Category: Detik.com Tekno

  • Jurus Samsung Knox Bikin Aman Data di Era AI

    Jurus Samsung Knox Bikin Aman Data di Era AI

    Jakarta

    Di era kecerdasan buatan (AI) yang makin mendominasi kehidupan digital, keamanan data pribadi jadi kebutuhan utama. Smartphone kini tak hanya sekadar alat komunikasi, tapi juga menyimpan jejak aktivitas, preferensi, hingga informasi sensitif seperti keuangan. Nah, di tengah tantangan ini, Samsung menghadirkan jurus andalannya lewat Samsung Knox.

    Samsung Knox dirancang sebagai sistem keamanan berlapis untuk menjaga privasi pengguna sekaligus mencegah kebocoran data. Sejak debutnya pada 2013, Knox terus berevolusi dari sekadar pelindung perangkat pribadi hingga solusi komprehensif untuk bisnis dan perusahaan.

    “Samsung Knox adalah bukti nyata komitmen kami sebagai pemimpin di industri teknologi. Di era AI, tantangan keamanan dan privasi berkembang pesat. Kami terus menghadirkan inovasi pada Knox sebagai sistem perlindungan berlapis, dari chip hingga cloud, agar pengguna dapat menjelajahi era AI dengan aman dan percaya diri,” ujar Banu Afwan Pribadi, Product Integration Group Head, Samsung R&D Institute Indonesia.

    Knox kini mencakup Knox Suite, solusi Enterprise Mobility Management (EMM) yang dirancang untuk kebutuhan bisnis dalam mengelola perangkat dan data secara terintegrasi. Fitur seperti Knox Vault mengisolasi data sensitif seperti PIN, sidik jari, dan biometrik, sementara Knox Matrix memanfaatkan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem perangkat terhubung yang aman. Integrasi dengan Galaxy AI membuat Knox semakin cerdas, mampu beradaptasi terhadap ancaman siber yang terus berkembang.

    Jurus Ampuh Samsung Knox

    Samsung melengkapi Knox dengan sederet fitur keamanan canggih:

    Knox Vault
    Mengisolasi dan mengenkripsi data penting seperti PIN, sidik jari, biometrik, hingga info keuangan agar tidak bisa diakses pihak luar.Personal Data Engine (PDE)
    Memproses kebiasaan pengguna langsung di perangkat (on-device), tanpa harus mengirim ke cloud, sehingga privasi tetap terjaga.Knox Enhanced Encrypted Protection (KEEP)
    Memberikan perlindungan ekstra di Secure Folder untuk dokumen penting, hanya pemilik perangkat yang bisa membukanya.Samsung Pass
    Akses cepat dan aman ke aplikasi perbankan atau pembayaran menggunakan biometrik yang tersimpan di Knox Vault.Secure Wi-Fi
    Mengenkripsi koneksi ketika terhubung ke jaringan publik, mencegah data disadap peretas.Auto Blocker
    Memblokir aplikasi atau file mencurigakan secara otomatis sebelum sempat merusak perangkat.

    Jurus Knox Suite untuk Bisnis

    Samsung Knox. Foto: Samsung

    Tak hanya untuk individu, Samsung juga menawarkan Knox Suite bagi perusahaan. Solusi ini memudahkan pengelolaan ribuan perangkat sekaligus, membagi data pribadi dan data kantor, hingga memantau aktivitas mencurigakan secara real-time. Cocok untuk sektor sensitif seperti keuangan dan perbankan yang butuh keamanan maksimal.

    Knox Suite melindungi data sensitif, memantau perangkat secara real-time 24/7, dan mendukung troubleshooting jarak jauh saat aktivitas mencurigakan terdeteksi. Dengan Knox Mobile Enrollment, distribusi aplikasi, pembaruan, dan pengaturan ke ribuan perangkat menjadi mudah tanpa mengganggu produktivitas.

    Knox Suite juga memisahkan data pribadi dan perusahaan, mencegah kebocoran data, serta menyediakan Security Center untuk pemantauan real-time. Semua ini memastikan ekosistem kerja yang aman, efisien, dan terpusat.

    Seiring kemajuan AI, Samsung terus mengembangkan Knox agar tetap relevan. Integrasi dengan Galaxy AI memungkinkan Knox beradaptasi secara real-time terhadap pola penggunaan dan ancaman potensial. Samsung menawarkan tiga opsi pemrosesan data—on-device, on-cloud, dan hybrid—yang memberikan fleksibilitas sekaligus perlindungan berlapis.

    Misalnya, pengguna dapat memilih pemrosesan on-device untuk fitur terjemahan instan saat bepergian, atau on-cloud untuk analisis data besar, sambil tetap yakin bahwa data mereka aman.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Elon Musk Gandeng Samsung untuk Pasok Chip di Tesla”
    [Gambas:Video 20detik]
    (afr/fay)

  • NSCT Genoth Juara PMNC ID Fall 2025, Lolos ke PMSL SEA Fall 2025

    NSCT Genoth Juara PMNC ID Fall 2025, Lolos ke PMSL SEA Fall 2025

    Jakarta

    Kompetisi esports PUBG Mobile National Championship Indonesia (PMNC ID) Fall 2025 telah selesai. Gelar juara sukses didapatkan oleh NST Genoth.

    Mereka berhasil melakukannya setelah menjadi tim dengan perolehan poin terbanyak di babak conqueror zone. NST Genoth mampu mengumpulkan total 191 poin, yang berasal dari jumlah kill ditambah dengan poin peringkat selama kompetisinya berlangsung.

    Dengan hasil ciamik yang didapatkannya itu, mereka pun lolos ke kompetisi PUBG Mobile paling bergengsi di Asia Tenggara, yakni PUBG Mobile Super League Southeast Asia (PMSL SEA) Fall 2025. NST Genoth juga berhak mengantongi bagian terbanyak dari total hadiah Rp 100 juta, dari informasi yang diterima detikINET, Selasa (19/8/2025).

    Selain NST Genoth, masih ada satu tim lagi yang berhak tampil di PMSL SEA Fall 2025. Tim yang dimaksud ialah Glu Blug, runner-up PMNC ID Fall 2025 dengan total 162 poin.

    Jadi nantinya NST Genoth dan Glu Blug bermain di PMSL SEA Fall 2025 bersama dengan enam tim Indonesia lainnya, di antaranya Bigetron Esports, RRQ Ryu, Talon Esports, Alter Ego Ares, Voin ID, dan Boom Esports.

    PMSL SEA 2025 Fall akan menjadi salah satu turnamen yang sangat krusial, karena tidak hanya menentukan tim terbaik di Asia Tenggara, tapi juga ajang perebutan tiket menuju PUBG Mobile Global Champhionship (PMGC) Thailand.

    PMGC merupakan salah satu kompetisi PUBG Mobile kasta tertinggi di dunia yang digelar oleh PUBG Mobile Esports tahun ini. Dua turnamen dunia lain yang tak kalah bergengsi adalah PUBG Mobile Global Open (PMGO) 2025 di Uzbekistan dan PUBG Mobile World Cup (PMWC) 2025 di Arab Saudi.

    Sayangnya, sementara ini belum ada informasi lengkap soal jadwal PMSL 2025 Fall. Namun yang jelas, peserta yang ikut nantinya sebanyak 24 tim berasal dari Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

    (hps/fay)

  • Ada Bintang yang Lebih Panas dari Matahari, Diduga Sekumpulan

    Ada Bintang yang Lebih Panas dari Matahari, Diduga Sekumpulan

    Jakarta

    Para ilmuwan punya hipotesis baru soal bintang terjauh dari Bumi yang pernah ditemukan pada 2022, Earendel. Menurut mereka, mungkin Earendel merupakan gugus bintang.

    Jadi ilmuwan menilai kalau Earendel bukan bintang tunggal, melainkan sekumpulan bintang yang terikat oleh gravitasi dan terbentuk dari awan gas serta debu. Informasi ini terungkap berdasarkan studi yang diterbitkan pada 31 Juli 2025 di Astrophysical Journal.

    Saat kembali mengamati Earendel, sejumlah astronom menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST). Dari situ mereka mencoba mengeksplorasi lebih dalam, dan akhirnya mendatangkan dugaan baru, dilansir detikINET dari Lives Science, Selasa (19/8/2025).

    Mereka menemukan bahwa fitur spektral Earendel cocok dengan gugus bola. Mahasiswa doktoral astronomi di University of California, Berkeley, dan penulis utama studi ini, Massimo Pascale, mengaku akan sangat bersyukur jika memang Earendel sebuah gugus bintang.

    “Penelitian ini menemukan bahwa Earendel tampaknya cukup konsisten dengan bagaimana kita memperkirakan gugus bola yang kita lihat di alam semesta lokal akan terlihat pada miliaran tahun pertama alam semesta,” kata Pascale.

    Earendel terletak di galaksi Sunrise Arc, yang mana jaraknya sekitar 12,9 miliar tahun cahaya dari Bumi. Saat itu keberadaannya ditemukan melalui fenomena yang dikenal sebagai pelensaan gravitasi.

    Setelah penemuan Earendel pada 2022, para peneliti menganalisis objek tersebut menggunakan data dari Near Infrared Imager (NIRCam) JWST. Dengan memeriksa kecerahan dan ukurannya, mereka menyimpulkan bahwa Earendel bisa jadi merupakan bintang masif, yang suhunya dua kali lebih panas dari matahari dan satu juta kali lebih terang daripada bintang di sekitar Bumi.

    “Setelah beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa Earendel memang bisa (tetapi belum tentu) jauh lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya, saya yakin ada baiknya untuk mengeksplorasi skenario gugus bintang,” ujar Pascale.

    Menggunakan data spektroskopi dari instrumen NIRSpec JWST, Pascale dan tim mempelajari usia dan kandungan logam Earendel. Tim mendapati bagaimana kecerahannya berubah secara halus pada berbagai panjang gelombang cahaya. Pola ini sesuai dengan apa yang diharapkan dari sebuah gugus bintang dan, setidaknya, sesuai dengan gabungan cahaya dari beberapa bintang.

    Peneliti pascadoktoral di Universitas Maryland dan Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA, Brian Welch, menganggap data baru tersebut cukup untuk mengonfirmasi bahwa Earendel adalah gugus bintang.

    Pascale dan Welch sepakat bahwa kunci untuk memecahkan misteri Earendel adalah memantau efek pelensaan mikro. Perubahan kecerahan akibat pelensaan mikro lebih terlihat ketika objek yang jauh berukuran kecil, daripada gugus bintang yang jauh lebih besar.

    “Akan menarik untuk melihat apa yang dapat dilakukan program JWST di masa mendatang untuk lebih mengungkap misteri Earendel,” ujar Pascale.

    (vmp/fay)

  • Era Digitalisasi Rawan Sengketa Nama Domain, Ini Solusi Pandi

    Era Digitalisasi Rawan Sengketa Nama Domain, Ini Solusi Pandi

    Jakarta

    Seiring berkembangnya era digital, perselisihan nama domain acapkali menjadi salah satu perhatian. Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) mengatasi persoalan tersebut melalui Penyelesaian Perselisihan Nama Domain (PPND) Versi 8.0.

    Ketua Pandi John Sihar Simanjuntak mengatakan kebijakan PPND dalam tata kelola nama domain, sekaligus menjelaskan keterkaitannya dengan merek dan hak kekayaan intelektual di ranah digital.

    “Melalui Kebijakan PPND versi 8.0, yang merupakan hasil pembahasan lintas pemangku kepentingan, kami ingin memastikan penyelesaian perselisihan nama domain berjalan adil dan transparan sesuai dasar hukum yang berlaku,” ungkap John dalam keterangan resminya, Selasa (19/8/2025).

    Selanjutnya, John juga menambahkan, Pandi sebagai pengelola domain .id, tidak hanya menjaga infrastruktur dan mengoperasikan lebih dari 1,2 juta nama domain, tetapi juga berkontribusi pada literasi digital melalui program seperti .id Academy dan berbagai inisiatif edukasi.

    “Dengan dukungan para mitra dan organisasi pendukung, kami berkomitmen membangun ekosistem digital Indonesia yang sehat, aman, dan berdaya saing global,” ucapnya.

    PPND Versi 8.0 disebut telah melalui proses diskusi, evaluasi, dan penyempurnaan bersama panelis PPND dan Forum Multi Stakeholder (FMS) sepanjang 2024 hingga 2025. Pembaruan ini lahir dari kebutuhan untuk menjawab tantangan baru dalam penyelesaian sengketa nama domain, seiring meningkatnya kompleksitas kasus yang melibatkan merek dan identitas digital di Indonesia.

    Salah satu poin krusial dalam versi terbaru ini adalah penyempurnaan mekanisme mediasi. Jika sebelumnya opsi mediasi terbatas, kini PPND 8.0 memberikan tiga jalur penyelesaian yang dapat dipilih secara fleksibel oleh para pihak yang bersengketa.

    Pertama, mediasi yang difasilitasi oleh mediator internal Pandi, yang memahami secara teknis tata kelola nama domain dan prosedur penyelesaian perselisihan.

    Kedua, mediasi yang dilakukan oleh mediator eksternal di luar Pandi, sehingga dapat memberikan sudut pandang independen dan netral bagi kedua belah pihak.

    Ketiga, penyelesaian melalui perdamaian langsung antar para pihak, yang memungkinkan proses berlangsung lebih cepat, efisien, dan sesuai kesepakatan bersama tanpa keterlibatan mediator formal.

    Fleksibilitas ini diharapkan dapat memperluas akses penyelesaian sengketa, menekan potensi eskalasi konflik, serta memberi ruang bagi terciptanya solusi yang lebih konstruktif dan saling menguntungkan.

    Dengan adanya tiga pilihan mekanisme ini, para pemilik merek, pemegang nama domain, maupun pihak-pihak yang terlibat dapat menyesuaikan proses mediasi dengan kebutuhan spesifik mereka, baik dari sisi waktu, biaya, maupun pendekatan penyelesaian. Pembaruan ini juga mencerminkan komitmen Pandi untuk menghadirkan kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, dinamika hukum, dan kebutuhan para pemangku kepentingan di ekosistem digital.

    (agt/fay)

  • Hasil Tes DNA RK dan Lisa Mariana Ditunggu Publik, Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Hasil Tes DNA RK dan Lisa Mariana Ditunggu Publik, Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Jakarta

    Publik menunggu hasil tes DNA mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK), Lisa Mariana, dan anak berinisial CA. Biar lebih paham, ini penjelasan ilmiah soal apa itu tes DNA.

    Sebelumnya pada Kamis, 7 Oktober 2025, Ridwan Kamil, Lisa Mariana dan anak CA sudah menjalani tes DNA di Gedung Bareskrim, Mabes Polri. Sampel diambil oleh tim Pusdokkes Polri. Hampir 2 minggu berlalu, mestinya pengumuman hasil tes DNA tidak lama lagi.

    Berikut ini adalah penjelasan seputar tes DNA yang dihimpun dari berbagai sumber:

    Apa Itu DNA?

    Dikutip dari MedlinePlus, Deoxyribonucleic Acid atau DNA adalah materi genetik yang membawa instruksi untuk membentuk dan mengatur fungsi setiap makhluk hidup. Dengan kata lain, DNA adalah ‘kode unik’ yang menentukan berbagai sifat fisik dan biologis seseorang. Setiap orang memiliki susunan DNA yang berbeda, kecuali pada kembar identik. DNA diwariskan dari orang tua kepada anak, sehingga memuat informasi genetik dari kedua pihak.

    Apa Itu Tes DNA?

    Tes DNA merupakan metode ilmiah yang sering digunakan dalam proses hukum dan identifikasi biologis. Dalam kasus ini, pemeriksaan menjadi tahap penting karena mengedepankan bukti genetik yang objektif, bukan hanya keterangan lisan.

    Tes DNA adalah pemeriksaan ilmiah yang membandingkan susunan DNA dari dua atau lebih orang untuk melihat apakah ada kecocokan tertentu. Masih menurut MedlinePlus, tes ini digunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari memeriksa hubungan keluarga (misalnya tes paternitas), membantu diagnosis penyakit genetik, hingga identifikasi individu dalam kasus hukum atau forensik. Hasil tes DNA bersifat sangat akurat karena mengandalkan penanda genetik yang unik pada setiap orang.

    Syarat Tes DNA

    Dikutip dari Antara, tes DNA tidak dapat dilakukan sembarangan. Meski tidak ada persyaratan khusus bagi seseorang untuk menjalaninya, pemeriksaan ini umumnya dilakukan oleh individu yang memiliki kepentingan tertentu, baik untuk tujuan medis, hukum, maupun pribadi.

    Prosedur Tes DNA

    1. Pengambilan sampel

    Sampel biologis dikumpulkan dari orang yang diperiksa, misalnya darah, rambut, kulit, air liur, atau potongan kuku. Untuk tes hubungan keluarga, sampel diambil dari pihak-pihak yang dibandingkan, seperti ayah dan anak.

    2. Ekstraksi DNA

    Sampel diproses untuk memisahkan DNA dari komponen lainnya, biasanya dengan bantuan enzim khusus.

    3. Elektroforesis

    DNA yang telah diekstraksi dipisahkan menjadi fragmen-fragmen berdasarkan ukurannya menggunakan medan listrik.

    4. Polymerase Chain Reaction (PCR)

    DNA diperbanyak secara selektif agar tersedia cukup banyak salinan untuk dianalisis.

    5. Analisis DNA

    DNA yang telah diperbanyak dianalisis untuk mencari penanda genetik tertentu, disesuaikan dengan tujuan pemeriksaan.

    6. Perbandingan DNA

    Jika tes bertujuan menguji hubungan keluarga, hasil DNA dibandingkan untuk melihat kecocokan, misalnya dalam tes paternitas setengah susunan DNA anak akan cocok dengan DNA ayah.

    7. Hasil dan waktu tunggu

    Hasil tes biasanya keluar dalam 2-4 minggu atau lebih, tergantung kompleksitas pemeriksaan.

    Lalu kapan hasil tes DNA Ridwan Kamil dan Lisa Mariana keluar? Karo Labdokkes Pusdokkes Polri Brigjen Sumy Hastry Purwanti sebelumnya mengatakan hasil tes DNA akan keluar dalam 5-10 hari ke depan.

    “Kurang lebih 5-10 hari,” kata Brigjen Sumy Hastry Purwanti kepada wartawan, Jumat 8 Agustus 2025.

    Jika dihitung sejak pengambilan sampel DNA pada Kamis (7/8) lalu, maka sekarang sudah lebih dari 10 hari setelah pemeriksaan dilakukan.

    (fay/fyk)

  • Ilmuwan Masih Terus Lacak Spesies Manusia Pertama

    Ilmuwan Masih Terus Lacak Spesies Manusia Pertama

    Jakarta

    Semua manusia saat ini adalah anggota spesies manusia modern Homo sapiens, bahasa Latin untuk ‘manusia yang berpengetahuan.’ Namun, kita bukanlah satu-satunya manusia yang pernah ada.

    Fosil-fosil semakin mengungkap lebih banyak tentang manusia purba dalam genus Homo, nenek moyang seperti Homo erectus (bahasa Latin untuk ‘manusia tegak’), yang hidup di Afrika, Asia, dan sebagian Eropa antara 1,9 juta dan 110.000 tahun yang lalu.

    Para ilmuwan kini mengenali lebih dari selusin spesies dalam genus Homo. Jadi, apa sebenarnya spesies manusia pertama? Jawabannya, ternyata tidak begitu jelas.

    Penemuan fosil di Maroko telah mengungkapkan bahwa manusia modern secara anatomis muncul setidaknya 300 ribu tahun yang lalu. Namun, spesies manusia tertua yang diketahui secara pasti oleh para ilmuwan disebut Homo habilis, atau ‘manusia serba bisa’, primata pengguna alat yang berjalan tegak dan hidup di Afrika antara 2,4 juta hingga 1,4 juta tahun yang lalu.

    Teori Evolusi Darwin

    Teori evolusi melalui seleksi alam pertama kali dirumuskan dalam buku Darwin ‘On the Origin of Species’ pada 1859. Buku ini menjelaskan bagaimana organisme berubah seiring waktu sebagai akibat dari perubahan sifat fisik atau perilaku yang diwariskan.

    Namun, fosil-fosil yang lebih awal menunjukkan bahwa spesies Homo lain mungkin mendahului H. habilis. Kelangkaan fosil manusia purba menyulitkan untuk mengetahui apakah spesimen yang tidak biasa tersebut merupakan spesies yang baru ditemukan atau sekadar anggota tipikal dari spesies yang telah dikenal.

    Selain itu, evolusi dapat berlangsung secara bertahap, sehingga sulit untuk menentukan kapan spesies baru muncul, terutama ketika fosil memiliki campuran ciri-ciri dari spesies yang berbeda.

    “Proses evolusi itu berkelanjutan, tetapi label yang kita berikan untuk memudahkannya bersifat statis,” ujar Tim D. White, seorang paleoantropolog di University of California Berkeley, dikutip dari Live Science, Selasa (19/8/2025).

    Homo Tertua

    Sebagian besar teori evolusi menyatakan bahwa H. habilis berevolusi dari genus primata yang lebih awal bernama Australopithecus, bahasa Latin untuk ‘kera selatan’ karena fosilnya pertama kali ditemukan di Afrika Selatan.

    Berbagai spesies Australopithecus hidup sekitar 4,4 juta hingga 1,4 juta tahun yang lalu. Kemungkinan H. habilis berevolusi langsung dari spesies Australopithecus afarensis, contoh paling terkenal adalah ‘Lucy’ yang digali di Hadar, Ethiopia, pada 1974.

    Fosil-fosil genus kita biasanya dibedakan dari fosil Australopithecus berdasarkan gigi Homo yang lebih kecil dan otak yang relatif besar, yang menyebabkan penggunaan alat-alat batu yang lebih luas.

    Namun, White mencatat bahwa ciri-ciri seperti gigi yang lebih kecil dan otak yang lebih besar pasti muncul pada populasi Australopithecus tempat Homo purba berevolusi.

    “Jika Anda memiliki Australopithecus betina, tidak ada kelahiran yang pada saat itu ia akan menamai anaknya Homo,” katanya.

    Akibatnya, tidak ada titik waktu pasti kapan Homo berasal. Sebaliknya, genus Homo muncul kira-kira antara 2 juta hingga 3 juta tahun yang lalu, kata White.

    Berkembang di Afrika

    Sejak 1970-an, para peneliti di Afrika telah menemukan fosil yang mereka kaitkan dengan spesies purba lain, Homo rudolfensis, yang menantang gagasan bahwa H. habilis adalah Homo paling awal.

    H. rudolfensis tampaknya secara fisik jauh lebih besar, memiliki otak yang lebih besar, dan struktur wajah yang lebih datar daripada H. habilis, yang mungkin membuatnya lebih mirip manusia modern.

    Fosil-fosilnya kira-kira seusia dengan H. habilis, sekitar 2,4 juta tahun. Namun, hanya ada satu fosil Homo rudolfensis yang benar-benar bagus, menurut Smithsonian National History Museum, sehingga para ilmuwan tidak tahu apakah H. rudolfensis adalah H. habilis yang tidak biasa atau bahkan Austrolopithicus dengan otak yang lebih besar dari biasanya.

    Paleoantropolog Rick Potts, yang mengepalai program Asal Usul Manusia di Smithsonian Institute, mengatakan bahwa bahkan fosil yang lebih tua dari Afrika tampaknya berasal dari genus Homo dan mungkin mendahului kedua spesies tersebut.

    Fosil tertua dari fosil-fosil tersebut berasal dari sekitar 2,8 juta tahun yang lalu, tetapi hanya berupa fragmen, beberapa tulang rahang dan beberapa gigi, sehingga tidak cukup untuk memastikan apakah fosil tersebut berasal dari spesies Homo yang berbeda dan tidak disebutkan namanya. Sebuah studi pada 2025 menemukan gigi tambahan yang berasal dari 2,59 juta hingga 2,78 juta tahun yang mungkin juga berasal dari spesies Homo awal yang misterius ini.

    Jadi, mungkin saja spesies manusia pertama belum ditemukan. “Ada banyak kegembiraan, tetapi juga banyak ketidakpastian, tentang upaya untuk menemukan lebih banyak tentang asal-usul genus Homo,” kata Potts.

    (rns/fay)

  • Ngeri! Bendungan Norwegia Diserang Hacker, Nyaris Jadi Bencana

    Ngeri! Bendungan Norwegia Diserang Hacker, Nyaris Jadi Bencana

    Jakarta

    Pemerintah Norwegia membeberkan detail dari serangan siber terhadap Bendungan Bremanger, Norwegia.

    Menurut mereka, serangan siber itu terjadi pada April 2024 dan dilakukan oleh hacker pro Rusia. Ini adalah pertama kalinya Norwegia menjadi korban serangan siber yang dilakukan oleh pelaku yang pro Rusia.

    Hacker mengakses kontrol digital Bendungan Bremanger yang berfungsi untuk mengatur operasional budidaya perikanan di bendungan tersebut. Si hacker membuka pintu air dari bendungan tersebut yang membuat bendungannya melepas air sebanyak 132 galon perdetik, dan terjadi selama empat jam berturut-turut.

    Untung akhirnya pintu air bisa ditutup oleh operator. Jika tidak, ada potensi bencana jika bendungan dibobol dengan sengaja oleh para hacker.

    “Tetangga Rusia kami menjadi semakin berbahaya,” kata Beate Gangas, Kepala Police Security Service Norwegia, seperti dikutip detikINET dari Techspot, Selasa (19/8/2025).

    Bukti teknis dari serangan itu terlihat dalam video berdurasi tiga menit dan diposting di Telegram. Video tersebut diberi watermark yang menunjukkan pelakunya, yaitu geng hacker pro Rusia.

    Pihak polisi Norwegia mengkonfirmasi keaslian video tersebut saat berbicara di Norwegian Broadcasting Corporation (NRK), yang juga menyebut kalau video propaganda sejenis juga terjadi di media sosial.

    Menurut mereka ini adalah peretasan terhadap infrastruktur air Norwegia pertama yang terkonfirmasi sejak tahun 2022.

    Pelaku serangan ini dilakukan oleh geng hacker yang anggotanya melakukan sejumlah serangan siber ke perusahaan Barat dalam beberapa tahun terakhir. Namun mereka tak menyebut nama geng hacker yang melakukan aksi tersebut.

    Namun yang jelas sebelumnya badan intelijen sejumlah negara Barat memang mengeluarkan peringatan terkait serangan siber yang dilakukan hacker pro Rusia. Serangan siber tersebut belakangan semakin menjadi-jadi dan semakin berbahaya.

    Sejak Rusia menginvasi Ukraina, serangan siber semacam itu memang jumlahnya meningkat drastis. Bos MI6 — badan intelijen Inggris — Richard Moore menyebut aksi Rusia ini sebagai aksi yang sangat ugal-ugalan dan bertujuan untuk menghalangi dukungan Eropa terhadap Ukraina.

    Pihak Rusia, lewat Kedutaan Rusia di Oslo, menepis tudingan ini. Menurut mereka tudingan tersebut tak berdasar dan sangat politis. Mereka juga menyebut tudingan terhadap aksi sabotase yang dilakukan Rusia sebagai ancaman yang tidak nyata.

    (asj/fay)

  • Google dan NASA Uji Coba Dokter AI untuk Astronaut di Mars

    Google dan NASA Uji Coba Dokter AI untuk Astronaut di Mars

    Jakarta

    NASA dan Google berkolaborasi untuk menguji coba asisten kesehatan berbasis AI. Tapi ‘dokter AI’ ini tidak bisa dicoba sembarangan karena dirancang untuk astronaut dalam misi luar angkasa jangka panjang.

    Sistem yang diuji oleh NASA dan Google bernama Crew Medical Officer Digital Assistant (CMO-DA), sejenis Clinical Decision Support System (CDSS). Saat ini sistem tersebut masih dalam tahap proof of concept.

    Asisten digital itu akan menyediakan dukungan medis untuk astronaut saat mengikuti misi jangka panjang, seperti misi ke Bulan atau Mars, sehingga mereka dapat mendiagnosis dan mengobati gejala penyakit sendiri.

    “Dilatih menggunakan literatur penerbangan antariksa, sistem AI ini menggunakan pemrosesan bahasa alami dan teknik machine learning canggih untuk memberikan analisis kesehatan dan kinerja kru secara real-time dengan aman,” kata juru bicara Google, seperti dikutip dari Space.com, Selasa (19/8/2025).

    Menurut pernyataan resmi Google, hasil uji coba awal mengindikasikan kemungkinan diagnosis yang dapat diandalkan berdasarkan gejala yang dilaporkan. NASA dan Google kini bekerjasama dengan dokter untuk melakukan uji coba lebih lanjut sekaligus menyempurnakan modelnya.

    Misi deep-space, termasuk yang menuju Bulan atau Mars, biasanya mengalami penundaan komunikasi. Contohnya, perjalanan cahaya dari Bumi ke Mars bisa mencapai 45 menit, yang membuat konsultasi dengan dokter secara real-time sulit dilakukan.

    Astronaut juga tidak bisa kembali ke Bumi hanya untuk mendapatkan perawatan medis dari dokter. Karena itu, asisten AI di dalam penerbangan dapat membantu astronaut untuk menjembatani kesenjangan kritis tersebut.

    Selain di luar angkasa, teknologi asisten kesehatan AI ini juga dapat digunakan di lingkungan terpencil dan penuh tantangan yang ada di seluruh penjuru Bumi, di mana akses terhadap tenaga medis masih sangat terbatas.

    (vmp/vmp)

  • Apple Garap Sistem Operasi Baru, untuk Perangkat Apa?

    Apple Garap Sistem Operasi Baru, untuk Perangkat Apa?

    Jakarta

    Apple kabarnya sedang mengembangkan sistem operasi baru yang akan dipakai di beberapa perangkat rahasia. Perangkat dan sistem operasi baru dari Apple itu diprediksi debut pada tahun 2026

    Menurut laporan Mark Gurman dari Bloomberg, sistem operasi baru tersebut memiliki nama kode ‘Charismatic’. Ini sepertinya kode untuk sistem operasi ‘homeOS’ yang sudah lama dirumorkan.

    Dalam laporan yang sama, Gurman mengatakan perangkat hub rumah pintar dan robot rumahan dari Apple akan menjalankan sistem operasi tersebut. Kedua perangkat itu masing-masing diprediksi akan rilis pada tahun 2026 dan 2027.

    Gurman menambahkan platform sistem operasi baru Apple akan menggabungkan elemen dari tvOS dan watchOS. Contohnya, Gurman memperkirakan akan ada barisan ikon aplikasi berbentuk segi enam, sama seperti di Apple Watch.

    Tampilan utama platform tersebut akan fokus pada watch face, widget, dan memiliki dukungan multi pengguna. Gurman mengatakan perangkat itu dirancang khusus agar mudah dipakai semua orang di dalam rumah.

    “Perangkat tersebut dimaksudkan agar mudah dipakai bersama-sama: Perangkat tersebut dilengkapi kamera depan yang dapat memindai wajah pengguna saat mereka berjalan ke arahnya dan kemudian mengubah tata letak, fitur, dan konten sesuai preferensi orang tersebut,” tulis Gurman dalam laporannya, seperti dikutip dari MacRumors, Selasa (19/8/2025).

    Pengguna akan berinteraksi dengan sistem operasi ini menggunakan perintah suara via Siri, namun interaksi via sentuhan juga akan menjadi pilihan. Beberapa aplikasi bawaan Apple akan tersedia, termasuk Kalender, Kamera, Musik, Pengingat, dan Catatan.

    Perangkat hub rumah pintar Apple disebut akan memiliki desain mirip Google Nest Hub, tapi berbentuk persegi dengan bezel berwarna hitam atau putih. Layarnya berukuran 7 inch dengan sudut yang membulat, dan diletakkan di atas pondasi berbentuk kubah.

    Kubah itu diisi beberapa komponen elektronik, dan memiliki lubang di bagian bawahnya untuk tempat speaker dan mikrofon. Layar pintar ini juga dapat dipasang di dinding.

    (vmp/vmp)

  • Erajaya Bawa CMF Buds 2 & 2a ke RI, Harganya Murah

    Erajaya Bawa CMF Buds 2 & 2a ke RI, Harganya Murah

    Jakarta

    Erajaya Digital resmi menghadirkan CMF Buds 2 Series ke pasar Indonesia. Produk audio dari sub-brand CMF by Nothing ini terdiri dari dua varian, yakni CMF Buds 2 dan CMF Buds 2a, yang menawarkan teknologi canggih dengan harga ramah kantong.

    CEO Erajaya Digital, Joy Wahjudi, mengatakan bahwa peluncuran ini menjawab tren meningkatnya permintaan perangkat True Wireless Stereo (TWS) dengan fitur premium di Indonesia.

    “Kami melihat gaya hidup masyarakat yang semakin dinamis mendorong kebutuhan akan perangkat audio berkualitas. CMF Buds 2 Series menawarkan teknologi unggulan dengan harga kompetitif, dan kami yakin produk ini akan diterima baik oleh konsumen Indonesia,” ujar Joy dikutip dari keterangan resmi.

    Fitur CMF Buds 2

    CMF Buds 2 hadir dengan Hybrid Active Noise Cancellation (ANC) hingga 48 dB serta enam mikrofon HD yang dibekali AI-powered Environmental Noise Cancellation, sehingga kualitas panggilan tetap jernih.

    Daya tahannya juga impresif, mampu digunakan hingga 13,5 jam tanpa casing dan mencapai 55 jam dengan casing pengisi daya (ANC nonaktif). Dari sisi desain, CMF Buds 2 tampil ramping dengan pilihan warna Dark Grey, Light Green, dan Orange.

    CMF Buds 2 Foto: CMF by Nothing

    Fitur CMF Buds 2a

    Sebagai varian lebih terjangkau, CMF Buds 2a tetap menawarkan ANC hingga 42 dB. TWS ini dilengkapi driver TPU bio-fibre 12,4 mm yang di-tuning oleh Dirac, menjanjikan kualitas suara lebih kaya.

    Baterainya bertahan hingga 8 jam tanpa casing dan 35,5 jam dengan casing (ANC nonaktif). Pilihan warnanya meliputi Dark Grey, Light Grey, dan Orange.

    Kedua varian bisa terhubung dengan aplikasi Nothing X, yang memungkinkan pengguna menyesuaikan pengaturan audio, kontrol sentuh, hingga mengaktifkan fitur Dual Connection dan Low Lag Mode.

    CMF Buds 2a Foto: CMF by Nothing

    Harga dan Ketersediaan di Indonesia

    CMF Buds 2 Series sudah tersedia online sejak 18 Agustus 2025 di official store Nothing di Shopee, Tokopedia, erafone.com, dan Eraspace. Untuk pembelian offline, konsumen bisa mendapatkannya mulai 20 Agustus 2025 di gerai ritel Erajaya Group, seperti Erafone dan Urban Republic.

    Harganya sebagai berikut:

    Harga CMF Buds 2 Rp799.000Harga CMF Buds 2a Rp669.000.

    (afr/afr)