain iPhone 15 yang memiliki Dynamic Island dan rangka lebih bulat.

    Sumber yang sudah dipercaya seperti analis Ming-Chi Kuo, Mark Gurman dan Bloomberg, dan media Korea Selatan The Elec meyakini iPhone 17e akan diluncurkan awal tahun depan.

    Belum diketahui apakah harga iPhone 17e akan sama seperti iPhone 16e atau mengalami kenaikan. Menurut rumor yang beredar, iPhone 17 series akan dibanderol dengan harga lebih tinggi dari generasi sebelumnya karena masalah tarif.

    (vmp/afr)

  • Foto Editan Medsos Kebablasan, Bikin Kaget dan Geleng-geleng

    Foto Editan Medsos Kebablasan, Bikin Kaget dan Geleng-geleng

    Foto Editan Medsos Kebablasan, Bikin Kaget dan Geleng-geleng

  • Lubang Hitam Terbesar di Jagat Raya Telah Ditemukan

    Lubang Hitam Terbesar di Jagat Raya Telah Ditemukan

    Jakarta

    Para ilmuwan ahli astronomi telah menemukan lubang hitam terbesar di jagat raya. Ukurannya 36 kali lebih besar dari massa Matahari!

    Dilansir dari News.com Australia, Selasa (19/8/2025) lubang hitam ini dikelilingi galaksi Messier 87. Para ilmuwan ini mencoba memahami bahwa lubang hitam ini memakan bintang dan gas interstellar.

    Lubang hitam tumbuh akibat dari peristiwa itu. Namun ia menjadi qazar, mengeluarkan hentakan energi yang besar ke jagat raya dan bisa memicu pembentukan bintang.

    Messier 87 adalah salah satu galaksi paling besar di dunia. Jaraknya 5 tahun cahaya dari Bumi.

    “Tampaknya lubang hitam superbesar yang tadinya mendampingi galaksi itu sudah bergabung membentuk lubang hitam ultra masif yang pernah kita deteksi,” kata Profesor Thomas Collett dari Universitas Portsmouth.

    Lubang hitam raksasa ini disebut Tapal Kuda Kosmik karena efek yang ditimbulkan di sekitarnya. Gravitasinya sangat kuat sampai membelokkan cahaya bintang-bintang dari galaksi yang jauh di belakangnya sampai hampir menjadi lingkaran.

    Ini adalah efek yang pertama kali diprediksi oleh Albert Einstein lebih dari seabad lampau. Kini sudah ada ratusan contoh seperti ini yang ditemukan.

    Dalam riset yang dipublikasikan di Monthly Notices of the Royal Astronomical Society telah dihitung bahwa lubang hitam ini di intinya 10.000 kali lebih masif daripada lubang hitam di pusat galaksi kita sendiri.

    “Ini termasuk di antara 10 lubang hitam paling masif yang pernah ditemukan, dan kemungkinan besar yang paling masif,” kata Profesor Collett.

    Lubang hitam ini terdeteksi dalam survey luar angkasa beberapa dekade silam. Tim ilmuwan lalu melakukan perhitungan menyeluruh dari jalur cahaya saat melewati lubang hitam dan gerakan bintang-bintang di galaksi induknya.

    “Jadi kita sedang melihat tahap akhir pembentukan galaksi dan tahap akhir pembentukan lubang hitam,” kata Profesor Collett.

    Messier 87 bukanlah galaksi pertama yang mengandung lubang hitam supermasif yang menunjukkan hal ini. Namun, ia adalah yang terbesar dan yang tertua.

    “Yang luar biasa kami temukan untuk galaksi-galaksi paling awal dari semuanya, yang berasal dari sekitar 420 juta tahun setelah Big Bang, adalah bahwa hampir semua galaksi yang memiliki lubang hitam, ukurannya sangat luar biasa besar,” kata astrofisikawan Ethan Siegel.

    Pada waktu awal jagat raya, ilmuwan mengatakan rasio massa bintang dan lubang hitam sebesar 100 banding 1 atau 10 banding 1. Namun sekarang rasionya 1.000 banding 1.

    “Dengan kata lain, pada awalnya lubang hitam yang sangat besar itu sebenarnya biasa saja. Ini menarik dan sangat menunjukkan gagasan bahwa lubang hitam, dan bukan bintang, yang muncul lebih dulu,” simpul Siegel.

    (fay/agt)

  • Korsel Uji Polisi Hologram di Seoul, Warga Malah Mengira Hantu

    Korsel Uji Polisi Hologram di Seoul, Warga Malah Mengira Hantu

    Jakarta

    Kepolisian Metropolitan Seoul tengah menguji coba polisi hologram seukuran manusia untuk meningkatkan keamanan publik sekaligus mencegah kejahatan. Namun, kehadiran teknologi futuristik ini justru memicu reaksi unik dari warga Korea Selatan, banyak yang mengira sebagai penampakan hantu.

    Polisi hologram setinggi lebih dari 1,7 meter ini mulai berpatroli setiap malam dari pukul 19.00 hingga 22.00 di Taman Judong No. 3, Distrik Jung-gu, Seoul. Hologram tersebut menyiarkan pesan-pesan peringatan seperti, “Jika terjadi keadaan darurat, polisi akan segera merespons” atau “Ada kamera pengawas di mana-mana.”

    Teknologi ini dikembangkan oleh perusahaan Hologrammica, dengan tujuan memberikan efek psikologis agar warga merasa aman dan pelaku kejahatan berpikir dua kali sebelum bertindak. Hasil uji coba sejak Oktober lalu cukup positif: angka kejahatan di sekitar taman turun 22% dibandingkan tahun sebelumnya.

    “Kami akan terus memperluas pencegahan kejahatan dengan teknologi AI untuk menciptakan lingkungan taman yang aman,” ujar Ahn Dong-hyun, kepala Kantor Polisi Jungbu.

    Meski tidak bisa menangkap penjahat, polisi hologram ini dianggap efektif memberikan rasa aman dan efek jera.

    Polisi Hologram di Seoul Foto: YouTube 크랩 KLAB

    Disangka Hantu oleh Warga

    Di sisi lain, reaksi warga di media sosial justru beragam. Banyak yang menyebut polisi hologram ini mirip “orang-orangan sawah digital”.

    Tak sedikit pula yang bercanda bahwa turunnya angka kejahatan bukan karena teknologi, melainkan karena warga takut mengira itu hantu.

    “Ada polisi hantu berpatroli di taman, apa yang dipikirkan orang-orang?” tulis seorang netizen di platform X.

    Jika hasil uji coba ini terus menunjukkan tren positif, kepolisian Seoul berencana memperluas penggunaan polisi hologram ke lebih banyak area publik di masa depan.

    (afr/afr)

  • Cara Unik Seniman Padukan Karya Seninya dengan Hal di Sekitar

    Cara Unik Seniman Padukan Karya Seninya dengan Hal di Sekitar

    Cara Unik Seniman Padukan Karya Seninya dengan Hal di Sekitar

  • Samsung Galaxy Buds3 FE Rilis, Fitur AI dan ANC di Harga Terjangkau

    Samsung Galaxy Buds3 FE Rilis, Fitur AI dan ANC di Harga Terjangkau

    Jakarta

    Samsung baru saja mengumumkan kehadiran Galaxy Buds3 FE. TWS ini dirancang untuk menghadirkan fitur-fitur premium, seperti kualitas audio superior dan integrasi Galaxy AI, dengan harga yang lebih terjangkau.

    Galaxy Buds3 FE membawa desain Blade yang khas, menggabungkan sentuhan akhir matte dual-tone dengan aksen semi-transparan. Desain ini memberikan estetika modern dan unik yang membedakannya dari earbud lain.

    Bobotnya hanya 5 gram per earbud dengan casing 41,8 gram, sehingga tetap nyaman dipakai dalam waktu lama. Desain ini bukan hanya memperkuat identitas Galaxy Buds, tapi juga tampil lebih stylish dan playful.

    Dari sisi audio, Galaxy Buds3 FE dibekali speaker 11 mm yang menghasilkan suara kaya dengan bass mendalam dan treble jernih, memberikan pengalaman mendengarkan yang imersif. Fitur Active Noise Cancelling (ANC) yang ditingkatkan mampu meredam kebisingan hingga 32 dB, ideal untuk momen tenang di tengah keramaian, seperti saat bepergian di kereta atau berjalan di jalanan sibuk.

    Teknologi Crystal Clear Call menggunakan model pembelajaran mesin untuk mengisolasi suara pengguna, memastikan panggilan tetap jernih meski di lingkungan bising. Posisi mikrofon yang dioptimalkan, menghadap langsung ke mulut, semakin meningkatkan kualitas panggilan.

    Samsung Galaxy Buds 3 FE Foto: Samsung

    Kemudahan menjadi salah satu fokus utama Galaxy Buds3 FE. Kontrol sentuh yang intuitif memungkinkan pengguna melakukan berbagai interaksi dengan mudah. Cukup dengan sentuhan atau geser ringan pada bagian Blade untuk mengontrol volume, mengganti lagu, atau menjawab panggilan.

    Proses koneksi juga sangat mudah berkat tombol pairing pada cradle, yang memungkinkan transisi mulus antara perangkat Galaxy. Dengan fitur Auto Switch, earbud ini akan secara otomatis beralih ke perangkat yang sedang digunakan, memastikan pengalaman mendengarkan yang berkesinambungan di seluruh ekosistem Galaxy pengguna.

    Salah satu fitur paling menarik adalah fitur AI. Dengan dukungan Google Gemini memungkinkan perintah suara hanya dengan mengucapkan “Hey Google” untuk mengakses agenda harian, email, atau memutar playlist tanpa menyentuh ponsel.

    Selain itu, Galaxy Buds3 FE juga bisa digunakan bersama aplikasi Galaxy AI Interpreter di smartphone untuk menerjemahkan percakapan secara real-time. Menjadikannya alat yang sangat berguna untuk belajar bahasa atau berkomunikasi saat bepergian.

    Konektivitas diperkuat dengan Bluetooth 5.4 dan dukungan codec SSC (Samsung Seamless Codec), AAC, serta SBC. Sementara daya tahan baterai, Galaxy Buds3 FE sanggup dipakai hingga 6 jam dengan ANC aktif dan 8,5 jam tanpa ANC.

    Samsung Galaxy Buds 3 FE Foto: Samsung

    Dengan casing, total pengguna bisa menikmati musik sampai 30 jam. Saat dipakai untuk panggilan, earbuds ini bertahan 4 jam (total 18 jam dengan casing).

    Tersertifikasi IP54, earbuds ini tahan debu dan cipratan air, sehingga aman dipakai saat olahraga atau aktivitas outdoor. Tersedia dalam dua pilihan warna, Black dan Gray

    Galaxy Buds3 FE akan tersedia mulai 5 September 2025 di berbagai pasar, termasuk Indonesia. Namun harga di Tanah Air belum diumumkan, sementara di AS, TWS ini dibanderol USD 149,99 (sekitar Rp2,3 juta). Ini lebih murah dari harga Galaxy Buds 3 Pro yang kini harganya USD 189,99 (sekitar 3 juta).

    (afr/afr)