Category: Detik.com Tekno

  • EdgeNext Bikin Layanan Edge Cloud di Indonesia

    EdgeNext Bikin Layanan Edge Cloud di Indonesia

    Jakarta

    EdgeNext, penyedia layanan Edge cloud yang berbasis di Singapura, mengumumkan kolaborasi strategis dengan Edge DC, operator pusat data dan anak perusahaan dari Indonet.

    Kerja sama ini menandai ekspansi EdgeNext ke Indonesia lewat peluncuran layanan Edge cloud-nya di Edge2, fasilitas carrier-neutral milik Edge DC yang berlokasi di Jakarta.

    Ketersediaan EdgeNext di fasilitas Edge2 memungkinkan perusahaan ini untuk menghadirkan layanan solusi Edge cloud lengkap, termasuk CDN, streaming yang lebih lancar, layanan keamanan, dan komputasi Edge, kepada para pelaku usaha dan penyedia layanan di Indonesia.

    Kolaborasi tersebut mendukung strategi ekspansi EdgeNext di kawasan Asia Pasifik sekaligus memperkuat posisi Edge DC sebagai pusat bagi platform-platform cloud dan konten global.

    Kemitraan ini menggabungkan infrastruktur Edge global milik EdgeNext yang tersebar lebih dari 1.700 node di 300+ kota-kota di dunia, dengan lingkungan pusat data Edge DC yang memiliki performa tinggi dengan latensi rendah.

    Edge DC menyediakan layanan colocation dan akses ke Edge Peering Internet Exchange (EPIX), yang memungkinkan EdgeNext terhubung dengan berbagai jaringan dan penyedia layanan. Selain itu, Indonet, perusahaan induk Edge DC juga turut mendukung konektivitas serat optik, guna memastikan akses yang cepat dan stabil di seluruh wilayah.

    “Kemampuan Edge global dari EdgeNext melengkapi misi kami dalam menghadirkan infrastruktur digital kelas dunia dan membantu berbagai perusahaan berkembang dengan pesat di Indonesia. Kolaborasi ini memperkuat ekosistem kami dengan mengintegrasikan layanan cloud Edge EdgeNext, yang didukung oleh layanan colocation dan Edge Peering Internet Exchange (EPIX). Bersama-sama, kami menghadirkan konektivitas dengan performa tinggi dan latensi rendah untuk aplikasi-aplikasi generasi selanjutnya,” kata Stephanus Oscar, CEO Edge DC, dalam keterangan yang diterima detikINET.

    “Kemitraan ini menjadi tonggak sejarah yang penting dalam strategi regional kami, karena memungkinkan kami menawarkan layanan Edge yang skalabel, aman, dan berkecepatan tinggi kepada ISP dan perusahaan lokal. Dengan kemampuan interkoneksi Edge DC dan backbone serat optik Indonet, kami siap mendukung transformasi digital Indonesia dan menghadirkan pengalaman Edge cloud yang lancar,” kata Terence Wang, CEO EdgeNext.

    Kolaborasi strategis antara EdgeNext dan Edge DC ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan layanan Edge cloud generasi berikutnya ke Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

    (asj/asj)

  • GoTo Jelaskan Status Nadiem Makarim yang Kini Tersangka

    GoTo Jelaskan Status Nadiem Makarim yang Kini Tersangka

    Jakarta

    Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim sebagai tersangka dalam kasus pengadaan Chromebook untuk program Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pihak GoTo pun memberikan pernyataan tentang status Nadiem di perusahaan.

    “PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (sebelumnya bernama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa) menghormati proses hukum yang sedang berjalan sebagai bagian dari upaya mendukung penegakan hukum,” sebut Ade Mulya selaku Direktur Public Affairs & Communications PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO.

    “Dapat kami informasikan bahwa Sdr. Nadiem Makarim sudah bukan merupakan Direktur, Komisaris maupun karyawan di PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau yang dikenal saat itu sebagai Gojek, di mana sejak Oktober 2019 yang bersangkutan telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai Presiden Komisaris dan sama sekali tidak memiliki keterlibatan dalam kegiatan operasional maupun manajemen GoTo,” tambahnya.

    “Sdr. Nadiem Makarim juga bukan merupakan pemegang saham pengendali GoTo. Selama masa jabatan beliau sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), GoTo hendak meyampaikan bahwa kegiatan operasional GoTo tidak pernah terkait dengan tugas dan tanggung jawab Sdr. Nadiem Makarim sebagai Mendikbudristek, termasuk terkait proses pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi,” imbuh Ade.

    Sebagai perusahaan publik, GoTo menyebut selalu mengedepankan asas tata kelola perusahaan yang baik, akuntabel, dan transparan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

    “Sebagai perusahaan teknologi yang berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi jutaan pengguna, mitra driver, dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia, GoTo tetap fokus pada upaya menjalankan kegiatan operasional dan mewujudkan visi perusahaan untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

    (fyk/fyk)

  • Perusahaan Jack Ma Siapkan Chip AI untuk Tandingi Amerika

    Perusahaan Jack Ma Siapkan Chip AI untuk Tandingi Amerika

    Jakarta

    Raksasa e-commerce China, Alibaba, sedang mengembangkan chip baru untuk kecerdasan buatan (AI). Langkah ini diambil setelah Amerika Serikat melarang Nvidia menjual chip terkuatnya, Blackwell, ke China dengan alasan menjaga keamanan nasional dan ekonomi AS.

    AS belakangan melunak dan Nvidia telah mendapatkan izin untuk mengekspor chip H20 ke China, namun Blackwell masih dikekang. China pun dilaporkan telah meminta perusahaan teknologi lokalnya untuk berhenti membeli chip dari Nvidia dengan alasan masalah keamanan.

    Alibaba sendiri bukanlah perusahaan baru dalam hal chip. Chip terakhirnya, Hanguang 800, dirilis tahun 2019. Alibaba, perusahaan yang didirikan Jack Ma, juga memiliki unit desain semikonduktornya sendiri, yang disebut T-head. Alibaba tahun ini akan berinvestasi setidaknya 45 miliar euro dalam AI selama tiga tahun ke depan.

    Nvidia sendiri adalah pemasok chip AI terkemuka di dunia dan memiliki semikonduktor terkuat. Perusahaan lain termasuk Alibaba akan membutuhkan waktu lama untuk mengejar ketinggalan. Huawei juga mengembangkan chip AI-nya sendiri dan Cambricon juga digembar-gemborkan sebagai juara AI China berikutnya.

    Untuk saat ini, Alibaba akan terus menggunakan chipnya sendiri serta chip dari perusahaan-perusahaan termasuk Nvidia. Saat ini, masih banyak hal yang belum diketahui tentang chip AI dari Alibaba ini.

    Sementara itu, CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan bahwa perusahaannya sedang mendiskusikan potensi chip komputer baru yang dirancang untuk China dengan pemerintahan Trump.

    “Saya menawarkan produk baru ke China untuk data center AI sebagai kelanjutan dari H20,” kata Huang di Taiwan. “Tentu saja, itu terserah pemerintah Amerika Serikat. Dan kami sedang berdialog dengan mereka, tetapi masih terlalu dini untuk mengetahuinya”.

    Dikutip detikINET dari Euronews, Huang juga telah memperingatkan pemerintah AS bahwa perusahaan-perusahaan China dapat mengisi kekosongan chip AI jika Nvidia tidak dapat menjualnya ke sana.

    (fyk/fyk)

  • Hari Pelanggan Nasional, Telkomsel Hadirkan Program Spesial di GraPARI

    Hari Pelanggan Nasional, Telkomsel Hadirkan Program Spesial di GraPARI

    Jakarta

    Memperingati Hari Pelanggan Nasional, Telkomsel menghadirkan program spesial di seluruh GraPARI sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia. Dengan mengusung tema ‘Semangat Melayani Indonesia’, Telkomsel memberikan layanan terbaik dan inovatif sesuai kebutuhan masyarakat.

    VP Customer Care Management Telkomsel, Filin Yulia, mengatakan Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum penting untuk apresiasi pelanggan setia. Telkomsel berkomitmen terus berinovasi dan menghadirkan layanan terbaik sesuai kebutuhan pelanggan.

    “Hari Pelanggan Nasional adalah momen yang sangat penting bagi kami untuk menunjukkan apresiasi kepada pelanggan setia. Dengan semangat melayani Indonesia, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” ujar Filin dalam keterangannya, Kamis (4/92025).

    Pada momen ini, Telkomsel menghadirkan berbagai program menarik di GraPARI, seperti pengalaman 5G yang edukatif dan interaktif, voucher khusus untuk transaksi di MyGraPARI dan GraPARI Online, serta layanan instalasi IndiHome satu hari selesai bagi pelanggan baru.

    Kemudian, bagi pelanggan baru Telkomsel Halo dan pelanggan yang membeli produk Orbit akan mendapatkan beragam e-voucher yang menarik. Tersedia pula tambahan kuota 4 GB bagi pelanggan yang membayar tagihan pada 4 September, penawaran diskon tagihan Halo, serta penawaran Device Bundling khusus melalui Device Corner TShop di sejumlah GraPARI.

    “Melalui rangkaian program ini, kami ingin memastikan pelanggan dapat merasakan pengalaman yang lebih baik dan berkesan dari Telkomsel. Selamat Hari Pelanggan Nasional 2025,” tutup Filin.

    Dengan semangat melayani Indonesia, Telkomsel berkomitmen untuk terus menghadirkan konektivitas, layanan, dan solusi yang inovatif dan unggul bagi semua orang, setiap rumah, dan kegiatan bisnis. Informasi selengkapnya mengenai ragam produk dan layanan Telkomsel dapat diakses melalui telkomsel.com dan aplikasi MyTelkomsel.

    (anl/ega)

  • Apple Percaya Diri Bisa Jual 10 Juta Unit iPhone Layar Lipat Tahun Depan

    Apple Percaya Diri Bisa Jual 10 Juta Unit iPhone Layar Lipat Tahun Depan

    Jakarta

    Apple sedikit terlambat meluncurkan ponsel layar lipat jika dibandingkan dengan kompetitor seperti Samsung dan Google. Meski begitu, Apple tetap percaya diri iPhone layar lipat akan laris manis terjual jutaan unit saat diluncurkan.

    Analis Ming-Chi Kuo baru saja merilis laporan tentang proyeksi perangkat foldable Apple di masa depan. Ia mengklaim Apple telah merevisi ekspektasi pengapalan iPhone layar lipat secara signifikan.

    Menurut laporan Kuo, Apple memasang estimasi jumlah unit iPhone layar lipat yang akan dikapalkan pada tahun 2026 mencapai 8-10 juta unit. Estimasi ini 20% lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 6-8 juta unit.

    Pada tahun 2027, target yang dipasang Apple semakin ambisius. Perusahaan besutan Steve Jobs itu berharap dapat mengapalkan 20-25 juta unit iPhone layar lipat, naik dari estimasi sebelumnya sebesar 10-15 juta unit.

    Peningkatan estimasi ini menunjukkan Apple semakin percaya diri dengan performa penjualan iPhone layar lipat. Menurut rumor yang beredar, Apple akan meluncurkan iPhone layar lipat pertamanya pada musim gugur tahun depan bersama iPhone 18 series.

    “Menurut saya ini berasal dari permintaan yang terpendam untuk perangkat layar lipat iOS. Tapi saya juga akan mengatakan (Apple) kemungkinan besar membutuhkan lebih dari sekedar perangkat layar lipat model buku untuk mencapai angka tersebut,” kata Anshel Sag, analis dari Moor Insights & Strategy, seperti dikutip dari ZDNet, Rabu (3/9/2025).

    Target Apple juga jauh lebih optimistis dibandingkan kompetitor yang sudah lebih berpengalaman seperti Samsung. Menurut laporan The Elec, Samsung berencana mengapalkan 2,4 juta unit Galaxy Z Fold 7, 9% lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.

    Selain iPhone layar lipat, Apple diprediksi akan merilis iPad layar lipat dengan ukuran layar yang lebih besar pada tahun 2028. Menurut informasi Kuo, estimasi penjualan iPad layar lipat tidak setinggi iPhone layar lipat, hanya sekitar 500.000 sampai 1 juta unit.

    (vmp/vmp)

  • XLSMART Kenalkan Platform Digital ESTA-Teken Kerja Sama di BATIC 2025

    XLSMART Kenalkan Platform Digital ESTA-Teken Kerja Sama di BATIC 2025

    Jakarta

    PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui lini usaha XLSMART for Business mengikuti Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2025 Edisi ke-10 di Bali International Convention Center, The Westin Resort, Bali pada 26-29 Agustus 2025.

    BATIC 2025 menjadi acara telekomunikasi dan ekosistem digital terbesar di Asia-Pasifik, yang mempertemukan para pemimpin industri, perusahaan teknologi, startup, dan pelaku bisnis global. Melalui tema ‘Igniting Tomorrow’s Digital Evolution’, BATIC 2025 mendorong penguatan konektivitas digital, inovasi, dan kolaborasi lintas ekosistem.

    “Keikutsertaan kami pada BATIC 2025 menegaskan komitmen XLSMART untuk memperluas kolaborasi lintas sektor, bertukar insight strategis, dan mendorong adopsi teknologi seperti AI, IoT, cloud, serta cybersecurity. Melalui forum ini, kami juga membawa agenda keberlanjutan yang sejalan dengan SDGs guna mempercepat transformasi digital Indonesia,” ujar Direktur & Chief Enterprise Strategic Relation Officer XLSMART, Andrijanto Muljono dalam keterangannya, Kamis (4/9/2025).

    Pada forum BATIC 2025 ini, XLSMART tidak hanya berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara saja, namun juga hadir dalam sesi keynotes presentasi. Pada sesi sini, Andrijanto menyampaikan paparan diskusi mengenai Harnessing AI to Drive Innovation and Value in Indonesia’s Digital. Ia juga menegaskan kunci transformasi digital berada pada ekosistem, yaitu pemerintah, industri, akademia, dan komunitas.

    Foto: XLSMART

    XLSMART for Business Perkenalkan ESTA di BATIC 2025

    Di forum BATIC 2025, XLSMART for Business turut memperkenalkan Enterprise Smart Technology & Automation (ESTA). Platform digital terpadu dari XLSMART ini memungkinkan berbagai sektor industri menjalankan operasional mereka secara efisien, aman, dan terukur.

    ESTA hadir sebagai bentuk komitmen XLSMART dalam menyediakan solusi digital yang adaptif dan modular, menjawab kebutuhan transformasi di berbagai sektor. Hal ini meliputi, sektor keuangan dan ritel, sumber daya alam, manufaktur, transportasi dan logistik, serta layanan publik dan kesehatan dengan solusi unggulan yang tidak dimiliki kompetitor lain.

    XLSMART juga melakukan penandatanganan kesepakatan bisnis dengan beberapa perusahaan yaitu PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), PT. Telekomunikasi Indonesia International, Indosat Ooredoo Hutchison, iBasis S.A.S, MILK Technology Limited, China Mobile International (CMI), PT Multitech Infomedia, PT. Digital Teknologi Terbaik.

    Bagi XLSMART for Business, gelaran BATIC 2025 menjadi kesempatan untuk menjalin hubungan, membangun kemitraan strategis, dan berkolaborasi dengan pemain kunci lainnya di industri. Hal Ini sejalan dengan konsep ‘partnership beyond seller and buyer’, dimana XLSMART menjalankan bisnis lebih kolaboratif antar-partner untuk memberikan impact lebih besar bagi pelanggan.

    Sebagai informasi tambahan, selama empat hari penyelenggaraan, BATIC menghadirkan lebih dari 1.500 peserta dari 500 perusahaan dan 40 negara, mulai dari Asia Pasifik, Eropa, Timur Tengah, dan Amerika.

    Para peserta mengeksplorasi perubahan digital dan perkembangan industri telekomunikasi melalui diskusi tentang tren, dinamika pasar, dan inovasi. Diskusi ini bertujuan menyelaraskan kemajuan teknologi dengan pembangunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

    (anl/ega)

  • Solusi Menangkal Jebakan Phishing Pengiriman Barang: Cek, Curiga, Cancel

    Solusi Menangkal Jebakan Phishing Pengiriman Barang: Cek, Curiga, Cancel

    Jakarta

    Semakin canggih teknologi, modus penipuan online pun semakin meningkat di Indonesia. Para pelaku kejahatan siber terus mencari celah dan melancarkan triknya untuk memanipulasi korban dengan cara-cara yang beragam.

    Laporan Asia Scam Report 2024 yang dirilis Global Anti-Scam Alliance (GASA) menyebut sebanyak 65% masyarakat Indonesia menerima upaya penipuan setiap minggunya. Salah satu upaya penipuan ini dilakukan melalui pesan teks phishing.

    Phishing sendiri merupakan pelesetan kata ‘fishing’ yang artinya memancing. Sesuai dengan namanya, cara kerja phishing adalah memancing korban untuk memberikan data-data sensitif dengan menyamar sebagai entitas terpercaya.

    Pelaku phishing biasanya mengelabui korban melalui berbagai platform, mulai dari email, SMS, panggilan telepon, hingga situs web tiruan yang nampak official.

    Pelaku melancarkan aksinya dengan mengirimkan pesan pemberitahuan dan berisi sebuah link mencurigakan. Jika diklik, link itu akan mengarahkan korban untuk mengisi data pribadi dan keuangan. Jika tak fokus, dalam sekejap korban bisa mengalami kerugian finansial.

    Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah masyarakat Indonesia yang menjadi korban penipuan/scam semacam ini terus meningkat. Rata-rata setiap harinya ada 700-800 laporan yang masuk melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) hingga 17 Agustus 2025.

    Bahkan, jumlah laporan ini jauh lebih banyak dibandingkan negara lain seperti Singapura sebanyak 140, Hong Kong sebanyak 124, dan Malaysia sebanyak 130 laporan.

    Sejak dibentuk pada November 2024, hingga kini, IASC telah menerima 225.281 laporan dengan total rekening terkait penipuan mencapai 359.733. Dari jumlah tersebut, sebanyak 72.145 rekening sudah diblokir.

    Adapun total kerugian dana masyarakat yang dilaporkan telah mencapai Rp 4,6 triliun. Jumlah ini meningkat sebelum IASC dibentuk yakni Rp 2 triliun. Sementara dana yang berhasil diblokir baru Rp 349,3 miliar.

    Hal ini menunjukkan urgensi penanganan kasus penipuan online di Indonesia sangat penting. Semua orang, dari berbagai latar belakang dan profesinya, berpotensi menjadi korban phishing.

    Aktris Jadi Korban Phishing Pengiriman Barang

    Baru-baru ini, aktris Indonesia yang sering membintangi film horor, Asmara Abigail juga menjadi korban jebakan phishing. Dia menceritakan pengalaman ini saat jadi narasumber di YouTube Channel RJL5 – Fajar Aditya.

    Kejadian ini bermula saat Asmara selesai syuting di Bali dan hendak mengirimkan sebuah paket untuk kebutuhan syuting di Takengon, Aceh Tengah. Dia meminta bantuan orang tua dan asisten rumah tangganya untuk mengirimkan paket lewat perusahaan logistik.

    “Jadi Takengon itu 6-7 jam dari Banda Aceh atau 8-10 jam dari Medan. Kalau ke sana bisa pakai pesawat kecil, cuman bisa bawa kabin 5 kg, sementara syuting 1 bulan mesti bawa segala macam. Akhirnya aku memutuskan untuk mengirim barang-barang yang aku butuhkan untuk keperluan syuting lewat J&T, karena outlet nya dekat rumah aku,” tutur Asmara.

    Asmara mengatakan paket kebutuhan syuting tersebut telah dikemas secara rapi dan ditambah bubble wrap oleh perusahaan logistik sehingga sangat aman. Alamat yang tertera dalam paket tersebut juga tertulis lengkap dan jelas.

    Kendati begitu, ketika paket sedang dalam perjalanan, Asmara mendapat kabar tak terduga dari nomor tak dikenal melalui iMessage di smartphone-nya. Pesan itu berisi bahwa label pada paket rusak sehingga lokasinya tidak diketahui.

    “Ini sebenarnya kalau lagi fokus udah aneh, masa dari company sebesar ini ngirimnya iMessage gitu kan, dia bilang paket bermasalah, alamatnya rusak, tidak terbaca jelas, tentu dengan penulisan yang sangat profesional,” jelasnya.

    Pada pesan itu, Asmara kemudian diminta konfirmasi alamat dalam waktu 24 jam secara online pada sebuah link yang disematkan. Asmara kemudian diminta membayar biaya tambahan dengan harapan paket bisa segera sampai.

    “Aku dipandu untuk klik link itu untuk memperbaharui alamat. Kemudian aku mesti bayar extra charge 9.000 sekian rupiah, yang kita pikir 9.000 sekian rupiah bukan nominal yang besar, dan buat kita yang kerja gimana caranya itu paket bisa sampai,” harapnya.

    “Ternyata tiap kali melakukan pembayaran, di page nya itu dia bilang selalu gagal, transaksi gagal, aku coba sampe 5x, ternyata transaksinya sukses semua, dan ternyata nominalnya SAR, Riyal, dan kalau di total kerugian nominal finansial yang hilang dari account aku yang ke charge, itu sekitar Rp 70 juta,” ungkapnya.

    J&T Express Merespons Cepat

    Sadar jadi korban phishing, Asmara lantas menghubungi orang tuanya dan minta asisten rumah tangganya mengunjungi outlet J&T Express. Ia ingin mendapat penjelasan mengenai kejadian yang dialaminya.

    “Dan memang dari tim J&T itu semuanya dipandu dengan jelas, dan clear, itu jangan di klik, itu penipuan, phishing dan segala macam. Tapi informasi yang di dapat (pihak rumah) ini nggak langsung sampe ke aku, kaya ada delay gitu,” terangnya.

    “Sementara aku udah panik, dan udah pengen paketnya cepet-cepet sampai, langsung tak tik tuk, tak tik tuk, hilang Rp 70 juta. Jadi maksudnya aku pas di situ, baru ngerasain rasanya ketipu,” sambungnya.

    Lebih lanjut, ia dan pihak J&T Express juga sempat melakukan pertemuan. Dia kemudian diberikan penjelasan secara detail mengenai perjalanan paket di berbagai titik, beserta bukti rekaman CCTV.

    “Jadi nggak ada paketnya tuh nyangkut, alamatnya tidak terbaca, itu tuh kebohongan, dan aneh sekali iMessage yang aku terima juga itu nomor Philippines, yang mestinya dari awal aku udah curiga, ditipu dengan nominal riyal SAR,” jelasnya.

    CEO J&T Express Robin Lo dan Brand Manager J&T Express Herline Septia (Foto: Alfi Kholisdinuka/detikcom)

    Tips Menangkal Jebakan Phishing: Cek, Curiga, Cancel

    Brand Manager J&T Express Herline Septia mengimbau kepada masyarakat luas untuk lebih waspada terhadap jebakan phishing berkedok pengiriman barang. J&T Express meluncurkan kampanye edukasi digital untuk menangkal bahaya phishing ini.

    “Kami begitu aware terhadap kasus-kasus penipuan, khususnya yang terkait jasa pengiriman. Karena sebenarnya ini satu sisi bukan hanya merugikan pelanggan, masyarakat, tapi merugikan J&T juga secara langsung,” ungkapnya.

    J&T Express menggandeng Asmara Abigail yang menjadi korban penipuan untuk menyebarkan kampanye positif mencegah phishing melalui 3C: CEK, CURIGA, CANCEL. Hal ini diharapkan bisa menekan kasus penipuan online yang mengatasnamakan jasa pengiriman barang.

    “Kita mau edukasi masyarakat untuk lebih berhati-hati lagi, apa sih yang perlu kita perhatikan ketika kita dapat SMS, WA, telefon,yang mengatasnamakan pengiriman paket, jadi kita meluncurkan program 3C: CEK, CURIGA, CANCEL,” ungkapnya.

    Berikut ini adalah 3 solusi menangkal jebakan phishing.

    CEK: Fokus. Pastikan kebenaran web dan nomor hp. Jangan langsung klik link dan mudah percaya pesan dari nomor asing.CURIGA: Meluangkan waktu sejenak untuk perhatikan nomor resinya. Hubungi Call Center dan kunjungi outlet J&T Express untuk memastikan informasi status paket.CANCEL: Langsung abaikan interaksi dan laporkan jika menerima pesan yang mencurigakan ke saluran resmi atau call center J&T Express.

    (akd/akd)

  • Cara Kunci Chat WhatsApp Agar Pesan Tak Diintip Orang Lain

    Cara Kunci Chat WhatsApp Agar Pesan Tak Diintip Orang Lain

    Jakarta

    Pengguna WhatsApp tentu ingin menjaga kerahasiaan isi percakapannya dari siapapun. Untungnya, saat ini WhatsApp sudah memiliki fitur Chat Lock atau Kunci Chat yang memberikan lapisan privasi ekstra ke chat.

    Sesuai namanya, fitur ini berfungsi untuk mengunci chat WhatsApp dan menyimpannya di folder ‘Chat terkunci’ agar tersembunyi dari daftar chat utama. Fitur ini tentu sangat bermanfaat untuk pengguna yang tidak ingin percakapannya diintip oleh orang lain yang kepo.

    Pesan yang sudah dikunci hanya bisa dibuka menggunakan autentikasi perangkat seperti kode sandi telepon, Face ID, sidik jari, atau kode rahasia pilihan pengguna. Berikut ini cara mengaktifkan Chat Lock agar chat WhatsApp tidak dilihat oleh orang lain.

    Cara mengunci chat WhatsApp

    Kalian bisa mengaktifkan atau menonaktifkan chat lock untuk jenis chat apapun, termasuk chat grup dan chat yang notifikasinya dibisukan. Kalau kalian belum memasang autentikasi untuk mengamankan ponsel, seperti kode sandi atau sidik jari, kalian akan diminta untuk mengaktifkannya sebelum bisa mengunci chat.

    1. Cara mengunci chat WhatsApp di Android

    Buka aplikasi WhatsApp di ponsel lalu pilih chat yang ingin dikunciTekan dan tahan chat yang ingin dikunci selama beberapa saat lalu pilih menu yang ada di sudut kanan atasPilih opsi ‘Lock chat’ atau Kunci chat lalu tekan tombol Lanjut untuk melanjutkanKalian juga bisa membuka chat yang ingin dikunci lalu ketuk nama kontak atau grup, lalu scroll ke bawah untuk mencari opsi ‘Chat lock’ dan tekan tombol yang adaMasukkan autentikasi yang sudah dipasang untuk membuka kunci perangkat seperti kode sandi atau sidik jari untuk konfirmasi mengunci chatSetelah terkonfirmasi, chat sudah dikunci dan disembunyikan di folder rahasia.

    2. Cara mengunci chat WhatsApp di iPhone

    Buka aplikasi WhatsApp di iPhone lalu pilih chat yang ingin dikunciGeser chat ke kiri atau tekan dan tahan chat yang ingin dikunci selama beberapa saat lalu pilih opsi ‘Lock chat’ lalu tekan tombol Lanjut untuk melanjutkanKalian juga bisa membuka chat yang ingin dikunci lalu ketuk nama kontak atau grup, lalu scroll ke bawah untuk mencari opsi ‘Chat lock’ dan tekan tombol yang adaPindai wajah dengan Face ID atau tempelkan sidik jari jika perangkat kalian hanya mendukung Touch IDSetelah konfirmasi konfirmasi keamanan selesai, chat WhatsApp sudah kunci dan tidak bisa dibuka oleh orang lain.Cara membuat kode rahasia

    Selain menggunakan autentikasi perangkat, kalian juga bisa mengunci chat WhatsApp menggunakan kode rahasia yang berbeda dengan kode sandi telepon.

    Kode rahasia memungkinkan kalian menemukan chat WhatsApp yang terkunci di bilah pencarian dan membukanya di perangkat lain yang tertaut dengan akun WhatsApp. Begini cara mengaktifkan kode rahasia WhatsApp.

    Buka aplikasi WhatsApp lalu masuk ke folder Locked chats atau Chat terkunciKetuk ikon tiga titik yang ada di sudut kanan atas lalu pilih menu Pengaturan Kunci chatPilih opsi Kode rahasia lalu masukkan kode yang berisi gabungan huruf, angka, dan emoji yang mudah diingatMasukkan kode sekali untuk mengonfirmasiKetuk Selesai untuk mengaktifkan kode rahasia.Cara melihat chat WhatsApp yang dikunci

    Semua chat WhatsApp yang dikunci disembunyikan dalam folder khusus bernama Chat Terkunci yang menyatu dengan daftar chat. Berikut cara melihat chat WhatsApp yang sudah dikunci.

    Buka aplikasi WhatsApp lalu scroll ke bawah untuk memperlihatkan folder Chat terkunciMasukkan autentikasi perangkat seperti kode sandi, sidik jari, atau Face ID untuk membuka kunciKetuk chat untuk membaca dan mengirim pesan.

    Kalian bisa memilih untuk menyembunyikan folder Chat terkunci agar tidak muncul di daftar chat dengan membuka folder Chat Terkunci > Pengaturan > Sembunyikan chat terkunci. Karena benar-benar tersembunyi, folder ini hanya bisa diakses dengan memasukkan kode rahasia ke bilah pencarian, lalu pilih opsi Chat terkunci.

    (vmp/vmp)

  • Dolby Vision 2 Dirilis, Apa yang Baru?

    Dolby Vision 2 Dirilis, Apa yang Baru?

    Jakarta

    Setelah lebih dari 10 tahun, Dolby akhirnya merilis penerus Dolby Vision. Nama penerusnya itu adalah…Dolby Vision 2.

    Dolby Vision 2 menjadi standar format HDR baru, dan peningkatannya bukan sekadar mengoptimasi warna dan tingkat kecerahan untuk berbagai adegan yang berbeda. Format baru ini dilengkapi fitur bernama “Content Intelligence.”

    Content Intelligence ini menggunakan AI untuk mengoptimasi TV berdasarkan konten yang sedang ditonton, kapan konten itu ditonton, dan di perangkat apa kontennya ditonton. Fitur ini memperluas fitur sejenis yang ada di Dolby Vision IQ.

    Ada juga fitur Precision Black yang dijanjikan bisa meningkatkan kejernihan gambar pada adegan yang gelap namun tidak terlalu melenceng dari apa yang diinginkan oleh pembuat filmnya.

    Sementara fitur Light Sense bisa mengatur kualitas gambar menggunakan sensor pendeteksi cahaya serta dikombinasikan dengan referensi data sumber cahaya. Standar ini juga mendukung pemetaan warna bi-directional, yang menurut Dolby, membuat TV kelas atas bisa memberikan tingkat kecerahan lebih tinggi, kontras yang lebih tajam, seta saturasi warna yang lebih dalam.

    Keunggulan itu bisa dicapai dengan memberikan akses pada pembuat konten untuk memaksimalkan kualitas panel layar yang dipakai pada TV, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (4/9/2025).

    Dolby Vision 2 juga meningkatkan kemampuan memuluskan animasi gerakan, sebuah fitur yang sebenarnya tak disukai pembuat film karena menghasilkan efek “soap opera” pada konten.

    Namun dengan fitur “Authentic Motion”, Dolby menjanjikan fitur ini menjadi alat kontrol kemulusan animasi gerakan yang dibuat secara kreatif. Yaitu fiturnya bisa digunakan hanya pada adegan tertentu untuk meminimalkan efek bergetas pada gambar, namun tetap mempertahankan tampilan sinematik.

    Tentu saja semua ini masih berdasarkan klaim dari Dolby. Kita harus menunggu sampai Dolby Vision 2 tersedia di TV yang ada di pasaran untuk membuktikan klaim tersebut.

    Hisense kabarnya akan menjadi brand pertama yang meluncurkan TV dengan standar Dolby Vision 2, yang ditenagai MediaTek Pentonic 800. Saat ini di pasaran ada hampir 350 TV dari LG, TCL, Sony, Vizio, dan Roku yang sudah mengadopsi format Dolby Vision generasi pertama.

    Dolby membagi format baru ini menjadi dua, yaitu Dolby Vision 2 Max yang dikhususkan untuk TV kelas premium dan Dolby Vision 2 untuk TV kelas mainstream.

    (asj/asj)

  • Google Buka Suara soal Kasus Chromebook yang Jerat Nadiem Makarim

    Google Buka Suara soal Kasus Chromebook yang Jerat Nadiem Makarim

    Jakarta

    Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim sebagai tersangka dalam kasus pengadaan Chromebook untuk program Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Penetapan ini sontak menjadi sorotan publik, termasuk menyita perhatian Google Indonesia.

    Menanggapi hal tersebut, Google Indonesia memberikan pernyataan resmi. “Kami tidak memberikan komentar atas putusan terbaru Kejaksaan Agung. Google bangga atas komitmen dan kontribusi jangka panjangnya dalam upaya memajukan pendidikan di Indonesia,” kata perwakilan Google saat dihubungi detikINET.

    Google menegaskan perannya hanya sebatas penyedia teknologi dan bekerja sama dengan jaringan reseller serta beragam mitra untuk menghadirkan solusi ke pengguna akhir, yaitu para pendidik dan siswa.

    “Kegiatan instansi pemerintah untuk pengadaan Chromebook dilakukan secara langsung dengan organisasi-organisasi tersebut, bukan dengan Google,” tambahnya.

    Sebelumnya dikabarkan detiknews, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Nurcahyo Jungkung Madyo, mengungkapkan Nadiem diduga terlibat dalam pengadaan Chromebook sejak Februari 2020. Saat itu, Nadiem selaku Mendikbudristek mengadakan pertemuan dengan Google Indonesia untuk membahas program Google for Education, termasuk penggunaan Chromebook bagi peserta didik.

    “Dalam beberapa kali pertemuan, disepakati bahwa produk Google, yaitu Chrome OS dan Chrome Device Management (CDM), akan digunakan dalam proyek pengadaan alat TIK,” ungkap Nurcahyo dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025).

    Untuk menindaklanjuti kesepakatan itu, pada 6 Mei 2025, Nadiem menggelar rapat virtual tertutup dengan jajarannya, termasuk Dirjen PAUD Dikdasmen, Kepala Badan Litbang Kemendikbudristek, serta staf khusus menteri. Rapat via Zoom tersebut mewajibkan peserta menggunakan headset dan membahas pengadaan Chromebook sesuai perintah Nadiem, meski proyek TIK belum resmi dimulai.

    Kejagung juga menyebut bahwa Nadiem sempat menjawab surat tawaran Google untuk pengadaan Chromebook, padahal tawaran serupa sebelumnya ditolak oleh Menteri Pendidikan sebelumnya. Penolakan itu berdasar pada uji coba Chromebook tahun 2019 yang dinilai gagal karena tidak dapat digunakan di sekolah-sekolah di daerah terluar, tertinggal, dan terdalam (3T).

    Kasus ini kini menjadi perhatian publik. Google menegaskan bahwa pihaknya hanya berperan sebagai penyedia teknologi dan tidak terlibat langsung dalam proses pengadaan yang dilakukan instansi pemerintah.

    (afr/afr)