Category: Detik.com Tekno

  • Segera Masuk RI, Ini Kecanggihan Kamera Huawei Pura 80 Series

    Segera Masuk RI, Ini Kecanggihan Kamera Huawei Pura 80 Series

    Jakarta

    Huawei kembali menggebrak industri smartphone dengan seri Pura 80, dengan Huawei Pura 80 Ultra menjadi puncaknya. Perangkat ini tidak hanya menawarkan spesifikasi premium, tetapi juga membawa inovasi kamera terdepan di pasar smartphone saat ini.

    “Peluncuran Pura 80 Series melanjutkan warisan inovasi Huawei dalam fotografi mobile. Lini P Series telah menghadirkan berbagai terobosan kamera yang menjadi tolak ukur industri,” kata Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia Edy Supartono di agenda temu media Pura 80 Series, Jakarta, Rabu (10/9/2025).

    Huawei Pura 80 Pro dan Pura 80 Ultra hadir dengan desain Dazzling Forward Symbol pada modul kameranya. Desain ini terinspirasi dari motif sinar matahari klasik yang sering ditemukan di perhiasan dan jam tangan mewah. Kedua smartphone dikabarkan akan rilis di Indonesia pada 17 September 2025.

    Untuk layar, keduanya menggunakan panel LTPO OLED 6.8 inci dengan refresh rate adaptif 1-120 Hz, resolusi 2848 x 1276 piksel, dan kecerahan puncak hingga 3000 nits.

    Kamera Huawei Pura 80 Ultra

    Fitur yang paling revolusioner dari Pura 80 Ultra adalah sistem kamera telefoto ganda yang bisa berganti (switchable dual-telephoto periscope lens). Ini adalah teknologi pertama di dunia yang memungkinkan satu sensor kamera mengakses dua lensa telefoto yang berbeda, yaitu:

    Huawei Pura 80 Series. Foto: Khadijah Nur Azizah

    – Telefoto 3,7x optical zoom: Untuk fotografi potret dan objek yang lebih dekat.

    – Telefoto 9,4x optical zoom: Memberikan kemampuan zoom super jauh dengan detail yang tetap tajam.

    Sistem ini bekerja dengan mekanisme prisma yang dapat bergerak, sehingga tidak memerlukan dua modul kamera telefoto terpisah. Hal ini mengurangi ruang yang dibutuhkan di dalam bodi ponsel dan meningkatkan fleksibilitas pengguna dalam mengambil gambar.

    Menggunakan teknologi revolusioner “Switchable Dual Telephoto”. Ini berarti satu sensor dapat beralih antara dua lensa telefoto berbeda: 50 MP dengan 3.7x optical zoom dan 12.5 MP dengan 9.4x optical zoom. Teknologi ini memungkinkan fleksibilitas luar biasa untuk foto potret hingga pemotretan jarak jauh.

    Spesifikasi Huawei Pura 80 Pro

    Kamera juga menjadi sektor andalan dari Pura 80 Pro. Ponsel ini dirancang untuk pengguna yang menginginkan pengalaman premium, tetapi tetap mendapatkan fitur-fitur kelas atas.

    Memiliki kamera utama 50 MP dengan sensor 1 inci super besar, dilengkapi dengan aperture variabel (f/1.6-f/4.0).

    Fitur ini memungkinkan pengguna mengontrol seberapa banyak cahaya yang masuk ke sensor, menciptakan foto dengan efek bokeh alami dan foto yang tajam di segala kondisi.

    Selain itu, ponsel ini juga dilengkapi kamera tambahan dengan spesifikasi:

    – Kamera Telefoto: 48 MP dengan 4x optical zoom, yang juga berfungsi sebagai lensa tele-makro. Kamera ini memungkinkan Anda mengambil foto objek jauh atau detail kecil dengan sangat tajam.

    – Kamera Ultra-Wide: 40 MP yang ideal untuk memotret pemandangan, arsitektur, atau foto grup dengan bidang pandang yang luas.

    Halaman 2 dari 2

    (kna/fyk)

  • Cara Samsung Rangkul Gen Z Pecinta Lari, Pakai AI Jadi Coach

    Cara Samsung Rangkul Gen Z Pecinta Lari, Pakai AI Jadi Coach

    Singapura

    Di era digital saat ini, Generasi Z dikenal sebagai generasi yang melek teknologi dan sangat peduli dengan gaya hidup sehat. Salah satu aktivitas yang digemari mereka adalah lari. Tidak hanya sebagai olahraga, namun juga bagian dari identitas.

    Melihat tren ini, Samsung melalui Galaxy Watch 8 Series menghadirkan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menopang gaya hidup sehat Gen Z yang menginginkan pengalaman berlari. Fitur ini dinamakan ‘Personal Coach’ dan dapat memberikan penilaian yang lebih personal, cerdas, dan terukur.

    VP Mobile eXperience Business Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania (SEAO), Carl Nordenberg mengatakan rata-rata Gen Z hingga dewasa muda di SEAO menghabiskan 4,3 jam per minggu untuk berolahraga atau lebih dari 30 menit per hari.

    “Menariknya, angka ini lebih tinggi pada generasi muda di Indonesia. Riset kami mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia berusia 26-35 tahun rata-rata berolahraga 4,8 jam per minggu. Di Indonesia, olahraga yang paling banyak dipilih adalah lari atau jogging, dengan peningkatan kebugaran menjadi salah satu motivasi utama masyarakat untuk berolahraga,” kata Carl di sela-sela acara World Sleep Congress 2025, di Singapura, Rabu (10/9/2025)

    “Melihat hal ini, fitur terbaru Running Coach di Galaxy Watch 8 Series dapat sangat bermanfaat bagi pengguna Indonesia yang gemar berlari, dengan memberikan panduan langsung serta motivasi real-time selama berolahraga,” sambungnya.

    Carl menambahkan bahwa Samsung Galaxy Watch 8 Series terinspirasi dari komitmen masyarakat, seperti Indonesia yang berkomitmen untuk menjaga kesehatan.

    “Di Samsung, kami melihat peluang besar untuk mendukung perjalanan tersebut dengan menghadirkan produk dan layanan yang dapat memberdayakan kesehatan sesuai kebutuhan mereka,” kata Carl.

    “Seiring dengan terus dikembangkannya platform kesehatan kami – termasuk Samsung Health dan portofolio wearable, kami akan terus menghadirkan fitur-fitur yang membantu pengguna tidur lebih nyenyak, tetap aktif, serta membuat pilihan yang lebih bijak untuk menjalani gaya hidup sehat,” sambungnya.

    Menurut Carl, Galaxy Watch 8 Series dirancang sedemikian rupa untuk kenyamanan para pengguna, sehingga tak hanya berfokus pada layanan, ‘jam pintar’ ini juga tak melupakan soal tampilan.

    “Dirancang dengan cermat untuk kenyamanan maksimal, perangkat ini mendorong penggunaan yang konsisten dan terasa effortless untuk pelacakan kesehatan 24/7. Hasil pemantauan ini memberikan konteks yang lebih luas terkait kesehatan dan kebugaran, sekaligus melengkapi data dari penyedia layanan kesehatan,” tutupnya.

    (dpy/fyk)

  • iPhone 17 Series Tiba, 4 iPhone Lawas Ini Dipensiunkan

    iPhone 17 Series Tiba, 4 iPhone Lawas Ini Dipensiunkan

    Jakarta

    iPhone 17 series resmi diperkenalkan di acara Apple bertajuk ‘Awe Dropping’ semalam. Kehadiran empat model baru ini menyebabkan iPhone yang ditawarkan Apple mengalami penyesuaian dan ada empat model yang di-discontinue.

    Sama seperti tahun-tahun sebelumnya Apple kembali menerapkan kebijakan ‘one in, one out’ untuk menyediakan tempat bagi iPhone baru sekaligus memastikan produk yang ditawarkan tetap baru.

    Karena ada empat model iPhone 17 series yang diperkenalkan, ada empat model iPhone lawas yang berhenti dijual oleh Apple. Empat model iPhone yang dipensiunkan adalah iPhone 16 Pro, iPhone 16 Pro Max, iPhone 15 Plus, dan iPhone 15.

    Empat model iPhone tersebut saat ini sudah tidak dapat dibeli lewat website resmi Apple. Meskipun demikian, konsumen yang ingin membeli iPhone yang sudah di-discontinue bisa mendapatkannya di toko ritel pihak ketiga, namun unitnya mungkin terbatas karena sudah tidak diproduksi oleh Apple.

    iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max diperkenalkan di event peluncuran ‘Glowtime’ pada 9 September 2024 dan diluncurkan pada 20 September. Ponsel ini ditenagai chipset A18 Pro dan tombol Camera Control baru untuk mempermudah pengambilan foto dan video.

    Sementara itu iPhone 15 dan iPhone 15 Plus pertama kali diperkenalkan pada 12 September 2023 dan diluncurkan pada 22 September. Ponsel ini mengadopsi Dynamic Island yang sebelumnya merupakan fitur eksklusif iPhone Pro, kamera utama 48 MP dengan opsi zoom 2x, dan port USB-C untuk pertama kalinya.

    iPhone 16 dan iPhone 16 Plus masih dijual oleh Apple dengan harga USD 100 lebih murah dibandingkan harga peluncuran. Tapi Apple hanya menjual iPhone 16 dengan storage 128GB, sedangkan iPhone 16 Plus tersedia dalam pilihan storage 128GB dan 256GB.

    Harga iPhone 16e tidak mengalami penyesuaian, dan masih menjadi ponsel paling murah yang ditawarkan Apple saat ini. Berikut ini daftar model iPhone yang dijual resmi di website dan toko Apple:

    iPhone 16e: USD 599iPhone 16: USD 699iPhone 16 Plus: USD 799iPhone 17: USD 799iPhone Air: USD 999iPhone 17 Pro: USD 1.099iPhone 17 Pro Max: USD 1.199

    Apple akan membuka pre-order iPhone 17, iPhone Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max di 63 negara pada 15 September 2025 besok. Kuartet ponsel ini akan tersedia mulai 19 September.

    (vmp/vmp)

  • Huawei Pura 80 Series Makin Dekat Rilis di Indonesia

    Huawei Pura 80 Series Makin Dekat Rilis di Indonesia

    Jakarta

    Smarthone dengan kamera canggih, Huawei Pura 80 Series yang terdiri dari Pura 80 Pro dan Pura 80 Ultra makin dekat rilis di Indonesia. Untuk diketahui, nodel Ultra menghadirkan Switchable Dual Telephoto Camera pertama di industri ponsel serta meraih predikat Kamera Smartphone Terbaik Dunia versi DXOMARK dengan skor tertinggi 175 poin.

    Pura 80 Ultra disebut berhasil meraih peringkat teratas DXOMARK berkat konsistensinya menghasilkan foto dengan warna hidup, detail tajam, dan pencahayaan alami di berbagai kondisi.

    “HUAWEI tidak lepas dari terobosan yang bisa kita bilang ekstrem dengan berbagai inovasi, yang sudah berjalan di seri P di 2019,” kata Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia Edy Supartono di agenda temu media Huawei Pura 80 Series, Jakarta, Rabu (10/9/2025).

    Fancam Konser Nggak Pecah Lagi

    Untuk pertama kalinya di industri smartphone, Huawei, lewat Pura 80 Ultra, memperkenalkan sistem dual telefoto switchable dengan rana mekanis yang memungkinkan peralihan mulus antara dua jalur optik berbeda, 3,7x dan 9,4x optical zoom, yang keduanya berbagi sensor besar 1/1,28 inci.

    Kombinasi inovasi ini menghadirkan zoom super jernih dengan rentang hingga 100x digital zoom, memungkinkan pengguna menangkap detail tajam dari jarak sangat jauh tanpa kehilangan kualitas.

    Bagi penikmat konser, fitur ini mampu menangkap setiap ekspresi idola di panggung. Untuk penjelajah kota, skyline yang jauh kini dapat diabadikan dengan presisi menawan, menampilkan detail cahaya dan suasana malam secara realistis.

    “Kalau dilihat dengan smartphone lain, objek yang kita ambil bisa tetap tertangkap jelas dan warnanya tetap terekam natural jika dibandingkan dengan smartphone lain,” ucap Edy.

    Seri Pura 80 Pro juga nggak kalah ciamik. Ponsel ini dilengkapi 1-inch Ultra Lighting Camera, sensor terbesar di kelasnya yang memungkinkan penangkapan cahaya maksimal. Teknologi ini membuat pengguna dapat menghasilkan night portrait dan nightscapes yang tetap terang, tajam, jelas, dan natural, bahkan dalam kondisi minim cahaya.

    Kedua perangkat ini akan diluncurkan secara resmi di Indonesia pada 17 September 2025. Ada penawaran spesial selama periode17 Septemberhingga17 Oktober 2025 dengan total benefit hingga Rp 10 juta.

    HuaweiPura 80 Series akan tersedia online di Huawei Official Store di beberapa e-commerce terkemuka seperti Shopee,TikTok Shop,Tokopedia,Blibli,Lazada,Eraspace,Erafone.com, dan DatascripMall. Produk ini juga tersedia secara offline melalui jaringan Huawei Authorized Experience Store, Erafone, Urban Republic, Blibli, Digiplus, dan berbagai mitra toko lainnya di seluruh Indonesia.

    (kna/fyk)

  • Video: Canggih! AirPods Pro 3 Bisa Terjemahin Bahasa Asing Secara Langsung

    Video: Canggih! AirPods Pro 3 Bisa Terjemahin Bahasa Asing Secara Langsung

    Video: Canggih! AirPods Pro 3 Bisa Terjemahin Bahasa Asing Secara Langsung

  • Harga iPhone 16 Turun Seiring Kedatangan iPhone 17

    Harga iPhone 16 Turun Seiring Kedatangan iPhone 17

    Jakarta

    Harga iPhone di Indonesia kembali turun pada awal September 2025. Tidak hanya varian lawas, model terbaru seperti iPhone 16e dan iPhone 16 series kini dilepas dengan harga lebih murah dibandingkan harga peluncurannya.

    Menurut pantauan detikINET, penyesuaian harga iPhone dilakukan oleh distributor resmi Apple di Indonesia, termasuk iBox, Digimap, dan Blibli. Ketiga distributor tersebut sudah mencantumkan harga iPhone terbaru di platform-nya, namun ada beberapa varian yang stoknya sudah habis dan tidak diproduksi lagi oleh Apple.

    Harga iPhone 16 series, iPhone 16e, dan iPhone 15 terpantau masih sama seperti bulan lalu. Sementara itu, harga iPhone 15 Plus mengalami penurunan sekitar Rp 600 ribuan.

    Penyesuaian harga ini dilakukan terkait pengumuman iPhone 17.

    Harga Terbaru iPhone 15 dan iPhone 16 September 2025

    Berikut ini rincian harga terbaru iPhone 15 series dan iPhone 16 series per September 2025, menurut pantauan detikINET:

    iPhone 16e

    iPhone 16e 128GB: Rp 11.499.000 (sebelumnya Rp 12.749.000)iPhone 16e 256GB: Rp 13.999.000 (sebelumnya Rp 15.249.000)iPhone 16e 512GB: Rp 17.999.000 (sebelumnya Rp 19.249.000)

    iPhone 16

    iPhone 16 128GB: Rp 13.999.000 (sebelumnya Rp 14.999.000)iPhone 16 256GB: Rp 16.499.000 (sebelumnya Rp 17.499.000)iPhone 16 512GB: Rp 20.999.000 (sebelumnya Rp 21.999.000)

    iPhone 16 Plus

    iPhone 16 Plus 128GB: Rp 15.999.000 (sebelumnya Rp 16.999.000)iPhone 16 Plus 256GB: Rp 18.499.000 (sebelumnya Rp 19.499.000)iPhone 16 Plus 512GB: Rp 22.999.000 (sebelumnya Rp 23.999.000)

    iPhone 16 Pro

    iPhone 16 Pro 128GB: Rp 17.999.000 (sebelumnya Rp 18.749.000)iPhone 16 Pro 256GB: Rp 20.999.000 (sebelumnya Rp 21.749.000)iPhone 16 Pro 512GB: Rp 25.499.000 (sebelumnya Rp 26.249.000)iPhone 16 Pro 1TB: Rp 29.999.000 (sebelumnya Rp 30.749.000)

    iPhone 16 Pro Max

    iPhone 16 Pro Max 256GB: Rp 21.999.000 (sebelumnya Rp 22.749.000)iPhone 16 Pro Max 512GB: Rp 27.499.000 (sebelumnya Rp 28.249.000)iPhone 16 Pro Max 1TB: Rp 32.499.000 (sebelumnya Rp 33.249.000)

    iPhone 15

    iPhone 15 128GB: Rp 10.999.000 (sebelumnya Rp 16.999.000)iPhone 15 256GB: Rp 13.499.000 (sebelumnya Rp 19.999.000)iPhone 15 512GB: Rp 17.499.000 (sebelumnya Rp 23.999.000)

    iPhone 15 Plus

    iPhone 15 Plus 128GB: Rp 12.399.000 (sebelumnya Rp 18.999.000)iPhone 15 Plus 256GB: Rp 14.899.000 (sebelumnya Rp 21.999.000)iPhone 15 Plus 512GB: Rp 18.899.000 (sebelumnya Rp 25.999.000)

    Setelah peluncuran iPhone 17 series, Apple kemungkinan akan menghentikan produksi beberapa model iPhone 16 dan iPhone 15. Bagi kalian yang mengincar empat model iPhone di atas, ini adalah kesempatan terakhir untuk membelinya sebelum di-discontinue.

    (vmp/fyk)

  • 45WS Batalkan Peluncuran Satelit Nusantara Lima di Detik Akhir, Apa Itu?

    45WS Batalkan Peluncuran Satelit Nusantara Lima di Detik Akhir, Apa Itu?

    Orlando

    Peluncuran Satelit Nusantara Lima milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) kembali mengalami penundaan dramatis pada Selasa malam (9/9/2025) pukul 21.30 waktu Orlando. Kali ini, roket sudah menghitung mundur hingga 30 detik sebelum lepas landas, namun peluncuran dihentikan secara mendadak karena izin cuaca tidak dikeluarkan oleh pihak berwenang.

    CEO PSN, Adi Rahman Adiwoso, menjelaskan kronologi penundaan tersebut. “Jadi 30 detik itu, mereka harus dapat weather clearance dari Air Force K45. Nah, mereka tidak memberikan clearance pada detik-detik terakhir. Mereka mengatakan terlalu risiko, jadi peluncuran diberhentikan. Tidak diizinkan untuk diluncurkan karena alasan cuaca. Peluncuran akan dicoba besok, jamnya hampir sama,” ujar Adi.

    Air Force K45 kemungkinan besar merujuk pada 45th Weather Squadron (45 WS).

    Apa Itu 45 WS?

    45th Weather Squadron (45 WS) adalah unit cuaca di bawah Space Launch Delta 45 yang berbasis di Patrick Space Force Base, Florida. Skuadron ini memiliki tugas vital yaitu memantau kondisi cuaca dan memberikan rekomendasi untuk setiap peluncuran roket dari Cape Canaveral dan Kennedy Space Center.

    Tim ini bekerja sama dengan FAA, NASA, dan perusahaan seperti SpaceX untuk memastikan keselamatan. 45WS menyampaikan data prakiraan, observasi, dan peringatan kondisi atmosfer mulai dari jam hingga detik terakhir sebelum peluncuran.

    Mereka berpegang pada Launch Weather Commit Criteria, termasuk batas kecepatan angin, keberadaan awan petir, dan risiko bahaya lain yang bisa membahayakan misi. Jika salah satu parameter tidak terpenuhi, peluncuran bisa langsung dibatalkan demi keselamatan roket, muatan, dan publik di sekitar area peluncuran.

    Persiapan peluncuran satelit nusantara lima Foto: Adi Fida Rahman/detikinet

    Tidak Memberikan Izin pada Detik-Detik Terakhir

    Penundaan di detik-detik akhir peluncuran bukan hal baru. Banyak misi NASA maupun komersial pernah mengalami scrub (penghentian) mengalami serupa akibat cuaca yang tidak sesuai kriteria. Meski mengecewakan, keputusan tersebut diambil untuk melindungi aset bernilai ratusan juta dolar dan keselamatan publik.

    Pada peluncuran Crew Dragon Demo-2 oleh SpaceX pada Mei 2020, 45 WS memutuskan untuk menunda peluncuran hanya 20 menit sebelum lepas landas karena risiko petir yang tinggi. Begitu juga pada peluncuran satelit GPS III pada Desember 2018, di mana awan tebal dan potensi hujan es memaksa penundaan. Bahkan peluncuran Starship SpaceX pada Agustus 2025 ditunda karena cuaca buruk di menit-menit akhir.

    Selama hitung mundur (countdown), 45 WS menggunakan teknologi canggih seperti radar Doppler, balon cuaca, satelit, dan pesawat pengintai untuk memantau cuaca secara real-time. Mereka mengevaluasi faktor seperti petir, angin kencang, awan tebal, hujan, dan suhu berdasarkan Launch Commit Criteria (LCC), aturan ketat yang menentukan apakah peluncuran bisa dilakukan.

    Jika ada pelanggaran-misalnya, petir dalam radius 19 km atau angin permukaan di atas 48 km/jam-mereka berhak menghentikan peluncuran, bahkan di detik-detik terakhir, seperti yang terjadi pada Nusantara Lima. Keputusan 45 WS bersifat final bagi satelit komersial atau pemerintah. Pengecualiannya hanya untuk peluncuran militer mendesak, seperti misil balistik antarbenua (ICBM), aturan bisa sedikit longgar.

    Mengapa Cuaca Begitu Kritis?

    Satelit Nusantara LimaFoto: dok PT PSN

    Cuaca adalah faktor penentu dalam peluncuran roket. Sejarah mencatat kegagalan tragis akibat cuaca, contohnya:

    Apollo 12 (1969): Roket tersambar petir dua kali setelah lepas landas, nyaris gagal.Challenger (1986): Hancur karena O-ring yang rapuh akibat suhu dingin.Atlas-Centaur (1987): Hancur di udara akibat petir, menyebabkan kerugian besar.

    Untuk mencegah insiden serupa, 45 WS menghitung Probability of Violation (POV), probabilitas pelanggaran aturan cuaca. Jika POV melebihi 20-40% untuk kondisi berbahaya, peluncuran dihentikan

    Dalam kasus Nusantara Lima, 45 WS kemungkinan mendeteksi ancaman seperti:

    Petir: Roket bertindak sebagai konduktor raksasa, sehingga peluncuran dilarang jika ada petir dalam radius 19 km dalam 30 menit terakhir.Angin Kencang: Angin permukaan di atas 48 km/jam atau wind shear di ketinggian bisa membelokkan roket.Awan Tebal/Hujan: Mengurangi visibilitas atau meningkatkan risiko es dan petir.

    Selain 45 WS, Federal Aviation Administration (FAA) juga mengatur penutupan wilayah udara melalui Temporary Flight Restrictions (TFR) selama peluncuran. SpaceX, sebagai operator, harus memastikan semua aspek teknis dan cuaca sesuai sebelum meluncur. Penundaan Nusantara Lima mencerminkan koordinasi ketat antara PSN, SpaceX, 45 WS, dan FAA untuk mencegah risiko yang bisa merugikan misi senilai miliaran dolar ini.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Satelit Nusantara Lima Milik Indonesia Siap Meluncur 9 September”
    [Gambas:Video 20detik]
    (afr/fay)

  • Wamenkomdigi Desak Platform Digital Sediakan Fitur Deteksi Konten AI

    Wamenkomdigi Desak Platform Digital Sediakan Fitur Deteksi Konten AI

    Jakarta

    Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria meminta platform digital global untuk menyediakan fitur pengecekan dalam mengenali konten yang dibuat oleh kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).

    Fitur tersebut nantinya bisa dimanfaatkan guna membantu masyarakat menangkal hoaks dan deepfake. Tren penggunaan konten buatan AI terus meningkat, namun di saat yang sama rawan dimanfaatkan untuk menyebarkan misinformasi dan manipulasi digital.

    “Kita berharap platform media sosial global juga bisa melakukan filter, atau setidaknya menyediakan fitur untuk mengecek apakah sebuah konten buatan AI atau bukan. Fitur ini sebaiknya bisa digunakan publik secara gratis,” kata Nezar dalam pernyataan resmi, Rabu (10/9/2025).

    Menurut Nezar, fenomena deepfake pada saat ini kian mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sensity AI mencatat peningkatan 550% konten deepfake dalam lima tahun terakhir.

    “Saya yakin jumlahnya jauh lebih besar karena kemampuan aplikasi untuk membuat video atau foto deepfake kini sangat masif,” ungkap Nezar.

    Nezar menjelaskan bahwa platform memiliki teknologi komputasi dan algoritma yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

    “Kalau kita meragukan satu isi konten, bisa dicek dengan kekuatan komputasi dan AI yang mereka punya. Misalnya di Meta atau Google, fitur seperti ini bisa jadi bagian layanan standar,” tuturnya

    Nezar juga menekankan pemerintah berupaya menyeimbangkan inovasi dengan regulasi agar pemanfaatan AI tidak disalahgunakan sebagai alat pembuat konten hoaks.

    Sementara itu, Ketua Mafindo Septiaji Eko Nugroho mengatakan fenomena deepfake pertama kali muncul di Indonesia pada tahun 2023 dan semakin berkembang pesat belakangan ini. Konten deepfake kerap disalahgunakan untuk melakukan penipuan digital dan menggiring opini publik, terutama pada isu-isu politik.

    “Untuk isu politik juga ada tapi deepfake paling banyak digunakan untuk penipuan digital. Kalau ada konten hoaks bentuknya video yang muncul di tahun 2025 dengan tema penipuan digital, itu mayoritas adalah deepfake,” jelasnya.

    Indonesia sudah memiliki perangkat hukum seperti UU ITE, UU PDP, PP Tunas, dan sejumlah peraturan teknis. Adapun saat ini, pemerintah juga menyiapkan regulasi khusus pemanfaatan AI yang etis, bermakna, dan bertanggung jawab.

    Selain regulasi, Kementerian Komdigi juga menggandeng ekosistem luas, termasuk Mafindo dan media, dalam program cek fakta.

    “Ruang digital ini milik kita bersama, maka kita perlu kerja sama yang erat untuk menjaga publik dari hoaks dan konten negatif,” tegas Nezar Patria.

    (agt/agt)

  • Bali Banjir Hingga Makan Korban, Netizen Kirim Doa

    Bali Banjir Hingga Makan Korban, Netizen Kirim Doa

    Jakarta

    Hujan deras yang mengguyur wilayah Bali mengakibatkan banjir hebat di sejumlah titik. Rumah terendam, jalanan lumpuh, hingga bangunan ambruk diterjang banjir. Bahkan, bencana ini sampai makan korban jiwa.

    Netizen pun terkejut dengan kabar tersebut. Tak sedikit yang mengirimkan doa agar Bali cepat pulih kembali.

    “Hari ini, Rabu 10/09/2025 Bali banjir parah akibat hujan yang turun selama 3 jam… Beberapa kali ke Bali kayaknya gue belum pernah lihat banjir separah ini…,” tulis @ferizandra.

    “Pray for Bali 🥀,” kata yang lain.

    “Semoga saudara kita di Bali di beri keselamatan. 🙏,” ujar @kenhans03.

    “Banjir itu bukan bencana alam, tapi bencana tata kelola. Hasil dari tata kota dan tata guna lahan yang amburadul, diperparah dengan tata kelola pemerintahan yang gagal. Alam cuma melakukan tugas, manusia yang harus jaga keseimbangan. Mau sampai kapan Bali digerus demi rupiah?” seru @ladyofneptune__.

    “nangis btul liat story temenku😭😭😭stay safe semua yang di bali😭😭,” harap @neveertiti.

    Dari rekaman video yang beredar, beberapa ruas jalan lumpuh terendam air. Luapan air sungai makin memperparah keadaan. Di antaranya terjadi di dekat jembatan Tukad Badung, Jalan Sulawesi, Denpasar. Bahkan, terlihat bangunan tiga lantai ambruk diterjang banjir.

    Demikian pula di Jalan Maruti, Kampung Wanasari (Kampung Jawa), Denpasar Utara. Ketinggian air nyaris mencapai jembatan. Rumah-rumah di pinggir sungai terendam dan hanya atapnya yang terlihat.

    (ask/fay)

  • Apple Unjuk Kebolehan iPhone 17 Pro & 17 Pro Max, Secanggih Apa?

    Apple Unjuk Kebolehan iPhone 17 Pro & 17 Pro Max, Secanggih Apa?

    Apple merilis series iPhone 17, termasuk iPhone 17 Pro dan Pro Max!

    CEO Apple Tim Cook bilang kalau seri iPhone 17 Pro jadi seri iPhone paling canggih dengan desain baru yang menawan dan andal. Kalau ada produk baru, pasti ada pembaruan, kan? Tapi secanggih apa, sih?

    Apple kasih sentuhan baru buat body iPhone 17 Pro & 17 Pro Max. Nggak lagi pakai titanium, tapi aluminium dengan kualitas sekelas industri dirgantara. “(Body) menggunakan paduan aluminium sekelas industri dirgantara rancangan Apple karena keunggulan konduktivitas termalnya yaitu 20 kali lebih baik dibanding titanium,” ungkap Senior Vice President of Worlwide Marketing Apple, Greg Joswiak. Simak kebolehan iPhone 17 Pro dan 17 Pro Max lainnya di video berikut ini!

    Tonton berita video lainnya di sini, ya!