Category: Detik.com Ekonomi

  • IHSG Melemah ke 8.618, Simak Aksi Korporasi PTRO dan SULI Berikut!

    IHSG Melemah ke 8.618, Simak Aksi Korporasi PTRO dan SULI Berikut!

    Jakarta – Market Overview

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (18/12) di zona merah dengan penurunan 0,68% ke level 8.618,19.

    Pelemahan indeks terjadi di tengah tekanan pada mayoritas sektor, meskipun saham perbankan besar masih mampu menahan koreksi lebih dalam.

    Saham BBCA naik 1,87%, disusul BMRI yang menguat 2,49% dan BBRI bertambah 0,80%, sehingga menjadi penopang pergerakan IHSG. Di sisi lain, tekanan datang dari saham AMMN yang turun 6,11%, BREN melemah 2,83%, serta FILM yang terkoreksi 9,80% dan menjadi pemberat indeks.

    Dari aktivitas perdagangan, investor asing tercatat membukukan beli bersih sebesar Rp421,76 miliar di pasar reguler dan mencapai Rp1,02 triliun di seluruh pasar.

    Secara sektoral, sembilan dari sebelas sektor berakhir melemah. Sektor consumer cyclicals mencatat koreksi terdalam 2,18%, sementara sektor consumer non-cyclicals menjadi sektor dengan kinerja terbaik meski hanya naik tipis 0,16%.

    Kabar Emiten

    PT Petrosea Tbk (PTRO)

    PTRO melalui anak usahanya, Scan-Bilt Pte. Ltd., menandatangani kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk proyek di Singapura.

    Selain itu, Scan-Bilt juga memperoleh Letter of Award Integrated Facilities Management (IFM) dari Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd. untuk pengelolaan fasilitas Aster Bukom Chemicals & Energy Complex serta Aster Jurong Island Chemical Complex.

    Fasilitas Bukom difokuskan pada kilang dan ethylene cracker, sedangkan fasilitas Jurong memproduksi berbagai bahan kimia utama seperti ethylene oxide, styrene monomer, dan propylene oxide.

    Kedua fasilitas tersebut terhubung melalui jaringan pipa bawah laut. Proyek ini diperkirakan memberikan kontribusi pendapatan secara bertahap, dengan porsi terbesar pada fase tengah pengerjaan yang diproyeksikan terjadi pada 2027.

    PT SLJ Global Tbk (SULI)

    SULI berencana melaksanakan aksi private placement dengan menerbitkan maksimal 632 juta saham baru atau setara 10% dari modal disetor penuh.

    Aksi ini berpotensi meningkatkan jumlah saham beredar dari 6,32 miliar menjadi 6,95 miliar saham, dengan penyesuaian kepemilikan hingga sekitar 9,09%.

    Dana yang diperoleh akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, mendukung kebutuhan modal kerja, serta ekspansi usaha.

    Rencana private placement tersebut masih dalam tahap penjajakan investor dan akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/12).

    Rekomendasi Saham Hari Ini

    Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

    Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

    (ang/ang)

  • Jangan Jual Bahan Pangan di Atas HET

    Jangan Jual Bahan Pangan di Atas HET

    Jakarta

    Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman meminta pedagang menjual bahan pangan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

    Hal ini diputuskan usai rapat stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Rapat ini dihadiri oleh Kementerian/Lembaga terkait hingga berbagai asosiasi pelaku usaha hingga pedagang bahan pangan.

    “Kita sepakat jangan ada menjual harga di atas HET, itu kesepakatan kita pertama. Yang kedua, kita tetap menjaga harga di tingkat konsumen. Jadi kesimpulannya adalah petani bahagia, pedagang untung, konsumen tersenyum,” kata dia dalam konferensi pers di kantor Bapanas, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025).

    Amran mengklaim stok bahan pangan dalam keadaan aman, mulai dari telur ayam, daging ayam, beras, hingga cabai. Ia mengatakan telah menekankan kepada pedagang tidak boleh ada kenaikan harga.

    Jika penjualan untuk bahan pangan di atas HET, pemerintah tidak akan segan-sega melakukan penindakan melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan.

    “Semua asosiasi mengatakan cukup. Saya sampaikan semua jangan melanggar HET. Jika melanggar HET, kita tindak. Bukan lagi imbauan. Masa imbauan sudah selesai. Kalau melanggar HET, kita tindak dan Satgas Pangan langsung turun,” tegasnya.

    Amran juga menegaskan kebijakan ini bertujuan menjaga keseimbangan seluruh rantai pangan, mulai dari hulu hingga hilir. Pemerintah ingin petani tetap sejahtera, pedagang memperoleh keuntungan wajar, dan konsumen tidak dirugikan.

    Dia juga menekankan pengawasan akan diperketat selama periode Natal dan Tahun Baru, guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga.

    “Kesimpulannya jelas, petani bahagia, pedagang untung, konsumen tersenyum. Itu kesepakatan kita,” pungkas Amran.

    (ada/hns)

  • TikTok Akhirnya Sepakat Lepas Saham di AS

    TikTok Akhirnya Sepakat Lepas Saham di AS

    Jakarta

    Induk TikTok, ByteDance telah menandatangani perjanjian mengikat dengan tiga investor besar untuk melepas lebih dari 80% aset TikTok di Amerika Serikat (AS) kepada investor asal AS dan global. Langkah ini diambil untuk menghindari pemblokiran oleh pemerintah AS.

    Kesepakatan tersebut menjadi titik penting dalam upaya menyelesaikan ketidakpastian panjang soal masa depan TikTok di AS, yang sudah berlangsung sejak Agustus 2020. Presiden AS saat itu, Donald Trump pertama kali mencoba melarang aplikasi video pendek tersebut meskipun akhirnya gagal.

    Saat ini, TikTok digunakan secara rutin oleh lebih dari 170 juta warga AS. Rincian kesepakatan ini sejalan dengan skema yang diumumkan September lalu, ketika Trump menunda hingga 20 Januari pemberlakuan undang-undang yang melarang TikTok jika tidak ada pelepasan kepemilikan dari pihak China.

    Dikutip dari Reuters, Jumat (19/12/2025), dalam memo internal, TikTok menyebut ByteDance dan TikTok telah meneken perjanjian mengikat dengan tiga investor pengelola yakni Oracle, Silver Lake, dan MGX untuk membentuk entitas baru bernama TikTok USDS Joint Venture LLC.

    Oracle menolak berkomentar, sementara Gedung Putih mengarahkan pertanyaan ke pihak TikTok. TikTok menyebut kesepakatan ini akan memungkinkan lebih dari 170 juta warga Amerika tetap menggunakan aplikasi mereka.

    Transaksi ini dijadwalkan rampung pada 22 Januari dan diperkirakan akan mengakhiri upaya bertahun-tahun pemerintah AS memaksa ByteDance melepas bisnis TikTok di AS dengan alasan keamanan nasional.

    Berdasarkan memo tersebut, Oracle, Silver Lake, dan MGX yang berbasis di Abu Dhabi akan secara kolektif menguasai 45% saham entitas baru. Struktur kepemilikan TikTok AS nantinya terdiri dari 50% milik konsorsium investor baru, 30,1% dimiliki afiliasi investor lama ByteDance, dan 19,9% tetap dipegang ByteDance.

    (acd/acd)

  • Melihat Kesiapan KA Feeder untuk Angkutan Natal dan Tahun Baru

    Melihat Kesiapan KA Feeder untuk Angkutan Natal dan Tahun Baru

    Foto Bisnis

    Nasywa Fauziah – detikFinance

    Jumat, 19 Des 2025 08:14 WIB

    Bandung – Menjelang Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 2 Bandung melakukan pemeriksaan KA Feeder. Langkah ini memastikan layanan kereta aman dan andal saat puncak liburan.

  • Terkuak Biang Kerok Kripto Rontok

    Terkuak Biang Kerok Kripto Rontok

    Jakarta

    Transaksi kripto mengalami tekanan berat jelang akhir tahun. Tekanan ini terjadi imbas kombinasi sejumlah sentimen, baik arus keluar dana ETF Bitcoin (BTC), tekanan jual investor, hingga makro ekonomi global.

    Pelemahan ini pun terjadi pada transaksi kripto di Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto melemah 24,53% secara bulanan dari Rp 49,29 triliun di bulan Oktober 2025 menjadi Rp 37,20 triliun pada November 2025.

    Kemudian secara tahunan, transaksi aset kripto juga turun 19,72% atau terkoreksi sebesar Rp 109,76 triliun. Adapun rinciannya, total nilai transaksi aset kripto hingga November 2025 sebesar Rp 446,77 triliun dari periode yang sama di tahun sebelumnya Rp 556,53 triliun.

    CEO Tokocrypto Calvin Kizana menjelaskan penurunan transaksi ini terjadi seiring runtuhnya Bitcoin (BTC) yang mencatat bulan terburuk kedua sepanjang 2025.

    Pada November, harga Bitcoin terkoreksi lebih dari 17% akibat kombinasi arus keluar dana ETF Bitcoin, melemahnya permintaan institusional, dan tekanan jual dari investor jangka pendek.

    “Tekanan pasar global semakin besar setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperluas kebijakan tarif terhadap China pada 10 Oktober 2025, yang memicu penilaian ulang risiko di pasar global. Volatilitas berlanjut hingga November dan diperparah oleh penutupan pemerintahan AS yang memecahkan rekor, sehingga memperketat likuiditas di pasar keuangan tradisional,” jelas Calvin dalam keterangan tertulis, Kamis (18/12/2025).

    Selain itu, arus dana institusional BTC juga melemah yang tercermin dalam data SoSo Value, di mana ETF Bitcoin di Amerika Serikat (AS) mengalami arus keluar dana sebesar US$ 3,48 miliar sepanjang November.

    Kondisi ini mempengaruhi sentimen investor domestik, yang cenderung mengambil posisi wait and see menjelang akhir tahun.

    Sementara berdasarkan transaksi di Tokocrypto hingga November 2025, total nilai transaksi tercatat mendekati Rp150 triliun. Capaian ini mencerminkan tingginya minat dan partisipasi pengguna meskipun pasar global tengah berada dalam fase koreksi.

    “Kami melihat pasar kripto global memang sedang berada dalam fase koreksi yang berdampak pada psikologi investor, termasuk di Indonesia yang cenderung bersikap wait and see menjelang akhir tahun. Namun, minat terhadap aset kripto tetap kuat,” pungkasnya.

    (ahi/hns)

  • Terkuak Biang Kerok Kripto Rontok

    Terkuak Biang Kerok Kripto Rontok

    Jakarta

    Transaksi kripto mengalami tekanan berat jelang akhir tahun. Tekanan ini terjadi imbas kombinasi sejumlah sentimen, baik arus keluar dana ETF Bitcoin (BTC), tekanan jual investor, hingga makro ekonomi global.

    Pelemahan ini pun terjadi pada transaksi kripto di Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto melemah 24,53% secara bulanan dari Rp 49,29 triliun di bulan Oktober 2025 menjadi Rp 37,20 triliun pada November 2025.

    Kemudian secara tahunan, transaksi aset kripto juga turun 19,72% atau terkoreksi sebesar Rp 109,76 triliun. Adapun rinciannya, total nilai transaksi aset kripto hingga November 2025 sebesar Rp 446,77 triliun dari periode yang sama di tahun sebelumnya Rp 556,53 triliun.

    CEO Tokocrypto Calvin Kizana menjelaskan penurunan transaksi ini terjadi seiring runtuhnya Bitcoin (BTC) yang mencatat bulan terburuk kedua sepanjang 2025.

    Pada November, harga Bitcoin terkoreksi lebih dari 17% akibat kombinasi arus keluar dana ETF Bitcoin, melemahnya permintaan institusional, dan tekanan jual dari investor jangka pendek.

    “Tekanan pasar global semakin besar setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperluas kebijakan tarif terhadap China pada 10 Oktober 2025, yang memicu penilaian ulang risiko di pasar global. Volatilitas berlanjut hingga November dan diperparah oleh penutupan pemerintahan AS yang memecahkan rekor, sehingga memperketat likuiditas di pasar keuangan tradisional,” jelas Calvin dalam keterangan tertulis, Kamis (18/12/2025).

    Selain itu, arus dana institusional BTC juga melemah yang tercermin dalam data SoSo Value, di mana ETF Bitcoin di Amerika Serikat (AS) mengalami arus keluar dana sebesar US$ 3,48 miliar sepanjang November.

    Kondisi ini mempengaruhi sentimen investor domestik, yang cenderung mengambil posisi wait and see menjelang akhir tahun.

    Sementara berdasarkan transaksi di Tokocrypto hingga November 2025, total nilai transaksi tercatat mendekati Rp150 triliun. Capaian ini mencerminkan tingginya minat dan partisipasi pengguna meskipun pasar global tengah berada dalam fase koreksi.

    “Kami melihat pasar kripto global memang sedang berada dalam fase koreksi yang berdampak pada psikologi investor, termasuk di Indonesia yang cenderung bersikap wait and see menjelang akhir tahun. Namun, minat terhadap aset kripto tetap kuat,” pungkasnya.

    (ahi/hns)

  • Terkuak Biang Kerok Kripto Rontok

    Terkuak Biang Kerok Kripto Rontok

    Jakarta

    Transaksi kripto mengalami tekanan berat jelang akhir tahun. Tekanan ini terjadi imbas kombinasi sejumlah sentimen, baik arus keluar dana ETF Bitcoin (BTC), tekanan jual investor, hingga makro ekonomi global.

    Pelemahan ini pun terjadi pada transaksi kripto di Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto melemah 24,53% secara bulanan dari Rp 49,29 triliun di bulan Oktober 2025 menjadi Rp 37,20 triliun pada November 2025.

    Kemudian secara tahunan, transaksi aset kripto juga turun 19,72% atau terkoreksi sebesar Rp 109,76 triliun. Adapun rinciannya, total nilai transaksi aset kripto hingga November 2025 sebesar Rp 446,77 triliun dari periode yang sama di tahun sebelumnya Rp 556,53 triliun.

    CEO Tokocrypto Calvin Kizana menjelaskan penurunan transaksi ini terjadi seiring runtuhnya Bitcoin (BTC) yang mencatat bulan terburuk kedua sepanjang 2025.

    Pada November, harga Bitcoin terkoreksi lebih dari 17% akibat kombinasi arus keluar dana ETF Bitcoin, melemahnya permintaan institusional, dan tekanan jual dari investor jangka pendek.

    “Tekanan pasar global semakin besar setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperluas kebijakan tarif terhadap China pada 10 Oktober 2025, yang memicu penilaian ulang risiko di pasar global. Volatilitas berlanjut hingga November dan diperparah oleh penutupan pemerintahan AS yang memecahkan rekor, sehingga memperketat likuiditas di pasar keuangan tradisional,” jelas Calvin dalam keterangan tertulis, Kamis (18/12/2025).

    Selain itu, arus dana institusional BTC juga melemah yang tercermin dalam data SoSo Value, di mana ETF Bitcoin di Amerika Serikat (AS) mengalami arus keluar dana sebesar US$ 3,48 miliar sepanjang November.

    Kondisi ini mempengaruhi sentimen investor domestik, yang cenderung mengambil posisi wait and see menjelang akhir tahun.

    Sementara berdasarkan transaksi di Tokocrypto hingga November 2025, total nilai transaksi tercatat mendekati Rp150 triliun. Capaian ini mencerminkan tingginya minat dan partisipasi pengguna meskipun pasar global tengah berada dalam fase koreksi.

    “Kami melihat pasar kripto global memang sedang berada dalam fase koreksi yang berdampak pada psikologi investor, termasuk di Indonesia yang cenderung bersikap wait and see menjelang akhir tahun. Namun, minat terhadap aset kripto tetap kuat,” pungkasnya.

    (ahi/hns)

  • Prabowo Puji Hunian Sementara di Sumbar, Sebulan Jadi

    Prabowo Puji Hunian Sementara di Sumbar, Sebulan Jadi

    Jakarta

    Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Sumatera dimulai. Salah satunya di wilayah Sumatera Barat, yang ditinjau Presiden Prabowo Subianto.

    Huntara tersebut berada di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Prabowo cukup senang melihat hunian sementara sudah mulai dibangun dan akan segera bisa dipakai oleh masyarakat yang terdampak bencana.

    Menurutnya, hunian sementara akan dibangun hanya dalam waktu sebulan, sehingga masyarakat tak perlu lagi tinggal di tenda.

    “Saya gembira sudah melihat rumah-rumah hunian sementara sudah mulai dibangun, bisa selesai hunian sementara (berapa lama)? Sebulan. Supaya bapak ibu semua tidak perlu tinggal di tenda,” kata Prabowo dalam video yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (18/12/2025).

    Dia bilang setelah hunian sementara selesai, pemerintah akan segera membangun hunian tetap bagi masyarakat yang rumahnya sama sekali tak lagi bisa ditinggali.

    Menurutnya, rumah hunian tetap yang bakal ditempati masyarakat luasnya 70 meter persegi. Prabowo juga memuji kualitas hunian tetap yang akan dibangun pemerintah.

    “Segera sesudah itu kita bangun hunian tetap. Saya lihat cukup bagus kualitasnya, luasnya hunian tetap lumayan besar ya, 70 meter ya, 70 meter persegi,” sebut Prabowo.

    Sebelumnya, dalam Sidang Kabinet Paripurna, Senin lalu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait memaparkan sudah ada sekitar 2.600 unit rumah yang akan dibangun pertama kali untuk korban bencana. Hunian itu dibangun dari biaya non-APBN.

    “Saya laporkan sama bapak, 2.000 yang sudah siap hunian tetap yang dibiayai non-APBN. Mohon maaf pak, tadi malam ada tambah 500, tadi pagi 100, jadi terkumpul untuk 2.600,” papar pria yang akrab disapa Ara itu dalam sidang kabinet yang dihelat di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/12).

    Ada sekitar 30 titik lahan yang akan siap dibangun hunian korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    (hal/hns)

  • Gebyar Diskon Belanja hingga 80% Digelar, Target Raup Rp 30 T

    Gebyar Diskon Belanja hingga 80% Digelar, Target Raup Rp 30 T

    Jakarta

    Sebanyak 318 toko ritel di 412 mal akan menghadirkan diskon besar-besaran melalui gelaran Belanja di Indonesia Saja (BINA) Indonesia Great Sale 2025.

    Dalam rangkaian BINA 2025, pelaku usaha ritel menawarkan diskon hingga 80% untuk berbagai produk diskon tambahan 11% khusus wisatawan mancanegara melalui skema value added tax atau VAT refund.

    Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan selama gelaran BINA IGS 2025 yang bakal digelar mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 ini ditargetkan menghasilkan transaksi mencapai Rp 30 triliun.

    “BINA Indonesia Grid Sale tahun 2025 yang hadir mulai hari ini, 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026, dan diikuti tadi sekitar 380 peritel, lebih mungkinnya dari 412 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia, dan menawarkan diskon hingga 80%, dan diskon tambahan 11% untuk wisman dan target transaksi Rp 30 triliun,” katanya dalam Opening Ceremony BINA Indonesia Great Sale 2025 di Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (18/12/2025).

    Mendag menyampaikan program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga momentum konsumsi masyarakat di akhir tahun, khususnya selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    Ia berharap BINA Indonesia Great Sale 2025 dapat memberikan dampak positif, mulai dari peningkatan pengalaman belanja masyarakat, kenaikan penjualan sektor ritel, perluasan eksposur produk UMKM, hingga penguatan daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata belanja.

    “Dampak yang diharapkan meliputi peningkatan pengalaman belanja, kenaikan penjualan retail, perluasan eksposur produk UMKM, penguatan daya tarik wisata belanja, serta dorongan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Budi.

    (hrp/hns)

  • Pencabutan Subsidi BBM Picu Kekacauan SPBU Bolivia

    Pencabutan Subsidi BBM Picu Kekacauan SPBU Bolivia

    Foto Bisnis

    Rafida Fauzia – detikFinance

    Jumat, 19 Des 2025 06:44 WIB

    Bolivia – Pemerintah Bolivia resmi mencabut subsidi BBM setelah hampir dua dekade diberlakukan. Kebijakan ini memicu lonjakan harga BBM dan antrean panjang di SPBU.