Category: Detik.com Tekno

  • Wanita Berduit Rp 21 Triliun Ini Ungkap Orang Tuanya Kecewa

    Wanita Berduit Rp 21 Triliun Ini Ungkap Orang Tuanya Kecewa

    Jakarta

    Wanita termuda paling kaya dunia dengan usaha sendiri, Lucy Guo, mengaku bahwa tumbuh besar dengan orang tua yang hemat memotivasinya untuk bekerja keras sejak masa kecil. Ia juga mengungkap orang tuanya pernah kecewa karena dia putus kuliah.

    Wanita berusia tiga puluh tahun ini baru-baru ini dinobatkan sebagai miliarder termuda yang merintis usaha sendiri versi Forbes dengan kekayaan USD 1,3 miliar atau sekitar Rp 21 triliun. Bisnis pertamanya, Scale AI, diakuisisi Meta dalam kesepakatan yang menilai perusahaan AI tersebut USD 25 miliar.

    Ia saat ini mendirikan platform monetisasi kreator konten Passes, yang diluncurkan tahun 2022. Ia juga mendirikan perusahaan modal ventura, Backend Ventures, yang berinvestasi di startup tahap awal.

    Guo tumbuh besar di Fremont, California, oleh orang tua imigran dari China. “Saya rasa orang tua saya selalu menekankan pentingnya pendidikan dan uang, jadi dalam hal pendidikan, saya memang dipaksa untuk memiliki prestasi akademik yang baik. Mereka memasukkan saya dalam kompetisi Abacus,” ujar Guo.

    Ia kuliah Ilmu Komputer di Carnegie Mellon, tapi keluar setelah dua tahun, membuat orang tuanya sempat kecewa. “Mereka mengorbankan segalanya untuk imigrasi dari China ke Amerika demi memberi anak-anak masa depan lebih baik, dan karena pendidikan memberi mereka segalanya dalam hidup, bagi anak-anak mereka untuk tiba-tiba melepaskan pendidikan ketika hampir selesai rasanya seperti tamparan,” ujarnya.

    Guo memutuskan mengikuti Thiel Fellowship yang diluncurkan miliarder pendiri PayPal, Peter Thiel, menawarkan USD 200.000 ke kaum muda untuk membangun perusahaan inovatif.

    “Saya pikir mereka menganggap itu tanda bahwa saya tidak mencintai mereka dan mereka tidak terlalu senang, padahal saya hanya bertaruh pada diri sendiri dan memilih untuk mengoptimalkan apa yang saya pikir akan menjadi masa depan yang lebih baik bagi diri sendiri,” cetusnya.

    Guo sudah bekerja keras sejak sekolah dasar dan mencari cara untuk menghasilkan uang. Orang tuanya menjalani kehidupan yang sangat hemat.

    “Tapi mereka selalu menekankan memiliki uang itu penting, jadi saya akan mencari cara menghasilkan uang di taman bermain. Saya akan menukar kartu Pokemon dan kemudian menjualnya. Saya akan menjual pensil warna, apa pun yang bisa saya temukan,” ujarnya yang dikutip detikINET dari CNBC.

    Orang tua Guo kadang mengambil uangnya jika dia tidak berperilaku baik. Jadi, di kelas dua, Guo membuat kartu debit, membuka rekening PayPal untuk menyimpan uangnya.

    Upaya menghasilkan uang berkembang seiring waktu. Sebagai penggemar game Neopets, ia menggunakan forum untuk menjual makhluk Neopet virtual dan mata uang Neopoints dalam game. “Saya mendapatkan hewan peliharaan langka, barang langka, dan menjualnya kembali dengan uang sungguhan,” katanya.

    Ia juga membuat bot untuk menipu dalam permainan dan menjualnya. “Saya kemudian mulai mencari cara lain untuk menghasilkan uang di internet, dari membuat situs web menggunakan Google AdSense, lalu membuat alat pemasaran internet dan semuanya berkembang pesat dari sana,” kisahnya.

    “Saya rasa saya orang yang cukup sosial, tapi karena saya tak terlalu keren atau tidak diizinkan bersosialisasi, saya menghabiskan hampir seluruh waktu saya di depan komputer saat tumbuh dewasa,” kata Guo yang gemar main game. “Satu-satunya kesenangan yang bisa saya dapatkan adalah di komputer.”

    “Saya pikir jika saya lebih keren di sekolah dan diizinkan untuk menginap, diizinkan untuk bergaul dengan teman-teman, dan diizinkan untuk berolahraga, semuanya akan terlihat berbeda,” pungkasnya.

    (fyk/afr)

  • Yakin Bisa? Cari Objek Tersembunyi dalam Foto Kamuflase Tak Terduga Ini

    Yakin Bisa? Cari Objek Tersembunyi dalam Foto Kamuflase Tak Terduga Ini

    Yakin Bisa? Cari Objek Tersembunyi dalam Foto Kamuflase Tak Terduga Ini

  • InDrive Pastikan Driver Asli Hadiri Pertemuan Wapres Gibran

    InDrive Pastikan Driver Asli Hadiri Pertemuan Wapres Gibran

    Jakarta

    InDrive akhirnya buka suara soal kejanggalan yang ramai dibicarakan publik terkait pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan perwakilan pengemudi ojek online (ojol). Perusahaan ride hailing asal Rusia itu menegaskan bahwa perwakilan mereka adalah benar pengemudi aktif InDrive.

    “Dua pengemudi yang hadir adalah mitra aktif kami yang sudah bergabung sejak 2020 dengan penuh dedikasi. Kami bangga atas kerja keras mereka dalam melayani penumpang setiap hari. Kehadiran mereka di pertemuan tersebut adalah jawaban dari undangan resmi Bapak Wakil Presiden,” ujar juru bicara InDrive dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Senin (2/9/2025).

    InDrive juga menegaskan menolak segala bentuk intimidasi kepada mitra. “Sebagai satu keluarga besar, kami saling menjaga dan berjalan bersama,” tegasnya.

    Seperti diketahui Wapres Gibran Rakabuming Raka menerima delapan perwakilan pengemudi ojol dari berbagai aplikator, yakni Gojek, Grab, Maxim, dan InDrive di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Minggu (31/8).

    Dalam video yang beredar, Gibran terlihat mengenakan batik bernuansa cokelat-kuning, duduk bersama para pengemudi yang mengenakan seragam resmi. Dialog berlangsung lebih dari satu jam dengan suasana santai, diselingi kudapan dan minuman.

    Pertemuan ini disebut-sebut sebagai bagian dari upaya meredakan situasi sosial-politik terkini dengan mendengar aspirasi masyarakat, khususnya pengemudi ojol.

    Namun di media sosial muncul keraguan soal keaslian beberapa perwakilan, salah satunya Mohamad Rahman Tohir alias Cang Rahman yang menyebut istilah “eskalasi” dan memanggil rekannya dengan kata “taruna”.

    GoTo dan Grab Konfirmasi Driver Asli

    Sejumlah driver ojol menggelar aksi damai membagikan mawar kepada pengguna jalan dan anggota TNI-Polri di area Monas sebagai tanda perdamaian. (Foto: ANTARA/Khaerul Izan)

    Menanggapi kehebohan yang terjadi, GoTo menegaskan bahwa Cang Rahman adalah mitra aktif GoJek sejak 2015. Direktur Public Affairs & Communications GoTo, Ade Mulya, menyatakan bahwa pihaknya dihubungi Kantor Wakil Presiden pada Sabtu untuk menghadirkan perwakilan ojol.

    “Cang Rahman adalah mitra aktif, terlibat dalam komunitas, dan dipercaya rekan-rekannya. Aspirasi yang disampaikan murni dari mitra, mulai dari dukungan untuk keluarga rekan yang meninggal hingga harapan situasi tetap aman,” ujar Ade dalam keterangan resmi yang diterima detikINET.

    Ade menambahkan bahwa undangan resmi dari pemerintah adalah kesempatan berharga untuk menyuarakan aspirasi mitra. “Suara tulus para mitra adalah fondasi terkuat untuk mencari solusi bersama demi masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

    Grab juga memberikan klarifikasi serupa. Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Munusamy, menegaskan bahwa dua perwakilan mereka, Riska (aktif sejak 2016, bagian komunitas Lady Grab Jakarta Barat) dan Arief (aktif sejak 2018, bagian komunitas Grab Militan Cikarang), adalah mitra resmi yang melayani pelanggan setiap hari dan terlibat aktif di komunitas.

    “Keduanya dikenal sebagai sosok yang kerap menyuarakan aspirasi rekan-rekannya,” kata Tirza dalam keterangan yang diterima detikINET.

    Tirza menyebut undangan dari Kantor Wakil Presiden sebagai kesempatan penting bagi mitra untuk menyampaikan pengalaman dan harapan secara langsung.

    “Pengalaman nyata di lapangan jauh lebih relevan dibandingkan narasi pihak lain. Dialog ini memastikan suara komunitas ojol tersampaikan secara damai dan otentik,” ujarnya.

    Grab menilai ruang dialog dengan pemerintah sebagai langkah penting untuk membangun ekosistem transportasi yang sehat dan berkelanjutan.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Gibran Ajak Istri dan 2 Anaknya Liburan HUT RI ke TMII”
    [Gambas:Video 20detik]
    (afr/afr)

  • Nyawa Gadis 16 Tahun Terselamatkan iPhone 14 dari Kecelakaan Maut

    Nyawa Gadis 16 Tahun Terselamatkan iPhone 14 dari Kecelakaan Maut

    Jakarta

    Teknologi kembali membuktikan perannya dalam menyelamatkan nyawa. Seorang gadis berusia 16 tahun di Amerika Serikat selamat dari kecelakaan maut setelah iPhone 14 miliknya otomatis menghubungi layanan darurat lewat fitur Crash Detection.

    Peristiwa ini dialami Lindsay Leskovac saat ia mengemudi pulang dalam kondisi lelah. Tanpa disadari, Lindsay tertidur di balik kemudi hingga mobilnya keluar jalur, menabrak tiang, dan menghantam pohon.

    Benturan keras membuatnya tak sadarkan diri dengan luka serius, termasuk patah kaki dan cedera tulang belakang leher. Di momen kritis itu, iPhone 14 miliknya menjadi penyelamat.

    Fitur Crash Detection langsung mendeteksi tabrakan dan secara otomatis menghubungi layanan darurat 911. Tak hanya itu, ponsel tersebut juga mengirimkan lokasi kejadian, sehingga tim penyelamat bisa segera meluncur ke tempat kecelakaan.

    Menurut laporan WFMJ, panggilan darurat berlangsung selama 22 menit, memastikan petugas medis tiba tepat waktu untuk memberikan pertolongan pertama yang menyelamatkan nyawa Lindsay.

    “Saya sangat terkejut mengetahui ponselnya punya fitur ini,” ujar ibu Lindsay dikutip dari Wccftech. Ia pun mengimbau agar orang-orang memastikan fitur ini aktif di perangkat mereka, karena bisa menjadi penentu hidup dan mati dalam situasi darurat.

    Fitur Crash Detection tersedia pada iPhone 14 dan model lebih baru (dengan iOS 16 atau lebih tinggi), serta Apple Watch Series 8, Apple Watch SE (generasi ke-2), dan Apple Watch Ultra (dengan watchOS 9 atau lebih tinggi).

    Kisah Lindsay menjadi pengingat bahwa inovasi kecil pada perangkat sehari-hari dapat membawa dampak besar. Pastikan fitur keselamatan seperti Crash Detection aktif, karena Anda tidak pernah tahu kapan teknologi ini bisa menjadi penyelamat.

    (afr/afr)

  • Hore! TikTok Sudah Bisa Live Lagi

    Hore! TikTok Sudah Bisa Live Lagi

    Jakarta

    Fitur Live TikTok sudah aktif kembali. Para penggunanya bisa menggunakan fitur tersebut sejak kemarin sore, Selasa, 2 September 2025.

    “Kami telah mengaktifkan kembali layanan livestream di Indonesia agar para pengguna dapat memiliki pengalaman TikTok yang lengkap. Bersamaan dengan langkah ini, kami terus menempatkan upaya-upaya pengamanan tambahan selama beberapa waktu ke depan. Kami terus memantau situasi yang ada, dan memprioritaskan upaya dalam menyediakan platform yang aman dan beradab bagi para pengguna untuk berekspresi,” kata Juru Bicara TikTok, kepada detikINET, Selasa (2/9/2025).

    Berdasarkan pantauan detikINET, beberapa akun pun sudah mulai memakainya lagi untuk berjualan, menyiarkan aktivitasnya bermain game, atau menampilkan konten-konten menarik mereka lainnya.

    Reaksi Warganet

    Pantauan detikINET, beberapa akun pun sudah mulai memakainya lagi untuk berjualan, menyiarkan aktivitasnya bermain game, atau menampilkan konten-konten menarik mereka lainnya.

    “TIKTOK UDAH BISA LIVE GUYS, ALHAMDULILLAH. Kasian yg nyari rejeki nya lewat tiktok, semangat!” tulis seorang netizen.

    “Update: Fitur Tiktok Live sudah bisa digunakan kembali/muncul per jam 4 sore tadi,” kabar yang lain.

    “Live Tiktok udah pulih guyss, udah bisa live lagii!!! Yeyayy, tapi untuk saat ini hati-hati kalau repost/post berbau demo ya, cek vt nya ada kekerasan atau engga. Takutnya akun kalian kelahap,” pesan yang lain.

    TikTok Masih Evaluasi Fitur Live

    Wamenkomdigi Nezar Patria mengatakan pihaknya masih berkomunikasi dengan TikTok terkait fitur live yang mati. Nezar mengatakan TikTok masih mengevaluasi fitur live.

    “Kita akan coba bangun komunikasi dan kita juga memahami bahwa ada dampak terhadap UMKM dan kegiatan-kegiatan masyarakat yang menggunakan fitur live report,” kata Nezar seusai rapat bersama Komisi I DPR RI, di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (2/9/2025).

    Nezar memahami keresahan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, dengan matinya fitur live TikTok. Namun, menurutnya, UMKM juga dapat memanfaatkan fitur lain yang ada di TikTok.

    “Tapi jangan lupa bahwa ada fitur-fitur lain juga di TikTok yang masih aktif. Jadi untuk kegiatan UMKM bisa juga menggunakan fitur-fitur yang selama ini juga dipakai untuk berjualan,” ujarnya.

    “Nantinya dalam diskusi kita mungkin kita akan juga membahas bagaimana fitur live report ini juga bisa digunakan dengan aman. Dengan aman bagi para UMKM dan juga bagi masyarakat umum,” sambung dia.

    Lebih lanjut, Nezar mengingatkan masyarakat berhati-hati dalam menggunakan platform media sosial untuk tak menyebarkan konten provokatif. Dia memastikan tengah mempelajari dan akan berkolaborasi dengan platform media sosial.

    “Kita inginkan sekali lagi, ekspresi warga itu bisa disampaikan dengan baik di platform-platform media sosial,” jelasnya.

    “Tapi juga kita harus memikirkan keselamatan warga atas beredarnya konten-konten yang provokatif, yang menganjurkan pembakaran, bahkan mengarahkan kepada pembunuhan dan lain-lain. Ini juga mesti harus jadi perhatian,” lanjut dia.

    Sebelumnya dikabarkan, fitur live TikTok dinonaktifkan imbas dari kondisi Indonesia saat ini yang banyak terjadi aksi demonstrasi masyarakat di berbagai daerah. Platform media sosial tersebut merupakan yang banyak diakses oleh pengguna internet Tanah Air.

    Saksikan selengkapnya hanya di program detikPagi edisi Rabu (03/09/2025). Nikmati terus menu sarapan informasi khas detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

    “Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!”

    (vrs/vrs)

  • Ditemukan Spesies Baru Tikus Hutan Asli Sulawei

    Ditemukan Spesies Baru Tikus Hutan Asli Sulawei

    Jakarta

    Tim peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi (PRBE), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bersama mitra riset dari Amerika Serikat, Australia, Prancis, dan Malaysia berhasil melaporkan penemuan spesies baru tikus hutan endemik Sulawesi, Crunomys tompotika.

    Penelitian ini merupakan bagian dari kajian sistematika dan biogeografi mamalia Asia Tenggara yang menyoroti keragaman tikus hutan. Hasil studi menunjukkan bahwa Sulawesi, dengan sejarah geologinya yang unik, kembali menghadirkan temuan penting bagi dunia sains.

    Peneliti PRBE BRIN, Anang Setiawan Achmadi, menjelaskan, Crunomys tompotika dideskripsikan dari spesimen yang dikoleksi di kawasan Gunung Tompotika, Sulawesi Tengah. Hewan ini memiliki ukuran tubuh sedang, ekor relatif pendek dibandingkan panjang tubuh, serta bulu rapat dengan tekstur khas kelompok Crunomys.

    “Habitatnya berupa hutan pegunungan alami dengan vegetasi lebat yang relatif masih terjaga. Penemuan ini menambah daftar panjang mamalia endemik Sulawesi yang terus bertambah seiring eksplorasi lapangan yang lebih intensif,” kata Anang seperti dikutip dari situs BRIN.

    Selain mendeskripsikan spesies baru, jelas Anang, penelitian ini merevisi taksonomi besar dengan menyatukan seluruh anggota Maxomys (tikus berduri/spiny rats) ke dalam genus Crunomys.

    “Analisis ribuan penanda DNA, termasuk data genomik resolusi tinggi, menunjukkan bahwa Maxomys tidak membentuk kelompok yang utuh (non-monofiletik) jika dipisahkan dari Crunomys. Oleh karena itu, revisi ini dianggap paling tepat untuk mencerminkan hubungan evolusi sebenarnya,” jelas Anang seraya menegaskan pentingnya penelitian biodiversitas secara berkelanjutan.

    Foto: BRIN

    “Penemuan Crunomys tompotika menunjukkan pentingnya eksplorasi lapangan dan kolaborasi internasional dalam mengungkap keragaman mamalia di Sulawesi. Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa masih banyak kekayaan hayati Indonesia yang menunggu untuk dipelajari lebih dalam,” katanya.

    Sejak 2012, lebih dari 20 spesies baru mamalia berhasil dideskripsikan dari Sulawesi, menunjukkan betapa kayanya fauna endemik yang terus diungkap melalui penelitian. Dengan adanya tambahan spesies baru, para ahli menegaskan pentingnya upaya eksplorasi biodiversitas di kawasan Wallacea, yang hingga kini masih kurang terwakili dalam studi biologi dibandingkan kawasan lain di Indonesia.

    “Penemuan spesies baru Crunomys dari Sulawesi ini membuka jendela baru terhadap sejarah evolusi hewan kecil di wilayah Wallacea, serta menegaskan pentingnya klasifikasi ulang pada tingkat genus untuk memahami keanekaragaman mamalia Indonesia secara lebih akurat,” ujar Anang.

    Kolaborasi lintas negara, sambung dia, memungkinkan pemanfaatan teknologi genomik terkini serta memperluas cakupan data biogeografi, sehingga menghasilkan kesimpulan yang lebih komprehensif mengenai sejarah evolusi mamalia di Asia Tenggara.

    Foto: BRIN

    Penemuan Crunomys tompotika sekaligus membuka peluang penelitian lebih lanjut, baik terkait ekologi maupun interaksinya dalam ekosistem hutan Sulawesi.

    “Data ini diharapkan menjadi pijakan penting memperkuat kebijakan konservasi dan memacu riset lanjutan dalam mendokumentasikan kekayaan hayati Indonesia,” pungkas Anang.

    Hasil penelitian ini secara lengkap telah diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah Internasional, Journal of Mammalogy, Volume 106(4): 832-858, pada 13 Juni 2025, dengan judul Systematics and historical biogeography of Crunomys and Maxomys (Muridae: Murinae), with the description of a new species from Sulawesi and new genus-level classification.

    (rns/afr)

  • Keren! Poster Kreatif Gerakan Brave Pink hingga Warga Jaga Warga

    Keren! Poster Kreatif Gerakan Brave Pink hingga Warga Jaga Warga

    Keren! Poster Kreatif Gerakan Brave Pink hingga Warga Jaga Warga

  • Tecno Spark Slim & Pova Slim Rilis, Tipisnya Saingi iPhone 17 Air

    Tecno Spark Slim & Pova Slim Rilis, Tipisnya Saingi iPhone 17 Air

    Jakarta

    Tecno resmi memperkenalkan dua ponsel terbarunya, Tecno Spark Slim dan Pova Slim. Keduanya tampil dengan desain ultra-ramping siap menantang ponsel tipis premium seperti iPhone 17 Air.

    Tecno Spark Slim hadir dengan ketebalan hanya 5,75 mm dan bobot 156 gram, sedangkan Pova Slim sedikit lebih tebal di 5,95 mm. Meski tipis, keduanya tetap mengusung bodi kokoh berkat material fiberglass kelas kedirgantaraan setebal 0,36 mm.

    Untuk mencapai profil ramping ini, Tecno merancang ulang berbagai komponen internal. Mulai dari baterai setebal 4,04 mm, ruang uap pendingin 0,3 mm, hingga konektor USB Type-C yang diperkecil menjadi 0,45 mm. Tak hanya itu, teknologi Honeycomb Stacking khas Tecno juga membantu memaksimalkan ruang di dalam bodi.

    Ketebalan Tecno Spark Slim Foto: Tecno

    Kedua ponsel mengusung layar AMOLED melengkung dengan refresh rate 144Hz serta kecerahan puncak 4.500 nits. Dengan spesifikasi ini, Tecno berani menjanjikan pengalaman visual setara ponsel flagship.

    Spark Slim dan Pova Slim sama-sama dibekali kamera utama 50MP. Uniknya, Spark Slim hadir dengan bilah LED Mood Light, yang menampilkan efek cahaya dinamis serta animasi notifikasi berbeda dari ponsel lain.

    Spark Slim hadir dengan bilah LED Mood Ligh Foto: Tecno

    Dari sisi performa, Spark Slim ditenagai Helio G200, sedangkan Pova Slim lebih unggul dengan dukungan 5G melalui chipset MediaTek Dimensity 6400.

    Meski tipis, baterai yang dibawa keduanya tetap besar, yakni 5.160 mAh, lengkap dengan fast charging 45W dan reverse charging 10W. Tecno juga menyertakan rating IP64 untuk ketahanan debu dan percikan air.

    Tecno Pova & Spark Slim Foto: Tecno

    Keduanya menjalankan HiOS berbasis Android 15, lengkap dengan berbagai fitur AI Tecno untuk meningkatkan pengalaman pengguna, mulai dari optimasi performa, kamera, hingga penghematan daya.

    Tecno belum mengumumkan harga resmi Spark Slim dan Pova Slim. Namun dengan kombinasi desain ultra-ramping, layar canggih, serta baterai besar, keduanya berpotensi menjadi pilihan menarik di kelas menengah-bahkan bisa menggoda penggemar iPhone yang mencari alternatif lebih terjangkau.

    (afr/afr)

  • Sesar Lembang Aktif, Warga Bandung Perlu Waspada Potensi Gempa Besar

    Sesar Lembang Aktif, Warga Bandung Perlu Waspada Potensi Gempa Besar

    Jakarta

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan berdasarkan penelitian terbaru menunjukkan bahwa Sesar Lembang bergerak kecepatan sekitar 1,9 hingga 3,4 milimeter setiap tahun. Meski terlihat sangat kecil, pergeseran yang terus berlangsung ini, bila terakumulasi selama ratusan tahun, dapat memicu terjadinya gempa bumi.

    Sesar Lembang ini membentang sepanjang hampir 29 kilometer mulai dari Padalarang hingga kawasan Cimenyan. Meski letaknya tidak jauh dari Kota Bandung, tepat di kaki Gunung Tangkuban Parahu. Namun, sesar ini bukan sekadar garis di peta, melainkan bagian dari sistem geologi aktif yang nyata keberadaannya.

    “Hal ini terbukti dari hasil penelitian paleoseismologi melalui penggalian parit di kilometer 11,5, yang menemukan adanya pergeseran setinggi 40 sentimeter. Di mana, bagian selatan sesar terangkat dibanding sisi utara. Pergeseran sebesar itu menjadi bukti nyata bahwa di masa lalu pernah terjadi gempa dengan kekuatan sekitar magnitudo 6,5 hingga 7,” jelas Periset bidang Geologi Gempa Bumi BRIN, Mudrik R. Daryono dikutip dari website BRIN, Rabu (3/9/2025).

    “Perkiraan ini juga sejalan dengan panjang Sesar Lembang yang mencapai 29 kilometer, yang memang berpotensi menghasilkan gempa dengan besaran tersebut,” tambahnya.

    Penelitian paleoseismologi atau kajian jejak gempa purba menunjukkan bahwa Sesar Lembang telah beberapa kali memicu gempa besar di masa lalu. Peristiwa yang paling muda diperkirakan terjadi pada abad ke-15. Sementara, sebelumnya terdapat bukti gempa sekitar 60 tahun sebelum Masehi yang meninggalkan jejak pergeseran setinggi 40 sentimeter.

    Lebih jauh ke belakang, ditemukan pula jejak gempa yang jauh lebih tua, yaitu sekitar 19 ribu tahun lalu. Dari catatan tersebut, para ahli memperkirakan bahwa gempa besar di Sesar Lembang berulang dalam rentang waktu antara 170 hingga 670 tahun.

    “Jika mengacu pada siklus ulang gempa besar yang telah diperkirakan, maka secara teoritis gempa besar berikutnya dapat terjadi paling lambat sekitar tahun 2170. Artinya, secara waktu, perkiraan, siklus ini sudah relatif dekat dengan masa sekarang,” sebut Mudrik.

    Namun, dia menegaskan penting untuk dipahami, ini hanya gambaran rentang waktu, bukan kepastian tentang kapan gempa akan benar-benar terjadi.

    Sesar Lembang bukan sekadar garis patahan di peta, melainkan sistem geologi aktif yang keberadaannya dapat terlihat jelas di lapangan. Bukti bahwa pernah terjadi gempa bumi bermagnitudo 6,5-7 juga tampak dari hasil uji parit di kilometer 11,5.

    “Pemahaman ilmiah ini sangat penting agar masyarakat lebih siap dan senantiasa waspada dalam menghadapi potensi bencana,” tegas Mudrik.

    Gunung Batu naik hingga 40 cm

    Salah satu lokasi yang menjadi bukti morfologi jalur sesar ini adalah Gunung Batu di Lembang, yang berada tepat di kilometer 17 jalur sesar. Belakangan, muncul kabar bahwa Gunung Batu semakin meninggi.

    Menanggapi hal ini, Mudrik menjelaskan bahwa memang benar setiap kali terjadi gempa bumi, permukaan tanah di jalur sesar bisa mengalami pergeseran atau kenaikan. “Gunung Batu bisa naik hingga 40 sentimeter dalam sekali kejadian gempa. Dan naik atau gesernya ini akan menghasilkan gempa bumi,” terangnya.

    Di sisi lain, gempa-gempa kecil yang akhir-akhir ini tercatat di wilayah sekitar Bandung, terutama di segmen Cimeta dan di Sesar Kertasari, merupakan hal lumrah dalam sistem sesar aktif.

    Fenomena ini bisa diartikan dua kemungkinan. Pertama, gempa kecil tersebut hanyalah pelepasan energi sesar dalam skala kecil yang kemudian berhenti begitu saja. Kedua, gempa kecil bisa saja menjadi bagian dari rangkaian proses yang suatu saat diikuti oleh gempa lebih besar.

    “Hingga saat ini, ilmu kebumian belum mampu memprediksi dengan pasti skenario mana yang akan terjadi. Karena itulah, sikap paling bijak yang bisa dilakukan adalah tetap waspada dan menyiapkan langkah mitigasi sejak dini,” ujar Mudrik.

    BRIN bersama BMKG, BPBD, serta pemerintah daerah terus melakukan riset, pemetaan, dan edukasi publik mengenai Sesar Lembang. Tujuannya sederhana, bukan menciptakan kecemasan, melainkan mendorong kewaspadaan yang sehat.

    Dengan riset berkelanjutan, kesiapsiagaan yang baik, dan pemahaman masyarakat yang semakin meningkat, Bandung dan juga Provinsi Jawa Barat dapat menjadi wilayah yang lebih tangguh menghadapi bencana.

    (agt/afr)

  • Terpeleset Saat Selfie, Wanita Ini Jatuh 90 Meter dan Meninggal

    Terpeleset Saat Selfie, Wanita Ini Jatuh 90 Meter dan Meninggal

    Jakarta

    Seorang ibu di Rusia meninggal dunia di depan anak lelakinya karena lengah saat selfie. Selfie dengan smartphone di tempat berisiko tinggi memang berbahaya, bahkan kadang menghilangkan nyawa jika tidak waspada.

    Media setempat melaporkan, ibu berusia 45 tahun bernama Elizaveta Gushchina itu fanatik dalam olahraga ekstrim. Ia baru saja berhasil menyelesaikan bungee jumping di Pavlosk, wilayah dekat kota St Petersburg.

    Setelah selesai, dia kemudian kembali ke tempatnya memulai bungee jumping, di ketinggian sekitar 90 meter. Dia melepaskan tali pengamannya lalu untuk merayakan keberhasilan itu, dia selfie di depan anaknya.

    Malangnya, kakinya terpeleset dan dia pun jatuh. Badannya mengenai permukaan yang keras sehingga Elizaveta meninggal dunia seketika. “Dia menuju ke bagian pinggiran yang basah dan terpeleset, sehingga jatuh dari ketinggian dan meninggal,” tulis media setempat.

    Seperti dikutip detikINET dari New York Post, Elizaveta baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-45 pada hari sebelumnya. Anaknya menghadiahi perjalanan ke lokasi tersebut.

    Otoritas telah menyelidiki fasilitas olahraga ekstrim itu dan mereka tidak menemukan kejanggalan. Sang ibu dipastikan meninggal dunia karena kecelakaan yang tragis.

    “Kemarin, dalam situasi yang tragis, pelompat berpengalaman dan ibu dari dua orang anak, Liza, telah meninggal dunia,” sebut klub olahraga ekstrim yang diikuti oleh Elizaveta.

    “Elizaveta Gushchina, bersama dengan anaknya, adalah anggota dari klub olahraga kami. Saat ini, seluruh tim berduka atas kehilangan ini. Ini adalah tragedi yang sangat besar bagi kami,” tambah mereka.

    (fyk/fay)