Category: Bisnis.com Nasional

  • Apresiasi Satgas PKH, Prabowo: Negara Selamatkan Rp6,62 Triliun dari Korupsi

    Apresiasi Satgas PKH, Prabowo: Negara Selamatkan Rp6,62 Triliun dari Korupsi

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) atas keberhasilan menyelamatkan uang negara sebesar Rp6,62 triliun dari hasil penyitaan lahan dan tindak pidana korupsi. 

    Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato usai menyaksikan Penyerahan Uang Rp6,62 Triliun di Gedung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

    Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung kondisi saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi bencana di sejumlah daerah, seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

    “Tak lupa kesulitan berbagai saudara kita di daerah Aceh, Sumbar, Sumut yang mengalami berbagai musibah. Kita selalu berdoa diberi kebaikan dan kemudahan oleh Yang Maha Kuasa,” ujar Prabowo.

    Lebih lanjut, dia turut mengenang para petugas yang bekerja di wilayah bencana dalam waktu lama, bahkan hingga mengorbankan nyawa.

    “Kita juga ingat rekan-rekan kita yang bekerja keras di daerah bencana, sudah berapa puluh hari tanpa istirahat. Ada juga yang kehilangan nyawanya,” katanya.

    Prabowo menyebut penyerahan uang hasil penyitaan tersebut sebagai sebuah kehormatan baginya, sekaligus bukti kerja nyata Satgas PKH yang dibentuk pada 21 Januari 2025.

    “Hari ini adalah suatu kehormatan bagi saya diundang untuk menyaksikan hasil penyelamatan dan denda administratif sebesar Rp6,62 triliun lebih dari hasil kerja keras Satgas Penertiban Kawasan Hutan yang telah saya bentuk pada tanggal 21 Januari 2025,” ujarnya. 

    Dia menjelaskan Satgas PKH dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 dan melibatkan berbagai kementerian serta lembaga.

    “Saya sampaikan terima kasih, penghargaan saya sebesar-besarnya dari semua kementerian dan lembaga yang telah mendukung kegiatan daripada Satgas PKH itu sendiri yang terdiri dari unsur Kejaksaan Agung, kepolisian, tentara, kehutanan, BPKP, dan lembaga-lembaga lain,” ucapnya.

    Presiden Ke-8 RI itu juga mengungkapkan beratnya tantangan yang dihadapi Satgas PKH di lapangan, termasuk upaya perlawanan dan penghambatan proses hukum.

    “Saudara-saudara telah bekerja keras dengan sangat sulit di medan-medan yang sulit. Harus verifikasi 4 juta hektare, tidak sedikit luas lahan, jumlah korporasi-korporasi yang melanggar, upaya-upaya koperasi untuk menghambat verifikasi, menghambat investigasi,” kata Prabowo. 

    Kepala negara pun menegaskan bahwa perlawanan terhadap aparat negara kerap terjadi dan tidak selalu terlihat oleh publik.

    “Kita mengerti, kita paham, rakyat dihasut preman-preman, dibayar untuk menantang, melawan petugas. Ini tidak terlihat oleh media, oleh kamera, oleh influencer, oleh vlogger, tapi saudara bekerja terus,” tegas Prabowo.

  • Duka Bencana, Gereja Tertua di Banda Aceh Rayakan Natal Secara Sederhana

    Duka Bencana, Gereja Tertua di Banda Aceh Rayakan Natal Secara Sederhana

    Bisnis.com, BANDA ACEH, Aceh – Gereja Hati Kudus Yesus, satu-satunya Gereja Katolik di Banda Aceh yang terletak tak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman memutuskan untuk menggelar perayaan Natal 2025 secara sederhana sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

    Pastor Gereja Hati Kudus Yesus Budi Alen Ratag mengatakan perayaan Natal tahun ini akan tetap dilakukan seturut tata liturgi. Namun, seremoni perayaan kelahiran Yesus Kristus itu dibuat sederhana.

    “Perayaan Natal ini dilaksanakan setiap tahun. Tahun ini kami di Banda Aceh mempercayakan umat untuk mengatur itu. Walaupun acara ini besar secara liturgis, tetapi untuk seremonialnya diputuskan dibuat secara sederhana,” ujar Pastor Budi Alen Ratag kepada Bisnis di Banda Aceh, Rabu (24/12/2025).

    Pastor Budi Alen mengatakan perayaan Natal menjadi momentum refleksi iman sekaligus solidaritas sosial umat Katolik di Banda Aceh.

    Menurut dia, Gereja tidak hanya memusatkan perhatian pada perayaan ibadah, tetapi juga mendorong keterlibatan umat dalam aksi kemanusiaan melalui penggalangan dana bagi korban bencana alam yang terjadi di berbagai daerah.

    Dia pun bersyukur atas sikap rendah hati para jemaat dalam merayakan Natal tahun ini.

    Pastor Budi Alen menekankan kesederhanaan tak akan mengurangi makna Natal. Dia menyebut liturgi tetap dilaksanakan secara meriah sebagaimana layaknya perayaan hari raya besar Gerejawi, namun nuansa kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi penekanan utama dalam perayaan tahun ini.

    Adapun tema Natal yang diangkat Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Banda Aceh tahun ini adalah “Allah yang Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga.” Tema tersebut merupakan tema umum yang ditetapkan oleh Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) dengan penambahan konteks lokal dari Keuskupan Agung Medan.

    “Di lingkup Keuskupan Agung Medan menambahkan pada Keluarga dan Sesama Yang Terkena Bencana Alam,” jelas Pastor Budi.

    Adapun Misa Malam Natal di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Banda Aceh dilaksanakan pada Rabu (24/12/2025) malam pukul 19.00 WIB dengan durasi sekitar dua jam. Sementara perayaan Misa Hari Natal akan digelar keesokan harinya, Kamis (25/12/2025) pada pukul 08.00 WIB.

    Usai perayaan liturgi, Gereja Katolik Hati Kudus Yesus disebut akan tetap mengadakan kegiatan seremonial berupa kebersamaan umat. Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya diisi dengan perjamuan besar, tahun ini hanya disediakan makan dan minum ringan.

    Budi mengatakan Gereja akan memfokuskan kegiatan lanjutan pada penggalangan dana bagi korban bencana alam.

    “Untuk liturgi kami tetap membuatnya secara meriah karena ini perayaan besar. Tapi untuk seremonial, kami lebih menekankan pada penggalangan dana untuk saudara-saudara yang terdampak bencana,” ujar Pastor Budi.

  • Ditertawakan saat Bahas Antek Asing, Prabowo: Saya Tidak Peduli

    Ditertawakan saat Bahas Antek Asing, Prabowo: Saya Tidak Peduli

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengungkap bahwa dirinya kerap ditertawakan ketika berbicara mengenai keberadaan kekuatan asing dan antek-anteknya yang merugikan Indonesia. Kendati demikian, Prabowo menegaskan tidak gentar dan akan terus melawan segala bentuk perampokan kekayaan negara.

    Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pidato usai menyaksikan Penyerahan Uang Rp6,62 triliun Hasil Penyitaan Lahan dan Tindak Pidana Korupsi, di Gedung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

    “Kalau saya bicara kekuatan asing, saya diketawain. Saya tidak peduli. Saya dipilih, saya dilantik oleh rakyat Indonesia. Saya akan mati untuk rakyat Indonesia,” tegas Prabowo di hadapan jajaran Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

    Dalam kesempatan itu, Kepala negara menyebut nilai Rp6,6 triliun yang berhasil diselamatkan negara merupakan “baru ujung” dari kerugian besar yang dialami Indonesia akibat penyimpangan, pelanggaran hukum, dan praktik korupsi yang telah berlangsung selama belasan hingga puluhan tahun.

    Dia menyoroti perilaku korporasi yang dianggap menganut paham “serakah-nomik”, yang meremehkan negara dan menganggap pejabat bisa dibeli serta disogok.

    “Mereka menganggap sepele pemerintah Republik Indonesia, menganggap pejabat tiap eselon bisa dibeli. Kita buktikan hari ini bahwa kita tidak main-main,” ujarnya.

    “Jika diteliti secara menyeluruh, potensi denda yang seharusnya dibayarkan korporasi pelanggar bisa mencapai ratusan triliun rupiah,” pungkas Prabowo.

    Menurut pantauan Bisnis, orang nomor satu di Indonesia itu tiba dengan didampingi oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.

    Mengenakan safari berwarna coklat, Kepala negara pun melihat penampakan tumpukan uang tunai bernilai triliunan rupiah tersusun rapi dan memenuhi area Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI, Rabu (24/12/2025).

    Penampakan ini menjadi simbol hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan Kejaksaan RI dalam menguasai kembali kawasan hutan serta menyelamatkan keuangan negara.

    Uang pecahan berwarna merah muda itu dipajang dalam balutan plastik transparan, ditumpuk tinggi membentuk dinding di sekitar ruangan. Di bagian tengah, sebuah papan informasi berbingkai emas menampilkan angka fantastis, yaitu Rp6,6 triliun atau tepatnya Rp6.625.294.190.469,74, yang mencerminkan total dana hasil penegakan hukum kehutanan dan tindak pidana korupsi.

    Penyerahan tersebut dilakukan dalam agenda Penyerahan Laporan Capaian Penguasaan Kembali 4 Juta Hektare Kawasan Hutan, yang digelar di Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI, Rabu (24/12/2025).

  • Ratas di Hambalang, Prabowo Bahas Kampung Haji hingga Percepatan Pemulihan Sumatra

    Ratas di Hambalang, Prabowo Bahas Kampung Haji hingga Percepatan Pemulihan Sumatra

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah menteri kabinet Merah Putih dalam pertemuan yang digelar di kediaman pribadinya Hambalang, Bogor, pada Selasa (23/12/2025).

    Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis nasional yang menjadi perhatian pemerintah.

    Dia menyampaikan bahwa salah satu agenda yang dibahas adalah perkembangan pembangunan Kampung Haji yang telah disepakati oleh Pemerintah Arab Saudi.

    “Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Jemaah Haji Indonesia akan memiliki tempat sendiri selama melaksanakan Ibadah Haji,” ujarnya Teddy lewat keterangan tertulisnya, Rabu (24/12/2025).

    Selain itu, pertemuan juga membahas ketersediaan dan distribusi pasokan LPG dan BBM di tiga provinsi terdampak di Sumatra.

    Menurut Teddy, pemerintah turut memastikan kesiapan pasokan energi nasional selama periode Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

    Pertemuan di Hambalang ini menunjukkan kepemimpinan Presiden Prabowo yang aktif, responsif, dan fokus pada solusi konkret mulai dari pelayanan ibadah umat, ketahanan energi nasional, hingga pemulihan wilayah terdampak bencana demi kesejahteraan rakyat.

    Teddy juga menjelaskan bahwa agenda strategis lainnya yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pemulihan keadaan di tiga provinsi di Sumatra. Dalam hal ini, Presiden Prabowo memberikan arahan agar proses pemulihan dapat berjalan cepat dan terkoordinasi.

    “Presiden menginstruksikan BUMN dan Kementerian PU menyelesaikan pembangunan rumah hunian sementara secepat mungkin seiring dengan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak,” tulis Teddy.

  • GP Ansor Kerahkan 10 Ribu Banser Amankan Perayaan Nataru

    GP Ansor Kerahkan 10 Ribu Banser Amankan Perayaan Nataru

    Bisnis.com, JAKARTA — Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menurunkan sebanyak 10.000 Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menyatakan pengamanan Nataru merupakan bagian dari mandat historis Banser dalam menjaga harmoni bangsa. Menurutnya, nilai pengorbanan Riyanto, kader Banser yang gugur saat peristiwa bom Natal 2000 bukan sekadar kenangan, melainkan amanah yang terus dijaga.

    “Selama Indonesia berdiri, tugas Banser adalah menjaga negeri ini. Riyanto telah menunjukkan bahwa menjaga toleransi adalah bentuk pengabdian tertinggi kepada bangsa,” ujar Addin saat Apel Kebangsaan 10.000 Banser yang dirangkaikan dengan penganugerahan Riyanto Award di Cirebon, dikutip dari Antara, Selasa (3/12/2025).

    Selain pengamanan Nataru, Addin menyebut Banser juga disiagakan untuk menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem melalui aktivasi satuan Banser Tanggap Bencana (Bagana) di berbagai daerah.

    Menurutnya, pengabdian Banser tidak terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pelayanan publik.

    “Banser hadir untuk menjaga harmoni beragama, bernegara, dan kemanusiaan. Harmoni bangsaku, lestari alamku,” katanya.

    Addin menegaskan Banser akan terus menjaga harmoni beragama dan bernegara. Setiap upaya yang merusak harmoni tersebut, lanjutnya, akan berhadapan dengan negara bersama Polri dan TNI.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menilai pengamanan Nataru tahun ini menghadapi tantangan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    Selain potensi gangguan keamanan, faktor cuaca ekstrem dan kemungkinan bencana alam turut menjadi perhatian.

    “Situasi pengamanan Nataru kali ini menghadapi tantangan yang berbeda. Ada potensi cuaca ekstrem dan bencana di sejumlah wilayah, sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan bersama,” ujarnya.

    Kapolri mengapresiasi langkah GP Ansor yang menurunkan 10.000 kader Banser untuk terlibat langsung dalam pengamanan dan pelayanan masyarakat selama periode Nataru. Menurutnya, kehadiran Banser menjadi penguat stabilitas sosial sekaligus wujud partisipasi masyarakat sipil dalam menjaga keamanan nasional.

    Dalam konteks tersebut, Sigit juga menekankan kewaspadaan terhadap penyebaran disinformasi serta paham radikalisme dan intoleransi yang berpotensi memanfaatkan momentum keramaian Nataru.

    “Kita tidak boleh lengah terhadap upaya-upaya yang ingin memecah belah persatuan bangsa. Di sinilah peran Banser sebagai penjaga harmoni sosial sangat dibutuhkan,” tegasnya.

    Kapolri turut memberikan penghormatan kepada almarhum Riyanto yang dinilainya menjadi simbol nyata pengorbanan dan toleransi antarumat beragama di Indonesia.

    Sementara itu, Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Dudung Abdurachman mengapresiasi penghargaan kemanusiaan yang diberikan kepada Riyanto.

    “Saya terharu dengan pemberian penghargaan kepada Riyanto. Saya teringat saat menangani konflik di Maluku Utara, di mana masyarakat bisa kembali hidup damai dalam harmoni,” ujarnya.

    Dudung menegaskan kebhinekaan, gotong royong, dan cinta kasih merupakan ciri utama bangsa Indonesia yang harus terus dijaga sebagai nilai luhur kehidupan berbangsa dan bernegara.

  • Pasokan BBM Jadi Kebutuhan Vital Aceh Pascabencana, Ini Alasannya

    Pasokan BBM Jadi Kebutuhan Vital Aceh Pascabencana, Ini Alasannya

    Bisnis.com, JAKARTA — Kelancaran pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dinilai menjadi kebutuhan vital untuk menopang operasional genset pada instalasi darurat di wilayah terdampak bencana Aceh.

    Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka mengatakan pasokan BBM untuk genset bisa menghidupkan layanan vital, seperti sektor kesehatan agar beroperasi di tengah pemulihan pascabencana.

    Menurutnya, kerusakan infrastruktur dan keterbatasan akses membuat penyaluran BBM, khususnya untuk kebutuhan operasional genset, menghadapi tantangan serius.

    “Dalam situasi tersebut, genset darurat menjadi penopang utama operasional berbagai instalasi darurat di wilayah terdampak,” kata Rieke dalam keterangannya, Selasa (23/12/2025).

    Dia menambahkan keberlangsungan operasional instalasi darurat sepenuhnya bergantung pada pasokan BBM yang stabil dan berkelanjutan untuk genset. Tanpa kepastian distribusi, layanan vital berisiko terhenti di tengah kondisi darurat.

    Menurutnya, kebutuhan BBM untuk genset darurat tersebar di sejumlah wilayah Aceh, meliputi Banda Aceh, Sigli, Lhokseumawe, Langsa, Meulaboh, dan Subulussalam. Seluruh titik tersebut membutuhkan penyaluran BBM yang terukur dan berkesinambungan selama pemulihan pascabencana masih berlangsung.

    Sementara itu, Pertamina Patra Niaga mempercepat pemulihan pasokan BBM ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Upaya ini dilakukan melalui skema distribusi darurat, termasuk pemanfaatan pesawat Air Tractor untuk menjangkau wilayah yang akses daratnya masih terbatas.

    Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa distribusi BBM ke Bener Meriah dilakukan secara bertahap dan adaptif mengikuti kondisi lapangan.

    “Skema ini kami jalankan sejak 13 Desember 2025 untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dan operasional penanganan bencana tetap terpenuhi hingga situasi benar-benar membaik,” jelas Fahrougi seperti dikutip dalam laman resmi.

  • Update Bencana Sumatra-Aceh: 1.112 Korban Jiwa, Sejumlah Jembatan Telah Berfungsi

    Update Bencana Sumatra-Aceh: 1.112 Korban Jiwa, Sejumlah Jembatan Telah Berfungsi

    Bisnis.com, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru bencana hidrometeorologi di Sumatra dan Aceh pada Senin (23/12/2025).

    Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan korban jiwa menjadi 1.112 atau bertambah enam jiwa dari hari sebelumnya, hilang menjadi 176 jiwa, dan 498.447 jiwa mengungsi.

    “Ini terus kita dukung kebutuhan makanan dan non pemakamannya sehingga benar-benar saudara-saudara kita yang saat ini masih berada pada titik pengungsian maupun yang sudah kembali ke rumah sementara tinggal di rumah kerabat saudara ini masih terus kita dukung kebutuhan,” katanya dalam konferensi pers secara daring di akun YouTube @BNPB Indonesia.

    Dari data Kementerian Pekerjaan Umum yang dia sampaikan, sejumlah jembatan di Aceh telah berfungsi, yakni jembatan Meureudu, Teupin Mane, Alue Kulus, Rongka, Welhi Lempahan, Lawe Mengkudu.

    Dia menjelaskan jembatan yang dibangun merupakan titik krusial untuk menguburkan antara Bener Meriah dengan Bireuen.

    “Kementerian PU menyampaikan bahwa ini targetnya hampir semua dari titik-titik jalan maupun jembatan ini akan diupayakan selesai tidak lebih dari akhir Desember,” ucapnya.

    Terdapat dua kabupaten/kota di bagian Aceh, Bener Meriah, dan Aceh tengah yang masih sulit diakses kendaraan roda empat, tetapi sudah bisa akses dengan kendaraan roda dua.

    Abdul memaparkan pembangunan jembatan di Sumatra Utara, tepatnya akses darat Tapanuli Raya, Tapanuli Utara ke Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah ke Tapanuli Selatan telah berprogres lebih dari 50%.

    Distribusi logistik bertambah 100 ton sehingga total yang telah disalurkan sebesar 1.326 ton. Abdul menuturkan Aceh disalurkan 22 sorti, Sumatra Barat 1,3 ton, dan Sumatra Utara 1,8 ton.

    Abdul mengemukakan bahwa sampai saat ini pemerintah terus melakukan penyaluran logistik dan menjalankan operasi SAR. Selain itu, pemerintah juga tengah membuka lahan untuk dibangun hunian sementara, serta membangun infrastruktur air bersih.

  • ICW-KontraS Laporkan 43 Anggota Polisi ke KPK atas Dugaan Pemerasan 2022-2025

    ICW-KontraS Laporkan 43 Anggota Polisi ke KPK atas Dugaan Pemerasan 2022-2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) melaporkan 43 anggota polisi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan pemerasan di empat kasus yang berbeda.

    Hal itu disampaikan Kepala Divisi Hukum dan Investigasi, Wanna Alamsyah, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Selasa (23/12/2025).

    “Hari ini ICW dan KontraS dari Koalisi Masyarakat Civil Reformasi Kepolisian resmi melaporkan dugaan pemerasan terhadap 43 anggota kepolisian sejak tahun 2022 hingga tahun 2025,” kata Wanna.

    Wanna menjelaskan terdapat empat kasus yang diduga melibatkan 43 anggota polisi. Pertama kasus pembunuhan, kedua kasus pemerasan acara DWP, ketiga kasus pemerasan di Semarang, keempat kasus pemerasan jual-beli tangan.

    Wanna menyebut kasus yang melibatkan 43 anggota polisi telah diketahui Institusi Polri, di mana sudah berlangsung komisi etik sehingga berharap KPK menelusuri dugaan tersebut.

    Dia menegaskan adanya dugaan pidana di tubuh kepolisian maka akan memperburuk citra aparat penegak hukum untuk kedepannya. Selain itu, Wanna menyampaikan alasan tidak melaporkan ke kepolisian karena dikhawatirkan terjadi kepentingan konflik di internal Polri.

    “Karena bagi kami adalah ketika ada anggota yang ditangani di institusi yang sama, maka potensi konflik kepentingannya itu pasti akan sangat tinggi. Oleh sebab itu kami tidak masuk untuk melaporkan ke Kepolisian karena tadi ada potensi konflik kepentingan yang tinggi sehingga nanti dikhawatirkan penanganan kasusnya juga tidak akan berjalan secara lancar,” ucapnya.

    Di kesempatan yang sama, Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya Saputra mengungkapkan upaya ini bagian dari evaluasi kepada Polri agar dapat membenahi struktural.

    Sedangkan, dia meminta kepada KPK sebagai lembaga independen untuk mengusut dugaan empat perkara tersebut.

    “Supaya ini bisa menjadi salah satu preseden baik dalam konteks penegakan perilaku-perilaku atau konteks-konteks anti korupsi, anti nepotisme dan juga anti kolusi gitu ya serta anti pemerasan,” tandasnya.

  • BMKG Peringatkan Ada Potensi Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Indonesia

    BMKG Peringatkan Ada Potensi Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Indonesia

    Bisnis.com, JAKARTA — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi di Pesisir Selatan Indonesia.

    Berdasarkan siaran pers yang diunggah akun Instagram @infobmkg, lembaga yang mengurusi cuaca ini mengungkap adanya siklon tropis Grant pada 07.00 WIB di Samudra Hindia barat daya Lampung atau 1.000 Km dari Tanjung Karang-Lampung. 

    “Siklon ini merupakan penguatan dari Bibit Siklon Tropis 93S yang pertama kali teridentifikasi di Samudra Hindia selatan Jawa Timur sejak 11 Desember 2025 pukul 07.00 WIB lalu,” tulis BMKG di akun Instagram-nya, Selasa (23/12/2025).

    Dia menambahkan, siklon tropis Grant saat ini berada pada kategori 1 dengan kecepatan angin hingga 65 km per jam. Untungnya, kata BMKG, siklon ini bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sehingga tidak berdampak langsung pada cuaca daratan.

    “Namun demikian, BMKG memperingatkan bahwa siklon tropis Grant bisa memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan tinggi gelombang laut di pesisir selatan Indonesia,” imbuhnya.

    Kemudian, BMKG menjelaskan gelombang laut dari kategori sedang sekitar 1,25 meter hingga 2,5 meter berpotensi di sejumlah seperti; Perairan barat Lampung; Selat Sunda bagian selatan; Perairan selatan Pulau Jawa; dan Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa.

    Adapun, BMKG juga mengemukakan bahwa selama 24 jam ke depan, gelombang laut di lokasi itu bakal menguat menjadi kategori dua dan terus bergerak ke arah barat-barat laut menjauhi Indonesia.

    “BMKG mengimbau pelaku pelayaran dan masyarakat pesisir untuk waspada terhadap perubahan kondisi laut dan terus memantau informasi resmi BMKG,” pungkasnya.

  • Kapolri Tidak Izinkan Pesta Kembang Api saat Puncak Tahun Baru 2026

    Kapolri Tidak Izinkan Pesta Kembang Api saat Puncak Tahun Baru 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan untuk tidak memberikan izin terkait dengan pesta kembang api pada malam puncak tahun baru 2026.

    Sigit menyampaikan alasan penggunaan kembang api tidak direkomendasikan karena saat ini Indonesia tengah berduka akibat bencana banjir yang melanda Sumatra.

    Dengan demikian, Sigit berharap agar masyarakat juga memiliki kondisi kebatinan yang sama dengan korban Sumatra.

    “Yang jelas dari Mabes kita tidak memberikan izin untuk perayaan kembang api yang biasa dilaksanakan di tutup tahun,” ujar Sigit di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (23/12/2025).

    Dia menambahkan, sebaiknya masyarakat bisa merayakan pergantian tahun baru dengan kegiatan yang lebih bermanfaat seperti berdoa untuk korban bencana di Sumatra.

    “Kita imbau kepada masyarakat agar kegiatan-kegiatannya lebih banyak digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat doa untuk Sumatra, doa untuk negeri,” imbuhnya.

    Di samping itu, Sigit menyatakan soal pelaksanaan teknis maupun imbauan terhadap pemberian izin kembang api bakal diserahkan ke Polda jajaran.

    “Ya tentunya secara teknis nanti Polda yang akan menghimbau,” pungkasnya.

    Sebelumnya,  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa perayaan Tahun Baru 2026 di Ibu Kota digelar secara sederhana tanpa pesta kembang api. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati atas duka bencana yang dialami masyarakat di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

    “Saya segera memutuskan, kembang api menurut saya juga nggak perlu ada. Yang pertama, yang paling utama, menyambut tahun baru itu bagaimana? Adalah nggak ada kemeriahan yang berlebihan,” ujar Pramono melalui akun Instagram.

    Menurut dia, perayaan Tahun Baru di Jakarta akan diarahkan pada kegiatan yang lebih bermakna, termasuk menyediakan ruang khusus bagi masyarakat untuk merenung dan berdoa.

    “Yang kedua, pasti nanti akan ada tempat secara khusus untuk kita merenung berdoa. Terutama berkaitan dengan peristiwa yang terjadi di Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara,” kata Pramono.