Video
Video: 2 Orang Tewas Dalam Ledakan di Gudang Perawatan Bus
News
2 menit yang lalu

Video
Video: 2 Orang Tewas Dalam Ledakan di Gudang Perawatan Bus
News
2 menit yang lalu

FOTO Internasional
Potret Warga Hadapi Badai Kategori 5 Melissa, Korban Berjatuhan
News
2 menit yang lalu

Video
Video: Purbaya Beberkan Uang Sitaan Korupsi CPO Rp 13,2 T
News
12 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia – Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu membeberkan proyek hilirisasi akan berimplikasi pada murahnya harga listrik energi baru terbarukan (EBT). Hal itu terjadi jika pabrik pembuatan pembangkit EBT juga dibangun di dalam negeri.
Todotua mengungkapkan, proyek hilirisasi bisa mendukung terbangunnya pabrik rantai pasok pembangkit EBT. Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) contohnya, pabrik panel surya bisa terbangun dalam negeri sebagai implikasi dari proyek hilirisasi.
“Maka kalau umpama kita bisa membuat pabrik solar cell-nya di sini dan kita men-support pabriknya itu menciptakan solar cell, solar panel yang kompetitif maka akan berimpact terhadap harga ekonominya,” kata Todotua di sela acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Adapun, harga jual listrik hasil pembangkit EBT dinilai menjadi tantangan utama dalam program transisi energi dalam negeri. Sejatinya, sumber EBT dalam negeri sangat beragam, namun yang potensinya dinilai besar adalah energi surya.
“Ada beberapa green energy yang cukup murah itu seperti tenaga air, pembangkit listrik tenaga air. Tetapi kan source-nya limit. Hal yang lain seperti potensi kita, kita punya potensi 3700 gigawatt selain dari air, itu juga ada dari tenaga surya itu yang terbesar,” imbuhnya.
Adapun, untuk mengembangkan PLTS dalam negeri, saat ini pemerintah tengah mendorong program PLTS desa dengan kapasitas total mencapai 100 GW. Hal itu pun dinilai akan membuat harga listrik yang dihasilkan menjadi lebih ekonomis.
“Maka kita harus mensupport ini, kesuksesan dalam shifting kepada energi hijau atau pemanfaatan green energy adalah bagaimana strategi kita bisa mengelola harga jual energinya yang dihasilkan,” tandasnya.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

Jakarta, CNBC Indonesia – Pasukan Ukraina berhasil menggagalkan serangan besar Rusia di dekat Dobropillia, Ukraina, Senin 27 Oktober 2025. Ukraina menghancurkan 12 kendaraan lapis baja, 2 tank dan menggagalkan infanteri Rusia menggunakan drone FPV.
Selengkapnya dalam program Evening Up CNBC Indonesia, Selasa (28/10/2025).

Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat menerjunkan sistem rudal jarak menengah Typhon di Filiphina. Rudal tersebut memiliki jangkauan yang mampu mencapai daratan China dan pulau-pulau buatan China di Laut China Selatan.
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Filipina, Jenderal Romeo Brawner Jr., mengatakan penempatan sistem rudal Typhon adalah bagian dari upaya militer untuk memperkuat kemampuan pertahanan negara dalam menghadapi upaya invasi apapun.
Meskipun mengakui jangkauan rudal tersebut, Brawner menegaskan bahwa jangkauan senjata “tidak penting bagi pihak lain” karena Filipina berfokus membangun pertahanan terhadap “ancaman apapun”.
“Ini tidak secara spesifik menargetkan China, tetapi sistem rudal ini ada di sini sehingga kami dapat berlatih. Setelah kami memperoleh kemampuan ini, kami harus siap menggunakannya.”
“Bahkan tanpa menjadi tuan rumah sistem rudal AS, Filipina sudah menjadi target karena lokasinya yang “sangat strategis” di dekat Taiwan dan berfungsi sebagai chokepoint antara Laut China Selatan dan Pasifik yang lebih luas,” tambah Brawner.
Sistem rudal Typhon, yang dioperasikan oleh Angkatan Darat AS, mampu meluncurkan dua jenis rudal yakni Tomahawk dan Standard Missile-6. Tomahawk memiliki jangkauan hingga sekitar 1.000 mil (sekitar 1.600 km), sementara Standard Missile-6 memiliki jangkauan hingga 290 mil.
Penempatan sistem Typhon ini awalnya hanya untuk tujuan latihan. Namun, AS dan Filipina, yang merupakan sekutu di bawah perjanjian pertahanan timbal balik, kemudian memutuskan untuk mempertahankannya tanpa batas waktu.
Militer AS menyebut langkah ini sebagai “langkah signifikan dalam kemitraan kami dengan Filipina, sekutu perjanjian tertua kami di kawasan ini,” yang telah meningkatkan interoperabilitas, kesiapan, dan kemampuan pertahanan.
Filipina dan Taiwan membentuk bagian dari garis pertahanan utara-selatan yang dikenal sebagai Rantai Pulau Pertama, sejalan dengan strategi penahanan AS yang bertujuan untuk menghalangi dan bertahan melawan potensi agresi China.
Pemerintah Komunis China mengeklaim kedaulatan atas Taiwan dan mengancam akan menggunakan kekuatan untuk mencapai penyatuan. Sistem rudal Typhon dapat menyerang pasukan serangan China di udara dan di laut dari daratan Filipina.
Beijing melalui kementerian pertahanan dan luar negeri telah mendesak AS dan Filipina untuk menarik sistem rudal Typhon dari Filipina, dengan alasan pengerahan tersebut merusak kepentingan keamanan sah China dan memperingatkan bahwa mereka akan mengambil “tindakan balasan yang diperlukan.”
(tps/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Video
Video: K/L Lelet Belanja, Anggaran Digeser – 64 Gerai Pizza Hut Tutup
News
32 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mempertanyakan peran bank dalam negeri dalam pembiayaan program hilirisasi. Menurutnya, bank belum memberikan peran signifikan dalam menunjang program prioritas pemerintah.
“Dulu kan gak ada perbankan nasional kita yang membiayai secara baik. Mohon maaf ya, saya memberikan masukan sedikit para ekonom-nya. Perbankan kita coba cek di tahun 2022, mana perbankan yang membiayai hilirisasi?,” kata Bahlil dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Dia menegaskan pendanaan khususnya untuk proyek hilirisasi dalam negeri khususnya sejak tahun 2022 justru didominasi oleh pendanaan asing. Hal itulah yang dinilai nilai tambah program hilirisasi tidak didapatkan secara optimal di dalam negeri.
“Setelah itu para ekonom-nya mengatakan bahwa hilirisasi itu hanya bertumpu pada asing. Tidak pada dalam negeri. Ya mau gimana yang biayai kreditnya di luar,” tambahnya.
Atas hal itu, pemerintah menginisiasi untuk membuat badan pengelola investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Tidak lain, hal itu agar nilai tambah hilirisasi bisa didapatkan secara maksimal untuk Tanah Air. “Dan sekarang semuanya dibiayai oleh Danantara,” tegasnya.
Saat ini, sudah ada 18 program hilirisasi yang masuk dalam tahap kajian untuk bisa didanai oleh Danantara. Bahkan, 75% dari proyek yang diajukan tersebut berasal dari sektor ESDM.
“Supaya apa? Nilai tambahnya semuanya dalam negeri. Jadi itu udah mulai berjalan? Udah mulai jalan. Para FS-nya udah, sekarang FS udah putus di atas, sekarang tinggal eksekusi,” tandasnya.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi memberikan insentif bagi para pekerja di sektor pariwisata. Insentif itu berupa pajak penghasilan pasal 21 ditanggung pemerintah (PPh DTP).
Ketbijakan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2025 yang mengubah PMK Nomor 10 Tahun 2025. Adapun Ketentuan ini berlaku sejak 28 Oktober 2025.
“Bahwa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat, diperlukan dukungan pemerintah melalui paket kebijakan ekonomi 2025 untuk program akselerasi 2025, antara lain berupa perluasan pemberian fasilitas fiskal Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah untuk sektor pariwisata,” dikutip dari bagian menimbang PMK 72/2025, Selasa (28/10/2025).
Pasal 3 PMK 72/2025 menyebutkan, bahwa kebijakan pemberian insentif PPh Pasal 21 DTP bagi pekerja di sektor pariwista ini menjadi bagian dari perluasan insentif PPh Pasal 21 DTP yang sebelumnya diberikan kepada pekerja di sektor usaha alas kaki, tekstil dan pakaian jadi, furnitur, kulit dan barang dari kulit, serta pariwisata.
Selain itu, juga termasuk para pekerja yang kode klasifikasi lapangan usahanya masih menjadi bagian dari deretan sektor-sektor penerima insentif. Kode klasifikasi lapangan usaha atau KLU nya merupakan yang tercantum pada basis data yang terdapat dalam administrasi perpajakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Insentif pajak yang diberikan bagi para pegawai yang gajinya sampai dengan Rp 10 juta itu diberikan dalam jangka waktu yang beragam. Misalnya, pekerja di sektor alas kaki, tekstil dan pakain jadi, furnitur, serta kulit dan barang dari kulit berlaku untuk masa pajak Januari 2025-Desember 2025.
Sedangkan untuk para pekerja tertentu di bidang pariwisata jangka waktu insentif PPh Pasal 21 DTP nya diberikan untuk masa pajak Oktober 2025 sampai dengan Desember 2025.
Dalam Pasal 5 PMK itu juga disebutkan, PPh Pasal 21 DTP merupakan insentif yang harus dibayarkan secara tunai oleh Pemberi Kerja pada saat pembayaran penghasilan kepada Pegawai tertentu, termasuk dalam hal Pemberi Kerja memberikan tunjangan PPh Pasal 21 atau menanggung PPh Pasal 21 kepada Pegawai.
Disebutkan pula bahwa Pembayaran tunai Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah itu nantinya tidak diperhitungkan sebagai penghasilan yang dikenakan pajak. Karena itu, pemberian insentif Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah harus dibuatkan bukti pemotongan oleh Pemberi Kerja.
Tata cara pembuatan bukti pemotongan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.
Dalam hal jumlah Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah untuk Pegawai Tetap tertentu yang telah dipotong dan diberikan insentif dalam tahun kalender yang bersangkutan lebih besar dari Pajak Penghasilan Pasal 21 yang terutang untuk 1 (satu) Tahun Pajak, kelebihan Pajak Penghasilan Pasal 21 ditanggung pemerintah tidak dikembalikan kepada Pegawai Tetap bersangkutan
Sementara itu, bila PPh Pasal 21 nya telah dipotong dan telah diberikan insentif dalam tahun kalender yang bersangkutan lebih besar dari PPh Pasal 21 yang terutang untuk 1 (satu) Tahun Pajak, kelebihan PPh Pasal 21 dapat dikembalikan oleh Pemberi Kerja kepada Pegawai Tetap bersangkutan hanya sebesar bagian kelebihan pemotongan pajak yang tidak ditanggung pemerintah.
Sebagaimana diketahui, insentif PPh 21 DTP untuk sektor-sektor usaha tertentu ini merupakan menjadi bagian dari paket ekonomi yang telah diumumkan pemerintah pada September 2025 lalu.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, insentif ini diberikan bagi para pekerja bergaji sampai dengan 10 juta di sektor padat karya dan pariwisata guna memastikan kepastian berusahanya terus terjaga di tengah tekanan bisnis.
“Akan dilanjutkan tahun depan, jadi ada kepastian sampai tahun depan,” kata Airlangga seusai rapat terbatas paket stimulus ekonomi dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/9/2025).
Untuk para pekerja di sektor padat karya, seperti tekstil, alas kaki, pakaian jadi, kulit, barang dari kulit, dan furnitur yang bergaji sampai dengan Rp 10 juta, telah menerima insentif PPh DTP 100% sejak terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 10 Tahun 2025 pada 4 Februari 2025.
Pada 2026, mereka akan mendapatkan kembali insentif pajak tersebut dengan target penerima mencapai 1,7 juta pekerja. Alokasi anggarannya pada tahun depan senilai Rp 800 miliar.
“Yang gajinya sampai Rp10 juta itu ditanggung pemerintah, ini targetnya adalah 1,7 juta pekerja dan alokasi tahun ini sudah disediakan Rp800 miliar. Jadi ini pun akan dilanjutkan tahun depan,” tegas Airlangga.
Sementara itu, bagi para pekerja di sektor terkait pariwisata, seperti hotel, restoran, dan alas kaki atau horeka mulai menerima insentif itu pada kuartal IV-2025. Targetnya terhadap 552 ribu pekerja dengan anggaran Rp 480 miliar pada 2026 dan 2025 senilai Rp 120 miliar karena 100% PPh 21 DTP nya selama 3 bulan.
“Jadi ada kepastian sampai tahun depan PPh pekerja sektor horeka ini masih ditanggung pemerintah dengan estimasi anggarannya Rp 480 miliar dengan gaji di bawah Rp10 juta,” tutur Airlangga.
Dengan begitu, pada tahun depan, setidaknya akan terdapat 2,22 juta pekerja di sektor padat karya dan yang terkait pariwisata akan mendapatkan insentif pajak dengan total anggaran mencapai Rp 1,28 triliun.
“Dan benefitnya mereka bisa memanfaatkan angka Rp 60 ribu sampai Rp 400 ribu tambahan ke orang per orang, sehingga kita berharap bahwa ini daya beli bisa terjaga juga,” ungkap Airlangga.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi bersepakat mengamankan pasokan mineral penting dan tanah jarang melalui penambangan dan pemrosesan. Trump-Takaichi menandatangani kesepakatan itu seusai pertemuan keduanya di Tokyo yang membahas sejumlah isu seputar perdagangan dan keamanan hari ini.
Selengkapnya dalam program Evening Up CNBC Indonesia, Selasa (28/10/2025).