Category: Bisnis.com Nasional

  • Biro Pers Istana Kembalikan ID Peliputan Jurnalis CNN yang Sempat Ditahan

    Biro Pers Istana Kembalikan ID Peliputan Jurnalis CNN yang Sempat Ditahan

    Bisnis.com, JAKARTA — Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden (Setpres) Yusuf Permana memastikan pengembalian ID peliputan jurnalis CNN Diana Valencia yang sempat ditahan oleh Biro Pers dan Media Setpres.

    Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di kantor Setpres, didampingi Pemimpin Redaksi CNN, Titin Rosmasari, dan Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto pada Senin (29/9/2025).

    Yusuf menegaskan bahwa ID yang diambil adalah ID khusus Istana, bukan ID profesional wartawan.

    “ID khusus Istana ini sekarang telah dikembalikan langsung kepada yang bersangkutan, disaksikan oleh pemimpin redaksinya,” ujar Yusuf.

    Dia menambahkan, kejadian penahanan ID tidak akan terulang. Biro Pers dan Media Setpres berkomitmen menjaga azas keterbukaan dan kebebasan pers sesuai Undang-Undang No.40 Tahun 1999, serta menghormati peran jurnalis sebagai pilar keempat demokrasi.

    “Dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, kami selalu menjunjung tinggi akurasi, kritik, dan akuntabilitas untuk masyarakat. Kolaborasi dengan media akan tetap dijaga,” pungkas Yusuf.

    Sebelumnya, Pemimpin Redaksi CNN Indonesia TV, Titin Rosmasari, dalam pernyataan perusahaan di Jakarta hari ini mengonfirmasi terjadinya pencabutan kartu identitas pers Istana atas nama jurnalis Diana Valencia.

    Menurut Titin, kejadian berlangsung pada Sabtu (27/9) sekitar pukul 19.15 WIB, ketika seorang petugas Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden mengambil langsung ID pers tersebut di kantor CNN Indonesia.

    Titin menyatakan pihaknya terkejut atas tindakan tersebut dan mempertanyakan dasar pencabutan ID pers tanpa penjelasan resmi.

    CNN Indonesia telah mengirimkan surat kepada BPMI dan Menteri Sekretaris Negara untuk meminta klarifikasi atas keputusan itu.

    “Kami tentu mempertanyakan alasan pencabutan ID Pers tersebut,” ujarnya dalam keterangan itu.

  • Prabowo Kaget Budaya Korupsi di RI, Ada Elite Nyolong Rp3 Triliun

    Prabowo Kaget Budaya Korupsi di RI, Ada Elite Nyolong Rp3 Triliun

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti persoalan korupsi yang masih mengakar kuat di Indonesia. Presiden Ke-8 RI mengakui bahwa sejak awal dirinya memimpin, dia kaget dengan parahnya praktik korupsi yang terjadi di berbagai sektor.

    Hal itu dia sampaikan saat menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin (29/9/2025).

    “Sewaktu saya ambil alih pemerintahan, saya makin kaget, saya tidak menduga parahnya korupsi tersebut. Tapi saya bertekad saya harus tegakkan pemerintah yang bersih. Hanya dengan pemerintah yang bersih Indonesia bisa bangkit,” ujarnya.

    Meskipun hampir semua negara memiliki masalah korupsi, dia menilai tingkat korupsi di Indonesia berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

    “Rakyat sudah mengerti, rakyat tahu. Saya sebagai mandataris menerima mandat dari rakyat, saya bertekad memenuhi janji dan sumpah saya kepada bangsa,” katanya.

    Lebih lanjut, dia mengatakan salah satu akar masalah adalah kelemahan para elit yang tak lebih pintar dibandingkan pelaku korupsi.

    “Kelemahan dari mereka yang kita anggap pintar dan cemerlang ternyata kalah pintar dengan koruptor dan manipulator. Koruptor itu luar biasa lihainya. Bahkan yang lebih bahaya adalah korupsi tersamar, seolah legal tapi sebenarnya nyolong. Repotnya, orang pintar sering pintar nyolong,” tegasnya. 

    Prabowo menegaskan bahwa hanya dengan menegakkan pemerintahan yang bersih, Indonesia bisa keluar dari jebakan korupsi sistemik dan mengelola kekayaan negara sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

    Kepala negara juga menyoroti kerugian negara akibat praktik korupsi yang disebutnya mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun.

    “Ada yang nyolong Rp2 triliun, ada yang nyolong Rp3 triliun. Kalau saya cerita berapa ratus triliun uang negara yang hilang hampir tiap tahun, mungkin kalian enggak geleng-geleng kepala lagi, harus panggil dokter serius,” tandasnya disambut riuh hadirin.

  • Prabowo Geram Kader Gerindra Minta Alihkan Distribusi Pupuk karena Beda Pilihan Politik

    Prabowo Geram Kader Gerindra Minta Alihkan Distribusi Pupuk karena Beda Pilihan Politik

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak boleh ada kepentingan politik dalam distribusi pupuk bersubsidi bagi petani.

    Prabowo mengungkapkan, sebelumnya distribusi pupuk diatur melalui 145 perizinan dan tanda tangan yang justru membuat pasokan hilang di tengah jalan. Dia lalu memerintahkan penyederhanaan aturan agar pupuk dari pabrik langsung sampai ke petani tanpa banyak perantara.

    Hal itu disampaikan dalam pidatonya saat menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin (29/9/2025).

    “Dulu ada 27.000 distributor. Saya tanya, berapa petani di Indonesia? Ada 30 juta KK, suami-istri jadi 100 juta orang. Jadi menang mana, 27.000 atau 100 juta? Dan saya tahu siapa distributor itu, ya ponakan bupati, sepupu, tim sukses. Ini yang enggak benar,” ujar Prabowo.

    Dia mengakui kebijakan pemangkasan rantai distribusi itu membuat sebagian pihak kecewa. Bahkan, kata Prabowo, ada kader Gerindra yang mencoba melobi agar posisi 27.000 distributor lama diganti dengan kader partainya.

    “Waktu saya perintahkan potong mata rantai ini, ada kader Gerindra yang pintar datang ke Menteri Pertanian, dia bilang kalau bisa yang 27.000 diganti kader Gerindra saja. Saya bilang, tidak ada itu. Tidak ada yang gantikan. Dari pupuk sampai ke petani, itu hak petani. Mau petani pilih PKS, pilih Demokrat, tidak ada urusan,” tegasnya.

    Prabowo menegaskan politik dan hak rakyat tidak boleh dicampuradukkan dalam urusan bernegara.

    “Politik adalah politik, hak adalah hak. Politik itu di kotak suara, urusan warga negara dengan hati nurani dan Yang Maha Kuasa. Tidak ada urusan, namanya kader cari kesempatan,” pungkasnya.

  • Prabowo Targetkan 2.000 Desa Nelayan dan 480.000 Ha Sawah Baru

    Prabowo Targetkan 2.000 Desa Nelayan dan 480.000 Ha Sawah Baru

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian dan rencana besar pemerintahannya di sektor pangan dan maritim.

    Prabowo menyebut, program 100 desa nelayan sudah berjalan dan akan terus diperluas hingga 2.000 desa nelayan. Dengan skema 1 desa nelayan terdiri atas 2.000 nelayan, maka program ini diproyeksikan menyentuh 16 juta jiwa termasuk keluarga nelayan.

    Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin (29/9/2025).

    “Kita sudah uji coba 1 desa nelayan di Papua, di Biak, ternyata penghasilan nelayan naik minimal 60%, ada yang naik 100%,” kata Prabowo. 

    Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pembangunan 20.000 hektare tambak di Pantura Jawa Barat yang diperkirakan membuka 130.000 lapangan kerja baru. Sementara itu, di sektor pertanian, program cetak sawah baru 480.000 hektare sudah terealisasi sekitar 280.000 hektare.

    “Produksi beras kita sekarang tertinggi sepanjang sejarah NKRI. Masalahnya sekarang justru kita kekurangan gudang. Karena itu saya sudah mengalokasikan pembangunan 100 gudang modern untuk Bulog, masing-masing di tanah 5 hektare. Hanya butuh Rp5 triliun dari penghematan kebocoran dan korupsi,” ujarnya.

    Selain itu, pemerintah juga menyiapkan modernisasi 1.500 kapal nelayan yang menurut Prabowo akan menghasilkan 600.000 lapangan kerja baru.

    Prabowo menegaskan, anggaran negara harus berpihak pada kepentingan rakyat dan tak lagi kebutuhan hiburan bagi penguasa.

    “Kalau untuk kepentingan rakyat, setuju turunkan uang segera. Kalau untuk hura-hura, kita kurangi. Maaf, kita kurangi kunjungan kerja, FGD-rapat di mana-mana,” tegasnya.

  • Prabowo Klaim Cakupan Program MBG di Indonesia Lampaui Brasil

    Prabowo Klaim Cakupan Program MBG di Indonesia Lampaui Brasil

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam 11 bulan pemerintahannya melampaui ekspektasi, bahkan jika dibandingkan dengan negara lain yang lebih dulu menjalankan program serupa, yaitu Salah satunya Brasil. 

    Dalam pidatonya pada Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin (29/9/2025), Prabowo menyebut program MBG kini telah menyentuh 30 juta penerima manfaat, mulai dari anak-anak hingga ibu hamil.

    “Saudara-saudara sekalian, menjelang satu tahun menerima mandat saya sekarang berdiri dengan penuh kepercayaan diri dan keyakinan, karena dalam 11 bulan kita telah menyelamatkan minimal Rp300 triliun. Uang itu kita pakai untuk Makan Bergizi Gratis,” kata Prabowo.

    Prabowo mengakui program ini tidak luput dari kekurangan, termasuk insiden keracunan makanan di beberapa daerah. Namun, ia menekankan jumlah kasus tersebut relatif sangat kecil dibandingkan skala distribusi.

    Menurut Prabowo, meski masih ada tantangan, manfaat ekonomi dan sosial dari MBG sangat besar, terutama dalam menciptakan pasar bagi hasil petani, peternak, dan nelayan di desa-desa. 

    “Dari semua makanan yang keluar, penyimpangan atau kesalahan itu 0,00017%. Bukan berarti kita puas dengan itu, tetapi ini usaha manusia yang demikian besar, yang belum pernah dilaksanakan saya kira dalam sejarah dunia,” ujarnya.

    Prabowo kemudian membandingkan dengan pengalaman Brasil melalui program bantuan pangan di era Presiden Luiz Inácio Lula da Silva. 

    “Brasil memerlukan waktu 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat. Presiden Lula cerita sama saya, mereka butuh 11 tahun. Kita 11 bulan sudah 30 juta penerima manfaat,” tandas Prabowo.

    Menurutnya, program MBG ini menjadi strategis, menjadi sesuatu yang di luar ekspektasi dirinya. Dia mengatakan dengan adanya program MBG bisa menciptakan lapangan pekerjaan di akhir tahun.

    Prabowo mengatakan di awal tahun depan Januari—Februari, tercatat sebanyak 1,5 juta lapangan kerja baru. Pemerintah telah berhasil menghidupkan ekonomi rakyat.

    Selain itu, dia mengatakan ekonomi juga bergerak karena program MBG membutuhkan bahan-bahan pokok dari kecamatan itu sendiri, seperti telur, daging, sayuran, dan lainnya.

    “Puncaknya nanti tahun depan kita akan gelontorkan mendekati Rp300 triliun untuk makan bergizi. Persisnya berapa Mensesneg, Rp335 triliun yang adalah US$20 miliar. Sebanyak US$20 miliar kita kirim ke desa-desa. Rp335 triliun kita kirim ke desa-desa Saudara-saudara sekalian yang selama berpuluh tahun uang di daerah mengalir ke Jakarta dan di Jakarta sering mengalir ke luar negeri. Menetap di luar negeri dan tidak tinggal di Indonesia. Kita balik sekarang uang masuk ke desa-desa,” ujar Prabowo.

  • Dihadapan Kader PKS, Prabowo Ingatkan Arti Politik: Harus Patuh Kepada Keputusan Rakyat

    Dihadapan Kader PKS, Prabowo Ingatkan Arti Politik: Harus Patuh Kepada Keputusan Rakyat

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menjelaskan kembali makna sejati atau arti dari politik saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin (29/9/2025).

    Menurut Prabowo, hakikat politik sejatinya adalah keinginan memperbaiki kehidupan rakyat, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

    “Arti politik adalah keinginan untuk memperbaiki kehidupan rakyat. Itu arti yang murni. Tetapi karena manusia penuh dengan nafsu, maka sering dipahami negatif, seolah politik hanya perebutan kekuasaan dengan segala cara,” ujarnya.

    Prabowo menegaskan bahwa kekuasaan dalam sistem demokrasi harus datang dari rakyat secara sukarela. 

    “Rakyat harus memberi kekuasaan secara legowo, ikhlas. Baru penerima kekuasaan wajib menggunakannya searif-arifnya, sejujur-jujurnya, dan sepenuhnya bekerja untuk rakyat. Dengan begitu, suatu negara bisa berhasil,” katanya.

    Lebih lanjut, dia mencontohkan, negara yang berhasil adalah negara di mana rakyat hidup dalam kecukupan dan kemakmuran dirasakan secara merata. Hal itu, menurutnya, harus menjadi tujuan bersama bangsa Indonesia.

    Lebih jauh, Prabowo menekankan pentingnya konsistensi terhadap sistem demokrasi yang telah disepakati.

    Presiden Ke-8 RI itu menutup dengan menegaskan bahwa kesetiaan pada demokrasi dan kedaulatan rakyat adalah fondasi utama untuk membawa Indonesia menuju negara yang berhasil.

    “Pelaku demokrasi adalah partai-partai politik. Kedaulatan rakyat diwujudkan melalui pemilihan umum dan pemilihan daerah. Ini konsensus, ini keputusan politik. Kalau kita ingin berhasil, kita harus patuh pada keputusan rakyat,” tandas Prabowo.

  • Kelakar Prabowo ke PKS: Dua Kali Ikut Koalisi Kalah, Sekalinya Pergi Saya Malah Menang

    Kelakar Prabowo ke PKS: Dua Kali Ikut Koalisi Kalah, Sekalinya Pergi Saya Malah Menang

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melempar guyonan saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin (29/9/2025).

    Prabowo mengaku terkesan dengan PKS yang mengusulkan seorang profesor dari ITB sebagai wakil di kabinet. dia menilai langkah itu menunjukkan tanggung jawab PKS untuk menempatkan teknokrat yang mumpuni, meski diwarnai konsekuensi kerja berat.

    “Sampai sekarang yang saudara tunjuk kerjanya sangat baik, walau saya lihat rambut putihnya makin banyak,” ucap Prabowo.

    Namun, dia juga melontarkan candaan terkait perjalanan politik bersama PKS.

    “PKS ikut saya dua kali, dua kali kalah. Sekalinya kalian pergi, saya malah menang,” kata Prabowo yang disambut tawa hadirin.

    Prabowo menekankan politik harus dijalani dengan kedewasaan, baik saat menang maupun kalah. Ia bahkan menyinggung rivalnya di Pilpres 2024, Anies Baswedan.

    “Aku terus terang enggak dendam sama Anies. Malah sebenarnya dia yang bantu aku menang, karena emak-emak kasihan,” ujarnya.

    Menurut Prabowo, dinamika dan perbedaan dalam demokrasi wajar terjadi, namun persatuan bangsa tetap menjadi tujuan utama.

    “Yang penting kita bersatu, kita kerja untuk bangsa dan negara,” tandas Prabowo.

  • Prabowo Siapkan Anggaran Rp335 Triliun untuk Program MBG 2026

    Prabowo Siapkan Anggaran Rp335 Triliun untuk Program MBG 2026

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah menyiapkan anggaran jumbo sebesar Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026.

    Hal itu disampaikannya saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin (29/9/2025).

    Prabowo menyebut puncak anggaran MBG tahun depan mencapai Rp335 triliun atau sekitar US$20 miliar, yang akan digelontorkan langsung ke desa-desa.

    “Selama puluhan tahun uang dari daerah mengalir ke Jakarta, lalu ke luar negeri. Sekarang kita balik, Rp335 triliun kita kirim ke desa-desa,” ujarnya.

    Dia menegaskan program ini bukan hanya soal gizi anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat. Dengan kebutuhan harian dapur MBG berupa beras, telur, sayur, ikan, hingga ayam, petani dan nelayan memiliki jaminan pasar sehingga hasil panen tidak lagi terbuang.

    Prabowo memperkirakan program MBG bisa menciptakan 1,5 juta lapangan kerja baru pada awal 2026, sekaligus memberi efek berganda pada perekonomian nasional.

    “Rp335 triliun ini bisa melahirkan kekuatan ekonomi senilai Rp600–900 triliun,” katanya.

    Lebih lanjut, dia juga menekankan aspek kesehatan, dengan menertibkan seluruh dapur MBG melalui standar operasional ketat, peralatan modern, hingga kewajiban uji laboratorium sebelum distribusi makanan.

    “Ini langkah besar untuk rakyat kita, memberi harapan bagi petani, nelayan, dan memastikan anak-anak Indonesia mendapat gizi yang layak,” tegas Prabowo.

  • Prabowo Kembali Singgung Angka 8 di Munas PKS: Tondo-Tondo Hari Baik

    Prabowo Kembali Singgung Angka 8 di Munas PKS: Tondo-Tondo Hari Baik

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto membagikan kisah unik soal kehadiran angka 8 dalam berbagai momen penting hidupnya.  Prabowo menyebut pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB beberapa waktu lalu bertepatan dengan sidang ke-80. 

    “Angka 8 itu selalu hadir di hidup saya,” ujarnya Prabowo saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin (29/9/2025).

    Dalam forum PKS yang dihadiri oleh petinggi partai Koalisi Merah Putih tersebut, ia kemudian merinci hitungan angka pada tanggal acara.

    “Hari ini Munas Ke-6, tanggal 29, 2+9 jadi 11. Tahun 2025 dijumlahkan jadi 9, ditambah 2 jadi 11, dua tambah 6 jadi 8. Jadi memang hari baik,” kata Prabowo yang disambut riuh tawa peserta.

    Lebih lanjut, dia bahkan mengaitkan jadwal kedatangannya yang sempat mundur sehari.

    “Seharusnya saya diundang kemarin, tapi jumlahnya enggak jadi 8. Terima kasih PKS menerima saya hari ini, ini tondo-tondo, tanda-tanda orang Jawa bilang,” tandas Prabowo disambut meriah oleh hadirin. 

    Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung banyak hal termasuk program program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap mendatangkan manfaat, meski saat ini terjadi insiden kasus keracunan siswa dan guru sekolah di berbagai provinsi di Indonesia. 

    Menjelang satu tahun pemerintahannya, Prabowo dengan penuh kepercayaan diri dan keyakinan karena dalam 11 bulan telah membuktikan dengan itikad yang baik dengan tujuan yang baik dengan hati yang ikhlas. Salah satunya dengan menggelontorkan anggaran lebih dari Rp300 triliun program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    “Saudara-saudara sekalian, sampai hari ini sudah menjelang 30 juta penerima manfaat [MBG], 30 juta anak-anak dan ibu-ibu hamil tiap hari menerima makanan bahwa ada kekurangan. Iya, ada keracunan makanan, iya. Kita hitung, dari semua makanan yang keluar penyimpangan atau kekurangan atau kesalahan itu adalah 0,00017%,” ujarnya. 

  • Profil dan Kekayaan Agus Suparmanto Eks Kader PKB yang Terpilih jadi Ketum Baru PPP

    Profil dan Kekayaan Agus Suparmanto Eks Kader PKB yang Terpilih jadi Ketum Baru PPP

    Bisnis.com, JAKARTA — Agus Suparmanto resmi terpilih menjadi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

    Dia terpilih melalui aklamasi dalam sidang Paripurna VIII oleh pimpinan Qoyum Abdul Jabbar yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Sabtu (27/9/2025) dan ditetapkan pada Minggu (28/9/2025) dini hari.

    “Aklamasi pak Agus Suparmanto merupakan kehendak Muktamar dan aspirasi Muktamirin ini yang menentukan keputusan,” jelas Qoyum dalam keterangan resminya, Minggu (28/9/2025).

    Selanjutnya, Agus bersama dengan tim formatur akan segera menyusun struktur kepengurusan baru PPP yang mencerminkan kekuatan internal partai.

    Hanya saja, ketetapan Agus menjadi pimpinan partai berlogo Ka’bah ini menuai polemik. Pasalnya, pihak pengurus kubu Mardiono menilai bahwa terpilihnya Agus ini tidak sesuai dengan AD/ART partai. Salah satunya terkait dengan jumlah peserta sidang tidak sesuai kuorum.

    Adapun, usai dinyatakan terpilih, Agus Suparmanto, menyatakan bahwa dirinya akan menyiapkan strategi agar PPP bisa kembali ke Senayan.

    “Kita akan meraih kemenangan berikutnya, yaitu bagaimana PPP ini bisa kembali ke Senayan,” tutur Agus.

    Profil Agus Suparmanto

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, Agus merupakan pria kelahiran 23 Desember 1965. Dia merupakan lulusan sarjana ekonomi di Universitas Nasional Jakarta.

    Dalam perjalanan hidupnya, Agus menekuni bidang bisnis serta olahraga. Tercatat, dia sempat menjabat sebagai Dirut PT Galangan Manggar Biliton (GMB). 

    Perusahaan tersebut merupakan penggarap proyek pembangunan dok kapal di Pelabuhan Sungai Manggar, Kabupaten Belitung Timur.

    Di sektor olahraga, Agus tersohor sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI). Dia tercatat menjabat posisi tersebut dalam dua periode berturut-turut yakni 2014-2018 dan 2018-2022.

    Kemudian, Agus diangkat menjadi Menteri Perdagangan (Mendag) di era Presiden ke-7 Joko Widodo menggantikan Enggartiasto Lukita. Namun, kariernya sebagai menteri terhitung cukup singkat.

    Agus dilantik Jokowi pada 23 Oktober 2019 dan dicopot pada 22 Desember 2020. Jabatan Agus itu kemudian diisi oleh Muhammad Luthfi. Di samping itu, Agus juga tercatat sempat menjadi kader PKB.

    Kekayaan Agus Suparmanto

    Adapun, Agus Suparmanto tercatat memiliki harta senilai Rp1,6 triliun. Kekayaan itu tercatat dalam LHKPN yang dilaporkan Agus saat menjabat sebagai Mendag pada 31 Maret 2021.

    Mayoritas kekayaan Agus berada di tanah dan bangunan senilai Rp896 miliar. Aset ini tersebar di Jakarta, Singapura, Badung hingga Bandung.

    Selain itu, Agus juya memiliki dua mobil Lexus Rp1,5 miliar. Kemudian, harta bergerak lainnya Rp950 miliar; surat berharga Rp766 miliar; kas dan setara kas Rp51 miliar.

    Kala itu, Agus juga mencatatkan bahwa dirinya memiliki utang Rp91 miliar.