Category: Detik.com News

  • 1 Anggota Polda Riau Tewas Akbiat Longsor di Sumbar, 2 Hilang

    1 Anggota Polda Riau Tewas Akbiat Longsor di Sumbar, 2 Hilang

    Padang

    Kepolisian Daerah (Polda) Riau berduka. Dua personel Direktorat Reskrimum Polda Riau menjadi korban bencana alam banjir bandang dan longsor di Padang, Sumatera Barat.

    Kedua korban, yakni Brigadir Tri dan Ipda Angga. Brigadir Tri dilaporkan meninggal dunia, sementara Ipda Angga masih dalam pencarian Tim SAR.

    “Benar, yang sudah terkonfirmasi ditemukan jenazahnya Brigadir Tri Irwansyah, sementara Ipda Angga Mujafar masih dalam proses pencarian,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto, kepada wartawan, Sabtu (29/11/2025).

    Kedua korban sempat terjebak banjir bandang dan longsor di Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, Padang Panjang Barat, Kota Padang, pada Kamis (27/11) sekitar pukul 11.30 WIB.

    Jenazah Tri telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumatera Barat untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara Ipda Angga Mufajar, hingga kini masih dalam proses pencarian dan diduga tertimbun material longsor serta lumpur.

    Selain Tri Irwansyah, dua orang lainnya dalam kendaraan tersebut yaitu Ipda Angga Mufajar dan seorang sopir masih dinyatakan hilang.

    Peristiwa terjadi ketika arus deras dari arah pegunungan membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu dalam jumlah besar. Material yang terbawa longsor itu menyeret warga serta kendaraan yang melintas ke sungai.

    (mea/dhn)

  • 29 November 2025 Memperingati Hari Apa Saja? Simak Daftarnya!

    29 November 2025 Memperingati Hari Apa Saja? Simak Daftarnya!

    Jakarta

    Tanggal 29 November 2025 diperingati dengan sejumlah momentum penting di berbagai negara dan komunitas. Beberapa di antaranya memiliki nilai historis dan budaya yang cukup kuat. Lantas, ada peringatan apa saja?

    Berikut daftar hari penting nasional dan internasional yang jatuh pada 29 November 2025, lengkap dengan penjelasannya berdasarkan informasi yang dihimpun dari catatan redaksi detikcom, laman National Today dan Days of The Year.

    Hari Raya Kuningan jatuh sepuluh hari setelah Hari Raya Galungan. Pada tahun ini, Hari Suci Kuningan kembali diperingati oleh umat Hindu, khususnya di Bali, pada tanggal 29 November 2025. Ini juga menandai penutup rangkaitan Galungan dan Kuningan tahun ini.

    Peringatan ini juga dimaknai sebagai waktunya memohon keselamatan serta kesejahteraan bagi keluarga. Meski perayaannya bersifat religius, Hari Raya Kuningan ikut memberikan warna budaya karena turut dirayakan di berbagai daerah dengan tradisi yang khas.

    Umat Hindu (Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

    Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (HUT ke-54 KORPRI) diperingati pada tanggal 29 November 2025. Momentum ini menjadi penghormatan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjalankan fungsi pelayanan publik.

    Tanggal 29 November diperingati sebagai Hari Solidaritas Internasional dengan Rakyat Palestina (International Day of Solidarity with the Palestinian People). Momentum ini ditetapkan Majelis Umum PBB sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penyelesaian konflik dan pemenuhan hak-hak rakyat Palestina.

    Pada peringatannya, berbagai negara menggelar diskusi, kampanye edukatif, serta kegiatan diplomatik untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai situasi Palestina. PBB juga sering merilis pernyataan resmi mengenai perkembangan isu kemanusiaan dan politik yang berkaitan dengan wilayah tersebut pada tanggal ini.

    Bendera Palestina (Foto: REUTERS/Esa Alexander)

    Dalam sosialisasinya, berbagai organisasi lingkungan biasanya mengadakan kampanye konservasi, edukasi publik, hingga upaya restorasi habitat. Jaguar merupakan salah satu spesies kunci dalam ekosistem Amerika Selatan dan Tengah, sehingga pelestariannya dianggap penting untuk menjaga keseimbangan alam.

    Jaguar (Foto: BBC Magazine)

    Tanggal 29 November diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Albania atau Hari Pembebasan Albania (Albanian Liberation Day). Momen ini menandai berakhirnya pendudukan asing pada era Perang Dunia II dan menjadi simbol penting dalam sejarah nasional Albania.

    Perayaan biasanya ditandai upacara kenegaraan, penghormatan kepada para pahlawan, serta kegiatan budaya yang menonjolkan identitas bangsa. Momentum ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang Albania dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatannya.

    (wia/imk)

  • BMKG Wanti-wanti Aceh-Sumut-Sumbar Masih Waspada Hujan Lebat 29-30 November

    BMKG Wanti-wanti Aceh-Sumut-Sumbar Masih Waspada Hujan Lebat 29-30 November

    Jakarta

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis data peringatan dini cuaca Indonesia pada 29 dan 30 November. BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat dengan level status masih Waspada di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

    Dalam dokumen ikhtisar cuaca BMKG dikutip Sabtu (29/11/2025), level status yang dimaksud terdiri dari Waspada, Siaga dan Awas. Level Waspada berarti hujan sedang-lebat, level Siaga hujan lebat-sangat lebat dan level Awas hujan sangat lebat-ekstrem.

    Pada 29 November, ada sejumlah wilayah dengan level Waspada, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah. Kemudian juga Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua
    Pegunungan, dan Papua.

    Di level Siaga, ada wilayah Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan. Di level Awas, tidak ada daerah yang berpotensi atau nihil.

    Pada 30 November, ada sejumlah wilayah dengan level Waspada, Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat. Kemudian juga Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.

    Di level Siaga, ada wilayah Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan. Di level Awas, tidak ada daerah yang berpotensi atau nihil.

    174 Orang Meninggal Dunia

    BNPB menyampaikan perkembangan data korban bencana yang terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar. Tercatat total ada 174 orang meninggal dunia dan 79 orang masih hilang.

    Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyebut korban tewas di Aceh totalnya yakni 116 orang. Lalu, masih ada 42 orang yang hilang.

    “Per hari ini, sore ini, kami mendata untuk seluruh Provinsi Sumatera Utara korban meninggal ada 116 jiwa kemudian 42 jiwa masih dalam pencarian,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat (28/11).

    Kemudian, di Sumbar tercatat ada 23 orang yang meninggal. Kemudian, tercatat 12 orang yang masih hilang.

    Di Sumut total ada 35 korban meninggal. Kemudian masih ada 25 orang yang hilang.

  • BMKG Wanti-wanti Aceh-Sumut-Sumbar Masih Waspada Hujan Lebat 29-30 November

    BMKG Wanti-wanti Aceh-Sumut-Sumbar Masih Waspada Hujan Lebat 29-30 November

    Jakarta

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis data peringatan dini cuaca Indonesia pada 29 dan 30 November. BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat dengan level status masih Waspada di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

    Dalam dokumen ikhtisar cuaca BMKG dikutip Sabtu (29/11/2025), level status yang dimaksud terdiri dari Waspada, Siaga dan Awas. Level Waspada berarti hujan sedang-lebat, level Siaga hujan lebat-sangat lebat dan level Awas hujan sangat lebat-ekstrem.

    Pada 29 November, ada sejumlah wilayah dengan level Waspada, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah. Kemudian juga Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua
    Pegunungan, dan Papua.

    Di level Siaga, ada wilayah Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan. Di level Awas, tidak ada daerah yang berpotensi atau nihil.

    Pada 30 November, ada sejumlah wilayah dengan level Waspada, Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat. Kemudian juga Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.

    Di level Siaga, ada wilayah Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan. Di level Awas, tidak ada daerah yang berpotensi atau nihil.

    174 Orang Meninggal Dunia

    BNPB menyampaikan perkembangan data korban bencana yang terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar. Tercatat total ada 174 orang meninggal dunia dan 79 orang masih hilang.

    Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyebut korban tewas di Aceh totalnya yakni 116 orang. Lalu, masih ada 42 orang yang hilang.

    “Per hari ini, sore ini, kami mendata untuk seluruh Provinsi Sumatera Utara korban meninggal ada 116 jiwa kemudian 42 jiwa masih dalam pencarian,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat (28/11).

    Kemudian, di Sumbar tercatat ada 23 orang yang meninggal. Kemudian, tercatat 12 orang yang masih hilang.

    Di Sumut total ada 35 korban meninggal. Kemudian masih ada 25 orang yang hilang.

  • Jaringan Telekomunikasi di Sumut Putus, Prabowo Kirim 17 Starlink

    Jaringan Telekomunikasi di Sumut Putus, Prabowo Kirim 17 Starlink

    Jakarta

    Jaringan telekomunikasi di beberapa wilayah di Sumatera Utara (Sumut) terputus imbas bencana banjir dan tanah longsor. Presiden Prabowo Subianto mengirimkan 17 starlink untuk mempermudah komunikasi.

    “Per hari ini, sudah masuk bantuan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk Sumut. Pertama adalah alat komunikasi Starlink, ada 17, ini sangat berguna dengan adanya alat Starlink,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konferensi pers, Jumat (28/11/2025).

    Selain itu, Prabowo juga mengirimkan 17 genset, 15 perahu LCR, 750 dus mie instan, 19 tenda pengungsi dan 1 kompresor. Suharyanto mengatakan bantuan-bantuan ini akan didistribusikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah yang terkena bencana.

    “Di beberapa titik yang menonjol adalah di Tapteng, itu listrik dan air masih mati sehingga bantuan dari bapak presiden ada alat komunikasi 17 dan genset 17, ini sangat bermanfaat, perahu LCR ada 15, makanan mie instan 750 dus, tenda pengungsi 19 dan kompresor 1. Ini adalah bantuan tahap awal dan bantuan dari kementerian lembaga dan TNI/Polri juga masuk terus, nanti kita distribusikan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

    Data yang dirilis BNPB per sore ini, ada 116 orang dilaporkan tewas dalam bencana yang terjadi di Sumut. Selain itu, sebanyak 42 orang lainnya masih dilaporkan hilang.

    Simak selengkapnya di sini

    (isa/isa)

  • Pemkot Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 11 Desember

    Pemkot Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 11 Desember

    Medan

    Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara, menetapkan status tanggap darurat bencana darurat dari 27 November hingga 11 Desember 2025. Penetapan ini diambil menyusul cuaca ekstrem yang memicu banjir.

    Dilansir Antara, Sabtu (29/11), berdasarkan Keputusan Wali Kota yang diterima, menyebut status itu dituangkan Keputusan Wali Kota Medan Nomor 188.44/15.K Tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Alam di Kota Medan Tahun 2025.

    Berdasarkan keputusan itu penetapan dilakukan menimbang terjadinya bencana alam berupa banjir di wilayah Kota Medan pada 27 November 2025 yang menyebabkan terganggunya kehidupan masyarakat, transportasi, kerugian material, dan berdampak pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat di Kota Medan.

    Selain itu menimbang berdasarkan rilis cuaca ekstrem 22-27 November 2025 di Sumatera Utara oleh Balai Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Utara untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Selanjutnya berdasarkan luasnya wilayah yang terkena bencana banjir serta percepatan penanganan yang cepat, terap, terarah, terpadu dan sinergis.

    Penetapan itu juga berdasarkan hasil rapat koordinasi tanggap bencana pada 27 November 2025 yang dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) dan perangkat daerah terkait.Berdasarkan pertimbangan tersebut diperlukan menetapkan Keputusan Wali Kota Medan tentang penetapan status tanggap darurat bencana alam di Kota Medan.

    “Pemkot Medan berada dalam masa kesiagaan menghadapi cuaca ekstrem, menyusul hujan deras yang terus berlangsung sejak dua hari terakhir,” ujar Rico Waas

    (isa/isa)

  • Prabowo Beri Penghargaan ke 3 Guru Inspiratif di HGN 2025

    Prabowo Beri Penghargaan ke 3 Guru Inspiratif di HGN 2025

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan penghargaan kepada tiga pengajar berprestasi pada puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025. Ketiga guru dinilai konsisten menunjukkan dedikasi dengan kontribusinya masing-masing.

    Penghargaan diberikan di puncak acara HGN 2024, di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Jumat (28/11/2025). Ketiga guru itu yakni Kepala Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Banyumas Umi Salamah yang membuka rumah pribadinya untuk menjadi tempat belajar bagi mereka yang tak bisa sekolah di pendidikan formal.

    Kemudian Kepala SDN Embacang Lama, Sumatera Selatan, Koko Triantoro yang telah mendedikasikan diri lebih dari 10 tahun untuk mengajar di wilayah 3T.

    Lalu Guru SLBN Banda Aceh, Syifa Urrachmanh, guru muda penyandang disabilitas netra yang mengembangkan dan memanfaatkan komputer bicara (kompira) dan pengguna tuna netra dalam belajar.

    Prabowo menegaskan guru merupakan tonggak penting dalam pembangunan bangsa. Prabowo berterima kasih kepada seluruh guru di Indonesia.

    “Para guru adalah tonggak paling penting dalam pembangunan bangsa. Kami berterima kasih kepada seluruh guru Indonesia dari semua tingkatan,” kata Prabowo dalam pidatonya.

    Prabowo menyorot komitmen pemerintah dalam memperbaiki kualitas pendidikan melalui investasi besar-besaran pada sarana belajar, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan fasilitas sekolah. Ia menekankan anggaran pendidikan yang merupakan porsi terbesar APBN harus dipastikan tepat sasaran dan tidak diselewengkan.

    “Tahun ini kita baru mampu memperbaiki 16 ribu sekolah, tahun depan kita targetkan 60 ribu. Semua harus sampai kepada siswa, guru, dan sekolah,” tegas Prabowo.

    Di kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan seluruh kebijakan pendidikan kini telah berjalan sesuai arahan Prabowo, termasuk program peningkatan kesejahteraan hingga kompetensi guru.

    Pemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN, memperluas akses Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta membuka kesempatan bagi puluhan ribu guru untuk melanjutkan studi S1 melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL).

    “Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, tahun ini 12.500 guru memperoleh kesempatan untuk studi S1. Pada 2026 ditargetkan mencapai lebih dari 150 ribu. Ini langkah besar untuk meningkatkan mutu dan kesejahteraan guru,” ujar Mu’ti.

    Mu’ti juga melaporkan bahwa program digitalisasi sekolah, termasuk distribusi layar interaktif dan revitalisasi, sudah terkirim ke 16.175 satuan pendidikan.

    Halaman 2 dari 3

    (eva/isa)

  • Wamenkum Usul Aturan Batas Usia Maksimum Advokat, Ini Alasannya

    Wamenkum Usul Aturan Batas Usia Maksimum Advokat, Ini Alasannya

    Jakarta

    Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) RI Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej mengungkapkan telah menyetujui memasukkan revisi undang-undang advokat bersama Baleg DPR. Salah satu yang disoroti Eddy agar UU Advokat ini direvisi yakni mengenai batas usia.

    “Ini satu hal lagi bapak ibu. Mohon maaf. Harus ada batas usia untuk menjadi advokat. Mengapa saya katakan begitu? Ini mohon maaf. Saya cerita praktek di Indonesia ini. Bapak ibu bisa bayangkan, kalau mantan Hakim Agung, mantan Jaksa Agung,” kata Eddy dalam diskusi publik di Peradi Tower, Jakarta Timur, Jumat (28/11/2025).

    Eddy menyoroti, ketika ada mantan pimpinan tertinggi dari lembaga penegak hukum ketika pensiun menjadi advokat, akan menimbulkan beban bagi pihak penyidik. Dia menilai akan timbul masalah dalam proses penyidikan perkara.

    “Atau kan ada mantan Jaksa Agung jadi advokat itu kalau dia di pengadilan ketemu dengan jaksa yang kemarin sore, ya habis dia,” sambungnya.

    Eddy pun menilai penting untuk dilakukan pembatasan usia bagi profesi advokat. Dia mengatakan telah melakukan penelitian akan hal ini. Dia menyebut hasil penelitiannya menunjukkan tidak menemukan seorang pimpinan tertinggi sebuah lembaga penegak hukum menjadi advokat pasca pensiun.

    “Nah ini saya kira harus diperbaiki apa dalam usia? Untuk jadi advokat usia maksimum maksudnya. Bukan usia minimun. Bukan apa-apa kan memang tidak tidak masuk di akal itu,” ungkap Eddy.

    “Kita melakukan penelitian panjang 3 tahun 3 tahun untuk bagaimana jadi advokat bagaimana jadi polisi, bagaimana jadi jaksa dan tidak hanya di Indonesia kita melakukan perbandingan di negara lain di Belanda itu nggak mungkin orang habis jaksa terus jadi advokat nggak mungkin, justru sebaliknya,” imbuhnya.

    Halaman 2 dari 2

    (kuf/isa)

  • KPK Kaget Tambang Ilegal Juga Ditemukan di Dekat Taman Nasional Komodo

    KPK Kaget Tambang Ilegal Juga Ditemukan di Dekat Taman Nasional Komodo

    Jakarta

    KPK terkejut saat menemukan tambang emas ilegal di Pulau Sebayur Besar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Lokasi penambangan itu dekat dengan Taman Nasional (TN) Komodo.

    Perairan Pulau Sebayur Besar diketahui menjadi salah satu titik favorit wisatawan untuk snorkeling dan diving. Pulau ini juga tak jauh dari Labuan Bajo, yakni hanya sekitar 20 menit perjalanan dengan speedboat.

    “Kami konsen dengan tambang-tambang ilegal khususnya tambang-tambang emas dan di Indonesia ini banyak. Kami kaget ternyata ada juga di wilayah sekitar Taman Nasional Komodo, di Pulau Sebayur besar, bersebelahan dengan Taman Nasional Komodo,” ungkap Ketua Satgas Koordinasi Supervisi Wilayah V KPK, Dian Patra, di Labuan Bajo, dilansir detikBali, Jumat (28/11/2025).

    Dian turun langsung ke lokasi setelah menerima laporan adanya aktivitas tambang ilegal tersebut. Ia juga memperlihatkan video drone yang merekam kegiatan penambangan di kawasan itu.

    Menurut Dian, lokasi tambang berada tidak jauh dari pantai. Untuk mencapai titik itu, perlu berjalan kaki sekitar 15-20 menit dari bibir pantai.

    “Tapi nggak ada orang di sana, ketemu bekas pipa-pipa besar, berat bekas peralatan nggak ada orang ada foto-fotonya pipa-pipa panjang,” ujar Dian.

    Baca selengkapnya di sini.

    (azh/whn)

  • Video Walkot Sibolga 3 Hari Jalan Kaki Lintasi 50 Km Lewati 50 Titik Longsor

    Video Walkot Sibolga 3 Hari Jalan Kaki Lintasi 50 Km Lewati 50 Titik Longsor

    Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazri Penarik, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah sebelumnya dilaporkan tidak dapat dihubungi saat berada di wilayah terdampak bencana. Syukri disebut menempuh perjalanan ekstrem dengan berjalan kaki selama tiga hari dua malam sejauh 50 kilometer, melewati sekitar 50 titik longsor untuk bisa kembali ke Sibolga.

    Informasi itu dibenarkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya yang mengatakan bahwa seluruh akses di jalur yang dilalui Syukri benar-benar terputus akibat bencana.