Category: Bisnis.com

  • Fitur Live TikTok Sudah Aktif Lagi

    Fitur Live TikTok Sudah Aktif Lagi

    Bisnis.com, JAKARTA – Fitur live TikTok sudah mulai digunakan dan sejumlah akun sudah tampak live berjualan secara normal.

    Berdasarkan pantauan Bisnis, beberapa akun sudah kembali live di media sosial TikTok sore ini.

    Mereka mulai bisa berjualan atau berinteraksi dengan followernya seperti biasa.

    Penonton live Tiktok tersebutpun cukup banyak setelah beberapa hari vakum.

    Seperti diketahui, live Tiktok sementara dimatikan oleh manajemen TikTok untuk menjaga suasana tetap aman di tengah banyaknya orang yang live saat demo beberapa waktu lalu.

    Juru bicara Tiktok sebelumnya mengatakan langkah mematikan fitur live untuk pengamanan tambahan menjaha TikTok tetap menjadi ruang yang aman dan beradab.

    “Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia, kami mengambil langkah-langkah pengamanan tambahan untuk menjaga TikTok tetap menjadi ruang yang aman dan beradab. Sebagai bagian dari langkah ini, kami secara sukarela menangguhkan fitur TikTok LIVE selama beberapa hari ke depan di Indonesia. Kami juga terus menghapus konten yang melanggar Panduan Komunitas dan memantau situasi yang ada.” demikian pernyataan mereka.

  • Xiaomi Recall Produk Power Bank 20000mAh Imbas Cacat Bahan Baku dan Risiko Terbakar

    Xiaomi Recall Produk Power Bank 20000mAh Imbas Cacat Bahan Baku dan Risiko Terbakar

    Bisnis.com, JAKARTA — Xiaomi mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap salah satu produknya, yakni Xiaomi 33W Power Bank 20000mAh (Integrated Cable) dengan model PB2030MI yang diproduksi pada batch Agustus dan September 2024.

    Langkah tersebut dilakukan setelah perusahaan menemukan adanya potensi gangguan fungsi akibat bahan baku tertentu dari pemasok. 

    Gangguan tersebut berisiko menyebabkan baterai menjadi panas berlebih hingga berpotensi menimbulkan kebakaran.

    “Karena dapat mengakibatkan baterai mengalami panas berlebih serta dapat menimbulkan risiko kebakaran,” tulis Xiaomi dalam pengumuman resmi dikutip pada Selasa (2/9/2025), 

    Meski insiden yang dilaporkan relatif sedikit, perusahaan menegaskan recall ini dilakukan untuk memastikan standar kualitas dan keamanan produk tetap terjaga.

    Xiaomi juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dialami konsumen. 

    “Xiaomi tetap berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan produk yang aman, andal, dan berkualitas tinggi kepada para pengguna di seluruh dunia,” tulis Xiaomi. 

    Lebih lanjut, Xiaomi meminta pengguna produk tersebut untuk mengikuti langkah-langkah proses recall yang telah disediakan.

    Adapun Xiaomi dalam jalur mengalahkan iPhone dan Samsung. Perangkat ini dikatakan berpeluang diluncurkan paling banter pada September 2025.

    Mengutip T3.com pada Selasa (15/7/2025), perangkat ini diberi label internal Q200 dengan nama kode Pandora. Fitur ini disebut merupakan tambahan baru dalam lini produk Xiaomi dan akan mengusung desain layar ganda (dual screen design).

    Detail ponsel baru ini ditemukan dalam kode HyperOS yang menunjukkan perangkat tersebut sudah dalam tahap pengembangan lanjutan. Ha tersebut juga dipandang memperkuat dugaan bahwa peluncurannya bisa terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan.

    Informasi tambahan juga datang dari Digital Chat Station, yang menggambarkan perangkat ini memiliki layar sekunder penuh berukuran besar dengan orientasi horizontal. Sementara itu, sumber lain menyebut kehadiran kamera telefoto periskop sebagai fitur standar ponsel kelas atas Xiaomi.

  • IDC Soroti 4 Tantangan Besar Adopsi Gen AI: Regulasi hingga Manajemen Multicloud

    IDC Soroti 4 Tantangan Besar Adopsi Gen AI: Regulasi hingga Manajemen Multicloud

    Bisnis.com, JAKARTA — Korporasi di Asia Pasifik, termasuk Indonesia, menghadapi setumpuk kesulitan saat beralih dalam implementasi teknologi generatif AI dari tahap eksperimen ke tahap eksekusi. 

    Dalam laporan terbaru berjudul “The Edge Evolution: Powering Success from Core to Edge,” terungkap bahwa hampir separuh dari perusahaan di wilayah ini mengalami kesulitan dalam pengelolaan multi cloud yang kompleks, sebagai salah satu bagian pemanfaatan Gen AI.

    Sebanyak 49% perusahaan dari perusahaan yang disurvey mengalami kesulitan mengelola lingkungan multicloud karena inkonsistensi pada alat, fragmentasi manajemen data, dan tantangan dalam menjaga sistem tetap mutakhir pada berbagai platform.

    IDC juga menemukan 50% dari organisasi teratas di Asia Pasifik menghadapi kesulitan pemanfaatan Gen AI karena regulasi yang berbeda-beda dan standar kepatuhan yang terus berkembang, sehingga menyulitkan mereka beradaptasi dengan kondisi pasar dan mendorong inovasi AI. 

    Ketiga, hambatan pemanfaatan Gen AI di korporasi adalah kenaikan biaya. Dalam hal ini, 24% organisasi mengidentifikasi kenaikan biaya cloud yang tidak terduga sebagai tantangan utama dalam strategi GenAI perusahaan.

    Keempat, hambatan performa. Model cloud hub-and-spoke konvensional menimbulkan latensi yang melemahkan performa aplikasi AI real time, sehingga tidak sesuai untuk beban kerja GenAI pada skala produksi.

    Ilustrasi AI

    Research Director di IDC Asia Pasifik Daphne Chung menjelaskan GenAI beralih dari tahap eksperimen menuju penerapan di seluruh perusahaan. Akibatnya, berbagai organisasi meninjau kembali bagaimana dan dimana infrastruktur mereka beroperasi. 

    “Strategi edge tidak lagi bersifat teoritis – strategi ini diterapkan secara aktif untuk memenuhi tuntutan dunia nyata akan kecerdasan, kepatuhan, dan skala,” kata Chung dalam keterangan resmi yang dikutip Bisnis, Selasa (2/9/2025).

    Maraknya perusahaan yang mulai menerapkan Gen AI karena mereka berusaha menangkap potensi dari teknologi ini. 

    Diperkirakan pertumbuhan tahunan gabungan (compound annual growth/CAGR) Gen AI sebesar 17% hingga 2028, dengan total belanja yang diproyeksikan mencapai US$29 miliar pada tahun 2028.

    Selain itu, IDC memperkirakan pada 2027 sebanyak 80% CIO akan beralih dari penyedia cloud ke layanan edge untuk memenuhi tuntutan performa dan kepatuhan dari inferensi AI. Pergeseran ini menandai apa yang dalam riset tersebut disebut sebagai ‘Evolusi Edge.

    Hasil penelitian tersebut juga menguraikan bagaimana sistem yang terhubung dengan cloud publik menggabungkan adaptabilitas dan skalabilitas cloud publik dengan kedekatan dan performa komputasi edge, sehingga memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan dunia bisnis untuk berkembang di masa depan yang berbasis AI.

    Seiring beralihnya AI generatif dari tahap eksperimen ke tahap eksekusi, perusahaan-perusahaan di APAC mulai menghadapi keterbatasan infrastruktur lawas yang digunakan. 

    Saat ini, 31% organisasi yang disurvei di kawasan tersebut telah menerapkan aplikasi GenAI pada tahap produksi. Sementara itu, 64% organisasi masih berada pada tahap uji coba atau pilot. 

    Perusahaan yang disurvei disebut masih menguji Gen AI, baik untuk skenario penggunaan guna memenuhi kebutuhan pelanggan maupun internal. 

    Senior Vice President Sales dan Managing Director Asia Pasifik di Akamai Technologies Parimal Pandya mengatakan hasil penelitian IDC ini mengungkap bagaimana bisnis di Asia Pasifik mengadopsi infrastruktur berbasis edge yang lebih terdistribusi untuk memenuhi kebutuhan performa, keamanan, dan biaya beban kerja AI modern. 

    “AI hanyalah sekuat infrastruktur yang dijalankan,” kata Parimal.

  • Dampak Demo, Renovasi Dua Jembatan di Jakarta Sampai Rp19 Miliar

    Dampak Demo, Renovasi Dua Jembatan di Jakarta Sampai Rp19 Miliar

    Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi Jakarta membutuhkan tambahan biaya sebesar Rp19 miliar untuk memperbaiki 2 jembatan penyebrangan orang (JPO) yang telah dirusak demonstran beberapa waktu lalu.

    Gubernur Jakarta Pramono Anung menilai bahwa kedua JPO tersebut rusak berat dan akan diperbaiki total pemerintah provinsi Jakarta dengan biaya mencapai Rp19 miliar. Pramono menjelaskan kedua JPO tersebut ada di depan Polda Metro Jaya dan Senen Jakarta Pusat. 

    “Biaya secara total kerugian yang kemarin saya sampaikan Rp55 miliar, termasuk dua JPO tadi, sekarang menjadi sekitaran Rp80 miliar,” tutur Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (2/9/2025).

    Dia mengatakan mahalnya anggaran yang dibutuhkan itu tidak hanya untuk bangun JPO saja, tetapi juga lift yang ada di kedua JPO tersebut.

    Pramono berharap pemerintah pusat mau turun gunung dan membantu biaya semua perbaikan fasilitas umum di wilayah Jakarta

    “Dalam kesempatan ini saya juga meminta bantuan kepada Kementerian PU apabila beliau berkenaan untuk yang JPO di Senen dan juga JPU di Polda untuk dibantu oleh pemerintah pusat,” katanya.

    Pramono juga menjelaskan bahwa tidak hanya JPO saja yang menjadi korban dari amukan demonstran beberapa hari lalu, tetapi juga sejumlah lampu lalu lintas juga sempat dirusak.

    Menurut Pramono, total ada 18 lampu lalu lintas yang rusak selama demo sepekan kemarin di sejumlah jalan di Jakarta.

    “Dari 18 traffic light itu, 17 sudah diperbaiki sementara satu lagi masih proses yang ada di Slipi,” ujarnya

  • Kompolnas Ungkap Hasil Gelar Perkara Kasus Kematian Ojol Affan yang Dilindas Mobil Brimob

    Kompolnas Ungkap Hasil Gelar Perkara Kasus Kematian Ojol Affan yang Dilindas Mobil Brimob

    Bisnis.com, JAKARTA — Dua pengawas eksternal menyampaikan kesimpulan dalam gelar perkara kasus kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan yang dilindas mobil Brimob berpotensi melanggar etik dan pidana. 

    Dua pengawas eksternal itu yakni Kompolnas dan Komnas HAM. Keduanya, bertugas untuk mengawasi proses pengusutan anggota Brimob yang melindas Affan.

    Komisioner Kompolnas, Choirul Anam mengatakan dalam gelar perkara itu juga melibatkan Itwasum Polri, Divpropam Polri dan Bareskrim Polri.

    Mulanya, pihak eksternal maupun internal Polri membahas soal kerangka persiapan etik. Menurut Anam, anggota Brimob yang masuk dalam pelanggaran kategori berat yakni Kompol Kosmas dan Bripka Rohmat berpotensi di sanksi PTDH alias dipecat Polri.

    “Memang tadi suasananya adalah mengarah potensial untuk dituntut pada PTDH atau bahasa paling gampang pemecatan itu pertama,” ujar Anam di Divpropam Polri, Selasa (2/9/2025).

    Dia menambahkan, selanjutnya gelar perkara juga memutuskan untuk melimpahkan kasus ini ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk diproses pidana.

    Menurutnya, penyidik Bareskrim Polri telah menyiapkan tim manajemen pemidanaan untuk memproses pidana anggota Brimob tersebut.

    “Jadi ada dua hal penting, satu dalam konteks rangka etik potensi besarnya adalah sampai level pemecatan dan sampai pemidanaan tadi memang disimpulkan ada potensi pidana. Sehingga dua skema ini berjalan beriringan, jadi tidak saling tunggu,” imbuhnya.

    Adapun, Pasal etik yang dipersangkakan untuk Kompol Kosmas dan Bripka Rohmat yaitu Pasal 13 UU Polri. Pada intinya, pasal itu memuat soal tugas pokok kepolisian.

    “Jadi memang tone-nya adalah melihat memang ruang publik, terus bagaimana anggota kepolisian bekerja untuk itu. Tapi ini masih dugaan karena kan sidang etiknya masih besok,” pungkasnya.

    Di lain sisi, Komisioner Pemantauan Komnas HAM Saurlin P. Siagian mengatakan pihaknya berkesimpulan adanya pelanggaran tersebut setelah melakukan gelar perkara di Divpropam Polri.

    “Yang pasti ada pelanggaran HAM,” ujar Saurlin.

  • Seskab Teddy dan Menteri PU Bahas Perbaikan Fasilitas Umum Rusak Dampak Aksi Anarkis

    Seskab Teddy dan Menteri PU Bahas Perbaikan Fasilitas Umum Rusak Dampak Aksi Anarkis

    Bisnis.com, JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menggelar pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, beserta Sekjen dan Dirjen Kementerian PU, di Gedung Sekretariat Kabinet RI pada Senin (1/9/2025) malam.

    Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram @sekretariat.kabinet pada Selasa (2/9/2025).

    Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan percepatan pemulihan fasilitas umum pasca kerusakan akibat aksi anarkis dalam demonstrasi yang terjadi pada pekan lalu di sejumlah kota.

    “Sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo, pertemuan ini diadakan untuk membahas kemajuan dan progres terkait perbaikan beberapa fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat adanya beberapa aksi anarkis dalam demonstrasi di minggu kemarin,” tulis akun @sekretariat.kabinet.

    Presiden Ke-8 RI itu, kata Teddy, secara tegas menginstruksikan agar seluruh fasilitas publik yang rusak segera diperbaiki dan difungsikan kembali.

    Hal ini demi memastikan masyarakat dapat kembali menggunakan sarana publik dengan normal, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi berjalan lancar.

    Dia melanjutkan bahwa Pemerintah menargetkan proses perbaikan berjalan cepat dan terkoordinasi, dengan melibatkan kementerian terkait serta pemerintah daerah.

    “Presiden Prabowo memberikan instruksi agar seluruh fasilitas umum yang mengalami kerusakan beberapa kota di Indonesia untuk diperbaiki secepat mungkin, sehingga dapat segera digunakan kembali oleh masyarakat, dan aktivitas bisa kembali berjalan lancar,” pungkas Teddy.

  • Komnas HAM Sebut Ada Pelanggaran HAM di Kasus Kematian Ojol Affan Kurniawan

    Komnas HAM Sebut Ada Pelanggaran HAM di Kasus Kematian Ojol Affan Kurniawan

    Bisnis.com, JAKARTA — Komnas HAM menemukan pelanggaran HAM dalam kasus kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan yang dilindas mobil Brimob di Jakarta.

    Komisioner Pemantauan Komnas HAM Saurlin P. Siagian mengatakan pihaknya berkesimpulan adanya pelanggaran tersebut setelah melakukan gelar perkara di Divpropam Polri. Hanya saja, dia belum menyimpulkan pelanggaran HAM itu termasuk ke kategori berat atau ringan.

    “Yang pasti ada pelanggaran HAM,” ujar Saurlin di Divpropam Polri, Selasa (2/9/2025).

    Dia menambahkan, dalam gelar perkara itu telah disimpulkan bahwa perbuatan anggota terduga pelanggar berat yakni Kompol Kosmas dan Kompol Rohmat berpotensi melanggar etik dan pidana.

    Dengan demikian, hasil gelar perkara yang dilakukan etik oleh Propam Polri ini bakal dilimpahkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) untuk ditindak lebih lanjut.

    “Tadi disimpulkan bahwa ada dugaan tindak pidana dan juga pelanggaran etik dan akan dilimpahkan ke Bareskrim Polri,” imbuhnya.

    Di samping itu, Saurlin menegaskan bahwa pihaknya bertugas untuk melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap proses pengusutan peristiwa yang menewaskan Affan ini.

    “Komnas HAM akan terus melakukan fungsinya untuk melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap proses ini untuk memastikan suatu proses yang berkeadilan dan juga patut,” pungkasnya.

  • Serikat Ojol Tegaskan Orang yang Temui Wapres Gibran Bukan Anggotanya

    Serikat Ojol Tegaskan Orang yang Temui Wapres Gibran Bukan Anggotanya

    Bisnis.com, JAKARTA — Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAl) menegaskan pengemudi ojek online yang diundang Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bukan anggotanya.

    Ketua SPAI, Lily Pujiati mengatakan bahwa dirinya hanya mengenal dua pengemudi ojek online (ojol) yang mengenakan jaket Maxim dalam unggahan video Setwapres RI itu.

    “Bukan anggota SPAI mereka mewakili individu. Kenal 2 orang Maxim kalau yang lain tidak kenal,” ujar Lily saat dihubungi, Selasa (2/9/2025).

    Dia menambahkan, SPAI juga tidak mengetahui informasi secara lengkap dalam pertemuan yang antara Gibran dengan sejumlah perwakilan ojol tersebut. Di samping itu, dia juga menduga bahwa undangan Gibran terhadap pengemudi ojol itu bersifat seremonial.

    “Ga ada [diberitahu pembicaraannya]. Seperti hanya, mereka dan Tuhan yang tau. Bahkan bahasa yang dipakai juga bahasa planet,” imbuhnya.

    Namun demikian, Lily mengaku sempat berkomunikasi dengan salah satu pengemudi ojol berjaket Maxim yang diundang ke istana Wapres. Perwakilan ojol itu, kata Lily, sempat mengusulkan agar pengemudi ojol bisa mendapatkan juga BPJS Ketenagakerjaan.

    “Kalau yang dari Maxim sepertinya soal BPJS,” pungkasnya.

    Dalam catatan Bisnis, pertemuan ojol dan Gibran berlangsung di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Minggu (31/08/2025). 

    Dalam pertemuan ini, Wapres Ke-14 RI itu dan para perwakilan pengemudi Ojol dari Gojek, Grab, Maxim, dan inDrive tersebut membahas perkembangan situasi terkini pasca musibah yang menimpa salah seorang pengemudi Ojol, Affan Kurniawan.

    Salah seorang perwakilan pengemudi dari Gojek, Rahman, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para driver ojol untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Wapres.

    Lebih lanjut, Rahman menyampaikan bahwa para pengemudi Ojol mengharapkan pemerintah bergerak cepat untuk mengatasi dinamika yang terjadi di tanah air, khususnya gelombang aksi unjuk rasa di berbagai daerah.

    “Dan juga kita minta kepada pihak pemerintah untuk lebih cepat, untuk mengkondisikan kejadian-kejadian dan keadaan hari ini. Karena terus terang, dengan [adanya unjuk rasa] beberapa hari ini kami teman-teman ojek online terganggu dalam mata pencaharian. Jumlah penumpang menurun, rasa was-was,” ujar Rahman.

  • iPhone 17 Dirumorkan Tanpa Slot SIM Fisik, Apple Bakal Transisi eSIM Total?

    iPhone 17 Dirumorkan Tanpa Slot SIM Fisik, Apple Bakal Transisi eSIM Total?

    Bisnis.com, JAKARTA — Menjelang peluncuran iPhone 17 pada 9 September 2025, sejumlah rumor kencang berhembus. Salah satunya Apple diduga akan menghilangkan slot kartu SIM fisik pada seluruh lini iPhone 17 khusus pasar Uni Eropa, membuat eSIM menjadi satu-satunya opsi konektivitas seluler.

    Dilansir dari GSMArena, Selasa (2/9/2025) sumber anonim yang familiar dengan persoalan ini menyebut Apple telah meminta seluruh karyawan reseller resmi di Eropa mengikuti pelatihan aktivasi eSIM yang wajib rampung sebelum 5 September, atau hanya empat hari sebelum event peluncuran global digelar.

    Materi pelatihan tersebut bahkan tercantum di aplikasi resmi internal Apple yakni SEED, yang selama ini digunakan sebagai standar pelatihan di Apple Store maupun reseller resmi di berbagai negara.

    Langkah ini menandai perluasan strategi yang sebelumnya sudah diterapkan Apple di Amerika Serikat sejak era iPhone 14, di mana semua model sudah tidak lagi memiliki slot SIM fisik dan sepenuhnya mengandalkan eSIM.

    Jika rumor ini benar, Eropa bakal menjadi kawasan kedua yang turut menerima perubahan signifikan pada perangkat iPhone setelah Amerika Serikat, dan dimungkinkan akan disusul oleh pasar global lain, meski beberapa pasar besar seperti China—yang masih menuntut dukungan dual SIM fisik—kemungkinan tetap mendapat pengecualian.

    Khusus varian iPhone 17 Air yang digadang-gadang tampil super tipis, rumor hilangnya slot SIM fisik memang makin kuat muncul, mengingat keterbatasan ruang desain pada bodinya yang sangat ramping. Namun kini, potensi absennya slot SIM diprediksi bakal berlaku untuk seluruh lini iPhone 17.

    Langkah ini membuat konsumen wajib memastikan operator seluler mereka sudah mendukung layanan eSIM demi kemudahan aktivasi dan migrasi ke perangkat baru. Sementara itu, Apple dan reseller siap memberikan panduan penuh terkait proses aktivasi eSIM sebagai pengganti kartu SIM konvensional.

    Taktik berani Apple ini diprediksi mempercepat revolusi layanan seluler digital di era smartphone modern, sekaligus menandai berakhirnya era kartu SIM fisik yang selama puluhan tahun menjadi standar industri ponsel.

  • Polisi Jemput dan Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Delpedro Marhaen, Ini Kronologisnya

    Polisi Jemput dan Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Delpedro Marhaen, Ini Kronologisnya

    Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya akhirnya angkat bicara terkait aksi jemput paksa terhadap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi menjelaskan penangkapan itu dilakukan karena Delpedro Marhaen diduga telah melakukan provokasi agar pelajar dan anak-anak remaja mengikuti aksi beberapa hari terakhir melalui media sosial dan pesan instan.

    “Ditangkap atas dugaan ajakan hasutan provokatif dengan melibatkan pelajar dan anak berusia di bawah 18 tahun,” tuturnya di Jakarta, Selasa (2/9).

    Atas perbuatannya, Ade menyebut bahwa Delpedro Marhaen diduga melanggar Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 45A ayat (3) jo Pasal 28 ayat 3 Undang-Undang Nomor 1 tahun 2024 tentang ITE.

    “Ditambah Pasal 76 huruf H jo Pasal 15 jo Pasal 87 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,” katanya.

    Dia menjelaskan bahwa Delpedro Marhaen saat ini masih diperiksa intensif oleh tim penyidik Polda Metro Jaya untuk perkuat alat bukti yang memberatkan.

    “Jadi mohon waktu saat ini tim penyidik masih melakukan pendalaman ya,” ujarnya.