Category: Detik.com Tekno

  • Video: Akan Ada Fenomena Gerhana Bulan Total 7 September, Catat Waktunya!

    Video: Akan Ada Fenomena Gerhana Bulan Total 7 September, Catat Waktunya!

    Video: Akan Ada Fenomena Gerhana Bulan Total 7 September, Catat Waktunya!

  • Bocoran Tanggal Peluncuran Xiaomi 16

    Bocoran Tanggal Peluncuran Xiaomi 16

    Jakarta

    Tahun 2024 lalu Xiaomi 15 dirilis pada Oktober bersama Xiaomi 15 Pro, dan berdasarkan bocoran terbaru, tanggal peluncuran Xiaomi 16 akan lebih cepat.

    Berdasarkan postingan dari Digital Chat Station, seri Xiaomi 16 akan dirilis pada akhir September 2025, diperkirakan antara 24-26 September, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena, Rabu (3/9/2025).

    Tanggal peluncuran ini berkaitan dengan peluncuran prosesor flagship Qualcomm, yaitu Snapdragon 8 Gen Elite 2 pada 23 September mendatang. Kabarnya, ponsel jagoan Xiaomi ini akan jadi ponsel pertama yang memakai Snapdragon 8 Elite 2.

    Berdasarkan rumor yang sebelumnya beredar, akan ada tiga varian Xiaomi 16. Yaitu Xiaomi 16, 16 Pro Mini, dan 16 Pro Max. Sementara varian Ultra mungkin baru akan dirilis pada tahun 2026.

    Xiaomi 16 dan 16 Pro Mini disebut akan memiliki layar OLED berukuran 6,3 inch. Layar itu memiliki permukaan yang datar dan bezel ultra-tipis di keempat sisinya. Sementara 16 Pro Max mungkin akan punya layar 6,8 inch.

    Semua seri Xiaomi 16 akan memakai Snapdragon 8 series. Perbedaannya ada pada kapasitas baterai, di mana Xiaomi 16 baterainya 6.800 mAh sementara 16 Pro Mini 6.300 mAh. Ponsel ini juga akan mendukung charging 100W.

    Rumor lainnya tentang Xiaomi 16 mengklaim ponsel ini akan memiliki tiga kamera belakang 50 MP, termasuk kamera periskop telephoto. Walaupun kapasitas baterainya besar, ponsel ini akan memiliki desain yang tipis dan ringan.

    Lalu dari bocoran gambar render yang beredar, terlihat Xiaomi 16 menjadi penyempurnaan dari Xiaomi 15.

    Xiaomi 16 terlihat memiliki modul kamera belakang berbentuk persegi yang ditempatkan di sudut kiri atas. Modul kamera itu diisi tiga lensa dan dihiasi logo Leica. Flash LED-nya ada di sebelah kanan modul kamera.

    Menariknya, punggung Xiaomi 16 terlihat menggunakan desain dual-tone. Bagian punggung dan keempat sisinya terlihat flat alias datar dengan tepian yang sedikit membulat.

    Di sisi kiri ponsel terdapat tombol volume dan power, dan bagian bawah ponsel diisi port USB-C, speaker, dan baki kartu SIM. Sama seperti ponsel flagship Xiaomi sebelumnya, Xiaomi 16 kembali menggunakan layar datar dengan punch-hole untuk kamera depan.

    (asj/asj)

  • Rahasia Kelam Makam 2.300 Tahun di Peru, Jasad Diduga Dikorbankan

    Rahasia Kelam Makam 2.300 Tahun di Peru, Jasad Diduga Dikorbankan

    Jakarta

    Arkeolog telah menemukan jasad lebih dari selusin manusia di Peru yang berasal dari sekitar 400 sampai 200 SM atau sekitar 2.300 tahun yang lalu. Anehnya, mereka dikubur telungkup dengan tangan terikat di belakang punggung, mengindikasikan ada ritual pengorbanan manusia tertentu.

    Pemakaman yang ditemukan di Puemape itu, menunjukkan jasad yang mungkin merupakan korban ritual pengorbanan kuno. Orang yang dikubur menunjukkan tanda kekerasan, termasuk pukulan ke beberapa bagian tubuh, patah tulang, dan posisi yang tidak biasa. Mereka kemungkinan dikorbankan setelah sebuah konflik bersenjata.

    “Cara mereka ditempatkan di makam itu aneh,” kata Henry Tantalean dari Universitas Nasional San Marcos. “Mereka dimakamkan dengan wajah menghadap tanah, sebuah pola penguburan yang tidak biasa sepanjang prasejarah Andes.”

    “Mereka menjadi korban yang dipersembahkan kepada tempat ibadah kuno ini,” katanya, dikutip detikINET dari Independent. Namun masih belum jelas siapa sebenarnya orang-orang yang dikorbankan tersebut. Peneliti menduga mereka mungkin berasal dari daerah yang sama atau dari area tetangga.

    Dengan menggunakan teknologi modern seperti citra satelit, para ilmuwan mengumpulkan perspektif ilmiah baru di situs ini. Para peneliti menemukan bahwa kuil di sana dihuni sekitar tahun 1000 SM, dengan aktivitas manusia di situs tersebut terkonfirmasi sejak tahun 2200 SM.

    Dengan temuan baru ini, para arkeolog meyakini Puemape bisa jadi merupakan salah satu pusat ritual tertua yang diketahui di pesisir utara Peru. Mereka menduga wilayah kuno tersebut merupakan tempat ziarah dan pemakaman ritual berdasarkan keberadaan area semen yang luas di sekitar kuil.

    Penggalian terbaru mengungkap seluruh bagian depan bangunan kuil kuno serta tangga akses dan dinding yang terbuat dari balok-balok batu besar. Ilmuwan telah mengumpulkan material tumbuhan dan hewan purba dari situs arkeologi tersebut untuk lebih memahami pola makan, flora, dan fauna pada periode kuno tersebut.

    (fyk/fyk)

  • Komdigi Blak-blakan Soal Matinya Live TikTok yang Berimbas ke UMKM

    Komdigi Blak-blakan Soal Matinya Live TikTok yang Berimbas ke UMKM

    Jakarta

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) buka suara terkait sempat matinya fitur live TikTok berdampak pada mandeknya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Fitur tersebut disebut dimatikan secara sukarela oleh TikTok karena faktor keamanan akibat demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah.

    Terkait hal itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai platform digital untuk mendukung terciptanya ekosistem digital yang sehat, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat.

    Salah satu fokus utama adalah memastikan keberlangsungan kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk pelaku UMKM yang banyak memanfaatkan platform digital untuk mengembangkan usaha. Sebagai informasi, fitur live TikTok sempat dimatikan saat suasana memanas akibat rentetan demo yang terjadi di berbagai daerah.

    “Kita akan membangun komunikasi dan memahami adanya kebutuhan UMKM serta kegiatan masyarakat yang menggunakan platform digital. Fitur-fitur yang ada dapat terus dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi. Ke depan, kita akan mendiskusikan bagaimana pemanfaatannya dapat dilakukan secara aman, baik bagi UMKM maupun bagi masyarakat umum,” ucap Nezar dikutip Rabu (3/9/2025).

    Nezar menekankan pentingnya keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan keselamatan masyarakat dalam penggunaan media sosial. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan bahwa ruang digital tidak disalahgunakan untuk menyebarkan konten yang berpotensi membahayakan publik.

    “Kami sedang mempelajari hal ini dan akan berkolaborasi dengan platform media sosial. Pemerintah menginginkan agar ekspresi warga dapat tersampaikan dengan baik, tetapi keselamatan masyarakat juga harus menjadi perhatian. Konten yang bersifat provokatif, menganjurkan pembakaran, bahkan mengarah pada tindakan kekerasan, harus diwaspadai,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Nezar menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam menjaga ruang digital yang aman, sehat, dan produktif bagi semua kalangan.

    “Kami akan terus bekerja sama dengan platform digital untuk memastikan bahwa masyarakat dapat beraktivitas dengan aman di ruang siber, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi bagi pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya UMKM,” pungkasnya.

    (agt/agt)

  • Duduk Perkara Iklan Xiaomi Bikin Samsung dan Apple Emosi

    Duduk Perkara Iklan Xiaomi Bikin Samsung dan Apple Emosi

    Jakarta

    Apple dan Samsung biasanya berseteru terkait persaingan panas, tapi kini mereka bersatu menghadapi Xiaomi di India. Keduanya telah mengeluarkan surat teguran hukum kepada Xiaomi atas beredarnya iklan yang secara langsung membandingkan perangkat unggulan Xiaomi dengan produk premium mereka.

    Menurut laporan The Economic Times, kedua perusahaan mengirim surat teguran hukum pada Xiaomi, lantaran keberatan atas apa yang mereka anggap sebagai konten yang merendahkan dalam kampanye iklan Xiaomi.

    Surat teguran hukum formal adalah permintaan untuk segera menghentikan dan tidak melanjutkan aktivitas tertentu yang dianggap melanggar hukum atau melanggar hak cipta. Belum diketahui bagaimana tanggapan Xiaomi terhadap teguran itu.

    Meski iklan perbandingan bukan hal baru dalam industri teknologi, Apple dan Samsung berpendapat bahwa nada promosi Xiaomi tidak fair dan menggambarkan mereka secara negatif. Perbandingan semacam itu menurut mereka, berisiko merusak persepsi premium terhadap merek, terutama di pasar seperti India di mana kedua perusahaan menguasai pangsa pasar dan penjualan yang signifikan di segmen kelas atas.

    Xiaomi beberapa waktu lalu meluncurkan iklan cetak satu halaman penuh di surat kabar terkemuka India. Kampanye tersebut secara langsung menyindir Apple, mengucapkan ‘Selamat April Mop’ kepada siapa pun yang percaya bahwa kamera iPhone 16 Pro Max dapat mengungguli Xiaomi 15 Ultra yang baru diluncurkan.

    Saat peluncuran seri Xiaomi 15 di India, Xiaomi menayangkan pula iklan cetak lain yang secara sarkastis menggambarkan kamera iPhone 16 Pro Max sebagai imut, sebelum memamerkan kehebatan fotografinya sendiri. Iklan tersebut menyebut “Mungkin sudah waktunya untuk melihat melalui lensa yang tepat.”

    Xiaomi juga meluncurkan kampanye iklan provokatif serupa yang menantang Samsung. Xiaomi menggelar kampanye di media cetak dan media sosial untuk membandingkan ponsel Galaxy dan TV Samsung dengan produknya sendiri. Beberapa iklan ini mengklaim produk Xiaomi lebih siap untuk masa depan dibanding produk dari Samsung.

    Dikutip detikINET dari Business Standard, Xiaomi perlahan-lahan mencoba meraih segmen premium India, pasar yang selama ini didominasi Apple dan Samsung. Menurut IDC, Apple dan Samsung bersama-sama menguasai sekitar 95% pasar smartphone premium India, sementara Xiaomi menguasai kurang dari 1%.

    Secara keseluruhan menurut IDC, pada kuartal kedua tahun 2025, Samsung menguasai 14,5 persen pangsa pasar ponsel pintar India, diikuti oleh Xiaomi dengan 9,6 persen dan Apple dengan 7,5 persen.

    (fyk/fyk)

  • Warga India Antusias di Apple Store Perdana Bengaluru, Produk Baru Jadi Rebutan

    Warga India Antusias di Apple Store Perdana Bengaluru, Produk Baru Jadi Rebutan

    FotoINET

    Rengga Sancaya – detikInet

    Rabu, 03 Sep 2025 12:10 WIB

    India – Suasana meriah tampak di Apple Store pertama yang resmi dibuka di Bengaluru, India.

  • Potret Jadul Singapura Kala Masih ‘Melarat’, Bikin Kaget

    Potret Jadul Singapura Kala Masih ‘Melarat’, Bikin Kaget

    Potret Jadul Singapura Kala Masih ‘Melarat’, Bikin Kaget

  • Serangan Siber Makin Ganas, Keamanan Digital Perlu Diperkuat

    Serangan Siber Makin Ganas, Keamanan Digital Perlu Diperkuat

    Jakarta

    Ancaman siber di Indonesia terus meningkat, mulai dari serangan ransomware, phising, serangan DDoS, hingga kebocoran data yang jadi sorotan bahwa keamanan digital menjadi sektor yang krusial di era digital saat ini.

    Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengatakan bahwa perlunya perubahan cara pandang terhadap keamanan siber. Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, Slamet Aji Pamungkas, menyebut bahwa keamanan siber harus diposisikan sebagai investasi, bukan sekadar pusat biaya atau cost center.

    Menurutnya, banyak sektor infrastruktur informasi vital di luar keuangan masih menganggap keamanan digital hanya menghabiskan biaya tanpa memberikan nilai tambah.

    “Harapan kami adalah marilah kita bersama-sama mengimplementasikan paradigma keamanan siber sebagai investasi, bukan lagi keamanan siber sebagai cost center,” ujar Slamet seperti dikutip dari Antara, Selasa (2/9/2025).

    Ia memberikan analogi sederhana, di mana sebuah pabrik sepatu mungkin tidak akan menambah jumlah produksi hanya karena memiliki lebih banyak satpam. Namun tanpa satpam, mesin produksi bisa hilang dicuri sehingga produksi justru berhenti total.

    Demikian pula dengan keamanan siber, yang meski tidak tampak secara langsung meningkatkan keuntungan, tetapi menjadi penentu keberlangsungan operasional organisasi.

    Keamanan siber, imbuh dia, sebaiknya sudah diterapkan sejak penyusunan suatu sistem, baik aplikasi, perangkat keras, maupun perangkat lunak. Dalam hal ini, BSSN mendorong keamanan siber tidak dianggap penting hanya setelah terjadinya insiden.

    Untuk mendorong terciptanya kesadaran publik akan pentingnya keamanan siber, BSSN menggencarkan literasi digital ke berbagai pihak. Slamet Aji menyebut lembaganya juga menggandeng pemangku kepentingan terkait untuk membangun kesadaran kolektif.

    Langkah konkret untuk mendukung paradigma ini mulai terlihat dari sektor swasta. PT Mega Global Solusindo (MGS), misalnya, yang baru saja meraih akreditasi internasional CREST Pathway+ menunjukkan bahwa perusahaan lokal mampu menjembatani standar global dengan kebutuhan domestik.

    Direktur Utama PT MGS, Sri Hardianti Abdullah, mengatakan bahwa pengakuan tersebut bukan sekadar prestasi, tetapi juga bentuk komitmen untuk membantu perusahaan Indonesia membangun ketahanan digital yang berkelanjutan.

    “CREST Pathway+ menjadi validasi global atas kompetensi teknis kami. Lebih dari itu, kami hadir untuk memperkuat resiliensi digital organisasi di Indonesia,” ujarnya.

    MGS selama ini dikenal dengan layanan yang mencakup uji penetrasi, pengujian aplikasi, audit sistem informasi, asesmen risiko keamanan IT, hingga pendampingan sertifikasi internasional seperti ISO 27001 dan PCI DSS. Perusahaan juga mendukung industri fintech dan sistem pembayaran dengan pendekatan secure by design sekaligus memastikan kepatuhan pada lisensi Bank Indonesia dan OJK.

    Sinergi antara dorongan regulasi dari BSSN dan langkah nyata sektor swasta seperti MGS menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang lebih aman.

    Dengan kolaborasi pemerintah, regulator, dan pelaku industri, keamanan siber tidak lagi dilihat sebagai pengeluaran tambahan, melainkan investasi strategis yang menentukan kepercayaan publik dan keberlangsungan ekonomi digital nasional.

    “Melalui solusi end-to-end, PT Mega Global Solusindo berkomitmen membangun ekosistem digital Indonesia yang lebih aman, terpercaya, dan diakui di kancah internasional,” pungkasnya.

    (agt/agt)

  • Raksasa Software Pecat 4.000 Pegawai, Lebih Pilih AI

    Raksasa Software Pecat 4.000 Pegawai, Lebih Pilih AI

    Jakarta

    Raksasa software Salesforce, baru saja memangkas 4.000 pegawai di bidang dukungan pelanggan. CEO Salesforce, Marc Benioff, mengakui bahwa kecerdasan buatan atau AI telah membantu mengurangi jumlah karyawan di perusahaannnya.

    “Saya telah menguranginya dari 9.000 menjadi sekitar 5.000, karena saya membutuhkan lebih sedikit,” kata Benioff saat membahas dampak AI pada operasi Salesforce, seperti dikutip detikINET dari CNBC.

    Salesforce memang giat melakukan revolusi AI. Mereka antara lain menciptakan bot layanan pelanggan berbasis AI yang disebut Agentforce. Itu membuat peran beberapa karyawan tak lagi dibutuhkan sehingga mereka diberhentikan.

    “Karena manfaat dan efisiensi Agentforce, kami telah melihat jumlah kasus di dukungan pelanggan yang kami tangani menurun dan kami tidak perlu lagi secara aktif mengisi kembali peran teknisi dukungan,” kata Salesforce.

    PHK tersebut terjadi setelah Benioff sebelumnya mengumumkan bahwa AI telah mampu melakukan hingga 50% pekerjaan di Salesforce, yang berbasis di San Francisco.
    Menanggapi kasus ini, Laurie Ruettimann selaku konsultan sumber daya manusia, mengatakan AI memang sudah memengaruhi pekerjaan di beberapa industri.

    “Telah terjadi PHK di seluruh Amerika yang secara langsung dikaitkan dengan AI,” kata Ruettimann. Dia pun menyarankan bahwa siapa pun yang ingin tetap bekerja atau mencari pekerjaan perlu mempelajari keterampilan baru.

    “Anda harus memperluas visi, memperluas wawasan, dan bertemu dengan orang baru,” demikian ia mengusulkan.

    Analis Ed Zitron mengatakan perusahaan teknologi yang melakukan perekrutan berlebihan selama pandemi. Nah, perusahaan-perusahaan tersebut sekarang berusaha memikat investor dengan mengklaim lebih efisien, terutama dengan memanfaatkan AI.

    “Itu hanyalah pola pikir untuk bertumbuh dengan segala cara. Satu-satunya hal yang penting adalah pertumbuhan, meskipun itu menghancurkan hidup orang lain. Meskipun itu memperburuk keadaan perusahaan dan menyediakan produk yang lebih rendah,” cetusnya.

    (fyk/fyk)

  • Album Baru Petra Sihombing Lahir dari Hidup Melambat di Bali & Teknologi

    Album Baru Petra Sihombing Lahir dari Hidup Melambat di Bali & Teknologi

    Jakarta

    Album terbaru Petra Sihombing bertajuk Senang Oke Sedih Gpp bukan sekadar kumpulan lagu. Ini menjadi catatan perjalanan hidup yang lahir setelah proses kreatif selama lima tahun.

    Berbeda dari proyek sebelumnya, album ini tumbuh dari konsep “melambat” yang Petra temukan setelah pindah dari Jakarta ke sebuah desa di Ubud, Bali – namun dieksekusi cepat dan rapi berkat ekosistem teknologi yang jadi studio pribadinya.

    Petra menceritakan bahwa tak ada tenggat ketat saat mengerjakan album ini. Bertempat tinggal di Ubud memberinya ritme hidup yang lebih tenang dibanding hiruk-pikuk ibu kota.

    Tempo yang lebih santai itu memungkinkan Petra memeriksa setiap detail, memberi napas, dan merenungi arah lagu demi lagu.

    “Ternyata hal-hal itu tuh bisa membuahkan hasil yang sangat baik,” ujarnya saat berbincang online. Konsep ‘melambat’ ini menjadi salah satu tema sentral dalam album yang digarapnya selama lima tahun tersebut.

    Meski proses emosional dan kreatifnya lambat, alur kerja teknis Petra justru sangat efisien berkat perangkat dan aplikasi yang ia gunakan. Semua bermula dari hal sederhana: ide.

    “Kalau ada ide, terus langsung ke situ [voice notes],” kata Petra.

    Petra Sihombing Foto: dok Pribadi

    Ia merekam gagasan lagu menggunakan Voice Notes di iPhone, lalu memindahkan rekaman itu ke Mac dengan cepat lewat AirDrop. Lirik yang ditulis di Notes juga otomatis tersinkronisasi ke laptop, sehingga tidak ada ide yang hilang.

    Sebagai pusat produksi, Petra mengandalkan Logic Pro di MacBook Pro. Familiaritasnya dengan Logic-sejak versi lama-membuat proses mixing dan pengolahan berjalan cepat.

    “Jadi aku udah tahu mencet apa tuh jadinya apa, shortcut, apa di luar kepala,” ujarnya.

    Petra memanfaatkan stock plugins dan synthesizer bawaan Logic, tapi fitur yang disebutnya paling mengubah permainan adalah Stem Splitter-yang memudahkan pemisahan elemen seperti drum, bass, atau vokal dari satu file audio. Fitur itu sangat berguna ketika ia menerima demo dalam bentuk MP3 dan perlu segera mengekstrak instrumen.

    Ekosistem Apple Petra tidak hanya berhenti di iPhone dan MacBook. Ia juga memakai iPad Mini untuk mobilitas, AirPods Max untuk mengecek detail suara, dan HomePod Mini yang dipasang stereo untuk mendengarkan hasil rekaman di ruang-ruang tak terduga-misalnya di meja makan-agar mendapat perspektif baru soal kualitas mix. Dengan kombinasi perangkat ini, Petra berhasil membangun workflow yang menghemat waktu dan biaya, tanpa perlu studio rekaman besar.

    Petra Sihombing Foto: dok Pribadi

    Selain produksi musik, Petra merekam sejumlah konten sendiri-termasuk video lirik-hanya dengan iPhone. Kemampuan menggarap hampir seluruh proses mulai dari ide, rekaman, mixing sampai materi promosi membuatnya tetap mandiri sebagai musisi independen. Integrasi antar-perangkat memungkinkannya segera mengeksekusi ide kapan pun muncul, di mana pun ia berada.

    Lewat pengalamannya, Petra menyampaikan pesan sederhana tapi kuat: kreativitas tak harus menunggu peralatan mahal atau lokasi mewah.

    “Apa yang gue pengen tuh bisa tercapai dengan apa yang gue punya, dengan devices yang gue punya,” ucapnya. “Tidak ada alasan untuk tidak bikin musik kalau emang mau.”

    Album Senang OK, Sedih Gpp jadi bukti bahwa perpaduan proses yang alami – melambat untuk mengasah isi – dan alat yang tepat – teknologi yang mempercepat eksekusi – dapat melahirkan karya yang otentik dan relevan.

    (afr/afr)