Foto Bisnis
Grandyos Zafna – detikFinance
Kamis, 11 Des 2025 10:30 WIB
Maluku Utara – Warga Desa Sepa, Maluku Tengah masih mengolah sagu secara tradisional. Dari pembelahan batang hingga pengendapan tiga hari, dijual sebagai bahan pangan pokok.

Foto Bisnis
Grandyos Zafna – detikFinance
Kamis, 11 Des 2025 10:30 WIB
Maluku Utara – Warga Desa Sepa, Maluku Tengah masih mengolah sagu secara tradisional. Dari pembelahan batang hingga pengendapan tiga hari, dijual sebagai bahan pangan pokok.

Jakarta –
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menggagalkan peredaran produk garmen ilegal melalui dua operasi penindakan yang dilakukan secara terpisah pada Rabu (10/12). Penindakan ini menyasar tiga kontainer yang tiba di Pelabuhan Sunda Kelapa, serta dua truk bermuatan ballpress di ruas tol Palembang-Lampung.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama mengatakan operasi ini jadi salah satu upaya melindungi masyarakat dan industri dalam negeri dari praktik perdagangan ilegal.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi masuknya barang-barang yang merugikan negara dan mematikan industri lokal,” ujar Djaka dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Timur, Kamis (11/12/2025).
Bea Cukai menggagalkan pengiriman 3 kontainer dengan masing-masing 2 kontainer berisi produk garmen ilegal, serta 1 kontainer berisi mesin rokok yang diangkut oleh KM Indah Costa dari Pelabuhan Kijang, Kepulauan Riau.
Dalam pemeriksaan terhadap manifest, diketahui KM Indah Costa mengangkut 44 kontainer, dengan 13 di antaranya bermuatan barang. Dari 13 kontainer tersebut, petugas menemukan 3 kontainer dengan pemberitahuan “barang campuran dan sajadah” yang diduga atau terindikasi berisi barang ilegal.
Menindaklanjuti hal tersebut, petugas langsung melakukan pengawasan pembongkaran terhadap 2 kontainer di gudang penerima di wilayah Muara Karang, sementara 1 kontainer lainnya masih berada di Pelabuhan Sunda Kelapa.
Hasil pengawasan menunjukkan bahwa kontainer tidak memuat barang sesuai pemberitahuan, melainkan 2 kontainer berisi pakaian jadi yang diduga kuat ex-impor ilegal, sedangkan 1 kontainer lainnya memuat mesin rokok yang terdiri dari 4 unit. Atas temuan tersebut, petugas segera mengamankan kontainer ke Kantor Pusat Bea Cukai untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami memperketat pengawasan sampai ke moda pengangkutan laut karena para pelaku terus mencari celah. Tidak ada kompromi terhadap importasi ilegal, apalagi yang mencoba memanipulasi dokumen dan pemberitahuan barang,” tegas Djaka.
Foto: Anisa Indraini
Penindakan terhadap dua truk bermuatan garmen berawal dari informasi masyarakat yang diterima Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai, mengenai adanya pergerakan truk yang membawa ballpress diduga pakaian ilegal dari Jambi menuju Jakarta. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti bersama personel BAIS TNI dan berkoordinasi dengan Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar).
Dalam proses pengawasan yang dilakukan, petugas menemukan dua truk masing-masing dengan nomor polisi BM 8746 AU dan BM 8476 AU sedang berhenti di rest area KM 116. Dari hasil pemeriksaan awal menunjukkan, kedua truk mengangkut berbagai pakaian jadi baru yang dikemas dalam bentuk ballpress merek dengan label negara asal seperti ‘made in Tiongkok’ dan ‘made in Bangladesh’.
“Perdagangan ilegal seperti ini merugikan negara dan berpotensi memunculkan persaingan tidak sehat di sektor usaha garmen. Penindakan adalah kunci untuk memutus pergerakannya,” ucapnya.
Dalam keterangan yang diberikan, kedua sopir yang mengangkut barang terlarang tersebut mengaku hanya menjalankan perintah untuk membawa truk dari Suban, Jambi, menuju Jakarta. Selain itu, berdasarkan keterangan pada surat jalan yang dibawa oleh sopir tersebut ditemukan bahwa barang berasal dari Medan.
“Atas penindakan ini, Bea Cukai memastikan proses penelitian dan penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh. Penindakan bukan hanya menyasar pengangkut, tetapi juga pemilik barang dan pihak yang terlibat dalam rantai distribusi,” imbuhnya.
Lihat juga Video: Produsen Serat dan Filamen RI Gantungkan Harapan Ke Purbaya Soal Serangan Impor Garmen
(aid/fdl)

Jakarta –
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini. Mata uang Paman Sam menyentuh Rp 16.600 pagi ini usai Bank Sentral AS (The Fed) kembali memangkas suku bunga.
Dikutip dari data Bloomberg, Kamis (10/12/2025), nilai tukar dolar AS pukul 09.09 WIB berada pada level Rp 16.647 atau minus 41 poin (0,25%). Pada perdagangan pagi ini, dolar AS dibuka di level Rp 16.675.
Selanjutnya, pergerakan dolar AS terhadap mata uang lainnya cenderung melemah. Nilai tukar dolar AS menguat 0,12% terhadap dolar Australia, namun melemah 0,06% terhadap euro.
Selanjutnya, mata uang Paman Sam terhadap dolar Singapura minus 0,05%. Dolar AS juga melemah terhadap yuan China 0,09%.
Berikutnya, dolar AS melemah 0,21% terhadap yen, melemah terhadap ringgit 0,29%, serta loyo terhadap bath 0,28%.
(rea/ara)

Jakarta –
Harga emas Antam hari ini kembali menguat, melanjutkan tren kenaikan sejak kemarin. Harga emas Antam 24 karat naik cukup tinggi sebesar Rp 15.000 per gram menjadi Rp 2.431.000 per gram.
Berdasarkan situs Logam Mulia Antam, Kamis (11/12/2025), satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram berada di angka Rp 1.265.500. Sementara harga emas 10 gram dijual dengan harga Rp 23.805.000 dan ukuran emas terbesar yakni 1.000 gram (1 kg) dibanderol Rp 2.371.600.000.
Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam berada di rentang Rp 2.403.000 – 2.431.000 per gram. Sedangkan dalam sebulan terakhir, pergerakan harga emas Antam berada di Rp 2.307.000-2.431.000 per gram.
Sementara untuk buyback, harga emas juga ikut naik Rp 15.000 per gram menjadi Rp 2.291.000 per gram. Harga buyback adalah jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%. PPh Pasal 22 tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat pelaksanaan buyback.
Berikut rincian harga emas Antam hari ini dari 1 Gram hingga 1.000 Gram, Kamis (11/12/2025).
Harga emas 0,5 gram: Rp 1.265.500
Harga emas 1 gram: Rp 2.431.000
Harga emas 2 gram: Rp 4.802.000
Harga emas 3 gram: Rp 7.178.000
Harga emas 5 gram: Rp 11.930.000
Harga emas 10 gram: Rp 23.805.000
Harga emas 25 gram: Rp 59.387.000
Harga emas 50 gram: Rp 118.695.000
Harga emas 100 gram: Rp 237.312.000
Harga emas 250 gram: Rp 593.015.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.185.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.371.600.000
Demikian rincian harga emas hari ini keluaran Antam 1 gram hingga 1.000 gram, Kamis (11/12/2025).
Lihat juga Video: Hari Ini Naik, Harga Emas Per Desember 2025 Diprediksi Menguat
(igo/fdl)

Jakarta –
Buruh Industri Hasil Tembakau (IHT) menolak wacana penyeragaman kemasan rokok dengan warna yang sama atau plain packaging. Wacana ini dinilai akan menyulitkan konsumen membedakan produk legal dan ilegal.
Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan dan Minuman (PP FSP RTMM-SPSI), Sudarto AS melanjutkan, wacana ini bisa memudahkan pelaku industri ilegal memalsukan produk tanpa perlu meniru desain dan logo merek yang kompleks. Akibatnya, penerimaan negara dari cukai bisa terancam.
Lebih jauh, ia menyoroti dampak terhadap keberlanjutan industri dan tenaga kerja. Penyeragaman kemasan dinilai dapat menekan penjualan produk legal dan berimbas pada nasib jutaan pekerja di sektor IHT.
“Kami sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya kalau belum bisa mencarikan atau membuka lapangan pekerjaan untuk sektor padat karya seperti industri hasil tembakau lebih baik diam,” tegas Sudarto dalam keterangan tertulis, Kamis (11/12/2025).
Sudarto meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk membuka ruang dialog yang inklusif sebelum mengesahkan Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Ia menilai rapat koordinasi yang telah dilakukan belum mencerminkan komitmen untuk mendengarkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan.
“Kami dengan tegas menolak rencana penyeragaman warna kemasan rokok. Kemasan, warna, dan logo bukan sekadar tampilan, tapi bagian dari identitas merek dan hak kekayaan intelektual perusahaan. Rokok adalah produk legal, dan kami adalah tenaga kerja legal,” ujar Sudarto.
Kebijakan kemasan polos pada rokok dinilai melampaui batas kewenangan Kemenkes yang seharusnya hanya mengatur aspek peringatan kesehatan bergambar (GHW). Ia menyatakan bahwa penyeragaman warna dan logo merek dalam kemasan rokok merupakan pelanggaran terhadap hak kekayaan intelektual (HAKI) dan berpotensi menimbulkan sengketa hukum.
Selain itu, kebijakan tersebut juga disebut bertentangan dengan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024, yang secara spesifik hanya memberikan mandat kepada Kemenkes untuk mengatur GHW, bukan kemasan secara keseluruhan.
“Mereka tidak memiliki hak untuk mengatur soal kemasan, apalagi sampai menyeragamkan warna logo. PP 28/2024 secara spesifik meminta Kemenkes mengatur gambar peringatan kesehatannya (GHW), bukan mengatur-atur soal kemasan,” pungkasnya.
(ada/ara)

Jakarta –
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif pada pembukaan perdagangan di pagi ini. IHSG bergerak di zona hijau pada level 8.700-an.
Dikutip dari data RTI, Kamis (11/12/2025) IHSG sekitar pukul 09.05 IHSG bertengger pada level 8.750,677, naik 49,7 poin atau 0,57% dari perdagangan sebelumnya.
Pada perdagangan pagi ini, IHSG sempat mencapai level tertinggi di posisi 8.772,109. IHSG juga sempat mencapai level terendah di posisi 8.731,72.
Volume transaksi tercatat 4 miliar dengan turnover Rp 2,19 triliun dengan frekuensi transaksi 227,601 kali. Pagi ini 272 saham menguat, 201 saham melemah, serta 190 saham stagnan.
Sementara itu, dalam sepekan terakhir IHSG menguat 1,25% dan dalam satu bulan terakhir naik 4,49%. Sedangkan dalam tiga bulanan terakhir IHSG menguat 12,91%.
Selanjutnya pergerakan IHSG dalam 6 bulan terakhir menguat 22,98%. Kemudian secara year-to-date (YTD) menguat 23,56%, dan dalam setahun menguat 18,47%.
Lihat juga Video: Tekanan Domestik-Global Serentak Redam Pergerakan IHSG
(ada/ara)

Jakarta –
Coca-Cola mengumumkan CEO baru yakni Henrique Braun yang menggantikan James Quincey. Sosok Henrique Braun bukan orang baru.
Mengutip Reuters, Kamis (11/12/2025), pada awal tahun dia ditunjuk sebagai Kepala Operasional Coca-Cola. Braun juga sempat menduduki posisi strategis di perusahaan.
Braun yang kini berusia 57 tahun akan mengambil alih posisi CEO perusahaan minuman raksasa tersebut efektif mulai 31 Maret, sementara Quincey akan beralih ke peran ketua eksekutif. Untuk diketahui, baik Quincey maupun Braun bergabung dengan Coca-Cola pada 1996 dan telah memegang peran kepemimpinan di seluruh dunia untuk Coca-Cola.
Perombakan ini dilakukan perusahaan seiring dengan perubahan strategi untuk menyajikan makanan dan minuman kemasan yang lebih sehat. Portofolio minuman tanpa gula, serta lini produk premiumnya seperti susu Fairlife, telah membuat Coca-Cola berada dalam posisi yang lebih baik di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.
Sementara Quincey telah memimpin perusahaan selama periode di mana produsen soda tersebut mempertajam fokusnya pada minuman tanpa gula dan rendah kalori serta menambahkan lini produk seperti susu, air soda, kopi, dan minuman energi melalui akuisisi.
Harga saham Coca-Cola telah naik hampir 63% sejak Quincey mengambil alih jabatan CEO pada Mei 2017. Rasio harga terhadap laba perusahaan, tolok ukur umum untuk menilai saham adalah 21,86, dibandingkan dengan 16,93 untuk PepsiCo dan 13,47 untuk Keurig Dr Pepper (KDP.O), menurut data yang dikumpulkan oleh LSEG.
Lihat juga Video Hands-on: Realme 10 Pro 5G Coca-Cola Edition yang Bikin Jatuh Cinta
(ada/ara)

Jakarta – Market Overview
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup menguat 0,51% ke level 8.700,93 pada perdagangan Rabu (10/12).
Saham MORA melonjak 19,83%, BUMI naik 19,85%, dan BRPT menguat 6,29% sehingga menjadi penopang utama pergerakan indeks. Sementara itu, COIN turun 11,28%, BBRI melemah 0,54%, dan APIC terkoreksi 10,94% hingga masuk daftar lagging movers.
Investor asing tercatat membukukan net sell Rp 126,27 miliar di pasar reguler dan net sell Rp 43,21 miliar di seluruh pasar.
Dari sisi sektoral, lima sektor berhasil mencatatkan kenaikan dengan sektor infrastruktur memimpin penguatan 4,70%. Di sisi lain, sektor finansial tertekan paling dalam dengan penurunan 1,49%.
Berita Emiten
CDIA melalui anak usaha PT Chandra Shipping International (CSI) resmi memperkenalkan kapal kimia cair berkapasitas 9.000 DWT bernama Novah. Kapal ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2026 dan akan melayani rute domestik maupun internasional.
Novah dibangun bekerja sama dengan galangan Jepang Usuki Shipyard dan dipersiapkan untuk kebutuhan pengangkutan bahan kimia cair, termasuk suplai bagi fasilitas CA-EDC milik PT Chandra Asri Pacific (TPIA).
CDIA sebelumnya mengalokasikan dana sekitar Rp 929 miliar dari hasil IPO untuk pembelian dua kapal kimia baru. Dengan penambahan Novah, armada CSI kini bertambah menjadi 12 kapal dari sebelumnya 7 kapal saat IPO pada Juli lalu.
JTPE menyiapkan anggaran sebesar Rp 140 miliar untuk program buyback. Jumlah saham yang akan dibeli mencapai maksimal 342,6 juta lembar atau 5% dari modal disetor, dengan harga tertinggi Rp 600 per saham.
Periode buyback dijadwalkan berlangsung 15 Desember 2025 hingga 6 Maret 2026. Mengacu pada POJK No. 13/2023, batas buyback maksimal adalah 20% dari modal disetor dan tidak boleh menurunkan porsi free float di bawah 7,5%.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.
Lihat juga Video: Tekanan Domestik-Global Serentak Redam Pergerakan IHSG
(ang/ang)