Video
Video: Rusia Klaim Sukses Coba Rudal Balistik ‘Burevestnik’
News
7 menit yang lalu

Video
Video: Rusia Klaim Sukses Coba Rudal Balistik ‘Burevestnik’
News
7 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki tiga PR besar dalam perekonomian, meskipun mampu menyelesaikan setidaknya lima tantangan selama setahun masa kepemimpinannya sejak 20 Oktober 2025.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengungkapkan, lima tantangan perekonomian yang berhasil diselesaikan Prabowo dalam satu tahun masa kepemimpinannya ini pertama terkait dengan mengembalikan laju pertumbuhan ekonomi di atas 5%.
Sebagaimana diketahui, pada kuartal II-2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dicatat Badan Pusat Statistik (BPS) berhasil tumbuh di level 5,12% secara tahunan atau year on year (yoy), dari sebelumnya pada kuartal I-2025 mengalami kemerosotan ke level 4,87%.
“Tentu saja pertumbuhan ekonomi 5% ini dicapai tidak dengan mudah di tengah tadi yang Pak Presiden sampaikan, konflik geopolitik dan juga instability dalam global financial situation saat ini,” kata Andry dalam Squawk Box CNBC Indonesia, dikutip Senin (27/10/2025).
Tantangan kedua, yang berhasil dilalui oleh Pemerintahan Prabowo, menurut Andry ialah menjaga tekanan inflasi di level target Bank Indonesia (BI) kisaran 2,5% plus minus 1%. Per September 2025, tekanan inflasi tercatat di level 2,65% yoy.
“Tingkat inflasi yang ada saat ini memberikan dua hal. Yang pertama adalah tetap menjaga living cost, biaya hidup masyarakat di Indonesia, terutama kalau kita lihat yang perlu dijaga juga inflasi tingkat pangan,” ucap Andry.
“Yang kedua juga tetap memberikan insentif bagi dunia usaha, karena kalau inflasinya terlalu rendah juga, misalnya ke arah misalnya di bawah 1%, tentu saja buat dunia usaha tidak ada insentif kemudian untuk memproduksi,” tegasnya.
Masalah ketiga, kata Andry terkait dengan stabilitas pasar keuangan yang cenderung terjaga dari gejolak ketidakpastian dan tekanan ekonomi global selama era pemerintahan Presiden AS Donald Trump. Stabilitas itu terjadi di nilai tukar rupiah, pasar modal, dan pasar surat berharga negara (SBN).
“Dan volatilitas kalau lihat di tiga indikator situasi di global, yakni currency, global equity dan juga bond market, itu jauh lebih volatile di Trump 2.0 ini. Jadi stabilitas di sektor keuangan ini tentu saja kinerja yang hebat dari para otoritas, otoritas fiskal, otoritas moneter dan juga perbankan,” paparnya.
Keempat, Andry melanjutkan, tantangan yang berhasil diatasi pemerintahan Prabowo Subianto terkait dengan upaya memperbaiki ketimpangan masyarakat. Pada Maret 2025, BPS mencatat ketimpangan yang tercermin dari gini ratio menjadi yang terendah dalam periode 2019-2025, yakni di level 0,375.
Terakhir, capaian kelima terbesar masa pemerintahan Prabowo Subianto kata Andry ialah keberhasilan menyelesaikan kesepakatan perdagangan dengan sejumlah kelompok ekonomi besar, seperti Eropa maupun Afrika, di tengah tekanan narasi proteksionisme yang di bawah pemerintah AS melalui kebijakan tarif resiprokal Donald Trump.
Dengan Eropa, misalnya, pemerintah berhasil mencapai kesepakatan substansial Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) pada September lalu. Padahal, perundingan itu sudah dilakukan hampir satu dekade yang lalu.
“Ini sudah membuka suatu jalan untuk kemudian bagi kita mendiversifikasi tujuan ekspor dan juga kemudian bisa meningkatkan ekspor kita ke depan.
Di tengah tadi tantangan tarif Trump, bahkan juga kemudian kita juga mendekati negara-negara di benua Afrika yang sebenarnya kita punya ruang untuk meningkatkan produk-produk dari UMKM kita untuk didorong untuk diekspor ke sana,” tutur Andry.
PR yang Belum Selesai
Andry mengingatkan, setelah berhasil menyelesaikan lima tantangan itu, Prabowo masih memiliki tiga PR yang harus dikerjakan untuk memperkuat struktur perekonomian Indonesia supaya bisa tumbuh ke level 8% sesuai target selama lima tahun masa pemerintahannya.
PR pertama kata Andry adalah memperbaiki struktur produksi PDB agar lebih berkelanjutan. Caranya dengan fokus perbaikan pada sektor-sektor industri yang selama ini berkontribusi besar terhadap PDB namun belum mampu mencapai pertumbuhan ekonomi yang cepat.
Sektor itu di antaranya ialah pertanian, perkebunan, dan perikanan memiliki kontribusi hingga 14% terhadap produk domestik bruto (PDB) di Indonesia. Lalu, makanan dan minuman, yang kontribusinya ke PDB kisaran 19%, serta perdagangan besar dan eceran mencapai 13%. Meski kontribusi besar, tiga sektor itu pertumbuhannya selalu di bawah 5%. Sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan bahkan tumbuhnya hanya 2,2%.
“Jadi kisaran 2,2% misalnya, kalau kita bisa dua kali lipatkan pertumbuhannya, ini tentu saja akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara struktural lebih baik lagi ke depannya dan juga dalam hal penyerapan tenaga kerja,” paparnya.
Kedua, PR yang mesti diselesaikan Prabowo kata Andry terkait dengan perbaikan industri manufaktur yang dalam satu dekade terakhir mengalami periode deindustrialisasi dini, yakni kontribusinya kian menyusut terhadap PDB.
Untuk mengatasi masalah itu, Andry menganggap, tidak ada opsi lain selain mendorong percepatan investasi yang berkualitas dengan menggerakkan penciptaan iklim investasi yang kondusif di tingkat pusat maupun daerah.
“Jadi semua kepala daerah dan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat itu juga kemudian bisa saling bersaing untuk mengundang foreign investors, direct investors, karena kita membutuhkan direct investment yang luar biasa besar. Karena kita negara yang masih menghadapi tantangan saving investment gap yang cukup besar,” tegas Andry.
Terakhir, masalah yang harus segera diselesaikan Presiden, kata Andry ialah kembali memperbaiki kondisi kelas menengah yang terus tertekan hingga 2024.
Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah kelas menengah yang menyusut di Indonesia dari posisi 2019 sebanyak 57,33 juta orang menjadi hanya 47,85 juta orang pada 2024 menyisakan tekanan daya beli pada tahun ini, yang tercermin dari lambatnya laju konsumsi rumah tangga.
Laju konsumsi kini tak lagi mampu tumbuh di atas 5%. Pada Kuartal II-2025 konsumsi rumah tangga tumbuh 4,97% yoy dengan kontribusi 54,25% ke PDB. Tak mengalami perubahan signifikan dari posisi kuartal I-2025 yang sebesar 4,95%, dan kuartal II-2024 sebesar 4,93%.
“Kalau kita bisa kemudian mengembalikan dengan penciptaan lapangan kerja dan juga kemudian bisa dengan insentif buat kelas menengah, saya rasa ini juga akan mengembalikan pertumbuhan ekonomi dari sisi konsumsi dan investasi ke pertumbuhan ekonomi yang relatif lebih baik lagi ke depannya,” kata Andry.
Andry menjelaskan, pemerintah saat ini memang sangat berkepentingan untuk mempercepat pertumbuhan karena dalam satu dekade terakhir telah ketinggalan dibanding negara-negara tetangga dalam mencapai angka pertumbuhan di atas 5%. Akibatnya, banyak investor yang lebih memilih menanamkan modalnya atau foreign direct investment ke negara-negara seperti Vietnam.
“Karena secara relatif negara-negara tetangga kita sudah mampu kemudian tumbuh lebih agresif lagi dan ini yang menjadi salah satu alasan dasar kenapa investasi asing langsung banyak masuk ke Vietnam misalnya, ke negara-negara yang lain. Karena mereka membaca narasi pertumbuhan yang relatif lebih baik dari negara-negara tersebut,” tutur Andry.
(arj/mij)
[Gambas:Video CNBC]

Jakarta, CNBC Indonesia – Bertepatan dengan KTT ASEAN ke-47, Timor Leste resmi bergabung dengan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) pada Minggu. Setelah 14 tahun penantian, Timor Leste akhirnya bergabung dengan ASEAN sebagai anggota ke-11.
Selengkapnya dalam program Squawk Box CNBC Indonesia (Senin, 27/10/2025) berikut ini.

Jakarta, CNBC Indonesia – Jumlah kelas menengah yang menyusut di Indonesia dari posisi 2019 sebanyak 57,33 juta orang menjadi hanya 47,85 juta orang pada 2024 menyisakan tekanan daya beli pada tahun ini, yang tercermin dari lambatnya laju konsumsi rumah tangga.
Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) laju konsumsi kini tak lagi mampu tumbuh di atas 5%. Pada Kuartal II-2025 konsumsi rumah tangga tumbuh 4,97% yoy dengan kontribusi 54,25% ke PDB. Tak mengalami perubahan signifikan dari posisi kuartal I-2025 yang sebesar 4,95%, dan kuartal II-2024 sebesar 4,93%.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menjelaskan, masih terus tertekannya daya beli masyarakat kelas menengah itu disebabkan pertumbuhan pendapatan mereka teramat lambat tiap tahunnya.
“Karena kalau kita lihat dari sisi pertumbuhan income yang di kelas menengah itu memang relatively terbatas pertumbuhannya,” kata Andry dalam Squawk Box CNBC Indonesia, dikutip Senin (27/10/2025).
Oleh sebab itu, Andry menekankan, untuk memulihkan daya beli kelas menengah yang porsinya menurut BPS mencakup 81,49 persen dari total konsumsi masyarakat, dalam jangka pendek pemerintah harus memberikan insentif khusus, berupa pengurangan beban segala pungutan wajib mereka.
“Jadi kalau misalnya biaya-biaya yang muncul di kelas menengah bisa kemudian sebagian diberikan insentif dari pemerintah, tentu saja real income-nya dari kelas menengah di Indonesia itu akan relatif lebih baik lagi dan ini akan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.
Di sisi lain, dalam jangka panjang ia mengingatkan, pemerintah juga perlu fokus mempercepat penciptaan lapangan kerja yang berkualitas, melalui dorongan investasi yang menggerakkan industrialisasi dan menyerap tenaga kerja tanah air.
“Jadi kita butuh investasi yang cukup besar, karena kontribusinya sekitar 30%. Nah ini perlu kemudian, bukan hanya gerakan dari pemerintah pusat saja, perlu kemudian menggandeng juga pemerintah daerah,” papar Andry.
(arj/mij)
[Gambas:Video CNBC]

Jakarta, CNBC Indonesia – Dua pesawat Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) jatuh di laut dekat RI, Laut Cina Selatan (LCS), dalam dua insiden terpisah Minggu. Kecelakaan pertama melibatkan helikopter MH-60R Sea Hawk sementara yang kedua melibatkan jet tempur Boeing F/A-18F Super Hornet.
Mengutip AFP, Senin (27/10/2025), kecelakaan pertama melibatkan helikopter MH-60R Sea Hawk, yang jatuh saat melakukan operasi rutin dari kapal induk USS Nimitz. Armada Pasifik Angkatan Laut AS, mengatakan awak helikopter tersebut telah ditemukan oleh tim SAR.
Setengah jam kemudian, menurut Angkatan Laut, sebuah jet tempur Boeing F/A-18F Super Hornet juga jatuh di LCS, saat melakukan operasi rutin dari USS Nimitz. Pernyataan Angkatan Laut menyatakan bahwa kedua awak kapal berhasil melontarkan diri dari kapal dan berhasil diselamatkan dengan selamat.
“Semua personel yang terlibat selamat dan dalam kondisi stabil,” kata Angkatan Laut AS.
“Penyebab kedua insiden saat ini sedang diselidiki,” tambahnya.
Kecelakaan ini terjadi saat Presiden AS Donald Trump berada di Malaysia dalam kunjungan pertamanya ke Asia di masa jabatan keduanya. Ini juga terjadi saat Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bersiap untuk memulai lawatan ke beberapa negara di Asia.
Awal tahun ini, dua pesawat tempur AS jatuh dari kapal induk Angkatan Laut AS, Harry S. Truman. Kejadian berlangsung di perairan di Timur Tengah.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan penerapan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dengan campuran bahan bakar nabati biodiesel berbasis minyak sawit sebesar 50% atau B50 dapat terealisasi pada tahun 2026.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membeberkan pihaknya saat ini tengah mencari formulasi harga yang tepat bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), sehingga implementasi B50 tidak membebani konsumen dan sektor industri.
“Kita sekarang impor kurang lebih sekitar 1 juta barel per day. Kita nggak mungkin menjadi swasembada kalau tidak kita meningkatkan lifting kita,” ujar Bahlil usai acara Anugerah Subroto di Jakarta dikutip Senin (27/10/2025).
Oleh sebab itu, untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor energi pemerintah gencar menggenjot penerapan B50. Meski demikian, ia mengakui implementasi B50 akan menghadapi tantangan, terutama bagi pelaku usaha sektor tambang dan transportasi karena berpotensi meningkatkan biaya operasional.
“Sekarang saja dari B35 menuju B40 ada terjadi perbedaan. Tapi tidak apa-apa, saya dengan BPDPKS lagi mencari formulasi, boleh B50 tapi harganya tidak boleh naik terlalu banyak. Sekarang kita lagi cari celahnya untuk bisa kita clear-kan,” kata Bahlil.
Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan pemerintah tengah mempersiapkan rencana penerapan B50 untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
“Jadi, kita mengharapkan B50 tahun 2026 itu bisa diimplementasikan. Ya berarti kalau B50, ketergantungan kita terhadap energi fosil itu kan bisa dikurangi,” ujar Yuliot di Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Yuliot menilai penerapan B50 akan berdampak positif terhadap pengembangan energi bersih dan lingkungan sekitar. Hal ini juga sebagai bagian dari rencana pemerintah untuk mencapai net zero emission. “Justru ini menjadi lebih baik ke depan. Ini bagian kita juga untuk pencapaian net zero emission,” ujarnya.
Menurut dia, saat ini pemerintah masih melakukan assessment untuk memastikan ketersediaan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) sebagai bahan baku biodiesel.
Terlebih, kebutuhan FAME untuk penerapan B45 diproyeksikan sekitar 17 juta kiloliter, sementara untuk kebutuhan B50 akan meningkat menjadi sekitar 19 juta kiloliter. “Jadi, dari assessment ini ya kita melakukan. Ini pemetaan itu apakah itu bisa, tapi kita dorong implementasinya adalah B50 untuk tahun 2026,” kata Yuliot.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

Video
Video: Kamboja-Thailand Berdamai, Trump & Anwar Ibrahim Jadi Saksi
News
1 jam yang lalu

HOME
MARKET
MY MONEY
NEWS
TECH
LIFESTYLE
SHARIA
ENTREPRENEUR
CUAP CUAP CUAN
CNBC TV
Loading…
`
$(‘#loaderAuth’).remove()
const dcUrl=”https://connect.detik.com/dashboard/”;
if (data.is_login) {
$(‘#connectDetikAvatar’).html(`
`);
$(‘#UserMenu’).append(`
${prefix}
My Profile
Logout
${suffix}
`);
$(“#alloCardIframe”).iFrameResize();
} else {
prefix = “
$(‘#connectDetikAvatar’).html(`
`);
$(‘#UserMenu’).append(`
${prefix}
REGISTER
LOGIN
${suffix}
`);
}
}

Jakarta, CNBC Indonesia – Pencurian emas kembali terjadi. India melaporkan bagaimana 4,5 kilogram (kg) emas dicuri dari sebuah kuil di Kannada, negara bagian Kerala.
Mengutip laman lokal, Republic, kejadian baru diketahui setelah Tim Investigasi Khusus (SIT) meluncurkan penyelidikan atas dugaan pencurian emas. Kejadian baru terungkap setelah koin-koin & 400 gram emas dijual penjual perhiasan setempat.
“Insiden yang melibatkan emas curian dari Kuil Sabarimala terungkap setelah SIT menemukan koin emas dan 400 gram emas dari seorang penjual perhiasan yang berbasis di Ballari,” tulis laman itu, dikutip Senin (27/10/2025).
“Sebagian besar emas curian tersebut belum ditemukan,” tambahnya.
Masih melansir laman yang sama, SIT mengatakan bahwa saat ini penjual emas sudah ditangkap. Bersamanya disita uang 2.00.000 rupee (sekitar Rp 37 juta).
Penangkapan pelaku membawa aparat ke tersangka utama yakni Unnikrishnan Potti. Ia mengaku sebagai pendeta di kuil tersebut dan berpartisipasi dalam ritual, yang kemudian menjual emas curian tersebut.
Penyelidikan juga mengungkap adanya jaringan yang lebih luas. Smart Creations yang berbasis di Chennai diduga mentransfer sebagian emas ke perantara, termasuk seorang bernama Kalpesh, yang bertindak atas instruksi Potti.
Sebenarnya ini bukan kasus pertama sang pendeta. Ada satu kasus pencurian lempengan emas lagi yang melibatkannya di wilayah Dwarapalaka.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]