Category: Detik.com Internasional

  • 4 Fakta Gen Z Peru Turun ke Jalan untuk Demo Antipemerintah

    4 Fakta Gen Z Peru Turun ke Jalan untuk Demo Antipemerintah

    Jakarta

    Para generasi muda atau Gen Z Peru menggelar demo antipemerintah. Demo ini sempat berujung bentrok hingga menyebabkan belasan orang luka-luka.

    Dilansir AFP, Senin (22/9/2025), demo berlangsung di Ibu Kota Peru, Lima, pada Sabtu (20/9). Massa kemudian terlibat bentok dengan kepolisian. Berikut fakta-faktanya:

    1. Belasan Orang Terluka

    Laporan sejumlah wartawan AFP menyebut para demonstran melemparkan batu dan tongkat ke arah polisi, sedangkan para personel kepolisian menembakkan gas air mata ke arah para demonstran.

    Unjuk rasa, yang diorganisir secara kolektif oleh generasi muda Peru, diwarnai bentrokan di area sekitar pusat pemerintahan di ibu kota Peru.

    Pada malam hari, para demonstran, yang bergabung dengan kelompok-kelompok lainnya yang juga tidak puas dengan pemerintahan Presiden Dina Boluarte, kembali berhadapan dengan polisi. Batu dan tongkat kembali dilemparkan para demonstran ke arah polisi.

    Para personel kepolisian melepaskan tembakan gas air mata untuk mencegah kerumunan demonstran bergerak maju menuju ke kantor kepresidenan dan gedung parlemen Peru.

    Unjuk rasa baru dijadwalkan pada Minggu (28/9) mendatang.

    Di antara 18 korban luka dalam bentrokan tersebut, sekitar 12 orang di antaranya merupakan personel kepolisian.

    Sementara Asosiasi Jurnalis Nasional Peru (ANP) melaporkan bahwa enam jurnalis terkena pelet yang ditembakkan polisi saat mereka meliput unjuk rasa, termasuk dua jurnalis di antaranya dari stasiun radio Exitosa Noticias.

    Baik ANP maupun Koordinator Hak Asasi Manusia Nasional di Peru mengecam tindakan represi polisi selama unjuk rasa.

    2. Demo Terkait Ketidakpuasan dengan Pemerintah

    Angka kepuasan terhadap Presiden Boluarte, yang masa jabatannya berakhir bulan depan, telah anjlok di tengah meningkatnya kasus pemerasan dan kejahatan terorganisir.

    Sejumlah jajak pendapat menunjukkan bahwa pemerintah dan Kongres Peru yang mayoritas konservatif dipandang oleh banyak orang sebagai lembaga yang korup. Pekan ini, badan legislatif itu mengesahkan undang-undang yang mewajibkan kaum muda untuk bergabung dengan dana pensiun swasta, meskipun banyak yang menghadapi lingkungan kerja yang tidak aman.

    3. Demo Berlanjut Hari ke-2

    Pada hari Minggu, (21/9) ratusan demonstran antipemerintah kembali turun ke jalanan ibu kota Lima di Peru. Massa melakukan aksi long march ke kantor pemerintahan Presiden Dina Boluarte di pusat kota Lima, dengan para personel kepolisian dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi protes.

    Kerusuhan telah berlangsung selama berbulan-bulan di Peru, yang dipicu oleh gelombang kejahatan terorganisir dan maraknya kasus pemerasan. Beberapa jajak pendapat menunjukkan bahwa banyak warga Peru memandang pemerintah dan Kongres, yang didominasi kalangan konservatif, adalah korup.

    Unjuk rasa semakin meluas pekan lalu setelah badan legislatif Peru mengesahkan undang-undang yang mewajibkan kaum muda untuk bergabung dengan dana pensiun swasta, meskipun banyak yang menghadapi lingkungan kerja yang tidak aman.

    Pada Minggu (21/9) malam, sekelompok demonstran melemparkan batu dan bom molotov ke arah polisi, yang kemudian direspons dengan tembakan gas air mata yang dilepaskan oleh para personel kepolisian.

    “Saya sangat marah, saya merasa benar-benar disesatkan oleh pemerintahan ini… dan Kongres yang melayani partai-partai politik,” ucap Xiomi Aguiler (28) yang ikut dalam unjuk rasa. Dia menyebut para partai politik sebagai “mafia yang mengakar di negara ini”.

    4. Pendemo Gen Z: Awal dari Kebangkitan

    Seorang mahasiswa Peru bernama Jonatan Esquen, yang baru berusia 18 tahun, menyebut unjuk rasa itu merupakan “awal dari kebangkitan, karena orang-orang akhirnya menyadari bahwa anak muda lebih aktif di media sosial dan di arena politik”.

    Aksi turun ke jalanan pada Minggu (21/9) itu digelar sehari setelah bentrokan sengit terjadi antara para demonstran dan polisi di dekat kantor kepresidenan dan gedung parlemen. Sekitar 18 orang, menurut data otoritas setempat dan organisasi independen, mengalami luka-luka dalam bentrokan pada Sabtu (20/9).

    Para korban luka terdiri atas 12 polisi dan enam jurnalis setempat.

    Tidak disebutkan lebih lanjut oleh otoritas Peru soal apakah ada penangkapan terkait bentrokan tersebut. Laporan kepolisian sebelumnya menyebut ada sebanyak 450 demonstran yang terlibat bentrokan pada Sabtu (20/9), yang juga memicu kerusakan pada ruas jalanan umum.

    Halaman 2 dari 2

    (lir/lir)

  • Prabowo Puji Prancis hingga Inggris Akui Palestina: Langkah yang Tepat

    Prabowo Puji Prancis hingga Inggris Akui Palestina: Langkah yang Tepat

    Jakarta

    Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi Inggris, Prancis hingga Portugal yang mengakui Negara Palestina. Prabowo menyebut negara-negara tersebut telah mengambil langkah yang tepat.

    Hal itu disampaikan Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina, di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS). KTT ini disiarkan secara langsung di situs PBB.

    “Kami mengapresiasi negara-negara terkemuka di dunia yang telah mengambil langkah berprinsip ini. Prancis, Kanada, Australia, Inggris, Portugal, dan banyak negara terkemuka lainnya di dunia telah mengambil langkah pada sisi yang benar dalam sejarah,” kata Prabowo, Selasa (23/9/2025).

    Prabowo mengatakan pengakuan Negara Palestina adalah keputusan yang tepat. Prabowo mengatakan sejarah tidak akan pernah berhenti.

    “Pengakuan Negara Palestina adalah langkah yang tepat pada sisi yang benar dari sejarah. Bagi mereka yang belum bertindak, kami katakan, sejarah tidak berhenti,” jelasnya.

    Prabowo mengajak dunia internasional untuk mengakui Palestina. Prabowo menekankan perang di Gaza harus dihentikan.

    Selain itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Prancis dan Arab Saudi yang menjadi ketua dalam KTT soal Palestina itu.

    “Yang Mulia, Presiden Emmanuel Macron, Presiden Republik Prancis, dan Yang Mulia Pangeran Faisal Bin Farhan Al-Saud, Menteri Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, sebagai ketua bersama pertemuan terhormat ini,” tuturnya.

    “Yang Mulia, para ketua bersama, dan perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang terhormat, saya ingin menyampaikan penghargaan dan penghormatan tertinggi kami kepada pemerintah Prancis dan Kerajaan Arab Saudi atas kepemimpinan mereka dalam menyelenggarakan musyawarah penting ini,” ujarnya.

    (lir/lir)

  • Prabowo Serukan Akhiri Perang di Gaza: Hentikan Bencana Kemanusiaan

    Prabowo Serukan Akhiri Perang di Gaza: Hentikan Bencana Kemanusiaan

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto mendesak agar perang di Gaza, Palestina, diakhiri. Prabowo menekankan bencana kemanusiaan di Gaza harus segera dihentikan.

    “Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita. Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia,” kata Prabowo di KTT PBB soal solusi dua negara untuk Palestina, di Markas PBB, New York, Amerika Serikat (AS), Selasa (23/9/2025).

    KTT ini disiarkan langsung melalui situs PBB. Prabowo menyoroti tragedi kemanusiaan yang terus berlanjut di Gaza.

    “Dengan berat hati, kami mengenang tragedi yang tak tertahankan dan berkelanjutan di Gaza. Ribuan nyawa tak berdosa-banyak di antaranya perempuan dan anak-anak, telah terbunuh. Kelaparan mengancam. Bencana kemanusiaan sedang terjadi di depan mata kita.

    Prabowo mengutuk tindakan kekerasan terhadap warga sipil di Gaza. Prabowo menekankan tanggung jawab global terhadap situasi di Gaza.

    “Kami mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa. Oleh karena itu, hari ini dengan bermartabat kami berkumpul untuk mengemban tanggung jawab historis kami. Tanggung jawab ini tidak hanya berbicara kepada negara Palestina, tetapi juga kepada masa depan Israel, dan juga kepada kredibilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tutur dia.

    Prabowo lantas menegaskan komitmen Indonesia terhadap Palestina. Prabowo mengatakan solusi dua negara akan menghasilkan perdamaian di Palestina.

    “Kami mengutuk semua kekerasan terhadap warga sipil tak berdosa. Oleh karena itu, Indonesia sekali lagi menegaskan kembali komitmennya terhadap solusi dua negara untuk masalah Palestina. Hanya solusi dua negara inilah yang akan membawa perdamaian,” tuturnya.

    (lir/lir)

  • Prabowo: Jika Israel Akui Kemerdekaan Palestina, RI Akan Akui Israel

    Prabowo: Jika Israel Akui Kemerdekaan Palestina, RI Akan Akui Israel

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto menyerukan agar dunia menjamin negara Palestina. Prabowo menekankan Indonesia akan mengakui Israel jika mereka mengakui kemerdekaan dan negara Palestina.

    Hal itu disampaikan Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina, di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025). KTT ini disiarkan langsung di Situs PBB.

    “Kita harus menjamin negara Palestina, tetapi Indonesia juga menyatakan bahwa begitu Israel mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina, Indonesia akan segera mengakui Negara Israel dan akan mendukung semua jaminan keamanan Israel,” ujar Prabowo disambut riuh tepuk tangan hadirin sidang.

    Prabowo mengatakan pengakuan sebuah negara artinya perdamaian. Prabowo mengatakan Indonesia mendorong perdamaian yang abadi.

    “Deklarasi New York telah menyediakan jalan damai dan adil menuju perdamaian. Pengakuan kenegaraan harus berarti perdamaian. Pengakuan harus berarti peluang nyata untuk perdamaian abadi. Ini harus menjadi perdamaian sejati bagi semua pihak,” kata dia.

    Prabowo mengajak negara-negara yang hadir dalam KTT untuk segera mengakui negara Palestina. Prabowo menekankan perang di Gaza harus dihentikan.

    “Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita. Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia,” tutur dia.

    (lir/lir)

  • Prabowo Serukan Akhiri Perang di Gaza: Hentikan Bencana Kemanusiaan

    Prabowo di KTT PBB: Kita Harus Akui Palestina Sekarang!

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina. Prabowo menekankan dunia harus mengakui negara Palestina.

    “Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza,” kata Prabowo dalam bahasa Inggris di Markas PBB, New York, Amerika Serikat (AS) seperti disiarkan langsung di Situs PBB, Selasa (23/9/2025).

    Prabowo mengatakan prioritas utama saat ini adalah mengakhiri perang. Prabowo menekankan perdamaian harus segera dicapai.

    “Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita. Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan, dan kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia,” ujar dia.

    Prabowo mengatakan Indonesia siap mengambil langkah menuju perdamaian. Indonesia juga bersedia mengirimkan pasukan perdamaian.

    “Kami siap mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian ini. Kami bersedia menyediakan pasukan penjaga perdamaian,” jelasnya.

    (lir/lir)

  • Prabowo Hadiri KTT PBB soal Palestina, Didampingi Menlu-Seskab

    Prabowo Hadiri KTT PBB soal Palestina, Didampingi Menlu-Seskab

    Jakarta

    Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS). Prabowo menghadiri Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara.

    Dilansir Antara, Presiden Prabowo memasuki ruang Sidang Majelis Umum PBB sekitar pukul 15.00 waktu setempat, Selasa (22/9/2025). Prabowo mengenakan setelan jas berwarna abu-abu gelap dan kopiah hitam.

    Presiden Prabowo duduk di bagian tengah kanan dari arah panggung, diapit oleh India dan Iran.

    Turut mendampingi Kepala Negara adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, dan Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB Umar Hadi.

    KTT yang digelar oleh PBB dalam rangkaian acara Sidang Majelis Umum PBB itu akan berlangsung pada pukul 15.00 hingga 18.00 waktu setempat.

    KTT ini diketuai oleh Prancis dan Arab Saudi. Presiden Emmanuel Macron mengumumkan Prancis mengakui negara Pelestina usai membuka KTT ini.

    “Hari ini, saya menyatakan bahwa Prancis mengakui Negara Palestina,” ujar Macron.

    Sementara itu, Presiden Prabowo mendapat urutan kelima sebagai kepala negara yang akan menyampaikan pernyataan dalam forum tersebut setelah Yordania, Turki, Brazil, dan Portugal.

    Deputi Wakil Tetap Republik Indonesia di New York Hari Prabowo menyampaikan bahwa sesi mengenai Palestina pada rangkaian Sidang Majelis Umum PBB bertujuan untuk menggalang lebih banyak negara yang memberi pengakuan terhadap Negara Palestina.

    “High Level Conference Two State Solution ini tujuannya adalah untuk menggalang sebanyak mungkin negara yang memberikan pengakuan terhadap State of Palestine. Sehingga akan meningkatkan leverage Palestina dalam proses negosiasi damai,” kata Hari Prabowo dalam pengarahan media di PTRI New York, Amerika Serikat, Sabtu (20/9).

    Hari menuturkan bahwa konferensi yang diketuai bersama oleh Prancis dan Arab Saudi itu berupaya membuat posisi Palestina di mata dunia setara dengan Israel sehingga tercipta kedamaian di kawasan dan keadilan bagi bangsa Indonesia.

    Keterlibatan Indonesia dalam mewujudkan solusi dua negara bagi Palestina, lanjutnya, ditunjukkan melalui partisipasi Indonesia sebagai kelompok inti (core group) untuk menggalang pengakuan negara Palestina.

    “Main inisiator-nya itu adalah Prancis dan Saudi, tapi ada core group’. Nah Indonesia salah satu dari core group-nya, total ada 19. Nah 19 ini, terus terang saja, di luar layar juga melakukan berbagai upaya menggalang sebanyak mungkin negara-negara yang memberikan pengakuan pada State of Palestine,” kata Hari.

    Dia optimistis menjelang hari pelaksanaan konferensi mengenai masalah Palestina, akan ada lagi beberapa negara yang secara resmi mengakui Palestina sebagai negara.

    Sejumlah negara, baru-baru ini, menyampaikan bahwa mereka akan secara resmi mengakui Palestina menjelang sidang PBB. Sejumlah negara itu adalah Inggris, Prancis, Portugal, dan Malta.

    Sidang Majelis Umum PBB pada Jumat (12/9) telah mengadopsi sebuah draf resolusi yang mengesahkan Deklarasi New York tentang Penyelesaian Damai Isu Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara.

    (lir/lir)

  • Palestina Sambut Baik Pengakuan Prancis: Keputusan Berani

    Palestina Sambut Baik Pengakuan Prancis: Keputusan Berani

    Jakarta

    Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan negaranya mengakui Palestina sebagai sebuah negara. Palestina menyambut baik pengakuan itu.

    “Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat menyambut baik pengakuan Negara Palestina oleh Republik Prancis yang bersahabat,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Otoritas Palestina di Ramallah, seperti dilansir AFP, Selasa (23/9/2025).

    Palestina mengatakan pengakuan Prancis ini adalah keputusan yang bersejarah. Palestina menganggap Prancis mengambil keputusan yang berani.

    “Menganggapnya sebagai keputusan bersejarah dan berani yang konsisten dengan hukum internasional dan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta mendukung upaya berkelanjutan untuk mencapai perdamaian dan menerapkan solusi dua negara,” jelasnya.

    Presiden Emmanuel Macron mengumumkan Prancis mengakui negara Pelestina. Hal itu disampaikan usai membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal solusi dua negara untuk perdamaian Palestina.

    KTT ini berlangsung di Markas PBB, New York, Amerika Serikat (AS), Senin (22/9/2025) siang waktu setempat. KTT ini diketuai oleh Prancis dan Arab Saudi. KTT ini juga disiarkan langsung melalui situs PBB.

    “Hari ini, saya menyatakan bahwa Prancis mengakui Negara Palestina,” ujar Macron.

    (lir/lir)

  • Israel: Kami Tak Akan Izinkan Kapal Bantuan ke Gaza Tembus Blokade

    Israel: Kami Tak Akan Izinkan Kapal Bantuan ke Gaza Tembus Blokade

    Israel

    Israel menekankan mereka tidak akan mengizinkan armada bantuan yang menuju Gaza untuk menembus blokadenya atas wilayah Palestina. Israel menyebut tak akan membiarkan pelanggaran blokade laut.

    “Israel tidak akan mengizinkan kapal memasuki zona pertempuran aktif dan tidak akan membiarkan pelanggaran blokade laut yang sah,” kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AFP, Selasa (23/9/2025).

    Israel menuduh Hamas mengorganisir armada tersebut untuk melayani tujuan kelompok militan tersebut. Kementerian tersebut mengatakan kapal-kapal tersebut akan diizinkan berlabuh di Ashkelon, tempat bantuan dapat dikirimkan ke Gaza.

    “Jika keinginan tulus para peserta armada adalah untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan, alih-alih melayani Hamas, Israel meminta kapal-kapal tersebut untuk berlabuh di dermaga Ashkelon dan membongkar bantuan di sana, yang kemudian akan segera ditransfer secara terkoordinasi ke Jalur Gaza,” kata Kementerian tersebut.

    Armada Global Sumud, yang juga membawa sejumlah aktivis pro-Palestina terkemuka, termasuk aktivis iklim Swedia Greta Thunberg, berlayar ke Gaza awal bulan ini dari Tunisia setelah mengalami penundaan berulang kali.

    Armada ini bertujuan untuk mematahkan pengepungan Israel atas Gaza dan mengirimkan bantuan ke wilayah tersebut.

    Sebelum keberangkatannya, armada tersebut menyatakan bahwa dua kapalnya menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak.

    Israel memblokir dua upaya sebelumnya oleh para aktivis untuk mencapai Gaza melalui laut pada bulan Juni dan Juli.

    (lir/lir)

  • 60 Ribu Warga Eropa Meninggal karena Suhu Panas Selama 2024

    60 Ribu Warga Eropa Meninggal karena Suhu Panas Selama 2024

    Madrid

    Lebih dari 60 ribu orang di Eropa meninggal dunia karena suhu panas di tahun 2024. Angka ini dapat dari sebuah studi dalam jurnal Nature Medicine.

    Dilansir AFP, Senin (22/9), suhu Eropa memanas dua kali lebih cepat daripada rata-rata global. Para peneliti yang berbasis di Spanyol menyarankan sistem peringatan darurat agar dapat membantu memperingatkan orang-orang yang rentan, terutama lansia.

    “Eropa mengalami musim panas yang sangat mematikan pada tahun 2024 dengan lebih dari 60.000 kematian terkait panas, sehingga total beban selama tiga musim panas terakhir menjadi lebih dari 181.000,” kata studi tersebut.

    Angka 60 ribu kematian itu didapat para peneliti di Institut Kesehatan Global Barcelona (ISGlobal) usai menganalisis data mortalitas di wilayah-wilayah di 32 negara Eropa yang mencakup populasi 539 juta jiwa. Jumlah korban tewas selama musim panas tahun lalu — yang merupakan musim panas terpanas yang tercatat dalam sejarah, baik di Eropa maupun dunia — diperkirakan mencapai 62.775.

    Namun, terdapat beberapa sumber yang tidak pasti untuk penelitian ini. Sehingga angka-angka tersebut bukan lah angka yang ‘pasti dan akurat’, ungkap penulis utama studi, Tomas Janos dari ISGlobal, kepada AFP.

    Dengan mempertimbangkan ketidakpastian ini, studi tahun 2024 tersebut memberikan kisaran perkiraan yang lebih luas, yaitu antara 35.000 hingga 85.000 kematian. Sulit untuk menentukan berapa banyak orang yang meninggal akibat kenaikan suhu, karena panas sangat jarang tercatat sebagai penyebab kematian.

    Selain efek langsung seperti sengatan panas dan dehidrasi, panas berkontribusi terhadap berbagai masalah kesehatan yang berpotensi mematikan, termasuk serangan jantung, stroke, dan gangguan pernapasan.

    Menurut studi tersebut, Italia adalah negara dengan angka kematian akibat suhu panas terbanyak pada musim panas lalu dengan perkiraan 19.000 kematian. Diikuti oleh Spanyol dan Jerman dengan lebih dari 6.000 kematian.

    Ketika jumlah penduduk negara tersebut diperhitungkan, Yunani memiliki tingkat kematian tertinggi dengan 574 kematian per 1 juta penduduk, diikuti oleh Bulgaria dan Serbia.

    Halaman 2 dari 2

    (isa/jbr)

  • Korban Tewas Akibat Ledakan Truk BBM di Meksiko Jadi 29 Orang

    Korban Tewas Akibat Ledakan Truk BBM di Meksiko Jadi 29 Orang

    Mexico City

    Korban tewas akibat truk tangki yang membawa bahan bakar minyak (BBM) meledak di Ibu Kota Meksiko, Mexico City, bertambah 4 orang. Sehingga total korban tewas menjadi 29 orang.

    Dilansir AFP, Senin (22/9/2025), truk tangki yang membawa 50.000 liter bahan bakar terbalik lalu meledak di distrik Iztapalapa pada 10 September lalu. Ledakan ini menyebabkan kerusakan dan gangguan di sekitar lokasi.

    Kantor wali kota setempat mengatakan sebanyak 16 orang masih dirawat. Sementara 39 korban lainnya sudah dipulangkan.

    Sementara itu, Kantor Kejaksaan mengatakan bahwa kecelakaan diduga karena kendaraan ngebut saat melaju di lokasi.

    Penyidik mengatakan tangki truk diduga pecah saat kecelakaan. Hal ini membuat bahan bakar bocor hingga terbakar.

    Wali Kota Mexico City, Clara Brugada, mengatakan bahwa pemerintahannya akan mengatur lalu lintas truk bahan bakar di kota besar berpenduduk 9,2 juta jiwa tersebut. Aturan ini untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang.

    Lihat juga Video: Ledakan Pom Bensin di Roma Italia, 45 Orang Terluka

    (lir/jbr)