Category: Detik.com Internasional

  • Kelompok Separatis Yaman Tak Gentar Usai Serangan Arab Saudi

    Kelompok Separatis Yaman Tak Gentar Usai Serangan Arab Saudi

    Jakarta

    Kelompok separatis Yaman menyatakan tidak gentar setelah serangan udara Arab Saudi menghantam posisi mereka pada hari Jumat (26/12) waktu setempat. Sebuah eskalasi terbaru sejak kelompok tersebut merebut sebagian wilayah Yaman, bulan lalu.

    Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (27/12/2025), separatis yang didukung Uni Emirat Arab tersebut berupaya menghidupkan kembali negara Yaman Selatan yang sebelumnya telah merdeka. Kelompok itu berhasil merebut sejumlah wilayah Yaman dalam beberapa pekan terakhir. Sementara Arab Saudi, pendukung utama pemerintah Yaman, telah memperingatkan mereka untuk mundur.

    Washington, yang menganggap Arab Saudi dan Uni Emirat Arab sebagai sekutu, menyerukan untuk mengendalikan diri.

    Tidak ada laporan tentang korban jiwa dalam serangan udara Saudi di provinsi Hadramawt, yang terjadi di tengah eskalasi dramatis dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari satu dekade itu. Konflik itu telah menjerumuskan Yaman ke dalam bencana kemanusiaan.

    Kelompok separatis Dewan Transisi Selatan (STC) tersebut mengatakan serangan itu “tidak akan menghasilkan jalan pemahaman apa pun dan tidak akan menghalangi rakyat Selatan untuk terus bergerak maju menuju pemulihan hak-hak penuh mereka”.

    Setelah serangan udara tersebut, pemerintah Yaman mendesak koalisi pimpinan Saudi untuk mendukung pasukannya di Hadramawt, setelah kelompok separatis merebut sebagian besar wilayah provinsi terbesar di negara itu.

    Pemerintah Yaman meminta koalisi untuk “mengambil semua tindakan militer yang diperlukan untuk melindungi warga sipil Yaman yang tidak bersalah di provinsi Hadramawt dan mendukung angkatan bersenjata” dalam melakukan de-eskalasi.

    Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio berupaya untuk tak memihak antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

    “Kami mendesak pengendalian diri dan diplomasi berkelanjutan, dengan tujuan mencapai solusi yang langgeng,” kata Rubio dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa Washington “berterima kasih atas kepemimpinan diplomatik” dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

    Sebelumnya, seorang pejabat pemerintah Yaman di Riyadh mengatakan kepada AFP minggu ini, bahwa kepala dewan kepresidenan Yaman bertemu dengan para duta besar negara-negara Barat dan menteri pertahanan Arab Saudi sambil mengirimkan utusan ke Aden, Yaman untuk membujuk STC agar menarik diri dari provinsi Hadramawt dan Mahra.

    Awal bulan ini, delegasi militer Saudi-Uni Emirat Arab mengunjungi Aden untuk meminta STC mengembalikan kedua provinsi tersebut.

    Jika upaya untuk mengembalikan wilayah tersebut gagal, Arab Saudi telah memberi sinyal kepada pemerintah Yaman bahwa mereka dapat melancarkan serangan udara dan mengerahkan pasukan yang disebut Nation Shield, untuk melakukan serangan darat.

    Halaman 2 dari 2

    (ita/ita)

  • Pria Palestina Tusuk-Tabrak Mati 2 Warga Israel

    Pria Palestina Tusuk-Tabrak Mati 2 Warga Israel

    Jakarta

    Seorang pria Palestina menewaskan dua orang dalam serangan penusukan dan penabrakan di Israel utara. Serangan ini memicu operasi militer Israel terhadap desa pelaku di Tepi Barat yang diduduki.

    Serangan itu terjadi pada hari Jumat (26/12) waktu setempat, sehari setelah seorang tentara cadangan Israel yang berpakaian sipil menabrakkan kendaraannya ke seorang pria Palestina yang sedang salat di pinggir jalan di Tepi Barat.

    “Investigasi awal menunjukkan ini adalah serangan teror beruntun yang dimulai di kota Beit Shean, di mana seorang pejalan kaki ditabrak,” kata polisi Israel dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (27/12/2025). Polisi menambahkan bahwa korban adalah seorang pria berusia 68 tahun.

    “Kemudian, seorang wanita muda ditikam… dan tersangka akhirnya terlibat baku tembak di dekat Persimpangan Maonot di Afula setelah intervensi dari seorang warga sipil,” katanya, menambahkan bahwa penyerang dibawa ke rumah sakit.

    Kedua korban meninggal dunia akibat luka-luka dalam serangan tersebut, kata layanan darurat Israel, Magen David Adom dalam sebuah pernyataan. Sementara seorang remaja berusia 16 tahun mengalami luka ringan ketika “ditabrak kendaraan”.

    Militer Israel mengatakan penyerang telah “menyusup ke wilayah Israel beberapa hari yang lalu”.

    Polisi Israel kemudian mengatakan penyerang berusia 34 tahun itu adalah warga Qabatiya dan telah menggunakan kendaraan majikannya untuk menabrak dua orang di Beit Shean, dan kemudian menabrak sebuah kendaraan yang sedang berhenti.

    “Ia kemudian keluar dari mobilnya sambil membawa pisau… dan berhasil mencapai seorang perempuan berusia 18 tahun dan menikamnya berulang kali,” kata pihak kepolisian, menambahkan bahwa majikan pelaku juga telah ditahan.

    Menteri Pertahanan Israel Katz memerintahkan militer Israel untuk “bertindak tegas dan segera terhadap desa Qabatiya, tempat asal pelaku serangan itu.

    Militer kemudian melancarkan operasi di desa tersebut. Para tentara menggeledah rumah pelaku dan mengambil langkah-langkah “dalam persiapan untuk penghancuran kediamannya”, kata militer Israel.

    Kantor berita resmi Palestina, Wafa melaporkan bahwa pasukan Israel telah menahan beberapa pemuda dan memberlakukan jam malam di Qabatiya.

    Halaman 2 dari 2

    (ita/ita)

  • Tentara Israel Tabrak Pria Palestina Lagi Salat di Tepi Barat

    Tentara Israel Tabrak Pria Palestina Lagi Salat di Tepi Barat

    Jakarta

    Seorang tentara cadangan Israel menabrakkan kendaraannya ke seorang pria Palestina, saat ia sedang salat di Tepi Barat yang diduduki.

    “Rekaman yang diterima menunjukkan seorang individu bersenjata menabrak seorang warga Palestina,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan usai kejadian pada Kamis (25/12) waktu setempat tersebut. Militer Israel menambahkan bahwa individu tersebut adalah seorang tentara cadangan dan kedinasan militernya telah dihentikan.

    Tentara cadangan tersebut dinyatakan telah bertindak “dengan pelanggaran berat terhadap wewenangnya dan senjatanya telah disita”, kata militer Israel, dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (27/12/2025).

    Media Israel melaporkan bahwa ia kini dikenai tahanan rumah.

    Dilaporkan bahwa pria Palestina yang menjadi korban aksi tentara cadangan Israel tersebut telah pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan setelah serangan itu. Dia tidak mengalami luka serius dan sekarang telah berada di rumah.

    Video yang ditayangkan di TV Palestina dan diverifikasi oleh Reuters menunjukkan seorang pria berpakaian sipil dengan senjata api tersampir di bahunya, mengendarai kendaraan off-road dan menabrak seorang pria yang sedang salat di pinggir jalan.

    Lihat Video Tentara Israel Lindas Warga Palestina yang Sedang Salat di Tepi Barat

    (ita/ita)

  • Thailand-Kamboja Sepakat Gencatan Senjata!

    Thailand-Kamboja Sepakat Gencatan Senjata!

    Jakarta

    Thailand dan Kamboja sepakat untuk gencatan senjata “segera”. Demikian pernyataan bersama kedua negara pada hari Sabtu (27/12), yang berjanji untuk mengakhiri bentrokan perbatasan yang mematikan selama berminggu-minggu.

    Setidaknya 47 orang tewas dan lebih dari satu juta orang mengungsi dalam tiga minggu pertempuran dengan senjata artileri, tank, drone, dan jet tempur.

    Konflik telah menyebar ke hampir setiap provinsi perbatasan di kedua sisi, menggagalkan gencatan senjata sebelumnya yang diklaim oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

    “Kedua belah pihak sepakat untuk segera melakukan gencatan senjata setelah penandatanganan Pernyataan Bersama ini, berlaku mulai pukul 12.00 siang (waktu setempat) pada tanggal 27 Desember 2025,” demikian bunyi pernyataan yang ditandatangani oleh menteri pertahanan kedua negara, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (27/12/2025).

    Gencatan senjata ini berlaku untuk “semua jenis senjata, termasuk serangan terhadap warga sipil, objek dan infrastruktur sipil, dan sasaran militer kedua belah pihak, dalam semua kasus dan semua wilayah,” lanjut pernyataan tersebut.

    Kedua belah pihak sepakat untuk membekukan semua pergerakan pasukan dan mengizinkan warga sipil yang tinggal di daerah perbatasan untuk kembali ke rumah sesegera mungkin, imbuh pernyataan itu.

    Gencatan senjata ini terjadi setelah tiga hari pembicaraan perbatasan yang diumumkan menyusul pertemuan para menteri luar negeri dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), yang anggotanya meliputi Kamboja dan Thailand.

    Amerika Serikat, China dan Malaysia juga telah mendesak kedua negara tetangga tersebut untuk menghentikan pertempuran.

    (ita/ita)

  • China Sanksi 20 Perusahaan AS Gegara Penjualan Senjata ke Taiwan

    China Sanksi 20 Perusahaan AS Gegara Penjualan Senjata ke Taiwan

    Jakarta

    Pemerintah China telah mengumumkan sanksi baru terhadap 20 perusahaan pertahanan Amerika Serikat, termasuk cabang raksasa Boeing. Sanksi-sanksi baru ini dijatuhkan terkait penjualan senjata terbaru Washington ke Taiwan, pulau yang diklaim oleh Beijing.

    Amerika Serikat telah lama menjadi pemasok senjata terbesar Taiwan, meskipun China memandang pulau demokratis itu sebagai bagian dari wilayahnya, dan menolak untuk mengesampingkan penggunaan kekuatan militer untuk menguasainya.

    Taipei mengatakan bulan ini, bahwa Washington telah menyetujui penjualan alat-alat pertahanan senilai US$11 miliar, yang akan menjadi salah satu paket senjata terbesar untuk pulau itu.

    Pemerintah China mengecam keras kesepakatan itu dan mengumumkan sanksi baru pada hari Jumat (26/12) terhadap cabang manufaktur pertahanan Boeing di St. Louis, AS, raksasa kedirgantaraan Northrop Grumman, dan lainnya.

    Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (27/12/2025), perusahaan-perusahaan tersebut tampaknya memiliki sedikit atau tidak ada bisnis di China, dan beberapa di antaranya telah dikenai sanksi sebelumnya oleh Beijing.

    Entitas-entitas China akan dilarang bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut, dan aset mereka di negara itu akan dibekukan.

    Pemerintah China juga menjatuhkan sanksi kepada 10 eksekutif industri, melarang mereka memasuki negara itu, termasuk Hong Kong dan Makau.

    (ita/ita)

  • AS Ogah Ikuti Israel Akui Somaliland

    AS Ogah Ikuti Israel Akui Somaliland

    Jakarta

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pemerintahnya tak akan mengakui kedaulatan Somaliland.

    Hal ini disampaikannya dalam sebuah wawancara dengan New York Post yang diterbitkan hari Jumat (26/12) waktu setempat, setelah Perdana Menteri Israel dan sekutu utama Trump, Benjamin Netanyahu, mengatakan Israel akan menjadi negara pertama yang mengakui Somaliland.

    “Tidak,” kata presiden ketika ditanya oleh New York Post tentang pengakuan AS terhadap Somaliland. Dia menambahkan: “Apakah ada yang benar-benar tahu apa itu Somaliland?” tanya Trump, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (27/12/2025).

    Israel secara resmi telah mengakui Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat serta menandatangani perjanjian untuk menjalin hubungan diplomatik. Pengakuan ini ini disambut oleh Somaliland sebagai pengakuan resmi pertama dalam sejarahnya.

    Dilansir AFP, Sabtu (27/12/2025), Somaliland memproklamasikan kemerdekaan dari Somalia pada 1991 dan sejak itu mendorong pengakuan internasional. Presiden Somaliland Abdirahman Mohamed Abdullahi menjadikan pengakuan internasional sebagai prioritas sejak menjabat tahun lalu.

    Netanyahu mengumumkan pengakuan resmi tersebut. Pengumuman itu menjadikan Israel sebagai negara pertama yang melakukan pengakuan tersebut.

    “Israel kini menjadi negara pertama yang mengakui Republik Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat,” kata kantor Netanyahu.

    “Pengumuman ini sejalan dengan semangat Perjanjian Abraham,” tambahnya, merujuk pada perjanjian antara Israel dan negara-negara Arab yang difasilitasi oleh Presiden AS Donald Trump.

    Abdullahi menyambut langkah ini. Dia menyebutnya sebagai awal kemitraan strategis.

    “Ini momen bersejarah… kami menyambut pengakuan Perdana Menteri Israel terhadap Republik Somaliland dan menegaskan kesiapan Somaliland bergabung dengan Abraham Accords,” tulis Abdullahi di media sosial X.

    Kantor Netanyahu juga merilis video percakapan telepon dengan Abdullahi. Netanyahu menyatakan pengakuan resmi Israel saat itu juga, dan menambahkan hubungan baru ini akan membuka peluang ekonomi.

    “Saya ingin Anda tahu bahwa saya sedang menandatangani pengakuan resmi Israel terhadap Somaliland saat kita berbicara sekarang,” kata Netanyahu kepada Abdullahi.

    “Saya sangat, sangat senang dan bangga pada hari ini, dan saya ingin mendoakan Anda dan rakyat Somaliland yang terbaik,” ujarnya.

    Halaman 2 dari 2

    (ita/ita)

  • RS di Gaza Kembali Beroperasi Usai Dapat Solar, Stok Cuma Cukup 2 Hari

    RS di Gaza Kembali Beroperasi Usai Dapat Solar, Stok Cuma Cukup 2 Hari

    Jakarta

    Rumah Sakit (RS) Al-Awda di Jalur Gaza kembali melayani pasien setelah sempat menghentikan sejumlah layanan akibat krisis bahan bakar. Namun, pihak rumah sakit mengingatkan pasokan solar yang diterima hanya cukup untuk dua hari ke depan.

    Dilansir AFP, Sabtu (27/12/2025), RS Al-Awda yang berada di distrik Nuseirat, Gaza Tengah, saat ini merawat sekitar 60 pasien rawat inap dan melayani hampir 1.000 warga setiap hari. Sebelumnya, sebagian besar layanan rumah sakit terpaksa dihentikan karena kekurangan solar untuk mengoperasikan generator listrik.

    “sebagian besar layanan sementara dihentikan karena kekurangan bahan bakar untuk generator,” ujar pejabat pengelola RS Al-Awda, Ahmed Mehanna.

    “Hanya departemen penting yang tetap beroperasi: unit gawat darurat, ruang bersalin, dan pediatri,” tambahnya.

    Ia mengingatkan kekurangan bahan bakar yang berkepanjangan akan menjadi ancaman langsung terhadap kemampuan rumah sakit dalam memberikan layanan dasar. Dalam kondisi normal, RS Al-Awda mengonsumsi antara 1.000 hingga 1.200 liter solar per hari. Namun, saat ini hanya tersedia sekitar 800 liter.

    Pada Jumat malam, RS Al-Awda menerima tambahan 2.500 liter solar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pasokan itu membuat rumah sakit bisa kembali menjalankan sebagian operasionalnya.

    “Jumlah bahan bakar ini hanya akan bertahan dua setengah hari, tetapi kami dijanjikan pasokan tambahan pada Minggu depan,” katanya.

    “Kami mengetuk semua pintu agar bisa terus memberikan layanan, tetapi sementara pendudukan memberikan bahan bakar untuk lembaga internasional, mereka membatasinya untuk fasilitas kesehatan lokal seperti Al-Awda,” kata Salha kepada AFP.

    Meski gencatan senjata berlaku sejak 10 Oktober, krisis kemanusiaan di Gaza belum mereda. PBB mencatat jumlah bantuan yang masuk jauh di bawah kesepakatan, dari target 600 truk per hari menjadi hanya 100 hingga 300 truk.

    Sisanya sebagian besar membawa barang komersial yang tetap sulit diakses oleh sebagian besar dari 2,2 juta penduduk Gaza.

    Sebelumnya pada Jumat, Khitam Ayada (30) yang mengungsi di Nuseirat, mengaku pergi ke RS Al-Awda usai beberapa hari mengalami sakit ginjal.

    “Tapi mereka bilang tidak ada listrik untuk melakukan X-ray… dan mereka tidak bisa merawat saya,” kata wanita pengungsi itu.

    “Kami kekurangan segalanya dalam hidup, bahkan layanan medis paling dasar,” tambahnya.

    Sektor kesehatan menjadi salah satu yang paling terdampak akibat perang berkepanjangan. Selama pertempuran, Israel berulang kali menarget rumah sakit di seluruh Gaza dengan alasan Hamas mengoperasikan pusat komando di sana, tuduhan yang dibantah kelompok tersebut.

    Organisasi medis internasional Doctors Without Borders kini mengelola sekitar sepertiga dari 2.300 tempat tidur rumah sakit di Gaza. Sedangkan, semua lima pusat stabilisasi untuk anak-anak yang mengalami malnutrisi parah didukung oleh LSM internasional.

    Perang di Gaza dipicu oleh serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan 1.221 orang. Di mana sebagian besar warga sipil.

    (amw/amw)

  • 2 Orang Tewas Akibat Longsor Salju di Pegunungan Alpen Prancis

    2 Orang Tewas Akibat Longsor Salju di Pegunungan Alpen Prancis

    Jakarta

    Longsoran salju di resor musim dingin Pegunungan Alpen Prancis telah menewaskan dua orang. Otoritas setempat mengimbau pemain ski berhati-hati menghadapi kondisi cuaca yang berubah-ubah.

    Dilansir AFP, Sabtu (27/12/2025), seorang pemandu gunung berusia 60 tahun memimpin lima pemain ski lainnya saat mereka terseret longsoran di area off-piste resor La Plagne, wilayah Savoie, sekitar tengah hari (1100 GMT) pada ketinggian 2.600 meter.

    Pemandu tersebut meninggal dunia akibat serangan jantung di rumah sakit pada Jumat (26/12) malam. Seorang wanita berusia 50 tahun dalam kelompok itu mengalami luka serius, sedangkan dua lainnya mengalami cedera ringan.

    Longsoran kedua kemudian terjadi beberapa jam kemudian di dekat desa Valloire, bawah Gunung Jovet (2.300 meter). Empat pemain ski lintas alam terseret longsorang tersebut.

    Satu di antaranya tewas akibat serangan jantung. Sementara itu, dua lainnya mengalami luka ringan.

    Selain itu, seorang pemain ski lintas alam asal Italia, 40 tahun, mengalami cedera parah akibat longsoran di dekat Montgenevre.

    “Risiko rendah tidak berarti tanpa risiko,” kata gendarmerie Savoie.

    (amw/amw)

  • Zelensky Akan Bertemu Trump di Florida Minggu, Bahas Perdamaian Ukraina

    Zelensky Akan Bertemu Trump di Florida Minggu, Bahas Perdamaian Ukraina

    Jakarta

    Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan bertemu Presiden AS Donald Trump di Florida pada Minggu. Pertemuan itu untuk membahas cara mengakhiri invasi Rusia.

    Dilansir AFP, Sabtu (27/12/2025), pertemuan ini dilakukan di tengah upaya Trump yang semakin intensif untuk mengakhiri konflik terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II. Sejak invasi Rusia Februari 2022, puluhan ribu orang tewas, jutaan mengungsi, dan banyak wilayah timur serta selatan Ukraina hancur.

    Rencana perdamaian terbaru berupa proposal 20 poin yang akan membekukan garis depan. Namun, memungkinkan bagi Ukraina menarik pasukan dari timur dan membentuk zona penyangga demiliterisasi.

    Ini adalah pengakuan paling jelas dari pemimpin Ukraina mengenai kemungkinan konsesi wilayah. Rencana ini lebih diterima Kyiv dibandingkan proposal awal 28 poin yang diajukan Washington pada bulan lalu yang memuat banyak tuntutan utama Rusia.

    Moskow belum menanggapi proposal terbaru. Namun, menunjukkan jika mereka tak akan mengurangi tuntutan luasnya.

    “Pada akhir pekan, saya kira pada hari Minggu, di Florida, kami akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Trump,” kata Zelensky.

    Sebagian dari rencana ini mencakup kesepakatan bilateral AS-Ukraina terkait jaminan keamanan, rekonstruksi, dan ekonomi. Zelensky mengatakan kesepakatan ini berubah setiap hari.

    “Kami akan membahas dokumen-dokumen ini, jaminan keamanan,” ujarnya.

    “Mengenai isu sensitif, kami akan membahas Donbas dan pembangkit nuklir Zaporizhzhia, dan tentu saja akan membahas isu-isu lainnya,” tambahnya.

    Meski begitu, Zelensky mengakui masih terdapat perbedaan antara Kyiv dan Washington terkait dua isu inti tersebut. Washington mendorong Ukraina untuk menarik pasukannya dari 20 persen wilayah timur Donetsk yang masih dikuasai, yang merupakan tuntutan utama Rusia terkait wilayah.

    Washington juga mengusulkan kontrol bersama AS-Ukraina-Rusia atas Zaporizhzhia, pembangkit nuklir terbesar di Eropa yang dikuasai Rusia selama invasi.

    Zelensky menegaskan, Ukraina hanya akan menyerahkan lebih banyak wilayah jika rakyat setuju melalui referendum, dan menolak keterlibatan Rusia dalam pengelolaan pembangkit nuklir tersebut.

    Meski begitu, Kyiv berhasil memperoleh beberapa konsesi, termasuk penghapusan persyaratan untuk secara hukum melepaskan upayanya bergabung dengan NATO serta menghapus klausul sebelumnya tentang pengakuan wilayah yang dikuasai Rusia sejak 2014 sebagai milik Moskow.

    Sementara itu, Kremlin mengatakan pada Jumat, penasihat kebijakan luar negeri Yuri Ushakov telah melakukan panggilan telepon dengan pejabat AS untuk membahas negosiasi. Namun, Kremlin tak merinci dan belum menyatakan posisi resmi terhadap rencana terbaru.

    Moskow menunjukkan sedikit kecenderungan untuk meninggalkan tuntutan kerasnya terkait wilayah, yaitu agar Ukraina sepenuhnya menarik diri dari wilayah timur Donbas dan menghentikan upaya bergabung dengan NATO.

    Moskow juga ingin melarang negara Barat menempatkan pasukan penjaga perdamaian di Ukraina, serta memberlakukan pembatasan politik dan militer yang luas, yang menurut Kyiv hampir setara dengan penyerahan.

    Zelensky mengatakan negosiator Ukraina tak berhubungan langsung dengan Moskow. Melainkan, Amerika Serikat berperan sebagai perantara dan masih menunggu tanggapan Rusia atas proposal terbaru.

    “Saya kira kita akan mengetahui respons resmi mereka dalam beberapa hari ke depan,” kata Zelensky.

    Zelensky menambahkan, ia skeptis terhadap niat Rusia untuk benar-benar menghentikan invasi. “Rusia selalu mencari alasan untuk tidak setuju,” ujarnya.

    (amw/amw)

  • Serangan ‘Selamat Natal’ dari Trump ke ISIS di Nigeria

    Serangan ‘Selamat Natal’ dari Trump ke ISIS di Nigeria

    Washington DC

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan serangan ke ISIS di Nigeria. Serangan itu terjadi pada hari raya Natal.

    Dilansir AFP, Jumat (26/12/2025), Trump mengatakan pasukan AS melakukan serangan dahsyat dan mematikan terhadap militan ISIS di Nigeria. Serangan itu diluncurkan setelah dia memperingatkan akan ada aksi dari AS terhadap serangan kepada umat Kristen di negara tersebut.

    Serangan itu bertepatan dengan Natal, Kamis (25/12). Kementerian Luar Negeri Nigeria mengkonfirmasi serangan udara tersebut dan menggambarkannya sebagai ‘serangan tepat sasaran terhadap target teroris’.

    Komando Afrika Departemen Pertahanan AS mengatakan ‘beberapa teroris ISIS’ tewas dalam serangan di negara bagian Sokoto. AS menyebut serangan dilakukan atas permintaan otoritas Nigeria. Namun, AS tidak menjelaskan berapa banyak orang yang tewas.

    “Saya sebelumnya telah memperingatkan para teroris ini bahwa jika mereka tidak menghentikan pembantaian umat Kristen, akan ada konsekuensi yang mengerikan, dan malam ini, itu terjadi,” kata Trump dalam unggahan di platform Truth Social miliknya.

    Trump menyertakan ucapan selamat Natal dalam unggahannya itu. Dia mengatakan serangan akan berlanjut jika apa yang disebutnya pembantaian terhadap umat Kristen di Nigeria tetap terjadi.

    “Semoga Tuhan memberkati militer kita. SELAMAT NATAL untuk semua, termasuk para teroris yang tewas, yang akan bertambah banyak lagi jika pembantaian umat Kristen mereka terus berlanjut,” ujarnya.

    Serangan ini merupakan yang pertama kali dilakukan pasukan AS di Nigeria di bawah pemerintahan Trump. Serangan terjadi setelah Trump secara tak terduga mengecam negara di Afrika barat tersebut pada bulan Oktober dan November.

    Dia mengatakan umat Kristen di Nigeria menghadapi ‘ancaman eksistensial’ yang setara dengan ‘genosida’ di tengah berbagai konflik bersenjata di Nigeria. Serangan itu disambut baik oleh sebagian orang tetapi ditafsirkan oleh sebagian lainnya sebagai pemicu ketegangan agama di negara terpadat di Afrika.

    Pemerintah Nigeria dan analis independen menolak untuk membingkai kekerasan yang terjadi dalam konteks penganiayaan agama seperti narasi yang digunakan oleh kelompok Kristen sayap kanan di AS dan Eropa. Namun, Trump tetap menganggapnya penganiayaan terhadap umat Kristen.

    Dia menekankan Washington siap mengambil tindakan militer di Nigeria dengan ‘senjata yang siap ditembakkan’ untuk melawan pembunuhan tersebut. Kementerian Luar Negeri Nigeria mengatakan negara itu terlibat dengan mitra internasional dalam memerangi terorisme.

    “Pihak berwenang Nigeria tetap terlibat dalam kerja sama keamanan terstruktur dengan mitra internasional, termasuk Amerika Serikat, dalam mengatasi ancaman terorisme dan ekstremisme kekerasan yang terus-menerus,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

    Kepala Pentagon Pete Hegseth melalui X mengatakan bahwa dia ‘bersyukur atas dukungan dan kerja sama pemerintah Nigeria’. Amerika Serikat telah memasukkan lagi Nigeria ke dalam daftar negara-negara ‘yang menjadi perhatian khusus’ terkait kebebasan beragama, dan telah membatasi penerbitan visa kepada warga Nigeria.

    Nigeria hampir terbagi rata antara wilayah utara yang mayoritas Muslim dan wilayah selatan yang sebagian besar Kristen. Wilayah timur lautnya telah dilanda kekerasan jihadis selama lebih dari 15 tahun oleh kelompok Boko Haram yang telah merenggut lebih dari 40.000 nyawa dan menyebabkan dua juta orang mengungsi.

    Pada saat yang sama, sebagian besar wilayah barat laut, utara, dan tengah negara itu telah dilanda oleh geng kriminal yang dikenal sebagai ‘bandit’ yang menyerang desa-desa, membunuh dan menculik penduduk. Pada Rabu lalu, ledakan mengguncang masjid di kota Maiduguri di timur laut dan menewaskan sedikitnya tujuh jemaah.

    Lihat juga Video ‘Fakta-fakta Ledakan Bom di Masjid Nigeria, 7 Tewas-35 Luka’:

    Halaman 2 dari 3

    (haf/haf)