Category: Detik.com Tekno

  • iPhone 17 Pro dan Pro Max Bisa Main Game AAA Frame Rate Tinggi

    iPhone 17 Pro dan Pro Max Bisa Main Game AAA Frame Rate Tinggi

    Jakarta

    Apple telah resmi meluncurkan produk terbarunya iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max. Dua varian ini bisa dipakai untuk main game AAA dengan frame rate yang tinggi.

    Mereka memperkenalkan generasi terbaru dari iPhone ini pada Rabu dini hari, 10 September 2025 pukul 00.00 WIB. Datang dengan chip A19 Pro, kedua ponsel pintar tersebut menjanjikan performa luar biasa, hingga fitur Apple Intelligence terbaru.

    “iPhone 17 Pro sejauh ini merupakan iPhone tercanggih yang pernah ada, menampilkan desain baru yang mencolok dan kemampuan yang mumpuni,” ujar CEO Apple, Tim Cook.

    SVP Worldwide Marketing, Greg Joswiak alias Joz, mengatakan kalau iPhone 17 Pro bukan cuma menawarkan tampilan yang baru. Menurutnya, desain yang diusung HP ini memiliki performa yang sangat kuat di antara para pendahulunya.

    “Dan ini dimulai dengan pendekatan baru yang sangat penting untuk manajemen termal, yang sangat penting bagi performa sistem. Kami mengelola daya dan suhu permukaan secara cermat untuk memastikan iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max selalu memberikan performa yang luar biasa, sekaligus tetap nyaman digenggam,” kata Joz.

    Lebih lanjut, Joz menjelaskan, setiap aspek dari desain ponsel ini dirancang untuk memaksimalkan kinerja dan membuka potensi penuh dari A19 Pro. Disampaikannya kalau HP ini dilengkapi CPU 6-inti yang bertenaga dan GPU 6-inti berkinerja tinggi, dengan Neural Accelerator yang terpasang di setiap inti GPU.

    Joz menambahkan, chipset ini memiliki cache lebih besar dibandingkan A18 Pro. Jadi ketika A19 Pro dipasangkan dengan desain termalnya, iPhone 17 Pro bisa memberikan kinerja berkelanjutan hingga 40% lebih baik daripada iPhone 16 Pro.

    “Menjadikannya ideal untuk tugas-tugas intensif seperti bermain game, mengedit foto dan video, menggunakan fitur-fitur Apple Intelligence terbaru, dan menjalankan model bahasa lokal yang besar. Jadi, Anda dapat memainkan game yang menuntut visual seperti Arknights: Endfield dengan ray tracing yang dipercepat perangkat keras pada frame rate yang lebih tinggi, berjam-jam lamanya,” tegas Joz, dikutip detikINET dari kanal YouTube Apple, Rabu (10/9/2025).

    SpesifikasiLayar: Super Retina XDR 6,3 inci (Pro) dan 6,9 inci (Pro Max), ProMotion 120Hz, kecerahan puncak 3000 nits.Chip: A19 Pro dengan CPU 6-core, GPU 6-core, dan Neural Engine 16-core.Penyimpanan: 256GB, 512GB, 1TB (Pro); tambahan 2TB (Pro Max).Kamera Belakang: Tiga kamera Fusion 48MP (Main, Ultra Wide, Telephoto), zoom optik 4x (100mm) dan 8x (200mm), zoom digital hingga 40x.Kamera Depan: Center Stage 18MP dengan sensor persegi, Dual Capture, video 4K HDR.Fitur Video: ProRes RAW, Apple Log 2, genlock, Dolby Vision HDR, 4K120 fps.Baterai: Daya tahan terbaik di iPhone, pengisian 50% dalam 20 menit dengan adaptor 40W.Desain: Aluminium unibody seri 7000, Ceramic Shield 2 (depan dan belakang), vapor chamber.Konektivitas: Chip N1 (Wi-Fi 7, Bluetooth 6, Thread), eSIM-only di beberapa negara.Sistem Operasi: iOS 26 dengan Apple Intelligence.Warna: Deep blue, cosmic orange, silver.Harga iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max

    iPhone 17 Pro akan tersedia dengan kapasitas penyimpanan 256 GB, 512 GB, dan 1 TB, dengan harga mulai dari USD 1.099 (AS) atau kisaran Rp 17 juta. Sementara itu, iPhone 17 Pro Max akan tersedia dalam pilihan 256 GB, 512 GB, 1 TB, dan untuk pertama kalinya, 2 TB, dengan harga mulai dari USD 1.199 (AS) atau kisaran Rp 18,5 juta.

    Pemesanan akan dibuka mulai Jumat, 12 September, di 63 negara dan wilayah termasuk Australia, Kanada, Tiongkok, Jerman, India, Jepang, Malaysia, Meksiko, Singapura, Korea Selatan, Thailand, Turki, Inggris, dan Amerika Serikat. Perangkat ini akan tersedia di toko mulai Jumat, 19 September.

    (hps/fay)

  • Nggak Jadi Diblokir, Roblox Komitmen Lindungi Anak ke Komdigi

    Nggak Jadi Diblokir, Roblox Komitmen Lindungi Anak ke Komdigi

    Jakarta

    Seiring desakan pemblokiran terhadap game online Roblox dari berbagai pihak, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan perkembangan terbaru. Game online tersebut menyatakan komitmen untuk mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia.

    Platform global Roblox menyampaikan komitmennya untuk mendukung Indonesia dalam melindungi anak-anak di ruang digital. Komitmen ini disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Kementerian Komdigi setelah Roblox bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, pada Agustus lalu.

    Dalam surat tersebut, Roblox menegaskan kesiapannya untuk bekerja sama dengan Indonesia Game Rating System (IGRS) dalam meninjau klasifikasi gim dan melakukan penyesuaian bila diperlukan, sebagai wujud dukungan terhadap pengembang gim lokal.

    Terkait komitmen tersebut, Menkomdigi Meutya merespon positif komitmen Roblox tersebut.

    “Kami mengapresiasi langkah Roblox yang menegaskan kesediaan mereka untuk menyesuaikan diri dengan regulasi Indonesia. Ini menunjukkan bahwa dialog konstruktif dapat menghasilkan langkah nyata untuk melindungi anak-anak Indonesia sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif digital,” ujar Meutya dikutip Kamis (11/9/2025).

    Selain menyampaikan komitmen patuh pada regulasi, surat tersebut juga memuat rencana Roblox untuk membagikan hasil studi dampak ekonomi yang menyoroti kontribusi perusahaan terhadap pertumbuhan pengembang lokal di Indonesia.

    Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjalin dialog terbuka dengan berbagai platform global agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar pengguna, tetapi juga pusat pertumbuhan talenta digital serta ruang daring yang aman, inklusif, dan produktif bagi masyarakat.

    Sebelumnya, Pemerintah sudah meminta agar Roblox mematuhi regulasi, terutama terkait perlindungan anak di ruang digital seperti yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) dan Sistem Kepatuhan Moderasi Konten.

    Selain itu, pemerintah juga meminta Roblox untuk membuka kantor perwakilan di Indonesia.

    (agt/fyk)

  • Ini Fitur iPhone 17 yang Tidak Dimiliki Android

    Ini Fitur iPhone 17 yang Tidak Dimiliki Android

    Jakarta

    Sekalipun banyak fitur di iPhone 17 series yang sebelumnya sudah ada di Android, ada sebuah fitur yang benar-benar baru dan belum ada di ponsel Android, yaitu kamera selfie Center Stage yang menggunakan sensor kamera persegi.

    Apple membekali iPhone 17 dan seluruh variannya (termasuk iPhone Air dan Pro) dengan kamera depan baru yang membawa fitur eksklusif bernama Center Stage.

    Sensor Kamera Depan Berbentuk Persegi

    Apple memperkenalkan sensor depan format persegi (square sensor), bukan lagi rasio 4:3 seperti sebelumnya. Sensor ini memberi ruang tambahan di tepi frame sehingga bisa lebih fleksibel untuk framing foto maupun video. Sensor ini juga punya resolusi hingga 18 MP, peningkatan dari 12 MP di iPhone 16 sebelumnya.

    Lewat fitur Center Stage, kamera depan kini bisa secara otomatis menggeser dan memperbesar bidang pandang untuk menjaga pengguna tetap berada di tengah frame, bahkan saat bergerak, saat melakukan panggilan video atau merekam. Ini membuat pengalaman video call dan rekam vlog jauh lebih nyaman dan dinamis, tanpa perlu gerak ponsel oleh pengguna, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (11/9/2025).

    Dengan sensor square, pengguna tidak perlu memutar ponsel saat ingin selfie landscape. Teknologi AI akan secara otomatis menyesuaikan framing ke format portrait, landscape, 16:9, atau square, menyesuaikan konteks dengan jenis bidikan yang diinginkan.

    Namun ada juga fitur jadul yang sudah banyak dipakai di Android, dan baru tersedia di iPhone 17 series. Salah satunya adalah fitur Dual Capture Video yang memungkinkan pengguna merekam menggunakan kamera depan dan belakang secara bersamaan, semua dalam satu aplikasi bawaan.

    (asj/asj)

  • Satelit Nusantara Lima Perkuat Kemandirian Digital RI

    Satelit Nusantara Lima Perkuat Kemandirian Digital RI

    Jakarta

    Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) sekaligus Ketua Dewan Pembina Asosiasi Antariksa Indonesia (ARIKSA), Rudiantara, menyambut positif peluncuran Satelit Nusantara Lima milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN). Ia menyebut satelit ini akan memperkuat kapasitas sekaligus kemandirian infrastruktur digital Indonesia.

    “Saya bersyukur Indonesia menambah kapasitas satelitnya. Kondisi kita negara kepulauan, untuk penetrasi tak ada yang bisa mengalahkan satelit di seluruh dunia teknologi apa pun,” kata Rudiantara saat berbincang di Orlando.

    Rudiantara menjelaskan Satelit Nusantara Lima merupakan High Throughput Satellite (HTS) kedua Indonesia setelah SATRIA. Teknologi ini membuat kapasitas bandwidth satelit jauh lebih besar dibanding satelit generasi lama.

    Keunggulan ini diharapkan berkontribusi pada pemerataan akses internet di Tanah Air Ditegaskan pula, meskipun infrastruktur terestrial (serat optik) punya kapasitas lebih besar, satelit tetap menjadi solusi utama untuk menjangkau daerah-daerah terpencil, ditambah lagi kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau.

    “Kalau untuk penetrasi nggak ada yang bisa mengalahkan satelit di seluruh dunia teknologi apapun,” ujarnya.

    Satelit Nusantara Lima siap meluncur di Cape Canaveral, Florida, Senin (8/9/2025) waktu Amerika Serikat Foto: dok PT PSNKemandirian Infrastruktur Digital

    Menurut Rudiantara, kemandirian satelit bisa dilihat dari siapa yang mendesain, membangun, mengoperasikan, hingga menjaganya tetap berkelanjutan. Dalam kasus PSN, desain satelit Nusantara Lima dibuat oleh engineer Indonesia, meski manufaktur dilakukan oleh Boeing di California dan peluncuran oleh SpaceX.

    “Mayoritas proses bisnis lebih dari setengahnya dikendalikan PSN. Desainnya teman-teman PSN, engineernya juga PSN. Setelah diluncurkan yang mengoperasikan Indonesia sendiri,” paparnya.

    Hal ini disebutnya penting agar Indonesia tidak tergantung pada penyelenggara layanan satelit asing, terutama pada situasi darurat.

    Persiapan peluncuran satelit nusantara lima Foto: Adi Fida Rahman/detikinet

    Rudiantara juga menekankan pentingnya peran pemerintah untuk mendukung pemain lokal seperti PSN. Menurutnya, bentuk dukungan tidak harus berupa insentif pajak, melainkan kemudahan perizinan dan kebijakan keberpihakan (affirmative policy).

    “Masa ada pemain Indonesia, otaknya Indonesia, rekayasa engineering-nya Indonesia, masa kita nggak dukung? Selama kemampuannya ada, berikan prioritas,” tegasnya.

    Ia menambahkan pemerintah juga perlu menyiapkan slot orbit baru agar kebutuhan kapasitas satelit Indonesia terus terjaga.

    Rudiantara berharap peluncuran Satelit Nusantara Lima pada 11 September berjalan lancar setelah tiga kali tertunda. Dia pun mengharapkan satelit berhasil menempati orbit, dan segera dimanfaatkan secara optimal oleh berbagai pihak, termasuk di dalam negeri.

    (afr/afr)

  • Spesies Ikan Baru Terekam di Laut Dalam, Ada yang Mirip Pokemon

    Spesies Ikan Baru Terekam di Laut Dalam, Ada yang Mirip Pokemon

    Jakarta

    Pada 2019, sekelompok peneliti menemukan sesuatu yang aneh ribuan meter di bawah permukaan laut. Di sana, mereka merekam gumpalan merah muda bergelombang dengan mata besar seperti gambar kartun dan sirip dada yang lebih banyak dibandingkan ikan lain pada umumnya.

    Kini, mereka berhasil memastikan bahwa ini adalah spesies baru dalam sains. Itu adalah ikan siput, dan lebih hebatnya lagi, ia adalah salah satu dari tiga spesies baru dalam sains yang dideskripsikan dalam sebuah studi baru.

    Ada lebih dari 400 spesies ikan siput di seluruh dunia, beberapa di antaranya merupakan ikan yang hidup di kedalaman terdalam yang diketahui sains. Kini, kita memiliki tiga spesies lagi untuk ditambahkan ke daftar tersebut: ikan siput bergelombang, Careproctus colliculi, yang berwarna merah muda, sementara dua spesies baru lainnya, ikan siput gelap, C. yanceyi, dan ikan siput ramping, Paraliparis em, keduanya berwarna hitam.

    “Dua di antaranya adalah ikan siput hitam yang dikumpulkan pada penyelaman yang sama oleh kapal selam Alvin. Ketika saya mengamati spesimen-spesimen ini lebih dekat, saya sangat terkejut melihat betapa berbedanya kedua individu ini,” kata pemimpin studi dan Associate Professor Biologi Mackenzie Gerringer dari SUNY Geneseo dikutip dari IFLScience.

    Foto: MBARI

    “Keduanya bukanlah ikan dewasa dan ikan muda dari spesies yang sama, mereka sangat berbeda baik secara morfologis maupun genetik. Kedua spesies ini ditemukan di Stasiun M, sebuah lokasi penelitian yang sangat berharga dengan data eksplorasi dan deret waktu selama puluhan tahun,” jelasnya.

    Ia menambahkan, fakta bahwa dua spesies ikan siput yang belum terdeskripsikan dikumpulkan dari tempat yang sama, pada penyelaman yang sama, di salah satu bagian laut dalam yang paling banyak diteliti di dunia, menunjukkan betapa banyak yang masih harus kita pelajari tentang Bumi.

    Ketiga ikan siput ini ditemukan ribuan meter di bawah permukaan laut, tetapi untungnya terabadikan melalui foto dan video mereka. Tim ilmuwan yang bekerja sama dengan Monterey Bay Research Institute and Aquarium (MBARI) telah membawa mereka ke permukaan untuk kita nikmati bersama.

    Foto: MBARI

    Seperti yang kalian lihat, ikan siput bergelombang ini sangat menggemaskan dibandingkan makhluk laut dalam lainnya, terlihat sangat berbeda dengan ikan siput yang gelap dan ramping. Kalau dilihat-lihat, tampangnya mirip salah hewan di cerita kartun Pokémon.

    “Pada kedalaman ini, tidak ada sinar Matahari, sehingga warna menjadi kurang penting untuk bersembunyi. Ikan siput ini kemungkinan merasakan satu sama lain dan lingkungan mereka menggunakan cara lain, terutama dengan menangkap getaran di dalam air dan dengan mencium serta merasakan lingkungan sekitar mereka,” kata pemimpin studi Mackenzie Gerringer dari SUNY Geneseo.

    Banyak ikan sebenarnya dapat ‘merasakan’ dengan siripnya, kemungkinan spesies ini menggunakan sirip dada yang cekatan untuk merasakan. Meskipun tidak ada sinar Matahari di kedalaman ini, ada beberapa kilatan cahaya dari bioluminesensi. Peneliti belum tahu apakah atau seberapa banyak spesies ini menggunakan penglihatan, ini akan menjadi area yang bagus untuk penelitian di masa mendatang.

    Berbicara tentang pari sirip, ikan siput bergelombang sangat mengesankan. Di sekujur tubuhnya terdapat 22 pari sirip, dan ilmuwan penasaran untuk mengetahui apa sebenarnya yang bisa dilakukan oleh begitu banyak pari sirip. Ternyata, mereka memiliki banyak manfaat.

    “Video indah dari kendaraan kendali jarak jauh MBARI menunjukkan betapa aktif dan anggunnya ikan ini mengendalikan pari sirip dada ini. Pari-pari ini sangat penting untuk berenang, terutama untuk berputar, tetapi juga berperan dalam bagaimana ikan merasakan lingkungan sekitarnya,” kata Gerringer.

    Ikan siput termasuk dalam famili Liparidae, dan mereka dapat menghuni habitat yang sangat berbeda. Beberapa hidup di kolam pasang surut yang dangkal sementara yang lain bersembunyi di kedalaman laut terdalam, tetapi mereka cenderung memiliki bentuk tubuh yang cukup mirip yang terdiri dari kepala besar dan tubuh seperti jeli.

    Beberapa menumpang pada hewan yang lebih besar menggunakan bantalan hisap di perut mereka, sementara yang lain menempel di batu dan meringkuk seperti siput.

    Penelitian Gerringer yang ekstensif dalam taksonomi, morfologi fungsional, dan fisiologi, telah membawa pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana mereka mampu bertahan hidup di bawah tekanan yang begitu dahsyat, yang airnya sangat dingin dan tidak ada cahaya, tetapi sungguh menyenangkan mengetahui masih ada ikan siput yang dapat ditemukan di alam liar.

    “Kita sering menganggap lingkungan laut dalam sebagai lingkungan yang keras atau ekstrem karena betapa berbedanya tekanan, suhu, cahaya, dan kondisi lainnya dari yang kita alami. Namun bagi banyak organisme, laut dalam, ruang hidup terbesar di planet kita, adalah rumah. Bagi saya, menemukan spesies yang tampak begitu rapuh berkembang biak di habitat ini menyoroti keindahan laut dalam dan tanggung jawab kita untuk memahami dan melindungi ekosistem yang luar biasa ini,” tutup Gerringer.

    (rns/rns)

  • Layar 120 Hz Hadir di iPhone 17, di HP Android Sudah Lama

    Layar 120 Hz Hadir di iPhone 17, di HP Android Sudah Lama

    Jakarta

    Layar dengan refresh rate 120 Hz sudah lama diterapkan di banyak ponsel Android. Namun untuk model dasar atau standar iPhone, baru kali ini Apple menyematkannya. Ya, iPhone 17 dipastikan layarnya punya refresh rate 120 Hz, mengikuti model Pro.

    Layar 120Hz pada ponsel berarti layar tersebut di-refresh 120 kali per detik. Refresh rate lebih tinggi menghasilkan gerakan yang lebih halus dan respons lebih baik, terutama saat menggulir konten, main game, atau menonton video yang mendukung frame rate tinggi. Dibanding layar 60Hz, layar 120Hz dapat membuat animasi dan transisi terlihat lebih lancar, meningkatkan pengalaman pengguna.

    Apple mengatakan iPhone 17 memiliki layar LTPO OLED 6,3 inci dengan refresh rate 120Hz. Layaknya iPhone Pro dan flagship Android pesaingnya, layarnya dapat diturunkan hingga 1Hz untuk penggunaan seperti always-on display.

    Dikutip detikINET dari Phandroid, ini adalah pertama kalinya Apple menghadirkan layar dengan refresh rate tinggi ke model iPhone dasarnya. Seri iPhone 13 Pro pertama kali memperkenalkan layar 120Hz pada tahun 2021.

    Adapun di Android, Razer Phone memulai debut layar 120Hz pada tahun 2017, sementara Samsung, OnePlus, dan Google menawarkan panel dengan refresh rate tinggi sejak tahun 2019.

    Bagaimanapun, tentu ini merupakan langkah yang sudah lama ditunggu-tunggu fanboy Apple. Terlebih harga iPhone dasar bisa mencapai USD 800. Sementara ponsel Android murah telah menawarkan layar OLED 120Hz dalam beberapa tahun terakhir. Ponsel Android dengan panel 90Hz atau 60Hz berada di kelas bawah.

    Dengan layar 120 Hz, maka aplikasi, game, dan pengguliran akan terasa lebih responsif pada layar Super Retina XDR 6,3 inci yang baru. Layarnya juga menghasilkan kecerahan puncak luar ruangan sebesar 3.000 nits, tertinggi yang pernah ada di iPhone, sehingga lebih jelas di bawah sinar matahari yang cerah.

    (fyk/fay)

  • Elon Musk Makin Dekat Jadi Manusia USD 1 Triliun Pertama di Dunia

    Elon Musk Makin Dekat Jadi Manusia USD 1 Triliun Pertama di Dunia

    Jakarta

    Bos Tesla dan SpaceX Elon Musk semakin dekat dengan gelar manusia pertama yang mencapai USD 1 triliun atau sekitar Rp 16.453 triliun. Angka fantastis ini dapat ia peroleh dalam beberapa tahun dengan paket bayaran baru dari Tesla senilai 423,7 juta saham tambahan yang valuasinya setara USD 143,5 miliar (Rp 2.362 triliun).

    Akan tetapi ada syaratnya. Musk harus mampu meningkatkan valuasi Tesla hingga USD 8,5 triliun. Angka tersebut jauh di atas kapitalisasi pasar saat ini sebesar USD 1,1 triliun.

    Jika berhasil, Tesla akan menjadi perusahaan paling bernilai (valuable) yang pernah ada. Angka itu juga akan membuat Tesla seharga dua kali nilai perusahaan Nvidia saat ini.

    Melansir CNN Business, Tesla sudah menjadi produsen mobil paling berharga dengan selisih yang besar, meskipun produsen mobil lama, seperti produsen mobil paling berharga kedua Toyota, menjual jauh lebih banyak kendaraan. Toyota kini memperoleh lebih banyak laba pula.

    Musk saat ini memiliki 410 juta lembar saham Tesla, senilai USD 139 miliar pada harga penutupan hari Kamis. Saham tersebut, bersama dengan sahamnya di xAI, perusahaan roket SpaceX, dan beberapa perusahaan lain yang telah ia dirikan dan kelola, telah menjadikannya orang terkaya di dunia. Musk punya kekayaan senilai USD 378 miliar (Rp 6.222 trilium) menurut Bloomberg.

    Saat ini ia memiliki opsi untuk membeli tambahan 304 juta lembar saham Tesla, tetapi seorang hakim di Delaware telah dua kali membatalkan paket gaji tahun 2018 itu karena dianggap ilegal. Putusan tersebut dikeluarkan meskipun ada persetujuan yang sangat besar dari para pemegang saham Tesla, dua kali. Perusahaan kembali mencoba memberikan opsi tersebut kepada Musk tahun ini, dan dengan menambahkan opsi tersebut, ia sekarang memiliki 18% saham perusahaan.

    (ask/ask)

  • XLSmart dan Telkom Sepakat Perkuat Layanan Digital, Dorong Monetisasi Trafik

    XLSmart dan Telkom Sepakat Perkuat Layanan Digital, Dorong Monetisasi Trafik

    Bali

    XLSmart menandatangani kesepakatan strategis dengan Telkom terkait monetisasi trafik. Apa saja kerja sama kedua perusahaan telekomunikasi ini?

    Kolaborasi ini bertujuan memperkuat kualitas layanan, meningkatkan pengalaman pelanggan, sekaligus membuka peluang monetisasi baru di industri telekomunikasi.
    Penandatanganan dilakukan oleh Feby Sallyanto, Chief Enterprise Business Solution XLSMART, bersama Noor Mahmudah Moorcy, General Manager Carrier Service and Other License Operator Telkom. Kerja sama tersebut terjalin di ajang Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2025 beberapa lalu.

    “Kerja sama ini tidak hanya menciptakan peluang bisnis baru, tetapi juga memastikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi pelanggan di seluruh Indonesia. Bersama Telkom, kita mendukung pertumbuhan ekosistem digital nasional yang lebih inklusif dan berdaya saing,” ujar Andrijanto Muljono, Direktur & Chief Enterprise dan Strategic Relation Officer XLSmart dikutip Kamis (11/9/2025).

    Ada tiga fokus kerja sama antara kedua perusahaan ini. Pertama, Transit Voice Call Center 188 – Peningkatan kualitas panggilan pelanggan XLSMART ke call center 188 (Telkomsel/IndiHome).

    Kedua, Eyeball Monetization – Pemanfaatan basis pelanggan (eyeball) XLSMART untuk akses konten OTT yang bisa dimonetisasi bersama. Ketiga, Voice Internasional – Optimalisasi layanan panggilan internasional melalui kode 007 agar lebih lancar dan berkualitas.

    Dengan kolaborasi ini, pelanggan mendapatkan pengalaman yang lebih baik, mulai dari interkoneksi call center yang lebih nyaman, akses konten digital yang lebih beragam, hingga layanan telepon internasional yang lebih stabil.

    Bagi bisnis, sinergi ini disebutkan untuk membuka ruang pertumbuhan baru melalui model monetisasi trafik, ekspansi layanan digital, dan penguatan posisi kedua perusahaan dalam industri telekomunikasi nasional.

    Sebagian layanan hasil kolaborasi XLSmart dan Telkom ini sudah bisa dinikmati pelanggan, dan peluang kolaborasi baru akan terus dieksplorasi sesuai kebutuhan pasar.

    Adapum, di akhir kuartal II 2025, XLSmart mencatat pertumbuhan pendapatan 22% YoY menjadi Rp10,5 triliun. Capaian ini memperkuat kapasitas perusahaan untuk memperluas kolaborasi strategis dengan mitra industri, salah satunya Telkom.

    (agt/fay)

  • Kebutuhan AI Bikin Data Center Makin Penting untuk Indonesia

    Kebutuhan AI Bikin Data Center Makin Penting untuk Indonesia

    Jakarta

    Artificial Intelligence (AI) makin banyak dipakai di Indonesia. Kebutuhan membuat solusi AI membuat data center semakin penting di Tanah Air.

    Sejak Mei 2025, ada lagi data center baru di Indonesia yaitu JK1 Jakarta International Business Exchange (IBX) di Kuningan Barat, Jakarta Selatan dekat dengan Gedung Cyber 1. Ini adalah data center milik Equinix Indonesia, yang AI-Ready dan punya keunggulan interkoneksi.

    detikINET pun berkesempatan berkunjung ke data center ini pada Senin, 8 September 2025. Ini adalah gedung 8 lantai dengan kapasitas 1.600 kabinet dan 5.300 m² ruang kolokasi.

    Managing Director Equinix Indonesia, Haris Izmee menjelaskan JK1 adalah data center yang sejak awal disiapkan untuk beban kerja AI. Pembangunan Fase I adalah 2 data hall di 2 lantai, 2,4 megawatt dan 550 kabinet dengan pendingin air cooling untuk kebutuhan beban kerja AI.

    “Nanti di Fase II kita akan implementasikan liquid cooling, itu untuk AI workload yang jauh lebih advance,” ujarnya.

    Managing Director Equinix Indonesia, Haris Izmee Foto: Equinix Indonesia

    Pihaknya kata Haris, berkomitmen untuk bisa membawa teknologi terbaru data center ke Indonesia yaitu liquid cooling. Secara sederhana, prinsip liquid cooling adalah jalur air yang mendinginkan setiap rak yang ada di data center.

    Haris mengatakan tren AI membuat keberadaan data center semakin penting termasuk di Indonesia. Terjadi percepatan penggunaan AI untuk berbagai hal, yang pada kaitannya akan membutuhkan adanya data center.

    “Sekarang kita lihat kebanyakan AI masih di tahap LLM (Large Language Model) atau chat. Ke depannya kita bisa lihat ada kemungkinan penggunaan lebih banyak lagi,” jelas Hari.

    Penggunaan AI yang lebih advance di Indonesia kata Haris akan membutuhkan GPU yang jauh lebih besar dan lebih berat. Dampaknya, data center sudah pasti akan memakai power yang lebih tinggi dan juga pasti akan lebih panas.

    “Jadi kita akan perlu liquid cooling itu,” ujar Haris.

    Equinix Indonesia untuk itu memperhatikan betul soal efisiensi energi dan prinsip keberlanjutan untuk data center mereka. JK1 dirancang untuk mencapai efisiensi penggunaan energi (PUE) rata-rata sebesar 1,41 pada kondisi beban penuh. Fasilitas ini akan dioperasikan secara efisien sesuai dengan standar A1A yang diakui secara global dari American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers (ASHRAE).

    Haris pun menegaskan JK1 memiliki reliabilitas tinggi dengan up time mencapai 99,9999%. Mereka punya sistem berlapis untuk memastikan data center mereka tidak pernah mati listrik. Mereka antara lain punya back up power berupa 4 generator 2.000 kVA.

    Tidak ketinggalan soal talenta digital untuk data center JK1. Kata Haris saat ini JK1 dioperasikan oleh 20 orang sejak diresmikan bulan Mei 2025.

    “Memang mau cari talenta digital di Indonesia terutama untuk digital infrastructure atau data center nggak gampang. Sangat sedikit di Indonesia,” kata Haris.

    Equinix Indonesia berharap ke depan mereka bisa bekerja sama dengan universitas untuk sama-sama menyiapkan talenta digital data center. Mereka berencana untuk memperluas bangunan JK1. Dalam kapasitas penuh di masa depan, data center JK1 kata Haris akan butuh sampai 50 orang untuk operasional. Sementara untuk proses konstruksi dan desain, sudah ada ratusan SDM yang dipekerjakan.

    Data center JK1 dioperasikan oleh 20 talenta digital Foto: Equinix Indonesia

    Terbaru, Equinix Indonesia sedang menjajaki kerjasama dengan sejumlah pihak yang ingin mengembangkan solusi AI. Mereka pasti akan membutuhkan keberadaan data center untuk melatih solusi AI yang akan disiapkan.

    “Kita sekarang lagi dalam proses untuk memampukan mereka untuk bisa membuat solusi (AI-red) di atas infrastrukturnya kita. Kita berharap bisa membuat suatu solusi yang sangat relevan untuk konsumen-konsumen kita di Indonesia yang bisa pakai private cloud AI di Equinix,” papar Haris.

    Haris mengatakan pengembangan AI di Indonesia pasti butuh kolaborasi. Data center JK1 milik Equinix Indonesia membuka diri sepenuhnya untuk ruang kolaborasi itu.

    “Tidak ada satupun perusahaan yang bisa sendirian mengerjakan AI. Sudah pasti ada spesialisasinya. Yang masuk akal adalah kita harus berkolaborasi. Kita harus bikin ekosistem partner,” pungkasnya.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Siapkah Ekosistem AI Dukung Ekonomi Kreatif Indonesia?”
    [Gambas:Video 20detik]
    (fay/fyk)

  • Empat Relawan Mulai Simulasi Hidup di Mars

    Empat Relawan Mulai Simulasi Hidup di Mars

    Jakarta

    Empat orang sukarelawan sedang bersiap menjalani misi selama setahun penuh yang dirancang untuk mensimulasikan bagaimana rasanya tinggal di Mars.

    Pada 19 Oktober 2025, Ross Elder, Ellen Ellis, Matthew Montgomery, dan James Spicer akan memasuki Kawasan Mars Dune Alpha milik NASA, sebuah habitat hasil cetak 3D seluas 518 meter persegi di dalam Johnson Space Center di Houston, Texas, Amerika Serikat.

    Mereka akan berada di dalamnya selama 378 hari, dan akan mengakhiri misi mereka pada 31 Oktober 2026. Simulasi ini merupakan bagian dari Crew Health and Performance Exploration Analog (CHAPEA) NASA, serangkaian eksperimen berbasis Bumi untuk mengevaluasi bagaimana manusia mengatasi tuntutan fisik dan psikologis perjalanan luar angkasa. Dua anggota kru pengganti, Emily Phillips dan Laura Marie, juga siap siaga jika ada sukarelawan yang berhalangan hadir.

    Misi CHAPEA dirancang untuk meniru tantangan berat yang akan dihadapi para astronaut selama tinggal di tiruan Planet Merah tersebut. Para sukarelawan akan menghadapi keterbatasan sumber daya, isolasi, keterlambatan komunikasi, malfungsi peralatan, dan simulasi perjalanan luar angkasa bertempo tinggi.

    Skenario-skenario ini dirancang untuk menyediakan data vital bagi NASA tentang kesehatan dan kinerja manusia untuk eksplorasi jangka panjang.

    “Seiring NASA bersiap untuk misi Artemis berawak, CHAPEA dan analog darat lainnya membantu kami menentukan kemampuan terbaik yang akan dibutuhkan astronaut masa depan,” kata Sara Whiting, ilmuwan proyek di Human Research Program di NASA, seperti dikutip dari India Today.

    Selama simulasi, para kru akan melakukan penelitian harian dan aktivitas operasional, termasuk simulasi perjalanan di Mars, operasi robotik, dan berkebun. Mereka juga akan menguji teknologi baru yang dirancang untuk tinggal lama di Mars, seperti dispenser air minum dan perangkat medis diagnostik.

    “Simulasi ini akan memungkinkan kami mengukur kinerja kognitif dan fisik dalam kondisi seperti di Mars,” jelas Grace Douglas, peneliti utama CHAPEA.

    “Wawasan ini akan membantu NASA membuat keputusan penting untuk memastikan para astronaut masa depan tetap aman dan siap menjalankan misi,” imbuhnya.

    Ini menandai simulasi permukaan selama setahun kedua di bawah CHAPEA. Simulasi pertama, yang selesai pada Juli 2024, menyediakan data dasar yang telah memengaruhi perencanaan misi.

    Human Research Program NASA, yang memimpin proyek ini, terus menyelidiki tantangan penerbangan antariksa manusia jangka panjang dan mengembangkan langkah-langkah penanggulangan untuk mendukung era eksplorasi berikutnya ke Bulan, Mars, dan seterusnya.

    NASA tidak sendirian dalam mempelajari kehidupan Mars dengan mensimulasikannya di Bumi. India baru-baru ini melakukan misi analognya sendiri.

    Dipimpin oleh Protoplanet, badan antariksa nasional India, ISRO, mempelajari bagaimana isolasi memengaruhi pikiran dan tubuh manusia di habitat analog yang dijuluki Himalayan Outpost for Planetary Exploration (Hope) atau Pos Terdepan Himalaya untuk Eksplorasi Planet di Ladakh, India.

    (rns/fay)