Category: Detik.com Internasional

  • Museum Louvre Dibobol, Menteri Prancis Akui Kegagalan Keamanan

    Museum Louvre Dibobol, Menteri Prancis Akui Kegagalan Keamanan

    Paris

    Menteri Kehakiman Prancis Gerald Darmanin mengakui adanya kelemahan keamanan dalam melindungi Museum Louvre, yang membuat para pencuri berhasil menggondol sejumlah perhiasan pada siang hari bolong di jantung Paris, ibu kota Prancis.

    “Yang pasti, kita telah gagal, karena orang-orang dapat memarkir alat pengangkut furnitur di tengah kota Paris, lalu mengangkat beberapa orang dalam beberapa menit untuk mengambil perhiasan tak ternilai harganya dan memberikan citra buruk bagi Prancis,” kata Darmanin kepada Radio Fance Inter, seperti dilansir AFP, Senin (20/10/2025).

    Kepolisian Prancis terus memburu komplotan pencuri yang berhasil membawa kabur perhiasan-perhiasan era kerajaan yang disimpan di Museum Louvre. Para pejabat Prancis menyebut tim 60 penyelidik sedang menyelidiki dugaan bahwa pencurian itu direncanakan dan dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir.

    Aksi pencurian menggemparkan publik itu terjadi pada Minggu (19/10) waktu setempat, dengan sumber yang mengetahui penyelidikan mengatakan bahwa para pencuri tiba antara pukul 09.30 dan pukul 09.40 waktu setempat, tak lama setelah museum dibuka untuk umum pukul 09.00 waktu setempat.

    Para pencuri itu menggunakan kerekan furnitur, alat yang digunakan untuk memindahkan furnitur berukuran besar, untuk mengakses Galeri Apollo, yang menjadi rumah bagi koleksi perhiasan kerajaan, dan memakai peralatan pemotong untuk masuk melalui jendela serta membuka etalase kaca.

    Klip singkat aksi pencurian itu, yang tampaknya terekam melalui ponsel seorang pengunjung museum, ditayangkan oleh salah satu saluran berita Prancis. Para pencuri yang memakai penutup wajah itu mencuri sembilan perhiasan dari abad ke-19, namun salah satunya — mahkota Permaisuri Eugenie — terjatuh dan rusak saat mereka melarikan diri.

    Kementerian Kebudayaan Prancis menyebut bahwa delapan perhiasan yang “tak ternilai harganya” telah dicuri. Daftar yang dirilis mencakup kalung zamrud dan berlian pemberian Napoleon kepada istrinya, Permaisuri Marie Louise, kemudian juga diadem milik Permaisuri Eugenie yang bertakhtakan hampir 2.000 berlian.

    Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez menyebut pencurian itu berlangsung hanya dalam waktu tujuh menit dan diduga dilakukan oleh tim berpengalaman, kemungkinan “orang asing”.

    Penindakan yang dilakukan oleh staf museum memaksa para pencuri kabur dan meninggalkan beberapa peralatan yang digunakan dalam aksi pencurian itu.

    Imbas pencurian itu, pihak manajemen mengumumkan bahwa Museum Louvre masih akan ditutup untuk umum pada Senin (20/10). “Museum tidak buka hari ini,” kata seorang pejabat museum tersebut, yang tidak disebut namanya, kepada AFP.

    Papan pemberitahuan di Museum Louvre memberitahu para pengunjung bahwa museum tetap tutup karena “situasi luar biasa” dan mengatakan bahwa semua pengunjung yang telah membeli tiket untuk hari itu akan mendapatkan refund.

    Lihat Video ‘Macron Murka! Bersumpah Tangkap Pencuri Permata Museum Louvre’:

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Memanas, AS Juga Serang Kapal Narkoba Kolombia

    Memanas, AS Juga Serang Kapal Narkoba Kolombia

    Washington DC

    Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan serangan terhadap kapal pemberontak Kolombia, yang diklaim menyelundupkan narkoba, di perairan internasional di kawasan Amerika Selatan. Serangan ini menandai perluasan operasi militer AS di kawasan tersebut.

    Pengumuman mengenai serangan tersebut, seperti dilansir AFP, Senin (20/10/2025), disampaikan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth pada Minggu (19/10) waktu setempat. Serangan itu sendiri disebut oleh Hegseth telah dilancarkan pada Jumat (17/10) lalu.

    Hegseth mengatakan bahwa pasukan AS menyerang sebuah kapal yang disebutnya berafiliasi dengan Tentara Pembebasan Nasional Kolombia, sebuah kelompok gerilya sayap kiri yang dikenal sebagai ELN dalam bahasa Spanyol.

    Disebutkan oleh Hegseth bahwa sedikitnya tiga awak kapal tersebut tewas akibat serangan AS.

    Dalam pernyataannya, Hegseth menyebut kapal itu diserang saat berlayar di perairan internasional yang masuk dalam wewenang Komando Selatan AS, yang mengawasi operasi militer AS di kawasan Amerika Latin. Dia tidak merinci lokasi serangan itu secara spesifik. Kolombia memiliki pesisir Karibia dan pesisir Pasifik.

    Sejauh ini, belum ada tanggapan langsung dari otoritas Kolombia atas pengumuman tersebut.

    AS mengerahkan sejumlah kapal perang ke kawasan Karibia, di dekat lepas pantai Venezuela, sejak Agustus lalu. Sejauh ini, kapal-kapal perang Washington itu telah menyerang setidaknya enam kapal, yang diklaim menyelundupkan narkoba ke wilayah AS, hingga menewaskan sedikitnya 27 orang.

    Para pakar mempertanyakan legalitas serangan AS terhadap kapal-kapal tersebut di perairan internasional, tanpa mencoba mencegat atau menangkap awak kapal dan mengadili mereka.

    Serangan itu memicu ketegangan akut dengan Venezuela, di tengah kekhawatiran bahwa tujuan akhir dari operasi militer AS itu mungkin untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro, yang dituduh oleh Washington memimpin kartel narkoba.

    Terlepas dari itu, pengumuman Hegseth itu disampaikan setelah Presiden Donald Trump mengatakan AS menghentikan bantuan keuangan untuk Kolombia. Trump juga menyebut Presiden Kolombia Gustavo Petro sebagai “gembong narkoba” karena membiarkan produksi narkoba di negaranya.

    Hal tersebut memperburuk hubungan antara AS dan Kolombia, yang merupakan sekutu sejak lama, ke titik terendah. Beberapa waktu terakhir, Trump berulang kali berselisih dengan Petro, yang sangat kritis terhadap pengerahan Angkatan Laut AS ke dekat Venezuela.

    Pada Sabtu (18/10), Petro menuduh Washington melakukan pembunuhan atas kematian seorang nelayan Kolombia yang tewas dalam serangan AS pada September lalu.

    Lihat juga Video ‘Pabrik Narkoba di Apartemen Cisauk Raup Untung Rp 1 M dalam 6 Bulan’:

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Museum Louvre Dibobol, Pencuri Gasak Mahkota dalam 4 Menit

    Museum Louvre Dibobol, Pencuri Gasak Mahkota dalam 4 Menit

    Jakarta

    Dalam aksi yang hanya berlangsung beberapa menit pada Minggu (19/10) pagi di museum paling ramai di dunia, Louvre, sekelompok pencuri menggunakan basket lift untuk naik ke dinding luar. Mereka membongkar jendela, menghancurkan kotak kaca pajangan, lalu kabur membawa perhiasan tak ternilai dari era Napoleon, menurut keterangan pejabat setempat.

    Perampokan ini terjadi sekitar 30 menit setelah museum dibuka, saat pengunjung sudah mulai masuk. Aksi ini menjadi salah satu pencurian museum paling mencolok dalam ingatan publik, dan terjadi di tengah keluhan staf tentang kepadatan pengunjung dan kurangnya petugas keamanan.

    Lokasi pencurian hanya berjarak 250 meter dari lukisan Mona Lisa. Menteri Kebudayaan Prancis Rachida Dati menyebut aksi ini sebagai “operasi profesional selama empat menit.”

    Salah satu benda yang dicuri, mahkota kekaisaran milik Permaisuri Eugenie, istri Napoleon III, yang dihiasi lebih dari 1.300 berlian, ditemukan rusak di luar museum.

    Foto-foto dari lokasi menunjukkan turis kebingungan diarahkan keluar dari piramida kaca dan halaman museum, sementara polisi menutup jalan-jalan di sekitar Sungai Seine.

    Lift yang digunakan pencuri, dibawa sendiri dan kemudian disingkirkan, menjadi titik masuk mereka. Pengamat menyebut ini sebagai celah keamanan yang mencolok: bagaimana alat berat bisa dibawa ke museum tanpa terdeteksi.

    Museum yang sudah kewalahan

    Sekitar pukul 09.30 pagi, beberapa pelaku membobol jendela dengan alat pemotong kaca dan langsung menuju kotak pajangan. Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez mengatakan mereka masuk dari sisi sungai menggunakan lift keranjang untuk mencapai galeri tempat koleksi kerajaan dipajang.

    Para pencuri menghancurkan dua kotak pajangan dan kabur menggunakan sepeda motor. Tidak ada korban luka. Alarm berbunyi membuat petugas Louvre segera datang ke lokasi, memaksa pelaku melarikan diri, tetapi barang-barang berharga sudah raib.

    Menurut pejabat, delapan benda berhasil dicuri: mahkota safir, kalung, dan satu anting dari set milik ratu abad ke-19 Marie-Amelie dan Hortense; kalung serta anting zamrud milik Permaisuri Marie-Louise, istri kedua Napoleon Bonaparte; bros berbentuk wadah relikwi; mahkota Permaisuri Eugenie; dan bros besar berbentuk pita miliknya, bagian dari satu set perhiasan kekaisaran abad ke-19 yang sangat berharga.

    “Itu perampokan besar,” kata Nunez. Ia menambahkan bahwa sistem keamanan Louvre sebenarnya sudah diperkuat dalam beberapa tahun terakhir dan akan ditingkatkan lagi melalui rencana renovasi besar-besaran. Peningkatan itu mencakup pemasangan kamera generasi baru, sistem deteksi perimeter, dan ruang kontrol keamanan yang lebih modern. Namun, para pengamat menilai semua itu datang terlambat.

    Louvre ditutup sepanjang hari Minggu (19/10) untuk penyelidikan forensik. Polisi menutup gerbang, mengosongkan halaman, dan menutup jalan-jalan di sekitar Sungai Seine.

    Pencurian di siang hari saat museum beroperasi sangat jarang. Melakukan hal semacam itu di Louvre ketika pengunjung sedang berada di dalam menjadikannya salah satu perampokan paling beranidi Eropa dalam beberapa dekade terakhir, setidaknya sejak kasus pencurian di museum Green Vault Dresden pada 2019.

    Kasus ini juga menyoroti masalah lama yang belum terselesaikan di Louvre, yaitu lonjakan jumlah pengunjung dan kekurangan staf. Pada Juni lalu, museum sempat menunda pembukaan karena aksi mogok staf yang menuntut penanganan serius terhadap kepadatan pengunjung dan minimnya tenaga kerja. Serikat pekerja menilai pariwisata massal membuat pengawasan lemah karena terlalu sedikit petugas untuk mengawasi banyak ruangan, apalagi di area pertemuan antara zona renovasi, jalur logistik, dan arus wisatawan.

    Keamanan di sekitar karya-karya terkenal tetap sangat ketat. Mona Lisa disimpan di balik kaca antipeluru dalam kotak berpendingin udara. Namun, pencurian kali ini memperlihatkan bahwa perlindungan tidak merata di seluruh museum yang memiliki lebih dari 33.000 koleksi.

    Kasus ini menjadi pukulan baru bagi Louvre

    “Bagaimana bisa mereka naik lift ke jendela dan mencuri perhiasan di siang hari?” ujar Magali Cunel, seorang guru dari Lyon. “Sulit dipercaya museum sebesar ini punya celah keamanan seperti itu.”

    Louvre memang punya sejarah panjang pencurian dan upaya perampokan. Yang paling terkenal terjadi pada 1911 ketika Mona Lisa dicuri oleh Vincenzo Peruggia dan baru ditemukan dua tahun kemudian di Florence. Pada 1956, seorang pengunjung melempar batu ke arah lukisan itu dan merusak cat di dekat siku kirinya, membuat museum kemudian menempatkannya di balik kaca pelindung.

    Kini bekas istana kerajaan itu menjadi rumah bagi sejumlah mahakarya peradaban dunia: Mona Lisa karya Leonardo da Vinci, patung Venus de Milo, Winged Victory of Samothrace di tangga Daru, ukiran hukum Code of Hammurabi, Liberty Leading the People karya Delacroix, dan The Raft of the Medusa karya Gericault. Koleksi dari Mesopotamia, Mesir, dunia klasik, hingga para maestro Eropa ini menarik hingga 30.000 pengunjung setiap hari. Saat ini penyidik menyisir koridor berlapis emas itu mencari petunjuk.

    Pemeriksaan oleh tim forensik

    Tim forensik kini memeriksa lokasi pencurian dan akses-akses di sekitarnya sambil melakukan pendataan penuh terhadap koleksi, kata pihak berwenang. Barang yang dicuri disebut memiliki nilai sejarah yang tidak bisa dihitung dengan uang.

    Kemungkinan barang-barang itu sulit ditemukan kembali. “Kecil sekali kemungkinan perhiasan ini akan terlihat lagi,” kata Tobias Kormind, Direktur Pelaksana 77 Diamonds. “Kelompok profesional biasanya akan membongkar dan memotong ulang batu-batu besar yang mudah dikenali agar tidak terlacak sehingga asal-usulnya benar-benar hilang.”

    Beberapa hal masih belum terjawab, termasuk berapa banyak orang yang terlibat dan apakah mereka mendapat bantuan dari dalam. Menurut laporan media Prancis, pelaku berjumlah empat orang: dua berpakaian seperti pekerja konstruksi dengan rompi kuning di atas lift, dan dua lainnya menunggu di skuter. Pihak berwenang belum memberi komentar resmi.

    Penyidik kini memeriksa rekaman CCTV dari sayap Denon dan sisi tepi sungai, meneliti basket lift yang digunakan untuk mencapai galeri, dan mewawancarai staf yang sedang bertugas ketika museum dibuka.

    Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

    Diadaptasi oleh Rivi Satrianegara

    Editor: Hani Anggraini

    Simak juga Video ‘Kesaksian Pemandu Tur soal Situasi Usai Pencuri Bobol Museum Louvre’:

    (ita/ita)

  • Warga Jepang Cemas, Musim Panas Kian Ekstrem

    Warga Jepang Cemas, Musim Panas Kian Ekstrem

    Jakarta

    Jepang mengalami serangkaian peristiwa cuaca ekstrem yang memecahkan rekor sepanjang 2025, dengan para ahli memperingatkan dampak serius yang mungkin terjadi.

    Musim panas 2025 tercatat sebagai yang terpanas dalam sejarah Jepang, dengan suhu rata-rata nasional 2,36 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan rata-rata sejak pencatatan dimulai pada tahun 1898. Kota Isesaki di Prefektur Gunma mencatat rekor nasional baru 41,8°C pada 5 Agustus.

    Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan bahwa jaringannya yang terdiri dari lebih dari 1.300 stasiun mencatat 30 kali suhu di atas 40°C, jauh melebihi rekor tahunan sebelumnya, yaitu 17 kali pada musim panas 2018.

    Meskipun kini musim gugur telah tiba di kepulauan Jepang, panasnya belum sepenuhnya mereda, suhu 35°C tercatat di Kota Kagoshima pada Minggu (19/10), dan lebih dari 30 lokasi di seluruh negeri juga mencatat rekor suhu tertinggi untuk Oktober.

    Kenaikan suhu yang luar biasa tinggi

    “Penyebab paling mendasar dari peningkatan suhu ini adalah pemanasan global,” kata Yoshihiro Iijima, profesor klimatologi di Universitas Metropolitan Tokyo.

    “Tahun ini, kita melihat suhu permukaan yang sangat tinggi di Samudra Pasifik dan Laut Jepang, di kedua sisi kepulauan Jepang, yang berkontribusi pada kelembapan tinggi dan udara yang lebih hangat di daratan,” katanya kepada DW.

    Menurut Iijima, suhu laut yang meningkat diperburuk oleh sistem tekanan tinggi yang bertahan lama di atas Jepang selama musim panas, sementara arus jet subtropis di atas Eurasia sejak Juni bergeser signifikan ke arah Kutub Utara.

    Krisis Iklim jadi faktor utama

    Kondisi ekstrem tahun ini membuat JMA mengadakan Panel Penasihat untuk Peristiwa Iklim Ekstrem, dan para penelitinya menegaskan kaitan dengan krisis iklim global.

    “Rekor suhu tinggi yang tercatat di sekitar Jepang pada musim panas 2025 hampir mustahil terjadi jika tidak ada efek dari pemanasan global,” tulis panel tersebut dalam sebuah studi yang diterbitkan pada akhir September.

    “Tingkat kenaikan suhu akibat pemanasan global telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir,” tambah mereka. “Suhu rata-rata musim panas tertinggi di Jepang telah tercatat selama tiga tahun berturut-turut (2023–2025), jauh melampaui tren kenaikan suhu linier yang diproyeksikan dari periode 1995–2024.”

    Dampak terhadap pertanian dan bencana alam

    Menurut Iijima, panas ekstrem di musim panas dapat memiliki konsekuensi serius bagi Jepang.

    “Dampaknya terhadap sektor pertanian akan berat, karena produksi beras menurun akibat tanaman tidak tahan panas dan kekurangan air,” ujarnya.

    Para ahli juga mencatat perubahan di sektor perikanan, dengan hasil tangkapan menurun dan banyak spesies ikan berpindah ke utara mencari perairan yang lebih sejuk.

    Namun, panas ini juga berdampak langsung pada masyarakat Jepang, lebih dari 100.000 orang dirawat di rumah sakit antara 1 Mei dan awal Oktober karena serangan panas (heatstroke).

    Angka ini meningkat 4% dibanding tahun sebelumnya, yang juga rekor tertinggi, dengan lansia paling rentan akibat kombinasi suhu tinggi dan kelembapan.

    Iijima juga memperingatkan bahwa panas ekstrem dapat menciptakan topan yang lebih kuat.

    Topan Nakri melintasi gugusan Pulau Izu di selatan Tokyo pada Senin (13/10), seminggu setelah Topan Halong menghantam wilayah yang sama. Topan pertama menyebabkan satu korban jiwa, merusak bangunan, dan memicu tanah longsor. JMA melaporkan bahwa angin dari Topan Nakri mencapai kecepatan 180 km/jam (112 mph) dan membawa curah hujan yang sangat tinggi.

    “Suhu permukaan laut yang tetap tinggi di sekitar Jepang membuat topan-topan ini bertahan lebih lama, menjadi lebih kuat dan lebih merusak,” kata Iijima. “Dan jika kondisi semakin panas, maka topan akan menjadi semakin berbahaya.”

    Tidak ada lagi musim semi dan gugur?

    Penelitian yang dipimpin oleh Yoshihiro Tachibana, profesor dari Departemen Ilmu dan Teknologi Lingkungan di Universitas Mie, menemukan bahwa musim panas di Jepang telah bertambah tiga minggu lebih panjang antara 1982 dan 2023 akibat perubahan iklim.

    “Hal ini terjadi karena pemanasan global dan suhu permukaan laut di sekitar Jepang yang terus meningkat,” kata Tachibana, seraya menunjukkan bahwa suhu laut di sekitar Jepang meningkat dua hingga tiga kali lebih cepat daripada rata-rata global.

    “Ini disebabkan oleh suhu musim panas yang lebih tinggi di sini dibanding wilayah lain di dunia, karena pengaruh angin barat yang hangat dan arus Kuroshio yang membawa air hangat dari Samudra Pasifik tropis ke Jepang,” jelasnya.

    Sementara musim panas kini semakin panjang, musim dingin relatif tetap karena Jepang masih terpengaruh oleh angin kutub dari utara. Namun, musim semi dan musim gugur makin pendek.

    “Saya memperkirakan musim panas di Jepang akan terus memanjang akibat pemanasan global, yang berarti musim semi dan gugur akan semakin singkat,” kata Tachibana.

    “Dalam waktu 30 tahun, keduanya bisa saja hampir menghilang, kecuali ada tindakan nyata untuk menghentikan dampak pemanasan global. Jika tidak, maka dalam 30 tahun Jepang bisa menjadi negara dengan hanya dua musim.”

    Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

    Diadaptasi oleh Rahka Susanto

    Editor: Yuniman Farid

    (ita/ita)

  • Korsel Tahan Tentara Korut yang Seberangi Perbatasan untuk Membelot

    Korsel Tahan Tentara Korut yang Seberangi Perbatasan untuk Membelot

    Seoul

    Seorang tentara Korea Utara (Korut) ditahan oleh militer Korea Selatan (Korsel) setelah kedapatan menyeberangi perbatasan darat yang dijaga ketat, yang memisahkan kedua negara pada Minggu (19/10) waktu setempat.

    Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Korsel, yang enggan disebut namanya, seperti dilansir AFP, Senin (20/10/2025), mengatakan bahwa tentara Korut itu berupaya “membelot ke Korea Selatan”.

    Puluhan ribu warga Korut telah melarikan diri ke wilayah Korsel sejak Semenanjung Korea terbagi akibat perang pada tahun 1950-an silam. Sebagian besar dari mereka nekat melintasi jalur darat ke wilayah China terlebih dahulu, kemudian memasuki negara ketiga, seperti Thailand, sebelum akhirnya tiba di Korsel.

    Praktik pembelotan melintasi perbatasan darat yang memisahkan kedua Korea tersebut terbilang jarang terjadi, karena wilayah perbatasan diselimuti hutan lebat, dipenuhi ranjau darat, dan diawasi ketat oleh tentara kedua negara di kedua sisi perbatasan.

    “Militer kami mengamankan penahanan seorang tentara Korea Utara yang menyeberangi garis demarkasi militer (MDL) di garis depan bagian tengah pada Minggu (19/10),” sebut Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS) dalam pernyataannya.

    “Militer telah mengidentifikasi individu di dekat MDL, melacak dan memantaunya, serta melakukan operasi panduan standar untuk menahannya,” kata JCS.

    Kantor berita Yonhap sebelumnya melaporkan bahwa seorang tentara Korut membelot ke Korsel setelah berhasil melintasi perbatasan darat.

    MDL, atau garis demarkasi militer, membentang di tengah-tengah Zona Demiliterisasi, area perbatasan yang memisahkan kedua Korea, yang menjadi salah satu tempat dengan ranjau terbanyak di dunia.

    “Keakraban tentara itu dengan area tersebut kemungkinan besar telah membantunya menavigasi medan yang dipenuhi ranjau,” kata analis senior pada Institut Unifikasi Nasional Korea, Hong Min, saat berbicara kepada AFP.

    “Penyeberangan terbaru ini tidak akan disambut baik oleh Pyongyang, karena dia dapat memberikan informasi kepada Korea Selatan mengenai pergerakan dan operasi pasukan di area perbatasan,” imbuhnya.

    Warga Korut biasanya diserahkan kepada badan intelijen Korsel untuk diperiksa ketika mereka tiba di wilayah Korsel.

    Militer Korsel mengatakan otoritas terkait akan menyelidiki detail pembelotan terbaru pada Minggu (19/10) tersebut.

    Menurut data Kementerian Unifikasi Seoul, lebih dari 34.000 warga Korut telah melarikan diri dari negaranya yang terisolasi ke Korut. Tahun lalu, sebanyak 236 warga Korut tiba di Korsel, dengan perempuan mencapai 88 persen dari angka tersebut.

    Pyongyang biasanya menggunakan kata-kata kasar, seperti “sampah manusia”, untuk menggambarkan warganya yang membelot.

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Airbus A320 Tergelincir Saat Mendarat Darurat di Rusia

    Airbus A320 Tergelincir Saat Mendarat Darurat di Rusia

    Moskow

    Sebuah pesawat penumpang jenis Airbus A320 tergelincir dari landasan saat melakukan pendaratan darurat di bandara utama kota Saint Petersburg di Rusia. Pendaratan darurat itu terpaksa dilakukan setelah pesawat mengalami kerusakan pada roda pendaratan.

    Insiden tersebut, seperti dilansir AFP, Senin (20/10/2025), terjadi pada Senin (20/10) pagi waktu setempat di Bandara Pulkovo, yang merupakan salah satu bandara tersibuk di Rusia.

    Laporan kantor berita RIA menyebut bahwa pesawat tersebut sedang mengudara ke Baku, ibu kota Azerbaijan, ketika kerusakan roda terjadi. Pesawat pun memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat, yang diwarnai insiden pesawat tergelincir di landasan.

    Sebanyak 162 penumpang dan awal yang ada di dalam pesawat itu, menurut kantor berita RIA, tidak mengalami cedera apa pun setelah insiden pesawat tergelincir terjadi.

    Imbas dari insiden tersebut, Bandara Pulkovo sempat menangguhkan sejumlah penerbangan, sebelum kembali beroperasi normal pada Senin (20/10) pagi.

    Kantor berita RIA tidak menyebutkan lebih lanjut soal maskapai yang mengoperasikan pesawat Airbus A320 yang mendarat darurat tersebut.

    Keselamatan penerbangan telah menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir, dengan persaingan ketat antara Airbus Prancis dan pesaingnya dari Amerika Serikat (AS), Boeing.

    Pesawat jenis Airbus A320 baru-baru ini, menurut data yang dirilis pekan lalu. menjadi pesawat komersial paling laris.

    Rusia telah mengambil langkah-langkah untuk beralih dari pesawat era Soviet ke pesawat jet modern seperti Airbus A320 dan Boeing 737 dalam beberapa tahun terakhir, karena rentetan kecelakaan yang melibatkan pesawat-pesawat yang menua.

    Lihat Video ‘Tergelincir Saat Mendarat di Hong Kong, Pesawat Kargo Nyebur ke Laut’:

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Zelensky Bilang Putin Lebih Kuat dari Hamas, Serukan Tekanan AS

    Zelensky Bilang Putin Lebih Kuat dari Hamas, Serukan Tekanan AS

    Jakarta

    Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak Donald Trump untuk memberikan tekanan lebih besar kepada Vladimir Putin agar mengakhiri perang melawan Ukraina. Zelensky menyebut presiden Rusia itu lebih kuat daripada Hamas, dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada hari Minggu di NBC.

    Dilansir Al Arabiya, Senin (20/10/2025), ditanya dalam acara “Meet the Press” di NBC pada Minggu (19/10) waktu setempat, apakah Trump harus bersikap lebih keras terhadap Putin setelah mempelopori kesepakatan gencatan senjata di Gaza, Zelensky menjawab dalam bahasa Inggris, “Ya, dan bahkan lebih keras lagi karena Putin memang mirip, tetapi lebih kuat daripada Hamas,” ujar Zelensky.

    Ia menambahkan: “Dan itulah mengapa ada lebih banyak tekanan.”

    Wawancara tersebut ditayangkan setelah Zelensky kembali dari perjalanan ke Washington, di mana ia gagal mengamankan pasokan rudal jarak jauh Tomahawk.

    Zelensky bertemu Trump di Gedung Putih setelah meminta Tomahawk selama berminggu-minggu, berharap untuk memanfaatkan rasa frustrasi Trump yang semakin besar terhadap Putin setelah pertemuan puncak di Alaska gagal menghasilkan terobosan.

    Namun, pemimpin Ukraina itu pulang dengan tangan kosong, sementara Trump mengincar terobosan diplomatik baru berdasarkan kesepakatan damai Gaza pekan lalu.

    Dalam wawancaranya itu, Zelensky juga mengatakan bahwa ia harus diikutsertakan dalam rencana perundingan mendatang di Budapest antara Trump dan Putin.

    “Jika kita benar-benar menginginkan perdamaian yang adil dan abadi, kita membutuhkan kedua belah pihak dalam tragedi ini,” kata Zelensky. “Ya, dia memang penjajah, tetapi Ukraina sedang menderita dan berjuang. Dan, tentu saja, bagaimana mungkin [ada] kesepakatan tanpa melibatkan kami?” cetus Zelensky.

    Rusia telah meningkatkan serangan terhadap infrastruktur sipil Ukraina dalam beberapa pekan terakhir, menyebabkan ribuan orang kehilangan pemanas dan penerangan seiring mendekatnya musim dingin.

    Halaman 2 dari 2

    (ita/ita)

  • Panas! Trump Sebut Presiden Kolombia Gembong Narkoba

    Panas! Trump Sebut Presiden Kolombia Gembong Narkoba

    Washington DC

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Presiden Kolombia Gustavo Petro sebagai “gembong narkoba”. Trump juga mengatakan bahwa AS akan menghentikan “pembayaran dan subsidi skala besar” untuk Kolombia. Ada apa?

    Trump, seperti dilansir Al Arabiya, Senin (20/10/2025), menyalahkan kepemimpinan politik Kolombia atas kegagalan memenuhi kewajiban pengendalian narkoba.

    “Petro … adalah pemimpin narkoba ilegal yang sangat mendorong produksi narkoba secara besar-besaran,” kata Trump dalam pernyataan via media sosial Truth Social.

    “Tujuan produksi narkoba ini adalah penjualan produk dalam jumlah besar di Amerika Serikat, yang menyebabkan kematian, kehancuran, dan malapetaka,” sebutnya.

    Trump juga mengatakan bahwa pembayaran dan subsidi AS kepada Kolombia merupakan penipuan.

    “MULAI HARI INI, PEMBAYARAN INI, ATAU BENTUK PEMBAYARAN LAINNYA, ATAU SUBSIDI, TIDAK AKAN LAGI DILAKUKAN,” tegasnya, dalam postingan yang menggunakan huruf kapital. Tidak diketahui secara jelas apa yang dimaksud Trump.

    Petro, dalam pernyataan pada Minggu (19/10), mengatakan bahwa Trump telah “dibodohi” oleh para penasihatnya dalam mengumumkan penghentian bantuan AS untuk Kolombia.

    Dalam pernyataan via media sosial X, Petro menyebut Trump “dibodohi oleh timnya dan para penasihatnya”.

    Hubungan antara Washington dan Bogota merenggang sejak Trump kembali menjabat. Bulan lalu, otoritas AS mencabut visa Petro setelah dia bergabung dengan unjuk rasa pro-Palestina di New York dan mendesak tentara-tentara AS untuk tidak mematuhi perintah Trump.

    Tahun lalu, Petro berjanji untuk “menjinakkan” wilayah-wilayah penghasil koka — yang biasa digunakan dalam produksi kokain — di Kolombia dengan intervensi sosial dan militer besar-besaran, namun strategi tersebut hanya membuahkan sedikit keberhasilan.

    Pada September lalu, Trump memasukkan negara-negara seperti Afghanistan, Bolivia, Myanmar, Kolombia, dan Venezuela ke dalam daftar negara-negara yang diyakini oleh AS telah “terbukti gagal” dalam menegakkan perjanjian antinarkotika selama setahun terakhir.

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Geger Perampokan di Museum Louvre, Pelaku Masih Terus Diburu

    Geger Perampokan di Museum Louvre, Pelaku Masih Terus Diburu

    Paris

    Kepolisian Prancis terus memburu komplotan perampok yang menggondol delapan perhiasan kerajaan yang tak ternilai harganya dari Museum Louvre di jantung kota Paris pada siang hari bolong. Puluhan penyelidik sedang melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap tindak perampokan tersebut.

    Para pejabat Prancis, seperti dilansir AFP, Senin (20/10/2025), mengatakan bahwa tim yang terdiri atas 60 penyelidik sedang menyelidiki dugaan bahwa pencurian perhiasan itu direncanakan dan dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir.

    Di Prancis, hal tersebut memicu perdebatan mengenai kurangnya keamanan di museum-museum yang ada di negara tersebut. Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez mengakui kurangnya keamanan sebagai “titik lemah utama”.

    Aksi pencurian menggemparkan publik itu terjadi pada Minggu (19/10), dengan sumber yang mengetahui penyelidikan mengatakan bahwa para pencuri tiba antara pukul 09.30 da 09.40 waktu setempat, tak lama setelah museum dibuka untuk umum pukul 09.00 waktu setempat.

    Para pencuri itu menggunakan kerekan furnitur, alat yang digunakan untuk memindahkan furnitur berukuran besar, untuk mengakses Galeri Apollo, yang menjadi rumah bagi koleksi perhiasan kerajaan, dan memakai peralatan pemotong untuk masuk melalui jendela serta membuka etalase.

    Klip singkat aksi pencurian itu, yang tampaknya terekam melalui ponsel seorang pengunjung museum, ditayangkan oleh salah satu saluran berita Prancis.

    Para pencuri yang memakai penutup wajah itu mencuri sembilan perhiasan dari abad ke-19, namun salah satunya — mahkota Permaisuri Eugenie — terjatuh dan rusak saat mereka melarikan diri.

    Kementerian Kebudayaan Prancis menyebut bahwa delapan perhiasan yang “tak ternilai” telah dicuri. Daftar yang dirilis mencakup kalung zamrud dan berlian pemberian Napoleon kepada istrinya, Permaisuri Marie Louise, kemudian juga diadem milik Permaisuri Eugenie yang bertakhtakan hampir 2.000 berlian.

    Nunez menyebut pencurian itu berlangsung hanya dalam waktu tujuh menit dan diduga dilakukan oleh tim berpengalaman, kemungkinan “orang asing”.

    Penindakan yang dilakukan oleh staf museum memaksa para pencuri kabur dan meninggalkan beberapa peralatan yang digunakan dalam aksi pencurian itu.

    Pencurian ini menjadi yang pertama terjadi di Museum Louvre sejak tahun 1998 silam, ketika lukisan karya Corot dicuri dan tidak pernah ditemukan.

    Presiden Emmanuel Macron, dalam pernyataan via media sosial, mengatakan bahwa “segala upaya sedang dilakukan” untuk menangkap para pelaku dan mendapatkan kembali perhiasan yang dicuri.

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Teleponan, Putra Mahkota Arab Saudi-Macron Bahas Gaza

    Teleponan, Putra Mahkota Arab Saudi-Macron Bahas Gaza

    Jakarta

    Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman berbicara melalui telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk membahas situasi di Jalur Gaza. Keduanya juga membahas upaya-upaya yang lebih luas untuk memajukan perdamaian Timur Tengah.

    Kantor berita Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa kedua pemimpin “membahas perkembangan terbaru di Jalur Gaza dan upaya yang dilakukan untuk mengakhiri perang di wilayah tersebut serta meningkatkan keamanan dan stabilitas di Timur Tengah.”

    Mereka “menekankan perlunya segera meringankan penderitaan kemanusiaan rakyat Palestina dan mencapai penarikan penuh Israel,” lapor SPA, dilansir Al Arabiya, Senin (20/10/2025).

    Mereka juga sepakat tentang pentingnya mengambil langkah-langkah praktis menuju “perdamaian yang adil” berdasarkan solusi dua negara.

    SPA menambahkan bahwa percakapan telepon pada Minggu (19/10) waktu setempat tersebut juga membahas kerja sama Saudi-Prancis yang sedang berlangsung di berbagai bidang dan isu-isu lain yang menjadi kepentingan bersama.

    (ita/ita)