Category: Detik.com News

  • Kamboja Harus Umumkan Gencatan Senjata Lebih Dulu

    Kamboja Harus Umumkan Gencatan Senjata Lebih Dulu

    Jakarta

    Thailand menyatakan bahwa Kamboja harus menjadi pihak pertama yang mengumumkan gencatan senjata untuk menghentikan pertempuran antara kedua negara. Diketahui konflik mematikan berlangsung selama lebih dari seminggu di wilayah perbatasan.

    “Sebagai pihak agresor di wilayah Thailand, Kamboja harus mengumumkan gencatan senjata terlebih dahulu,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Maratee Nalita Andamo, kepada wartawan di Bangkok, dilansir AFP, Rabu (17/12/2025).

    Nalita juga menambahkan bahwa Kamboja juga harus bekerja sama dalam upaya pembersihan ranjau di perbatasan.

    Pertempuran yang kembali terjadi antara kedua negara tetangga di Asia Tenggara ini bulan ini telah menewaskan sedikitnya 34 orang. Termasuk tentara dan warga sipil, dan menyebabkan sekitar 800.000 orang mengungsi, kata para pejabat.

    Di Kamboja, total 17 warga sipil telah tewas, menurut kementerian dalam negeri. Masing-masing pihak saling menyalahkan atas provokasi bentrokan tersebut, mengklaim pembelaan diri dan saling tuding melakukan serangan terhadap warga sipil.

    Sementara, Presiden AS Donald Trump, yang ikut campur dalam konflik perbatasan awal tahun ini, pekan lalu mengklaim kedua negara telah menyetujui gencatan senjata yang dimulai Sabtu malam.

    Perdana Menteri Kamboja Hun Manet mengatakan negaranya mendukung inisiatif gencatan senjata Malaysia, ketua blok regional ASEAN, dengan partisipasi Washington.

    Kamboja, yang kalah persenjataan dan anggaran dari militer Bangkok, mengatakan pada hari Senin bahwa pasukan Thailand telah memperluas serangan mereka “jauh ke dalam” wilayah Kamboja.

    Phnom Penh menuduh pasukan Thailand membom provinsi Siem Reap, rumah bagi kuil Angkor yang berusia berabad-abad — daya tarik wisata utama negara itu — untuk pertama kalinya dalam putaran bentrokan terbaru.

    Pertempuran tersebut, dengan artileri, tank, dan jet Thailand, telah menewaskan 16 tentara Thailand, satu warga sipil Thailand, dan 15 warga sipil Kamboja, menurut para pejabat.

    (azh/azh)

  • BGN Minta Kepala SPPG Beri Edukasi soal Gizi ke Sekolah-sekolah

    BGN Minta Kepala SPPG Beri Edukasi soal Gizi ke Sekolah-sekolah

    Jakarta

    Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang meminta setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memberikan edukasi gizi untuk para penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Ia meminta Kepala SPPG menjadi gurunya.

    Nanik menyebut kepala SPPG bisa tampil bersama para guru untuk menjelaskan kandungan gizi dalam setiap porsi MBG yang mereka makan dan manfaatnya bagi pertumbuhan para siswa.

    “Minta waktu satu jam (kepada kepala SPPG) untuk menjadi guru di kelas, nanti ganti ke kelas berikutnya. Jelaskan soal pentingnya makan bergizi,” kata Nanik dalam keterangan resmi di Jakarta, dilansir Antara, Rabu (17/12/2025).

    Nanik melanjutkan, SPPG juga bisa bekerja sama dengan tenaga ahli kesehatan di Puskesmas, kader posyandu, maupun PKK untuk memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu hamil, ibu-ibu menyusui dan balita.

    Selain itu, SPPG juga bisa bekerja sama dengan lurah untuk membuat forum pertemuan di desa-desa terkait penyuluhan gizi dan menjelaskan tentang MBG.

    “Kami berikan pengemudi itu kostum power rangers, jadi antusiasme mereka itu makin tinggi. Bilang ke siswa, besok saya akan bawa power rangers ke sini lagi, kalau pada mau makan sayur. Besok tak bawakan jajan, sekali-sekali bawakan burger atau apa, gitu, tetapi dengan catatan makan sayur,” katanya.

    (azh/azh)

  • Momen Gus Ipul Salawat Bareng Anak-anak Korban Banjir di Pidie Jaya

    Momen Gus Ipul Salawat Bareng Anak-anak Korban Banjir di Pidie Jaya

    Pidie Jaya

    Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dan dapur umum pengungsi longsor dan banjir di kantor Dinas Sosial P3A, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Gus Ipul sempat bersalawat dan menghibur anak-anak di lokasi.

    Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (16/12/2025) terlihat Gus Ipul menghampiri anak-anak yang tengah bernyanyi. Gus Ipul sempat berinteraksi dengan anak-anak yang mendapatkan LDP.

    Anak-anak tersebut ada yang memberanikan diri membaca puisi, mengaji, menyanyi, hingga membaca pantun. Lalu, Gus Ipul juga mengajak anak berdialog dengan anak-anak sambil menanyakan cita-cita dan keinginan mereka. Mereka juga sempat bernyanyi dan bersalawat bersama.

    Gus Ipul pun kemudian meninjau dapur umum Kemensos usai berinteraksi dengan para pengungsi. Ia berterima kasih kepada para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), TKSK, Tagana, karang taruna, keluarga besar Sekolah Rakyat dan relawan lainnya serta jajaran pemerintah daerah.

    “Saya bangga kepada teman-teman sekalian yang selalu berada di lapangan, meskipun sebagian dari teman-teman kita juga jadi korban,” ujarnya.

    Gus Ipul meminta untuk para pilar Kemensos untuk membantu pemerintah daerah. Dia meminta mereka untuk bergotong royong dan bergerak langsung di lapangan.

    “Semoga Allah melindungi kita semua,” katanya.

    Dia juga mengajak warga bangkit dari bencana ini. Ia menyemangati anak-anak untuk kembali bersekolah. Ia juga sempat meminta kepada Gus Ipul agar disediakan tempat sementara untuk sekolah anak-anak pengungsi.

    (azh/azh)

  • Prabowo Serap Aspirasi Kepala Daerah se-Papua, Ada Usulan Provinsi Baru

    Prabowo Serap Aspirasi Kepala Daerah se-Papua, Ada Usulan Provinsi Baru

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto buka diskusi dan menyerap aspirasi kepala daerah se-Papua di Istana Negara, Jakarta. Dalam diskusi, ada usulan pembentukan provinsi baru di Papua.

    Ketua Komite Eksekitif Percepatan Otonomi Khusus (Otsus) Papua Velix Wanggai membeberkan isu diskusi Prabowo bersama kepala daerah se-Papua yang berlangsung selama 3 jam. Ia menyebut diskusi berlangsung serius tapi santai.

    “Sebagaimana tadi Bapak Menteri Dalam Negeri menyampaikan, begitu banyak dialog, percakapan yang sangat berbobot, menarik, tetapi suasananya juga serius tapi santai,” kata Velix.

    Ada 5 poin kesimpulan yang diungkap Velix. Pertama Velix menjelaskan, penekanan Prabowo soal Rencana Induk Pembangunan Papua (RIPP) menjadi fondasi utama pembangunan Papua ke depan. Prabowo meminta agar dokumen induk tersebut tidak hanya menjadi panduan normatif, tetapi benar-benar dijabarkan ke dalam agenda strategis yang terukur.

    “Bapak Presiden sampaikan bahwa Rencana Induk Pembangunan Papua, Grand Design yang telah disusun oleh Bappenas ini coba kita petakan kembali agenda-agenda strategis, quick wins dari Bapak Presiden, kemudian beberapa program prioritas dari berbagai kementerian. Coba kita lihat bagaimana perjalanan selama 5 tahun, target-target waktunya, alokasi dananya, baik 2026, 2027 hingga 2029,” ujar Velix.

    Kemudian, Prabowo memberikan catatan penting terkair investasi yang besar selain dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk Papua yang jumlahnya mencapai Rp 60 triliun. Prabowo menegaskan bahwa besarnya anggaran harus berbanding lurus dengan dampak nyata yang dirasakan masyarakat, terutama orang asli Papua.

    “Itu kerangka anggaran yang kedua. Dan kita akan memastikan dari komite, memastikan anggaran hampir 60-an triliun ini dari Kementerian/Lembaga bisa tepat sasaran, lokusnya jelas, dan dapat menyentuh kebutuhan aspirasi orang asli Papua,” lanjutnya.

    Lebih lanjut, Prabowo kata Velix, juya menekankan penataan regulasi yanh menjadi kunci agar berbagai program pembangunan tidak terhambat persoalan birokrasi. Prabowo mendorong adanya fleksibilitas aturan tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian, sehingga hambatan-hambatan teknis di lapangan dapat segera diatasi.

    Velix menyampaikan bahwa diskusi juga mengerucut pada penguatan kelembagaan di Papua. Di sini, muncul aspirasi dari para bupati untuk membentuk provinsi baru, khususnya berbasis wilayah dan kebudayaan Saireri.

    “Tapi juga dalam konteks kelembagaan ini, izin Bapak Menteri Dalam Negeri, ada juga aspirasi dari para bupati terutama di kawasan Saireri, di pesisir utara Papua untuk membentuk provinsi baru yang basis kebudayaannya adalah Saireri. Itu salah satu dalam topik aspek kelembagaan,” ucapnyam

    “Tapi juga tentu adalah aspek penguatan kapasitas pemerintah daerah sehingga dapat menyusun APBD yang berkualitas dan juga ketepatan di dalam berbagai kebijakan-kebijakan,” imbuhnya.

    Terakhir, Prabowo memberikan penekanan pada penguatan sumber daya manusia yanhbmenjadi salah satu pilar utama dalam arah kebijakan pembangunan Papua ke depan. Velix menyebut, Prabowo menaruh perhatian besar pada aspek pendidikan dan kesehatan.

    “Dan yang terakhir adalah kerangka sumber daya manusia. Karena ini menjadi penting sekali dalam pengembangan sumber daya manusia, berbagai program-program dari Bapak Presiden ini akan menyentuh langsung aspek pendidikan, tentang sekolah rakyat,” ujar Velix.

    “Tentang arahan beliau langsung untuk penanganan 700-an ribu anak-anak yang belum bersekolah di Papua. Kemudian juga tentang sekolah unggulan terintegrasi, rumah sakit unggulan di berbagai 4 Daerah Otonom Baru, dan juga sekitar nanti 24 rumah sakit unggulan di Tanah Papua,” imbuhnya.

    (eva/azh)

  • Viral Teriakan dari Mobil Boks di Jambi Dikaitkan TPPO, Begini Faktanya

    Viral Teriakan dari Mobil Boks di Jambi Dikaitkan TPPO, Begini Faktanya

    Jakarta

    Rekaman video dengan teriakan meminta tolong dari dalam mobil boks yang terparkir di exit Tol Sebapo, Muaro Jambi, Jambi, viral. Video itu dianarasikan bahwa ada dugaan perdagangan orang.

    Dilansir detikSumbagsel, Selasa (16/12/2025), terlihat perekam video menampilkan mobil boks yang terparkir dan menyebut ada teriakan seseorang dari dalam mobil. Tak lama, terdengar suara seseorang menggedor dari dalam mobil boks tersebut.

    “Ada orang dalam mobil boks ini minta keluar, jerit-jerit minta keluar. Ini lagi di pinggir jalan tol,” kata perekam video.

    Kapolsek Mestong Iptu Hengky Lesmana membenarkan peristiwa tersebut. Namun dia membantah bahwa ada perdagangan orang.

    Dia mengatakan kejadian itu terjadi pada Sabtu (13/12/2025) di exit Tol Sebapo. Pihaknya kemudian melakukan penyelidikan.

    “Kejadiannya, Sabtu 13 Desember, jam 04.00 WIB. Diviralkan, 14 Desember, pukul 24.00 WIB,” kata Hengky.

    “Intinya viral di TikTok bukan indikasi perdagangan manusia tapi hanya cekcok perselisihan antara sopir dan kernet mobil termor alias mobil buah,” kata Hengky.

    Usai kejadian itu, kernet telah bersedia membukakan pintu boks. Keduanya lalu jalan berpisah. Dia tak menjelaskan apa permasalahan antara sopir dan kernet mobil boks tersebut.

    Baca selengkapnya di sini.

    (dek/jbr)

  • Bocah 9 Tahun di Cilegon Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah

    Bocah 9 Tahun di Cilegon Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah

    Cilegon

    Seorang anak berusia 9 tahun tewas bersimbah darah di rumahnya di Cilegon, Banten. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit dengan luka tusukan benda tajam.

    Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.20 WIB ketika ayah korban, HM, menerima panggilan telepon dari anak keduanya meminta pertolongan. Mendapat kabar tersebut, ayah korban segera meninggalkan tempat kerjanya di wilayah Ciwandan dan menuju rumahnya yang berada di perumahan BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon.

    “Setibanya di rumah dan membuka pintu, ayah korban mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius disertai pendarahan hebat. Korban kemudian segera dibawa ke Rumah Sakit Bethsaida Kota Cilegon menggunakan kendaraan pribadi bersama saksi,” kata Kapolsek Cilegon, Kompol Firman Hamid, Selasa (16/12/2025).

    Firman mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan medis, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia. Hasil pemeriksaan awal pihak rumah sakit, korban mengalami luka akibat tusukan benda tajam.

    “Berdasarkan informasi awal, petugas Polsek Cilegon melakukan pengecekan ke Rumah Sakit Bethsaida Kota Cilegon sekitar pukul 15.30 WIB setelah menerima laporan adanya korban penusukan yang dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit,” ujarnya.

    “Kami turut berduka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Saat ini Polsek Cilegon Kota bersama Satreskrim Polres Cilegon telah melakukan langkah-langkah penyelidikan secara intensif. Seluruh informasi dan petunjuk yang ada sedang kami dalami untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian,” ujar Kompol Firman Hamid.

    Pihak kepolisian, kata Firman akan menindaklanjuti kasus tersebut. Pihaknya meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian.

    Polisi masih terus melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan saksi-saksi serta pengumpulan barang bukti guna mengungkap secara terang peristiwa yang mengakibatkan hilangnya nyawa seorang anak tersebut.

    (azh/azh)

  • Momen Ibu Hamil di RSUD Koja Minta Dielus Perutnya ke Prabowo

    Momen Ibu Hamil di RSUD Koja Minta Dielus Perutnya ke Prabowo

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto sempat ke RSUD Kota, Jakarta, untuk menjenguk korban tertabrak mobil pengangkut MBG di SDN 01 Kalibaru. Prabowo sempat diminta ibu hamil untuk mengelus perutnya.

    Momen tersebut terekam ketika Prabowo tiba di RSUD Koja, Jakarta Selasa (16/12/2025) siang, untuk menjenguk guru dan siswa korban yang ditabrak Mobil MBG.

    Kedatangan Prabowo disambut meriah oleh pasien atau warga yang hendak berobat di RSUD Kota. Warga berbaris rapi untuk sekadar berjabat tangan dan menyapanya.

    Setelahnya, Prabowo melanjutkan menyapa dan melayani warga lainnya yang ingin berjabat tangan sambil berswafoto.

    Seorang ibu hamil meminta Prabowo mengelus perutnya. Permintaan itu lantas disambut Prabowo dengan senyum. Prabowo kemudian menyentuh perut sang ibu.

    Presiden Prabowo Subianto sempat ke RSUD Kota untuk menjenguk korban tertabrak mobil MBG di SDN 01 Kalibaru. Prabowo sempat diminta ibu hamil mengelus perutnya. (Dok. IG Sekretariat Kabinet)

    “Iya Pak, terima kasih Pak,” ucapnya senang.

    Prabowo Semangati Korban di RS

    Para siswa yang jadi pasien tampak seneng saat dihampiri Prabowo ke ruang rawat. Salah satu pasien anak, bahkan mencium tangan Prabowo saat dijenguk.

    “Kelas berapa kamu?” tanya Prabowo.

    “Kelas 3, Pak,” katanya.

    Prabowo memberikan semangat dan berpesan agar anak itu belajar dengan rajin.

    “Belajar yang baik ya. Belajar yang baik, nanti kamu jaga nenek ya,” ucapnya.

    Kemudian, ketika menjenguk pasien anak lainnya, Prabowo janji bakal mengirimkan bubur ayam. Awalnya, Prabowo sempat mengatakan bakal mengirimkan Ayam Goreng Suharti.

    “Nanti ya saya kirim Ayam Suharti,” kata Prabowo.

    Namun, dijawab oleh perawat bahwa gigi pasien belum kuat untuk mengunyah makanan secara normal. Prabowo pun akhirnya mengatakan bakal mengirimkan bubur ayam.

    “Oh, bubur ayam saja. Bubur ayam boleh ya? Oke ya,” ucap Prabowo.

    Presiden mendoakan agar anak tersebut lekas pulih dan tumbuh jadi anak yang pemberani.

    “Sehat-sehat. Baik-baik ya. Jadi anak yang berani,” katanya sambil menepuk pelan punggung pasien anak tersebut.

    Selain itu, Prabowo menjeguk guru yang turut jadi korban kecelakaan mobil SPPG. Guru Maryonk yang telah menjalani operasi pada Senin (15/12). Guru itu pun mengucapkan terima kasih kepada Prabowo karena sudah menjenguknya.

    Presiden berharap guru tersebut lekas sembuh dan bisa beraktivitas seperti sedia kala. “Saya yang terima kasih, mudah-mudahan cepat sembuh ya,” ujar Prabowo.

    (eva/jbr)

  • Imigrasi Bantah Baru Tindak Pelanggaran TKA di IMIP Morowali Usai Viral

    Imigrasi Bantah Baru Tindak Pelanggaran TKA di IMIP Morowali Usai Viral

    Jakarta

    Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi membantah pihaknya baru menindak pelanggaran tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Morowali setelah viral di media sosial. Pihaknya menegaskan kegiatan tersebut sudah menjadi rencana operasi Imigrasi yang dijadwalkan sejak awal tahun.

    “Kalau dibilang kaitannya, kami melakukan tugas ini bukan karena ada hal-hal yang kemudian viral atau apa, tidak. Kami sebatas melakukan kegiatan operasi yang sudah kami memang jadwalkan, ini masuk dalam operasi akhir tahun,” kata Plt Ditjen Imigrasi Yuldi Yusman di Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025).

    Yuldi menjelaskan dalam setahun Ditjen Imigrasi menggelar tiga kali operasi yang dijadwalkan pada awal, pertengahan, dan akhir tahun. Menurutnya, operasi tersebut bersifat serentak sehingga jadwalnya sudah direncanakan jauh-jauh hari.

    Dia mengungkap Morowali telah dijadikan salah satu objek pemeriksaan Imigrasi sejak Juni lalu. Saat itu, terdapat pula Weda Bay dan PT Timah di Bangka Belitung yang terlibat pemeriksaan.

    “Dan pada saat kita melakukan proses pemeriksaan itu pun sudah ada kegiatan penindakan ataupun TAK yang kami lakukan. Jadi apabila mereka visanya tidak sesuai, kami lakukan deportasi. Kebanyakan mereka melanggar visa ya. Visanya itu tidak sesuai dengan kegiatan,” ujarnya.

    Sebagai informasi, Bandara IMIP sempat viral saat disorot Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin karena nihilnya aparat negara, seperti petugas Bea Cukai dan Imigrasi dalam operasionalnya. Bandara tersebut terintegrasi dengan Kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang di dalamnya memiliki portofolio industri dari investasi China.

    (azh/azh)

  • Delpedro Cs Didakwa Unggah 80 Konten Hasutan Terkait Kericuhan

    Delpedro Cs Didakwa Unggah 80 Konten Hasutan Terkait Kericuhan

    Sidang perdana kasus dugaan penghasutan terkait aksi kericuhan pada Agustus lalu dengan terdakwa Direktur Eksekutif Lokataru Delpedro Marhae digelar hari ini Selasa (16/12).

    Jaksa Penuntut Umum mendakwa Delpedro Cs melakukan penghasutan di media sosial yang menimbukan kericuhan pada saat aksi pada Agustus lalu.

  • Mendagri Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program Pusat & Daerah di Papua

    Mendagri Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program Pusat & Daerah di Papua

    Jakarta

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyoroti pentingnya sinkronisasi dan harmonisasi program antara pemerintah pusat dengan daerah di Papua. Ia menilai pemekaran wilayah di Papua belum sepenuhnya berdampak optimal terhadap percepatan pembangunan di kawasan tersebut.

    Menurutnya, terdapat tiga tugas utama Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, yakni melakukan sinkronisasi dan harmonisasi program, pengawasan, serta evaluasi secara optimal. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan percepatan pembangunan Papua segera terwujud.

    Tito menerangkan, Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua berperan strategis dalam mengorganisasi dan menyelaraskan program kementerian/lembaga di tingkat pusat agar sesuai dengan kebutuhan pembangunan di Papua, termasuk memastikan keselarasan program pusat dan daerah.

    “Jangan sampai terjadi program pusat, misalnya membangun bendungan dan kemudian irigasi yang harusnya dibuat oleh provinsi siripnya, tersiernya dibuat oleh kabupaten/kota itu tidak jalan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (16/12/2025).

    Hal tersebut disampaikan pada Peluncuran Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua (RAPPP) Tahun 2025-2029 di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Jakarta, hari ini.

    “Kita tidak ingin program ini [menjadi] program design yang top-down. Kalau program top-down nanti belum tentu cocok dengan situasi daerah masing-masing. Oleh karena itu perlu mekanisme juga mendengarkan bottom-up dari bawah,” ucapnya.

    Selain harmonisasi program, ia juga meminta Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua melakukan pengawasan secara berkala terhadap pemerintah daerah yang mengalami kendala dalam menjalankan agenda percepatan pembangunan.

    “Juga bisa menampung aspirasi, tidak hanya mengawasi seperti lebih superior, tidak. Tapi tentu juga bisa menampung masukan dari kepala daerah,” sambungnya.

    Tito pun mengusulkan agar evaluasi dilakukan setiap tiga hingga empat bulan sekali. Jika tidak terdapat perbaikan signifikan, hasil evaluasi tersebut akan dipantau langsung oleh presiden untuk dilaksanakan intervensi lanjutan.

    Sebagai informasi, Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua merupakan lembaga nonstruktural yang dibentuk untuk mengharmonisasi program percepatan pembangunan di Papua dan dilegalkan melalui Keputusan Presiden Nomor 110/P Tahun 2025.

    (anl/ega)