Category: Detik.com Tekno

  • Samsung Pamer Keandalan Galaxy Watch 8 di World Sleep Congress 2025

    Samsung Pamer Keandalan Galaxy Watch 8 di World Sleep Congress 2025

    Jakarta

    Samsung melalui smartwatch terbaru mereka yakni Galaxy Watch 8 dan Galaxy Watch 8 Classic menawarkan pengalaman kesehatan yang lebih personal. Salah satu fitur yang ditonjolkan dari jam pintar ini adalah bagaimana memperbaiki kualitas tidur.

    Fitur kesehatan dari Galaxy Watch 8 Series ini dipamerkan Samsung di World Sleep Congress 2025 yang berlangsung 5-10 September di Suntec Singapore Convention & Exhibition Centre, Singapura.

    VP Mobile eXperience Business Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania (SEAO), Carl Nordenberg mengatakan Galaxy Watch 8 menghadirkan standar baru pengalaman kesehatan yang lebih personal dan terintegrasi secara mulus dengan platform Samsung Health.

    “(Galaxy Watch8 Series) dibekali BioActive Sensor generasi terbaru, perangkat ini memungkinkan pemantauan kesehatan yang lebih dalam dan akurat, memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi kesehatan pribadi pengguna,” kata Carl di sela-sela acara, Rabu (10/9/2025).

    Galaxy Watch 8 Series dan Kualitas Tidur

    Carl menegaskan bahwa di era modern seperti saat ini, banyak manusia yang kesulitan mendapatkan kualitas tidur yang baik. Padahal, tidur merupakan kebutuhan dasar yang berdampak pada kesehatan tubuh dan produktivitas sehari-hari.

    Galaxy Watch8 (Foto: Devandra Abi Prasetyo/detikcom)

    “Kita semua tahu pentingnya kualitas tidur yang baik dan di Samsung kami terus meningkatkan fitur terkait tidur,” kata Carl.

    “Galaxy Watch8 Series kini menawarkan fitur-fitur terbaru yang menarik, seperti Bedtime Guidance dan Vascular Load, untuk membantu pengguna memahami serta meningkatkan kualitas tidurnya,” lanjutnya.

    Bedtime Guidance adalah fitur canggih yang dapat menganalisis pola tidur terbaru pengguna serta jam biologis alami tubuh, untuk merekomendasikan waktu tidur terbaik agar seseorang merasa lebih segar dan siap menjalani hari.

    Sementara itu, Vascular Load adalah tingkat tekanan pada sistem vaskular selama tidur. Idealnya, tekanan ini akan menurun secara alami saat tidur, namun fluktuasi berlebih justru dapat berdampak negatif pada kesehatan kardiovaskular. Dengan ini, pengguna dapat mengambil langkah untuk mengadopsi gaya hidup dan kebiasaan yang lebih sehat.

    Dilengkapi Fitur Kesehatan Lain

    Galaxy Watch8 Series tidak hanya hadir dengan fokus pada kualitas tidur pengguna. Carl menambahkan jam pintar ini juga dilengkapi berbagai fitur menarik yang dapat memotivasi pengguna menjalani hidup yang lebih sehat seperti antioxidant index.

    “Pertama kalinya diperkenalkan pada sebuah smartwatch, yang memungkinkan pengguna mengukur kadar karotenoid hanya dalam waktu lima detik,” kata Carl.

    Karotenoid merupakan antioksidan yang mencerminkan asupan buah dan sayur. Kekurangan dalam mengonsumsi nutrisi ini dapat dikaitkan dengan risiko kesehatan serius.

    Galaxy Watch 8 (Foto: Devandra Abi Prasetyo/detikcom)

    “Didukung oleh BioActive Sensor berbasis cahaya terbaru dari Samsung, fitur pada Watch8 ini memberikan wawasan yang membantu pengguna membuat pilihan gaya hidup yang lebih bijak, seperti memilih makanan yang lebih sehat,” tutur Carl.

    Selain menjaga pola tidur dan asupan makanan, fitur terbaru yang dikenalkan di Galaxy Watch8 Series adalah bagaimana mendorong pengguna untuk ‘mengusir’ sedentary lifestyle atau gaya hidup bermalas-malasan, seperti dengan berlari.

    “Samsung menghadirkan Running Coach untuk mendukung pelari dengan berbagai level kebugaran. Baik membantu pelari berpengalaman mempersiapkan diri untuk maraton atau acara besar lainnya, maupun mendukung pemula dalam mencapai target baru,” kata Carl.

    “Fitur ini memberikan motivasi sekaligus program latihan yang dipersonalisasi, bahkan menyajikan panduan langsung saat berolahraga,” tutupnya.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Pesona Galaxy Z Fold7, yang Lebih Tipis dan Gahar “
    [Gambas:Video 20detik]
    (fyk/fay)

  • Spesifikasi iPhone 17 Pro Vs iPhone 16 Pro, Apa Saja yang Baru?

    Spesifikasi iPhone 17 Pro Vs iPhone 16 Pro, Apa Saja yang Baru?

    Jakarta

    iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max resmi diluncurkan di event Apple bertajuk ‘Awe Dropping’ semalam. Dua ponsel kelas wahid ini membawa banyak peningkatan, mulai dari desain baru sampai spesifikasi yang makin gahar.

    Pengguna iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max pasti bertanya-tanya apakah pembaruan yang dibawa cukup signifikan untuk upgrade ke iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max.

    detikINET sudah merangkum perbandingan spesifikasi iPhone 17 Pro/Pro Max dan iPhone 16 Pro/Pro Max agar dapat membantu kalian menentukan pilihan untuk upgrade atau tidak. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

    Desain

    Dari pandangan pertama saja sudah terlihat kalau iPhone 17 Pro series hadir dengan desain baru yang lebih bold. Hilang sudah modul kamera belakang berbentuk persegi yang diperkenalkan di iPhone 11 Pro Max, kini iPhone 17 Pro series memiliki tonjolan kamera belakang berbentuk persegi panjang yang disebut ‘plateau’ oleh Apple.

    Modul kamera belakang baru ini memenuhi sepertiga bagian atas iPhone 17 Pro series. Tiga kamera belakangnya ditempatkan di sisi kiri, sedangkan sisi kanannya diisi flash LED dan sensor LiDAR.

    Dimensi iPhone 17 Pro series kurang lebih sama seperti pendahulunya, tapi sedikit lebih tebal dan berat untuk mengakomodasi baterai yang lebih besar. Berikut ini perbandingannya:

    iPhone 16 Pro: 149,6 x 71,5 x 8,25 mm dengan bobot 199 gramiPhone 17 Pro: 150 x 71,9 x 8,75 mm dengan bobot 206 gramiPhone 16 Pro Max: 163 x 77,6 x 8,25 mm dengan bobot 227 gramiPhone 17 Pro Max: 163,4 x 78 x 8,75 mm dengan bobot 233 gram

    iPhone 17 Pro series kembali menggunakan rangka aluminium unibody, menggantikan rangka titanium di iPhone 16 Pro series. Apple kembali memilih rangka aluminium karena mampu menyebarkan panas dengan lebih baik, salah satu aspek yang diutamakan di iPhone 17 Pro series.

    Apple juga melindungi iPhone 17 Pro series dengan Ceramic Shield 2 di bagian depan dan Ceramic Shield di bagian belakang untuk pertama kalinya. Ceramic Shield generasi kedua diklaim tiga kali lebih tahan dari goresan dibandingkan generasi pertama yang dipakai iPhone 16 Pro.

    Layar

    Spesifikasi layar iPhone 17 Pro series tidak banyak berubah dibandingkan iPhone 16 Pro series. iPhone 17 Pro masih menggunakan layar Super Retina XDR berukuran 6,3 inch, dan iPhone 17 Pro Max memiliki layar berukuran 6,9 inch.

    Fitur lainnya seperti Dynamic Island, always-on display, ProMotion dengan adaptive refresh rate hingga 120Hz, dan HDR masih tersedia. Namun, layar iPhone 17 Pro series sedikit lebih terang saat berada di luar ruangan dengan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, dibandingkan 2.000 nits di iPhone 16 Pro series.

    Performa

    Apple mengotaki iPhone 17 Pro series dengan chipset A19 Pro, yang diklaim dapat mengantarkan performa setara MacBook Pro di iPhone. Chipset ini masih dibuat menggunakan fabrikasi 3nm serta memiliki konfigurasi CPU dan GPU yang sama, namun Apple menjanjikan peningkatan performa yang signifikan.

    Chip A19 Pro memiliki 6-core CPU yang terdiri dari dua inti performa dan empat inti efisiensi, serta 6-core GPU yang masing-masing memiliki Neural Accelerator. Apple mengklaim iPhone 17 Pro series dapat memberikan performa 40% lebih baik dibandingkan iPhone 16 Pro series yang menggunakan chip A18 Pro.

    Apple juga menyematkan sistem pendingin vapor chamber di iPhone 17 Pro series untuk pertama kalinya, yang diharapkan dapat mengatasi masalah overheating dan menjaga performa ponsel tetap prima.

    Apple tidak mengungkap kapasitas RAM iPhone 17 Pro series, namun MacRumors menemukan referensi tentang RAM di platform developer Xcode 26. Menurut temuan itu, iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max memiliki RAM 12GB, lebih besar dibandingkan RAM 8GB di iPhone 16 Pro series. Apple juga untuk pertama kalinya menghadirkan pilihan storage 2TB khusus untuk iPhone 17 Pro Max.

    iPhone 17 Pro Foto: Screenshot detikINET

    Kamera

    iPhone 17 Pro series membawa sederet peningkatan kamera, baik dari hardware maupun software. Ponsel ini masih dilengkapi tiga kamera belakang dengan kamera utama 48 MP dan kamera ultrawide 48 MP, sejauh ini masih sama seperti iPhone 16 Pro series.

    Namun ada yang berbeda di kamera telephoto-nya. Apple memperkenalkan kamera telephoto 48 MP untuk pertama kalinya di iPhone 17 Pro series. Tidak hanya memiliki resolusi lebih besar, kamera telephoto iPhone 17 Pro series juga dapat melakukan zoom lebih jauh hingga 8x, sementara iPhone 16 Pro series mendukung zoom hingga 5x.

    Fitur kamera yang sudah ada di iPhone 16 Pro seperti spatial photos, ProRAW, video 4K hingga 120fps, cinematic mode, dan action mode kembali hadir di iPhone 17 Pro series. Apple juga menghadirkan fitur baru yaitu Dual Capture, ProRes RAW dan GenLock support untuk menghasilkan video berkualitas profesional.

    Setelah sekian lama, kamera depan iPhone 17 Pro series juga mendapatkan peningkatan yang signifikan. Resolusinya ditingkatkan dari 12 MP di generasi sebelumnya menjadi 18 MP, dengan fitur canggih seperti Center Stage dan Dual Capture.

    Baterai

    Apple tidak pernah mengungkap kapasitas baterai iPhone secara blak-blakan, begitu juga dengan iPhone 17 Pro series. Namun, dilihat dari laman spesifikasi Apple, baterai iPhone 17 Pro series bisa bertahan lebih lama saat dipakai menonton video dibandingkan iPhone 16 Pro series.

    iPhone 16 Pro: hingga 27 jamiPhone 17 Pro: hingga 33 jamiPhone 16 Pro Max: hingga 33 jamiPhone 17 Pro Max: hingga 39 jam

    Apple juga meningkatkan kemampuan pengisian cepat di ponsel flagship terbarunya. Baterai iPhone 17 Pro series dapat diisi hingga 50% dalam 20 menit menggunakan charger 40W, sedangkan iPhone 16 Pro series mendukung pengisian cepat hingga 50% dalam 35 menit menggunakan charger 20W.

    Halaman 2 dari 3

    Simak Video “Video Mengenal Teknologi Termal Baru Apple di iPhone 17 Pro & 17 Pro Max”
    [Gambas:Video 20detik]
    (vmp/fay)

  • Apa Itu Scrub, Istilah Roket Batal Meluncur Seperti Satelit Nusantara Lima

    Apa Itu Scrub, Istilah Roket Batal Meluncur Seperti Satelit Nusantara Lima

    Jakarta

    Peluncuran Satelit Nusantara Lima (SNL) milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) mengalami scrub atau penundaan yang kedua kalinya. Kondisi cuaca kembali menghambat misi peluncuran.

    SpaceX sempat hendak menerbangkan roket Falcon 9 tepat pukul 21.30 waktu setempat, bahkan hitung mundur tinggal 30 detik saja. Kemudian, ruang kontrol menyampaikan informasi bahwa peluncuran Satelit Nusantara Lima ditunda esok di waktu yang sama.

    Scrub adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan peluncuran yang tidak tepat waktu. Penundaan terjadi ketika tanggal peluncuran yang direncanakan diundur ke tanggal yang lebih lambat.

    Scrub terjadi ketika misi dibatalkan pada hari peluncuran dan dijadwalkan ulang di kemudian hari. Biasanya, scrub merupakan pilihan mendadak yang disebabkan oleh cuaca buruk atau kerusakan mekanis yang bisa menimbulkan masalah keselamatan.

    Dalam peluncuran roket, ada ‘launch windows’ atau waktu-waktu tertentu yang tersedia. Roket hanya diperbolehkan untuk diluncurkan dalam rentang waktu tertentu. Rentang waktu ini dapat berlangsung mulai dari setengah jam hingga beberapa jam per hari.

    Namun, rentang waktu tersebut pun tidak tersedia setiap hari. Terdapat juga launch periode yang merupakan hari-hari ketika kesejajaran planet (atau benda langit) dengan planet kita sedemikian rupa sehingga menguntungkan misi.

    Sambil menunggu cuaca membaik atau petugas pemeliharaan menangani masalah teknis, roket atau pesawat antariksa sering kali ditinggalkan di landasan peluncuran. Namun, pesawat antariksa terkadang harus dikembalikan Vehicle Assembly Building (VAB) atau gedung perakitan kendaraan. Hal ini disebut sebagai rollback.

    Mengutip laman Kennedy Space Center, penundaan, pembatalan, dan keterlambatan peluncuran, cenderung terjadi karena salah satu alasan di bawah ini.

    Cuaca

    Alasan paling umum scrub adalah cuaca buruk. Bayangkan, penerbangan komersial biasa saja bisa tertunda akibat cuaca buruk. Maka wajar jika cuaca menjadi alasan scrub karena bisa menggagalkan misi yang bernilai ratusan juta dolar.

    Demi keselamatan peluncuran, ahli meteorologi penerbangan akan menganalisis 14 titik data meteorologi. Angin sedang dianalisis secara khusus, mengingat peluncuran tidak dapat dilakukan jika kecepatan angin berkelanjutan di ketinggian 48 meter, landasan peluncuran melebihi 48 km/jam. Angin atmosfer bagian atas biasanya bertiup dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi, sehingga meningkatkan geseran angin vertikal.

    Petir dan badai petir merupakan fenomena terpenting yang perlu dipantau terkait peluncuran antariksa. NASA tidak akan mengisi bahan bakar roket jika terdapat peluang sambaran petir lebih dari 20% dalam radius 8 km dari lokasi peluncuran. Jika petir terlihat dalam radius 16 km laut dari lokasi peluncuran atau rute penerbangan, peluncuran akan ditunda selama 30 menit hingga kondisi yang dipersyaratkan terpenuhi.

    Kondisi lain yang harus diukur adalah kelistrikan langit yang terkait dengan badai petir. Jika tepi badai petir yang telah menghasilkan petir dalam 30 menit terakhir berada dalam radius 16 km dari lokasi peluncuran, maka peluncuran akan dibatalkan.

    Awan juga menimbulkan risiko keamanan bagi roket. Jika lapisan awan lebih tebal dari 1.371 meter, mencapai suhu di bawah titik beku, dan berada dalam jarak 16 km laut dari awan kumulus, peluncuran akan dibatalkan. Roket tidak dapat diluncurkan jika terjadi presipitasi (hujan atau gerimis).

    Dalam cuaca panas, peluncuran roket biasanya berjalan lancar. Di sisi lain, suhu di bawah 8,88 derajat Celcius dapat mengakibatkan pembentukan es yang berbahaya.

    Alasan umum lainnya untuk pembatalan peluncuran roket adalah keberadaan sejumlah besar partikel berenergi tinggi di ruang angkasa dekat orbit.

    Hal Teknis

    Roket itu sendiri merupakan keajaiban teknis, dengan kompleksitas yang sebanding namun sangat rumit. Satu kegagalan mekanis saja dapat membahayakan keselamatan seluruh roket dan mencegah misi mencapai orbit.

    Ribuan sensor mengumpulkan data hingga detik-detik terakhir peluncuran untuk memeriksa apakah ada yang salah di dalam roket. Jika mendeteksi sesuatu yang tidak biasa atau menimbulkan kekhawatiran, mereka dapat segera memulai pembersihan, memastikan keselamatan roket dan muatannya. Belum lagi perlunya melakukan pengujian integritas dan perawatan semua komponen roket sebelumnya.

    Faktor Lain

    Peluncuran luar angkasa berpotensi terhambat oleh faktor-faktor yang jauh lebih ganjil. Misalnya, misi pasokan ulang Stasiun Luar Angkasa Internasional yang dijadwalkan diluncurkan dari Wallops Flight Facility NASA pada 2014 dibatalkan karena sebuah perahu layer secara tidak sengaja melintasi jalur penerbangan roket sekitar 64 kilometer dari lokasi peluncuran.

    Jika roket lepas landas dan mengalami kegagalan fatal, penumpang di dalamnya akan berada dalam bahaya. Risiko tersebut mendorong NASA untuk menunda peluncuran hingga hari lain. Selain itu, SpaceX juga pernah menunda peluncuran satelit Starlink karena optimalisasi konstelasi.

    Bagaimanapun, biaya akibat penundaan tidak signifikan jika dibandingkan dengan kerugian yang disebabkan akibat ledakan roket seperti yang dialami SpaceX atau bahkan sampai hilangnya nyawa. Industri luar angkasa benar-benar menerapkan pepatah ‘lebih baik mencegah daripada menyesal bahkan celaka’, dan itu hal yang baik.

    (rns/fay)

  • Meme Kocak iPhone Air, Tipis Tapi Malah Jadi Lelucon

    Meme Kocak iPhone Air, Tipis Tapi Malah Jadi Lelucon

    Meme Kocak iPhone Air, Tipis Tapi Malah Jadi Lelucon

  • Video: Spesifikasi iPhone Air: Super Tipis Ditenagai Chip A19 Pro

    Video: Spesifikasi iPhone Air: Super Tipis Ditenagai Chip A19 Pro

    Video: Spesifikasi iPhone Air: Super Tipis Ditenagai Chip A19 Pro

  • Data Center Canggih JK1 dari Equinix, AI-Ready dan Interkoneksi Mumpuni

    Data Center Canggih JK1 dari Equinix, AI-Ready dan Interkoneksi Mumpuni

    Jakarta

    Keberadaan data center semakin semarak di Indonesia. Kini ada lagi JK1 dari Equinix Indonesia, sebuah data center yang AI-Ready dan punya keunggulan interkoneksi.

    detikINET pun berkesempatan berkunjung ke data center JK1 Jakarta International Business Exchange (IBX) di Kuningan Barat, Jakarta Selatan dekat dengan Gedung Cyber 1. Gedung 8 lantai ini berkapasitas 1.600 kabinet dan 5.300 m² ruang kolokasi.

    Managing Director Equinix Indonesia, Haris Izmee mengatakan Equinix sebagai perusahaan global sudah beroperasi sejak 1998. Selama 27 tahun mereka sudah mengembangkan lebih dari 270 data center di 36 negara, termasuk JK1 di Jakarta yang beroperasi sejak 15 Mei 2025.

    Indonesia sangat menarik di mata Equinix global karena populasi terbesar keempat dunia dengan pertumbuhan ekonomi digital tercepat di Asia Tenggara. Equinix Indonesia punya visi menjadi tulang punggung ekonomi digital di Indonesia melalui data center JK1.

    “Jadi kita bukan hanya mau masuk di Indonesia itu sebagai data center saja, tapi kita mau masuk sebagai infrastruktur digitalnya untuk Indonesia,” kata Haris kepada detikINET, Senin (8/9/2025).

    Managing Director Equinix Indonesia, Haris Izmee (Foto: Equinix Indonesia)

    Untuk itu Equinix menawarkan sejumlah keunggulan. Haris mengatakan Equinix adalah ekosistem interkoneksi terbesar di dunia dengan 492 ribu partisipan di seluruh dunia, tersebar di 270 data center. Dari total data center, sebanyak 210 data center ada di kota pusat ekonomi dunia seperti New York, Dubai, Singapura dan London. Beberapa bursa efek dunia seperti di Singapura (SGX), New York (NYSE), London (LSE) memakai Equinix.

    “JK1 saja sebelum diluncurkan sudah ada 50 konsumen. Jadi banyak yang berminat untuk masuk ke ekosistem interkoneksi kita,” kata Haris.

    Untuk data center JK1, Jakarta International Business Exchange (IBX), Equinix pun merancangnya dengan canggih. Tantangan lokasi terbatas di pusat kota membuat JK1 harus dibangun vertikal. Lokasi pun strategis karena sangat dekat dengan Gedung Cyber 1.

    “Gedung Cyber 1 itu adalah ekosistem internet exchange paling padat di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Konsumen kita butuh latensi yang sangat bagus, jadi kita harus dekat dengan internet exchange yang adalah Gedung Cyber 1,” jelasnya.

    Haris menjelaskan JK1 adalah data center yang sejak awal disiapkan untuk beban kerja Artificial Intelligence (AI). Pembangunan Fase I adalah 2 data hall di 2 lantai, 2,4 megawatt dan 550 kabinet dengan pendingin air cooling untuk kebutuhan beban kerja AI.

    Suasana ruang data center JK1 milik Equinix Indonesia (Foto: Equinix Indonesia)

    “Nanti di fase kedua kita akan implementasikan liquid cooling yang jauh lebih advance,” ujarnya.

    Melalui JK1, Equinix menawarkan produk berupa data center dan interkoneksi. Salah satu fitur unggulan dalam interkoneksi mereka adalah Equinix Fabric. Ini adalah global network services dimana konsumen bisa terhubung dengan semua lokasi Equinix di seluruh dunia untuk membuka infrastruktur baru dalam hitungan menit. Selain itu, mereka juga masih punya layanan interkoneksi Equinix Internet Access dan Equinix Internet Exchange.

    “Dulu mau buka infrastruktur baru di luar negeri butuh waktu berbulan-bulan, sekarang hanya perlu beberapa menit saja. Di-setting di portal, sudah bisa langsung dipakai. Itulah salah satu keunggulan Equinix,” kata Haris.

    Di Indonesia, klien Equinix antara lain Telin dan Tokopedia. Sementara itu di global, klien Equinix antara lain Zoom dan Netflix.

    (fay/fyk)

  • iOS 26 Dirilis 15 September, Ini Daftar iPhone yang Terima Update

    iOS 26 Dirilis 15 September, Ini Daftar iPhone yang Terima Update

    Jakarta

    Selain memperkenalkan iPhone 17 series, Apple juga mengumumkan tanggal rilis iOS 26 versi stabil di acara peluncuran semalam. Sistem operasi terbaru itu akan tersedia mulai 15 September untuk puluhan iPhone yang memenuhi syarat.

    iOS 26 akan dirilis bersamaan dengan iPadOS 26, watchOS 26, dan macOS 26. Seluruh sistem operasi ini pertama kali diumumkan di ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) 2025 pada Juni lalu, dan sudah melewati beberapa fase beta.

    Setelah tiga bulan di fase uji coba beta, Apple sudah hampir siap meluncurkan iOS 26 untuk semua pengguna. iPhone 17 series sudah dipastikan meluncur dengan iOS 26, dan deretan iPhone lainnya akan mendapatkan update over-the-air yang dapat diinstal sendiri.

    Daftar iPhone yang akan kebagian iOS 26iPhone 17 dan iPhone AiriPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro MaxiPhone 16eiPhone 16 dan iPhone 16 PlusiPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro MaxiPhone 15 dan iPhone 15 PlusiPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro MaxiPhone 14 dan iPhone 14 PlusiPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro MaxiPhone 13 dan iPhone 13 miniiPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro MaxiPhone 12 dan iPhone 12 miniiPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro MaxiPhone 11iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro MaxiPhone SE generasi ketigaiPhone SE generasi kedua

    iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR tidak akan mendapatkan update iOS 26, meskipun masih bisa menjalankan iOS 18. Ketiga ponsel ini tetap akan menerima update keamanan dari Apple secara berkala, seperti dikutip dari 9to5Mac, Rabu (10/9/2025).

    iOS 26 akan menghadirkan sederet fitur dan tampilan baru. Update terbesar yang dibawa tentu saja Liquid Glass, bahasa desain baru dari Apple dengan ikon dan elemen antarmuka lainnya yang terlihat transparan dan animasi yang fluid seperti air.

    Fitur Apple Intelligence di iOS 26 juga mendapat peningkatan, seperti Visual Intelligence yang kini memungkinkan pengguna melingkari objek di layar dan mencari informasi terkait di Google. Fitur Live Translation juga akan tersedia di AirPods sehingga pengguna bisa memahami orang di sekitar yang berbicara dengan bahasa asing.

    Sejumlah aplikasi bawaan seperti Camera, Wallet, Messages, dan lain-lain juga mendapatkan pembaruan signifikan. Apple juga merilis aplikasi baru yaitu Games yang menjadi pusat semua kebutuhan terkait game.

    Setelah iOS 26 versi stabil dirilis pada 15 September nanti, kalian bisa langsung instal dengan membuka Settings > General > Software update, lalu ikuti petunjuk yang ada di layar. Sudah siap mencoba Liquid Glass di iPhone kalian, detikers?

    (vmp/vmp)

  • Video: iPhone Air Jadi Ponsel Apple Tertipis

    Video: iPhone Air Jadi Ponsel Apple Tertipis

    Video: iPhone Air Jadi Ponsel Apple Tertipis

  • Meme Timnas Indonesia U-23 Gagal Lolos, Netizen Rindu STY

    Meme Timnas Indonesia U-23 Gagal Lolos, Netizen Rindu STY

    Meme Timnas Indonesia U-23 Gagal Lolos, Netizen Rindu STY

  • Kapan iPhone 17 Rilis di Indonesia? Ini Perkiraannya

    Kapan iPhone 17 Rilis di Indonesia? Ini Perkiraannya

    Jakarta

    Apple telah memperkenalkan iPhone 17, iPhone 17 Pro dan 17 Pro Max, serta iPhone Air yang mencuri perhatian. Pertanyaannya, kapan iPhone 17 rilis dan dipasarkan di Indonesia?

    Sejauh ini belum ada informasi dari Apple mengenai jadwal peluncuran iPhone 17 di Indonesia. Yang pasti, Indonesia kembali tidak termasuk dalam daftar negara-negara pertama yang kebagian penjualan iPhone 17. Sebagian negara tetangga mendapatkannya lebih dulu.

    “Pelanggan di lebih dari 63 negara dan wilayah, termasuk Australia, Kanada, China, Kolombia, Prancis, Jerman, India, Jepang, Malaysia, Meksiko, Singapura, Korea Selatan, Thailand, Turki, Uni Emirat Arab, Inggris, AS, dan Vietnam, dapat memesan iPhone Air mulai pukul 5 pagi PDT Jumat ini, 12 September, dan akan tersedia mulai Jumat, 19 September. iPhone Air akan tersedia di 22 negara dan wilayah lainnya mulai Jumat, 26 September,” tulis Apple mengenai penjualan perdana iPhone Air.

    Kita tengok penjualan iPhone 16 yang terlambat karena masalah TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri). Apple dan pemerintah Indonesia sempat cukup lama menegosiasikan perjanjian investasi baru, yang pada akhirnya membantu Apple memenuhi kriteria mengenai konten lokal pada sekitar Maret 2025.

    Hingga akhirnya pada April 2025, iPhone 16 baru bisa dijual secara resmi di Indonesia setelah penantian panjang. Menengok ke belakang lagi, jika tidak terjadi permasalahan, sebenarnya iPhone terbaru sudah cukup cepat penjualannya di negara ini.

    Tengok iPhone 14, resmi dipasarkan di Indonesia pada November 2022. Kemudian iPhone 15 semakin cepat jadwalnya. Tercatat iPhone 15 mulai dijual perdana di Indonesia pada akhir Oktober 2023. Artinya, hanya ada selisih sekitar sebulan dari peluncuran iPhone 15 dengan pemasarannya di Tanah Air.

    Dengan asumsi bahwa iPhone 17 tidak mengalami hambatan dalam pengajuan TKDN, maka ponsel itu kemungkinan akan mulai menyapa Apple fanboy di sini pada sekitar bulan Oktober atau November 2025, melalui distributor resmi seperti iBox, Erafone, dan Digimap. Kita nantikan saja.

    (fyk/fyk)