Category: Detik.com Ekonomi

  • Diana Dewi Maju Kembali dalam Pemilihan Ketua Kadin DKI Jakarta 2024-2029

    Diana Dewi Maju Kembali dalam Pemilihan Ketua Kadin DKI Jakarta 2024-2029

    Jakarta

    Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) DKI Jakarta, Diana Dewi maju kembali dalam kontestasi pemilihan Ketua Kadin DKI Jakarta periode 2024-2029. Keputusan bulat ini diambil Diana setelah mayoritas Kadin Kota dan para pemegang suara meminta serta menyatakan dukungan kepadanya untuk kembali memimpin Kadin DKI Jakarta.

    “Bismillah, ditemani Ketua Tim Pemenangan Victor Aritonang (Ketua Kadin Jakpus) dan jajaran pengurus Kadin Jakarta Pusat, perwakilan Kadin Jakbar, Jakut, Jaktim, Jaksel dan Anggota Luar Biasa (ALB), hari ini saya daftar Calon Ketua Kadin DKI Jakarta 2024-2029. Insyaallah, Kadin DKI Jakarta siap berkontribusi penuh dalam setiap daya dan upaya bersama, mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global,” kata Diana Dewi dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (31/7/2024).

    Entrepreneur yang memulai kariernya dari penjaja kosmetik hingga pengusaha sukses berbagai sektor di Ranah Air ini menyebut anggota Kadin DKI Jakarta menilainya sebagai sosok yang paling tepat untuk memimpin kembali Kadin DKI Jakarta, apalagi di masa transformasi Jakarta menjadi Kota Global yang penuh tantangan sekaligus peluang, khususnya bagi para pengusaha.

    Transformasi Jakarta dari ibu kota menjadi kota global, lanjut Diana, merupakan perjalanan panjang penuh tantangan, namun juga peluang, khususnya bagi anggota Kadin yang tabah, jujur dan setia.

    Dengan perencanaan matang, kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat termasuk pengusaha, serta komitmen bersama untuk mengatasi berbagai hambatan, Diana meyakini Jakarta memiliki potensi untuk menjadi kota global yang inklusif, berkelanjutan, dan menyejahterakan rakyat.

    “Jakarta sebagai barometer sekaligus pilar dan motor perekonomian nasional harus dipertahankan, meski statusnya kini bukan lagi Ibu Kota Negara. Jakarta penyumbang 17,8% perekonomian nasional dan jika digabung dengan Jabodetabekjur, kontribusinya hampir mencapai 30% ekonomi nasional,” jelas Diana.

    Sejalan dengan itu, ia menuturkan jika aglomerasi Jabodetabekjur telah menyumbang kontribusi ekonomi nasional menjadi 23,8%. Para pengusaha, khususnya Kadin DKI Jakarta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk membuka atau menumbuhkembangkan usahanya.

    Diana memastikan Jakarta hingga saat ini masih menjadi wilayah yang paling familiar bagi investor baik dalam maupun luar negeri untuk menanamkan modalnya, dimana fakta tersebut dapat dilihat dari angka realisasi penanaman modal asing sebesar US$3,7 miliar atau Rp53,8 triliun pada tahun 2022.

    “Selalu ada harapan bagi mereka yang sering berdoa, selalu ada jalan bagi mereka yang sering berusaha dengan tabah, jujur dan setia, Kadin kuat, Insyaallah,” ujar Diana.

    Merespon Diana, Ketua Kadin Jakarta Pusat, Victor Aritonang, menyebut Kadin DKI Jakarta memang butuh sosok leadership yang menjiwai ruh Kadin, yakni tabah, jujur, dan setia untuk menggawangi jalannya organisasi.

    “Sosok tersebut, ada pada diri Diana Dewi, apalagi beliau sudah sangat mapan sekali, sudah ‘selesai’ dengan dirinya sendiri,” tutur Victor.

    Victor menilai sejarah pasang surut perjuangan Diana menjadi pengusaha sukses saat ini, tentunya membuat koleganya ini memiliki pemahaman yang mendalam mengenai tantangan perekonomian yang dihadapi oleh para pengusaha dan pelaku bisnis di Jakarta.

    Diana diyakini dapat memberikan solusi yang inovatif dan efektif bagi Anggota Kadin DKI Jakarta, dalam menghadapi tantangan dan dinamika ekonomi. Victor mengaku mengetahui perjuangan Diana yang ‘tidak ada ada matinya’, merangkak dari bawah, mulai dari SPG Kosmetik hingga menjadi pengusaha sukses nasional, bahkan internasional.

    “Melihat personality beliau sangat baik, humble, dan performance serta program kerja Diana selama ini, saya yakin akan menjadi motor seluruh usaha dan upaya kader Kadin khususnya Kadin DKI Jakarta,” tandasnya.

    (ncm/ega)

  • PT PP Belasan Tahun Terapkan Konstruksi Hijau pada Pembangunan Proyek

    PT PP Belasan Tahun Terapkan Konstruksi Hijau pada Pembangunan Proyek

    Jakarta – detikcom memberikan anugerah kepada PT PP (Persero) Tbk (PTPP) atas Komitmen perusahaan dalam Penerapan Konstruksi Hijau. Anugerah ini diberikan dalam acara Anugerah Ekonomi Hijau yang pertama kali digelar oleh detikcom.

    Corporate Secretary PT PP (Persero) Tbk, Joko Raharjo mengatakan penerapan konstruksi hijau telah lama dilakukan oleh perusahaan yakni sejak 2007-2008. Artinya sudah 15-16 tahun komitmen menerapkan konstruksi hijau.

    Implementasi konstruksi hijau, disebut akan terus dilakukan dan sebagai komitmen panjang perusahaan untuk berkontribusi pada ekonomi hijau.

    “Kalau PP sejak tahun 2007-2008 ini di perusahaan di bidang konstruksi yang mengedepankan green construction. Kalau PP kita komitmen dari awal sampai saat ini terus konsisten meningkatkan implementasi green construction. Ini menjadi suatu penghargaan yang kami terima bahwa kita itu dalam penerapan green construction benar-benar kita jalankan bukan sekedar seremoni sejak 2007,” kata dia ditemui dalam acara Anugerah Ekonomi Hijau detikcom di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (30/7) malam.

    Ke depan, untuk berkontribusi dalam ekonomi hijau PT PP juga mengembangkan green building menggunakan standar dari Amerika. “Ini menjadi satu-satunya dan salah satu yang kita bangun proyek BNI di Pantai Indah Kapuk. Itu satu-satunya yang menjadi motor lead itu.” ucapnya.

    Komitmen PT PP ini ditunjukkan dengan mengupayakan sejumlah karyawan memiliki kompetensi dengan kemampuan tersertifikasi Greenship Associate (GA) dan Greenship Professional (GP).

    Selain itu, perusahaan juga berupaya menggunakan menggunakan material ramah lingkungan, yang memenuhi unsur 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

    PT PP juga memiliki beberapa kebijakan diantaranya memaksimalkan penggunaan material lokal bekas bangunan lama, melakukan pekerjaan melalui pre-fabrikasi, penggunaan sistem bekisting menggunakan bahan aluminium, mengurangi polusi zat kimia dan penggunaan pengatur waktu (timer) dan solar panel di beberapa lampu penerangan di area kantor dan jalan.

    (ada/ara)

  • Luhut Rayu UEA Bangun Pabrik Aluminium di Kalimantan Utara

    Luhut Rayu UEA Bangun Pabrik Aluminium di Kalimantan Utara

    Jakarta

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan tengah mendorong pengembangan kawasan industri hijau di Kalimantan Utara (Kaltara). Luhut sedang merayu Uni Emirat Arab untuk berinvestasi membangun pabrik aluminium di Kalimantan Utara.

    Luhut menilai kawasan tersebut mempunyai pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas 9 gigawatt dan cadangan gas sebesar 12 triliun kaki kubik (TCF).

    “Jadi, kami punya salah satu perusahaan petrokimia terbesar di Kalimantan Utara. Yang menurut saya memiliki 9 gigawatt pembangkit listrik tenaga air, dan kami juga punya 12 TCF gas di sana, dan 3 hingga 4 gigawatt panel surya,” kata Luhut dalam acara International dan Indonesia Carbon Capture Storage Forum 2024, Jakarta, Rabu (31/7/2024).

    Untuk mendukung kawasan industri hijau, Luhut pun mengatakan pihaknya sedang berdiskusi mengenai pembangunan pabrik aluminium dengan Uni Emirat Arab (UEA). Dengan begitu, dia menyebut kawasan tersebut dapat menghasilkan produk-produk yang ramah lingkungan pada 7-8 tahun ke depan.

    “Jadi, kami menawarkan juga, kami mendiskusikan hal ini juga dengan UEA, pabrik aluminium bisa dibangun di sana dengan energi ramah lingkungan. Jadi, suatu hari nanti, menurut saya dalam 7 hingga 8 tahun, kita bisa melihat produk ramah lingkungan dari daerah ini,” jelasnya.

    Lebih lanjut, dengan proyek kawasan industri hijau yang tengah didorong ini, Luhut menilai Indonesia dapat memainkan peranan penting di masa depan. Apalagi saat ini Indonesia tengah mendorong industri daur ulang untuk ekstraksi bijih nikel dari baterai lithium bekas.

    “Jadi, Indonesia akan menjadi yang terdepan dalam bidang ini. Jadi, dengan efisiensi ini, saya yakin Indonesia bisa memainkan peran yang sangat penting di masa depan,” imbuhnya.

    (kil/kil)

  • Mau Bikin Family Office, Luhut Bakal Bawa Hakim dari UEA-Singapura

    Mau Bikin Family Office, Luhut Bakal Bawa Hakim dari UEA-Singapura

    Jakarta

    Pemerintah terus menggodok pembentukan family office. Demi suksesnya instrumen tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berencana membawa hakim internasional atau luar negeri dari Singapura, Uni Emirat Arab (UEA), hingga Hongkong.

    Luhut mengatakan kepastian hukum menjadi kunci sukses pembentukan family office di Indonesia. Menurutnya, regulasi masih menjadi hambatan pembentukan instrumen tersebut.

    “Sekarang kita membahas tentang family office, bisnis keluarga. Kami belajar dari Abu Dhabi, saya pergi ke sana, mempelajari pengalaman, kesalahan, kesuksesan Abu Dhabi. Jadi, persoalannya di sini adalah regulasi,” kata Luhut dalam acara International dan Indonesia Carbon Capture Storage Forum 2024, Jakarta, Rabu (31/7/2024).

    Dia menjelaskan penyelesaian sengketa bisnis non litigasi, seperti melalui arbitrase saat ini tengah didiskusikan. Dia mendorong untuk mendatangkan hakim internasional dari Singapura, UEA, hingga Hongkong untuk menyelesaikan sengketa tanpa banding.

    “Jadi, yang sedang kita diskusikan saat ini adalah semua masalah arbitrase. Kita bisa mengundang hakim internasional, seperti dari Singapura atau dari Abu Dhabi atau Hong Kong. Begitu mereka memutuskan, tidak ada lagi banding. Jadi, selesai,” terangnya.

    Langkah tersebut, Luhut menilai dapat membawa kepastian bagi siapapun yang ingin menyimpan harta kekayaan di Indonesia. Apalagi salah satu kelemahan Indonesia tidak ada kepastian hukum.

    Untuk itu, dia berharap upaya ini dapat memberikan gambaran Indonesia sebagai negara dengan hukum yang kuat. Dia pun berharap family office dapat terbentuk pada Oktober mendatang.

    “Ini menurut saya membawa kepastian. Itu merupakan kepastian hukum di negara ini. Jadi, kami sedang mendiskusikan hal ini dan kami berharap hasilnya bisa terlihat pada bulan Oktober,” imbuhnya.

    (kil/kil)

  • PLN Gaspol Proyek EBT demi Capai Net Zero Emission

    PLN Gaspol Proyek EBT demi Capai Net Zero Emission

    Jakarta – PT PLN (Persero) mendapatkan anugerah dari detikcom sebagai perusahaan yang telah mendukung ekonomi hijau melalui Infrastruktur Energi Baru Terbarukan (EBT) Ramah Lingkungan.

    Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero) Evy Haryadi mengatakan, infrastruktur EBT menjadi salah satu upaya perusahaan untuk menghasilkan energi bukan hanya tenaga listrik tetapi juga demi mencapai target bebas emisi.

    PLN juga telah mempunyai program untuk mencapai net zero emission bersama Kementerian ESDM terkait Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL). Bersamaan dengan itu, PLN juga mengembangkan accelerated development renewable energy demi menghasilkan energi yang lebih bersih.

    “Kami juga sedang mengembangkan kembali accelerated development renewable energy ke depan gimana pada perencanannya ini kami meningkatkan pencapaian EBT lebih lanjut untuk mencapai sekitar 60 gigawatt EBT di tahun 2060, dan ini tentunya akan membuat kita mencapai energi yang jauh lebih bersih,” jelas dia, dalam acara Anugerah Ekonomi Hijau detikcom di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (30/7) malam.

    Selain itu, dalam mencapai bebas emisi, PLN menggenjot program dedieselisasi atau konversi pembangkit listrik tenaga diesel menjadi pembangkit berbasis EBT. Upaya itu diyakini dapat menekan penggunaan bahan bakar minyak dan biaya produksi.

    “Kita memulai proyek-proyek dedieselisasi sehingga ini bisa menurunkan biaya-biaya produksi. Kita juga akan memulai hibridisasi dari penggunaan gas, di mana kita akan meng-combine pemanfaatan gas dengan EBT. Dan kita ketahui kita mempunyai potensi energi EBT sangat besar dari hydro samai energi surya, ini akan membawa kemajuan di sisi pembangunan EBT ke depan,” pungkasnya.

    Untuk diketahui, PLN telah memiliki sejumlah proyek EBT untuk mewujudkan penurunan emisi karbon pada 2060. Proyek itu pertama, melalui Sub-Holdingnya PT PLN Nusantara Power bekerjasama dengan Masdar (Uni Emirat Arab) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung terbesar se-ASEAN dan terbesar ke tiga di dunia di Cirata, Jawa Barat.

    PLTS Cirata adalah salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memasok energi bersih untuk sistem kelistrikan di wilayah Jawa dan Bali. PLTS ini dipasang di atas Waduk Cirata dengan luas 200 hektare, yang terdiri dari 13 pulau/arrays dengan lebih dari 340 ribu panel surya yang dapat menghasilkan listrik untuk disalurkan ke lebih dari 50 ribu rumah.

    Proyek PLTS Terapung Cirata ini digadang akan berkontribusi untuk mengurangi sumbangan emisi karbon di Indonesia. Proyek PLTS Cirata diproyeksikan akan memproduksi listrik ‘hijau’ sebesar 245 GWh per tahun dan dapat mengurangi emisi karbon sebanyak 214.000 tonCO2 per tahun.

    Selain itu, proyek terbaru PT. PLN Nusantara Power saat ini adalah pembangunan PLTS di Ibu Kota Negara (IKN) sebesar 50 Mega Watt (MW). Pembangunan PLTS IKN ini akan dibangun di lahan seluas 80 hektare di Penajam Paser Utara.

    Pada Februari 2024 lalu PLTS IKN sebesar 10 MW sudah berhasil dibangun dan dioperasikan. Selain pembangunan PLTS, akan dibangun juga gardu induk berkapasitas 50 MW yang akan digunakan sebagai sumber pasokan listrik saat pembangunan PLTS berjalan.

    (ada/ara)

  • Pemerintah Gandeng Pihak Ini Biar RI Tembus Jadi Anggota OECD

    Pemerintah Gandeng Pihak Ini Biar RI Tembus Jadi Anggota OECD

    Jakarta

    Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan lembaga Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA). Upaya ini dalam rangka untuk memperkuat kerja sama ekonomi Indonesia dengan dunia internasional.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya akan berkolaborasi dengan ERIA dalam bentuk studi, publikasi, proyek bersama dan kegiatan peningkatan kapasitas di bidang kerja sama ekonomi internasional. Area yang menjadi lingkup kerja sama di antaranya yakni aksesi Indonesia dalam Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dan Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

    “Melalui kerja sama ini, saya harap kerja sama antara kedua pihak dapat semakin erat, khususnya terhadap upaya aksesi Indonesia dalam OECD. Saya yakin dengan sumber daya yang ERIA miliki, akan memperkuat Tim Nasional OECD dalam memenuhi target 3 tahun keanggotaan Indonesia di OECD,” kata Airlangga dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (31/7/2024).

    Selain itu, kerja sama terkait keterlibatan dalam Asia Zero Emission Community (AZEC), pengembangan dan/atau perluasan ekspor Indonesia, penilaian potensi ekonomi industri kendaraan generasi mendatang, pengembangan strategi pembaruan armada jalan yang efisien dan efektif, serta area lain yang disepakati para pihak.

    Dalam pelaksanaan kerja sama ini, ERIA akan turut menyusun kajian dengan tema besar Future-Ready ASEAN, yaitu bagaimana Asia Tenggara sebagai sebuah kawasan mampu menyiapkan diri untuk isu ekonomi ke depan, seperti semikonduktor dan ekonomi digital. ERIA akan melakukan Kajian Rantai Pasok Semikonduktor di ASEAN dan India.

    Asia Tenggara sendiri diproyeksikan akan memiliki 10% pangsa perakitan dan pengujian semikonduktor global pada tahun 2027. Sementara itu, revenue di pasar semikonduktor di Indonesia diproyeksikan mencapai US$ 2,9 miliar pada tahun 2029. Oleh karena itu, Indonesia dinilai perlu mempersiapkan ekosistemnya secara matang.

    “Skema insentif yang dilakukan India, dapat menjadi referensi bagi Indonesia,” tutur Airlangga.

    Sebagai informasi, ERIA merupakan organisasi internasional yang didirikan di Jakarta pada 2008 untuk melakukan kegiatan penelitian dan menyusun rekomendasi kebijakan bagi integrasi ekonomi lebih lanjut di Asia Tenggara dan Asia Timur. ERIA turut menjadi knowledge partner bagi pengembangan kebijakan negara-negara di kawasan ASEAN.

    “Melalui kerja sama ini, kami akan dukung pemerintah Indonesia melalui Kemenko Perekonomian pada isu-isu kerja sama internasional seperti upaya peningkatan ekspor, pengembangan industri otomotif, pengembangan ekosistem ekonomi digital dan semikonduktor dan aksesi Indonesia dalam OECD dan CPTPP,” ujar Presiden ERIA Tetsuya Watanabe dalam kesempatan yang sama.

    Terkait ekonomi digital, ERIA disebut akan memberikan dukungan dalam bentuk riset, dukungan kebijakan untuk transformasi digital dan dukungan ekosistem start-up di kawasan melalui platform E-DISC (ERIA Digital Innovation and Sustainable Economy Centre).

    Pemerintah Indonesia sendiri telah meluncurkan Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia 2030 sebagai panduan bagi pemangku kepentingan ekonomi digital. Di tingkat kawasan, kepemimpinan Indonesia ditunjukkan dengan inisiasi perundingan Digital Economy Framework Agreement (DEFA) pada Keketuaan ASEAN Indonesia 2023 lalu.

    Lihat juga Video ‘Jokowi Terima Kunjungan Sekjen OECD di Istana Bogor, Ini yang Dibahas’:

    (aid/das)

  • Unilever Geber Upaya Kurangi Sampah Plastik dan Integrasi Kemasan Daur Ulang

    Unilever Geber Upaya Kurangi Sampah Plastik dan Integrasi Kemasan Daur Ulang

    Jakarta – PT Unilever Indonesia Tbk mendapatkan Anugerah Ekonomi Hijau dari detkcom dalam Upaya Penanggulangan Sampah Plastik yang Bertanggungjawab. Anugerah ini diterima oleh Head of Division Environment and Sustainability Unilever Indonesia Foundation, Maya Tamim.

    Maya mengatakan strategi penanggulangan sampah plastik memang telah lama dilakukan oleh Unilever baik dari hulu sampai hilir. Jadi selain mengurangi sampah plastik, pihaknya juga mengintegrasikan penggunaan kemasan daur ulang pada produk-produk Unilever.

    “Bahkan sebelum kita ke market, sudah banyak inovasi yang kita lakukan untuk mengurangi penggunaan plastik dan juga mengintegrasikan penggunaan kemasan daur ulang dalam kemasan produk Unilever,” kata dia dalam acara Anugerah Ekonomi Hijau detikcom di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (30/7) malam.

    Selain itu, Unilever juga mendorong masyarakat untuk mengumpulkan sampah plastiknya agar bisa didaur ulang. Hal ini menjadi cara Unilever sehingga masyarakat bisa berpartisipasi dalam mendaur ulang sampah plastik.

    “Kami sangat mengapresiasi anugerah yang diberikan detikcom kepada PT Unilever Indonesia karena ini menjadi penguat kepada kami untuk meneruskan apa yang sudah bagus kami lakukan,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, komitmen mengurangi sampah yang dilakukan Unilever ini memang dengan berbagai macam upaya, seperti memperkenalkan kemasan yang 100% dapat didaur ulang untuk produk pembersih kulit, termasuk botol sabun mandi dan deodoran.

    Unilever juga telah mengganti virgin plastic (plastik baru) dengan PET 100% daur ulang untuk botol kecap Bango, sehingga menghemat 640 ton plastik. Selain itu, kemasan saset yang terdapat pada teh hitam SariWangi sekarang 100% dapat didaur ulang. Pada Unit Bisnis Ice Cream, Unilever juga telah mengganti 100% sendok plastik dengan sendok kayu sehingga mengurangi jumlah sampah plastik.

    (ada/ara)

  • Potret Stasiun Pondok Rajeg yang Segera Beroperasi Lagi

    Potret Stasiun Pondok Rajeg yang Segera Beroperasi Lagi

    Foto Bisnis

    Antara Foto/Yulius Satria Wijaya – detikFinance

    Rabu, 31 Jul 2024 12:00 WIB

    Jakarta – Stasiun Pondok Rajeg di Bogor siap beroperasi kembali dalam waktu dekat. BPTJ mengungkap dokumen perizinan dan fasilitas layanan telah selesai 100 persen.

  • Bea Cukai Buka-bukaan Modus Penyelundupan Rokok hingga Miras Ilegal

    Bea Cukai Buka-bukaan Modus Penyelundupan Rokok hingga Miras Ilegal

    Jakarta

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membeberkan modus penyelundupan rokok dan miras ilegal. Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu Askolani mengatakan, ada beberapa modus untuk mendatangkan rokok dan minuman keras ilegal.

    “Ada beberapa modus,” bebernya dalam agenda konferensi pers ‘Pemusnahan Barang Milik Negara Eks Kepabeanan dan Cukai dan Barang Rampasan Negara’ di Kantor Pusat Bea Cukai, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (31/7/2024).

    Modus pertama, pelaku usaha tidak melekatkan pita cukai, hal ini tentu menyalahi ketentuan perundang-undangan. Modus kedua, mendatangkan barang lewat barang bawaan pribadi.

    Untuk modus kedua, Askolani menjelaskan pemerintah sudah mengatur pembatasan jumlah barang bawaan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

    “Contohnya barang bawaan penumpang yang kemudian itu ada jumlah sesuai ketentuan yang harus kita batasin, sehingga sisanya kita tindak,” jelasnya.

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memusnahkan ribuan botol minuman keras ilegal. Pemusnahaan itu dilakukan dengan eskavator. Foto: Agung Pambudhy

    Askolani mengatakan bahwa modus penyelundupan bisa dilakukan secara terpisah maupun bersamaan. Oleh sebab itu, pihaknya berupaya memantau ketat hal tersebut.

    “Jadi kombinasi itu, penegakan cukai tentunya baik rokok maupun minuman bukan hanya untuk domestik, tetapi juga barang-barang impor yang menyalahi ketentuan,” jelasnya.

    Pada 2023, DJBC menindak 1 juta batang hasil tembakau di daerah Cikampek, Bekasi dengan nilai Rp 1 miliar lebih. Di Pesisir Timur Sumatera, DJBC juga menindak 133 ribu lebih botol MMEA.

    Pada tahun yang sama juga, DJBC menindak 14.805 botol MMEA eks impor. “Dan ini kemudian sudah kami proses penindakannya dengan nilai mencapai Rp 5 miliar lebih dari nilai barang penindakan ini,” tuturnya.

    Dalam periode satu tahun ke belakang, Askolani menuturkan, DJBC sudah menindak 4.000 lebih botol MMEA, hasil tembakau rokok mencapai 509.000 batang, hasil penindakan tembakau lainnya (HPTL), 4 ribu lebih rokok elektrik, 70 ribu tembakau molassed sebesar 74 ribu gram, dan tembakau Inggris 40 kilogram (kg), serta cerutu yang jumlah penindakan mencapai 300 lebih di Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta (Soetta).

    “Nilai barang penindakan ini tentunya bisa mencapai Rp 2,4 miliar lebih di luar daripada potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari hasil penindakan ini,” pungkasnya.

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memusnahkan ribuan botol minuman keras ilegal. Pemusnahaan itu dilakukan dengan eskavator. Foto: Agung Pambudhy

    (ara/ara)

  • Pertamina Genjot Penanaman Pohon demi Target Net Zero Emission RI

    Pertamina Genjot Penanaman Pohon demi Target Net Zero Emission RI

    Jakarta – PT Pertamina (Persero) mendapatkan dalam Anugerah Ekonomi Hijau detikcom atas Pelestarian Keanekaragaman Hayati melalui Program Hutan Pertamina. Anugerah itu diterima oleh Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso.

    Fadjar menjelaskan Program Hutan Pertamina ini digalakkan dalam rangka mendukung program pemerintah menurunkan emisi karbon melalui pelestarian keanekaragaman hayati. Melalui program tersebut, Pertamina telah menanam sebanyak 3 juta pohon di Indonesia.

    “Jadi Program Hutan Pertamina kita sudah menanam 3 juta pohon di seluruh Indonesia, dari koperasi-koperasi di Indonesia. Tujuannya ada dua, jelas menurunkan emisi dan memberikan dampak kepada masyarakat sekitar. Sekarang sudah ada 5.000 penerima manfaat dari Program Hutan Pertamina,” terang dia dalam acara Anugerah Ekonomi Hijau detikcom di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (30/7) malam.

    Fadjar berharap program tersebut bisa terus berkelanjutan dalam mencapai target bebas emisi karbon dan bermanfaat bagi masyarakat. Pertamina mengaku siap untuk berkolaborasi baik dengan pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan nol emisi.

    “Pertamina sebagai perusahaan energi tentu berkomitmen bertanggungjawab terkait aspek berkelanjutan. Harapan ke depan kami membuka peluang kerja sama dengan pemerintah pusat atau pemerintah daerah memenuhi bersama sama, berkolaborasi mewujudkan aspirasi pemerintah dalam mewujudkan net zero emission,” jelas dia.

    PT Pertamina (Persero) telah mendapatkan anugerah dari detikcom atas program yang digalakkan tersebut. Program Hutan Pertamina telah berhasil menanam lebih 3 juta pohon sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan dan penyerapan emisi karbon.

    Penanaman pohon ini tersebar dalam 267 program di seluruh wilayah operasi perusahaan, meliputi luas area mencapai 629 ha, yang terdiri dari 433 ha Mangrove dan 196 ha pohon daratan.

    (ada/ara)