Category: Detik.com Tekno

  • Prioritas Penting di Transformasi Digital: Keamanan Infrastruktur

    Prioritas Penting di Transformasi Digital: Keamanan Infrastruktur

    Jakarta

    Percepatan transformasi digital membawa peluang besar bagi Indonesia, tapi di sisi lain juga memperbesar risiko serangan siber.

    Ancaman ini kini tidak lagi sekadar isu teknis, melainkan sudah berdampak langsung pada skala nasional, mulai dari gangguan pasokan listrik, serangan terhadap sistem perbankan, hingga kebocoran data publik.

    Kondisi tersebut menegaskan bahwa ketahanan siber bukan hanya kebutuhan teknologi, melainkan fondasi penting bagi stabilitas ekonomi, keamanan nasional, dan keberlangsungan hidup masyarakat sehari-hari.

    Menjawab tantangan ini, Spentera kembali menggelar Cyberwolves Con 2025 pada 11 September lalu. Konferensi tahunan ini mempertemukan praktisi keamanan siber, regulator, akademisi, dan komunitas teknologi untuk membahas strategi penguatan ketahanan digital Indonesia.

    “Ketahanan siber hanya bisa dicapai melalui kolaborasi lintas sektor. Cyberwolves Con 2025 menjadi bukti komitmen Spentera untuk memperkuat ekosistem keamanan siber Indonesia,” kata Royke L. Tobing, Direktur Spentera.

    Menurutnya, tahun ini fokus utama diskusi ada pada perlindungan infrastruktur vital seperti energi, ICS/SCADA, risiko AI, hingga kesiapan tanggap insiden.

    Infrastruktur Energi Jadi Target Rawan

    Jaringan listrik Jawa–Bali yang menyuplai lebih dari 60% kebutuhan energi nasional disebut masih memiliki celah keamanan. Beberapa di antaranya adalah perangkat lawas yang tidak diperbarui, minimnya enkripsi pada protokol komunikasi SCADA, hingga akses sistem yang masih menggunakan kredensial bawaan.

    Dengan makin banyaknya integrasi IoT dan akses jarak jauh, permukaan serangan pun makin luas. Pengalaman pemadaman listrik besar pada 2019 dan gangguan di Bali pada 2025 menjadi pengingat betapa vitalnya sektor energi bagi perekonomian dan layanan publik.

    Risiko AI pada Ekonomi dan Pertahanan

    Teknologi Artificial Intelligence (AI) makin banyak digunakan di sektor finansial, e-commerce, telekomunikasi, layanan publik, bahkan pertahanan. Namun, ketergantungan pada model impor tanpa pengujian ketat justru membuka risiko keamanan baru.

    “Penguatan tata kelola, standar keamanan, serta kemandirian dalam pengembangan AI perlu dipercepat agar teknologi ini tidak menjadi titik lemah,” ujar salah satu panelis dalam diskusi.

    Kesiapan Tanggap Insiden

    Selain kerentanan teknis, tantangan besar lain ada pada kesiapan organisasi. Respons terhadap insiden siber di Indonesia kerap lambat, pencatatan forensik digital belum konsisten, dan koordinasi antar lembaga sering berjalan terpisah.

    Kasus ransomware pada Pusat Data Nasional (PDN) 2024 menjadi pelajaran penting, di mana keterlambatan penanganan menimbulkan dampak luas bagi masyarakat.

    Kolaborasi Jadi Kunci

    Dengan kombinasi ancaman pada infrastruktur energi, risiko dari pemanfaatan AI, dan lemahnya respons insiden, para pakar sepakat bahwa langkah kolaboratif harus diperkuat. Audit keamanan pada infrastruktur kritis, peningkatan SDM di sektor strategis, serta tata kelola yang solid menjadi agenda mendesak.

    “Ancaman siber bersifat multidimensi. Dampaknya bukan hanya pada infrastruktur saja, tetapi juga pada kepercayaan publik, ekonomi, hingga stabilitas nasional. Yang dibutuhkan adalah tata kelola yang kuat, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan kapasitas SDM,” tegas Royke.

    Menjaga Kepercayaan Publik

    Pada akhirnya, menjaga ketahanan digital Indonesia bukan sekadar urusan teknis. Dibutuhkan komitmen nasional yang melibatkan pemerintah, industri, dan masyarakat agar transformasi digital bisa berjalan aman sekaligus mendukung kepentingan strategis negara.

    (asj/asj)

  • Chat Putus Cinta yang Bikin Ikut Galau, Sabar ya Bro!

    Chat Putus Cinta yang Bikin Ikut Galau, Sabar ya Bro!

    Chat Putus Cinta yang Bikin Ikut Galau, Sabar ya Bro!

  • Apakah Anak-anak Harus Dibatasi dalam Menggunakan AI?

    Apakah Anak-anak Harus Dibatasi dalam Menggunakan AI?

    Berbagai kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), telah membawa dampak besar bagi kehidupan manusia, termasuk anak-anak. AI menawarkan kemudahan dalam belajar, bermain, dan berinteraksi.

    Namun, di sisi lain, ada kekhawatiran bahwa penggunaan AI yang tidak terkendali justru menimbulkan efek adiktif, membuat anak-anak terlalu bergantung pada sistem cerdas, serta mengurangi keterlibatan mereka dalam interaksi sosial nyata.

  • Bapak AI Ramal Terjadi Pengangguran Besar-besaran

    Bapak AI Ramal Terjadi Pengangguran Besar-besaran

    Jakarta

    Ilmuwan komputer yang sering disebut Bapak AI dan juga peraih Nobel, Geoffrey Hinton, punya beberapa prediksi suram tentang dampak besar dari perkembangan AI. Bahkan menurutnya, para CEO perusahaan teknologi yang mengkhotbahkan masa depan AI yang positif menipu diri sendiri dan orang lain.

    “Yang sebenarnya akan terjadi adalah orang kaya akan menggunakan AI untuk menggantikan pekerja,” kata Hinton kepada Financial Times.

    “Ini akan menciptakan pengangguran besar-besaran dan peningkatan laba yang sangat besar. Ini akan membuat beberapa orang jauh lebih kaya dan kebanyakan orang jauh lebih miskin. Itu bukan salah AI. Itulah sistem kapitalis.” demikian ramalnya.

    Mantan pemimpin tim Google Brain itu tidak memberikan perkiraan tentang kapan hal itu akan terjadi. Namun saat ini pun, sudah ada beberapa kasus pegawai di perusahaan besar digantikan perannya oleh AI dan kena PHK.

    Meskipun CEO OpenAI Sam Altman dan orang-orang seperti dia menyarankan untuk memperkenalkan pendapatan dasar universal (UBI) untuk menangkal pengangguran yang disebabkan AI, Hinton mengklaim bahwa solusi sementara seperti itu takkan mengatasi hilangnya martabat manusia dan hilangnya tujuan karena PHK.

    Hinton juga memprediksi kapan kira-kira teknologi AI dapat menjadi superintelijen, mampu mengalahkan manusia terpintar sekalipun. “Banyak ilmuwan sepakat antara lima dan 20 tahun. Itu taruhan terbaik,” ujarnya.

    Ketika ditanya bagaimana generasi muda dapat tetap positif dalam menghadapi era AI, dia justru menyarankan agar mereka waspada. “Mengapa (anak muda) harus tetap positif? Mungkin mereka akan berbuat lebih banyak jika mereka tidak begitu positif,” katanya.

    “Misal ada invasi alien yang dapat Anda lihat dengan teleskop yang akan tiba dalam 10 tahun, apa Anda akan bertanya bagaimana kita bisa tetap positif? Tidak, Anda akan bertanya bagaimana kita akan menghadapi ini?’” lanjut Hinton.

    “Jika tetap positif berarti berpura-pura itu tidak akan terjadi, maka orang-orang seharusnya tidak tetap positif,” sebutnya yang dikutip detikINET dari Futurism.

    Hinton menyebut mungkin umurnya tidak sampai untuk menyaksikan dampak dahsyat AI. “Saya berusia 77 tahun, waktu akhir akan segera datang bagi saya,” ucapnya.

    (fyk/fay)

  • Samsung Galaxy S25 FE Siap Rilis di Indonesia, Harga Mulai Rp 9,9 Juta

    Samsung Galaxy S25 FE Siap Rilis di Indonesia, Harga Mulai Rp 9,9 Juta

    Jakarta

    Samsung Galaxy S25 FE akan segera rilis di Indonesia, setelah pertama kali diumumkan secara global pada 4 September lalu. Ponsel ini akan hadir membawa sejumlah peningkatan, mulai dari desain, performa dan fitur AI.

    Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia mengatakan Galaxy S25 FE kembali hadir untuk memenuhi permintaan konsumen yang mencari ponsel dengan performa flagship tapi harganya lebih terjangkau.

    “Nah dari (Galaxy) A5, ini mereka kemana nih pengguna ini? Rata-rata di antara mereka, mereka mau experience smartphone flagship Samsung, tapi di harga yang lebih affordable, di harga yang kalau saya trade-in A54 saya, nambahnya nggak usah terlalu banyak nih,” kata Ilham dalam hands-on Samsung Galaxy S25 FE di Jakarta, Kamis (11/9/2025).

    Spesifikasi Samsung Galaxy S25 FELayar: Dynamic AMOLED 2X 6,7 inch, resolusi FHD+ (1080 x 2340 pixel), refresh rate 120Hz, tingkat kecerahan hingga 1.900 nits, Vision BoosterChipset: Exynos 2400RAM: 8GBMemori internal: mulai dari 128GBSistem operasi: OneUI 8 berbasis Android 16Kamera belakang: Kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera telephoto 8MP dengan OIS dan optical zoom 3x, kamera ultrawide 12 MPKamera depan: 12 MPDimensi: 76,6 x 161,3 x 7,4mmBerat: 190 gramFitur: Galaxy AI, Gemini Live, Circle to Search, Knox Vault, IP68, sensor sidik jariKoneksi: 5G, LTE, Wi-Fi 6E, Wi-Fi Direct, Bluetooth 5.4Baterai: 4.900 mAh dengan pengisian cepat 45W dan wireless charging Qi2 ready 15WWarna: Icyblue, Jetblack, Navy, White

    Galaxy S25 FE hadir dengan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inch dengan resolusi FHD+, refresh rate 120Hz, dan tingkat kecerahan hingga 1.900 nits. Layarnya mendukung Vision Booster dan dilindungi lapisan Gorilla Glass Victus+.

    Ukuran layar Galaxy S25 FE sama seperti generasi sebelumnya tapi dikemas dalam bodi yang lebih kecil dan tipis, dengan dimensi 161,3 x 76,6 x 7,4 mm. Ilham mengatakan hal ini bisa dicapai berkat bezel yang jauh lebih tipis di sekeliling layar Galaxy S25 FE.

    “Screen-to-body ratio-nya sudah mencapai 90%. Sebelumnya di S24 FE itu masih 88%, tapi bezel akan lebih tipis dibandingkan sebelumnya. Makanya dimensinya saat side-by-side nanti tidak hanya lebih tipis dan lebih ringan tapi juga rasanya lebih kecil,” jelas Ilham.

    Samsung Galaxy S25 FE Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET

    Galaxy S25 FE dilengkapi tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera telephoto 8 MP dengan optical zoom 3x dan OIS.

    Kamera depannya ditingkatkan menjadi 12 MP, seragam dengan keluarga Galaxy S25 lainnya. Samsung juga menyediakan fitur ProVisual Engine sehingga foto selfie bisa diproses menjadi lebih jelas dan detail.

    Galaxy S25 FE diotaki chipset Exynos 2400, sama seperti yang dipakai Galaxy S24. Chipset itu dipadukan dengan RAM 8GB dan memori internal hingga 512GB.

    Samsung menyematkan sistem pendingin vapor chamber yang 10% lebih besar dari generasi sebelumnya untuk memastikan performa Galaxy S25 FE tetap stabil saat penggunaan intensif.

    Chipset tersebut dipakai untuk mendukung fitur-fitur Galaxy AI seperti Now Bar, Now Brief, Instant Slow-Mo, Generative Edit, Audio Eraser, dan masih banyak lagi. Tidak ketinggalan Circle to Search dan Gemini Live.

    Saat lini Galaxy S25 lainnya masih menunggu update, Galaxy S25 FE akan langsung menjalankan One UI 8 berbasis Android 16. Ponsel ini akan mendapatkan update sistem operasi tujuh kali dan update keamanan selama tujuh tahun.

    Fitur-fitur pintar di atas ditenagai baterai lebih besar berkapasitas 4.900 mAh yang diklaim dapat dipakai menonton video hingga 29 jam. Baterai tersebut didukung pengisian cepat 45W, setara dengan yang ditawarkan Galaxy S25+.

    Samsung akan membuka keran reservasi Galaxy S25 FE mulai 15 September 2025 dengan deretan bonus menarik. Ponsel ini akan dibanderol dengan harga mulai dari Rp 9.999.000.

    (vmp/vmp)

  • Mencoba Fitur Bedtime Guidance di Galaxy Watch 8, Secanggih Apa?

    Mencoba Fitur Bedtime Guidance di Galaxy Watch 8, Secanggih Apa?

    Singapura

    Salah satu inovasi terbaru Samsung Galaxy Watch 8 Series adalah rangkaian fitur canggih yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas pemantauan dan pendampingan tidur.

    detikINET berkesempatan untuk menjajal Galaxy Watch 8 selama beberapa hari untuk mencoba fitur bedtime guidance. Fitur ini menawarkan rekomendasi tidur yang dipersonalisasi berdasarkan Two-Process Model of Sleep Regulation yang dapat menjelaskan interaksi antara dorongan tidur homeostatis dan ritme sirkadian.

    Data-data yang Disajikan

    Galaxy Watch 8 melalui aplikasi Samsung Health akan memberikan beberapa data yang didapat selama tahap tidur. Dengan data-data yang disajikan Galaxy Watch 8 akan memberikan saran agar pengguna bisa mendapatkan tidur yang berkualitas.

    1. Skor Tidur

    Setelah menggunakan Galaxy Watch 8 selama tidur hingga bangun, pengguna nantinya akan mendapatkan data-data terkait kualitas tidur mereka. Pertama adalah skor tidur yang disesuaikan dengan berapa jam pengguna terlelap.

    Skor tidur dibagi menjadi empat bagian, yakni butuh perhatian (0-59), sedang (60-74), baik (75-84), dan sangat baik (85-100). Skor tidur ini juga bisa dikomparasi dengan poin tidur dari ‘kelompok yang seusia’ dan ‘rata-rata tidur semua orang’.

    Pengguna juga akan mendapatkan informasi yang lebih detail terkait beberapa faktor skor tidur seperti waktu tidur aktual, tidur lelap, tidur REM (Rapid Eye Movement), ketenangan tidur, dan latensi tidur. Faktor-faktor ini juga akan dijelaskan apakah pengguna sudah masuk ke dalam kategori sangat baik atau butuh perhatian.

    2. Tahap Tidur

    Masuk ke dalam tahap tidur, Galaxy Watch 8 juga akan menjelaskan terkait tahap tidur. Ini karena saat seseorang tidur, otak dan badan akan melalui tahapan tidur yang berbeda. Persentase waktu yang dihabiskan dalam setiap tahap tidur akan membantu pengguna memahami kesehatan tidurnya.

    3. Oksigen Darah

    Pengguna Galaxy Watch 8 juga akan mendapatkan informasi terkait tingkat oksigen dalam darah setiap menit selama tidur. Oksigen darah berbeda-beda secara alami, namun biasanya beberapa poin persentase lebih rendah selama tidur.

    4. Dengkuran

    Pengguna Galaxy Watch 8 juga bisa mendeteksi apakah ada dengkuran yang terjadi selama tahap tidur. Wearable ini juga dilengkapi fitur sleep apnea yang memungkinkan pengguna berusia di atas 22 tahun dan belum pernah didiagnosis mengidap sleep apnea untuk mendeteksi tanda-tanda sleep apnea obstruktif (OSA) tingkat sedang hingga berat dengan periode pemantauan dua malam.

    5. Suhu Kulit

    Galaxy Watch 8 juga dilengkapi fitur untuk mengukur suhu kulit pengguna selama tahap tidur. Ini karena perubahan suhu kulit merupakan indikator kualitas tidur. Jika suhu kulit tidak berubah sebagaimana mestinya (meningkat untuk melepaskan panas tubuh) ini dapat berdampak negatif kepada kualitas tidur.

    6. Denyut Jantung

    Denyut jantung juga menjadi salah satu faktor yang diukur selama tidur. Ini untuk mengetahui apakah pengguna benar-benar ‘masuk’ ke dalam mode tidur nyenyak. Secara umum, denyut jantung akan melambat saat seseorang memasuki tidur nyenyak.

    7. Laju Pernapasan

    Laju napas saat tidur dapat memberikan gambaran terkait kesehatan tubuh. Laju pernapasan malam hari pada orang dewasa sehat adalah 12 hingga 20 napas per menit.

    (fyk/fay)

  • NASA Umumkan Temukan Tanda Kehidupan di Mars!

    NASA Umumkan Temukan Tanda Kehidupan di Mars!

    Jakarta

    NASA merilis pengumuman misterius di mana pihaknya mengklaim telah menyaksikan ‘tanda kehidupan paling jelas yang pernah ditemukan di Mars‘. Pengumuman ini datang dari tim rover Perseverance yang memang berkeliling di Planet Merah.

    “Selama 30 tahun terakhir, NASA telah menjelajahi Mars. Dan dalam eksplorasi itu, kami mencari tanda-tanda kehidupan, kami mencari air,” ujar Administrator NASA Sean Duffy dalam konferensi pers.

    Melansir IFLScience, pada masa lalu, kemungkinan tanda kehidupan di luar Bumi bisa dibantah oleh komunitas ilmiah. Biasanya, tanda tersebut disingkirkan sebagai bukti kehidupan karena sebenarnya tanda tersebut disebabkan/diciptakan oleh suatu hal lain.

    Akan tapi, nampaknya ini tidak berlaku untuk temuan terbaru NASA.

    “Setahun yang lalu, kami menemukan sebuah sampel. Kami pikir kami telah menemukan apa yang kami yakini sebagai tanda-tanda kehidupan mikroba di permukaan Mars. Jadi, kami menyerahkannya kepada rekan-rekan ilmuwan kami untuk melakukan uji tekanan, menganalisisnya, dan bertanya, ‘Apakah kami benar, apakah kami pikir ini tanda-tanda kehidupan purba di Mars?’”, Duffy bertanya-tanya.

    Setelah peninjauan selama setahun, para ilmuwan kembali dan memberikan jawaban di luar dugaan. Mereka mengaku tidak dapat menemukan penjelasan lain soal sampel terbaru yang diserahkan.

    “‘Dengar, kami tidak dapat menemukan penjelasan lain. Ini bisa jadi merupakan tanda kehidupan paling jelas yang pernah kami temukan di Mars’,” begitu kata rekan ilmuwan.

    Associate Administrator Nicky Fox menambahkan bahwa temuan ini sangat menggembirakan. Dalam radius 10 tahun cahaya dari Bumi, setidaknya terdapat 400 planet yang diketahui. Artinya, ada kemungkinan, bahkan ada yang menyebutnya probabilitas, adanya kehidupan di luar Bumi.

    “Termasuk mungkin kehidupan cerdas yang kompleks,” ungkap Nicky Fox.

    “Hari ini, kami sungguh menunjukkan kepada Anda bagaimana kami selangkah lebih dekat untuk menjawab salah satu pertanyaan terdalam umat manusia, yaitu, apakah kita benar-benar sendirian di alam semesta?” imbuhnya.

    Sambil menunjukkan gambar bintik-bintik yang ditemukan pada batu di batu lumpur di ‘Air Terjun Cheyava’ Mars, Fox mengatakan bahwa para ilmuwan langsung tahu bahwa itu menarik.

    “Kami belum pernah melihat hal seperti itu sebelumnya di Mars, dan kami membicarakannya musim panas lalu. Mereka telah melakukan analisis pada bintik-bintik macan tutul ini, dan kami, Anda tahu, kami pikir bintik-bintik itu mungkin terbentuk oleh semacam kehidupan purba. Penemuan oleh penjelajah Perseverance kami yang luar biasa ini adalah yang paling mendekati penemuan kehidupan purba di Mars,” tandasnya.

    (ask/ask)

  • Spesifikasi PC dan Laptop untuk Main Football Manager 26

    Spesifikasi PC dan Laptop untuk Main Football Manager 26

    Jakarta

    Spesifikasi PC dan laptop untuk memainkan Football Manager 26 akhirnya terungkap. Minimal banget perangkat yang digunakan gamer dibekali prosesor Intel Core i3 dengan RAM 4GB. Berikut informasi lengkapnya.

    SEGA berencana merilis game ini pada 4 November 2025. Nantinya gamer bisa memainkan di berbagai macam platform gaming, mulai dari PS5, Xbox One, Xbox Series X/S, Nintendo Switch, PC, MacOS, dan mobile.

    Namun untuk versi Nintendo Switch game ini baru bisa dinikmati pada 4 Desember 2025, sementara gamer mobile dikabarkan bisa menjajalnya dari platform streaming film yang saat ini begitu populer, yakni Netflix.

    Berdasarkan informasi yang tertera di laman game ini di Steam, spesifikasinya tidak terlalu tinggi. Ruang penyimpanan yang mesti disiapkan pun tidak besar.

    Berikut informasi lengkap terkait spesifikasi PC untuk memainkan Football Manager 26, dikutip detikINET dari Steam, Kamis (11/9/2025).

    PC

    Sistem operasi: Windows 10/11 64 bitProsesor: Intel Core i3-530 atau AMD FX-4100 atau Intel Core i5-9600 atau AMD Ryzen 5 2600RAM: 4/12 GBGPU: Nvidia GeForce GTX 960 atau AMD Radeon R9 380 atau Intel HD 530 atau Nvidia GeForce RTX 2060 atau AMD Radeon RX 5600 XTDirectX: Versi 11Ruang penyimpanan: 20GB

    Laptop

    Sistem operasi: Windows 10/11 64 bitProsesor: Intel Core i3-330M atau AMD A6-5200 atau Intel Core i5-1035G7 atau AMD Ryzen 7 3750HRAM: 4/12 GBGPU: Nvidia GeForce GTX 960M atau AMD Radeon R9 M375 atau Intel HD 530 512MiB VRAM atau Nvidia GeForce RTX 2060 Mobile atau AMD Radeon RX 6600MDirectX: Versi 11Ruang penyimpanan: 20 GB

    MacOS

    Sistem operasi: 11 Big Sur, 12 Monterey, 13 Ventura, 14 Sonoma, 15 SequoiaProcessor: Apple M1 atau Intel Core MRAM: 4/12GBGraphics: Apple M1 atau NVIDIA GeForce GT 750M atau Intel HD Graphics 5000 atau AMD FirePro D300Ruang penyimpanan: 20 GB available space

    Harga jual game ini baru tersedia untuk versi PC. Gamer sudah bisa melakukan pra-pemesanan sekarang, dengan penawaran sebesar Rp 650 ribu. Namun saat artikel ini dibuat, Football Manager 26 sedang diskon 10% di Steam, sehingga gamer dapat membelinya sedikit lebih murah senilai Rp 585 ribu.

    (hps/fay)

  • Charlie Kirk Tewas Ditembak, Netizen Terbelah

    Charlie Kirk Tewas Ditembak, Netizen Terbelah

    Jakarta

    Aktivis sayap kanan Amerika Serikat (AS) Charlie Kirk meninggal dunia usai ditembak saat menjadi pembicara acara di Universitas Utah Valley di Orem, Utah. Charlie Kirk tewas dengan luka tembak di leher. Kabar ini sangat ramai di media sosial, khususnya X.

    Dilansir detikNews, Kamis (11/9/2025), rekaman video dari lokasi kejadian menunjukkan Kirk tengah berbicara di acara Universitas Utah Valley. Saat itu, Kirk sedang menjawab pertanyaan yang diajukan mahasiswa dalam acara kampus.

    Setelah itu, tiba-tiba Kirk ditembak. Sebuah pernyataan oleh Universitas Utah Valley yang dikirimkan ke media AS, termasuk New York Times dan Fox News, mengatakan tembakan dilepaskan dari sebuah gedung sekitar 200 yard (182 meter) jauhnya.

    Para netizen terbelah, ada yang menyebut Charlie pantas mendapatkan hukuman, yang lain berduka untuknya. Ia memang kerap mengutarakan pendapat kontroversial, bahkan merendahkan beberapa kelompok masyarakat. Ia juga pembela kepemilikan senjata api.

    “Kita belum tahu apa yang memotivasi orang yang menembak dan membunuh Charlie Kirk, tapi kekerasan keji semacam ini tidak memiliki tempat dalam demokrasi kita. Michelle dan saya akan mendoakan keluarga Charlie malam ini, terutama istrinya, Erika, dan kedua anak mereka yang masih kecil,” tulis mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama di X.

    “Charlie Kirk adalah seorang ayah dan suami. Dia manusia. Saya tidak peduli jika Anda tidak sependapat dengannya secara politik, tidak ada yang membenarkan tindakan keji ini,” tulis sebuah akun.

    “Charlie Kirk baru-baru ini berkata kepada seorang Palestina bahwa tidak ada yang namanya orang Palestina. Nah, sekarang lihat… tidak ada lagi yang namanya Charlie Kirk,” sebut yang lain.

    “Jika Anda ngeri dengan penembakan Charlie Kirk, maka mungkin lihatlah kekerasan yang lebih mengerikan yang dilakukan Israel terhadap orang-orang (terutama anak-anak) di Gaza setiap hari, sebuah genosida yang kebetulan didukung oleh Charlie Kirk,” tegas sebuah akun.

    “Orang-orang ingin bersimpati atas insiden Charlie Kirk, tapi dia dan para pendukungnya tidak pernah menunjukkan simpati ke mereka yang mendorong perbaikan undang-undang senjata setelah penembakan massal dan penembakan di sekolah yang tak terhitung jumlahnya. Kini, dia menjadi contoh lain mengapa undang-undang senjata diperlukan dan ini adalah kenyataan pahit Amerika,” sebut sebuah akun.

    Ada pula yang menyebut teori konspirasi bahwa Kirk sengaja dikorbankan sebagai pengalihan isu. “Setelah melihat respons Trump, saya cukup yakin MAGA baru saja mengorbankan Charlie Kirk dalam upaya menyelamatkan Trump dari Epstein Files dan perang yang tidak dapat dihentikannya,” cetusnya.

    “Charlie Kirk bukanlah seorang martir. Ia adalah korban kekerasan yang ia picu,” sebut sebuah akun.

    (fyk/fyk)

  • Uni Emirat Arab Luncurkan AI Murah, Tantang ChatGPT dan DeepSeek

    Uni Emirat Arab Luncurkan AI Murah, Tantang ChatGPT dan DeepSeek

    Abu Dhabi

    Penantang baru dalam perlombaan AI telah memasuki arena. Mohamed bin Zayed University of Artificial Intelligence (MBZUAI), universitas riset yang berfokus pada AI yang didirikan oleh Uni Emirat Arab, mengumumkan peluncuran model penalaran AI baru berbiaya rendah untuk menyaingi ChatGPT dari OpenAI dan DeepSeek.

    DeepSeek, laboratorium AI China, awal tahun ini mengejutkan dunia dengan merilis model penalaran R1 yang diklaim dapat mengungguli OpenAI tetapi dengan biaya pelatihan yang jauh lebih rendah.

    Dengan hanya 32 miliar parameter, model MBZUAI, yang dijuluki K2 Think, jauh lebih kecil daripada ChatGPT dan DeepSeek. Model ini dibangun di atas model Qwen 2.5 open source Alibaba dan dijalankan serta diuji pada hadrware yang disediakan produsen chip AI Cerebas.

    Sebagai konteks, R1 DeepSeek memiliki total 671 miliar parameter, istilah lain untuk variabel yang dipelajari oleh model bahasa AI untuk memahami dan menghasilkan bahasa. OpenAI tidak mengungkapkan jumlah parameter model AI-nya.

    K2 Think dikembangkan melalui kemitraan dengan G42, perusahaan AI yang berbasis di UEA dan didukung oleh raksasa teknologi AS, Microsoft. Para peneliti di baliknya mengklaim model ini memberikan kinerja yang setara dengan model penalaran unggulan OpenAI dan DeepSeek – meskipun ukurannya jauh lebih kecil.

    Hector Liu, direktur Institute of Foundation Models di MBZUAI, mengatakan tim di balik K2 Think mampu mencapai kinerja yang tinggi dengan menggunakan sejumlah metode.

    “Yang istimewa dari model kami adalah kami memperlakukannya lebih seperti sebuah sistem, bukan sekadar model. Jadi, tidak seperti model sumber terbuka biasa di mana kami bisa langsung merilis modelnya, kami benar-benar menerapkan model tersebut dan melihat bagaimana kami dapat meningkatkannya seiring waktu,” ujar Liu yang dikutip detikINET dari CNBC.

    Ada dua negara yang menonjol sebagai pelopor perlombaan AI, AS dan China. Raksasa teknologi dan startup AS seperti OpenAI memimpin momentum awal. Namun, terobosan DeepSeek dengan R1 awal tahun ini memperkuat posisi China.

    UEA berupaya memposisikan diri sebagai pemimpin global AI untuk meningkatkan pengaruh geopolitik dan diversifikasi ekonomi di luar minyak mentah. Namun, UEA menghadapi persaingan ketat dari Arab Saudi, yang ingin mengembangkan kapabilitas AI melalui Humain, perusahaan yang diluncurkan di bawah Dana Investasi Publik.

    Meski K2 Think menunjukkan kinerja setara, pengembangnya mengatakan tujuannya bukan untuk membangun chatbot seperti ChatGPT. Richard Morton, dari Institute of Foundation Models di MBZUAI, menjelaskan model tersebut ditujukan untuk penggunaan spesifik di bidang seperti matematika dan sains.

    “Dengan aplikasi khusus ini, alih-alih membutuhkan waktu lima tahun bagi 1.000, 2.000 manusia untuk memikirkan pertanyaan tertentu, atau menjalani serangkaian uji klinis tertentu, atau semacamnya, maka ini mempersingkat periode tersebut,” cetusnya.

    Model ini juga dapat memperluas jangkauan AI canggih di area yang tidak memiliki akses ke modal dan infrastruktur seperti yang dimiliki perusahaan-perusahaan AS. “Yang kami temukan adalah Anda dapat melakukan lebih banyak hal dengan sumber daya yang lebih sedikit,” katanya.

    (fyk/agt)