Category: Bisnis.com Nasional

  • Update Data Korban Jiwa Ambruknya Ponpes Al-Khoziny: 20 Meninggal Dunia

    Update Data Korban Jiwa Ambruknya Ponpes Al-Khoziny: 20 Meninggal Dunia

    Bisnis.com, JAKARTA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali menemukan tiga jenazah korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada Sabtu (4/10/2025) malam.

    Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan jenazah pertama yang ditemukan merupakan korban ke-31, atau jenazah keempat yang berhasil dievakuasi pada hari ini.

    “Proses evakuasi berlangsung di sektor A1 sekitar pukul 21.15 WIB,” kata Nanang di Sidoarjo dilansir dari Antara, Sabtu (4/10/2025). 

    Ia menambahkan bahwa dua jenazah lain yang merupakan korban ke-32 dan ke-33 ditemukan di sektor A3 pada titik yang berdekatan sekitar pukul 22.00 WIB.

    Dari hasil penemuan jenazah tersebut, kembali menambah daftar korban meninggal dunia akibat runtuhnya mushala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo.

    “Adanya temuan terbaru tersebut, total jumlah korban hingga saat ini mencapai 124 orang. Berdasarkan jumlah tersebut, sebanyak 104 korban dinyatakan selamat dan 20 orang meninggal dunia, di antaranya 15 jenazah masih belum dapat diidentifikasi,” imbuhnya. 

    Saat ini, tim SAR gabungan memfokuskan pencarian di sektor A2 dan A3, terutama dengan bantuan alat berat untuk membuka akses sehingga mempermudah upaya menemukan korban.

    Selain itu, dari hasil pengamatan dan informasi yang didapatkan tim SAR gabungan, pihaknya menduga jika korban yang belum ditemukan berada di tengah-tengah antara A1, A2, A3 dan A4.

    Oleh karena itu, lanjutnya, harus membongkar habis bagian di sektor A4 terlebih dahulu agar bisa membuka jalan untuk menuju tengah.

    “Kami berharap bahwa penemuan korban berikutnya akan lebih banyak setelah memasuki di bagian tengahnya,” ujarnya.

    Meskipun demikian, ia mengungkapkan jika dalam waktu tujuh hari belum dapat menemukan seluruh korban, maka dapat dipastikan akan menambah operasi SAR di lokasi ambruknya ponpes Al-Khoziny.

    Sebelumnya, pada hari yang sama, korban ke-28 berhasil dievakuasi sekitar pukul 14.35 WIB, disusul korban ke-29 pada pukul 16.15 WIB. Selanjutnya, pada pukul 17.35 WIB, tim menemukan salah satu bagian tubuh (body part), semuanya di sektor pencarian A4. 

  • Panglima Bakal Bagi-bagi 200 Unit Motor pada HUT ke-80 TNI Besok

    Panglima Bakal Bagi-bagi 200 Unit Motor pada HUT ke-80 TNI Besok

    Bisnis.com, JAKARTA — Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan 200 sepeda motor untuk hadiah di HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia alias TNI.

    Agus mengemukakan selain ratusan motor pihaknya juga turut menyiapkan kulkas hingga televisi alias TV untuk memeriahkan HUT besok.

    “Ada motor, 200 motor, kemudian ada lemari es, kemudian TV. Saya rasa baguslah untuk masyarakat,” ujar Agus di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (4/10/2025).

    Dia menambahkan, acara HUT TNI besok bakal diawali dengan agenda upacara yang bakal digelar sekitar 08.00 WIB. Agenda tersebut akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto selaku inspektur upacara.

    Selanjutnya, dalam acara itu juga akan ada gelar pasukan, alutsista hingga peragaan defile. Total prajurit yang dikerahkan adalah 133.000 personel dan 1.047 alutsista.

    “Ada gelar alutsista, kemudian parade, dan defile,” imbuhnya.

    Selain itu, Agus mengemukakan bahwa dalam acara itu disediakan makanan gratis, pembagian sembako hingga hiburan dari artis kenamaan Indonesia.

    “Sekali lagi saya minta doanya besok supaya kegiatan hari ultah berjalan lancar, aman,” pungkas Agus.

  • Jelang HUT ke-80 TNI, Panglima Gelar Doa Bersama dengan Tokoh Lintas Agama

    Jelang HUT ke-80 TNI, Panglima Gelar Doa Bersama dengan Tokoh Lintas Agama

    Bisnis.com, JAKARTA — Menjelang HUT ke-80, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menggelar doa bersama lintas agama di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu (4/10/2025).

    Berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi, acar doa bersama ini dihadiri oleh sejumlah Jenderal TNI. Misalnya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan wakilnya Jenderal Tandyo Budi Revita.

    Selain itu, kepala staff dari tiga marka TNI mulai dari Kepala Staff TNI Angkatan Darat (KSAD); Jenderal Maruli Simanjuntak; Kepala Staff TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono; dan Kepala Staf AU (KSAU) Laksamana TNI Muhammad Ali.

    Kemudian, doa bersama ini dipimpin oleh enam tokoh agama seperti Ustad Adi Hidayat, Ustad Yusuf Aman, Romo Yos Bintoro, PR Pendeta Arlyanus Larosa, Pinandita Astono Chandra Dana, KRT Asun Gotama dan JS Ruysya Supit.

    Selain itu turut hadir juga Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin serta Wamenhan Donny Ermawan Taufanto.

    Adapun, kegiatan ini diikuti oleh 7.800 peserta yang terdiri atas prajurit dan PNS TNI, anak yatim, Banser, Kokam, serta perwakilan pemuda dari berbagai agama, yaitu Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

    “Doa bersama dilaksanakan oleh tokoh agama dari semua agama hadir tadi. Kemudian juga seluruh elemen masyarakat, kemudian juga anak yatim sekaligus kita memberikan santunan kepada anak yatim,” ujar Jenderal Agus usai doa bersama, Sabtu (4/10/2025).

  • Korban Meninggal Dunia jadi 17 Orang di Insiden Ponpes Al Khoziny

    Korban Meninggal Dunia jadi 17 Orang di Insiden Ponpes Al Khoziny

    Bisnis.com, SIDOARJO— Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali menemukan tiga jenazah akibat runtuhnya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny sehingga totalnya menjadi 17 orang.

    Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan ketiga korban tersebut ditemukan setelah melalui proses penghancuran beton dan rangka bangunan menggunakan alat ekstrikasi serta peralatan las. Penemuan korban jiwa ini terjadi pada Sabtu (4/10/2025) pukul 14:35 WIB, pukul 16:15 WIB, dan pukul 17:35 WIB.

    “Tim menemukan salah satu bagian tubuh, semuanya di sektor pencarian A4,” ucap Nanang di Sidoarjo, seperti dikutip dari Antara.

    Dia menjelaskan pelaksanaan evakuasi berlangsung secara hati-hati agar tak merusak tubuh korban yang tertimbun material bangunan. Selanjutnya, seluruh jenazah yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur.

    Dengan temuan terbaru tersebut, lanjutnya, total korban reruntuhan mushalla Ponpes Al Khoziny tercatat sebanyak 121 orang, terdiri atas 104 selamat dan 17 meninggal dunia.

    Lebih lanjut, hingga Sabtu malam, kata Nanang, alat berat masih terus digunakan untuk mengurangi material reruntuhan di lokasi kejadian yang saat ini mencapai 70%.

    Dari hasil pencarian hari keenam, sebanyak 31 korban berhasil dievakuasi dari reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, sejak Senin (29/9/2025) hingga Sabtu (4/10/2025). Hari pertama enam korban selamat ditemukan, disusul lima korban pada Selasa (30/9/2025), dua di antaranya selamat dan tiga meninggal.

    Pada Rabu (1/10/2025), tujuh korban kembali dievakuasi dengan empat selamat dan tiga meninggal. Sehari kemudian evakuasi berlanjut, hingga Jumat (3/10/2025), sembilan jenazah beridentitas sementara Mr. X, juga telah ditemukan. Pada hari keenam, Sabtu (4/10/2025), dua korban tambahan ditemukan dalam kondisi meninggal, serta satu bagian tubuh.

    Dengan demikian total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 31 orang, terdiri atas 14 selamat dan 17 meninggal dunia, sebagian korban juga masih dalam proses identifikasi.

     

     

  • Update Data Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny: 14 Meninggal, 104 Selamat

    Update Data Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny: 14 Meninggal, 104 Selamat

    Bisnis.com, JAKARTA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya mencatat jumlah korban selamat runtuhnya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur bertambah menjadi 104 orang.

    Kepala Kantor Basarnas Surabaya Nanang Sigit mengatakan salah satu santri yang sebelumnya hilang, akhirnya dilaporkan dalam kondisi selamat. Tambahan data tersebut berasal dari laporan wali santri pada Jumat (3/10/2025), yang menyatakan bahwa satu santri tersebut menyelamatkan diri saat bangunan musala ambruk dan kemudian pergi ke rumah rekannya.

    “Jumlah total [korban ambruknya Ponpes Al-Khoziny] sekarang 118 orang, dengan rincian 14 meninggal dunia dan 104 selamat,” kata Nanang dilansir dari Antara, Sabtu (4/10/2025). 

    Saat bangunan musala ponpes itu ambruk, dia menuturkan santri tersebut lari keluar pondok dan menuju rumah rekannya. Santri tersebut dilaporkan hilang karena tidak memberikan informasi keberadaan dirinya kepada orang tua.

    Orang tua dari santri tersebut, lanjutnya, berada di lokasi Ponpes Al-Khoziny karena menduga korban tertimbun reruntuhan bangunan. Namun, pada hari Jumat (3/10), santri tersebut mendatangi ponpes, dan kemudian bertemu dengan orang tuanya.

    “Kemarin ada santri satu datang atas nama Ibnu, dia dilaporkan hilang oleh orang tuanya. Orang tuanya menunggu di sini, waktu anaknya datang baru kami update data yang selamat,” katanya.

    Sementara itu hingga Jumat malam pukul 23:00 WIB, tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia di sektor A4. Dengan demikian, total jumlah korban meninggal akibat ambruknya bangunan yang sebelumnya sebanyak 13 orang, menjadi 14 orang.

    Proses pencarian, kata dia, masih difokuskan dengan membuka akses material reruntuhan menggunakan alat berat, namun tetap diawasi agar tidak membahayakan tubuh korban yang masih tertimbun.

    Menurutnya, tim telah membongkar sekitar 60 persen material bangunan, meskipun pembongkaran dan pembersihan tersebut bukan tujuan utama dalam operasi tersebut.

    “Tujuan utama bukan merobohkan seluruh bangunan, melainkan membuka akses untuk mempercepat evakuasi. Kalau sudah ada tanda-tanda korban, proses akan langsung dihentikan untuk dilakukan evakuasi,” ujarnya.

    Selain itu, penggunaan ekskavator hanya difungsikan untuk membuka jalur dan bukan untuk mengangkat korban. Tak hanya itu, lanjutnya, untuk memastikan keselamatan, setiap sektor dilengkapi petugas keselamatan yang memantau secara visual apabila ada indikasi korban.

    Hingga kini, kata Nanang, laporan sementara dari wali santri menunjukkan masih ada 49 orang yang belum diketahui keberadaannya. Namun, kata Nanang, data itu belum bisa dijadikan acuan pasti karena masih dimungkinkan adanya santri yang pulang tanpa memberi kabar.

    “Seperti kemarin, ada laporan hilang, ternyata anaknya atas nama Ibnu asal Surabaya tidak berada di lokasi. Jadi angka 49 itu belum bisa dipastikan benar-benar akurat,” tuturnya.

    Ia menegaskan operasi pencarian sesuai standar operasional berlangsung selama tujuh hari, dengan kemungkinan diperpanjang jika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

    “Secara matematis, proses evakuasi kemungkinan bisa selesai hari ini, maksimal besok, tetapi tetap bergantung pada situasi di lapangan,” kata Nanang.

  • Pemprov Jakarta Targetkan Seluruh Dapur MBG Tersertifikasi dalam Dua Minggu

    Pemprov Jakarta Targetkan Seluruh Dapur MBG Tersertifikasi dalam Dua Minggu

    Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menargetkan semua dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hal itu untuk memastikan pengolahan makanan yang aman dan layak bagi masyarakat.

    “Kalau semuanya lancar, proses SLHS ditargetkan selesai dua minggu ke depan [untuk semua dapur MBG],” kata Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Ani Ruspitawati di Jakarta, Sabtu.

    Ani mengatakan Pemprov Jakarta bekerja sama dengan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) mempercepat penerbitan SLHS untuk dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari 180 SPPG di Jakarta, kata dia, semuanya belum memiliki SLHS dan masih berproses mendapatkannya.

    Selain SLHS, Pemprov DKI juga melatih penanggung jawab dari SPPG dan penjamah makanan untuk memastikan hidangan pada program MBG aman dikonsumsi, termasuk oleh peserta didik sehingga risiko keracunan dapat dihindari.

    “Targetnya sekitar 8.000 orang akan kami latih terus agar bisa mengelola tata laksana di SPPG-nya masing-masing dengan lebih baik,” kata Ani.

    Hal itu menjadi bagian dari dukungan Pemprov Jakarta supaya program MBG dapat berjalan dengan baik dan memberikan hal positif terhadap penerima, termasuk anak-anak.

    Dukungan yang diberikan juga termasuk melakukan inspeksi pada SPPG. Menurut Ani, semua pengelola SPPG kooperatif dan berkomitmen menjalankan program sesuai ketentuan.

    “Kalau ada yang tidak sesuai, akan disesuaikan dengan ketentuan yang ada, supaya kami dapat memberikan sertifikat laik sehat secara cepat. Ini adalah proses percepatan dan sesudah itu akan ada pengawasan,” kata Ani.

    Dinas Kesehatan Jakarta mencatat sebanyak 60 siswa dari 10 lokasi di Jakarta mengalami keracunan usai menyantap hidangan dalam program MBG. Berdasarkan hasil laboratorium sebagian besar penyebab keracunan makanan adalah bakteri.

    Sementara itu pada September lalu, pemerintah pusat mewajibkan setiap SPPG memiliki SLHS sebagai syarat mutlak, bukan lagi sekadar administratif. Hal ini sebagai tindak lanjut adanya Kejadian Luar Biasa (KLB) yang terjadi di beberapa lokasi Program Prioritas MBG. 

  • Prabowo Panggil Jokowi dan Sejumlah Tokoh ke Kertanegara, Ini Bocoran Menhan

    Prabowo Panggil Jokowi dan Sejumlah Tokoh ke Kertanegara, Ini Bocoran Menhan

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin membenarkan telah dipanggil Presiden Prabowo Subianto hari ini, Sabtu (4/10/2025).

    Sjafrie mengatakan pertemuan itu dilakukan di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    “Iya [tadi bertemu Presiden Prabowo di Kertanegara],” ujarnya di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (4/10/2025).

    Hanya saja, dia tidak menjelaskan secara detail terkait dengan pertemuan itu. Dia hanya menyatakan pertemuan itu dilakukan bersama sejumlah tokoh yang telah berjasa kepada negara tersebut.

    Menurutnya, salah satu tokoh yang telah hadir dalam pertemuan itu adalah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

    “Ini ada pertemuan silaturahmi dengan para tokoh. Tokoh-tokoh yang pernah mempunyai jasa kepada bangsa dan negara,” imbuhnya.

    Adapun, eks Pangdam Jaya itu menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar semua pihak harus bersatu.

    “Arahannya kita terus bersatu ya,” pungkasnya.

    Di samping itu, Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Fitriansyah juga membenarkan telah menemui Prabowo di Kertanegara. Dia menyatakan bahwa pertemuan itu berlangsung secara empat mata.

    “Pertemuan berlangsung empat mata,” tutur Syarif saat dikonfirmasi.

  • Jokowi Bertemu Prabowo di Rumah Kertanegara Hari Ini, Bahas Apa?

    Jokowi Bertemu Prabowo di Rumah Kertanegara Hari Ini, Bahas Apa?

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) telah menemui Presiden Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kertanegara Jakarta Selatan.

    Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Fitriansyah membenarkan informasi tersebut. Pertemuan itu terjadi pada hari ini Sabtu (4/10/2025).

    “Iya betul,” kata Syarif saat dikonfirmasi, Sabtu (4/10/2025).

    Hanya saja, dia tidak menjelaskan secara detail terkait pertemuan itu. Syarif hanya menyatakan bahwa pertemuan Jokowi dengan Prabowo telah selesai.

    “Tadi sudah selesai,” pungkas Syarif.

    Dikonfirmasi terpisah, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin membenarkan pertemuan di rumah Prabowo di Jalan Kertanegara Jakarta Selatan.

    Pertemuan itu dilakukan dalam rangka silaturahmi sejumlah tokoh yang pernah berjasa untuk negara.

    “Ini ada pertemuan silaturahmi dengan para tokoh,” tutur Sjafrie saat ditemui di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (4/10/2025).

  • Korban Selamat Ponpes Al Khoziny Bertambah jadi 104 Orang

    Korban Selamat Ponpes Al Khoziny Bertambah jadi 104 Orang

    Bisnis.com, SIDOARJO—Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya mencatat jumlah korban selamat runtuhnya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur bertambah menjadi 104 orang akibat tambahan satu korban yang baru ditemukan.

    Kepala Kantor Basarnas Surabaya Nanang Sigit mengatakan tambahan data tersebut berasal dari laporan wali santri pada Jumat (3/10/2025), yang menyatakan bahwa satu santri tersebut menyelamatkan diri ke rumah rekannya.

    “Jumlah total sekarang 118 orang, dengan perincian 14 meninggal dunia dan 104 selamat,” ujar Nanang, dikutip dari Antara, Sabtu (4/10/2025).

    Dia menambahkan pada saat bangunan mushalla itu ambruk, santri tersebut lari keluar pondok dan menuju rumah rekannya sehingga tak tercatat sebagai korban selamat. Orang tua dari santri tersebut, lanjutnya, berada di lokasi Ponpes Al Khoziny karena menduga korban tertimbun reruntuhan bangunan. Namun, pada Jumat (3/10/2025), santri tersebut mendatangi ponpes, dan kemudian bertemu dengan orang tuanya.

    “Kemarin ada santri satu datang atas nama Ibnu, dia [sebelumnya] dilaporkan hilang oleh orang tuanya,” katanya.

    Sementara itu, hingga Jumat malam pukul 23:00 WIB, tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia di sektor A4. Dengan demikian, total jumlah korban meninggal akibat ambruknya bangunan yang sebelumnya sebanyak 13 orang, menjadi 14 orang.

    Proses pencarian, kata dia, masih fokus pada pembukaan akses material reruntuhan menggunakan alat berat. Proses itu dilakukan secara hati-hati agar tidak berdampak pada tubuh korban yang tertimbun. Menurutnya, tim telah membongkar sekitar 60% material bangunan, meskipun pembongkaran dan pembersihan tersebut bukan tujuan utama dalam operasi tersebut.

    “Tujuan utama bukan merobohkan seluruh bangunan, melainkan membuka akses untuk mempercepat evakuasi. Kalau sudah ada tanda-tanda korban, proses akan langsung dihentikan untuk dilakukan evakuasi,” ujarnya.

    Selain itu, penggunaan ekskavator hanya difungsikan untuk membuka jalur dan bukan untuk mengangkat korban. Tak hanya itu, lanjutnya, untuk memastikan keselamatan, setiap sektor dilengkapi petugas keselamatan yang memantau apabila ada indikasi korban.

    Masih Ada 39 Korban yang Belum Ditemukan

    Hingga kini, kata Nanang, laporan sementara dari wali santri menunjukkan masih ada 49 orang yang belum diketahui keberadaannya.

    “Seperti kemarin, ada laporan hilang, ternyata anaknya atas nama Ibnu asal Surabaya tidak berada di lokasi. Jadi angka 49 itu belum bisa dipastikan benar-benar akurat,” tuturnya.

    Dia menegaskan operasi pencarian sesuai standar operasional berlangsung selama tujuh hari, dengan kemungkinan diperpanjang jika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

    “Secara matematis, proses kemungkinan bisa selesai hari ini, maksimal besok, tetapi tetap bergantung pada situasi di lapangan,” kata Nanang.

    Terpisah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan kesiapan Posko DVI dan Post Mortem di RS Bhayangkara Polda Jatim untuk proses identifikasi korban runtuhnya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

    Dia menegaskan, seluruh sampel DNA keluarga wali santri sudah terkumpul sehingga proses identifikasi dapat dilakukan lebih cepat dan akurat. Karena itulah, dirinya mengapresiasi Tim DVI Polri yang sejak awal sudah bekerja di lokasi.

    “Artinya semua insya Allah well prepared,” ujarnya dalam keterangan resminya, Sabtu (4/10/2025).

    Penegasan itu disampaikan saat meninjau langsung musala tersebut, Jumat (3/10/2025) sore bersama Sekdaprov Jatim Adhy Karyono. Meski sarana pendukung sudah lengkap, Khofifah mengingatkan bahwa proses rekonsiliasi antara data Post Mortem (PM) dan Ante Mortem (AM) membutuhkan kehati-hatian dan profesionalitas tinggi. Hal inilah yang membuat identifikasi korban tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.

    “Ada kesulitan-kesulitan pada saat harus dilakukan rekonsiliasi antara PM dan AM-nya. Semoga keluarga juga bisa memahami di mana kerja-kerja profesional sudah dilakukan tetapi dengan penuh kehati-hatian,” tegasnya. 

    Menurutnya, rekonsiliasi akan dilakukan setelah identifikasi selesai agar jenazah bisa dipastikan kesesuaian dan kepastian sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

    “Bagaimana semua bisa meyakinkan ketika nanti direkonsiliasi dan ketika sudah ketemu dan teridentifikasi dari yang masuk ini mereka bisa memastikan dan meyakini bahwa ini adalah putranya atau keponakan mereka,” tuturnya. 

  • Link Daftar, Syarat dan Cara Mencairkan BSU Rp600 Ribu

    Link Daftar, Syarat dan Cara Mencairkan BSU Rp600 Ribu

    Bisnis.com, JAKARTA – Bantuan Subsidi Upah atau BSU Rp600.000 dari pemerintah hingga kini belum diketahui apakah akan dicairkan pada Oktober 2025 ini.

    Namun, calon penerima yang berhak bisa mengeceknya secara berkala.

    Penerima yang berkhal adalah pekerja swasta dengan gaji di bawah Rp5 juta. 

    Adapun, data penerima subsidi gaji diambil dari data BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek).

    Syarat Penerima BSU 2025

    Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan.
    Peserta Aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan 30 April 2025 kategori Pekerja Penerima Upah (PU)
    Menerima Gaji/Upah paling banyak sebesar Rp3.500.000,00 (tiga juta lima ratus ribu Rupiah) per bulan
    Diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang belum menerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada periode sebelum penyaluran BSU dilakukan.
    Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara, atau prajurit Tentara Nasional Indonesia, dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia

    Langkah Pengecekan 

    Kemnaker

    1. Kunjungi website bsu.kemnaker.go.id
    2. Cek NIK Penerima

    Aplikasi JMO

    Unduh aplikasi JMO
    Daftar akun
    Setelah berhasil masuk, pada beranda aplikasi JMO, pilih menu “Bantuan Subsidi Upah (BSU)”.
    Aplikasi akan menampilkan apakah pengguna termasuk penerima BSU atau tidak, lengkap dengan status penyaluran dan informasi rekening tujuan.
    Jika tidak terdaftar sebagai penerima, akan muncul keterangan bahwa pengguna tidak memenuhi syarat penerima BSU.

    Aplikasi BPJSTK Mobile

    Peserta harus mengunduh aplikasi BPJSTKU Mobile di Android, iOS, dan BlackBerry.
    Setelah mengunduh, peserta harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan PIN.
    Syarat registrasi di aplikasi BPJSTKU Mobile antara lain Nomor KPJ (ada di kartu BPJS Ketenagakerjaan), NIK e-KTP, dan tanggal lahir, dan nama.
    Setelah terdaftar dan login, peserta dapat mengetahui status kepesertaan BPJAMSOSTEK.
    Kemudian pilih di “Kartu Digital”.
    Setelah muncul tampilan kartu digital BPJS Ketenagakerjaan, klik di tampilan tersebut, bagian bawah akan terlihat status kepesertaan BPJS TK (aktif/tidak aktif).

    BPJS Ketenagakerjaan

    Cara cek status kepesertaan dan saldo bisa dilakukan melalui laman https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/. Apabila belum terdaftar di laman tersebut, bisa melakukan registrasi dengan cara:

    Masuk ke
    Pilih menu registrasi
    Isi formulir sesuai dengan data.
    Nomor KPJ Aktif
    Nama
    Tanggal lahir
    Nomor e-KTP
    Nama ibu kandung
    Nomor ponsel dan email.
    Apabila berhasil, kamu akan mendapatkan PIN.
    PIN dikirim melalui email dan SMS dari nomor ponsel yang didaftarkan.

    Cara Mencairkan BSU Rp600 ribu

    Cek Saldo BPJS via SMS 2757 **

    Ketik pada layar HP berupa:
    Daftar(spasi)SALDO#NO_KTP#TGL_LAHIR(DD-MM-YYYY)#NO_PESERTA#EMAIL(bila ada) , kemudian kirim SMS ke 2757

    Setelah itu, akan menerima balasan SMS dari BPJS yang berisi ucapan terima kasih dan nomor ID
    Setelah mendapatkan ID, cek saldo JHT dengan membalas sms tersebut dengan format SALDO(spasi)NOMOR PESERTA, kirim ke 2757.
    Tunggu sebentar, dan langsung menerima balasan berisi saldo JHT

    Cara mencairkan dana BSU Rp600 ribu di aplikasi Pospay

    Unduh aplikasi Pospay dari Play Store atau App Store
    Buka aplikasi dan klik ikon huruf “i” (oranye) di pojok kanan bawah
    Pilih menu “Bantuan Sosial”
    Pada kolom Jenis Bantuan, pilih “Bantuan Subsidi Upah Tahun 2025”
    Masukkan NIK KTP, lalu klik “Cek Status Penerima”
    Jika terdaftar, unggah foto e-KTP
    Lengkapi data pribadi sesuai KTP
    Klik “Lanjutkan” dan simpan QR Code yang muncul
    QR Code ini adalah bukti resmi untuk mencairkan BSU di kantor pos

    Cara Mencairkan Dana BSU Rp600 Ribu di Kantor Pos

    Datang langsung ke kantor pos sesuai domisili (tidak boleh diwakilkan)
    Ambil nomor antrean khusus BSU
    Serahkan dokumen: KTP, KK, QR Code, dan nomor HP aktif
    Petugas akan melakukan verifikasi data
    Jika lolos verifikasi, kamu akan menerima uang tunai Rp600.000 langsung di tempat

    Cara Mencairkan BSU di Bank Himbara

    Dana BSU otomatis masuk ke rekening bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) yang terdaftar.
    Cek saldo melalui mobile banking, internet banking, atau ATM.
    Jika dana sudah masuk, penerima bisa langsung menarik tunai melalui ATM atau teller.