Category: Detik.com Otomotif

  • Honda Super One Meluncur di Singapura, Harga Tembus Rp 2,3 Miliar

    Honda Super One Meluncur di Singapura, Harga Tembus Rp 2,3 Miliar

    Jakarta

    Bukan Indonesia, melainkan Singapura yang menjadi negara pertama di luar Jepang yang meluncurkan mobil listrik Honda Super One. Menariknya, mobil listrik mungil itu langsung dijual dengan harga fantastis, SGD 178.999 atau setara Rp 2,3 miliar.

    Mengutip Paultan, Honda Super One pertama kali diperkenalkan pada Oktober 2025 lalu di Japan Mobility Show. Dan kini mobil tersebut tampil di ajang Tokyo Auto Salon, serta Singapore Motor Show.

    Bersamaan dengan debutnya di Negeri Singa, spesifikasi teknis Honda Super One mulai terungkap. Mobil listrik kompak ini menghasilkan tenaga 95 PS atau setara 70 kW dengan torsi 162 Nm. Angka tersebut berada di tengah-tengah antara basisnya, N-One e:, serta Honda e yang lebih besar dan bertenaga.

    Honda Super One Foto: Dok. Honda

    Soal jarak tempuh, Honda memang belum mengumumkan angka resmi. Namun, melihat kemampuan pengisian cepat DC dari 20 hingga 80% dalam 30 menit, baterainya diperkirakan berkapasitas 29,6 kWh seperti N-One e:. Dengan tenaga lebih besar, jarak tempuh Super One diprediksi sedikit di bawah 295 km versi WLTP.

    Menariknya Super One membawa fitur mode Boost baru yang mengoptimalkan output motor listrik depan. Mode ini memungkinkan simulasi perpindahan gigi 7 percepatan, lengkap dengan suara mesin buatan lewat sistem Active Sound Control. Fitur serupa sebelumnya populer lewat Hyundai Ioniq 5 dan 6 N, dan kini mulai diadopsi merek lain.

    Meski diposisikan sebagai EV sport, konstruksi mekanisnya tergolong sederhana. Suspensi depan masih MacPherson strut dan belakang torsion beam, dengan rem tromol di roda belakang. Desain eksteriornya tetap mempertahankan gaya retro-modern khas N-One e:, namun diberi lengkungan spatbor agresif, sehingga dimensinya membesar signifikan.

    Masuk ke kabin, interior Super One tetap simpel namun lebih premium, dengan jok depan yang ditingkatkan dan balutan kulit parsial. Fitur standar mencakup layar sentuh 9 inci Display Audio, sistem audio Bose delapan speaker, serta paket keselamatan Honda Sensing lengkap.

    Soal harga, inilah yang paling mencuri perhatian. Di Singapura, Honda Super One dibanderol, SGD 178.999 atau setara Rp 2,3 miliar. Dari total harga tersebut, sekitar SGD 90.000 (Rp 1,1 miliar) merupakan Certificate of Entitlement (COE) yang memang terkenal mahal.

    Bagi yang belum tahu, COE di Singapura adalah sertifikat hak kepemilikan kendaraan bermotor yang wajib dimiliki untuk memiliki mobil (atau kendaraan lain) di Singapura selama 10 tahun. Sertifikat ini berfungsi sebagai sistem kuota untuk mengendalikan jumlah kendaraan di jalanan dan mengatasi kemacetan.

    (lua/riar)

  • Toyota Juara, BYD Belum Tembus 3 Besar

    Toyota Juara, BYD Belum Tembus 3 Besar

    Jakarta

    Peta persaingan industri otomotif tanah air sepanjang tahun 2025 masih menunjukkan dominasi kuat pabrikan asal Jepang. Meski gempuran merek-merek mobil listrik (EV) asal China semakin masif, takhta tertinggi penjualan mobil nasional belum bergeser dari genggaman sang petahana, Toyota.

    Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota kembali mengukuhkan posisinya sebagai “penguasa jalanan” Indonesia sepanjang 2025. Mengandalkan lini produk yang variatif dari segmen entry-level hingga premium, Toyota berhasil mencatatkan angka wholesales(distribusi dari pabrik ke dealer) sebesar 250.431 unit dan retail sales (penjualan langsung ke konsumen) mencapai 258.923 unit.

    Daftar lima besar masih kental aroma “Negeri Sakura”. Di posisi kedua, saudara Toyota, yakni Daihatsu, tetap kokoh dengan catatan retail 137.835 unit. Angka ini membuktikan bahwa mobil-mobil praktis dan ekonomis masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia.

    Menariknya, terjadi persaingan sengit memperebutkan posisi ketiga hingga kelima. Honda dan Mitsubishi Motors saling sikut. Dari sisi penjualan retail, Honda berhasil mengamankan podium ketiga dengan 71.233 unit, unggul tipis dari Mitsubishi Motors yang mencatatkan 70.338 unit. Sementara itu, Suzuki melengkapi posisi lima besar dengan performa yang stabil di angka 64.838 unit.

    Yang menjadi sorotan utama tahun ini tentu saja adalah sepak terjang BYD. Raksasa EV asal China ini tampil sebagai “kuda hitam” yang paling menonjol. Meski belum berhasil merangsek ke posisi tiga besar, BYD sukses nangkring di urutan keenam tepat di bawah Suzuki.

    Dengan angka retail mencapai 44.342 unit, BYD melesat melampaui pemain lama bahkan meninggalkan rival senegaranya, Wuling, yang tertahan di angka 20.607 unit. Kehadiran merek-merek baru di bawah naungan BYD Group seperti Denza (6.940 unit) juga mulai memberikan warna baru di segmen premium.

    Selain BYD, pergerakan brand China lainnya seperti Chery dan AION juga patut diwaspadai. Chery berhasil mencatatkan distribusi unit yang cukup agresif secara wholesales, meski secara retail masih berada di angka 10.639 unit.

    Tak ketinggalan, pendatang baru asal Vietnam, VinFast, mulai menunjukkan taringnya. Meski baru seumur jagung di pasar domestik, VinFast sudah mampu mengirimkan 10.886 unit ke dealer, dengan angka retail sebesar 7.324 unit.

    Berikut ini data penjualan mobil di Indonesia sepanjang Januari-Desember 2025:

    Wholesales

    1. Toyota: 250.431 unit
    2. Daihatsu: 130.677 unit
    3. Mitsubishi Motors: 71.781 unit
    4. Suzuki: 66.345 unit
    5. Honda: 56.500 unit
    6. BYD: 46.711 unit
    7. Mitsubishi Fuso: 25.235 unit
    8. Isuzu: 25.121 unit
    9. Chery: 19.391 unit
    10. Hyundai: 19.007 unit
    11. Wuling: 18.605 unit
    12. Hino: 18.367 unit
    13. Vinfast: 10.886 nit
    14. Denza: 7.474 unit
    15. AION: 6.839 unit

    Retail sales

    1. Toyota: 258.923 unit
    2. Daihatsu: 137.835 unit
    3. Honda: 71.233 unit
    4. Mitsubishi Motors: 70.338 unit
    5. Suzuki: 64.838 unit
    6. BYD: 44.342 unit
    7. Mitsubishi Fuso: 25.613 unit
    8. Isuzu: 25.295 unit
    9. Wuling: 20.607 unit
    10. Hino: 19.664 unit
    11. Hyundai: 19.485 unit
    12. Chery: 10.639 unit
    13. VinFast: 7.324 unit
    14. Denza: 6.940 unit
    15. AION: 3.232 unit

    (riar/lua)

  • Diskon Motor Honda Awal Tahun, PCX 160 Dipangkas Rp 1,5 Juta

    Diskon Motor Honda Awal Tahun, PCX 160 Dipangkas Rp 1,5 Juta

    Jakarta

    Awal tahun menjadi waktu yang tepat buat kamu yang berencana meminang motor baru. Sebab, Wahana Honda, menawarkan diskon atau potongan harga untuk beberapa model motor populer Honda. Contohnya seperti Honda PCX 160, dapat potongan harga hingga Rp 1,5 juta.

    Melalui program Tahun Baru Honda Baru, konsumen bisa menikmati potongan harga baik untuk pembelian secara tunai ataupun kredit yang menarik di berbagai tipe motor, terutama kategori AT (matic) yang sudah menjadi pilihan favorit buat konsumen wilayah Jakarta – Tangerang.

    Secara khusus jajaran motor matic Honda yang termasuk dalam promo spesial Tahun Baru Honda Baru yakni BeAT, Scoopy, Genio, Old Vario 125, Vario 160, PCX 160, serta New ADV 160. Masing -masing tipe hadir dengan keunggulan berbeda, baik dari sisi desain, fitur juga teknologi untuk menunjang aktivitas harian, serta efisiensi konsumsi bahan bakar.

    Diskon Motor Honda Awal 2026

    • BeAT: potongan harga s/d Rp 1.500.000 dan potongan tenor s/d 3x untuk pembelian kredit.
    • Genio: potongan harga s/d Rp 1.400.000 dan potongan tenor s/d 2x untuk pembelian kredit.
    • Scoopy: potongan harga s/d Rp 1.500.000 dan potongan tenor s/d 3x untuk pembelian kredit.
    • Old Vario 125: potongan harga s/d Rp 1.200.000 dan potongan tenor s/d 4x untuk pembelian kredit.
    • Vario 160: potongan harga s/d Rp 2.200.000 dan potongan tenor s/d 4x untuk pembelian kredit.
    • PCX 160: potongan harga s/d Rp 1.700.000 dan potongan tenor s/d 4x untuk pembelian kredit.
    • New ADV 160: potongan harga s/d Rp 2.000.000 dan potongan tenor s/d 4x untuk pembelian kredit.

    Tidak hanya terbatas pada produk line up matic, promo juga dihadirkan untuk line up sepeda motor Honda bebek & sport, seperti Supra GTR150, CB150X, dan CB150R. Tak hanya itu, juga ada promo untuk line up sepeda motor listrik Honda (EV), yakni EM1 e:, ICON e:, dan CUV e:, baik untuk pembelian secara tunai ataupun secara kredit.

    “Melalui program di awal tahun melalui ‘Tahun Baru Honda Baru’, kami ingin berikan kemudahan sekaligus pilihan yang relevan bagi masyarakat, baik dari sisi produk, benefit tambahan, maupun dukungan layanan purna jual. Kami berharap konsumen dapat memulai tahun dengan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Division Head of Marketing PT Wahana Makmur Sejati, Olivia Widyasuwita, dalam keterangan resminya.

    (lua/riar)

  • Dirahasiakan 10 Tahun, Borok Valentino Rossi Akhirnya Terbongkar!

    Dirahasiakan 10 Tahun, Borok Valentino Rossi Akhirnya Terbongkar!

    Jakarta

    Legenda balap asal Spanyol, Sete Gibernau mengungkap aksi tak terpuji Valentino Rossi selama masih aktif membalap di MotoGP. Menurutnya, The Doctor rela melakukan cara-cara curang dan tak sportif untuk memenangkan perlombaan.

    Disitat dari siniar Gypsy Tales, Gibernau berkisah soal rivalitasnya dengan Rossi di musim 2003 dan 2004. Ketika itu, Gibernau dua kali berturut-turut meraih peringkat kedua atau runner up di klasemen akhir.

    Gibernau mulanya ingin menyimpan rapat-rapat cerita tersebut. Namun, lama-lama, dia merasa gerah. Dia menganggap, inilah saat tepat mengungkap semuanya ke publik.

    “Saya belum pernah membicarakan fakta ini sebelumnya. Tapi, saya merasa, mungkin inilah saat yang tepat untuk mengungkapnya,” demikian ujar Gibernau saat membuka ceritanya, dikutip Sabtu (10/1).

    Valentino Rossi dan Sete Gibernau. Foto: Robert Cianflone/Getty Images

    Meski rivalitas inti mereka terjadi di musim 2003-2004, namun sejumlah insiden banyak terjadi di musim 2005. Salah satunya, ketika perlombaan di Jerez, Spanyol. Ketika itu, Rossi dituding menabraknya di tikungan akhir.

    “Ya, dia menabrak saya di tikungan terakhir. Saya sampai keluar lintasan. Dia tidak mendapat penalti apa pun. Sejak saat itu, saya mulai kehilangan kepercayaan pada olahraga ini,” ungkapnya.

    “Selalu seperti itu. Tahun 2003, Vale dan saya. 2004, Vale dan saya. Lalu 2005 lagi. Dan saya tidak bisa memahami bagaimana ini tidak dianggap sebagai olahraga non-kontak,” tambahnya.

    Menurutnya, Rossi merupakan pebalap hebat dengan penggemar terbanyak di dunia. Sehingga, menurutnya, mantan pebalap asal Italia itu tak perlu melakukan cara-cara kotor untuk menang.

    “Saya sudah memaksa diri saya sejauh mungkin untuk melawan iblis dalam diri saya dan melawan salah satu pebalap terbaik sepanjang sejarah. Dan saya berpikir: Valentino bahkan tidak perlu melakukan hal-hal seperti itu untuk menang, dan tidak ada seorang pun yang mengatakan apa-apa,” tuturnya.

    Gibernau menduga, hukuman hanya berlaku untuk pebalap biasa-biasa saja. Sementara tokoh utama seperti Rossi bisa melakukan apapun tanpa khawatir dihukum.

    “Dari sosok seperti Valentino, seorang superstar, kenapa hal seperti itu diterima? Menurut saya itu salah. Dia tidak perlu melakukannya,” kata dia.

    (sfn/lth)

  • Lawan Arah, Ngerokok di Motor

    Lawan Arah, Ngerokok di Motor

    Jakarta

    Di Indonesia, pelanggaran lalu lintas merupakan pemandangan sehari-hari. Mulai dari kebiasaan pengendara melawan arah, menerobos lampu merah, melintas lewat trotoar, hingga merokok saat mengendarai motor.

    Padahal, di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, kebiasaan tersebut dianggap sebagai pelanggaran berat. Itulah mengapa, pengendara motor atau mobil di dua kawasan itu jauh lebih teratur dibandingkan di Indonesia.

    Salah satu pelanggaran yang belakangan sering terjadi adalah melawan arah. Kini, bukan hanya pemotor, pemobil juga ikut-ikutan melakukan pelanggaran serupa.

    Motor lawan arah. Foto: Aksi pengendara melaju lawan arah di Jalan Adhyaksa, Lebak Bulus, Jaksel viral di medsos. Polantas datangi lokasi karena aksi itu membahayakan dan bikin macet. (dok TMC Polda Metro)

    Pakar keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana membenarkan, perilaku melawan arah makin sering terlihat di jalan-jalan Indonesia. Menurutnya, pelanggaran itu tumbuh karena lemahnya penegakkan hukum.

    “Benar, banyak kendaraan lawan arah dan sekarang mulai masif atau berjamaah karena rendahnya penegakkan hukum,” ujar Sony Susmana kepada detikOto, dikutip Sabtu (10/1).

    Selain lemahnya penegakkan hukum, kata Sony, pengendara di Indonesia juga punya karakter nekat dan tak sabaran. Mereka, kerap mencari cara untuk memangkas waktu di jalan raya. Salah satunya, tentu saja, dengan melawan arah.

    “Nggak bisa dipungkiri, banyak juga yang pengemudi yang berfikir simpel atau pendek, sekalipun harus melawan arah, bahkan imbauan atau teguran polisi dianggap angin lalu. Menurut saya, ini salah satu yang membuat hilangnya wibawa petugas,” tuturnya.

    “Bayangkan, bagaimana kondisi lalu lintas di Indonesia lima tahun lagi? Jadi, lima tahun lagi itu implementasi hukumnya harus tegas yang diterapkan oleh kepolisian,” kata dia menambahkan.

    Merokok di Sepeda Motor Foto: Rangga Rahardiansyah

    Selain melawan arah, naik motor sambil merokok belakangan juga marak terjadi di Indonesia. Bahkan, sampai muncul sejumlah gerakan masyarakat yang menentang keras kebiasaan tersebut.

    Menurut Sony Susmana, kebiasaan tersebut bisa mengganggu konsentrasi dan keseimbangan pengendara saat melaju di jalan raya. Itulah mengapa, saat hendak merokok, sebaiknya turun dulu dari kendaraan.

    “Mengemudi apa pun kendaraannya harus fokus atau konsentrasi. Menjaga kontrol dan keseimbangan kendaraan. Tidak boleh yang namanya sambil-sambil apalagi ngerokok,” ujar Sony kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Selain itu, kata dia, sisa pembakaran rokok juga bisa membahayakan pengguna jalan lain di belakang. Itulah mengapa, berkendara sambil merokok merupakan perbuatan ‘haram’ yang sangat tak disarankan.

    “Abu dan baranya mengganggu pengemudi lain, bisa juga terbang ke mata sendiri,” kata Sony.

    Di luar dua kebiasaan tersebut, masih ada pelanggaran lain yang seakan dinormalisasi di Indonesia, misalnya seperti naik motor tanpa helm, menerobos lampu merah, cengtri atau bonceng tiga dan masih banyak lagi.

    (sfn/lth)

  • Setuju Gak Modifikasi ‘Honda Brio Listrik’ Ini Cantik Banget!

    Setuju Gak Modifikasi ‘Honda Brio Listrik’ Ini Cantik Banget!

    Jakarta

    Honda sudah memperkenalkan cikal bakal ‘Brio listrik’ yakni Honda Super One pada ajang Japan Mobility Show 2025 kemarin. Bahkan kabarnya Honda Prospect Motor (HPM) Agen Pemegang Merek (APM) mobil Honda di Indonesia, akan ikut memperkenalkan Super One di tanah air lho.

    Tapi sebelum bicara soal spesifikasi, harga, dan kapan pastinya mobil mungil listrik ini masuk ke Indonesia, rupanya Super One juga asyik banget lho untuk dimodifikasi. Honda Super One modifikasi ala Honda ini tengah dipajang di Tokyo Auto Salon, yang digelar pada tanggal 9-11 Januari 2026, di Makuhari Messe, Chiba, Jepang.

    Jika dilihat dari hasil modifikasi, Honda Super-ONE, prototipe mobil listrik kompak ini tampil sporty dengan berkelir ungu pada sekujur tubuh, ditambah dengan widebody yang terlihat dengan penambahan bodi seperti pada bumper depan, side skirt, over fender yang terlihat tepat di atas ban belakang, yang membuat Super One terlihat begitu cantik dan lebar.

    Pada ajang Tokyo Auto Salon 2026, Honda coba memperlihatkan DNA Sporty pada setiap varian yang dipajangnya, pada siaran resmi yang diterima detikOto, melalui kehadiran berbagai model sport, trail, hingga konsep masa depan, Honda ingin menunjukkan bagaimana DNA sporty diterjemahkan ke dalam beragam segmen kendaraan.

    Pada kategori model sport, Honda menampilkan Honda HRC Prelude-GT, Honda Prelude HRC Concept, Honda Civic Type R HRC Concept, serta Honda Civic e:HEV RS Prototype.
    Sementara itu, pada kategori model trail, Honda menghadirkan Honda TrailSport HRC Concept serta Honda Passport TrailSport Elite.

    Honda pajang modifikasi ber-DNA Sporty pada Tokyo Auto Salon 2026. Salah satunya si mungil Super-One’, yang digadang menjadi brio listrik di Indonesia. Foto: dok. Honda

    Honda Prelude telah dipasarkan secara resmi di Jepang pada September 2025 dan selanjutnya akan diperkenalkan di berbagai kawasan global. Sementara itu, Honda HRC Prelude-GT merupakan mobil balap terbaru Honda yang akan digunakan pada ajang Super GT musim 2026. Honda Prelude HRC Concept dikembangkan dari model produksi massal Honda Prelude yang kemudian dikustomisasi dengan berbagai komponen dari Honda Racing Co., Ltd. (HRC). Pengembangan ini berfokus pada peningkatan karakter sporty melalui pengendalian yang lebih presisi serta respons berkendara yang lebih tajam.

    Selanjutnya, Honda Civic Type R HRC Concept dikembangkan berdasarkan Civic Type R dengan tujuan menonjolkan performa sporty murni secara maksimal. Model konsep ini mengadopsi spesifikasi HRC yang dikembangkan melalui pengetahuan dan pengalaman Honda di dunia motorsport, untuk menyempurnakan performa dan stabilitas berkendara.

    Honda juga memperkenalkan Honda Civic e:HEV RS Prototype, yang menandai kehadiran varian sporty “RS” untuk Civic e:HEV untuk pertama kalinya. Mengikuti jejak Honda Prelude, Civic e:HEV RS akan dilengkapi dengan teknologi kontrol S+ Shift terbaru dari Honda, yang dirancang untuk memberikan sensasi berkendara yang lebih dinamis dan menyenangkan, tanpa mengorbankan efisiensi.

    Honda pajang modifikasi ber-DNA Sporty pada Tokyo Auto Salon 2026. Salah satunya Honda Civic e:HEV RS Prototype. Foto: dok. Honda

    Pada segmen SUV, Honda memperkenalkan deretan TrailSport HRC Concept, yang terdiri dari Honda CR-V TrailSport HRC Concept, Honda ZR-V TrailSport HRC Concept, Honda Vezel TrailSport HRC Concept, serta Honda WR-V TrailSport HRC Concept. Selain itu, Honda juga menampilkan Honda Passport Trail Sport Elite, serta menghadirkan Acura Integra Type S untuk pertama kalinya di kawasan Asia.

    Honda juga menghadirkan Honda N-ONE RS Racing Mate Concept. Melengkapi pameran, Honda menghadirkan e-motorsports racing simulator yang menampilkan mobil balap Honda NSX-GT, yang digunakan Honda di ajang SUPER GT pada periode 2017 hingga 2021.

    Bagaimana detikers, keren juga kan modifikasi Honda ini?

    (lth/din)

  • Wujud Motor Listrik Pertama Suzuki yang Dijual Rp 35 Jutaan

    Wujud Motor Listrik Pertama Suzuki yang Dijual Rp 35 Jutaan

    Wujud Motor Listrik Pertama Suzuki yang Dijual Rp 35 Jutaan

  • Diminta Bayar Parkir Liar? Jangan Kasih, Senyumin Aja!

    Diminta Bayar Parkir Liar? Jangan Kasih, Senyumin Aja!

    Jakarta

    Kini, hampir seluruh minimarket di Jakarta ‘dikuasai’ juru parkir (jukir) liar. Sehingga, saat hendak berbelanja, pengunjung terpaksa menyiapkan uang recehan untuk membayar parkir. Namun, apakah pembayaran tersebut bersifat wajib?

    Beberapa waktu lalu, Syafrin Liputo selaku Kepala Dishub Jakarta pernah mengingatkan, pengunjung minimarket tak perlu membayar parkir ke jukir-jukir liar. Sebab, menurutnya, fasilitas itu memang disiapkan minimarket secara cuma-cuma.

    “Masyarakat yang berkunjung ke minimarket seharusnya tidak membayar uang parkir. Memang tidak dipungut biaya. Jadi petugas parkir di luar tidak ada kerja sama dengan pemilik minimarket,” kata Syafrin Liputo, beberapa waktu lalu.

    Tukang parkir atau juru parkir (jukir). Foto: Septian Farhan Nurhuda/detik.com

    Menurut Syafrin, jukir minimarket juga tak boleh memaksa pengunjung membayar parkir, apalagi sampai mematok nominal tertentu. Mereka hanya boleh menerima uang yang memang diberikan secara suka rela.

    “Jadi seolah-olah menjadi kewajiban si pengemudi untuk membayar, seharusnya kan tidak. Karena itu kan jadi fasilitas yang memang harus disiapkan di minimarket,” kata Syafrin Liputo.

    Tim detikOto sempat bertanya ke salah satu jukir liar di kawasan Jakarta Selatan mengenai kewajiban pengunjung membayar parkir. Sosok yang tak ingin disebut identitasnya itu memastikan, jasanya tak harus dibayar menggunakan uang, namun bisa pakai senyuman.

    “Ya kita mah kalau gak dibayar (pakai uang) gak apa-apa, minimal dibayar pake senyum juga boleh karena kita juga gak memaksa, di sini kita cuma membantu pelanggan saja,” kata jukir tersebut.

    Nah, jadi sudah jelas ya, detikers. Jika berkunjung ke minimarket, tak ada kewajiban membayar parkir ke jukir liar. Kalian hanya tinggal memberikan senyuman dan mengucapkan kalimat terima kasih.

    (sfn/lth)

  • Langkah Baru Kia di Industri Otomotif Indonesia

    Langkah Baru Kia di Industri Otomotif Indonesia

    Jakarta

    Hadir 25 tahun di Indonesia, Kia tahu betul bagaimana manis pahitnya persaingan industri otomotif di Indonesia. Langkah dan strategi baru pun disiapkan untuk bisa ikut bersaing dalam perubahan gaya industri otomotif saat ini, baik dalam perubahangaya hidup, kebutuhan mobilitas keluarga, hingga transformasi teknologi yang semakin cepat.

    Dalam siaran resmi yang diterima detikOto, Kia menilai pasar otomotif Indonesia memiliki karakter yang unik dengan keberagaman, dinamis, dan terus berubah seiring waktu.

    “Selama dua setengah dekade, Kia terus menyesuaikan produk dan pelayanan dengan perubahan preferensi konsumen, mulai dari aspek fungsionalitas, kenyamanan, desain, hingga teknologi. Pendekatan ini menjadi bagian penting dari upaya Kia untuk tetap hadir sebagai merek yang dekat dan relevan dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari masyarakat Indonesia,”terangChief Executive Officer of Kia Sales Indonesia, Jong Sung Park.

    Di balik setiap pencapaian Kia, lanjut Sung Park, terdapat peran penting banyak pihak, konsumen, mitra dealer, komunitas, dan karyawan, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan Kia di Indonesia. Hubungan yang terjalin selama 25 tahun ini dibangun bukan atas dasar transaksi semata, melainkan melalui kepercayaan dan komitmen jangka panjang.

    Selain produk, layanan purna jual dan jaringan dealer yang kuat menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan konsumen. Konsistensi layanan, ketersediaan dukungan purna jual, serta komitmen terhadap kenyamanan pelanggan menjadi bagian dari upaya Kia dalam menghadirkan pengalaman kepemilikan yang menyeluruh.

    Ke depan-nya, Kia memandang masa depan mobilitas Indonesia dengan optimisme yang realistis. Transformasi industri menuju solusi yang lebih berkelanjutan menjadi bagian dari arah jangka panjang Kia, dengan pendekatan yang mempertimbangkan kesiapan ekosistem, infrastruktur, serta kebutuhan konsumen.

    KIA EV4 Foto: dok. KIA

    “Dengan fondasi 25 tahun hadir di Indonesia, Kia berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang relevan, bernilai, dan berkelanjutan, sejalan dengan perkembangan industri otomotif Nasional. Perjalanan Kia di Indonesia akan terus berlanjut, dengan semangat untuk bertumbuh bersama masyarakat, menjawab tantangan masa depan, dan menghadirkan mobilitas yang menginspirasi generasi berikutnya,”Jong Sung Park menambahkan.

    Seagai catatan pada fase awal hadir di Indonesia tahun 2000-an, Kia dikenal melalui kendaraan yang menjawab kebutuhan mobilitas dasar masyarakat, dengan memperkenalkan Carnival, Picanto, dan Rio.

    Seiring berkembangnya pasar di tahun 2010 hingga 2018, Kia menghadirkan berbagai model yang semakin beragam, mulai dari Kia Sportage dan Kia Rio generasi terbaru.

    Mengikuti arah tren industri otomotif dan menjaga relevansi pasar yang memasuki periode ketika SUV menjadi segmen dominan, Kia merespons dengan memperkenalkan Seltos dan Sonet pada 2019-2022.

    Sejalan dengan strategi Total Transformation Kia Global, portofolio Kia di Indonesia memasuki babak baru dalam fase transformasi dengan menghadirkan Kia EV6 dan EV9 sejak 2023 hingga sekarang. Pada fase ini, Kia tidak hanya memperkenalkan produk baru, tetapi juga mengedukasi pasar, membangun kepercayaan terhadap teknologi EV, serta menyesuaikan inovasi dengan kesiapan ekosistem Indonesia.

    (lth/din)

  • Tumpul di MotoGP 2025, Ternyata Bagnaia Kehilangan Kemampuan Ini

    Tumpul di MotoGP 2025, Ternyata Bagnaia Kehilangan Kemampuan Ini

    Jakarta

    Francesco Bagnaia terpuruk di MotoGP 2025. Alih-alih bertarung dengan Marc Marquez untuk memperebutkan gelar juara dunia, pebalap berjuluk Pecco itu justru kesulitan sepanjang musim dan hanya bisa finis kelima di klasemen akhir MotoGP 2025. Faktor terpuruknya Bagnaia di 2025 ternyata karena dia kehilangan kemampuan ini.

    “Pengereman (di lintasan) lurus hampir sama (seperti musim 2024). Tapi perbedaan terbesar adalah, saat memasuki tikungan, (sebelumnya) saya punya kesempatan buat menghentikan motor dengan sudut kemiringan. Dan itulah yang saya rindukan sepanjang musim (kemarin),” ungkap Bagnaia dikutip dari Crash.

    Francesco Bagnaia Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography

    Keterbatasan saat memasuki tikungan menjadi sangat merugikan dalam situasi balapan. Sebab pebalap Italia itu bakal kehilangan banyak waktu dan mudah disalip pebalap lain.

    Bagnaia menyoroti, bahwa dengan pengereman di lintasan lurus yang dilakukan di belakang pebalap lain, kemampuan untuk menghentikan motor saat memasuki tikungan menjadi semakin penting.

    “Saat Anda mengikuti pebalap lain, aliran udara di belakang pebalap tersebut tidak membantu Anda menghentikan motor. Dan (kemudian) jika Anda tidak mampu berhenti dengan sudut kemiringan yang tepat, Anda akan celaka, jadi itulah masalah saya,” kata Bagnaia lagi.

    “Tahun (2024) lalu saya bisa mengerem dengan sudut kemiringan yang lebih besar. Saya bisa mengendalikan selip dengan baik dan mampu mengerahkan banyak tenaga di bagian akhir untuk mengurangi kecepatan. Semua hal yang biasanya saya lakukan itu tidak bisa dilakukan musim (2025) ini,” timpal anak didik Valentino Rossi itu.

    Bagnaia yang memenangkan dua balapan sprint serta dua balapan grand prix 2025 harus merosot ke posisi kelima klasemen MotoGP 2025 karena delapan kali gagal meraih poin dalam sepuluh balapan terakhir.

    (lua/lth)